p-Index From 2021 - 2026
10.033
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Fitrah: Journal of Islamic Education Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam At-Tadbir : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Pendikdas: Jurnal Pendidikan Dasar Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan POACE: Jurnal Program Studi Administrasi Pendidikan Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Jurnal Tahsinia Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Al-Imam : Journal on Islamic Studies, Civilization And Learning Societies IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Cendikia Pendidikan Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Journal Innovation In Education Journal Education And Islamic Studies Journal Of Humanity Dedication Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika Journal of Regional Development and Technology Initiatives Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan Parlementer : Jurnal Studi Hukum Dan Administrasi Publik Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi Journal Educational Research and Development Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan Values: Jurnal Kajian Islam Multidisiplin International Journal of Islamic Teaching and Learning Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik dan Etika Profesi Keguruan di Era Society 5.0: Kajian Leteratur Jannah, Miftahul; Sari, Widia; Robin, Robin; Hidayatullah, Rully; Hadeli, Hadeli
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v6i1.538

Abstract

Era Society 5.0 menghadirkan paradigma baru dalam dunia pendidikan, di mana teknologi canggih dan inovasi berbasis manusia membentuk lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif. Maka tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik dan etika profesi guru yang diperlukan dalam era Society 5.0. Metode penelitian adalah library research, mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, serta dokumen lainnya yang berkaitan dengan kata kunci “etika profesi guru” Kompetensi guru Era Society 5.0”. Selanjutnya klasifikasi dan analisis isi dari data yang diperoleh, serta penarikan kesimpulan dari hasil sintesis berbagai sumber yang telah dianalisis.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di era Society 5.0 harus memiliki literasi digital, kemampuan beradaptasi, kreativitas, berpikir kritis, dan pengetahuan interdisipliner. Mereka diharapkan mampu mengintegrasikan, big data, dan Internet of Things (IoT) dalam proses pembelajaran dengan tetap mempertahankan pendekatan yang berpusat pada manusia. Karena peran guru dalam era Society 5.0 tidak hanya terbatas pada pengajaran, tetapi juga mencakup mentoring dan pembinaan etika. Untuk mencapai hal ini, diperlukan pengembangan profesional berkelanjutan, pelatihan etika, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi. Dengan menggabungkan inovasi dan prinsip etika, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang holistik serta mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan dunia modern.
RELEVANSI KURIKULUM FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN DENGAN KEBUTUHAN SEKOLAH ATAU MADRASAH DI ERA SOCIETY 5.0 Atika, Nur; Sapitri, Suhaira; Khaira, Isral; Hadeli, Hadeli; Hidayatullah, Rully
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v6i1.536

Abstract

Era Society 5.0 menuntut dunia pendidikan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang kompleks. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebagai pencetak calon guru dituntut memiliki kurikulum yang relevan dengan kebutuhan sekolah atau madrasah di era ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi relevansi kurikulum FTIK dengan kebutuhan sekolah dan madrasah di era Society 5.0, serta memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perubahan zaman. Metode yang digunakan adalah library research, yaitu kajian kepustakaan yang dilakukan dengan menelaah berbagai sumber literatur, seperti buku, jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Sumber-sumber data diperoleh dari Google scholar rentang tahun terbitan 2017-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara kurikulum FTIK dengan kebutuhan di lapangan, khususnya dalam penguasaan teknologi, inovasi pembelajaran, serta penguatan karakter. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kurikulum FTIK dengan kebutuhan di lapangan, terutama dalam hal penguasaan teknologi, inovasi pembelajaran, dan penguasaan karakter. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kurikulum FTIK yang lebih adaptif dan responsif terhadap tuntutan zaman. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai implementasi dan evaluasi kurikulum tersebut agar pengembangannya dapat berjalan secara optimal. 
Analisis Hak dan Kewajiban Guru dalam Meningkatkan Kompetensi Tenaga Pendidik MI/SD di Era Society 5.0 Aprilia, Fella Putri; Sri Dewi, Fuja Endah; Najwa, Lathifa; Hidayatullah, Rully; Hadeli, Hadeli
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v6i1.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hak serta kewajiban guru dalam peningkatan kompetensi tenaga pendidik mi/sd di era society 5.0, yang mengedepankan sinergi antara teknologi dan nilai-nilai kemanusian. Metode yang digunakan berupa studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Informasi dikumpulkan dari berbagai referensi yang relevan dan dianalisis melalui pendekatan tematik. Temuan menunjukan bahwa hak guru mencakup aspek kesejahteraan, perlindungan hukum, peluang pengembangan profesional, serta akses terhadap teknologi pendidikan. Sementara itu, kewajiban guru meliputi penguasaan teknologi, pembentukan karakter peserta didik, penerapan etika digital, dan penyesuaian terhadap kurikulum yang kontekstual. Kesimpulan dari artikel ini menekankan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban guru guna mewujudkan sistem pendidikan yang responsif dan kompetensi tenaga pendidik yang berkualitas di tengah kemajuan teknologi yang pesat.
Relevansi Kompetensi Guru Berdasarkan Undang-Undang No 14 Tahun 2005 di Era Society 5.0 Refiny, Meliza; Maharani, Maharani; Hidayatullah, Rully; Salam, Abdul; Trinova, Zulvia
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v6i1.524

