p-Index From 2021 - 2026
15.158
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Publikasi Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Journal of ICSAR Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan JURNAL KONSELING GUSJIGANG JKI (Jurnal Konseling Indonesia) International Journal of Research in Counseling and Education GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Bisma The Journal of Counseling Islamic Guidance and Counseling Journal JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Psychocentrum Review KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Jurnal Educatio FKIP UNMA Bulletin of Counseling and Psychotherapy Masyarakat Berdaya dan Inovasi Jurnal Paedagogy International Journal of Applied Guidance and Counseling Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Journal of Advanced Guidance and Counseling Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Riset Agama International Journal of Entrepreneurship and Sustainability Studies Flourishing Journal Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat KONSELOR kawanad Jurnal Pendidikan Progresif Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Buletin Konseling Inovatif Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Journal of Cultural Guidance and Counseling Journal of Counseling, Education and Society COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

When Faith Becomes Coping: Gambaran Strategi Religius Remaja dalam Menghadapi Tekanan Kehidupan A. As'ad Fathan; Henny Indreswari; Khairul Bariyyah; Muslihati; Yuliati Hotifah
Jurnal Riset Agama Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescents are in a developmental phase that is vulnerable to academic, social, emotional, and spiritual pressures. In dealing with these pressures, religious coping can serve as an adaptive strategy that helps students find meaning, gain calmness, and build spiritual support. This study aims to describe the level of religious coping among students of SMPN 1 Bontonompo Selatan based on age, gender, grade level, and participation in religious organizations. This research employed a quantitative approach with a descriptive design. The sample consisted of 90 students aged 12–15 years selected using purposive sampling. The instrument used was a religious coping scale adapted from Savira et al. and based on Pargament’s theory of religious coping. The data were analyzed descriptively using JASP. The results showed that students’ religious coping was generally in the moderate category, with a percentage of 63.3%. Based on students’ characteristics, religious coping showed variations, although most students remained in the moderate category. Students who participated in religious organizations had a higher proportion in the high category than those who did not. In addition, positive religious coping had a higher mean score than negative religious coping. These findings indicate that students have begun to use religious values as a strategy for dealing with pressure, but they still need reinforcement through guidance and counseling services based on religious values.
Reducing Junior High School Students’ Off-Task Behavior through Self-Monitoring and Reinforcement: A Single Subject Design Study Anisa Safitri; Henny Indreswari; Khairul Bariyyah; Noradilah Md Nordin
International Journal of Applied Guidance and Counseling Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/m3wyvy51

Abstract

This study examined changes in off-task behavior among junior high school students through self-monitoring combined with reinforcement. Using a quantitative single-subject design with a multiple baseline across participants model, three students who frequently displayed off-task behavior during learning activities were selected through initial observation and teacher recommendation. The intervention involved identifying target behavior, recording focused and unfocused behavior, and providing verbal praise, positive feedback, and simple rewards when students reduced off-task behavior. Data were collected using an observation sheet and students’ self-monitoring sheets, then analyzed descriptively and visually across baseline, intervention, and follow-up phases. The results showed decreased off-task behavior across all subjects: Subject 1 from 9 to 3, Subject 2 from 10 to 4, and Subject 3 from 11 to 4. These findings indicate that self-monitoring with reinforcement can support the reduction of off-task behavior and increase students’ behavioral engagement during classroom learning.
Panduan Biblioedukasi untuk Meningkatkan Sikap Respek Siswa SMP Riza Aqilah Silmy; Henny Indreswari; Riza Aqilah Silmy; Henny Indreswari; Muslihati Muslihati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.933 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i92021p754-764

