p-Index From 2021 - 2026
13.854
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Teknik dan Ilmu Komputer Tajdida Suhuf J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Ishraqi Profetika JURNAL IQRA´ Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Pendidikan Islam SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Educan : Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) PARAMUROBI Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Jurnal PAI Raden Fatah Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI Instructional Development Journal Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Hikmah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Didaktika: Jurnal Kependidikan Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Abdi Psikonomi Edusoshum: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Humaniora Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Prosiding University Research Colloquium Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Jurnal Lektur Keagamaan QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) LECTURES: Journal of Islamic and Education Studies Innovative: Journal Of Social Science Research AL ULYA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Solo Universal Journal of Islamic Education and Multiculturalism Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (Jurnal AMPOEN) JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Jurnal Pendidikan Islam AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam Profetika: Jurnal Studi Islam Educan: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Imam Nawawi School (Inis) Ciomas Tahun Ajaran 2021/2022 Rohman, Abdul; Muthoifin, Muthoifin; Ali, Mohamad
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4658

Abstract

Sosok pemimpin dalam sebuah lembaga memiliki peran yang sangat penting. Kepala sekolah merupakan sosok yang diberi tugas dan tanggung jawab mengelola, menghimpun, dan menggerakkan seluruh potensi sekolah secara optimal. Di antara langkah yang harus Kepala Sekolah ambil adalah dengan menjadikannya sosok Kepala Sekolah yang memiliki strategi jitu, yang akan meningkatkan kualitas ataupun mutu pendidikan dalam lembaganya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan historis dan sosiologis. Dimana pendekatan historis untuk mengetahui strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Imam Nawawi School (INIS) Ciomas. Adapun pendekatan sosiologis untuk mengetahui kendala apa saja yang didapatkan dalam proses perealisasian strategi yang dibuat oleh Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif model yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan serta pengujian kesimpulan atau verifikasi. Adapun pengujian keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Imam Nawawi School (INIS) Ciomas menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh Kepala Sekolah dalam meningkatan kualitas pendidikan di INIS Ciomas adalah dengan menyusun dan merencanakan kurikulum mandiri, peningkatan kualitas SDM, membangun sinergi dengan orang tua siswa, melakukan supervisi dan observasi secara rutin di kelas, dan melakukan evaluasi secara rutin di setiap pekan. Adapun penunjang strategi kualitas pendidikan yang lain dengan membuat sekolah berkarakter yang menjadi ciri utama dan budaya sekolah.
Pendampingan Penyusunan Indikator Kinerja Guru Berbasis Meritokrasi di SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta Ali, Mohamad Ali
Abdi Psikonomi Vol 3, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.vi.705

Abstract

Pada tahun 2019 SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta merumuskan 5 (lima) standar kompetensi guru, yakni: kompetensi professional, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan ditambah kompetensi persyarikatan. Rumusan itu masih umum dan belum operasional sehingga dirasakan mendesak untuk membreakdown dan menurunkan kelima kompetensi tersebut ke indikator-indikator yang operasional, sehingga sistem meritokrasi dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Setelah melalui rangkaian tahapan kegiatan, berhasil dirumuskan 17 indikator yang dibreakdown dari 5 kompetensi, yaitu: kompetensi persyarikatan, kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi professional, dan kompetensi sosial, yang masing-masing memiliki 3 sampai 4 indikator.
Pendampingan Penguatan Internalisasi Nilai-Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di Pimpinan Ranting Muhammadiyah Baturan Mohamad Ali; Mohammad Zakki Azani; Nurul Latifatul Inayati; Dartim; Istanto
Abdi Psikonomi Vol 4, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.v4i2.1910

Abstract

Pengabdian ini adalah pengabdian dengan maksud untuk memberikan kontribusi penguatan dan pendampingan bagi persyarikatan yakni di Pimpinan Ranting Muhammadiyah Baturan. Meskipun terletak di tengah-tengah daerah ramai perkotaan tetapi selama beberapa tahun ini geliat dakwah dan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di PRM Baturan dengan berbagai bentuk instrument dakwahnya bisa dikatakan masih sangat minimal. Jika ada kegiatan itupun masih sangat terbatas pada acara yang bersifat ceremonial organisasi belaka. Untuk itu ranah perluasan dakwah Islam di masyarakat masih belum tersentuh. Apalagi di daerah perkotaan juga ada kajian-kajian dari organisasi Islam lain yang cukup intens. Maka dengan kondisi demikian diperlukan pendampingan penguatan dakwah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di PRM Baturan dalam bentuk kajian ilmiah ataupun kegiatan-kegiatan lain yang mendukung.
Peningkatan Kompetensi Guru PAI dalam Menerapan Metode Pembelajaran Aktif pada Proses Pembelajaran Guna Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Pesantren Muhammadiyah Se-Kabupaten Boyolali Ibnu Rushd, Dartim; Mohamad Ali; Nurul Latifatul Inayati; Muh. Nur Rochim Maksum; Mahasri Shobahiya
Abdi Psikonomi Vol 4, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.vi.3928

