p-Index From 2021 - 2026
11.221
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Psikologi Konselor Jurnal Konseling dan Pendidikan Humanitas: Indonesian Psychological Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Infinity Paradigma Jurnal Prima Edukasia Psikopedagogia Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Gadjah Mada Journal of Psychology Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I) Jurnal Ecopsy Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini REiD (Research and Evaluation in Education) Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Motiva: Jurnal Psikologi International Journal of Research in Counseling and Education VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Journal of Humanities and Social Studies Psychological Research and Intervention Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi ANIMA Indonesian Psychological Journal Bulletin of Counseling and Psychotherapy Journal On Teacher Education (Jote) COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Acta Psychologia Devotion: Journal of Research and Community Service Journal for Lesson and Learning Studies Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Patria Educational Journal Journal Evaluation in Education (JEE) Measurement In Educational Research Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Eduvest - Journal of Universal Studies Naradidik: Journal of Education & Pedagogy Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Mangente: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Communication and Social Sciences Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Jurnal Pendidikan Anak Jurnal Infinity Mathematics Education Journal Journal on Mathematics Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi MBTI untuk pengembangan karir mahasiswa: studi perbedaan tipe kepribadian pada mahasiswa bimbingan konseling Farida Agus Setiawati; Agus Triyanto; Nanang Erma Gunawan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2015): July–December
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1527.019 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v8i2.8272

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe-tipe kepribadian individu denganMyers-Briggs Type Indicator (MBTI) pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling diFakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta. Di samping tipe kepribadian,penelitian akan mengukur kompetensi konselor yang dimiliki oleh para subjek. Tujuanberikutnya adalah mengetahui perbedaan kompetensi konselor berdasar berbagai tipekepribadian. Data dikumpulkan dengan teknik survey dengan menggunakan duainstrumen yaitu MBTI dan kompetensi konselor yang sudah diadaptasi dari AmericanSchool Counselor Association (ASCA) tahun 1992. Hasil menunjukkan subyek dengantipe ekstrovert berjumlah lebih banyak daripada yang introvert, cenderung memperolehinformasi dengan sensing daripada intuisi, membuat keputusan dengan feeling daripadathinking, dan orientasi terhadap dunia luar yang relatif sama antar subyek penelitian. Padakompetensi konselor, ada perbedaan rerata kompetensi pribadi pada subyek ekstrovertdan introvert (t=3.602 sig. p=.0.000) dan pada kompetensi keterampilan (t=2.167 sig.p=0.031). Sementara itu tidak ada perbedaan pada aspek pengetahuan dan professionalyang mana juga nampak pada tipe kepribadian sensing dan intuition, thinking dan feeling,dan judging dan perceiving
Pengembangan buku panduan program pembelajaran keterampilan sosial bagi guru taman kanak-kanak Rita Eka Izzaty; Farida Agus Setiawati; Yulia Ayriza
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2017): January–June
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.533 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v10i1.16794

Abstract

Pembelajaran yang mengembangkan kemampuan sosial terutama keterampilan sosial belum dilakukan dengan perencanaan yang baik di Taman Kanak-kanak. Hal ini dapat mengakibatkan tujuan pembelajaran di Taman Kanak-kanak menjadi kurang terprogram. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan dari Dick & Carry yang bertujuan untuk mengembangkan panduan program pembelajaran yang yang mengembangkan keterampilan sosial anak Taman Kanak-kanak. Subyek penelitian adalah para pendidik di Taman Kanak-kanak yang berasal di Kabupaten Sleman, Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, dan Kotamadya Yogyakarta. Setiap kabupaten diwakili oleh 15 pendidik. Metode pengumpulan data menggunakan pemberian angket dan Focus Group Discussion (FGD) pada pendidik dan observasi pada anak menggunakan pedoman observasi berupa cheklist. Data yang sudah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data-data hasil dari FGD dan angket dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif, sedangkan data dari observasi melalui cheklist dianalisis dengan teknik statistik uji t parametrik untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial anak TK setelah mendapatkan program pembelajaran menggunakan buku panduan yang menstimulasi keterampilan sosial. Hasil dari penelitian dengan terciptanya pedoman pembelajaran keterampilan sosial yang telah melalui evaluasi awal atau uji ahli dan ujicoba di lapangan. Hasil validasi ahli menunjukkan pedoman pembelajaran keterampilan sosial layak untuk digunakan setelah melengkapi daftar isi, evaluasi pembelajaran dan memperbaiki kesalahan tata tulis. Demikian pula hasil masukan dari pendidik TK menunjukkan bahwa secara keseluruhan pedoman pembelajaran keterampilan sosial yang dibuat peneliti menunjukkan cukup baik dari aspek pembelajaran, tampilan. Hasil implementasi di TK menunjukkan bahwa panduan pembelajaran keterampilan sosial dapat meningkatkan rata-rata skor keterampilan sosial anak TK pada ketiga aspek keterampilan sosial dengan signifikan, yaitu pada pada aspek empati, afiliasi dan resolusi konflik, dan pengembangan kebiasaan positif.
Makna hidup pada mahasiswa rantau: analisis faktor eksploratori skala makna hidup Diah Dinar Utami; Farida Agus Setiawati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2018): January–June
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.452 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v11i1.23796

