Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

BUDAYAKAN PROTOKOL KESEHATAN DEMI INDONESIA BEBAS COVID-19 DESA RAMBUNG KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG Nababan, Donal; Sitorus, Mido Ester; Manurung, Jasmen
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi virus SARS-Cov2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2) atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 (Corona virus disease) dengan gejala pneumonia yang misterius pertama kali dilaporkan pada bulan Desember 2019 di kota Wuhan, provinsi Hubei. Virus ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia dan telah menyebar secara luas di Cina dan lebih dari 190 negara dan teritori lainnya. Di Indonesia sendiri, kasus covid-19 pertama kali diketahui pada tanggal 2 Maret 2020. Melihat kondisi pertambahan yang terus menerus meningkat, maka pemerintah pusat melalui gugus tugas percepatan penanganan covid-19 membuat strategi yang diharapkan akan dilaksanakan secara konsisten demi mengatasi pandemi virus covid-19. Untuk mengatasi virus covid-19, maka kita harus bagaimana cara penularan dari virus tersebut. Sesuai dengan cara transmisi atau penularan infeksi virus corona yang sudah disebutkan sebelumnya, maka pemerintah pusat bersama dengan WHO mendeklarasikan usaha promotif dan preventif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko masyarakat terinfeksi virus covid-19 yaitu berupa penerapan dan pelaksanaan protokol kesehatan yang meliputi 3M (memakai masker, menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang di sekitar, mencuci tangan pakai sabun). Hal tersebut menjadi penyebab perlunya dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang akan dilakukan di Desa Rambung Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni 2021 di Balai Desa, Desa Rambung Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Hasil Pengabdian ini bahwa Pemberian giveaway kepada masyarakat yang mampu mengikuti tantangan dari pemateri yaitu memperagakan kembali cara mencuci tangan yang baik menurut WHO. Masyarakat Desa Rambung dapat terus konsisten dalam melaksanakan protokol kesehatan untuk menghindari infeksi covid-19 sehingga pandemi ini dapat segera berakhir. Diharapkan seluruh masyarakat tersebut dapat konsisten dalam melaksanakan protokol kesehatan dan bisa saling memberikan motivasi kepada semua sanak saudara yang belum memperoleh kesempatan untuk mendapatkan informasi mengenai protokol kesehatan tersebut sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat ikut berpartisipasi untuk menurunkan angka penularan dan kesakitan infeksi covid-19 tersebut.
SOSIALISASI TENTANG GIZI DAN KESEHATAN REMAJA PADA KADER POSYANDU REMAJA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS KELAS 1 MEDAN TAHUN 2021 Nababan, Donal; Silitonga, Evawani Martalena; Siagian, MindoTua
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992 tentang kesehatan pasal 17 dinyatakan bahwa kesehatan anak diselenggarakan untuk mewujutkan pertumbuhan dan perkembangan anak dan kesehatan anak dilakukan melalui peningktan kesehatan anak dalam kandungan, masa bayi, masa balita, usia pra sekolah dan usia sekolah. Selanjutnya dalam pasal 45 dinyatakan bahwa kesehatan sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hudup sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Disamping itu kesehatan sekolah juga diarahkan untuk memupuk kebiasaan hidup sehat agar memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat aktif berpartisipasi dalam usaha peningkatan kesehatan, baik di sekolah, rumah tangga maupun dalam lingkungan masyarakat. Konsep hidup sehat yang tercermin pada perilaku sehat dalam lingkungan sehat perlu diperkenalkan seawall mungkin pada generasi penerus dan selanjutnya dihayati dan diamalkan. Peserta didik bukanlah lagi semata-mata sebagai objek pembangunan kesehatan melainkan sebagai subjek dan dengan demikian diharapkan mereka dapat berperan secara sadar dan bertanggung jawab dalam pembangunan kesehatan. Anak sekolah tingkat SMP dan SMA atau sederajat memasuki usia remaja dimana periode ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik fisi, psikologis maupun intelektual. Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas 1 Medan adalah tempat dimana remaja yang terlibat dalam berbagai masalah kejatan, narkoba dan sejenisnya dibina untuk perbaikan kea rah yang positif, maka diperlukan pembinaan secara khusus sehingga mereka nanti pada saat keluat=r, dapat menjadi kader kesehatan yang mempengaruhi teman sebaya mereka. Metode pelaksanaan dengan ceramah dan praktek secara langsung.
PENINGKATAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR Martina, Siska Evi; Gultom, Rumondang; Nababan, Donal
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kampus Mengajar yang merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang merupakan suatu kesempatan bagi para mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar di berbagai Desa/Kota, salah satunya adalah SD Swasta Islam Terpadu Sakinah Azahra di Kabupaten Batu Batu Bara. Pada program ini, mahasiswa yang terlibat memiliki tanggung jawab dalam membantu pihak sekolah dalam berbagai hal, beberapa dianataranya proses mengajar, membantu adaptasi teknologi, dan membantu administrasi. Selain itu, mahasiswa memiliki tanggung jawab dalam memperbaiki karakter siswa dan meningkatkan minat belajar siswa selama penugasannya berlangsung. Hasil dari Program ini yakni sebagai penanaman empati dan kepekaan sosial pada diri mahasiswa terhadap permasalahan kehidupan masyarakat yang ada di sekitarnya, mengasah keterampilan berpikir dalam bekerja bersama lintas bidang ilmu dan ragam asal mahasiswa dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Mengembangkan wawasan, karakter dan Soft Skills mahasiswa, mendorong dan memacu pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan; serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan nasional.
Penyuluhan Dan Deteksi Dini Ibu Hamil Bermasalah Bekerjasama Dengan Puskesmas Dan Dinas Kesehatan Di Kabupaten Nias Barat Nababan, Donal; Siagian, Mindo Tua; Manurung, Kesaktian
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kudis atau skabies adalah suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit tungau Sarcoptes scabei yang berupaya membentuk terowongan dibawah kulit dan ditularkan lewat kontak langsung manusia. Parasit tungau Sarcoptes scabei merupakan parasit obligat yang semua siklus hidupnya berproses pada manusia. Masa inkubasi pajanan pertama berlangsung tiga sampai enam minggu, sedangkan masa inkubasi pajanan berikutnya terjadi lebih cepat, yaitu satu sampai tiga hari. Angka kejadian skabies di negara berkembang dilaporkan terdapat sebanyak 6-27% dari populasi umum (Muzakir, 2008). Tujuan Umum, yaitu mengetahui Faktor-Faktor yang menyebabkan kejadian Scabies pada siswa/I SDN. Inpress 174568 Simorangkir Julu , Kec. Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara. Sasaran pada kegiatan sosialisasi ini ialah siswa-siswi SD.Inpres 174568 Simorangkir Julu kec.Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara yaitu 20 orang dengan menggunakan 2 metode ( Pemaparan materi dan Diskusi) dan dilaksanakan di SD.Inpres 174568 Simorangkir. Pengmas ini dilaksanakan pada bulan Maret – Juni tahun 2022. Dari hasil sosialisasi diketahui bahwa banyak siswa-siswi yang belum mengetahui apa itu penyakit scabies. Dengan adanya sosialisasi ini siswa-siswi mengetahui apa itu scabies, faktor-faktor penyebab terjadinya dan pencegahan yang dapat dilakukan. Dari hasil sosialisasi diketahui bahwa personal hygiene pada siswa masih kurang. Siswa-siswi diharapkan mengetahui apa itu penyakit scabies dan pencegahan yang akan likakukan. Disarankan siswa-siswi diharapkan lebih memperhatikan personal hygene (kebersihan pribadi) untuk dapat mencegah. Jika terjadi kasus/ penyakit scabies diharapkan berobat ke puskesmas/ sarana Kesehatan.
