p-Index From 2021 - 2026
11.959
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Ulum Jurnal Dakwah Tabligh Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum Jurnal Diskursus Islam Shaut Al-'Arabiyah Inspiratif Pendidikan Jurnal Adabiyah Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Phinisi Integration Review SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Journal of Health Science and Prevention Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis Al-Azhar Islamic Law Review Al-Azhar Journal of Islamic Economics Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Syaksia : Jurnal Hukum Perdata Islam Adz Dzahab : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Jurnal Andi Djemma I Jurnal Pendidikan Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa Action Research Literate (ARL) Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Ad-Dariyah Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam QOF: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal El-Thawalib Jurnal Panrita El-Maqra' : Tafsir, Hadis dan Teologi el-Sunnah: Jurnal Kajian Hadis dan Integrasi Ilmu Golden Ratio of Data in Summary Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir Al-Aqwam: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Madani: Multidisciplinary Scientific Journal HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies Indonesia Journal Of Zakat and Waqf JAWAMIUL KALIM: Jurnal Kajian Hadis Welfare State Jurnal Hukum Hikmatuna Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Al-Muhith : Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum) Jurnal Intelek Insan Cendikia The Journal Of Socio Legal and Islam Law Journal of Social and Scientific Education Multidisciplinary Indonesian Center Journal Al-Risalah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Jurnal Cendekia Ilmiah Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Pappaseng: International Journal of Islamic Literacy and Society Jurnal To Ciung : Jurnal Ilmu Hukum Pledoi Law Jurnal Jurnal El-Thawalib At-Takwin: Journal of Islamic Education Studies EDULEC
Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Etimologi dan Terminologi Jual Beli dalam Hadis: Implikasi Terhadap Hukum dan Etika Ekonomi Islam Selmi, Selmi; Ilham, Rizky Amaliyah R.; Sakka, Abdul Rahman
Jurnal El-Thawalib Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/el-thawalib.v5i2.14393

Abstract

Konsep jual beli dalam hadis melalui pendekatan etimologis dan terminologis guna memperkaya pemahaman tentang prinsip-prinsip ekonomi Islam. Studi ini mengidentifikasi dan menganalisis kata-kata kunci terkait jual beli yang terdapat dalam hadis, serta mengupas makna asli dan konteks penggunaannya dalam bahasa Arab klasik. Pendekatan etimologis berfungsi untuk menelusuri asal-usul kata dan maknanya, sementara pendekatan terminologis mengeksplorasi pemaknaan teknis jual beli dalam konteks ajaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep jual beli dalam hadis tidak hanya berfokus pada aspek transaksi material, tetapi juga mencakup dimensi etika dan spiritual, yang mendasari praktik ekonomi yang adil dan menghindari unsur riba, gharar (ketidakpastian), dan maisir (spekulasi). Kajian ini juga mengungkap bahwa prinsip-prinsip tersebut memiliki relevansi penting dalam penerapan hukum ekonomi Islam kontemporer dan dapat menjadi landasan bagi pengembangan etika bisnis yang berlandaskan pada nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menguatkan pemahaman hukum dan etika ekonomi Islam yang bersumber dari hadis.
Pemaknaan Hadis Mengenai Riba Dalam Perspektif Hukum Islam : Kunci Membangun Ekonomi Yang Adil Dan Berkelanjutan Wulandari, Devy; Ilham, Muhammad; Sakka, Abdul Rahman
Jurnal El-Thawalib Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/el-thawalib.v6i1.14405

