Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS XV KECAMATAN BULELENG Dsk. Pt. Parmiti, L. R. Wijayanti, L Pt. Putrini Mahadewi,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1255

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Heuristik Vee dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 . Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 3 Kalibukbuk yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV SD No. 4 Kalibukbuk yang berjumlah 30 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk obyektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh thitung sebesar 5,35. Sedangkan, ttabel dengan taraf signifikansi 5% adalah 2,00. Hal ini berarti, (thitung > ttabel), sehingga H0 ditolak atau H­1 diterima. Dengan demikian, dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 19,20 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 13,10, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Heuristik Vee berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD No. 3 Kalibukbuk Kecamatan Buleleng.   Kata-kata kunci: Heuristik Vee, Hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Ari Wariani; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar dengan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar di kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng yang banyaknya 202 orang siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD N 5 Banyuning dan SD N 2 Banyuning yang berjumlah 77 orang siswa. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes obyektif bentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar dengan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar (thitung lebih besar dari ttabel) dengan db = 75 dan taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti, terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA yang signifikan pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : snowball throwing, gambar dan hasil belajar This research aims to know the difference that significant of the result in science learning between the students who are taught through the Snowball Throwing learning model using media picture with the students are not taught through the Snowball Throwing learning model using media picture. In Elementary School of grade V (five), group I, Buleleng Subdistrict. The population of this research is students in Elementary School of grade V (five), group I, Buleleng Subdistrict are 202 students. The sample of the research is the students of grade V SD N 5 Banyuning and SD N 2 Banyuning which amounted to 77 students. Data on science learning outcomes were collected by instruments in the form of regular multiple choice test. The data of the results of science learning are collected with the instrument of multiple choice test. The data are analyzed using the t-test. The result of the research shows that there are the significant difference of sciene learning between the students that are taught through the Snowball Throwing learning model using media picture with the students are not taught through the snowball throwing learning model using media picture (tcount is greater than ttable) with db = 75 and the standard significant = 5%. This means that there is an influence of cooperative learning model of Snowball Throwing learning model using media picture on significant learning outcomes of IPA in grade V of elementary school in Gugus I Buleleng Subdistrict, Buleleng Regency.keyword : snowball throwing, picture, and the result of the study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Komang Dina Yanti; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 136. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 2 Pemaron yang berjumlah 24 orang dan siswa kelas IV SD N 3 Tukadmungga yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil yaitu terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 20,58 dan ttabel = 2,021, sehingga thitung > ttabel). Berdasarkan paparan diatas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : NHT, hasil belajar IPA This research aimed to know the differences of science learning outcomes between students who are follows the type of cooperative larning model Numbered Head Together (NHT) with the students who are follows conventional learning model in the fourth grade students of XIV cluster, Buleleng subdistrict. This research is an quasi experiment using non-equivalent post-test only control group design. The population in this research are all the fourth grade students of XIV cluster, Buleleng district, Buleleng regency academic year 2015/2016 which are consis of 136. Sample of this research are the fourth SD N 2 Pemaron which are amounts of 24 students and the foruth SD N 3 Tukadmungga which are amounts of 21 students. The data of students science learning outcomes are collected using objective test. The data which are collected analyzed using descriptive statistic analysis and inferensial statistic (t-test). Based on data analysis, the researcher finds significant differen ces of science learning outcomes between the students who are follows the type of cooperative larning model Numbered Head Together (NHT) with the students who are follows conventional learning (tcount = 20,58 and ttabel = 2,021, with the result that tcount> ttabel). Based on the result of the analysis above, it can be concluded that the type of cooperative larning model Numbered Head Together(NHT) effect on students science learning outcomes of grade fourth in XIV cluster Buleleng subdistric.keyword : NHT, Science learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW 1 DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V Dsk. Pt. Parmiti, I Gd. Juniarta, I Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1560

