p-Index From 2021 - 2026
11.594
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Grenek: Jurnal Seni Musik JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA JURNAL SCHEMATA : Pascasarjana UIN Mataram FONDATIA Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Journal of Civic Education Jurnal Gema Ngabdi Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Paedagogy Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Kewarganegaraan Empiricism Journal Jurnal Kependidikan TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman (JURIDIKSIAM) International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Kajian Moral dan Kewarganegaraan Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jambura Journal Civic Education International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Academic Journal Research JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Journal of Education and Computer Applications Educompassion: Jurnal Integrasi Pendidikan Islam Dan Global Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education SALUT: Journal of Social and Education Indonesian Journal of Educational Innovation Jurnal Profesi Dan Manajemen Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Partisipasi Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Talking Stick pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Suriyaningsih, Liza Lilik; Sumardi, Lalu; Kurniawansyah, Edy
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.3591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran talking stick dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas VIII-E di SMPN 1 Labuhan Haji. Penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan 27–28 siswa sebagai subjek. Data dikumpul melalui observasi aktivitas guru dan partisipasi siswa serta kuesioner respons siswa. Pada siklus I, aktivitas guru mencapai 75,24% dan partisipasi siswa rendah pada empat indikator (bertanya 52,77%, berpendapat 45,37%, menjawab pertanyaan 62,03%, mengerjakan tugas 63,88%), meskipun mengikuti pembelajaran mencapai 80,55%. Pada siklus II, aktivitas guru meningkat menjadi 90,47% dan seluruh indikator partisipasi siswa melampaui 80% (bertanya 80,35%, menjawab pertanyaan 87,5%, berpendapat 80,35%, mengerjakan tugas 85,71%, mengikuti pembelajaran 89,28%). Respons siswa terhadap model ini sangat positif setelah perbaikan teknis dan motivasi. Hasil membuktikan bahwa model talking stick efektif meningkatkan partisipasi belajar siswa secara signifikan, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, interaktif, dan berkeadilan.
BEGURU: Menggali Prinsip-Prinsip Penyiapkan Sarana dan Prasarana Pendidikan dalam Kearifan Lokal Sasak Sumardi, Lalu; Ismail, M.; Rispawati, Rispawati
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 11 No. 1 (2022): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has a very complex ethnic anatomy, one of which is the Sasak tribe. Sasak tribe has a wealth of culture that surrounds all dimensions of life including the education sector. The purpose of this research is to explore the principles of beguru in preparing educational facilities and infrastructure. This study used a naturalistic approach with ethnograpi types. Data collection was done using ethnographic interview techniques. To maintain the validity of the data, triangulation of data sources and time is carried out. The collected data was further analyzed using an interactive model described by Miles, Huberman, & Saldana which consists of three stages, namely; data condensation, data display, and conclusion. Based on the analysis technique found 3 (three) principles of beguru in the preparation of educational facilities and infrastructure, namely; principles of comfort and tranquility, principles of availability and readiness, and principles of conformity to the needs or types of fields of science. These principles are fundamental and universal because they are preconditions for the creation of quality education and learning