Abstract

Metode pembelajaran aktif atau Active Learning adalah urutan kegiatan proses pembelajaran yang sistematik dan berfokus terhadap keaktifan siswa, di mana guru memiliki posisi sebagai fasilitator yang membuat suasana belajar menjadi lebih ideal dan menghidupkan suasana agar peserta didik menjadi aktif. Pembelajaran aktif berprinsip bahwa yang belajar adalah siswa. Maka tugas guru adalah membantu siswa belajar dengan baik. Kurangnya tenaga pendidik yang ahli dalam metode pembelajaran aktif menjadi permasalahan tersendiri bagi kalangan akademisi. Terutama di lingkungan pondok pesatren yang menyebabkan siswa kurang termotivasi dalam belajar. Kenyataannya di dalam proses pembelajaran, baik di dalam pembelajaran nasional maupun pembelajaran yang bersifat agama cenderung banyak terpusat pada strategi pembelajaran klasik yang kurang adanya interaksi antara guru dan siswa. Di mana siswa hanya lebih banyak pasif sebagai pendengar. Maka penulis memberikan solusi sebagai bentuk kegiatan pengabdian: pertama, melakukan pelatihan dan sosialisasi berupa Workshop kepada para guru dan staff kependidikan Pesantren Muhammadiyah se-Boyolali mengenai strategi pembelajaran aktif. Solusi tersebut diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan dan skill mengenai pembelajaran aktif dan dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran sehingga dapat lebih maksimal dan berdampak pada semangat belajar siswa yang meningkat. Kedua, di sisi lain di saat yang sama melakukan pendampingan kepada para guru ketika menerapkan strategi pembelajaran aktif ketika mengajar siswa, harapannya ada feedback dan evaluasi terhadap strategi pembelajaran aktif yang sudah dilakukan sehingga dapat dilakukan perbaikan-perbaikan yang dapat menjadikan lebih baik lagi dalam proses pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran aktif.
Peran Guru dalam Penerapan Kriteria Penilaian dalam Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Ramadhani*, Kurnia Dwi; Ali, Mohamad
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26428

Abstract

Ketika sedang melaksanakan telaah dari proses belajar pengajar berperan sebagai penyearah dengan kemampuan menilai berhasil tidaknya pengajar ketika kegiatan belajar mengajar. Penilaian bisa juga disebut titik tumpu dalam menentukan perlu atau tidaknya suatu proses/metode pendidikan dan pembelajaran dibina. Ini akan ditingkatkan lagi. Disertasi ini bertujuan untuk mengetahui konsep dasar evaluasi dan implikasinya terhadap evaluasi pendidikan Islam di sekolah. Karya ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian sastra. Ketika menyusun kegiatan belajar guna penilaian, pengajar perlu mempertimbangkan berbagai prinsip yang mendasari penilaian serta persyaratan yang perlu diperhatikan. Persyaratannya adalah perbaikan dengan alat ukur yang handal dan konstan serta kondisi penilaian akhir, adalah penilaian dilakukan guna memudahkan dipakai
Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Bagi Peserta Didik Melalui Pembiasaan Tadarus Di Sma Muhammadiyah 2 Surakarta Maulana, Abdul Khafid Rayhan; Ali, Mohamad
Instructional Development Journal Vol 7, No 2 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v7i2.31493