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA setelah penerapan model pembelajaran koopratif tipe Jigsaw 1 dengan menggunakan alat peraga pada siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani. 2011/2012.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan, subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani yang berjumlah 28 orang. Waktu pelaksanaan pada semester II (dua) Tahun Ajaran 2011/2012. Penelitian ini berlangsung pada II siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisis dengan metode diskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 63,25 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 60,71%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa yang diperoleh adalah 77,36 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 92,86%.hasil tersebut menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw 1 dengan menggunakan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Tahun pelajaran 2011/2012.Kata-kata kunci : Pembelajaran Kooperatif, Tipe Jigsaw 1 , Alat Peraga, Hasil BelajarIPA.AbstractThis research aims at knowing the improvement of the studens? study esults on science lesson be implementingcooperative jigsaw I bearning model by using media toward the fifth gradee students of SD N 3 Sukawana kintamani district in the academisyear of 2011/2012.This research is action research. The subjects of the research were students of the fifth grade of SD N 3 Sukawana of Kintamani District. The were 28 students all together. The research was conducted in the second semester in academic year of 2011/2012. This research cansisted of 2 cycles. The method of collecting the data was observation and tes of study result. Futher more, the data was analyzed byusing descriptive qualitative method. The mean score of the students in cycle I are 63,25 and the precentage of the result was 60,71%. In the second cycle,the mean of the students secore was 77,36 with 9,86% student gol the mean score. The result shown that the implementation of cooperative jigsaw I learning model through media could improve the result of study of science for the fifth grade students of SD N 3 Sukawana Kintamani District in the academic year of 011/2012Key words: cooperative Jigsaw I learning model, media, the science study result 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CTL BERBASIS BUDAYA BALI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SUKAWANA ., I Kadek Nadiartana; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2448

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep dalam mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten bangli. Prosedur penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain post-test only with non equivalent control group design. Popupasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Sukawana Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 49 orang. Teknik pengambilan sampel adalah teknik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data pemahaman konsep siswa diperoleh dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep dalam mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini dibuktikan dengan Rata-rata skor pemahaman konsep siswa kelompok eksperimen adalah 31,1 berada pada kategori tinggi sedangkan skor pemahaman konsep siswa kelompok kontrol adalah 24,8 berada pada kategori sedang dengan nilai thitung sebesar 3,215 dan ttab = 2,021 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : CTL, budaya Bali, pemahaman konsep Abstract The research aims to determine differences in understanding of concepts in science among the group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture and the group of students who learned with conventional learning models in class V student of the school year 2013/2014 in the SD group Sukawana district of Kintamani Bangli regency. The research procedure is quasi-experimental studies and using post-test only design with non-equivalent control group design. Popupasi this study were all fifth grade students of elementary schools in the district of Kintamani Sukawana Cluster Academic Year 2012/2013. The sample used in this study amounted to 49 people. Sampling technique is random sampling technique, but the class was randomly assigned. Data obtained with students' understanding of the concept of using extended multiple choice test. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The analysis showed that there were differences in understanding concepts in science among the group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture and the group of students who learned with conventional learning models. This is evidenced by the average score of the experimental group students' understanding of concepts was 31.1 at the high category while scores of understanding the concept of the control group was 24.8 students in middle category with tcount ttab = 3,215 and then 2,021 t greater than ttab. Based on these results it can be said that a group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture is better than the group of students who learned with conventional learning models. keyword : CTL, Balinese culture, understanding concepts