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, kompetensi guru mencakup empat aspek utama: pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Dengan munculnya era Society 5.0, yang mengedepankan pemanfaatan teknologi untuk memecahkan masalah sosial, relevansi kompetensi guru menjadi semakin penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi kompetensi guru berdasarkan Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 di era Society 5.0, serta bagaimana kompetensi tersebut dapat diadaptasi untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi dan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur Data diperoleh melalui kajian literatur yang mencakup Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, artikel ilmiah, serta penelitian yang berkaitan dengan perkembangan teknologi pendidikan dan perubahan dalam dunia pendidikan di era Society 5.0. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Kompetensi pedagogik dan profesional mendorong guru untuk memanfaatkan teknologi sebagai alat pembelajaran yang inovatif, sementara kompetensi kepribadian dan sosial memungkinkan terciptanya hubungan yang harmonis dengan peserta didik, orang tua, dan masyarakat. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji secara empiris implementasi keempat kompetensi guru dalam praktik pembelajaran di era Society 5.0, serta mengevaluasi pengaruh integrasi teknologi terhadap penguatan kompetensi tersebut di berbagai jenjang dan konteks pendidikan.
ANALISIS KODE ETIK GURU DALAM MENJALANKAN PROFESI DAN PROBLEMATIKANYA DI ERA SOCIETY 5.0 Nurhamidah, Nurhamidah; Arma, Dika Junia; Adawiyah, Rabiatul; Hidayatullah, Rully
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v6i1.528

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika profesi guru serta mengidentifikasi berbagai problematika yang dihadapi dalam konteks transformasi digital dan perubahan sosial di era Society 5.0. Metode ini melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, dokumen kebijakan pendidikan, serta artikel penelitian yang relevan dengan topik yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun guru memahami pentingnya etika profesi, mereka masih menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi digital, dilema moral di media sosial, dan tekanan dari ekspektasi masyarakat. Karena itu, perlu penguatan kompetensi etis dan digital serta kebijakan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Kesimpulan dari artikel ini menekankan pentingnya guru menguasai kode etik profesi keguruan dan solusi atas problematikanya.
TELAAH TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB GURU DI ERA SOCIETY 5.0 Hafiza, Nailul; Yunita, Laila; Sulaiman, Sulaiman; Hidayatullah, Rully; Hadeli, Hadeli
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v6i1.530