and can be applied to all pathways, types, and levels of education. Therefore, these principles can be a role of the conduct in choosing and determining educational facilities and infrastructure. Bangsa Indonesia memiliki anatomi suku bangsa yang sangat kompleks salah satunya adalah suku Sasak. Suku Sasak memiliki hazanah budaya yang melingkupi semua dimensi kehidupan salah satunya dalam sektor pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi prinsip-prinsip beguru dalam menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistic dengan jenis penelitian etnograpi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara etnografi. Untuk menjaga validitas data dilakukan triangulasi sumber data dan waktu. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan model interaktif yang dikemukakan oleh Miles, Huberman, & Saldana yang terdiri dari tiga tahap, yaitu; kondensasi data, display data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan teknik analisis tersebut ditemukan 3 (tiga) prinsip beguru dalam penyiapan sarana dan prasarana pendidikan, yaitu; prinsip kenyamanan dan ketenangan, prinsip ketersediaan dan kesiapan, dan prinsip kesesuaian dengan kebutuhan atau jenis bidang ilmu. Prinsip-prinsip tersebut bersifat fundamental dan universal karena menjadi prakondisi terciptanya pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas dan dapat diterapkan pada semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan. Oleh sebab itu, prinsip-prinsip tersebut  dapat menjadi role of the conduct dalam memilih dan menentukan sarana dan prasarana pendidikan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KOMUNITAS OUTSIDER DAN LADY ROSE LOMBOK BERSATU TAYIB, ADE SOPYAN HADI; Dahlan; Sumardi, Lalu
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2022): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v7i1.2112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) implementasi nilai-nilai Pancasila dalam komunitas Outsider dan Lady Rose Lombok Bersatu (2) faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam komunitas Outsider dan Lady Rose Lombok Bersatu (3) upaya-upaya yang dilakukan para anggota agar tetap menjaga terimplementasikannya nilai-nilai Pancasila dalam komunitas Outsider dan Lady Rose Lombok Bersatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Adapun temuan dalam penelitian ini yaitu: pertama Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam komunitas Outsider dan Lady Rose Lombok Bersatu adalah: (a) sila ke I diimplementasikan dengan mengucapkan salam, berdoa menurut agama masing-masing, meniadakan kegiatan formal saat hari besar umat beragama, Silaturahmi dan membina kerukunan, (b) sila ke II diimplementasikan dengan membantu saat musibah bencana alam maupun orang yang sakit dan melakukan periksa kesehatan gratis, (c) sila ke III diimplementasikan dengan memeriahkan perayaan HUT RI, memakai produk lokal, mengadakan kegiatan bersih-bersih pantai, serta memajukan pergaulan antar pemuda yang multikultural, (d) sila ke IV diimplementasikan dengan kebebasan berpendapat dan mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan, (e) sila ke V diimplementasikan dengan suka bekerja keras dan gotong-royong. Kedua faktor-faktor pendukungnya yaitu kecintaan terhadap komunitas dan rasa kebersamaan. Sedangkan, faktor-faktor penghambatnya kesibukan menempuh pendidikan, sarana dan prasarana serta kesibukan bekerja. Ketiga, upaya-upaya yang dilakukan untuk tetap menjaga terimplementasikannya nilai-nilai Pancasila yaitu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan memasukkan nilai-nilai Pancasila dalam visi misi komunitas.
TRANSFORMASI ISTILAH KEPEMIMPINAN: DARI TUMENGGUNG KE PEMANGKU ADAT PADA SUKU ANAK DALAM DI DUSUN SEKALADI DESA PELEMPANG, JAMBI Simaremare, Tohap Pandapotan; Sihotang, Rina Oktaviana; Indriyati, Anisa; Sumardi, Lalu; Purba, Andiopenta; Megasari, Intan Indah; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Kolo, Adriana
