p-Index From 2021 - 2026
13.515
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Ulum Jurnal Dakwah Tabligh Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum Jurnal Diskursus Islam Shaut Al-'Arabiyah Inspiratif Pendidikan Jurnal Adabiyah Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Phinisi Integration Review SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Journal of Health Science and Prevention Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis Al-Azhar Journal of Islamic Economics Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Syaksia : Jurnal Hukum Perdata Islam Adz Dzahab : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Jurnal Andi Djemma I Jurnal Pendidikan Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa Action Research Literate (ARL) Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Ad-Dariyah Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Munadzomah QOF: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal El-Thawalib Jurnal Panrita El-Maqra' : Tafsir, Hadis dan Teologi el-Sunnah: Jurnal Kajian Hadis dan Integrasi Ilmu Golden Ratio of Data in Summary Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir Al-Aqwam: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Madani: Multidisciplinary Scientific Journal HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies Indonesia Journal Of Zakat and Waqf JAWAMIUL KALIM: Jurnal Kajian Hadis Jurnal Dunia Ilmu Hukum Welfare State Jurnal Hukum Hikmatuna Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Al-Muhith : Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum) Jurnal Intelek Insan Cendikia The Journal Of Socio Legal and Islam Law Journal of Social and Scientific Education Multidisciplinary Indonesian Center Journal Al-Risalah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Jurnal Cendekia Ilmiah Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Pappaseng: International Journal of Islamic Literacy and Society Jurnal To Ciung : Jurnal Ilmu Hukum Pledoi Law Jurnal Jurnal El-Thawalib At-Takwin: Journal of Islamic Education Studies EDULEC Al-Azhar Islamic Law Review
Claim Missing Document
Check
Articles

SYSTEMATICS OF THE HADITH PERSPECTIVE ON THE PHENOMENON OF ONLINE GAMBLING Andi Fadhil Andi Aderus; Abdul Rahman Sakka; Siti Aisyah
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol. 2 No. 2 Edisi April 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i2.539

Abstract

The term "khitbah" refers to the rituals involved in proposing marriage between a man and a woman, or between a man and a woman. The words "khitbah" (proposing) and "zawaj" (marrying/getting married) are defined differently in all hadith volumes. Similarly, conventions distinguish between males who are engaged and those who are married, and the Shari'ah makes a clear distinction between the two. Just as the Qur'an discusses marriage (including proposals), the Prophet's hadith also describes marriage proposals, which is the first step in continuing the practice to the level of marriage, and the author here presents a thematic interpretation study of the hadith pertaining to sermons.
IMPLEMENTASI UU NO.33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL TERHADAP SERTIFIKASI HALAL PEDAGANG KAKI LIMA DI KABUPATEN GOWA Rahma, Rima Rahmawati; Abdul Rahman Sakka; Nur Taufiq Sanusi
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 4 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v6i4.53730

Abstract

Abstrak Pokok masalah dalam  penelitian ini yaitu bagaimana Implementasi UU nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal terhadap kewajiban sertifikasi halal pedagang kaki lima di Kabupaten Gowa. Adapun submasalahnya yakni: 1) Bagaimana penerapan UU nomor 33 tahun 2014 tentang kewajiban sertifikasi halal dikalangan Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Gowa. 2) Bagaimana hambatan dan tantangan  penerapan UU nomor 33 tahun 2014 terhadap Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif yang bersifat penelitian lapangan dengan pendekatan sosial,hukum normatif dan ekonomi dengan lokasi penelitian di Kabupaten Gowa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian diolah melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Gowa Khususnya dijalan Pallantikang dan Syekh Yusuf; 1) belum diterapkan dengan baik karena masih terdapat beberapa pedagang kaki lima yang belum memiliki sertifikasi halal terhadap dagangannya . Ada beberapa hambatan penerapan UU nomor 33 tahun 2014 terhadap pedagang kaki lima di Kabupaten Gowa yaitu; 1) keterbatasan pengetahuan PKL terhadap sertfikasi halal, 2) Kompleksitas proses, 3) Aksebilitas, 4) Keyakinan terhadap kehalalan produknya, 4) Adanya biaya sertifikasi. Dan juga adanya tantangan yang dihadapi PKL diantaranya; 1) Kepatuhan terhadap standard sertifikasi halal, 2) Modal yang Minim, 3) keterbatasan waktu. Kata Kunci: Undang-Undang Jaminan Produk Halal , Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Gowa, Implementasi   Abstract The main problem in this study is how the implementation of Law Number 33 of 2014 concerning halal product guarantees towards the obligation of halal certification for street vendors in Gowa Regency. The sub-problems are: 1) How is the implementation of Law Number 33 of 2014 concerning the obligation of halal certification among street vendors in Gowa Regency. 2) What are the obstacles and challenges of implementing Law Number 33 of 2014 towards street vendors in Gowa Regency. This type of research is qualitative which is field research with a social, normative legal and economic approach with the research location in Gowa Regency. Data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation which are then processed through data reduction, data presentation, and conclusions. The results of the study show that street vendors in Gowa Regency, especially on Pallantikang and Syekh Yusuf streets; 1) have not been implemented properly because there are still some street vendors who do not have halal certification for their merchandise. There are several obstacles to the implementation of Law Number 33 of 2014 towards street vendors in Gowa Regency, namely; 1) limited knowledge of street vendors regarding halal certification, 2) complexity of the process, 3) accessibility, 4) confidence in the halalness of their products, 4) certification costs. And also the challenges faced by street vendors include; 1) compliance with halal certification standards, 2) minimal capital, 3) time constraints. Keywords:Halal Product Guarantee Law, Street Vendors in Gowa Regency, Implementation
Analysis of the Concept of Ta’awun in Hadith and Its Relevance to Social Resilience in Digital Media Sakka, Abdul Rahman
AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/alquds.v9i1.11475