Abstract

Abstract: This study aims to describe the efforts to improve the ability to read the Qur'an through the Al-Qur'an tadarus habituation program at SMA Muhammadiyah 2 Surakarta. This research is a descriptive qualitative research. Researchers obtained data through observation or observation, interviews, and documentation. In analyzing the data, researchers went through several stages, including data collection, data reduction, data presentation, then conclusion drawing and verification. Based on the results of the study, it shows that the Al-Qur'an tadarus habituation program at SMA Muhammadiyah 2 Surakarta can help students to improve their ability to read the Al-Qur'an. This program is implemented every Monday-Friday and lasts for 15 minutes before learning. According to several informants, the implementation of the Al-Qur'an tadarus habituation program is carried out with the aim that children love the Al-Qur'an and are accustomed to interacting with the Al-Qur'an. In addition, with this tadarus habituation program, children can identify the right reading of the Qur'an, so that they can improve their ability to read the Qur'an. In addition, through this Al-Qur'an tadarus habituation program, because it is done repeatedly, children become accustomed to it, so that it can provide memorization experience without having to read.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pembiasaan tadarus Al-Qur’an dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat, evaluasi, solusi dan manfaat membaca Al-Qur’an melalui program pembiasaan tadarus Al-Qur’an di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti memperoleh data melalui observasi atau pengamatan, wawancara atau interview, dan dokumentasi. Dalam melakukan analisis data, peneliti melalui beberapa tahap, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ditunjukkan bahwa program pembiasaan tadarus Al-Qur’an di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta dapat membantu peserta didik dalam upaya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an. Program ini dilaksanakan setiap hari Senin-Jumat dan berlangsung selama 15 menit sebelum pembelajaran. Menurut beberapa informan, pelaksanaan program pembiasaan tadarus Al-Qur’an ini dilaksanakan dengan tujuan agar anak cinta dengan Al-Qur’an dan terbiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an. Selain itu, dengan adanya program pembiasaan tadarus ini, anak bisa mengidentifikasi bacaan Al-Qur’an yang tepat, sehingga dapat meningkatkan kemampuannya dalam membaca Al-Qur’an. Di samping itu, melalui program pembiasaan tadarus Al-Qur’an ini, karena dilakukan berulang-ulang, anak menjadi terbiasa, sehingga bisa memberikan pengalaman menghafal tanpa harus membaca.
PENGEMBANGAN SEKOLAH BERBASIS MASYARAKAT: REFLEKSI PENGALAMAN DI MI MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS Sri Sumarti; Mohamad Ali
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 9 No. 1 (2023): Inovatif, February 2023
Publisher : Center for the Research and the Communicator Service of IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/inovatif.v9i1.317

Abstract

Salah satu fenomena Pendidikan di Indonesia adalah kecenderungan lepasnya tanggung jawab masyarakat terhadap pendidikan dan terciptanya Lembaga pendidikan dari akar social-kemasyarakatan. Pendidikan berbasis masyarakat merupakan pendidikan yang dirancang oleh masyarakat untuk membelajarkan masyarakat sehingga mereka berdaya, dalam arti memiliki kekuatan untuk membangun dirinya sendiri melalui interaksi dengan lingkungannya. Pendidikan berbasis masyarakat merupakan usaha pemberdayaan (empowering) masyarakat dalam pendidikan. Untuk memberikan nafas baru bagi madrasah. Salah satunya adalah dengan melakukan penambahan nama “Program Khusus” pada nama Madrasah. Peran masyarakat dalam pengembangan Madrasah yaitu Pembentukan team pengembang,membentuk komite sekolah, membentuk badan pemeriksa harian. Untuk mewadahi peningkatan potensi guru, Kepala Madrasah memberikan wadah berupa Teacher Study Club yang diadakan setiap hari Sabtu minggu keempat.
Transformasi Karakter Siswa: Peran Sekolah Sisan Ngaji dalam Pendidikan Berbasis Nilai Tsani, Bilal Ahmad; Ali, Mohamad
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 2 (2024): Pendidikan Dasar Anak
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v7i2.858

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Sekolah Sisan Ngaji (SSN) program in building students’ character at SMP Muhammadiyah 5 Randulatung. The study employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews with the principal, religious education teachers, and students, and program documentation. The findings indicate that the SSN program is conducted regularly after formal learning activities, with materials focusing on the habituation of worship, strengthening of noble moral values, and spiritual development of students. This program does not only emphasize religious cognitive aspects but also internalizes character values such as discipline, responsibility, and honesty in students’ daily lives. Challenges in implementing the SSN program include students’ lack of motivation, limited time, and minimal parental involvement. However, the school has addressed some of these challenges through creative learning methods, strengthened collaboration with parents, and teacher training. The findings confirm that SSN positively contributes to students’ character development when implemented consistently and supported by all stakeholders. The study recommends regular program evaluation and enhancing teachers’ capacity to guide students’ holistic character development. Implication: The results of this study imply that character-building programs based on religious activities such as SSN can serve as a model for strengthening character education in other schools, especially within the context of Islamic teaching. Implementing similar programs requires institutional support, active parental involvement, and teacher capacity-building to ensure that character education can be carried out effectively, comprehensively, and sustainably.
Strategi Wakil Kepala Kesiswaan dalam Menangani Kenakalan Remaja di Era Digital: The Deputy Head of Student Affairs' Strategy in Handling Juvenile Delinquency in the Digital Age Fiftiyansyah, Mohamad Dzikri; Ali, Mohamad
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 2 (2024): Pendidikan Dasar Anak
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v7i2.871