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 1 (2026): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v11i1.6443

Abstract

Suku Anak Dalam merupakan komunitas masyarakat adat yang berasal dari Provinsi Jambi, yang bermukim di kawasan hutan dan tersebar di beberapa wilayah seperti Kabupaten Batanghari, Merangin, Sarolangun, Muaro Jambi, dan lainnya. Salah satu kelompok Suku Anak Dalam berada di Desa Pelempang, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini didasarkan pada pernyataan Datok Rahman, selaku Pemangku Adat Suku Anak Dalam di Desa Pelempang, yang menyatakan bahwa setelah kemerdekaan Indonesia, istilah “Tumenggung” diganti menjadi “Pemangku Adat.” Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan para Pemangku Adat Suku Anak Dalam di Desa Pelempang. Penelitian ini berfokus pada kepemimpinan para Pemangku Adat dalam komunitas Suku Anak Dalam di Desa Pelempang, serta mengkaji apakah terdapat perubahan dalam tugas dan wewenang mereka setelah istilah kepemimpinan tertinggi berubah dari Tumenggung menjadi Pemangku Adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang berubah hanya istilahnya, sedangkan tugas dan wewenang Pemangku Adat tetap sama seperti Tumenggung pada masa sebelumnya. Dengan kata lain, Pemangku Adat tetap memegang posisi kepemimpinan tertinggi dalam komunitas Suku Anak Dalam di Desa Pelempang. Pemilihan Pemangku Adat didasarkan pada garis keturunan, kemauan, serta kemampuan calon penerus, dan juga persetujuan dari masyarakat. Peran dan tanggung jawab Pemangku Adat dapat berbeda-beda di setiap komunitas dan kebudayaan.Kata kunci: Tumenggung, Pemangku Adat, Suku Anak Dalam
A Systematic Literature Review and Bibliometric Analysis of Global Trends in Character Education at the Elementary School Level Hidayatullah, Muhammad Isro'; Septiani, Melinda; Hamdiana, Hamdiana; Sumardi, Lalu; Setiadi, Dadi; Zokhidova, Rano; Fujiaturrahman, Sukron
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 9, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v9i1.37036

Abstract

Character education plays a crucial role in developing ethically grounded and socially responsible learners amid contemporary global challenges. However, existing studies remain fragmented, with limited synthesis of global research patterns, methodological orientations, and theoretical developments at the elementary school level. Addressing this gap, this study aims to strengthen the global positioning of character education research through an integrated Systematic Literature Review (SLR) and bibliometric analysis. Guided by PRISMA guidelines, the study reviewed 110 Scopus-indexed journal articles published between 2011 and 2025. Bibliometric analysis was employed to map publication trends, geographic distribution, influential authors, and keyword-based thematic clusters, while thematic synthesis was used to examine research designs, conceptual frameworks, and recurring gaps. Data were retrieved from the Scopus database using a structured screening protocol, and thematic coding was conducted using NVivo with manual cross-validation to ensure analytical rigor. The findings indicate a steady growth in publications, with Asian countries emerging as major contributors. Research themes increasingly emphasize moral education, social–emotional learning, and global citizenship, supported predominantly by qualitative and mixed-method approaches. Nevertheless, the literature remains constrained by context-specific studies, limited longitudinal evidence, and challenges in cross-cultural measurement of character outcomes. The study contributes theoretically by clarifying the evolving conceptual landscape of elementary character education and methodologically by demonstrating the value of integrating bibliometric mapping with thematic synthesis. Practically, the findings offer guidance for developing scalable, context-responsive, and empirically grounded character education models applicable across diverse educational settings.