Abstract

Digital media, initially designed to strengthen social relationships, often becomes a source of division due to disinformation, polarisation, and cyberbullying. Using a qualitative approach through literature review and content analysis, this research examines hadiths related to ta’awun and how this concept can be adapted to address modern social challenges. The study finds that cooperation and mutual assistance within the concept of ta’awun possess unique characteristics defined by five essential criteria: being goodness-based, inclusive, certain, beneficial, and involving God. As a principle of helping one another for good, the concept of ta’awun holds significant potential for maintaining social resilience in digital media. Ta’awun not only strengthens solidarity but also promotes digital literacy and inclusivity within the digital space. Thus, ta’awun plays a crucial role in fostering social cohesion and countering the negative impacts of digital media.
ETIKA DAN AKHLAK DALAM HADIS (Kajian Tematik untuk Generasi Milenial) Djufri, Andi Takdir; Hafid, Erwin; Sakka, Abdul Rahman
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v8i2.3091

Abstract

Etika dan akhlak merupakan inti ajaran Islam yang berfungsi sebagai panduan moral dan pembentuk karakter umat manusia. Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai-nilai etika dan akhlak yang terdapat dalam hadis secara tematik, khususnya dalam konteks tantangan yang dihadapi generasi milenial. Generasi milenial dihadapkan pada berbagai persoalan, seperti krisis identitas, pengaruh budaya global, dan dampak negatif dari perkembangan teknologi modern. Oleh karena itu, diperlukan pedoman yang mampu memberikan arah moral yang kokoh untuk menjalani kehidupan sesuai dengan prinsip Islam. Hadis Nabi Muhammad SAW menjadi sumber penting dalam memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai etika dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tematik (maudhu’i), dengan cara mengumpulkan hadis-hadis yang relevan dengan tema etika dan akhlak, kemudian dianalisis dan dikontekstualisasikan dengan kehidupan generasi milenial. Penelitian ini mengidentifikasi sejumlah nilai inti dalam hadis, seperti kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, empati, dan kasih sayang, yang menjadi elemen kunci dalam pembentukan karakter generasi muda. Pendekatan ini memungkinkan terjadinya dialog antara tradisi Islam dengan kebutuhan kontemporer, sehingga hadis dapat dijadikan rujukan praktis dalam membangun kepribadian yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai luhur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai etika dan akhlak dalam hadis sangat relevan untuk menjawab tantangan generasi milenial, baik dalam aspek sosial, spiritual, maupun profesional. Kajian ini menekankan pentingnya revitalisasi ajaran etika dan akhlak untuk menghadirkan solusi terhadap krisis moral yang melanda masyarakat modern. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari, generasi milenial dapat menjadi individu yang tidak hanya sukses secara duniawi tetapi juga memiliki kesadaran spiritual yang mendalam. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan tematik terhadap hadis sebagai upaya untuk menjembatani ajaran Islam dengan tantangan era globalisasi. 
PENGARUH BOARDING SCHOOL (ASRAMA) TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK PROGRAM KEAGAMAAN DI MAN 3 KOTA MAKASSAR Ummu Nurul Fitri; Saprin; Rusdi, Muh; Abd. Rahman Sakka; Muhammad Rusmin B; Risna Mosiba
Inspiratif Pendidikan Vol 14 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v14i1.55449

