Articles
Upaya Guru dalam Meningkatkan Performa Akademik Siswa Berlatar Belakang Status Sosial Ekonomi Rendah di Sekolah Dasar
Rimadhani, Ariska;
Abduh, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3200
Status sosial ekonomi orang tua sangat berpengaruh dan memiliki peranan terhadap pendidikan siswa. Status sosial ekonomi orang tua menjadi penentu performa akademik siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam meningkatan performa akademik siswa berlatarbelakang status sosial ekonomi rendah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Sempu, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Subjek dalam penelitian ini yaitu 6 guru, dan 65 siswa. Data dan sumber data yang dilakukan adalah informasi mengenai upaya guru dalam meningkatkan performa akademik siswa dengan status social ekonomi rendah yang didapat dari responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi tekhnik pengumulan data. Teknik analisis data dilakukan secara reduksi data, triangulasi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah deskripsi upaya guru dalam meningkatkan performa akademik siswa berlatarbelakang status social ekonomi rendah. Perencanaan pembelajaran, penggunaan metode dan media pembelajaran menjadi beberapa upaya yang telah dilakukan guru dalam meningkatakan performa akademik siswa di SD Negeri Sempu.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Berlatar Belakang Status Sosial Ekonomi (SSE) Rendah
Bella, Dwitya;
Abduh, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3250
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh status sosial ekomoni terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian kualitatif deskriptif ini memiliki subyek penelitian guru kelas I hingga guru kelas VI di SD Negeri 1 Bojong. Instrumen yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial ekonomi berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Di SD Negeri 1 Bojong mayoritas siswa berlatar belakang SSE rendah, oleh itu guru berupaya menciptakan metode-metode pembelajaran yang menarik untuk siswa. Metode pembelajaran yang dilakukan guru sama dengan sekolah-sekolah yang lain, akan tetapi ada beberapa metode yang berbeda, seperti 1) budaya makan bersama, metode ini dilakukan agar terjalinnya rasa kekeluargaan dan kerja sama yang tinggi, 2) lorong waktu cita-cita, metode ini bertujuan agar siswa selalu melihat dan mengingat apa cita-cita mereka, dan 3) bermain peran, metode ini dilakukan agar siswa antusias dan cepat memahami materi pembelajaran. Selain itu juga guru selalu memotivasi dengan cara memberikan nasehat kepada siswa agar rajin belajar dan disiplin dalam semua hal agar bisa menjadi orang yang sukses.
Upaya Guru dalam Melatih Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar Berbasis Teori Behaviorisme
Novitasari, Dwi Wulan;
Abduh, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3261
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi upaya guru dalam melatih disiplin siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Subyek penelitian ini yaitu guru kelas I-VI di SD Negeri 2 Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan. Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat disiplin siswa masih kurang dilihat dari siswa yang belum memenuhi indikator disiplin, (2) upaya yang dilakukan guru dalam melatih disiplin siswa dengan menerapkan teori behaviorisme yaitu menerapkan stimulus dan respon yang berupa pemberian reward dan punishment, dan memberikan modelling (peniruan) untuk siswa dengan cara memberikan contoh sikap disiplin yang baik, (3) kendala yang dihadapi guru dalam melatih disiplin siswa yaitu adanya rasa malas dalam diri siswa untuk bersikap disiplin serta rendahnya keinginan siswa untuk bersikap disiplin, (4) solusi yang dilakukan guru dalam menghadapi kendala yaitu dengan memberikan motivasi dan pendekatan individual.
Bagaimana Upaya Guru Memperhatikan Siswa Berlatar Status Sosial Ekonomi Rendah di Sekolah Dasar?