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR ., Ni Wayan Januk Parwati; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 148 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Culik dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Culik. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 23,81 berada pada kategori sangat tinggi, (2) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 16,65 berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 6,31 > ttabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model make a match, hasil belajar This research aims to (1) describe the science learning outcomes group of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media, (2) describe the science learning outcomes group of students that learned with conventional learning model, (3) determine differences in science learning outcomes among the group of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media and groups of students that learned with conventional learning models to students fourth grade in cluster IV Abang district Karangasem regency in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental with non-equivalent posttest only control group design. The population was all students in fourth grade in cluster IV Abang district Karangasem regency in the school year 2015/2016, amounting to 148 students. Sample that taken by sampling random technique. The research sample that fourth grade students of SD Negeri 2 Culik and fourth grade students of SD Negeri 3 Culik. Science learning outcome data were collected using an objective test of multiple choice form. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that (1) the average score of science learning outcomes experimental group was 23.81 are at very high category, (2) the average score of science learning outcomes control group was 16.65 in middle category, (3) results of t-test analysis, obtained tcount is bigger than ttable (tcount=6,31>ttable=2,021) this means that there are significant differences between the science learning outcomes of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media and groups of students that learned with conventional learning model.keyword : model make a match, learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS VII KECAMATAN SUKASADA ., Putu Deni Lesmana; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses sains dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus VII Kecamatan Sukasada. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V semester ganjil di Gugus VII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 148 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 2 Selat yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas V SD No. 3 Selat yang berjumlah 35 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan keterampilan proses sains dengan yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil uji–t diperoleh thitung = 6,60 dan ttabel (db =68 pada taraf signifikansi 5%) = 1,980. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sedangkan hasil perhitungan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan pendekatan keterampilan proses sains adalah 21,40 lebih besar dibandingkan dengan yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,14, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan keterampilan proses sains berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus VII Kecamatan Sukasada. Kata Kunci : pendekatan keterampilan proses, hasil belajar IPA This research has purpose to know the differences of the science study result between students who join learning through science skills approach with students who join learning through conventional method in 5th grade student 2013/2014 at cluster number 7 Sukasada subdistrict. The type of this research is apparent experiment research. The population of this research is 5th grade student in uneven semester at cluster number 7 Sukasada subdistrict 2013/2014 which is 148 people. The sample of this research is 5th grade student of elementary school number 2 Selat which is 35 people and 5th grade student of elementary school number 3 Selat which is 35 people. The data of the study result is collected by multiple choice test. The data is analyzed by descriptive statistic analysis and inferential analysis (t- test). The result of this research indicates that there is the differencebetween students who join learning through science skills approach with students who join learning through conventional method. It is seen from the result of t-test, while the average of science which teach through science skills approach is 21,40 more than the result of science study learning through conventional method which is 14,14, then, it can be concluded that the science skills approach influences to the result of science study in 5th grade 2013/2014 at cluster number 7 Sukasada cluster.keyword : approach process skills, learning outcomes IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V ., Komang Tariani; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3114