Pelatihan Pembuatan Biskuit Daun Torbangun Training On Making Torbangun Leaf Biscuit Nababan, Donal; Purba, Ivan Elisabeth; Evi, Siska; Awidiyah; Gultom, Tyur Y.M
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita termasuk dalam kelompok umur rentan gizi,stunting pada balita masih dianggap sebagai permasalahan kesehatan utama di Negara berkembang.Stunting dapat di temukan di perkotaan dan pedesan,stunting yang merupaan bentuk malnutri yang di sebabkan oleh gizi buruk pada masa kehamilan atau anak usia awal, bahkan Indonesia menempati posisi ke lima diantara Negara berkembang dengan beban stunting tertinggi bahkan dengan adanya pandemi covid 19 yang merusak status gizi di seluruh dunia terutama di Negara yang berpenghasilan menengah dan rendah .Efek ini berdampak pada balita yang berusia di bawah 5 tahun. Pemerintah yang memberlakukan physical distancing , lockdown daerah tertentu sebagai tindakan tegas untuk penyebaran covid 19 tanpa disadari mengarah kepada pengangguran massal, gaya hidup tidak sehat dan terganggunya perdagangan makanan bergizi dan terjangkau , pada kesempatan ini hadirlah Biskuit Daun Torbangun sebagai upaya peningkatan Gizi pada Bayi di bawah 2 tahun maupun balita.Kegiatan ini bekerjasama dengan seluruh aspek di program Matching Fund baik itu dari kalangan Dosen, Mahasiswa,Baker, maupun masyarakat yang akan di beri pelatihan membuat Biskuit daun Torbangun.
Sosialisasi Penerapan Ketersediaan Logistik Kesehatan Dalam Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Di Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya Nababan, Donal; Mindo Tua Siagian; Kesaktian Manurung
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian bencana dapat menimbulkan krisis kesehatan, seperti korban mati, korban luka, sakit, penungsi, lumpuhnya pelayanan kesehatan, penyakit menular, sanitasi lingkungan, gangguan jiwa, dan masalah kesehatan lainnya. Sementara itu pemberian pelayanan kesehatan pada saat bencana sering ada kendala akibat tidak memadainya jumlah dan jenis obat serta alat kesehatan, terbatasnya sumber daya manusia dan klaster kesehatan, serta dana operasional sehingga diperlukan logistik kesehatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya pada bulan Oktober-November Tahun 2023. Sasaran kegiatan pemberdayaan ini adalah 5 (lima) orang yang berada di kabupaten Nagan Raya sebagai berikut : Kepala Sub Bagian Program 1 orang, Staff Perencanaan Program 1 orang, Pejabat Pembuat Komiten Pengadaan1 orang, Kepala Gudang IFK 1 orang, Staf IFK 1 orang. Hasil menunjukkan yaitu untuk perencanaan di Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya sudah melakukan perencanaan yang baik, dilihat dari program kerja, dan evaluasi kegiatan serta terjalinnya koordinasi antara Dinas Kesehatan dan puskesmas-puskesmas. Pengadaan logistik kesehatan sudah baik dan berasal dari ABPD Kabupaten yang sudah dievaluasi oleh DPRD. Pergudangan atau penyimpanan logistik kesehatan sudah ada, hanya saja pergudangan kurang memadai dan masih perlu adanya perbaikan. Untuk pendistribusian sudah baik, dan adanya kerjasama lintas sektor, pendistribusian oleh TNI/POLRI sangat dominan.
Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dengan Komunikasi Dan Edukasi Di Desa Tanjung Beringin I Kabupaten Dairi Taruli Rohana Sinaga; Nababan, Donal; Kesaktian Manurung; Winda Ningsih Sitompul; Sejukan Hati Harefa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Desa Tanjung Beringin I, Kabupaten Dairi, masih menghadapi tantangan dalam penanggulangan stunting akibat kurangnya pemahaman masyarakat tentang gizi, pola asuh, dan sanitasi. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan perubahan perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan stunting melalui komunikasi dan edukasi berbasis pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan kader posyandu, pendampingan keluarga berisiko stunting, demonstrasi memasak makanan bergizi, serta promosi kebun gizi keluarga. Program ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat. Tempat dan waktu pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di Desa Tanjung Beringin I Kabupaten Dairi, pada bulan Oktober-Desember Tahun 2024. Hasil program menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang stunting dan pentingnya gizi seimbang, 75% keluarga mulai menerapkan pola makan sehat, dan 50% keluarga mulai memanfaatkan pangan lokal melalui kebun gizi. Selain itu, terjadi penurunan angka anak berisiko stunting dari 28% menjadi 20% dalam periode awal setelah program berjalan. Meskipun hasil program cukup positif, terdapat beberapa kendala, seperti kebiasaan makan yang sulit diubah, keterbatasan akses air bersih, serta partisipasi posyandu yang masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya lanjutan melalui monitoring berkala, penguatan kapasitas kader posyandu, peningkatan akses sanitasi, serta integrasi program ini ke dalam kebijakan desa. Dengan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, diharapkan program ini dapat berkontribusi dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di Desa Tanjung Beringin I.
PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SD NEGERI 060820&SD NEGERI 064030 TELADAN KOTA MEDAN Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal; Ketaren, Otniel
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan PHBS di sekolah merupakan kebutuhan seiring munculnya berbagai penyakit yang umumnya berkaitan dengan PHBS. Upaya PHBS di sekolah merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru, danmasyarakat di lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Penerapan PHBS ini dapat dilakukan melalui pendekatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). SD Negeri 060820 dan SD Negeri 064030 Teladan Kota Medan merupakan salah satu lembaga pendidikan dasar yang terletak di Jl.H.Bahrum Jamil SH, No.16 Kecamatan Medan Kota, Letak sekolah yang juga dekat dengan pemukiman masyarakat menjadi salah satu sebab lingkungan sekolah tersebut sering terkontaminasi dengan sampah dari pemukiman masyarakat sekitar yang kerapkali membuang sampah sembarangan, Ditambah lagi dengan kebiasaan siswa yang mengonsumsi jajanan yang tidak higenis dan kondisi sanitasi yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pembinaan dan pendampingan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri 060820 dan SD Negeri 064030 Teladan Kota Medan ini telah dilaksanakan dengan baik, dimana semua pihak yang terlibat sangat antusias dan berperan aktif dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu persiapan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh informasi bahwa warga sekolah telah menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan sekolah yang bersih dan sehat; meningkatnya prestasi akademik siswa; dan meningkatnya animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SD Negeri 060820 dan SD Negeri 064030 Teladan Kota Medan.
