p-Index From 2021 - 2026
12.208
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Publikasi Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Journal of ICSAR Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan JURNAL KONSELING GUSJIGANG JKI (Jurnal Konseling Indonesia) International Journal of Research in Counseling and Education GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Bisma The Journal of Counseling ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) Islamic Guidance and Counseling Journal JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Psychocentrum Review KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Jurnal Educatio FKIP UNMA Bulletin of Counseling and Psychotherapy Masyarakat Berdaya dan Inovasi Jurnal Paedagogy International Journal of Applied Guidance and Counseling Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Journal of Advanced Guidance and Counseling Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Research in Instructional Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan International Journal of Entrepreneurship and Sustainability Studies Flourishing Journal Research in Education, Technology, and Multiculture Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat KONSELOR kawanad Jurnal Pendidikan Progresif Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Buletin Konseling Inovatif Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Journal of Cultural Guidance and Counseling
Claim Missing Document
Check
Articles

Dinamika Verbal Abuse Pada Siswa di Era BANI: Perspektif Gender dan Jenjang Pendidikan Hikmah, Muh Syawal; Indreswari, Henny; Bariyyah, Khairul; Hambali, IM; Atmoko, Adi
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4373

Abstract

his study aims to analyze the dynamics of verbal abuse among students in the BANI (Brittle, Anxious, Nonlinear, Incomprehensible) era based on gender and educational level. The novelty of this study lies in the integration of BANI era concepts in the study of verbal abuse using descriptive quantitative methods. The results show that verbal abuse tends to be in the moderate category (85.84%), with the most dominant forms being verbal aggression (M=7.774), insults/name-calling (M=3.619), blaming (M=2.482), and self-deprecation (M=2.181), while forms involving threats (M=1.071), and negative criticism (M=1.084) appear relatively lower. Male students tend to show higher levels of verbal abuse than female students. Based on educational level, verbal abuse is more prominent in junior high school/Islamic junior high school students compared to senior high school students, indicating that early adolescence is a more vulnerable phase. Overall, verbal abuse appears in the form of normalized verbal interactions and has the potential to affect students' psychological well-being and social relationships.
Kesiapan Karier Vokasi: Analisis Future Work Self Salience dan Perbedaan Gender alfikriah, syahira; Indreswari, Henny; Bariyyah, Khairul; Muslihati, Muslihati; Zamroni, Zamroni
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta menganalisis kebutuhan pengembangan layanan karier berdasarkan perbedaan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang melibatkan 108 siswa SMK di Kota Makassar, yang dipilih melalui teknik sampling purposif. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan yang telah lulus uji validitas dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha = 0,860). Analisis data menggunakan statistik deskriptif, termasuk frekuensi, persentase, rata-rata, dan simpangan baku. Hasil menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan siswa termasuk dalam kategori sedang (69,4%), dengan kecenderungan yang lebih tinggi pada aspek visualisasi dibandingkan dengan kejelasan mental dan jenis pekerjaan. Jika ditinjau berdasarkan jenis kelamin, siswa laki-laki cenderung memiliki tingkat kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan yang lebih tinggi daripada siswa perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih memerlukan penguatan dalam perencanaan karier, khususnya terkait kejelasan identitas dan arah karier. Oleh karena itu, pengembangan layanan bimbingan dan konseling karier yang berbasis kebutuhan, sistematis, dan sensitif gender diperlukan untuk meningkatkan kesiapan karier siswa sekolah menengah kejuruan.
Bertahan atau Menyerah: Gambaran Mental Toughness Siswa SMA dalam Menghadapi Tekanan Yusri, Akbar Gibran; Indreswari, Henny; Bariyyah, Khairul; Setyowati, Arbin Janu; Rahman, Diniy Hidayatur
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4385