Manajemen Model Mekar Pada Pendampingan Pelatihan Guru Dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Peserta Didik Di Kecamatan Labuapi Iklima, Suartini; Fahrudin, Fahrudin; Sumardi, Lalu; Asrin; Hakim, Mansur
Jurnal Profesi Dan Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Lembaga Einstein

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/jpmp.v1i1.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen model MEKAR dalam pendampingan pelatihan guru guna meningkatkan kompetensi literasi peserta didik di SDN 1 Bajur dan SDN 3 Merembu, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggambarkan secara mendalam proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian pelatihan literasi. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara induktif melalui pengkodean, kategorisasi, dan identifikasi tema, dengan triangulasi sumber dan teknik untuk meningkatkan validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan didasarkan pada data Rapor Pendidikan dan asesmen awal, menghasilkan materi pelatihan yang kontekstual dan relevan. Pengorganisasian dilakukan melalui tim pelaksana yang melibatkan kepala sekolah, koordinator literasi, guru kelas, dan fasilitator eksternal, sehingga koordinasi dan kolaborasi berjalan efektif. Tahap pelaksanaan menunjukkan perubahan signifikan dari pelatihan teoritis menjadi praktik langsung, seperti pengembangan sudut baca, penggunaan teks multimodal, dan strategi literasi berbasis proyek yang meningkatkan partisipasi peserta didik dan membentuk lingkungan belajar yang kaya teks. Pengendalian dilakukan melalui supervisi dan refleksi rutin yang memperkuat keterlibatan guru dan berdampak positif pada hasil literasi peserta didik. Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu dan variasi kompetensi guru, model MEKAR terbukti efektif membangun budaya literasi berkelanjutan di sekolah dasar, ditunjang oleh kepemimpinan partisipatif, pendampingan profesional, dan manajemen pelatihan yang adaptif terhadap kebutuhan kontekstual
An Analysis of the Impact of Child-Friendly School Culture Implementation on Students’ Collaboration Skills at West Nusa Tenggara, Indonesia Udayani , Ni Wayan Asri; Sasmita, Vira; Farhana, Baiq Chunafa Diza; Sumardi, Lalu; Setiadi, Dadi
Indonesian Journal of Educational Innovation Vol. 1 No. 3 (2025): September - December
Publisher : Yayasan Siti Widhatul Faeha Salahudin Syawal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65622/ijei.v1i3.163

Abstract

Schools are increasingly expected to create learning environments that support not only academic achievement but also students’ social and collaborative skills. This study analyzes the impact of implementing the Child-Friendly School (CFS) culture on elementary students’ collaboration skills at SDN 5 Cakranegara, Mataram City, West Nusa Tenggara, Indonesia. The study employed a qualitative case-study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving the principal, teachers, students, and parents. The data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that implementing the CFS culture positively impacts students’ collaboration skills by fostering an inclusive, safe, and participatory school environment. Routine activities, positive discipline practices, differentiated instruction, inclusive play settings, and parental involvement enhance students’ cooperation, communication, empathy, and mutual respect. However, several challenges remain, including limitations in school facilities and the persistence of competitive learning norms. In conclusion, the implementation of a Child-Friendly School culture effectively supports the development of students’ collaboration skills and social-emotional competencies. This study implies that child-friendly education should be strengthened through continuous evaluation, collaborative learning strategies, and sustainable school–parent partnerships to maintain inclusive and collaborative learning environments in elementary schools
