Claim Missing Document
Check
Articles

Perkembangan Lembaga Keuangan Syariah Dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nida dusturiyah; Diah herifatul Jannah; Laelatul Nur Hasanah; Rini Puji Astuti
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1104

Abstract

Perbankan syariah di Indonesia, tumbuh pesat dan menjadi bagian integral dari sistem keuangan global. Namun, tantangan seperti literasi keuangan syariah yang rendah dan regulasi yang belum matang juga dihadapi. Dalam menghadapi tantangan tersebut, penulis menyoroti peluang besar yang dimiliki perbankan syariah dalam mendukung inklusi keuangan, pembiayaan produktif, dan stabilitas ekonomi. Dengan pemahaman yang mendalam tentang dinamika perbankan syariah dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi, diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif,berkelanjutan, dan sesuai dengan nilai-nilai syariah. pertumbuhan perbankan syariah tidak hanya mencerminkan respons terhadap permintaan pasar yang berkembang, tetapi juga aspirasi masyarakat akan sistem keuangan yang lebih etis dan inklusif. Penulisan ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan pengetahuan dalam literatur dengan menganalisis dampak pengembangan perbankan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi, di Indonesia.
Analisis Kebijakan Moneter BI Dalam Perspektif Ekonomi Makro Untuk Merespon Deflasi Qomar Bagus Prayogo; Rini Puji Astuti; Afrilia Faradisi
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1115

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebijakan moneter Bank Indonesia dalam merespons kondisi deflasi yang terjadi di Indonesia antara Mei hingga September 2024. Selama periode tersebut, Indonesia mengalami deflasi berturut-turut dengan tingkat deflasi antara -0,03% hingga -0,18%. Penurunan permintaan agregat, yang disebabkan oleh penurunan konsumsi rumah tangga dan investasi, menjadi faktor utama dalam kondisi ini. Untuk mengatasi masalah tersebut, Bank Indonesia melakukan penyesuaian kebijakan dengan menurunkan suku bunga dari 5,75% menjadi 5,25%, serta meningkatkan likuiditas pasar melalui pembelian Surat Berharga Negara. Penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang responsif dan kolaboratif dengan pemerintah sangat penting untuk mendorong kembali pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan dalam menghadapi tantangan ekonomi serupa di masa depan.
Peran Aset Keuangan Dalam Mendukung Perkembangan Perbankan Syariah Di Indonesia Siti Fajriatun Ramadhani; Wildatuz Zahroh; Rini Puji Astuti
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1138

Abstract

Dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi syariah, termasuk sektor perbankan syariah. Dengan prinsip-prinsip yang sesuai dengan syariah Islam, seperti larangan riba, gharar, dan maysir, sistem perbankan syariah muncul sebagai pengganti sistem perbankan konvensional. Perbankan syariah tidak hanya menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan umat Islam, tetapi juga merupakan bagian penting dari memperkuat sistem keuangan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan studi literatur (review). Literatur yang kami pelajari di sini berasal dari berbagai jurnal, buku, internet, dan artikel. Kami menggunakan metode studi literatur untuk mempelajari buku referensi dan artikel dari penelitian sebelumnya tentang topik yang dibahas, yaitu peran aset keuangan dalam mendukung perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Perbankan syariah menggunakan aset keuangan sebagai sumber pembiayaan produktif. Pembiayaan produktif didefinisikan dalam ekonomi Islam sebagai kegiatan pembiayaan yang bertujuan untuk mendukung sektor riil dan menciptakan nilai tambah dalam ekonomi.Meskipun Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk muslim, kemajuan dalam aset keuangan perbankan syariah masih bisa dianggap rendah.optimalisasi aset merupakan proses kerja dalam manajemen yang betujuan untuk mengoptimalkan potensi fisik, lokasi, nilai, jumlah/volume, legal dan ekonomi yang dimiliki aset tersebutPerusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas aset dengan menerapkan strategi-strategi ini. Mereka juga dapat menekan biaya operasional, mengoptimalkan alokasi sumber daya, dan membuat keputusan investasi yang optimal untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang.Hasil akhir dari proses optimalisasi aset adalah rekomendasi berupa sasaran, strategi, dan program untuk mengoptimalkan aset yang kita miliki.
Peran Bank Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Di Era Digital Herlinda Tri Novia Ramadani; Rini Puji Astuti; Siti Soleha; Muhammad Alif Ayatulloh Rohman
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1159