SOSIALISASI BERSAMA DENGAN PUSKESMAS TENTANG POLA HIDUP SEHAT PADA LANSIA DI PUSKESMAS BANDAR MASILAM KABUPATEN SIMALUNGUN Bangun, Henny Arwina; Manurung, Jasmen; Nababan, Donal; ., Hestina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepedulian terhadap kesehatan lanjut usia (Lansia) memang sangat penting untuk diperhatikan mengingat, kelompok usia lanjut mempunyai kebutuhan gizi yang berbeda dengan kelompok umur lain. Hal ini disebabkan karena perubahan komposisi tubuh dan aktivitas fisik yang menurun, dengan bertambahnya usia, kebutuhan energy menurun sedangkan kebutuhan protein, vitamin, dan mineral tetap. Selain itu kondisi pada usia lanjut juga memungkinkan kebutuhan gizi tidak terpenuhi akibat penyakit kronik. Tujuan pelaksanaan program yaitu agar meningkatkan kesehatan lanjut usia agar dapat berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran lanjut usia untuk membina sendiri kesehatannya. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari di mulai pada tanggal 22 April sampai dengan 26 April 2019. Pelaksanaannya dilakukan di Puskesmas Bandar Masilam Kabupaten Simalungun. Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu penyuluhan, senam bersama lansia dan pemeriksaan kesehatan lansia. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan. Para lansia dan semua petugas kesehatan di puskesmas dapat bekerjasama dengan baik. Masyarakat dan perangkat kecamatan begitu antusias berpartisipasi aktif dalam setiap sesi dan mengikuti sampai akhir kegiatan. Para lansia di harapkan agar dapat meningkatkan kesadarannya serta membina sendiri kesehatannya dan bagi petuga puskesmas diharapkan agar kegiatan ini dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk menciptakan kepedulian terhadap masyarakat lansia
Co-Authors ., Hestina ., Zulfendri A.Dachi, Rahmat Adiansyah Adiansyah Adiansyah, Adiansyah Aferizal, Aferizal Aini, Syafrida Aldani Putri Wijayanti, Aldani Putri Ambarita, Elparida Andriani, Risca Anggraini, Mawar Anita, Surya Anwar, Yazid Aritonang, Elisa Silvia Aritonang, Ester Taruli Arwina, Henny Aryanto Aryanto Asima Sirait Awidiyah Azzahra, Fatihah Putri Bakkara, Renasti Bancin, Dewi Bancin, Lenny Lestryani Br Bangun, Agita Kartasari Bangun, Henny Arwina Barus, Rosmawati Helmi Basri, Meliya Bevy Gulo, Adventy Riang Br Brahmana, Nettietalia Br Tarigan, Frida Lina Br. Brahmana, Nettietalia Brahman, Netti Netalia Brahmana , Nettietalia Br Brahmana, Netti Brahmana, Netti Etalia Br. Brahmana, Netti Etalina Brahmana, Nettietalia Br Brahmana, Nettietalia Br. Brahmana, Netty Brahmana, Romeika Sembiring budi, satria Corry Aquino, Cut Cristiana, Eva Dachi, Sidita Daeli, Debora Daeli, Dwi Pannisari Dalsabilah, Sobrina Dameria Sitanggang, Rita Daniel Ginting Dewi Ginting, Fitri E Sitorus, Mido Edi Syahputra Elidatati, Elidatati Elisabeth Purba, Ivan ENDANG KARTINI, ENDANG Eriyani, Farida Ester, Mido Etalia Brahmana, Netti Evi Martina Simanjuntak, Siska Evi, Siska Fajriani, Raihana Fakhruddin Fakhruddin Fane, Syafrio Fitri, Amsas Fransisca Fransisca Frida Lina Tarigan Gea, Warisman Ginting, Ira Sehati Br. Ginting, Isa Harpika Gultom, Rumondang Gultom, Tyur Y.M Gultom, Yohana Nursulyawati Haloho, Dewi Murniwaty Hamonangan, Jan Effendi Handayani, Mira Dwi Harahap, Dewi Syahriani Harahap, Diana Harefa, Karnerius Harefa, Liberti Debora Harianja, Ester Haryantari, Rizky Henri, Alvin Heru Santoso Hesarika, Ayudia Hidayat , Wisnu Hidayat, Wisnu Husna Husna Hutabarat, Andrian Hutahaean, Sri Hartati Rahayu Lambok Hutajulu, Johanes Hutajulu, Johansen Hutauruk, Ricardo Indriana, Ramadhanita Irennius Girsang, Vierto Iriana Purba, Imelda Isnaeni, Lira Mufti Azzahri Ivana, Cindy Lydia J .Sitorus, Mido Ester J Sitorus, Mido