Abstract

Pemaknaan hidup pada manusia dapat dihadirkan dari berbagai macam peristiwa, salah satunya adalah masuknya seseorang ke dalam lingkungan baru yang membuat individu memiliki pandangan yang baru ataupun pengalaman yang baru terhadap budaya tersebut. Instrumen pemaknaan hidup yang diuji peneliti mengukur makna hidup yang dihasilkan oleh mahasiswa rantau. Nilai reliabilitas yang dihasilkan oleh instrumen ini terbilang tinggi yaitu 0,924. Hasil analisis faktor eksploratori yang dilakukan oleh peneliti menghasilkan lima komponen penyusun makna hidup yang tersusun dalam 34 item. The meaning in life of overseas students: a exploratory factor analysis of the meaning in lifeThe meaning in life in humans can be presented from various kinds of events, one of which is the entry of a person into a new environment that makes individuals have new views or new experiences with that culture. The instrument of meaning in life that was tested by researchers measured the meaning in life produced by overseas students. The reliability value produced by this instrument is relatively high at 0.924. The results of the exploratory factor analysis carried out by the researchers produced five components that comprise life meanings arranged in 34 items.
Psychometric development of an independence scale for students with mild intellectual disabilities Andi Prabowo; Edi Istiyono; Farida Agus Setiawati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2024): July–December
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpip.v17i2.91832

Abstract

Measuring the independence of students with mild intellectual disabilities requires a well-validated and culturally appropriate instrument as a foundation for designing effective educational interventions. However, in Indonesia, such tools remain limited. This study aimed to develop a non-cognitive Independence Scale for students with mild intellectual disabilities and to evaluate its psychometric properties, including validity, reliability, item difficulty, and discrimination. A 30-item Likert-scale instrument, rated by teachers, was constructed to measure three domains: Personal, Social, and Academic Independence. The scale was pilot tested on 100 students with mild intellectual disabilities at SLB Negeri Manggar. Quantitative analyses using R Studio included tests of item validity (corrected item–total correlations), internal consistency (Cronbach’s α), item discrimination (upper–lower group method), item difficulty indices, and normality of total scores (Shapiro–Wilk and Kolmogorov–Smirnov tests). All 30 items demonstrated acceptable validity (r ≥ 0.39) and high internal consistency (Cronbach’s α = 0.919). Item discrimination indices were satisfactory (D ≥ 0.30). Seventeen items (57%) were categorized as “Easy” (p > 0.70), while the rest showed moderate difficulty levels, and no items were too difficult (p < 0.30). The total scores were normally distributed (p > 0.05). Overall, the Independence Scale exhibited strong psychometric properties, indicating its suitability for assessing the independence of students. Future revisions are recommended to refine items that were identified as Easy to enhance discrimination among higher-performing students.
Pengembangan dan Validasi Instrumen Motivasi Belajar Matematika Siswa SD Berbasis Item Response Theory Yuliana Yuliana; Syukrul Hamdi; Risky Setiawan; Siswantoyo Siswantoyo; Edy Istiyono; Farida Agus Setiawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.442