Abstract

Abstract: This research has the objective to obtain biblioeducation guidance to enhance respect among junior high students. The guidance consists of a series of activities and materials which are arranged systematically for counsellor and students. This development research adapted Borg and Gall steps. Tests required comprise early product and limited site tests. Early product test conducted by a Guidance and Counseling theory and media expert. While, limited site conducted by counsellor. The result assessment of this guidance book in terms of function reached each score 84, 87, 8, and 83 with average score 3,65, 3,76, 4, and 3,60 which conclude as very functional. In terms of ease, it reached scores 66, 64, 28, and 45 with average scores 3,47, 3,37, 4, and 3,45 which conclude as very easy. In terms of precision, it reached scores 44, 41, 47, and 69 with average 3,38, 3,15, 3,91, and 3,63 which conclude as very precise. Based on theory expert I and II in terms of interest, it reached score 6 with average 3 which conclude as interesting. While based on media expert and personal usage, it reached score 12 and 8 with average score 4 which conclude as very interesting. Therefore, this guidance is allowed to be used by counsellor to provide Guidance and Counseling practice. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan panduan biblioedukasi untuk meningkatkan sikap respek pada siswa SMP. Panduan ini berisi serangkaian kegiatan dan materi yang disusun secara sistematis untuk konselor dan siswa. Penelitian pengembangan ini mengadaptasi langkah-langkah dari Borg dan Gall. Uji coba yang dilakukan terdiri dari uji coba produk awal dan uji coba lapangan terbatas. Uji coba produk awal ini dilakukan oleh ahli materi BK dan ahli media sedangkan uji coba lapangan terbatas dilakukan oleh konselor. Hasil penilaian buku panduan ini pada aspek kegunaan memperoleh skor total masing-masing 84, 87, 8, dan 83 dengan skor rata-rata 3,65, 3,76, 4, dan 3,60 termasuk dalam predikat sangat berguna. Pada aspek kemudahan memperoleh skor total 66, 64, 28, dan 45 dengan skor rata-rata 3,47, 3,37, 4, dan 3,45 termasuk dalam predikat sangat mudah. Pada aspek ketepatan memperoleh skor total 44, 41, 47, dan 69 dengan skor rata-rata 3,38, 3,15, 3,91, dan 3,63 termasuk dalam predikat sangat tepat. Pada ahli materi I dan II aspek kemenarikan memperoleh skor total 6 dengan skor rata-rata 3 termasuk dalam predikat menarik sedangkan pada ahli media dan pengguna masing-masing memperoleh skor total 12 dan 8 dengan rerata 4 termasuk dalam predikat sangat menarik. Dengan demikian, panduan ini dapat digunakan konselor dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling.
Pengembangan Media Bimbingan Konten Video Youtube untuk Meningkatkan Self-Acceptance Siswa SMP yang Mengalami Insecurity Mauritia Dian Adiningtyas; Muslihati Muslihati; Henny Indreswari; Mauritia Dian Adiningtyas; Muslihati Muslihati; Henny Indreswari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i22022p134-142

Abstract

Fakta dilapangan menunjukan masih terdapat remaja yang kurang menerima dirinya terkait dengan kondisi fisik. Seringkali merasa malu, cemas, gelisah, khawatir, serta kurang percaya diri terhadap kondisi fisik yang dimiliki. Hal tersebut dapat membuat remaja mengalami perasaan insecure (tidak aman). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media bimbingan konten video YouTube untuk membantu meningkatkan penerimaan diri (self-acceptance) siswa SMP yang mengalami insecurity. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan yaitu (a) Analysis; (b) Design; (c) Development; (d) Implementation; dan (e) Evaluation. Untuk mengukur keberterimaan produk dilaksanakan beberapa uji validasi diantaranya uji ahli materi, uji ahli media, uji ahli instrumen, serta uji ahli calon pengguna. Hasil uji materi mendapatkan nilai total rata-rata 3,7 dengan kualifikasi sangat baik. Untuk hasil uji media mendapatkan nilai total rata-rata 3,9 hal ini menunjukkan kualitas produk yang sangat baik. Pada hasil uji instrumen pengukuran penerimaan diri mendapatkan nilai total rata-rata 3,9 hal ini juga menunjukkan instrumen yang dikembangkan layak diujikan kepada siswa. Selanjutnya untuk hasil uji calon pengguna (konselor) juga mendapatkan validitas yang sangat tinggi yakni perolehan kesepakatan indeks 1,00. Data deskriptif berupa kritik dan saran digunakan sebagai acuan penyempurnaan produk. Sehingga produk media bimbingan konten video YouTube dapat diterima serta bermanfaat dalam membantu meningkatkan penerimaan diri siswa yang mengalami insecure.
Pengembangan Panduan Teknik Sinema Edukasi untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Muhamad Affan Rahmad Saputra; Henny Indreswari; Muhamad Affan Rahmad Saputra; Henny Indreswari; Diniy Hidayatur Rahman
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p460-470