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membahas struktur hadis dalam hadis. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif melalui studi pustaka dengan menerapkan analisis isi. Pembahasan penelitian ini meliputi struktur hadis sperti sanad matn. Artikel ini ingin membahas tujuan dari pelarangan riba dalam perspektif hadis. Tidak diragukan lagi, istilah riba sebenarnya dilarang dalam semua agama samawi, baik Yahudi, Kristen maupun Islam. Di dalam Al-Qur'an sendiri, pelarangan riba memiliki empat ayat yang ditemukan pada empat surat berbeda, di mana riba jelas-jelas dikutuk dan dilarang, bahkan riba dinyatakan pula sebagai dosa yang sangat serius. Dengan menggunakan studi literatur, artikel ini ingin menggali dan mendalami beberapa hadis tentang larangan riba dan dampaknya di masyarakat. Dikatakan bahwa riba adalah dosa dalam Islam, karena mengarah pada kehancuran, sedangkan sedekah mengarah kepada pertumbuhan. Oleh karena itu, penghapusan riba sebenarnya bertujuan untuk memajukan sistem ekonomi yang merahmati, lebih berkeadilan, hubungan sosial yang lebih berimbang serta nilai-nilai etika yang sejalan dengan ajaran Islam. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sanad yang di riwayatkan dari abu huroiroh bersambung hal ini di buktikan dengan Abu Kuraib Wawasil bin Abdul ‘Abul A’la, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Ibn Fudail, dari bapaknya, dari Ibn Abi Nu’man, dari Abu Hurairah, Rasulullah saw.
Educational Values In The Waqf Of The Prophet's Companions and Its Implications For Indonesian Muslim Society (A Review Of The Waqf Hadiths Of Umar Bin Khattab, Utsman Bin Affan, and Abu Thalhah Al-Anshari) Putra, Trisno Wardy; Alwi, Zulfahmi; Sakka, Abdul Rahman
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 6 No. 2 (2024): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v6i2.5083

Abstract

This research aims to add to the scientific treasure by emulating the waqf of the Prophet's companions and its implications for Muslim society in Indonesia. This method uses a qualitative approach with literature study as the main source of research. This research is specific in studying hadiths related to the waqf of Umar bin Khattab, Ustman bin Affan and Abu Talhah Al-Anshari. The results of the study explain some educational values that can be taken in developing the concept of waqf-based education, including competing in goodness, ta'awun in helping others, wealth as a means of charity jariyah, waqf with the best assets and the role of waqf that is growing and sustainable.
Review of Gold Trading Practices on Credit (non-Cash) Based on Hadith Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah; Alwi, Zulfahmi; Sakka, Abdul Rahman; Al-Ayyubi, Muh. Salahuddin
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 6 No. 3 (2024): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v6i3.5251

Abstract

Buying and selling gold on credit has become an increasingly popular trend in the Islamic finance industry in various countries, including Indonesia. This practice has caused debate among scholars and practitioners of Islamic finance due to its complexity involving multi-contracts and potential conflict with traditional Sharia principles regarding gold transactions. On the one hand, buying and selling gold on credit is seen as an innovation that allows wider access for the public to invest in gold. On the other hand, there are concerns that this practice could lead to riba or gharar (uncertainty) which is prohibited in Islam. This study aims to: (1) detect contracts in the sale and purchase of gold on credit, including aspects of the ability to practice hybrid contracts, and (2) examine opinions on buying and selling gold on credit, including tracing the hadiths that are used as the basis for buying and selling gold in installments or on credit. The method used in this study is a literature study with data obtained from books, journal articles, DSN-MUI fatwas, and the web sunnah.com. The results of the study show that: (1) The practice of hybrid contract in buying and selling gold on credit is allowed as long as it is in accordance with Sharia principles, by using murabahah, qard, and ijarah contracts. (2) Buying and selling gold in installments or credit may be carried out if gold is not an official medium of exchange and has shifted its function to jewelry and investment instruments.
Prewedding in the Perspective of Islamic Law Mohammad Syafa'ad; La Ode Ismail Ahmad; Abdul Rahman Sakka
Socio Legal and Islamic Law Vol 2 No 1 (2023): The Journal of Socio-Legal and Islamic law
Publisher : Faculty of Law, Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In terms of meaning, a man is prohibited from being alone with a woman who is not his mahram and a woman is prohibited from traveling except with her mahram, because if she does not go with her mahram there is fear that slander or bad things will happen to the woman. However, if there is a need to leave the house, it is permissible to leave the house on condition that you maintain personal purity and maintain a sense of shame. Contextualization of the hadith prohibiting seclusion in taking pre-wedding photos, namely the hadith prohibiting seclusion is one of the hadiths that is relevant to the cultural phenomenon of pre-wedding photos. Ikhtilat, kasyful aurat, touching with the opposite sex, tabarruj and khalwat are behaviors that violate Islamic law which usually occur during pre-wedding photos. Keywords: first keyword, second keyword, third keyword
Study of Environmental Preservation Law From an Islamic Legal Perspective Firmansyah, Andi; La Ode Ismail Ahmad; Abdul Rahman Sakka
Socio Legal and Islamic Law Vol 3 No 1 (2024): The Journal of Socio-Legal and Islamic law
Publisher : Faculty of Law, Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jssl.v3i1.23449