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem boarding school (asrama) terhadap pembentukan karakter kemandirian peserta didik Program Keagamaan di MAN 3 Kota Makassar. Sistem boarding school memungkinkan peserta didik untuk berinteraksi dalam lingkungan yang terstruktur selama 24 jam, yang diharapkan mampu membentuk kemandirian mereka dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 106 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem boarding school memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan karakter kemandirian peserta didik. Program keagamaan yang diterapkan di MAN 3 Kota Makassar, seperti salat berjamaah, pengajian kitab kuning, dan tahfizh Al-Qur’an, berkontribusi dalam membentuk sikap mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti perbedaan tingkat adaptasi peserta didik terhadap kehidupan asrama dan keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan asrama. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem boarding school dapat menjadi model pendidikan yang efektif dalam menanamkan kemandirian peserta didik, namun perlu adanya optimalisasi dalam pengelolaan fasilitas dan pembinaan peserta didik agar hasil yang dicapai lebih maksimal.
A Review of The Role of Political Buzzers in Indonesia Using The Hadith Ahkam Approach Haeruddin; Abdul Rahman Sakka; Andi Muh. Taqiyuddin BN; Ahmad Arief; Samsidar Jamaluddin
Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Kajian Interdisipliner Hukum dan Pemikiran Islam
Publisher : Pusat Studi Hukum Islam (PSHI) YPI Shafal 'Ulum Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/alqawanin.v2i1.03

Abstract

This study discusses the shift in the role of buzzers towards the political arena in Indonesia, causing confusion among the online and offline public. This is likely due to the fact that regulations regarding political buzzers, in particular, are still vague. For example, the ITE Law can ensnare buzzers or those who threaten their existence. Political buzzers often raise identity issues, such as the personalities of candidates and messages with religious themes. They have the ability to shape public perception of certain candidates. The concept of buzzers, which previously had positive connotations, has shifted to become negative. This is because they can divide society by spreading hoaxes and hate speech. This research is qualitative, using library research as the type of research. The data collection method used is literature study, with a hadith ahkam approach. The findings reveal that the term ‘buzzer’ indirectly refers to practices such as gossip, slander, and propaganda in the context of hadith ahkam. These practices are fundamentally prohibited under Islamic law and positive law. However, within the framework of positive law, there are still loopholes that allow political buzzers to evade the legal consequences of their actions.
Revitalisasi Hadis Tentang Kewajiban Menuntut Ilmu dalam Merespons Krisis Pendidikan Islam Kontemporer di Indonesia Sunarsi, Sunarsi; Ahmad, La Ode Ismail; Sakka, Abdul Rahman
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 4, No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v4i2.5396

Abstract

Fenomena menurunnya kualitas pendidikan di Indonesia, meskipun di tengah kemajuan teknologi informasi, menunjukkan adanya paradoks yang serius, khususnya dalam masyarakat Muslim yang semestinya menjadikan ilmu sebagai landasan utama kehidupan. Artikel ini mengkaji urgensi menuntut ilmu dalam perspektif hadis dengan fokus pada hadis riwayat Ibnu Majah: “Ṭalab al-’ilm farīḍah ‘alā kulli muslim”, serta relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan takhrij al-ḥadīs untuk menelusuri hadis, serta interpretasi kontekstual yang mengaitkan substansi hadis dengan realitas pendidikan modern. Meskipun hadis tersebut tergolong ḍa’īf, mayoritas ulama membolehkan pengamalannya dalam konteks fadhā’il al-a’māl. Temuan menunjukkan bahwa hadis ini tetap relevan sebagai landasan motivasional untuk membentuk kultur belajar yang kuat. Artikel ini juga menawarkan model integratif antara nilai-nilai spiritual dan tuntutan modernitas dalam sistem pendidikan Islam Indonesia. Dengan pendekatan normatif-aplikatif, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang kontekstual, adaptif, dan berakar pada nilai-nilai profetik.
ETIKA DAN AKHLAK DALAM HADIS (Kajian Tematik untuk Generasi Milenial) Djufri, Andi Takdir; Hafid, Erwin; Sakka, Abdul Rahman
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v8i2.3091