Abstract

Abstract: This research and development aims to produce a guidance guide with educational cinema techniques to improve the social interactions of vocational students that meet the aspects of accuracy, usefulness, convenience, and attractiveness. This development research adapts the research developed by Borg and Gall which uses five stages, including: (1) Data collection (2) Planning (3) Product development (4) prototype validation stage (5) Product revision. The guide testing in stage four was carried out by two material experts, two media experts, and two potential users. The instrument used in this development research uses a material expert test acceptability rating scale, a media expert test acceptability rating scale, a prospective user test acceptability rating scale, to measure the acceptance of the prototype. The data obtained from this research are quantitative and qualitative data. Quantitative data analysis used the inter-rater agreement technique from Gregory. Qualitative data analysis was obtained from assessments carried out by experts and potential users in the form of input, criticism, and suggestions, then conclusions were drawn as a basis for improving the prototype. The results of quantitative data analysis from two material experts get an index of 1.00, two media experts get an index of 1.00, and two potential users get an index of 1.00 which means that they meet the aspects of accuracy, usability, convenience, and attractiveness. The results of qualitative data analysis from two material experts got five suggestions for improvement, two media experts got three suggestions for improvement, two potential users got two suggestions for improvement. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the prototype developed has met the acceptability aspect so that the prototype of the guidebook is very suitable for use by counselors. Abstrak: Penelitian dan pengambangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah panduan bimbingan dengan teknik sinema edukasi untuk meningkatkan interaksi sosial siswa SMK yang memenuhi aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan, dan kemenarikan. Penelitian pengembangan ini mengadaptasi penelitian yang dikembangakan oleh Borg dan Gall yang menggunakan lima tahap, meliputi: (1) Pengumpulan data (2) Perencanaan (3) Pengembangan produk (4) tahap validasi prototipe (5) Revisi produk. Pengujian panduan pada tahap empat dilakukan oleh dua ahli materi, dua ahli media, dan dua calon pengguna. Instrumen yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini menggunakan skala penilaian akseptabilitas uji ahli materi, skala penilaian akseptabilitas uji ahli media, skala penilaian akseptabilitas uji calon pengguna, untuk mengukur keberterimaan prototipe. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif menggunakan teknik inter-rater agreement dari Gregory. Analisis data kualitatif diperoleh dari penilaian yang dilakukan oleh ahli dan calon pengguna yang berupa masukan, kritik, dan saran, kemudian ditarik kesimpulan sebagai dasar dalam memperbaiki prototipe. Hasil analisis data kuantitatif dari dua ahli materi mendapatkan indeks 1,00, dua ahli media mendapatkan indeks 1,00, dan dua calon pengguna mendapatkan indeks 1,00 berarti memenuhi aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan, dan kemenarikan. Hasil analisis data kualitatif dari dua ahli materi mendapatkan lima saran perbaikan, dua ahli media mendapatkan tiga saran perbaikan, dua calon pengguna mendapatkan dua saran perbaikan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan prototipe yang dikembangkan telah memenuhi aspek keberterimaan sehingga prototipe buku panduan sangat layak digunakan oleh konsleor.
Dukungan Orang Tua, Ekspektasi Karier dan Hubungannya dengan Motivasi Belajar Siswa di SMK Negeri 5 Malang Laili Indah Sari Rohmawati; Henny Indreswari; Laili Indah Sari Rohmawati; Henny Indreswari; Elia Flurentin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p252-262