Abstract

This study aims to analyze the strategies the Vice Principal of Student Affairs (Waka Kesiswaan) implemented in addressing juvenile delinquency in the digital era at SMP Muhammadiyah 2 Masaran. Juvenile delinquency in the digital era includes cyberbullying, fighting, and addiction to social media and online games. This study uses a qualitative approach with a case study method involving participant observation, semi-structured interviews, and document studies. The results of the survey show that juvenile delinquency is influenced by internal factors, such as lack of self-control, as well as external factors, such as environmental influences and lack of parental supervision. The Vice Principal of Student Affairs applies three main strategies: preventive, repressive, and curative. Preventive measures include instilling religious values, implementing school rules, and providing counseling services. Repressive actions involve giving advice, punishment, and coordinating with parents. Meanwhile, curative actions involve training, discipline, and collaboration with various parties. This study recommends that schools improve the effectiveness of handling juvenile delinquency through a holistic and collaborative approach. Implications: This study's implications emphasize the importance of a comprehensive approach to addressing juvenile delinquency. Collaboration between schools, parents, and the community is crucial to creating an environment that supports adolescents' development. Adapting strategies to technological advancements and social media is essential. Schools are expected to continuously develop programs that strengthen students' character and social skills to handle juvenile delinquency effectively and sustainably.
Islamic Education for Women Based On Buya Hamka and Murtadha Muthahhari’s Thoughts Alhijri, Muhammad Rasyidil Fikri; Kusuma, Amir Reza; Susanto, Ari; Azani, Mohammad Zakki; Ali, Mohamad
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4082