Abstract

Perkembangan teknologi dan transformasi digital yang pesat menuntut dunia pendidikan untuk berinovasi dalam menciptakan model pembelajaran yang adaptif terhadap tantangan zaman. Kurikulum Merdeka Belajar hadir sebagai upaya untuk menyesuaikan sistem pendidikan Indonesia dengan karakteristik era Society 5.0 dan Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana inovasi pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka dapat diterapkan secara efektif dalam konteks kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat modern. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber literatur berupa buku, artikel, dan jurnal ilmiah yang relevan dari platform daring seperti Google Scholar, Garuda, Sinta, dan ResearchGate, serta beberapa referensi cetak dari perpustakaan kampus. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk memiliki kompetensi digital, kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, serta kepekaan terhadap perkembangan teknologi informasi. Selain itu, guru juga memiliki tanggung jawab untuk membentuk karakter siswa melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif, humanistik, dan berbasis teknologi. Kesimpulannya, inovasi pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar merupakan strategi penting dalam membentuk generasi unggul yang mampu bersaing dan beradaptasi dalam dunia yang terus berubah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka secara empiris di lapangan, termasuk efektivitas metode pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan karakter peserta didik.
Relevansi Kompetensi Guru Berdasarkan UU No 14 Tahun 2005 di Era Society 5.0 Ahmad Rafiky; Fuji Rahmadiah; Husni Zakiyah; Rully Hidayatullah; Hadeli
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 2 No. 1 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To complete their duties, a teacher must possess competence. Teachers must understand various approaches, strategies, methods, and digital media related to learning in today's technological era. If teachers cannot keep up with the use of technology in education in the digital age, students who are active and quick to adapt to technology will become a significant challenge. Therefore, to achieve effective and efficient learning outcomes in this technological era, teachers must possess digital skills.  In this article, a descriptive qualitative research method is used by collecting various literature sources. According to Law No. 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers, Article 8 states that every teacher must possess teaching competence. Competence refers to a set of knowledge, skills, and behaviors that teachers must have, internalize, and master in carrying out their professional duties.  Various studies have proven the importance of teacher competence in the educational and learning process. Among them is research conducted by Kay in 1980, as cited by Rohmat Mulyana (2003:1), which concluded that a teacher's teaching ability is one of the variables that significantly influences students' academic competence.  The Republic of Indonesia Law No. 14 of 2005 on Teachers and Lecturers stipulates four basic competencies that teachers must possess: pedagogical, personal, professional, and social competencies.  The purpose of this study is to explain the digital competencies that teachers must have to ensure successful learning activities in the digital era. In conclusion, teachers must possess digital skills to face the challenges of teaching in the digital age. 
Analisis Kode Etik Guru Dalam Menjalankan Profesi dan Problematikanya Di Era Society 5.0 Mega Aulia; Adelia Ramadhani; Juliyanda; Rully Hidayatullah; Hadeli
Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan | E-ISSN : 3031-7983 Vol. 2 No. 2 (2025): April - Juni
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the application of the Teacher Code of Ethics in the education profession in the era of Society 5.0 (Harly et al 2025). In addition, this research also identifies various problems that arise along with technological advances. The Teacher Code of Ethics acts as a moral and professional guideline that regulates the behavior and responsibilities of teachers in carrying out their duties, with the aim of maintaining the dignity of the profession and creating a fair and dignified educational process (Suciyati et al 2025). However, amidst the development of Society 5.0, which is characterized by the integration of advanced technologies such as artificial intelligence (AI), big data, and digital connectivity, the implementation of this code of ethics faces significant challenges (Ifadhila et al 2024). The digital divide between teachers in urban and rural areas, variations in technological skills, and low understanding of digital ethics are factors that affect the implementation of the code.
Hakikat Penelitian Pendidikan dan Relevansinya Terhadap Berpikir Terbuka, Kritis, Inovatif dalam Mempersiapkan Karya Ilmiah di Era Society 5.0 Fauziah Gafur; Syukrina Kamilah; Salsabila Amanda Fauziah; Rully Hidayatullah; Harmonedi Harmonedi
Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika Vol. 2 No. 2 (2025): Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/katalis.v2i2.1534