Abstract

Abstract: This research examines the problems of lack of learning motivation experienced by students of SMK Negeri 5 Malang, as well as factors related to these problems. The purpose of this study is to determine the correlation between student learning motivation problems and parental support obtained by students and student expectations for future careers. This is important to research as a basis for providing services to increase student learning motivation. The type of research used is correlational descriptive research. The population in this study was class XI and XII at SMK Negeri 5 Malang. Sampling was performed using a Cluster Random Area. The data retrieval technique uses questionnaires and the data is analyzed using multiple linear analysis. The results of this study show that; (1) there is a correlation between parental support and student learning motivation; (2) there is a correlation between career expectations and learning motivation; (3) there is a correlation between parental support, career expectations and learning motivation. Results of this research can be used to provide services that can improve the provision of support from parents to students and also services that can increase students' expectations of future career. It is hoped that these services can increase student learning motivation. Abstrak: Penelitian ini mengkaji mengenai problematika kurangnya motivasi belajar yang dialami oleh siswa SMK Negeri 5 Malang, dan variabel lain yang berhubungan dengan permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran korelasi antara dukungan orang tua dan ekspektasi karier dengan motivasi belajar siswa. Hal tersebut penting diteliti sebagai dasar pemberian layanan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah kelas XI dan XII di SMK Negeri 5 Malang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Cluster Random Area. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan analisis linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; (1) terdapat hubungan antara dukungan orang tua siswa dengan motivasi belajar siswa; (2) terdapat hubungan antara ekspektasi karier dengan motivasi belajar; (3) terdapat hubungan antara dukungan orang tua, ekspektasi karier dengan motivasi belajar. Hasil dari penelitian ini, dapat digunakan sebagai acuan dalam membuat program layanan bimbingan dan konseling. Diharapkan dari pemberian layanan tersebut, dapat meningkatkan dukungan orang tua, ekspektasi karier serta motivasi belajar siswa.
Pengembangan Materi Layanan Informasi Studi Lanjut Berbantuan Media Sosial Instagram untuk Perencanaan Karier Siswa SMA Via Puspita Lindasari; Muslihati Muslihati; Via Puspita Lindasari; Muslihati Muslihati; Henny Indreswari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.975 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i52021p394-400