Gemilang, Nicky Estu;
Abduh, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3295
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengungkap bagaimana guru memberikan fasilitas kepada siswa sosial ekonomi rendah sekolah dasar. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian guru kelas I sampai VI SD Negeri Ringinsari, Boyolali, Jawa Tengah. Instrumen yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial ekonomi berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Di SD Negeri Ringinsari mayoritas siswa berlatar belakang SSE rendah. Untuk itu guru berupaya semaksimal mungkin untuk memfasilitasi siswa tersebut dengan memberikan fasilitas yakni strategi pembelajaran pada saat jam pelajaran berlangsung dalam bentuk perhatian dan semangat serta jam tambahan untuk siswa yang masih kurang paham dalam pembelajaran, komunikasi dalam bentuk motivasi dan semangat serta komunikasi dengan orang tua dan sarana prasarana berupa buku paket yang dipinjami dari pihak sekolah serta bantuan untuk siswa yang mengeluh tidak mampu membayar buku. Dengan adanya fasilitas yang diberikan guru kepada siswa SSE rendah tersebut siswa menjadi lebih semangat, termotivasi serta tercukupi untuk belajar.Â
Strategi Guru dalam Mefasilitasi Siswa Berlatar Belakang Status Sosial Ekonomi Rendah
Prasetyo, Galih;
Abduh, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3311
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana strategi guru dalam mefasilitasi siswa yang berlatar belakang sosial ekonomi rendah di SD Negeri 2 Tumang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan mengggunakan metode yang berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek pada penelitian ini yaitu siswa yang berlatar belakang sosial ekonomi rendah. Sedangkan subjek penelitian ini adalah guru kelas I sampai VI SD Negeri 2 Tumang. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa 60% dari151 siswa di SD Negeri 2 Tumang merupakan siswa dengan berstatus sosial ekonomi rendah. Hal tersebut dapat dilihat melalui data badan pusat statistik tahun 2020 bahwa Desa Tumang, Kecamatan Cepogo tercatat sebagai angka tertinggi penerima Program Keluarga Harapan dan juga data demografi siswa yang didapatkan melalui guru kelas I hingga VI. Sehingga melalui data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa latar belakang sosial ekonomi sangat berpengaruh terhadap fasilitas belajar siswa. Strategi yang diberikan oleh guru untuk mefasilitasi siswa SD Negeri 2 Tuamang antara lain seperti; membuat kelompok belajar, menggunakan LCD sebagai media pemeblajaran dan mengadakan bimbingan belajar sebelum dan sesudah pembelajaran selesai. Dan yang terakhir tidak ada fasilitas yang Khusus yang diberikan kepada siswa berlatar belakang sosial ekonomi rendah
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Powerpoint untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Kelas 2 SD
Jamal, Ahmad Badrul;
Abduh, Muhammad; Lestari, Sri
FONDATIA Vol 8 No 2 (2024): JUNI
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36088/fondatia.v8i2.4730
This study is motivated by the reality that currently students' high-level thinking skills have not been achieved and their learning motivation is low. Even though students are expected to be able to overcome their difficulties with the help of 4C skills. Low motivation to learn is undoubtedly an important problem in education, where educators must take a leading position. Teachers should incorporate more activities into the classroom. The approach or model used by the teacher clearly has an impact on student actions. If teachers involve students in lessons, they will study harder, and vice versa. The aim of this research is to increase student learning motivation with the PBL model assisted by PPT media. This type of research is classroom action research (PTK) with research subjects of 24 class 2D students at SDIT Nur Hidayah. This research shows that the PBL model assisted by PPT media can increase students' learning motivation. The first cycle has a percentage value of 60%. Meanwhile, cycle II has a percentage value of 74%. Therefore, there was an increase from cycle I to cycle II, namely 14%.
Penerapan Model PBL untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas IV SD
Indaryati, Oktavia Nur;
Abduh, Muhammad; Lestari, Sri
FONDATIA Vol 8 No 2 (2024): JUNI
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36088/fondatia.v8i2.4809
Low learning results in Indonesian language classrooms, caused by students who were less active during the learning process, served as the driving force for this study. The reason is that traditional, less innovative teaching strategies still need more work from teachers than from students. To solve these issues, a problem-based learning approach is employed. This study attempts to boost the effectiveness and activity of learning Indonesian by utilizing the PBL approach. Classroom action research is a sort of research that is conducted in two cycles. 26 fourth-grade students from SDIT Nur Hidayah Surakarta participated in this study. Data is gathered through tests and observations, organized, presented, and analyzed to conclude. According to the study's findings, student activity rose from 52.47% before the action to 85.47% following it. In addition, learning outcomes improved from 72.69% before the activity to 92.11% after it. It was determined that during the first semester of the 2023–2024 academic year, class IV students at SDIT Nur Hidayah Surakarta increased their level of activity and had better learning results when using the PBL approach.