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam memahami konsep dan memecahkan masalah. Namun, ketersediaan instrumen yang memiliki karakteristik psikometrik yang kuat untuk mengukur motivasi belajar matematika siswa sekolah dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrumen motivasi belajar Matematika siswa sekolah dasar menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT). Jenis penelitian yang digunakan  adalah  penelitian dan pengembangan (R & D) dengan model pengembangan 4-D yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Sampel penelitian sebanyak 734 siswa kelas IV, V, dan VI berasal dari dua puluh satu sekolah dasar yang tersebar di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Belitung Timur. Sampel uji coba sebanyak 352 siswa dan sampel pengukuran sebanyak 382 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi uji validitas konten meggunakan indeks Aiken’s V, validitas konstruk melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA), dan analisis butir menggunakan Graded Response Model (GRM) dalam kerangka IRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memiliki validitas konten yang sangat baik dengan indeks Aiken’s V antara 0,92 hingga 1,00 dengan sembilan orang ahli validator berasal dari dua orang dosen dan tujuh orang pengawas SD Kabupaten Belitung Timur. Validitas konstruk pada CFA menunjukkan 20 dari 25 butir pernyataan yang diuji memenuhi kriteria kelayakan model dengan indeks kecocokan yang baik (Chi-Square 0,000, CFI 0,991, TLI 0,989, RMSEA 0,044, dan SRMR 0,057). Hasil Graded Response Model menunjukkan bahwa parameter ambang kategori respons berfungsi secara berurutan dan sebagian besar butir memiliki daya diskriminasi yang memadai.  Hasil pengukuran menunjukkan bahwa 72,7% siswa berada pada tingkat motivasi sedang, 14,2% siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi, dan hanya 13,1% siswa yang memiliki motivasi rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki karakteristik psikometrik yang baik sehingga valid, reliabel, dan layak digunakan sebagai alat ukur motivasi belajar matematika siswa sekolah dasar. Instrumen ini juga dapat dimanfaatkan oleh pendidik sebagai dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang adaptif sesuai dengan karakteristik motivasi belajar siswa.
Cyberloafing Review of Psychological Capital and Conscientiousness on Pidie District Health Service Employees Intan Rizki Karlinda; Farida Agus Setiawati
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 10 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i10.52195

Abstract

Technological advances and the Internet transform the way humans interact, learn, work, and access information. Cyberloafing is one of the emerging phenomena, where employees use internet access during working hours for personal activities. Many factors influence cyberloafing, including psychological capital (PsyCap) and conscientiousness. Research uses a quantitative approach to the type of correlational research. The research was conducted at one of the health departments. Sampling uses probability sampling, where every individual in the population has an equal chance to be selected as a sample. In this study, data collection techniques use online questionnaires or Google Forms distributed to respondents as a selected tool. In this study using descriptive data analysis techniques, the subsequent test pre- conditional analysis precedes the normality and multicolinerity test, and finally the double regression analysis. The results of categorization in the field showed that high levels of psychological capital correlated with lower rates of cyberloafing in the workplace. Field data showed differences from previous predictions, where both levels of cybersecurity and conscientiousness both had a picture of very low categories. Analysis shows that cyberloafing is affected by both variables by 48%. As for the advice to the agency is to organize a training program aimed at improving the psycap and conscientiousness of employees. The effort to develop the psychcap and consciousness can be seen as a strategic investment in strengthening the well-being and productivity of employees, in addition to effectively reducing the likelihood of cyberloafing behavior.
The Effectiveness of Group Guidance Using Anti-Bullying Puzzle Media on Junior High School Students Awareness of Bullying Behavior Futihaturrobiah Futihaturrobiah; Farida Agus Setiawati
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 16 No. 1 (2026): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of group guidance services utilizing anti-bullying puzzle media in improving junior high school students’ awareness of bullying behavior. Bullying remains a prevalent issue in educational settings, particularly at the junior high school level, where students often demonstrate limited awareness of its forms and impacts, leading to the persistence and normalization of such behavior. To address this problem, a quantitative approach with a quasi-experimental pretest–posttest control group design was employed. The participants consisted of 40 eighth-grade students from SMP Negeri 6 Metro, selected through purposive sampling and divided into an experimental group and a control group, each comprising 20 students. The experimental group received group guidance services integrated with anti-bullying puzzle media, while the control group received conventional group guidance without the media. Data were collected using a 25-item bullying awareness questionnaire with confirmed validity and reliability (Cronbach’s Alpha > 0.70). Data analysis included paired sample t-tests, independent sample t-tests, and N-Gain analysis. The results indicated that both groups experienced significant improvements in bullying awareness; however, the experimental group showed a significantly higher increase compared to the control group. The posttest results revealed a significant difference between groups (p < 0.05), and the N-Gain score in the experimental group was categorized as moderate, while the control group was in the low category. These findings suggest that the integration of anti-bullying puzzle media enhances the effectiveness of group guidance services by promoting active participation, engagement, and deeper understanding. In conclusion, anti-bullying puzzle media can serve as an innovative and effective approach in preventive guidance and counseling services to improve students’ awareness of bullying behavior in schools.
Likert Scale vs Semantic scale: Comparing the use of Mendeley application for the journal editors Syarief Fajaruddin; Farida Agus Setiawati; Ari Setiawan; Nuryani Dwi Astuti; I Nyoman Indhi Wiradika; Mia Ayu Nadia; Tri Andi
Patria Educational Journal (PEJ) Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i3.2650