Abstract

Etika dan akhlak merupakan inti ajaran Islam yang berfungsi sebagai panduan moral dan pembentuk karakter umat manusia. Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai-nilai etika dan akhlak yang terdapat dalam hadis secara tematik, khususnya dalam konteks tantangan yang dihadapi generasi milenial. Generasi milenial dihadapkan pada berbagai persoalan, seperti krisis identitas, pengaruh budaya global, dan dampak negatif dari perkembangan teknologi modern. Oleh karena itu, diperlukan pedoman yang mampu memberikan arah moral yang kokoh untuk menjalani kehidupan sesuai dengan prinsip Islam. Hadis Nabi Muhammad SAW menjadi sumber penting dalam memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai etika dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tematik (maudhu’i), dengan cara mengumpulkan hadis-hadis yang relevan dengan tema etika dan akhlak, kemudian dianalisis dan dikontekstualisasikan dengan kehidupan generasi milenial. Penelitian ini mengidentifikasi sejumlah nilai inti dalam hadis, seperti kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, empati, dan kasih sayang, yang menjadi elemen kunci dalam pembentukan karakter generasi muda. Pendekatan ini memungkinkan terjadinya dialog antara tradisi Islam dengan kebutuhan kontemporer, sehingga hadis dapat dijadikan rujukan praktis dalam membangun kepribadian yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai luhur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai etika dan akhlak dalam hadis sangat relevan untuk menjawab tantangan generasi milenial, baik dalam aspek sosial, spiritual, maupun profesional. Kajian ini menekankan pentingnya revitalisasi ajaran etika dan akhlak untuk menghadirkan solusi terhadap krisis moral yang melanda masyarakat modern. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari, generasi milenial dapat menjadi individu yang tidak hanya sukses secara duniawi tetapi juga memiliki kesadaran spiritual yang mendalam. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan tematik terhadap hadis sebagai upaya untuk menjembatani ajaran Islam dengan tantangan era globalisasi. 
Kajian Etimologi dan Terminologi Jual Beli dalam Hadis: Implikasi Terhadap Hukum dan Etika Ekonomi Islam Selmi, Selmi; Ilham, Rizky Amaliyah R.; Sakka, Abdul Rahman
Jurnal El-Thawalib Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/el-thawalib.v5i2.14393

Abstract

Konsep jual beli dalam hadis melalui pendekatan etimologis dan terminologis guna memperkaya pemahaman tentang prinsip-prinsip ekonomi Islam. Studi ini mengidentifikasi dan menganalisis kata-kata kunci terkait jual beli yang terdapat dalam hadis, serta mengupas makna asli dan konteks penggunaannya dalam bahasa Arab klasik. Pendekatan etimologis berfungsi untuk menelusuri asal-usul kata dan maknanya, sementara pendekatan terminologis mengeksplorasi pemaknaan teknis jual beli dalam konteks ajaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep jual beli dalam hadis tidak hanya berfokus pada aspek transaksi material, tetapi juga mencakup dimensi etika dan spiritual, yang mendasari praktik ekonomi yang adil dan menghindari unsur riba, gharar (ketidakpastian), dan maisir (spekulasi). Kajian ini juga mengungkap bahwa prinsip-prinsip tersebut memiliki relevansi penting dalam penerapan hukum ekonomi Islam kontemporer dan dapat menjadi landasan bagi pengembangan etika bisnis yang berlandaskan pada nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menguatkan pemahaman hukum dan etika ekonomi Islam yang bersumber dari hadis.
Pemaknaan Hadis Mengenai Riba Dalam Perspektif Hukum Islam : Kunci Membangun Ekonomi Yang Adil Dan Berkelanjutan Wulandari, Devy; Ilham, Muhammad; Sakka, Abdul Rahman
Jurnal El-Thawalib Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/el-thawalib.v6i1.14405