Abstract

Abstract: This research aims to produce further study information service materials assisted by Instagram social media for high school student career planning in an effort to facilitate information on secondary school students of SMAN 1 Durenan, Trenggalek. The research used is research and development using the Reach and Development model. The research steps carried out began with knowing the problem, carrying out need assessment, formulating objectives, designing the initial product, expert testing (material experts & media experts) and user testing (counselors), revisions of the results of expert testing and user testing, after design and material revisions ready to use. Data collection was carried out twice, namely pre-development data collection and post-development data collection. Pre-development data collection was carried out by interviewing counselors and students via WhatsApp, as well as distributing statement forms to students. The results show that students at SMA Negeri 1 Durenan have not been able to plan their secondary school well so that further study information services need to be provided in order to find suitable alternative secondary schools. Therefore, researchers developed further study information service materials assisted by Instagram social media. Furthermore, post-development data collection is by conducting validity tests on media experts, material experts and testing prospective users (counselors). The results showed that the advanced study service material products developed were very acceptable and could be used by students in exploring secondary schools. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan materi layanan informasi studi lanjut berbantuan media sosial instagram untuk perencanaan karier siswa SMA dalam upaya memfasilitasi informasi sekolah lanjutan siswa SMAN 1 Durenan, Trenggalek. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model Reach and Development. Langkah penelitian yang dilakukan diawali dengan mengetahui masalah, melakukan need assessment, merumuskan tujuan, mendesain produk awal, uji ahli (ahli materi & ahli media) dan uji pengguna (konselor), revisi dari hasil uji ahli dan uji pengguna, setelah revisi desain dan materi siap digunakan. Pengumpulan data dilakukan sebanyak dua kali yakni pengumpulan data pra pengembangan dan pengumpulan data pasca pengembangan. Pengumpulan data pra pengembangan dilakukan dengan wawancara kepada konselor dan siswa, serta penyebaran form pernyataan kepada siswa. Hasil menunjukkan bahwa siswa di SMA Negeri 1 Durenan belum mampu merencanakan sekolah lanjutan mereka dengan baik sehingga perlu diberikan layanan informasi studi lanjut agar dapat menemukan alternatif sekolah lanjutan yang sesuai. Oleh karena itu peneliti mengembangkan materi layanan informasi studi lanjut berbantuan media sosial instagram. Selanjutnya pengumpulan data pasca pengembangan yaitu dengan cara melakukan uji validitas kepada ahli media, ahli materi dan uji calon pengguna (konselor). Hasil menunjukkan bahwa produk materi layanan studi lanjut yang dikembangan sangat berterima dan dapat digunakan oleh siswa dalam mengeksplorasi sekolah lanjutan.
Kesiapan Karier Vokasi: Analisis Future Work Self Salience dan Perbedaan Gender syahira alfikriah; Henny Indreswari; Khairul Bariyyah; Muslihati Muslihati; Zamroni Zamroni
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta menganalisis kebutuhan pengembangan layanan karier berdasarkan perbedaan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang melibatkan 108 siswa SMK di Kota Makassar, yang dipilih melalui teknik sampling purposif. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan yang telah lulus uji validitas dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha = 0,860). Analisis data menggunakan statistik deskriptif, termasuk frekuensi, persentase, rata-rata, dan simpangan baku. Hasil menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan siswa termasuk dalam kategori sedang (69,4%), dengan kecenderungan yang lebih tinggi pada aspek visualisasi dibandingkan dengan kejelasan mental dan jenis pekerjaan. Jika ditinjau berdasarkan jenis kelamin, siswa laki-laki cenderung memiliki tingkat kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan yang lebih tinggi daripada siswa perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih memerlukan penguatan dalam perencanaan karier, khususnya terkait kejelasan identitas dan arah karier. Oleh karena itu, pengembangan layanan bimbingan dan konseling karier yang berbasis kebutuhan, sistematis, dan sensitif gender diperlukan untuk meningkatkan kesiapan karier siswa sekolah menengah kejuruan.
Bertahan atau Menyerah: Gambaran Mental Toughness Siswa SMA dalam Menghadapi Tekanan Akbar Gibran Yusri; Henny Indreswari; Khairul Bariyyah; Arbin Janu Setyowati; Diniy Hidayatur Rahman
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4385