Abstract

The study aims to identify the excellence in the use of two types of scale by comparing the Likert Scale and the Semantic Differential Scale. In addition, the study aims to identify the constructs of the Mendeley application as well as the indicators that it has shaped. The study itself is developmental research. The instruments for the Likert Scale and the Semantic Scale have been developed by referring to the same guidelines. Then, the respondents in the study are 59 journal administrators throughout Indonesia. After the data have been gathered, the data are analysed by using the exploratory factor analysis and the confirmatory factor analysis. The results of the study show that four factors that have been formed in the construction for the Mendeley application using the two scales. Based on the measurement results, it is found that Semantic Differential Scale is more excellent in terms of validity and reliability.
The Optimism Scale Based on Explanatory Style: Evidence of Psychometric Validity in Indonesian High School Students Thoriq Asshiddiqie; Rahman Pranovri Putra; Rosita Endang Kusmaryani; Farida Agus Setiawati; Auliya Ramadhanti; Barreiro Annemari
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i2.1463

Abstract

Purpose of the study: The purpose of this study was to provide psychometric evidence of the Optimism Scale based on Explanatory Style in high school students in Indonesia. Methodology: The type of research is quantitative research with a survey type. This study was conducted with EFA factor analysis, which was used for initial exploration in scale development and CFA, which was used to confirm a predetermined factor model based on the results of EFA., the optimism scale consisted of 32 items, and the number of subjects in this study was 186 students. The data were analysed using the Jamovi program version 2.4.11. Main Findings: The results of this study indicate that there are 3 factors after EFA, and after CFA there are 7 items that are dropped, leaving 25 items with CFA values of CFI = 0.911, TLI = 0.902, SRMR = 0.0553, RMSEA = 0.0508 and McDonald's Omega reliability of 0.872 and Cronbach's alpha of 0.872. Novelty/Originality of this study: This study offers an explanatory style-based optimism scale with comprehensive psychometric validity evidence in Indonesian high school students. This study makes a novel contribution in the development of instruments that are appropriate to the Indonesian cultural context, as well as supporting the measurement of optimism in educational settings to understand students’ positive thinking patterns in order to improve their psychological well-being and academic achievement.
Validitas Dan Reliabilitas Skala Self-Compassion Siti Rahmi Qadriyah; Rizka Kurniawati; Farida Agus Setiawati
Journal of Communication and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Communication and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jcss.v4i1.2184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) adaptasi skala self compassion; (2) mengungkap karakteristik skala self compassion. Subjek penelitian terdiri dari 55 siswa SMA. Item dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis item secara kualitatif dengan cara expert judgement yang dilakukan oleh 3 orang. Selanjutnya, hasil tersebut diolah secara kuantitatif dengan menggunakan validitas Aiken V dan Gregori. Analisis reliabilitas menggunakan program SPSS 23. Hasil analisis dugunakan untuk mengetahui item yang memenuhi kriteria item yang baik: korelasi item total > 0,20. Analisis faktor digunakan untuk mendapatkan konfirmasi bahwa suatu tes terdiri dari beberapa faktor yang telah disusun. Hasil uji coba validitas isi dari Aiken V menunjukkan skor 0.788 dan uji coba validitas isi dari Gregory menunjukkan skor rata-rata 0.833 dari kedua uji coba tersebut skala self compassion valid. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 26 item yang disusun, 17 item yang valid dengan korelasi antara item total > 0,20 dan 9 item tidak valid karena korelasi item total < 0,20 Reliabilitas Alpha= 0,739. Hasil analisis faktor menunjukkan bahwa dari lima faktor yang melandasi konstruk ini bobot sumbangan satu faktor terhadap konstruk berkisar antara 6,331%-26,364%. Secara kesuluruhan faktor tersebut mampu mengungkap konstruk skala self compassion sebesar 66,079%.     