Abstract

The Society 5.0 era demands advancements in educational research to generate innovation and scientifically based solutions. However, the low quality of research is often caused by a lack of open, critical, and innovative thinking. Open-mindedness allows researchers to embrace new perspectives, critical thinking helps analyze issues in depth, and innovative thinking fosters the emergence of fresh ideas relevant to current developments. This study aims to examine the nature of educational research and its role in strengthening thinking skills to enhance the quality of scientific work. Using the library research method, this study analyzes the concepts, methodologies, and relevance of educational research in the digital era. The findings indicate that open, critical, and innovative thinking in research can improve the quality of education and support adaptation to global changes. Additionally, high-quality research serves as a foundation for more effective education policies. Strengthening thinking skills in educational research is essential to producing higher-quality scientific works that are relevant to the development of Society 5.0.
Populasi dan Sampel dalam Penelitian Pendidikan: Memahami Perbedaan, Implikasi, dan Strategi Pemilihan yang Tepat Mardhiyah Mardhiyah; Nur Afni Dinilhaq; Yona Amelia; Adelia Arini; Rully Hidayatullah; Harmonedi Harmonedi
Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika Vol. 2 No. 2 (2025): Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/katalis.v2i2.1670

Abstract

Educational research requires a thorough understanding of population and sample concepts as the foundation for ensuring the validity and generalizability of findings. This article explores the fundamental differences between population and sample, the implications of their selection on research outcomes, and appropriate strategies for selecting a representative sample. By reviewing commonly used sampling approaches, such as probability and non-probability techniques, this paper highlights the importance of aligning the method with the research objectives and context. A clear understanding of these concepts is crucial for researchers to produce accurate, reliable, and contextually relevant educational data.
Co-Authors Abda Muhammad Al Furqan Adani Asri Adelia Arini Adelia Ramadhani Adilah Filzhah Adinda Azzahra Salsabila Afdhal Surya Hamid Afifah Aulia Zayrin Afifah Salma B Agil, Selvi Febrima Agina Tiani Ahmad Rafiky Ahmad Ridwan Ahmad Sabri Ahmad Sabri Ahmad Sabri Ahmad Sabri Albasirah, Nurkhalika Allisa Tazkia Fitri Amanah, Fisa Amris, Firda Khairati Andrianto Andrianto Andrianto Andrianto Andrianto Andrianto Anggi Desvita Sari Anggia Elisma Putri Ritonga Annisa Suci Maulani Anwar Ibrahim Aprilia, Fella Putri Aqbil Daffa Siahaan Arasy, Ashila Arib Rusli Arief Arafat Hankam Arma, Dika Junia Asagina Sabila Asri, Fatma Mulyana Astri Sukriani Piliang Astuti, Lucky Atika, Nur Auia Zayrin, Afifah Aulia Redisti, Tia Azhari, Aristo Azzah Wazabirah Azzahra, Azil Hanifa A’zima Ashari Fauzi Bintang, Abdul Rahman Cherry Auralia Della Sapitri Dessy Rahma Putri Devi Nisa Astria Dewi Afriyani Putri Siregar Difa Maulidika Dinanti, Neswa Putri Doa Salsabil, Maulidnear Elmi, Nadia Yuni Elsi