Abstract

Revolusi industri 4.0 menghadirkan transformasi fundamental dalam pemahaman dan pendekatan terhadap beragam aspek kehidupan, termasuk sistem keuangan. Era industri 4.0 ditandai oleh penggunaan teknologi digital sebagai salah satu aset yang diperlukan oleh setiap pelaku bisnis, termasuk pelaku industri keuangan, dalam mengembangkan usaha mereka. Dengan adanya teknologi digital, suatu industri bisa berkolaborasi antara berbagai pelaku bisnis dalam mencapai tujuan dan sasaran yang sama. Keterkaitan transformasi digital dalam manajemen keuangan syariah mencakup penggunaan teknologi guna memperbaiki transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi, sambil tetap menjaga kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah yang utama. Penerapan teknologi digital telah mengubah cara berpikir dalam berbagai aspek kehidupan. Revitalisasi ekonomi melalui sektor digital menghasilkan berbagai dampak positif dan negatif, sementara transformasi ekonomi digital juga menciptakan banyak peluang untuk pertumbuhan ekonomi dan inovasi dalam bisnis. Saat ini, berbagai platform media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan Twitter, serta aplikasi e-commerce seperti Shopee, dan Tokopedia, dimanfaatkan oleh UMKM untuk memasarkan produk makanan, fashion, dan sektor lainnya. Memanfaatkan potensi ekonomi digital dalam meningkatkan kesejahteraan UMKM memberikan berbagai keuntungan, khususnya bagi pelaku usaha UMKM serta bagi masyarakat dan pemerintah secara keseluruhan.
Peran dan Tantangan Jasa Perbankan Di Era Digital Elvi Sukesi; Rini Puji Astuti; Lutfi Wijayanti; Rangga Bagus Wicaksono
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1163

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam industri perbankan. Jasa perbankan kini tidak hanya berfokus pada transaksi tradisional, tetapi juga harus beradaptasi dengan tuntutan konsumen yang semakin menginginkan kemudahan dan kecepatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran jasa perbankan di era digital serta tantangan yang dihadapi oleh institusi keuangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbankan digital telah meningkatkan aksesibilitas layanan, memungkinkan transaksi real-time, serta menawarkan produk yang lebih beragam. Namun, tantangan seperti keamanan siber, regulasi yang kompleks, dan persaingan dari fintech menjadi hambatan yang signifikan. Selain itu, perubahan perilaku konsumen dan keharusan untuk terus berinovasi memaksa bank untuk berinvestasi dalam teknologi dan sumber daya manusia. Studi ini menyimpulkan bahwa untuk tetap relevan, lembaga perbankan perlu mengembangkan strategi yang mengintegrasikan teknologi digital, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan memperkuat sistem keamanan. Keberhasilan dalam mengatasi tantangan ini akan menentukan posisi bank dalam ekosistem keuangan di era digital.
Analisis Peranan Perbankan Syariah Dalam Pasar Modal Hindi Rihadatul Ais; Rini Puji Astuti; Andi Audiansyah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1164