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat Mental toughness siswa SMA dalam menghadapi tekanan akademik, sosial, dan perkembangan remaja, serta meninjaunya berdasarkan dimensi, tingkat kelas, dan jenis kelamin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 242 siswa SMAN 3 Sidrap berusia 15–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner mental toughness yang diadopsi dari Mental Toughness Questionnaire (MTQ-18) milik Clough, yang mencakup empat dimensi, yaitu control, commitment, challenge, dan confidence. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,714, sehingga instrumen dinyatakan memiliki reliabilitas yang baik. Data dianalisis secara deskriptif dengan bantuan JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mental toughness siswa secara umum berada pada kategori sedang (47,1%), diikuti kategori rendah (37,6%) dan tinggi (15,3%). Pada keempat dimensi, kategori sedang juga mendominasi, yang menunjukkan bahwa ketangguhan mental siswa telah berkembang, tetapi belum optimal. Berdasarkan tingkat kelas, siswa kelas XI dan XII menunjukkan kecenderungan mental toughness yang lebih baik dibandingkan kelas X. Berdasarkan jenis kelamin, siswa laki-laki cenderung memiliki mental toughness lebih tinggi dibandingkan siswa perempuan. Temuan ini menegaskan bahwa mental toughness siswa masih perlu mendapat perhatian serius di sekolah. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi penyusunan layanan bimbingan dan konseling yang bersifat preventif dan developmental, khususnya melalui penguatan coping adaptif agar siswa lebih mampu menghadapi tekanan belajar dan sosial, membangun daya tahan psikologis, dan berkembang secara optimal dalam kehidupan sekolah. This study aims to describe the level of mental toughness of high school students in facing academic, social, and adolescent developmental pressures, and to review it based on dimensions, grade level, and gender. The study used a quantitative approach with a descriptive type. The study subjects were 242 students of SMAN 3 Sidrap aged 15–18 years who were selected using a purposive sampling technique. Data collection was carried out through a mental toughness questionnaire adopted from Clough's Mental Toughness Questionnaire (MTQ-18), which covers four dimensions: control, commitment, challenge, and confidence. The results of the reliability test showed a Cronbach's alpha value of 0.714, so the instrument was declared to have good reliability. Data were analyzed descriptively with the help of JASP. The results showed that students' mental toughness was generally in the medium category (47.1%), followed by the low category (37.6%) and high (15.3%). In all four dimensions, the medium category also dominated, which indicates that students' mental toughness has developed, but is not yet optimal. Based on grade level, students in grades XI and XII showed a tendency towards better mental toughness compared to those in grade X. Based on gender, male students tended to have higher Mental toughness than female students. This finding confirms that students' mental toughness still needs serious attention in schools. Therefore, the results of this study can be the basis for the preparation of preventive and developmental guidance and counseling services, especially through strengthening adaptive coping so that students are better able to face learning and social pressures, build psychological resilience, and develop optimally in school life.
Co-Authors 'Aliyah, Shabrina Muyassirotul Abi Fa'izzarahman Prabawa Achmad Miftachul 'Ilmi Achmad Miftachul 'Ilmi Achmad Miftachul ‘Ilmi Adi Atmoko Ahadinasrikin, Hanifan Ahmad Fitra Rasyadi Alamsyah, Muh. Nur Alfikriah, Syahira Aliyah, Shabrina Muyassirotul Aprilyaningtiyas, Happy Dyah Arbin Janu Setiyowati, Arbin Asep Sunandar Augusto Da Costa Awalya Siska Pratiwi Aziziyah Munawaroh Bahar, Henri Bambang Budi Wiyono Banu, Edigius Paulus Bayu Koen Anggoro Betty Masruroh Blasius Boli Lasan Budiyono, Alief Laili Cantiga, Jaed Brian L. Darma Putri, Ramtia Devy Probowati Dinata, Wisnu Cahya Dinda Putri Abadi Diniy Hidayatur Rahman Djoko Budi Santoso Edigius Paulus Banu Ediyanto Eko Pramudya Laksana Elia Flurentin Eva, Nur Fausta, Thadeus Ega Fitri Wahyuni Fitrianingsih Fitrianingsih Gita Ayu Swastika Hakam Baihaqi, Muhammad Hanifan Ahadinasrikin Hanurawan, Fattah Hengki Tri Hidayatullah Henri Bahar Herlin Ika Nafilasari Hermawan, Salsabila Yuli Adys Hidayatullah, Hengki Tri Hikmah, Muh Syawal Hsin-Hung Wu I Nyoman Sudana Degeng Ilmi, Achmad Miftachul IM. Hambali Imam Setiawan Imanuel Hitipeuw Indriyana Indriyana Rachmawati Irene Maya Simon, Irene Ivvatul Ihda Qurrotul Aini Jaafar, Wan Marzuki Wan Jalil, M. Khoirudin Joice Zhenrike Memmase Kadek Suhardita Kasa, Mark Khairul Bariyyah khana, Yulis kheren carollina pamintarso Kristiyorini, Yuana Kususanto, Prihadi Ditto Laili Indah Sari Rohmawati Laksono Budiarto Linka Latifany Falasifa Reidana Lismaini, Lismaini Lisnanti, Anisa Ultari Lutfi Fauzan M Ramli M. Ramli M. Ramli Madoni, Ely Roy Mahalle, Salwa Maizura, Nining Muhamad Affan Rahmad Saputra Muhammad Syamsun Munawaroh, Aziziyah Muslihati Muyassirotul ‘Aliyah, Shabrina Nugraheni Warih Utami Nuha, Moch. Syihabudin Nur A, Sherly Nur Hidayah Nur Mega Aris Saputra Pamintarso, Kheren Carollina Prabawa, Abi Fa'izzarahman Pramudia Trisnani, Rischa Prasetyani, Yohana Pratama, Aji Mulya Prihatiningsih, Riskiyana Pristiwanti, Yuwanita Punaji Setyosari Putri, Daniar Eka Rafli, Muhammad Ramadhani, Erfan Rasyadi, Ahmad Fitra Raup Padillah Riskiyana Prihatiningsih Riza Aqilah Silmy Rizka Apriani Salsabila Yuli Adys Hermawan Salwa Mahalle Santi Widiasari Sausanuz Zakiyyah Hamibawani Sausanuz Zakiyyah Hamibawani Setyowati, Arbin Janu Shabrina Muyassirotul 'Aliyah Shabrina Muyassirotul 'Aliyah Shabrina Muyassirotul ‘Aliyah Sitorus, Indah Purnama Sari Suharto, Rachel Devita Tristiadi Ardi Ardani TUTIK HARYANTI Untung Wiyono Via Puspita Lindasari Widana, I Wayan Wisnu Cahya Dinata Wiwik Dwi Hastuti Wu, Yohana Prasetyani Yuliati Holifah Yusri, Akbar Gibran Zamroni Zamroni ‘Aliyah, Shabrina Muyassirotul