Abstract

Environmental preservation is becoming an increasingly urgent issue amidst global challenges posed by ecosystem degradation, pollution and climate change. In the context of Indonesia, where the majority of the population is Muslim, it is important to explore the role of Islamic law in supporting environmental conservation efforts. Islamic law, as a comprehensive legal system, not only regulates ritual and social aspects, but also provides moral and ethical guidelines related to nature conservation and ecosystem balance.This research aims to examine the principles of Islamic law that are relevant to environmental conservation and explore the potential for their application in the context of legal regulations in Indonesia. Through a qualitative approach and literature study methods, this research identifies teachings in the Al-Qur'an and Hadith which emphasize human responsibility as caliphs on earth, including the obligation to protect and preserve nature.The results of the study show that Islamic law has great potential to provide a strong ethical foundation for environmental conservation. Principles such as balance (mizan), prohibition of causing damage (fasad), and responsibility as caliph on earth can be used as a basis for formulating environmental policies and legal regulations. This research concludes that the integration of Islamic values ​​in environmental law can strengthen environmental conservation efforts in Indonesia, creating a legal framework that is not only oriented towards short-term interests but also towards long-term sustainability and balance of the ecosystem. Keywords: Islamic law, environmental conservation, environmental law
SISTEM PEMERINTAHAN DI DESA MAJANNANG KECAMATAN PARIGI KABUPATEN GOWA Artati Angraeni putri; Tenripadang, Andi; Sakka, Abdul Rahman
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 4 No 2 (2023): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the government system applied in Majananng Village, Parigi District, Gowa Regency. The type of research used is qualitative research with normative juridical and normative theological approaches. The results of this study show that the government system currently implemented in Majannang Village still refers to the system regulated in Law Number 6 of 2014 concerning Villages, both in the process of selecting village heads, authority, finance, and the formation of village regulations, including village government administration tools, such as village heads, village officials, village consultative bodies, and village community institutions. In practice, Majannang Village is still held democratically by involving the community in every decision-making, either directly or through representatives. so that in principle, the Majannang Village government system is no different from the village government system in general.
Prosesi Implementasi Pesta Adat Marimpa Salo Di Desa Bua Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai Indah, Sukma; Rahman A. Sakka, Abdul
Action Research Literate Vol. 5 No. 2 (2021): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.852 KB) | DOI: 10.46799/arl.v5i2.89