Co-Authors Aditya Saputra, Muhammad Adiyatma, Fauzi Maha Adwiyah, Rabiatul Agil Al Idrus Agit Mirsya, M. Ahmad Fauzan Ainun, Muhammad AL-QADRI, BAGDAWANSYAH Alqadri, Bagdawansyah ALQADRI, BAGDAWANYAH ALQADRI, BAGDWANSYAH Aluna, Rizka Amirullah, Muhammad ANDINI, MEINDA SRI Andiopenta Purba Anisa Indriyati, Anisa Aqyun, Siti Meilina Qurrata Arifamahira, Yumna Asmawati, Windi Asrin Astuti, Kurniawati Aulia, Annisa Aulia, Oktavia Putri Ayu Mulyani, Neneng BASARIAH , BASARIAH Basariah Basariah, Basariah Basyariah, Basyariah Bayan Purwadi, Lalu Bayan, Lalu Bin Ziyad, Muhammad Thoriq Camellia Camellia, Camellia Dadi Setiadi Dahlan Dahlan Dahlan Daud, Albi Eka Diya'ul Fajri, Nur diyat, baiq radya Dwi Aprilia, Cici Edi, Maria Grace Putri Edy Herianto Fahruddin Fahruddin Fahruddin Fahrudin Fahrudin Failasufa, Annisa Farhana, Baiq Chunafa Diza Farhanah, Baiq Chunafa Diza Fauji Fitri Rahayu Fitriani Fitriani FITRIANI, NOVA Fujiaturrahman, Sukron Hadi, M. Samsul Hadi, Rahman Hadi, Rusnan Hakim, Mansur Halimatussakdiah Halimatussakdiah Hamdani, Yusril Hamdiana, Hamdiana Hamzan Wijaya, Imam Hanafi, Muh. Irfan Harianto, Edy Haslan, M. Mabrur Hayati, Komala Mala Hidayat, Sarwin Hidayatullah, Muhammad Isro' Hidayatussoalihah, Hidayatussoalihah Hudori, Ahmad Hulaipah, Atikatul Iffat Nabilah, Muna Iklima, Suartini Ismail Ismail Ismail, M Isra, Khahfi Yuazi Izzah, Baedatul Jamaluddin Jamaluddin Julianti, Nur Rizqi Jumrawati, Jumrawati Juniarti, Insani Kadir Jaelani, Abdul Karmilatul, Dessy Khairina, Dita Kisnawati, Kisnawati kisnawatii, Kisnawati Kohl, Katrin Kolo, Adriana Komala Sari, Lina Kurniawansyah, Edy Lestari, Ita Lestari, Nadila Risti Puji Listianingsih, Wulan M. Alhadika M. Ismail Makki, Muhammad Maulana, Arman Maulidiya, Baiq Fina Megasari, Intan Indah Merpati Dirgantari, Virgynia Mertina, Mertina Mohammad Mustari, Mohammad Mudmainna, Jamiatul Muhammad Zubair Muntari Muntari Murdani Murdani, Murdani Murferatiwi, Bq. Weddayu Muslehudin Mustari, Mohamad MZ, Astiana Soparia Nabila, Siti Maulidiya nafisah, nur Naim, Sahrul Ningsih, Ika Juwita Nirmala, Arisandi Noviana, Hassa Nunike Sulvia Dewi, Baiq Nurhidayati Nurhidayati Nuriani, Nani Nurjumiati Nurjumiati Nurmaizura, Dila NURUL HIDAYAH Nurul Isnaini Pandapotan Simaremare, Tohap Pebriani, Suli Prisma Akbar, Lalu Purwantiningsih, Ary Rabiatul Adawiyah, Baiq Rahmania Octaviani, Windy Ramadhanti, Fitrah Ramlah Ramlah Rini Fitriani Rispawati, Rispawati Rizkini Pratiwi, Azalia Rohman, Moch. Fatkoer Rosid, Suparman Rosmalia, Afina Sahira, Emilia Sakban SAPUTRA, ANGGUN ANGGITA Saputri, Tri Sari, Pruwita Sasmita, Vira Saswari Aji, Bq. Ulan Sawaludin Sawaludin, Sawaludin Senan Septayana, Ina Septiani, Melinda Siahaan, Parlaungan Gabriel Sihotang, Rina Oktaviana Simaremare, Tohap Pandapotan Siswandi, Rudi Siti Istiningsih, Siti Sopani, Elza Maulia Sri Endang SUBAEAH, SITI Suci Cahyati Sudirman Sudirman Sulistina, Ulya Sunifa Asri, Erda Suriyaningsih, Liza Lilik Syafira, Andini Tara Putri, Alya TAYIB, ADE SOPYAN HADI Tinggi Nalu, Syarifah Triwibowo, Ragil Udayani , Ni Wayan Asri UMIATI, TINA Utomo, Muhamad Dwi Wahyudin, Didi Waluyo, Untung Weddayu Murferatiwi, Baiq Wibawa, Indah Safitri Widhi Agung, Reshtu Wijaya, I Gde Khanara Arya Wike Pratamaswari, Baiq Wisnu alfan Hadi, Muhammad Yarti, Suci Yuliatin yuliatin Yuni Fadila, Dayang Yunisca Nurmalisa Zain, A. Farmozi Zamromi, M Zarina Yani, Leli Ziyad, Muhammad Thoriq Bin Zokhidova, Rano Zubair , Muh Zubair, M Zubair, Muh Zubair, Muh.