Ester J. Sitorus, Mido Ester Janno Sinaga Jasmen Manurung Joharuddin, Joharuddin JOICE SONYA GANI PANJAITAN Juliandika, Rozi Kaban, Eddy Surya Kacaribu, Adelia Pratiwi karmila karmila Karnirius Harefa Karo, Desima Br Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Kurniawan, Muhammad Fadlin Laia, Fidalina Lase, Yorien Setia Alfarianti Lestari, Uci Lina, Frida Lubis, Aulia Fadhli Sani Lukman Hakim Lumban Gaol, Hoddi Raju M. Siregar, Laura Maihayati Malau, Kharisma Wanda Manalu, Lenni Manalu, Maya Eka Manalu, Vivi Sumanti Manullang, Yenni Manurung, Kesakitan Manurung, Kesaktian Marbun, Serepina Mariani Siregar, Laura Mariati Siregar, Laura Marintan, Selli Marlindawani, Jenni Marlindawani, Jenny Martalena Silitonga, Evawani Martina, Siska Evi Masdalina Pane Maulana Ramzi, Tengku Maya Sari Mindasari, Hanny Mindo Tua Siagian Modesta, Intan Munthe, Seri Anawati Muria Ningsih, Sri MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI, MYRNAWATI Nainggolan, Christina Roos Etty Nainggolan, Christina Roosetty Nashrallah, Muhammad Nas'al Nazaruddin - Netti Etalia Br Brahmana Ningsih, Mega Sugesti Nora, Elvita Novita, Putri Tia Nurwijayanti Octavianus Panjaitan, Triwil Ohara, Evy Otniel Ketaren, Sinar Panjaitan, Syahriani Pardede, Jek Amidos Pardosi, Lenny Christina Pardosi, Magdalena Parhusip, Hamonangan Parulian, Alfred Padumpang Pasaribu, Dormaulina Paulinaria, Paulinaria Perangin-Angin, Magraniy Pransika, Eka Purba, Agnes Purba, Jenny Marlindawani Purba, Lidya Purba, Maria Agustina Br Purba, Nova Junfitri Purnama Ria Sihombing, Esther Purwana, Purwana Putri, Yulita R.Kintoko Rochadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmat Alyakin Dakhi Rana, Revaranda Genta Reja, M Rhoma, Tien Nelly Rico Rismauli Situmorang, Tumour Rumondang Rivany, Hany Athaya Syifa Rizkia, Isna Rochadi, Kintoro Rohana Sinaga, Taruli Rosa Sinaga, Lia Rukiani, Safitri S, Mido Ester Samosikha Wau, Robledo Saragih, Frida L Sari Sagala, Nomita Sari, Wuni Arum Sekar Sayangi, Wewinur Sejukan Hati Harefa Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Sembiring, Rinawati Seri Asnawati Munthe Siagian, Mido Tua Siagian, Mindo Siagian, Mindo Tua Siagian, MindoTua Siagian, Pebriyanti Siahaan, Marlinewati Sialigan, Mindo Tua Sianturi, Theodora R. Sibuea, Murni Sidabutar, Emy Sihite, Meilva Mutiara Br Sihotang, Junita Lisbet Silaban, Ratnawati SILITONGA, EVAWANI Silitonga, Evawani M Silitonga, Evawani M. Silitonga, Evawani Martalena Simangunsong, Nani Sugiarti Simanjuntak, Friska Ernawati Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Netty Iriani Simanjuntak, Siska Evi Martina Simanjuntak, Yunida Turisna Simatupang, Devina Oktora Sinaga, Lusi Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sipayung, Ika Manda Yulie Sipayung, Rosetty Siregar, Juwita Isabella Siregar, Laura Siregar, Laura M. Siregar, Laura Mariati Sitanggang, Rita Dameria Sitepu, Roslenni Sitorus, , Mido Ester J. Sitorus, Friska Sitorus, Gokma Elviyanti Sitorus, Mido Este J Sitorus, Mido Ester Sitorus, Mido J Sitorus, Priska SRI RAHAYU Sunyianto, Sunyianto Surbakti, Suhartati Susanti Sitanggang, Henni Syafitri, Henny Syapitri, Heny Tarigan, Frida L Tarigan, Frida Lina Br Tarigan, Juni Asnita Tarigan, Sada Perarih Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, Hendrikus Telaumbanua, Ya'adil Tinambunan, Sarma Togatorop, Agustinawati Toni Wandra Tua Siagian, Mindo Uhur, Bunga Utama, Indra Vierto Wandra, Tony Warouw , Sony Priajaya Warouw, Sonny Priajaya Warouw, Sonny Wijaya Warouw, Sony Priajaya Wilda, Safri Winda Ningsih Sitompul Yusuf Fahma Razi, Dede Zakiyah Zakiyah Zebua, Beatric Permatasari Zega, Hesti Nurani Zega, Memoris Zega, Winar Purnawan Sari Zendrato, Nonitehe Zuka, Fikarwin Zulfendri Zulfendri