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat Mental toughness siswa SMA dalam menghadapi tekanan akademik, sosial, dan perkembangan remaja, serta meninjaunya berdasarkan dimensi, tingkat kelas, dan jenis kelamin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 242 siswa SMAN 3 Sidrap berusia 15–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner mental toughness yang diadopsi dari Mental Toughness Questionnaire (MTQ-18) milik Clough, yang mencakup empat dimensi, yaitu control, commitment, challenge, dan confidence. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,714, sehingga instrumen dinyatakan memiliki reliabilitas yang baik. Data dianalisis secara deskriptif dengan bantuan JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mental toughness siswa secara umum berada pada kategori sedang (47,1%), diikuti kategori rendah (37,6%) dan tinggi (15,3%). Pada keempat dimensi, kategori sedang juga mendominasi, yang menunjukkan bahwa ketangguhan mental siswa telah berkembang, tetapi belum optimal. Berdasarkan tingkat kelas, siswa kelas XI dan XII menunjukkan kecenderungan mental toughness yang lebih baik dibandingkan kelas X. Berdasarkan jenis kelamin, siswa laki-laki cenderung memiliki mental toughness lebih tinggi dibandingkan siswa perempuan. Temuan ini menegaskan bahwa mental toughness siswa masih perlu mendapat perhatian serius di sekolah. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi penyusunan layanan bimbingan dan konseling yang bersifat preventif dan developmental, khususnya melalui penguatan coping adaptif agar siswa lebih mampu menghadapi tekanan belajar dan sosial, membangun daya tahan psikologis, dan berkembang secara optimal dalam kehidupan sekolah. This study aims to describe the level of mental toughness of high school students in facing academic, social, and adolescent developmental pressures, and to review it based on dimensions, grade level, and gender. The study used a quantitative approach with a descriptive type. The study subjects were 242 students of SMAN 3 Sidrap aged 15–18 years who were selected using a purposive sampling technique. Data collection was carried out through a mental toughness questionnaire adopted from Clough's Mental Toughness Questionnaire (MTQ-18), which covers four dimensions: control, commitment, challenge, and confidence. The results of the reliability test showed a Cronbach's alpha value of 0.714, so the instrument was declared to have good reliability. Data were analyzed descriptively with the help of JASP. The results showed that students' mental toughness was generally in the medium category (47.1%), followed by the low category (37.6%) and high (15.3%). In all four dimensions, the medium category also dominated, which indicates that students' mental toughness has developed, but is not yet optimal. Based on grade level, students in grades XI and XII showed a tendency towards better mental toughness compared to those in grade X. Based on gender, male students tended to have higher Mental toughness than female students. This finding confirms that students' mental toughness still needs serious attention in schools. Therefore, the results of this study can be the basis for the preparation of preventive and developmental guidance and counseling services, especially through strengthening adaptive coping so that students are better able to face learning and social pressures, build psychological resilience, and develop optimally in school life.
How Can We Enhance PISA Ranking Through Effective Learning Methods? Systematic Literature Review From 2019 to 2024 Abi Fa'izzarahman Prabawa; Henny Indreswari; Arbin Janu Setiyowati; Salwa Mahalle
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: The research aims [P1] to identify effective learning methods to improve Programme for International Student Assessment (PISA) rankings; this study undertakes a comprehensive analysis of relevant literature. PISA results provide a benchmark for assessing students' reading, mathematics, and science literacy abilities—crucial indicators of a nation's educational success. Most countries within the OECD utilize PISA assessment results to shape their educational policies. As nations strive to enhance their educational frameworks, particularly in teaching methodologies, the pursuit of influencing PISA rankings becomes increasingly competitive. Countries with lower PISA rankings often look to adopt best practices in literacy improvement from those with higher rankings. This study aspires to deliver best practices to bolster students' literacy skills, thereby improving PISA standings. Methods: The systematic literature review (SLR) is designed by the PRISMA diagram flow, encompassing