Abstract

Perbankan syariah memiliki peran penting dalam pasar modal, terutama dalam kaitannya dengan kemajuan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam sistem keuangan syariah, pasar modal berfungsi sebagai platform di mana dana masyarakat dikumpulkan dan didistribusikan ke sektor-sektor produktif sesuai dengan prinsip syariah yang menghindari riba dan praktik yang tidak etis. Sukuk, surat berharga syariah yang memiliki potensi besar untuk menyerap dana masyarakat, adalah salah satu instrumen utama dalam pasar modal syariah. Sukuk tidak hanya menawarkan opsi investasi yang sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga membantu membiayai proyek infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Sumber data diambil dari buku-buku, jurnal, dan media internet lainnya. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif, berawal dari data yang dikumpulkan, kemudian dipilih dan dipilah sehinga menjadi data yang mudah dianalisis serta mudah dibentuk sintesa. Pasar modal adalah pasar di mana berbagai instrumen keuangan jangka panjang dapat diperjualbelikan, baik modal sendiri maupun utang.
Mengenal Perbedaan Bank Garansi, Letter Of Credit, Wali Amanat, & Kliring Risma Aini Wulandari; Nadhilah Syarafina; Ervina Eka Sari; Rini Puji Astuti
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1165

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi perbedaan mendasar antara empat instrumen keuangan yang sering digunakan dalam transaksi perbankan dan perdagangan internasional: bank garansi, letter of credit (LoC), wali amanat, dan kliring. Bank garansi berfungsi sebagai jaminan dari bank atas kewajiban debitur, memberikan perlindungan kepada pihak ketiga dalam hal gagal bayar. Letter of credit adalah instrumen yang menjamin pembayaran kepada penjual, sehingga meminimalkan risiko bagi kedua belah pihak dalam transaksi internasional. Wali amanat berfungsi sebagai perwakilan untuk menjaga dan mengelola aset pihak ketiga, sering digunakan dalam konteks investasi dan pengelolaan dana. Kliring, di sisi lain, adalah proses penyelesaian transaksi antara bank, yang memungkinkan transfer dana dan penyelesaian kewajiban secara efisien. Dengan memahami karakteristik, fungsi, dan konteks penggunaan dari masing-masing instrumen ini, pelaku usaha dan investor dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dalam pengelolaan risiko dan optimalisasi transaksi keuangan.
Implementasi Prinsip Transparansi Dalam Pembiayaan Bank Syariah Ilona Naysilia Aida; Rini Puji Astuti; Maliatul Barokah; M. Roby Hermawan
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1166

Abstract

Salah satu rintangan utama dalam perkembangan industri keuangan syariah, terutama di sektor perbankan, adalah kurangnya tata kelola yang memadai.Tidak optimalnya tata kelola ini terlihat dalam beberapa isu strategis, antara lain:- produk yang tidak variatif dan pelayanan yang belum sesuai dengan ekspektasi masyarakat,- kuantitas dan kualitas sumber daya manusia yang belum memadai, pemahaman dan kesadaran masyarakat yang masih rendah sehingga menimbulkan mispersepsi masyarakat berkaitan dengan istilah, akad dan produk, pandangan bahwa perbankan syariah berbiaya mahal, serta pengaturan dan pengawasan yang belum optimal. Pandangan keliru tersebut dapat diatasi melalui implementasi tata kelola yang baik pada perbankan syariah, salah satunya yaitu dengan transparansi.Transparan di sini adalah menguraikan informasi produk terkait secara jelas dan rinci,sehingga nasabah benar-benar memahami karakteristik produk tersebut secara tepat. Produk dalam situasi ini ialah mudharabah, oleh karena itu bank wajib memberikan informasi yang sangat terperinci kepada nasabah mengenai mudharabah tersebut. Setelah itu, nasabah akan benar-benar teredukasi mengenai mudharabah itu. Mulai dari definisi, prosedur pembagian keuntungan, hingga risiko dan manfaat yang diperoleh dari mudharabah, informasi yang diberikan juga harus konsisten dengan ketentuan pada Pasal 5 Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/6/PBI/2005 mengenai Transparansi Informasi Produk dan Penggunaan Data Pribadi.
Peran Latter Of Credit Dalam Mendukung Perdagangan Internasional Veby Septya Margareta; Rini Puji Astuti; Khoirul Umam; Anggi Hadi Pratama
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1167