Abstract

Lack of knowledge and society awareness dealing with the importance of Women's Education often makes treat, differently between men and women in the teaching process. Even though both of them have different characteristics and needs. For this reason, the research will be discusse an effort to look deeper into some thoughts of women's education, developing women’s potential and maximising the potential of women as a support for the superior generation in civilization of  ummah. This research is library research, while data obtained were analysed by using the documentary method. the researcher also use descriptive method, comparative method and content analysis method to analyzing data. This study found that: 1) according to Hamka the importance of women's education is because women play a very important role in life  as a wife, a mother,an  educator and a caregiver. 2) according to muthahhari women's education in Islam is important because it aims to make women understand about their duties and responsibilities in accordance with their nature as a wife and a mother who will educate their children later. 3) Both of them have an understanding of the importance on women education. While the different are in the way to understand the importance of women’s education. Hamka tend to understand it from interpreting Al-Qur’an and Al- Hadist, while  Muthahhari tend to understand it from philosophical side.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abdul Nizar Abdul Rohman Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi Aboubacar Barry Abror Dikna Anugrah Abror Dikna Anugrah Agung Wahyu Utomo Ahmad Muzaki Ahmad Muzaki Ahmad Nubail Alhijri, Muhammad Rasyidil Fikri Alya Amellia Ayu Janati Amir Reza Kusuma Ana Retna Anas Fauzi Hakimudin Andri Nirwana AN Anugrah, Abror Dikna Arfi Fatah Nur Fadillah Ari Anshori Ari Anshori, Ari Ari Susanto Ari Susanto ARI SUSANTO Arif Nasiruddin Arif Nasiruddin Aris Munandar Armin Nurhantanto Arnawati Arnawati Arribath, Dzakiy Arsyada, Aziz Rizqi Atiqoh, Sifa Lutfiyani Azani, Mohamad Zakki Azis Ilham Saputra Aziz, Ridlo Nur Azka Musthofa Badat Alauddin, Muhammad Bambang Sumardjoko Bayu Tiansyah Putra Bima Azisza Mahardika Chori Miftahul Kosidatul Natus Chusniatun Chusnul Fauziah Clara Duta Wahyu Dinata Dartim Denise Kautsar Desi Amaliyah Dewi Rohmah Diana Romdhoningsih Dzakiy Arribath Een Nuraeni Eka Andy Ristianto Eko Nur Wahyudi Elias Ahmed Elly Ulfah Wardani Erham Budi Wiranto Erna Widiyastuti Ernita Chandra Choirunisa Estetika, Rio Fadeli Fadeli Fadhilla Nangroe Anggraini Fadilah Fadilah Faizal, Ihsan Farida, Gina Fatih, Muhammad Iqbal Al Febriyani Amelia Putri Fifi Nur Lynda Febriyani Fiftiyansyah, Mohamad Dzikri Fricticarani, Ade Ganapathy, Malini Hadi, Muhammad Wafi Hilman Luthfil Hafidz Hafidz Halima, Raden Ayu Hamzah Kamaludin Handito, Rama Hanifah, Rizky Hannah Ummu Atikah Hasniar Amanah Hera Damayanti Hidayat, Syamsul Hoga Saragih Husna Nashihin Indah Setyaningrum Insani, Zulaiha Nurul Isa Ahlian Muttaqin Istanto Istanto Istanto Jafar Ihza Yuska Azzacky Janati, Alya Amellia Ayu Jannah, Khonsa? Izzatul Jobeda Khanom Juli Arianto Jumhana, Enjum Kamaludin, Hamzah Katla Novriyani Kautsar, Denise Khoiril Al Amin, Rizky Khoiriyah, Nurul Asma Khonsa’ Izzatul Jannah Kurnia Dwi Ramadhani* Kurniawati, Dewi Nurlita Kusuma, Amir Reza Kusuma, Ria Nata Lail Septia Aidah Larasati, Indah Linda Ayu Sholekhah Lintang Faza Muqoddas Lumiati, Sri Luqman Hakim Lutfi Hafid Ramadana Lutfiah, Jihan Luthfi Syifa' Fauziyah M. Archie Hardinagoro Maghfiroh, Rofi Atina Mahardika, Bima Azisza Mahasri Shobahiya Maheraka, Naufal Aden Maradon, Permai Dwiki Mari Wulandari Maryam Hanifah Mashudi Al furqon Maulana, Abdul Khafid Rayhan Ma’arif Jamuin Moh Zakki Azanin Moh. Danil Warisi Mohamed Iyas Valarthodi Mohammad Zakki Azani Moordiningsih Moordiningsih Mu'minah Mualim, Rojif Muammar Zulfiqri Muchlis Nurseha Muchtar, Zulfa Iftinani Muh Nur Rochim Maksum Muhamad Subhi Apriantoro Muhammad Badat Alauddin Muhammad Farhan Muhammad Ramadhansyah Muhammad Rasyidil Fikri Alhijri Muhammad Wildan Shohib Muk Andhim Mukhlis Royyani NS Mukti, Oscharil Aji Mursiti, Tutik Muthoifin Mutohharun Jinan Na'imah, Ridha Niyom, Wanchai Nur Ayu Safitri Nur Vambudi, Viky Nur Wachidah Nurfitriana Nurfitriana Nurli Nurlinda Nurli Nurlinda Nursaidah Ahmad Nurseha, Muchlis Nurul Latifatul Inayati Oktaviyani, Rissa Pakpahan, Akbar Waliyuddin Pathurahman, Irfan Permata Ashfi Raihana Permatasari, Eka Wahyu Dian Pratiwi, Woro Yustia Punarsih Punarsih Punarsih, Punarsih Puput Anggreani Putri Komala Sari R. Bilqis Bunga Nirwana Ramadhani*, Kurnia Dwi Ramadhansyah, Muhammad Refi Mulyadi Retna, Ana Riana Sari Rio Estetika Ristianto, Eka Andy Rizky Hanifah Rizky Khoiril Al Amin Rizqianto Hermawan Rohenah Rojif Mualim Royyani NS, Mukhlis Sabar Narimo Safitri, Hana Ayu Saif Uddin Ahmed Khondoker Salim, Hakimuddin Samsirin Saniati Saniati Saputra, Azis Ilham Setyarini, Tri Shohabia, Mahasri Sholahudin Muhammad Iqbal Sholihah, Munaya Maratus Sifa Lutfiyani Atiqoh Sinta Diah Ayu Wandani Siswanto Masruri Siti Mahfudoh Siti Nur'aini Sodiq Azis Kuntoro Sri Lestari Sri Lestari Sri Lestari, Sri Lestari Sri Sumarti Sri Wahyu Basuki Sudarno Shobron, Sudarno Sudarno Sudarno Surya, Jaka Sutrisno Sutrisno Syahrur Rohman Wahid Syamsudin Nawwar Hibatulloh SYAMSUL HIDAYAT Tarani, Muhammad Natsir Tika Retnowati Toni Ardi Rafsanjani Tri Era Khoiriyah Tri Setiyarini Tri Setyarini Triono Ali Mustofa Tsani, Bilal Ahmad Tutik Mursiti Utomo, Agung Wahyu Wachidah, Nur Wachidi Wachidi Wahid Ahmad Al-Qodri Wahyono, Sigit Wanchai Niyom Waston Widiyarto, Angga Zendi Ahmad Maghrobi Zidny Akrima Melati Zikroatul Nurul Uula