the critical stages of identification, screening, eligibility, and inclusion. The SLR draws from 14 articles sourced from the Scopus database. Findings: The findings reveal that innovative teaching approaches, such as context-based learning and the integration of digital tools, significantly enhance students' performance in reading, mathematics, and science literacy. Notably, reading literacy is improved through the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model, which focuses on collaborative learning. Mathematics literacy benefits from STEM-themed materials that bridge abstract concepts to real-world applications and through oral questioning techniques that foster critical thinking. Science literacy skills are advanced through digital comic materials, simplifying complex concepts, while STEM learning applications enhance students' understanding and engagement. Conclusion: In conclusion, this study underscores the vital role of appropriate teaching methods in improving learning outcomes and boosting student engagement in the international PISA assessment. By strategically adopting effective educational strategies from countries with higher PISA rankings, significant advancements can be made, offering hope for the future of education. Keywords: learning, method, PISA.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v14.i2.2024100
Co-Authors 'Aliyah, Shabrina Muyassirotul A. As'ad Fathan Abdullah, Haslee Sharil Lim Abi Fa'izzarahman Prabawa Abi Fa'izzarahman Prabawa Abu Yazid Abu Bakar Achmad Miftachul 'Ilmi Achmad Miftachul 'Ilmi Achmad Miftachul ‘Ilmi Adi Atmoko Aditya, Ronal Surya Afifah Army Age Ahadinasrikin, Hanifan Ahmad Fitra Rasyadi Akbar Gibran Yusri Alamsyah, Muh. Nur Alief Laili Budiyono Alief Laili Budiyono Aliyah, Shabrina Muyassirotul Amalia, Riza Amelia Bernike Gunasenjaya Amna Riskya Anisa Safitri Annisau Qonitaturrohmah Antika, Eni Rindi Aprilyaningtiyas, Happy Dyah Arbin Janu Setiyowati, Arbin Arbin Janu Setyowati Asep Sunandar Augusto Da Costa Awalya Siska Pratiwi Aziziyah Munawaroh Bahar, Henri Bambang Budi Wiyono Banu, Edigius Paulus Bayu Koen Anggoro Betty Masruroh Blasius Boli Lasan Budiyono, Alief Laili Cantiga, Jaed Brian L. Clara Pavita Novenia Setyadi Darma Putri, Ramtia Devy Probowati Dinata, Wisnu Cahya Dinda Putri Abadi Diniy Hidayatur Rahman Diniy Hidayaur Rahman Djoko Budi Santoso Easter Victoria Gunawan Edigius Paulus Banu Ediyanto Eko Pramudya Laksana Elia Flurentin Ely Roy Madoni Eva, Nur Fausta, Thadeus Ega Fitri Wahyuni Fitrianingsih Fitrianingsih Gita Ayu Swastika Hakam Baihaqi, Muhammad Hanifan Ahadinasrikin Hanurawan, Fattah Hengki Tri Hidayatullah Henny Indreswari Henri Bahar Herlin Ika Nafilasari Hermawan, Salsabila Yuli Adys Hidayatullah, Hengki Tri Hsin-Hung Wu I Nyoman Sudana Degeng Ilmi, Achmad Miftachul IM. Hambali Imam Setiawan Imanuel Hitipeuw Indah Purnama Sari Sitorus Indriyana Indriyana Rachmawati Irene Maya Simon, Irene Ivvatul Ihda Qurrotul Aini Ivvatul Ihda Qurrotul Aini Jaafar, Wan Marzuki Wan Joice Zhenrike Memmase Kadek Suhardita Kasa, Mark Khairul Bariyyah kheren carollina pamintarso Kristiyorini, Yuana Kususanto, Prihadi Ditto Laili Indah Sari Rohmawati Laili Indah Sari Rohmawati Laksono Budiarto Linka Latifany Falasifa Reidana Lismaini, Lismaini Lisnanti, Anisa Ultari Lutfi Fauzan M Ramli M. Khoirudin Jalil M. Ramli M. Ramli M.Ramli Mahalle, Salwa Maizura, Nining Mauritia Dian Adiningtyas Mauritia Dian Adiningtyas Menany Soputan, Shania Dea Moch Syihabudin Nuha Muhamad Affan Rahmad Saputra Muhamad Affan Rahmad Saputra Muhammad Syamsun Munawaroh, Aziziyah Muslihati Muyassirotul ‘Aliyah, Shabrina Noradilah Md Nordin Nugraheni Warih Utami Nur A, Sherly Nur Eva Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Mega Aris Saputra Pamintarso, Kheren Carollina Prabawa, Abi Fa'izzarahman Prabawa, Abi Fa’izzarahman Pramudia Trisnani, Rischa Prasetyani, Yohana Pratama, Aji Mulya Prihatiningsih, Riskiyana Pristiwanti, Yuwanita Punaji Setyosari Putri, Daniar Eka Rafli, Muhammad Ramadhani, Erfan Rasyadi, Ahmad Fitra Raup Padillah Riskiyana Prihatiningsih Riza Aqilah Silmy Riza Aqilah Silmy Rizka Apriani Rusnila Rusnila, Rusnila Salsabila Yuli Adys Hermawan Salwa Mahalle Santi Widiasari Sausanuz Zakiyyah Hamibawani Sausanuz Zakiyyah Hamibawani Shabrina Muyassirotul 'Aliyah Shabrina Muyassirotul 'Aliyah Shabrina Muyassirotul ‘Aliyah Siti Nurhaliza Suharto, Rachel Devita Syahira Alfikriah Thadeus Ega Fausta Tristiadi Ardi Ardani Tutik Haryanti Untung Wiyono Via Puspita Lindasari Via Puspita Lindasari Widana, I Wayan Wisnu Cahya Dinata Wiwik Dwi Hastuti Wu, Yohana Prasetyani Yuliati Holifah Yulis khana Yunita Odinlia Ere Zamroni Zamroni ‘Aliyah, Shabrina Muyassirotul