Abstract

Penelitian Perdagangan internasional adalah salah satu fondasi utama ekonomi global, memungkinkan negara-negara untuk bertukar barang dan jasa. Dalam hal ini, Latter of Credit ( L/C) berperan penting sebagai alat keuangan yang menjamin pembayaran kepada eksportir dan memastikan pengiriman barang kepada importir.L/C adalah dokumen yang dikeluarkan oleh bank atas permintaan pembeli (importir) yang menjamin pembayaran kepada penjual (eksportir) asalkan syarat dan ketentuan dalam L/C tersebut dipenuhi. Penggunaan L/C dalam perdagangan internasional menawarkan berbagai keuntungan, seperti mengurangi risiko pembayaran, meningkatkan kepercayaan antara pihak-pihak yang terlibat, dan memfasilitasi transaksi yang lebih aman dan efisien. Proses penggunaan L/C melibatkan beberapa tahap, mulai dari permintaan pembukaan L/C oleh importir, penerbitan L/C oleh bank penerbit, pengiriman barang oleh eksportir, hingga penyerahan dokumen dan pembayaran oleh bank penerima. Selain itu, ada berbagai jenis L/C yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan transaksi, seperti Revocable L/C, Irrevocable L/C, dan Cornfirmed L/C, yang masing-masing menawarkan tingkat keamanan dan fleksibilitas yang berbeda. Dalam praktiknya, L/C tidak hanya memberikan perlindungan finansial tetapi juga membantu mengelola kebutuhan modal kerja dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.Oleh karena itu, latter of credit menjadi instrumen yang sangat penting dalam mendukung perdagangan internasional, memungkinkan perusahaan untuk melakukan transaksi lintas negara dengan lebih percaya diri dan aman. Studi ini menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang mekanisme dan manfaat L/C bagi para pelaku bisnis yang terlibat dalam perdagangan global. Keywords: Latter of credit, perdagangan internasional, dan ekonomi global.
Peran Strategi Manajemen Risiko Dalam Meningkatkan Likuiditas Dan Mengurangi Risiko Kredit Di Sektor Perbankan Indonesia Salsabila Aurani faradilah; Rini Puji Astuti; Salwatul Muslimah; Puput Dwi Wulandari
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1176