Abstract

Tradisi merupakan kebiasaan atau sesuatu yang dilakukan berulang kali dari generasi ke generasi dari nenek moyang yang dijalankan, diyakini oleh masyarakat dan diletarikan sampai sekarang.  Dan terdapat nilai didalamnya, pola kelakuan, norma sosial dan adat kebiasaan lainnya yang teruwujud dari banyak aspek kehidupan. Dalam tradisi memperlihatkan bagaimana manusia berperilaku dan berhubungan antara manusia dengan manusia lainnya, bagaimana manusia bertindak terhadap lingkungan dan alam sekitarnya. Begitu juga di Kabupaten Sinjai yang memiliki begitu banyak aneka ragam tradisi dan budaya sebagaimana yang dilaksanakan di Desa Buah Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai. Masyarakat di desa tersebut memiliki sebuah tradisi atau adat yang masih terus dilestarikan dan dilaksanakan setiap tahunnya secara meriah yang disebut Tradisi Marimpa Salo. Masyarakat menggelar pesta adat ini setiap sekali setahun. Perayaan pesta adat ini yang diwujudkan dalam bentuk penangkapan ikan dari hulu hingga kemuara sungai. Dengan wujud pelaksanaan itulah, Maka penulis terdorong untuk melakukan penelitian tengtang Adat Marimpa Salo di desa Bua Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai. Tujuan penelitian ini untuk memahami makna Adat marimpa salo, mendeskripsikan prosesi pelaksanaan Tradisi Marimpa Salo dan Nilai-nilai yang terdapat dalam pelaksanaan tradisi Marimpa Salo
Larangan Hakim Menangani Perkara Dalam Keadaan Marah Bariek Ramdhani Pababbari; Laode Ismail; Abdul Rahman Sakka
Pledoi Law Jurnal Vol. 2 No. 01 (2024): Pledoi Law Jurnal
Publisher : Pledoi Law Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: A judge becomes very vulnerable to various irregularities, whether done intentionally, for example deciding someone is guilty and then being justified only because he gave money to the judge or done accidentally, for example deciding someone who is innocent because the evidence shows that. Everything will be held accountable before Allah SWT. For this reason, the position of judge receives special attention, among other things in positive law, this can be seen from the existence of basic judicial laws which specifically regulate judicial procedures, including the position of judge. Not only in positive law in Islamic law, the position of judge also receives special attention, with verses from the Koran discussing the position of judge even long before positive law regulates it. A judge is someone who exercises judicial power as regulated by law, someone who decides a case fairly based on evidence and his own beliefs. In exercising judicial power, judges are faced with various things that can influence theirdecisions later. Thus, the position of judge is very important because deciding a case is not an easy thing. He must be very careful in imposing punishment on the guilty because the guilty are sometimes justified. ABSTRAK: Seorang hakim menjadi sangat rentan akan berbagai penyimpangan akan berbagai penyimpangan baik yang dilakukan secara sengaja misalnya memutus seseorang yang bersalah kemudian dibenarkan hanya karena memberikan uang kepada hakim tersebut ataupun yang dilakukannya secara tidak sengaja misalnya memutus seseorang yang tidak bersalah karena bukti-bukti yang menunjukan demikian. Segala sesuatunya akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT. Oleh sebab itu jabatan hakim mendapat perhatian khusus, antara lain dalam hukum positif terlihat dengan adanya undang- undang pokok kehakiman yang secara khusus mengatur tata cara peradilan termasuk jabatan hakim. Tak hanya dalam hukum positif dalam hukum Islam pun jabatan hakim mendapat perhatian khusus dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas tentang jabatan hakim ini bahkan jauh sebelum hukum positif mengaturnya. Hakim adalah seseorang yang melakukan kekuasaan kehakiman yang diatur menurut undangundang, seseorang yang memutus suatu perkara secara adil berdasar atas bukti-bukti dan keyakinan yang ada pada dirinya sendiri. Dalam melakukan kekuasaan kehakiman hakim dihadapkan dengan berbagai hal yang dapat mempengaruhi putusannya nanti. Dengan demikian jabatan hakim ini menjadi sangat penting karena memutus suatu perkara bukanlah hal mudah. Ia harus sangat berhati-hati menjatuhkan hukuman kepada yang bersalah sebab yang bersalah kadang-kadang dibenarkan.