Retriani Eva Ardinal Evendi Saputra, Randi Faddillah, Andralia Intan Fadhel, Muhammad Fadhitya Friendly Alerin Farouq Al-Ashil Fatahilla Fathurahman Suryadi Fatimah Azzahra, Allya Fatma Maulida Fauziah Gafur Febriani, Riska Fina Olivia Firda Khairati Amris Firmansyah , Mhd. Zidan Fista Harly Fransiska, Resita Eka Fuji Rahmadiah Gafur, Fauziah Ghifari, Zafran Gito Dinata Gusnita Gusnita Hadeli Hadeli Hadeli Hadeli Hadeli, Hadeli Hadeli Sikumbang Hafiza, Nailul Hafizah, Nasywa Haifa, Nurul Melani Hamzah Irfanda Hanifah, Haura Hankam, Arief Arafat Harmonedi Harmonedi Harmonedi Hasbi Hasidik Hasibuan, Restu Permohonan Haura Hanifah Hayatun Nupus Hendro Hidayat Heriana, Naufa Lia Zohnia Hermansyah Hesti Desmira Iryani Hidayat Al Azmi Hilma, Nurhayati Huda, Akramul Husna, Annisa ul Husni Zakiyah Husniah Wahyuni Ibnu Fikri Indah Nabilla Isel, Selfia Zainur Ismi Fahrunnisa Izatul Hasanah Izzatuz Zahra El-Fadhla Jihan Salma Pusaka Juliandri, Denisa Juliyanda Kamilah, Syukrina Karen, Febfiola Karmilawati Khaira, Isral KHAIRUL IKHWAN Khairun Nisa Khairun Nisa, Akma Khalib Gadafi Khalista Khansa Maizia Khomis, Raman Laila Yunita Lailatul Rahmi Lathifa Salsabillah Lathifah Hanum Layla Amalya Linda Amalia Lona Mardiati M.Rezki Ilaham Maharani Maharani, Maharani Makruf Makruf Mardhiyah Mardhiyah Maulana Ishaq Maya Sari Nasution Mega Aulia Melati, Maya Tessa Melisa Fitri, Suci Mifta Aulia Rahmi Miftahul Jannah Muhammad Fadhil Muhammad Habib Pasaribu Muhammad Khalid Munira RKT, Siska Lailan Mutiya Sari Naila Nur Hilba Najmi Nawry Najwa, Lathifa Nasywa Hafizah Nazila Qirani Nisa Ulhilma Nofitayanti Nofitayanti Nofitayanti, Nofitayanti Nora Afnita Noviyani, Rafiqa Nur Afni Dinilhaq Nur Ainun Nisa Siregar Nur ‘Azizah Yunara Putri Nurhamidah Nurhamidah Nurkhaerat Alimudin Nurul Azmi, Nurul Nurul Melani Haifa Pela, Pela Pratama Putri Priyono, Cipto Duwi Puti Jona Wildan PUTRI WAHYUNI Putri, Alifa Fatria Putri, Amelia Putri, Jihan Aulya Rabiatul Adawiyah Racela, Tavania Rahma Muthia Febriliana Rahmah, Nadia Sandi Rahmi , Nailul Rahmita Winanda Rajab Rajab Rajab Rajab, Rajab Rama Bagus Sanjaya, Try Ramadhani Aditha, Suhaila Ramadhani, Faizah Raudhotul Muthmainnah Refiny, Meliza Rehan Aidil Riska Mona Febriani Risky, Widya Alfa Rivaldi Rivaldi Robin Robin, Robin Sa'duh, Septria Sabri , Ahmad Safitri, Dita Ayu Sakinah, Nurul Salmiarti, Rahma Salsabila Amanda Fauziah Sapitri, Suhaira Saputra, Edriagus Sari, Widia Sihombing, Saleha Simatupang, Azirah Shahieza Sinta Fitriani Siska Marsela Siti Aisyah Siti Aisyah SITI FATIMAH Siti Jamila Solikhah, Nadya Putri Sovan Liza Sri Dewi, Fuja Endah Sulaiman Sulaiman Sumiarti Sumiarti Sumiarti Sumiarti Sumiarti Sumiarti Syukrina Kamilah Tia Imara Tiara Cantika Pebytabella P Tsaqila, Diena Qaulan Ulhasnah, Annisa Ulinnas, Siyfa Ulva Putri Ramadani Veni Veronica Siregar Vica Aulia Zetra Virda Rahmatika Wahyuni, Yosi Sri wandi wandi Wandi, Joni Indra Wika, Wikalaisa Wiwin Rahma Yanti Yati Rasma Putri Yeza, M. Farhan Yona Amelia Yosi Sisri Nengsi Yosi Sri Wahyuni Yusfita Sari Zafira, Gyannina Mecca Zahara, Aulia Zahra, Fatimah Az Zahra, Madinatul Zakia Khairani, Rohima Zuhdi Aldhansyaf Zulmasri, Zulmasri Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim, Zulmuqim Zulvia Trinova