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi penerapan teknik manajemen risiko dalam upaya menekan risiko kredit dan meningkatkan likuiditas di sektor perbankan Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data dari 130 profesional perbankan melalui survei terstruktur yang mengadopsi skala Likert dari 1 hingga 5. Hipotesis diuji melalui penerapan metode Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS 3) Menurut penelitian, mempraktikkan teknik manajemen risiko yang efisien secara signifikan menurunkan risiko kredit sekaligus meningkatkan likuiditas. emuan penelitian ini menekankan pentingnya memiliki kerangka manajemen risiko yang solid, Mengingat perannya yang penting dalam menjaga stabilitas keuangan dan meningkatkan kinerja sektor perbankan di Indonesia. Kesimpulan dari studi ini memberikan manfaat strategis bagi lembaga perbankan dan pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan prosedur manajemen risiko dalam menghadapi perubahan kondisi ekonomi
Co-Authors Abd. Rosit, Siva Indana Arisanti Abdul Ghoni Hasanul Islam Abdul Wafi Ach. Zidani Mubarok Achmad Babun N Adinda Iklilatul Aura Salsabila Adinda Kusuma Hati Adinda Wahyu Faradilla Adinda Wahyu Fardila Aditia Ramadani Adriani Aulia Putri Afidatur Rizqiyah Afifah Ismi Aulia Afrilia Faradisi Afrilla Safna Azifah Agus Syaiful Umar Ahmad Hasyim Muzadi Ahmad Syarifudin Hidayat Ahmad Zakaria Aiko Sakinah Putri Aisyah Shidiqiyah Al Karimatus Sa’idah Alfina Wulandari Alifatun Istiqamah Lailani Alisah Marselia Saputri Alviatus Soleha Ananda Olivia Putri Andi Audiansyah Andreas Gede Pangestu Andriani Maghfiroh F.S Angelica Permatasari Anggi Hadi Pratama Anggita Legian Afriana Anisa Sundhusiah Anisah Dwi Rahmawati Annisa Maulida Rachmawati Annisa Nur’aini Widya Sari Annisak Isnaeni Rusmiyanti Ansori Makruf Aprilia Cahya Mutiara Ardan Nafik Astrid Ulya Paramitha Kahfi As’adur Rofiq Alfaritsi Ayu Dwi Yulandari Baharudin Rachman Bahrur Rosi Christine Lim Xin Hui Citra Adi Cahyani Citra Dwi Puspita Dahniar Ananda Dani Triiswanto Danil Eka Ardiansyah Darian Fahris Ghofur Denis Oktaviana Desi Asfidatul Fitria Desi Duwi Safitri Desty Agilia Putri Nursaadah Devina Putri Meilia Devita Izzatun Faizah Dewi Eka Agustin Dewi Fajar Manikati Diah herifatul Jannah Dian Herni Fidayah Dian Holisa Dian Maylani Dian Zahra Izzati Diana Dimas Afriyanto Dimas Ariyanto Dinda Ika Yulianti Dwi Latifa Rizqina Dwi Mutmainnah Pelita Putri Efina Qomariyah Eka Safitri Elsa Zahrotul Afidah Elvi Sukesi Elvin Adria Saputri Erfan Efendi Erinatul Romadona Novianti Ervina Eka Sari Fadilatul Najah Afrylia Faikoh Faikoh Faiqotul Aliyah Faiqqotul Hikmah Farriz Nizar Irhamni Fica Aulia Fina Diantasari Fina Karmila Mafir Fitri Musyarrofatin Nailiyah Fitriyani Agustin Fritzy Nur Ardli Gading Ababil Geadeva Destri Ramadhani Ghaitsa Tamara Alya Kansa Habibatun Nafilah Hafid Muamad Ali Hafid Muhammad Ali Hafifatul Fitria Helfita Sari Herlinda Tri Novia Ramadani Hesti Ananta Wulandari Hifna Rizqiyani Maulida Hikmatus Sholihah Hilyatul Azizah Hindi Mohammad Hasan Hindi Rihadatul Ais Iffah Nabilah Iga Ilya Dewi Ilfany Dwi Azaliya Ilona Naysilia Aida Imada Wiken Al Khildina Imelda Aurani Nabila Indah Nurul Hidayati Indana Zulfa Azizah Indiana Kaffa Intan Ambarwati Intan Lutfi Nuraini Intan Masfaur Rohmah Intan Mustikawati Putri Intan Widi Astutik Intan Yulianti Istofina Azzaroh Izha Afkarina jazilar rohman, Muhammad faqih Jihan Fita Nabila Jonata Aldonama Julia Citra