Kajian Kritik Sanad Atas Hadis Sepuluh Fitrah dalam Shahih Muslim: Sebuah Perspektif Metodologis Setiawan, Ahmad Siddiq; Taufiq; Abdul Rahman Sakka
Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam Vol. 6 No. 3 (2025): Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the quality of the chain of narrators (isnad) in Sahih Muslim by conducting an isnad critique on the hadith about the ten natural dispositions (fitrah) of human beings. The research method used in this paper is library research, which involves utilizing books as sources for data collection, as well as applying the method of takhrij al-hadith to trace the hadith. The findings and discussion in this study reveal that one narrator in Muslim’s transmission chain was identified as having memory issues. However, the narrator's weak memory does not affect their integrity in transmitting the hadith. Based on the research conducted, the author concludes that the isnad of the hadith narrated by Muslim regarding the ten natural dispositions of human beings is classified as ḥasan li gairihi (good due to corroborating evidence). This study recommends that academics further develop isnad critique research on narrations in Sahih Muslim.
Co-Authors A. Mappe, Santy Arbi A. Mappe AA Sudharmawan, AA Abdillah Abdul Chadjib Halik Abdul Mannang Abdul Rahim Abdul Salam Ahmad Arief Al-Ayyubi, Muh. Salahuddin alamsyah Alang, Agung Zulkarnain Alisa, Nur Alisa Amrah Kasim Andi Eliyah Humairah Andi Fadhil Andi Aderus Andi Magvirah Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Sitti Emeralda Ria Andi Susilawaty Andi Tenripadang, Andi Andi Tenritappu Arif, Zumiati Arnadi Artati Angraeni putri Asiah, Nur Asiah Aslan Aslan Aslan Aswar Aswar Bahrah, Mena Bariek Ramdhani Pababbari Baso Pallawagau Bilqalam, Khaerul Darman Manda Manda Darnely Djafri, Muh. Taufan Djufri, Andi Takdir Erty Rospyana Rufaida Erwin Hafid Erwin Halid Fatmal, Abd. Bashir fatmal, abdbashir FIRMANSYAH, ANDI Fransiska Gobe Hadi Daeng Mapuna Haeruddin Hamdi, Ahmad Fuad Hamzah Hasan hasnia HERI TAHIR Hifza Hikmawati Sultani Husyin Saputra Ilham, Rizky Amaliyah R. Indah, Sukma Iqbal Arifin Ismail , La Ode Ahmad Ismail Ahmad , La Ode Ismail, La Ode Ismail, Laode Iting, Andi J, Jumarni Jasmin, Suriah Pebriyani Junaedi Hasyim Khaerana, BS Titi La Ode Ismail Ahmad La Ode Ismail Ahmad La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail laman, ilham Laode Ismail Latifatul Qulub M. Fadli Ma'ruf, Muh. Azhar Majid, Sulastryani Masruraini Mirwan, Mirwan Mohammad Syafa'ad Mosibah, Risna Mudzakkir, Ahmad Muh Tabran Muh. Yunan Putra MUHAMMAD ALI Muhammad Amin Sahib Muhammad Amin Sahib, Muhammad Amin Muhammad Ilham Muhammad Nur Akbar Rasyid Muhammad Rusmin B Muhammad Taufan Djafri Muhammad Yahya Muhammadiyah Amin Muktashim Billah N, Nurmadia Najamuddin Marahamid Nur Atika Nur Taufiq Sanusi Nurfaika Ishak Nurul Annisa Nurul Aqidatul Izzah Nurul Pratiwi Nurwahida Nurwahida, Nurwahida Paramitha, Dyan Prades Ariato Silondae R, Risdahyanti Rahma, Rima Rahmawati Rahmawati Ramli Rahmi, Muthiah Rasna, Rasna Risna Mosiba Rubi Awalia Rusdi, Muh Rusmin Abdul Rauf Safaruddin Safaruddin Safaruddin Salwia, Salwia Samsidar Jamaluddin Santy Arbi A. Mappe A. Mappe Saprin Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah Satrianegara, M. Faiz Selmi, Selmi Setiawan, Ahmad Siddiq Sholahuddin Silondae, Prades Ariato Siti Aisyah Siti Aisyah Sitti Aisyah Kara Sitti Asiqah Usman Ali Sofyan, Idha Fadhilah Sri Ayu Andari Putri Alwaris St. Aisyah Kara St. Maemunah Subehan Khalik Sudarmi Sudarmi Sudirman M Sulastryani Majid Sunarsi, Sunarsi Syahruddin Usman Syandri Syandri Syaridawati Syukri Syukri Taufik R Talalu Taufiq Trisno Wardy Putra Ulfiatussaliha Ummu Nurul Fitri Wahid, Sahid WAHYU MEIDIYANSYAH, WAHYU Wakia, Nurul Wiwik Permatasari Wulan Febriyanti Putri Suyanto Wulandari, Devy Yasir Arafat Zikriadi Zulfahmi Zulfahmi Alwi