Co-Authors Abdullah, Yahya Adiba, Nahwa Agung Prihantoro Ahmad Nasriadi Ainurrizki, Arummayang Nuansa Alifia Cahya Wicaksani Andi Harpeni Dewantara Andi Prabowo Anik Ghufron Anung Driyas Maraning Dyah Ari Setiawan Ari Setiawan Arifah Prima Satrianingrum Arifah Prima Satrianingrum Asep Sutarji Astuti, Nuryani Dwi Aulia, Nida Rivdah Auliya Ramadhanti Azizah, Fathina Azizah, Hanna Jessica Al A’yunin Akrimni Darojat Barreiro Annemari Bayu Setiaji Beta Wulan Febriana Billah, Khildah Majidah Chokchai Yuenyong Deddy Mulyana Despa Ayuni Diah Dinar Utami Dirham, Izza Fadhlinah Djemari Mardapi Djemari Mardapi Edi Istiyono Edi Purwanta Edy Istiyono Eka Putri Desy Rahmawati Sholeha Endah Retnowati Fajar Rifki Fauzan Farisiyah, Umi Fauzan, Fajar Rifki Futihaturrobiah Futihaturrobiah Futihaturrobiah Futihaturrobiah Gaspersz, Magy Gede Surya Mahendra Ghany Desty Laksita Hanifa Yuswati Hannah Fithrotien Salsabila Nadiani Hari Purnomo Susanto Haryanto dan Edi Purwanta Suparno Haryanto dan Edi Purwanta Suparno Hassan, Aminuddin Heri Retnawati Herwin Herwin, Herwin hidayah, murti ambarwati Hidayat, Susilo Hidayat, Veny Hidayat, Veny I Nyoman Indhi Wiradika Ida Ike Rahayu Idongesit Peters, Moses Ika Wahyu Pratiwi Ilfi Intansari Insih Wilujeng Intan Kemala Sari Intan Rizki Karlinda Iqbal Faza Ahmad Irjanti, Rosaria Ismail, Raoda Jannah, Ega Nurratul Jecyka Tri Putri Andiska Kartika Dewi Sisbintari Kartika Nur Fathiyah Kasyfillah, Muhammad Haidarsyah Kay Leng, See Too Kianimoghadam, Amir Sam Koko, Abdullah Korano Prajab Kumala Windya Rohmani Lilis Suryani Lilmuallafah, Lu'lu Inayatul Lusiana, Nunung Mami Hajaroh Maria Sumunaringtyas Marpaung, Ridhona Mashurin Mashurin Mia Ayu Nadia Mobinta Kusuma Moh Khoerul Anwar Mubarok, Erwin Syahril Muchlisin Muchlisin Muh. Asriadi AM Muhamad Ahyar Rasidi Mukhson, Ali Muratama, Muhammad Satriadi Musfiya Musfiya Musfiya Mutahharah Hasyim, Mutahharah Mutmainna, Mutmainna Nadia, Mia Ayu Nadia, Yunita Nanang Erma Gunawan Nanong Sudarna Niza, Niza Nizeyumukiza, Emmanuel Nugraheni Dwi Budiarti Nugraheni, Benedicta Rani Nuryani Dwi Astuti Okky Riswandha Imawan Opik Hidayat Pambudi, Briyan Pratiwi, Ika Wahyu Puhka, Prakash Puji Yanti Fauziah Purwo susongko Purwo Susongko Purwoko Haryadi Santoso Putrawangsa, Susilahudin Putro, Nur Hidayanto P. S. Qodriah, Siti Rahmi Qonitah Faizatul Fitriyah Rahman Pranovri Putra Rahman Pranovri Putra Rahman Pranovri Putra Rahmatika Kurnia Romadhani Rahmatillah, Nuzuli Ramadhanti, Auliya Rani Putri Prihatin Risa Novia Wati Risky Setiawan Rita Eka Izzaty, Rita Eka Rizka Kurniawati Rizki Nor Amelia Rizqy Cahyo Utomo Rosid Bahar Rosita Endang Kusmaryani Saifuddiin, Muhammad Rizqi Saifuddin Azwar Samsul Ariski Saraswati, Sari Sasanty Ratna Gumelar Satrianingrum, Arifah Prima See Too Kay Leng Septiana Farida Sharifa Rizqi Amalia Şimşek, Ahmet Salih Siswantoyo Siti Rahmi Qadriyah Siti Rahmi Qodriah Siti Rohmah Nurhayati Sugiman Sugiman Sumin, Sumin Syamsuriwal, Syamsuriwal Syarief Fajaruddin Syukrul Hamdi Thoriq Asshiddiqie Tiara Faniska D Tita, Ninda Julia Tiwari, Gyanesh Kumar Tri Andi Tri Andi, Tri Tri Anggono Tria Widyastuti Triyanto, Jefri Rieski Uli Uli Unga Utami Uswatun Hasanah Utami, Rizki Karya Veny Hidayat Vera Nur Choirina Vitaloka, Lela Wati, Risa Novia Wibowo, Yoga Setyo Widihastuti Widyawati, Mareta Lusiana Wiradika, I Nyoman Indhi Wulan Rahmadia Novera Wusqo, Indah Urwatin Yoga Setyo Wibowo Yoppy Wahyu Purnomo Yuenyong, Chokchai Yuli Amalia Yuli Prihatni Yulia Ayriza Yuliana Yuliana Yustisio, Farhan Yusuf, Gilang Tri Prayogo Zulkifli Syauqi Thontowi