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membahas struktur hadis dalam hadis. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif melalui studi pustaka dengan menerapkan analisis isi. Pembahasan penelitian ini meliputi struktur hadis sperti sanad matn. Artikel ini ingin membahas tujuan dari pelarangan riba dalam perspektif hadis. Tidak diragukan lagi, istilah riba sebenarnya dilarang dalam semua agama samawi, baik Yahudi, Kristen maupun Islam. Di dalam Al-Qur'an sendiri, pelarangan riba memiliki empat ayat yang ditemukan pada empat surat berbeda, di mana riba jelas-jelas dikutuk dan dilarang, bahkan riba dinyatakan pula sebagai dosa yang sangat serius. Dengan menggunakan studi literatur, artikel ini ingin menggali dan mendalami beberapa hadis tentang larangan riba dan dampaknya di masyarakat. Dikatakan bahwa riba adalah dosa dalam Islam, karena mengarah pada kehancuran, sedangkan sedekah mengarah kepada pertumbuhan. Oleh karena itu, penghapusan riba sebenarnya bertujuan untuk memajukan sistem ekonomi yang merahmati, lebih berkeadilan, hubungan sosial yang lebih berimbang serta nilai-nilai etika yang sejalan dengan ajaran Islam. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sanad yang di riwayatkan dari abu huroiroh bersambung hal ini di buktikan dengan Abu Kuraib Wawasil bin Abdul ‘Abul A’la, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Ibn Fudail, dari bapaknya, dari Ibn Abi Nu’man, dari Abu Hurairah, Rasulullah saw.
Co-Authors A. Mappe, Santy Arbi A. Mappe AA Sudharmawan, AA Abdillah Abdul Chadjib Halik Abdul Mannang Abdul Rahim Abdul Salam Abdul Salam Ahmad Arief Ahmad Ridha Jafar Al-Ayyubi, Muh. Salahuddin alamsyah Alang, Agung Zulkarnain Alisa, Nur Alisa Amrah Kasim Andi Abdul Hamzah Andi Eliyah Humairah Andi Fadhil Andi Aderus Andi Firmansyah Andi Iting Andi Magvirah Andi Magvirah Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Sitti Emeralda Ria Andi Susilawaty Andi Tenripadang, Andi Andi Tenritappu Arif, Zumiati Arnadi Artati Angraeni putri Asiah, Nur Asiah Aslan Aslan Aslan Aswar Aswar Aswar Aswar Bahrah, Mena Bariek Ramdhani Pababbari Baso Pallawagau Darman Manda Manda Darnely Djafri, Muh. Taufan Djufri, Andi Takdir Dwi Rezki Wahyuni Erty Rospyana Rufaida Erwin Hafid Erwin Halid Fatmal, Abd. Bashir fatmal, abdbashir FIRMANSYAH, ANDI Fransiska Gobe Hadi Daeng Mapuna Haeruddin Hamdi, Ahmad Fuad Hamzah Hasan hasnia HERI TAHIR Hifza Hikmawati Sultani Husyin Saputra Ilham, Rizky Amaliyah R. Indah, Sukma Iqbal Arifin Ismail , La Ode Ahmad Ismail Ahmad , La Ode Ismail, La Ode Ismail, Laode J, Jumarni Jasmin, Suriah Pebriyani Junaedi Hasyim Khaerana, BS Titi La Ode Ismail Ahmad La Ode Ismail Ahmad La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail laman, ilham Laode Ismail Latifatul Qulub M. Fadli Ma'ruf, Muh. Azhar Masruraini Mirwan, Mirwan Mohammad Syafa'ad Mohammad Syafa'ad Mosibah, Risna Mudzakkir, Ahmad Muh Haslam Hafid Muh Tabran Muh Tabran Muh. Yunan Putra Muhammad Achyar Hamid MUHAMMAD ALI Muhammad Amin Sahib Muhammad Amin Sahib, Muhammad Amin Muhammad Ilham Muhammad Mukhtar. S Muhammad Nur Akbar Rasyid Muhammad Rusmin B Muhammad Taufan Djafri Muhammad Yahya Muhammadiyah Amin Muktashim Billah Mustafa Mustafa N, Nurmadia Najamuddin Marahamid Nur Atika Nur Taufiq Sanusi Nurfaika Ishak Nurul Annisa Nurul Aqidatul Izzah Nurul Pratiwi Nurwahida Nurwahida, Nurwahida Paramitha, Dyan Prades Ariato Silondae R, Risdahyanti Rahma, Rima Rahmawati Rahmawati Ramli Rahmi, Muthiah Rasna, Rasna Reski Eka Putri Reza Artanasia Risna Mosiba Rubi Awalia Rusdi, Muh Rusmin Abdul Rauf Safaruddin Safaruddin Safaruddin Safaruddin Safaruddin Salwia, Salwia Samsidar Jamaluddin Santy Arbi A. Mappe A. Mappe Saprin Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah Satrianegara, M. Faiz Selmi, Selmi Setiawan, Ahmad Siddiq Sholahuddin Silondae, Prades Ariato Siti Aisyah Siti Aisyah Sitti Aisyah Kara Sitti Asiqah Usman Ali Sofyan, Idha Fadhilah Sri Ayu Andari Putri Alwaris St. Aisyah Kara St. Maemunah Subehan Khalik Sudarmi Sudarmi Sudirman Sudirman M Sulastryani, Sulastryani Sunarsi, Sunarsi Syahruddin Usman Syandri Syandri Syaridawati Syukri Syukri Taufik R Talalu Taufiq Trisno Wardy Putra Ulfiatussaliha Ummu Nurul Fitri Wahid, Sahid WAHYU MEIDIYANSYAH, WAHYU Wakia, Nurul Wiwik Permatasari Wulan Febriyanti Putri Suyanto Wulandari, Devy Yasir Arafat Zikriadi Zulfahmi Zulfahmi Alwi