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) deskripsi pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan (3) perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh SD kelas V di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2013/2014, dengan jumlah populasi 206 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling melalui teknik undian, tetapi yang diundi adalah kelas. Dari hasil undian, diperoleh kelas V dari SD N 5 Bungkulan dan SD N 6 Bungkulan sebagai sampel penelitian. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) pemahaman konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional cenderung rendah dengan rata-rata skor = 11, (2) pemahaman konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing cenderung tinggi dengan rata-rata skor = 32,08, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (thitung = 16,20 > ttabel = 2,00). Hal ini berarti model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam pemahaman konsep IPA di kelas V SD. Kata Kunci : Kata kunci: inkuiri terbimbing, pemahaman konsep, IPA. Abstract This present research was aimed to know: (1) the description of students’ Sains Concept comprehension who were taught by Conventional Learning Model, (2) the description of students’ Sains Concept comprehension who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model, (3) the significant different between students who were by Conventional Learning Model and students who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model. The research design for this research was quasi-experimental research with post-test only control group design. The research population was all fifth grade students in Cluster IV Sawan district in Academic Year 2013/2014, which consisted of 206 students. The sample was taken by using random sampling design through class lottery. The sampling result was fifth grade students of SD N 5 Bungkulan and fifth grade students of SD N 6 Bungkulan became the sample of this research. The instrument used for collecting data was Sains Comprehension Test. The obtained data was analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The results of this research were: (1) Students’ Sains Concept Comprehension who were taught by using conventional learning model tended to show low score with the score was 11, (2) Students’ Sains Concept Comprehension who were taugh by using Inkuiri Terbimbing learning model tended to show high score with the score was 32.08, and (3) there was a significant different between who were by Conventional Learning Model and students who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model (tscore = 16.20 > ttable = 2.00). It indicated that Inkuiri Terbimbing Learning Model was better than Conventional Learning Model for Fifth Grade Students’ Sains Concept Comprehension of Eelementary School.keyword : Key words: Inkuiri Terbimbing, conceptual comprehension, Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PKn PADA SISWA KELAS IV SD ., Ni Kadek Dwi Sariani; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Value Clarification Technique (VCT) terhadap sikap sosial dan hasil belajar mata pelajaran PKn. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus III Tambora Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik grup random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji MANOVA (Multivariate Analysis of Varians). Sebanyak 42 siswa kelas IV SD Negeri Gugus III Tambora Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana dipilih sebagai sampel. Pengumpulan data sikap sosial dalam bentuk koesioner dan hasil belajar PKn dalam bentuk tes pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan sikap sosial yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F=21,79;p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TEENIQUE (VCT) TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V ., I Dewa Made Arta Putra; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Value Clarification Teenique dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus XV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 231 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Anturan yang berjumlah 39 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 3 Kalibukbuk yang berjumlah 34 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t polled varians). Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh rata–rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 23,95, sedangkan dari rata–rata hasil belajar PKn kelompok kontrol yaitu 14,26. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung = 9,06 lebih besar daripada ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Value Clarification Teenique dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Value Clarification Teenique, hasil belajar This research aimed at knowing the differences of result in studying Pkn (civic) between students who were taught by using conventional technique and students who were taught by using value clarification technique. This was a quasi- experimental research. The design of this research was non-equivalent posy-test only control group design. The population of this research were all of students at the fifth grade in first semester of SD Cluster XV in Buleleng subdistrict in academic year 2013/2014 and were amounted 231 students. The sample of this research were 39 students of the fifth grade of SDN 1 Anturan as experimental group and 34 students of the fifth grade of SDN 3 Kalibukbuk as control group. Data of the result in studying civic were collected by using test instrument in form of subjective test. The collected data were analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic (t-test polled varians). Based on the result, it was gotten the mean of the result in studying civic for experimental group was 23.95, whereas the mean of control group was 14.26. from the result, it was gotten result of th = 9.06. it was bigger than tt (in significant level 5%) = 2.00, in conclusion, this result showed that there was significant difference on the result of studying civic between students who were taught by using value clarification technique and students who were taught by using conventional technique.keyword : Result of Study, Value Clarification Technique
Co-Authors . Jamilah ., Arifa Mardyastuti ., Cokorda Istri Mas Maharani ., Dayu Komang Widiaheni ., Desak Komang Setia Purnama Sari ., Desak Made Evha Sukma Wathi ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Drs. Wayan Tirka,M.Pd ., Gede Agus Subawa ., Gede Darmanta ., Gede Darmanta ., I Dewa Gede Wianjana Putra ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd. ., I Gede Agus Ari Andika ., I Gede Arnawa Riana ., I Gede Arnawa Riana ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I GEDE INDRA WIDIADA ., I Gusti Ayu Widya Tri Wahyunita ., I Komang Cahya Trianandika ., I Komang Kardiyasa ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Juni Antara ., I Putu Arie Indra Permana ., I Putu Mardika ., I Wayan Harimawan Rahmadi ., I Wayan Heri Sumayasa ., I Wayan Karma ., I Wayan Weda Gustana P ., Ida Ayu Istri Agung Ardyatmika ., Ida Ayu Kade Novia Puspita Dewi ., Inna Nur Khasanah ., Kadek Ayu Darmayanti ., Kadek Bisma Sudarmika ., Kadek Mita Irmayanti ., Kadek Somarasih ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Yuda Wibawa ., Ketut Prabawardani ., Komang Dina Yanti ., Komang Jumi Rianti ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Luh Eka Repita ., Luh Gede Dita Ernayanti ., Luh Putu Mina Kusuma Dewi ., Luh Putu Mina Kusuma Dewi ., Made Apri Praditya ., Made Sudiarsini ., Made Sutera Cahhya p ., Made Yogi Budi Astawa ., Muhammad Alfan Juniardi ., Ni Gusti Putu Wahyu Suryastuti ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Ari Wariani ., Ni Kadek Dwi Sariani ., Ni Kadek Somawati ., NI KADEK TANIA PERMATASARI ., Ni Luh Kadek Diah Puspitasari ., Ni Luh Putu Suaniasih ., Ni Made Ary Astuti ., Ni Made Dani Kusuma ., Ni Made Firma Janayanti ., Ni Made Lastri Karsiani Putri ., Ni Made Meita Purnama_mahasiswa Sari ., Ni Made Novia Pramawati ., Ni Made Sri Ayu Lestari ., Ni Made Srimaheni ., Ni Putu Devi Efriani ., Ni Putu Devi Efriani ., Ni Putu Leoni Susiliastana Dewi ., Ni Putu Yuli Artini ., Ni Wayan Anita Dewi ., Ni Wayan Januk Parwati ., Putu Ayu Widiari Suseni ., Putu Desy Santiani ., Rahmawati Utari Abas Oya Abdul Rofiq Adnyana, Made Agus Dwi Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, A. A. Gede Akbar, Zulfan Alexander Hamonangan Simamora Amalia, Titah Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Sugianthara Antara, I Gede Wahyu Suwela Antara, I Made Juni Antara, I Made Juni Apriliawan, Putu Andre Ardinata, Kadek Ariana, Anak Agung Gede Bagus Ariani, Komang Rina ariati, ketut juni Arina, Ni Komang Sri Asih Arista Dewi, Ni Putu Arista Dewi, Ni Putu Aritonang, Rido Arnawa, I Ketut Tunas Arnawa, I Ketut Tunas Arsita Novelia Artawan, I Putu Astawa, Made Yogi Budi Astawa, Made Yogi Budi Asti Riandini, Putu Vadia Basilius Redan Werang Budiartini, Ni Nyoman Crisiana, Ni Komang Winda Dear Ramos Damanik ., Dear Ramos Damanik Desak Made Parmika Desak Nyoman Rani Febi Widiastri Dewa Ayu Pamella . Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Ananda Kusuma . Dewa Putu Widiartana . Dewi , Ni Luh Putu Santika Dewi, Nia Satyawati Diana Sari, Ni Luh Sintya Didith Pramunditya Ambara Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Lestari, Hilmania Efiyanti, Ni Putu Efriani, Ni Putu Devi Efriani, Ni Putu Devi Enung Nurhayati Ermayani, Luh Febriyanti, Dinda Dwi Fredinan Yulianda G.A.P. Suprianti Gede Arif Ardina . Gede Elga Pranata ., Gede Elga Pranata Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Satya Narendra Arya ., Gede Satya Narendra Arya Gusti Dewi, Vera Rika Handayani, Komang Krisna Handayani, Komang Krisna Hendrayani, Nyoman Rusi I Dewa Gede Putra Widiarta I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Arta Putra . I Gde Wawan Sudatha I Gede Agus Suantara I Gede Astawan I Gede Kasih Widana I Gede Margunayasa I Gede Ratnaya I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari ., I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari I Gusti Agung Made Dana Putra I Gusti Ayu Agung Istri Dwi Yulianthi Kusuma I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Edi Yudiana I Kadek Nadiartana . I Kadek Oka Wira Satria . I Kadek Saputra I Kadek Suartama I Ketut Ardika . I Ketut Gading I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Candiasa I Made Citra Wibawa I Made Kembar I Made Suarjana I Made Sujana I Made Tegeh I Nengah Suba I Nyoman Jampel I Nyoman Wirya I Putu Aurora . I Putu Canda Yoga Pratama I Putu Giri Yuda Putra . I Putu Yogy Adi Pradipta . I Wayan Ardana I Wayan Ariawan . I Wayan Aryadhi ., I Wayan Aryadhi I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Misnawan I Wayan Widiana I Wayan Widnyana Ignatius I Wayan Suwatra Ismawati Jamilah . Jampel, I Noman Jampel, I Noman Jayadiningrat, Made Gautama Kade Ferry Apriyana ., Kade Ferry Apriyana Kadek Ardinata Kadek Ari Wibawa . Kadek Dwi Kusumawati . Kadek Edi Yudiana Kadek Mita Yuniari Kadek Rosdiantini Kadek Siska Wulandari Kadek Yudiana Kamandewi, Komang Ridja ketut juni ariati Ketut Pudjawan Ketut Suciani Ketut Suma Ketut Suprismayanti ., Ketut Suprismayanti Ketut Surya Manik Khasanah, Inna Nur Khasanah, Inna Nur Komang Rina Ariani Komang Tariani . Krismony, Ni Putu Aprilia Krisna Dewi, Kadek Putri Kusuma, I Gusti Ayu Agung Istri Dwi Yulianthi Lestariningsih, Mirawati Dina Luh Ayu Tirtayani Luh Ermayani Luh Komang Yuniari Luh Made Diah Sukmayani ., Luh Made Diah Sukmayani Luh Putu Ayu Laheri Dewi ., Luh Putu Ayu Laheri Dewi Luh Putu Marliawati Luh Putu Sri Widnyani M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Aryawan Adijaya Made Ayu Puspita Dewi ., Made Ayu Puspita Dewi Made Mei Yudiari ., Made Mei Yudiari Made Sulastri Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Manik, Ni Kadek Krisma Devi Yunika Margunayasa, Gede Margunayasa, Gede Maya Hayatun Nupus Misnawan, I Wayan Muliani, Putu Lia Muliyantini, Putu Mutiara Magta Nasfovi, Shelfy Ni Kadek Ena Juliatni Ni Kd Desi Natalia ., Ni Kd Desi Natalia Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widiartini Ni Komang Sintya Dewi Ni Komang Sumiantini . Ni Luh Gede Karwina Putri ., Ni Luh Gede Karwina Putri Ni Luh Pande Oki Wardani Ni Luh Purniawati . Ni Luh Putu Libriana Lisna Dewara Ni Luh Widyawati . Ni Made Anik Krisna Dewi ., Ni Made Anik Krisna Dewi Ni Made Marteni Dewi . Ni Made Okty Purwani . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Budiartini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Parwati Ni Putu Aprilia Krismony Ni Putu Ayu Puriani . Ni Putu Candra Lestari Ni Putu Heni Dianthi . Ni Putu, Dewi Fitriyanti Ni Wayan Arini Ni Wayan Desi Mariani . Ni Wayan Dyah Endrayanti . Ni Wayan Eka Rippanawati Ni Wayan Misiyanti . Ni Wayan Nia Wijayanti Ni Wayan Sri Widyantari ., Ni Wayan Sri Widyantari Ni Wayan Suniasih Nice Maylani Asril Nida, Dewa Made Adi Andhika Novita Cahyani ., Novita Cahyani Nugraha, A.A. Putu Pradana Yogi Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Jon Sastrawan ., Nyoman Jon Sastrawan Nyoman Maesha Bramanda Nyoman Sutrana, Kadek Erik Apriliawan Paramitha, Ni Luh Putu Ayu Eka Sri Parmika, Desak Made Pasaribu, Marintan Laurentcya Prabawardani, Ketut Prabawardani, Ketut Praditya, Made Apri Praditya, Made Apri Pranata, I Kadek Adi Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purba, Ezra Elisa Putra, Komang Triana Tantra Putri, Ni Made Lastri Karsiani Putu Aditya Antara Putu Citra Arni Kusumaningrum . Putu Deni Lesmana ., Putu Deni Lesmana Putu Diah Febryani ., Putu Diah Febryani Putu Mira Novita Sari Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Rahayu Ujianti Putu Sandhita Prayoga Putu Widiadnyana ., Putu Widiadnyana Putu Yadi Santika Dana ., Putu Yadi Santika Dana Rahmayanti, Isna Maulida Ramadinata, I Putu Sabda Rendra, Ndara Tanggu Rendra, Ndara Tanggu Riana, I Gede Arnawa Riana, I Gede Arnawa Riasri, Ni Putu Rudi, I Wayan S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Santiani, Ni Putu Ertha Sari, Putu Mira Novita Sariningsih, Komang Ratna Simanjuntak, Ayu Ronauli Sri Mahalia Br Ginting Suaniasih, Ni Luh Putu Suaniasih, Ni Luh Putu Suantini, Ni Nyoman Suarmini, Ni Putu Suarmini, Ni Putu Subarjo, Michael Donny Pradana Suci, Ni Komang Ayu Ari Suci, Ni Komang Ayu Ari Sudarmika, Kadek Bisma Sudarmika, Kadek Bisma Sudatha, I Gede Wawan Sukmawati, Dedek Susilawati, Aay Suwatra, Ign. I Wayan Tarigan, Berwina Ngalemisa Br Tatwi Utaminingsih Tesalonika Trisnawati, Putu Eka Trisnawati, Putu Eka Utama, Kadek Santika Wira Utama, Kadek Santika Wira Utamiani, Ni Made Utaminingsih, Tatwi Virnayanthi, Ni Putu Erna Surim Wahyuningsih, Linda Wayan Tirka Widana, I Gede Kasih Widiada, I Gede Indra Widiada, I Gede Indra Widiarta, I Dewa Gede Putra Widyaiswara, Gede Putu Widyaningrum, Sephia Wiradana, Kadek Agus Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Yanti, Ni Kadek Diah Kusuma yudyantara Yugakisha, Made Savitri Yulia Astuti Dewi, Ni Luh Putu Yuliani, Ni Putu Yuliani, Ni Putu Yuni Artini, Ni Wayan Yuniari, Kadek Mita