Primary School Students' Considerations In Electing Extracurriculars
Mukafa'ah, Anti Nur;
Abduh, Muhammad
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 3, No. 2, Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jkk.v3i2.317
The purpose of the research carried out is to explore information about internal and external factors that influence student interest in the implementation of extracurricular activities at SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar. The research method is qualitative on a case study approach. The subjects of this research included the head of student affairs and students of SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar. Data collection using interview, documentation and observation techniques. The research carried out in this analysis technique uses the stages of collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of the study prove that the interest of students who take part in futsal extracurricular activities is higher than other extracurricular activities. The biggest internal factor influencing the selection of futsal extracurricular activities is aspiration, while the internal factor influencing the selection of archery extracurricular activities is motivation. The external factor that influences both is family in the form of support both in prayer, motivation and material.
Studi Kelayakan Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Media Air Tawar di Bandar Lampung
Senggagau, Betutu;
Effendi, Irzal;
Pantjara, Brata;
Saputra, Surya;
Abduh, Muhammad
Jurnal Salamata Vol 5, No 2 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15578/salamata.v5i2.13608
Saat ini sudah mulai banyak dilakukan budidaya udang vaname pada salinitas rendah dengan tujuan untuk antisipasi berbagai macam agen patogen dan efisiensi budidaya udang. Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di air tawar memberikan alternatif solusi dalam mengatasi permasalahan penyakit terutama untuk menurunkan tingkat virulensi penyakit udang. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi kelayakan budidaya udang vaname pada media air tawar melalui pendekatan aspek ekologi, biologi dan ekonomi. Data meliputi partisipasi aktif, observasi dan wawancara di lokasi budidaya udang vaname di Bandar Lampung. Analisis data menggunakan analisis deskriptif aspek ekologi, biologi dan ekonomi. Hasil evaluasi terhadap kelayakan tiga aspek menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup udang vaname di air tawar sekitar 60% dari target produksi. Pengelolaan kualitas air memerlukan unit pembuangan air limbah (UPAL), tempat penyimpanan air, unit filtrasi dan penerapan biosekuriti. Nilai B/C Ratio 1,3 dan jangka waktu pay back periode 4 tahun 6 bulan. Budidaya udang vaname di media air tawar mempunyai prospek yang sangat baik untuk pengembangan budidaya perikanan di perkotaan atau urban akuakultur.
Utilization of Ice Breaking Techniques to Reignite Students' Engagement in Learning within Elementary Education
Rahma, Oktavianing Malikul;
Abduh, Muhammad
Paedagogia: Jurnal Pendidikan Vol 13 No 2 (2024): PAEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24239/pdg.Vol13.Iss2.558
It is common and often happens when the teaching and learning process occurs; students feel bored with learning. Teachers must be more creative in finding out the way to create more enjoyable learning. This study aims to understand the implementation of ice breaking so that every learner uses ice breaking to know the supporting factors and to overcome the inhibiting factors. This study uses a descriptive-qualitative approach. The subjects of this study were teachers as class teachers and class I.A. students. Data collection techniques in this study used interviews, observations, and documentation. The validity of the data in this study used source and technology triangulation. The interactive analysis model was used for data analysis in this study and was carried out in four stages: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that students were thrilled and interested in using ice-breaking in the teaching and learning process, which was carried out at the beginning, middle, and end of learning. Students' very high interest and interest affect student learning outcomes so that students can understand the learning material faster. For subsequent researchers, it is hoped that they can apply and find out about the types of ice breaking that can overcome student boredom and restore students' interest in learning.