Anggraini Junnita Wanda Herawati Kamaliyatul Mawaddah Khoirul Umam khoirunnissa, izzun Laelatul Nur Hasanah Laila Zuhro Lailatul Kiptiyah Lailatul Qomariyah Lala Yunitasari Lathifah Shanaubar Islami Lestari, Liviana Miftah Lilik Munawaroh Lisa Maretha Wulandari Lukman Kholifatur Rahman Luluk Maulidia Lutfi Wijayanti M Faaza Maulana M Nur Cholis M. Bayu Prayoga M. Luqman Al Hakim M. Rafi Khoirum Umam M. Roby Hermawan M.Anwar Saddad Maharani, Hevy Risqi Maliatul Barokah Maryani Mar’i Muhammad Yudha Maulidatul Hasanah Maya Anggraini Ma’rifatul Amalia melisa Ramadhani MIFTAHUL JANNAH mila rosa Mistar, Eristiana Choirun Nisa Moh Aldi Sofyan Moh Arif Billah Moh Khoirul Anam Moh Samsul Rifa’i Moh. Kevi Kailila Afif Moh. Yafis Shudur Mohamad Aminudin Muchammad Rizkiansyah Fakhreza Muhammad Alif Ayatulloh Rohman Muhammad Aris Maulana Muhammad As’ad Dzarul Ghifari Muhammad Danial Rosipudin Afton Muhammad Dimas Hud Alfan Muhammad Farhan Riski Muhammad Fudholi Hamidul As’ad Muhammad Ghofur Muhammad Ghufron Afandi Muhammad Ilzamudin Muhammad Khanifan Abdillah Muhammad Robby Hermawan Muhammad Sohib Muhammad Syahrul Al Azziz Nabila Churrotul A'in Nadhilah Syarafina Nadia Putri Rahmawati Nadiah Ulfatun Hasanah Nafa Latif Vani Purwanto Nailatul Karomah Najimatul Badi’ah Najwa Bariroh Nazila Kusuma Wardani Nelsiana Aprilin Indah Sari Nia Safira Aprilia Firdaus Nida dusturiyah Niken Ayu Pusparani Niki Kurniasari Niki Kurnisari Nindita Muhafillah Nita Kurnia Ningseh Noviatus Shaleha Novita Nur Aprianti Nur Afika Tiara Sari Nur Alfitri Nur Alvinatul Hasanah Nur Laily Maulid Diana Nur Roziq Ramadhani Nurkholifah Husna Nurrika Septa Alfianti Nurul Firdausah Nurul Fitria Nurul isnainiah Oscar Achmad Djunaedi Puput Dwi Wulandari Puput Permata Sari Putra Alif Kurniawan Akbar Putri Sella Enjelita Putri Sofiatul Islamiah Putri Stevi Anggraeni Qomar Bagus Prayogo Rahmad Aditya Eka Febriyanto Ramadhanti Octavia Bulan Puji Mulya Rangga Bagus Wicaksono Rani Filianti Heti Negar Rani Maulida Sari Redita Maysa Ayu Refi Anggraini Rendy Andika Putra Rendy Ilyas Febriansyah Revy Aulia Putri Ria Ananda Putri Arviani Rifqiyan Humaidillah Rika Ifana Putri Mayangsari Riska Syoviyana Riska Wahyuningsih Riski Febri Yanti Risma Aini Wulandari Ristian Sinta Riya Dwi Abriwati Rizza Agustin Robiatul Aulia Rona Mardhatila Rufaidah Kallita Omega Salsabila Aurani faradilah Salsabila Nurmaulida Syifa Salsabilah Aurani Faradilah Salwatul Muslimah Sarifa, Fina Sarifatus Sakdiya Selfi Dwi Anggraini Selfiya Selvina Risqi Nurhasanah Septi Diah Ayu Ningtiyas Septiana Malihah Shaffiyah Shaffiyah Shinta Rahmawati Silvia Lailatul Anggraini Silvia Maulida I’lana Sinta Fatmala Sari SITI AMINAH Siti Fajriatun Ramadhani Siti Fatimatu Fitriyah Siti Horirin SITI NUR AINI Siti Shofiatul Mukarromah Siti Soleha Siti Sulistianti Kurmain Siti, Siti Sofiatul Maghfiroh Sofiatul Munawaroh Sulfaunsilah Susilowati Rahayuningsih Suswati Tanti Dewi Halimah Thalia Zhalzalbillah Damayanti Thoriq Reksa Alhady Thoriqh Afrizal Permana Tika Puspita Oktavianingrum Tri Wahyuni Tria Sughesti Adifa W Ulviatur Rohmah Uly Sunil Asyura Ummah Habibah Ummi Sa’idah Vahilda Febrianti Vaza Zahiduz Zaka Veby Septya Margareta Vipta Riani Okta Fianti Virinda Nadiva Fitri Wafiq Nur Azizah Wasiatul Hasanah Wesilatul Hokamah Widiatul Fitriyah Wildatuz Zahroh Yanuar Imam Ardiansyah Yoga Adi Saputra Yuladul Fitriah Zeinnita Iftyfara Ziadatul Khoirot Zulfa Dwi Diana Putri Zulfiah Nafisah Zulvi Lailatul Hidayah