p-Index From 2021 - 2026
10.298
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ISTORIA BAHASA DAN SASTRA Attoriolong Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Humano: Research Journal LINK Phinisi Integration Review Jurnal Moral Kemasyarakatan Equilibria Pendidikan : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya JEKPEND Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Jurnal Fokus Manajemen Bisnis Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Riset: Jurnal Aplikasi Ekonomi Akuntansi dan Bisnis Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS) ALLURE JOURNAL Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Ekonomi dan Riset Pembangunan Journal of Economic, Religious, and Entrepreneurship (JoERE) Multidisciplinary Journal of Education, Economic and Culture Danadyaksa Historica Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Journal of Digital Community Services Paramacitra : Jurnal Pengabdian Masyarakat Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Pinisi Journal of Community Service Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Indonesian Journal of Education Jurnal Cendekia Ilmiah Ulil Albab PESHUM Journal of Sustainable Innovation Engineering Ethnography: Journal of Design, Social Sciences and Humanistic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Perang Aceh 1873–1912: Dari Pengkhianatan Perjanjian Sumatera hingga Lahirnya Semangat Perang Sabil Bahri, Bahri; Muh. Akbar; Fadli, Fadli
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.13095

Abstract

Perang Aceh (1873–1912) merupakan salah satu konflik kolonial terpanjang dalam sejarah Indonesia yang berakar pada pengkhianatan Belanda terhadap Perjanjian Sumatera 1871. Pelanggaran perjanjian tersebut memicu reaksi keras dari Kesultanan Aceh yang menafsirkan tindakan Belanda sebagai deklarasi perang terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang politik dan keagamaan perang, peran ulama dalam mobilisasi rakyat melalui ideologi perang sabil, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Aceh. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan empat tahapan: heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber data diperoleh dari literatur primer dan sekunder berupa buku, karya ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perang Aceh bukan semata-mata perlawanan terhadap kolonialisme Belanda, melainkan juga manifestasi dari keyakinan agama Islam yang telah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat Aceh. Ulama memainkan peran sentral dalam menyatukan rakyat melalui dakwah jihad, karya sastra religius, dan seruan. Hikayat Perang Sabil menjadi instrumen ideologis yang menumbuhkan semangat kolektif untuk mempertahankan tanah air dan iman. Secara sosial-ekonomi, perang berkepanjangan ini menimbulkan runtuhnya perekonomian, menurunnya kesejahteraan, serta disintegrasi struktur pemerintahan tradisional. Lahirnya keteguhan moral dan spiritual yang menjadikan Islam sebagai kekuatan pemersatu. Dengan demikian, Perang Aceh dapat dimaknai sebagai bentuk jihad sosial dan politik masyarakat Aceh dalam mempertahankan martabat, kedaulatan.
Relevansi Model Pembelajaran Radec sebagai Strategi Pembelajaran IPS Bahri, Bahri; Akbar, Muh.; Tati, Andi Dewi Riang
JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jekpend.v8i2.77973

Abstract

Learning in the 21st century requires educators to be able and capable of carrying out learning processes aimed at developing students' skills according to the needs of the 21st century. Skill formation can be realized in one way, namely social studies educators acting as learner centers or learning that makes students the subject of learning. In addition, social studies learning strategies through the selection of appropriate learning models also play an important role in supporting the achievement of student skill formation according to the needs of the 21st century. One of the learning models designed according to the conditions of education in Indonesia in the 21st century is the Radec learning model. This study aims to determine the relevance of the Radec learning model as a social studies learning strategy in junior high schools in the 21st century. By using qualitative methods, the author constructs a discussion of research problems, data analysis techniques using literature reviews in the form of books and reviews of relevant research articles. Based on the review of books and journals, the results of this study conclude that there is relevance of the Radec learning model as a social studies learning strategy in junior high schools in the 21st century. The Radec learning model can build students' critical thinking skills in social studies learning.
Tradisi dan Penyelesaian Sengketa Masyarakat Adat Karampuang Berbasis Keadilan Restoratif Agus, Andi Aco; Bahri, Bahri; Syukur, Muhammad; Hery, Riri Nurfaathirany; Amin, Muhammad
Jurnal Pattingalloang Vol. 12, No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v12i3.79309

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis tradisi hukum adat masyarakat Karampuang; peran pemangku adat serta penerapan pendekatan keadilan restoratif dalam penyelesaian sengketa masyarakat adat Karampuang dilihat dari perspektif hukum acara perdata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum dengan pendekatan normatif-sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi mappogau sihanua dan maddui merupakan bentuk penghormatan masyarakat adat Karampuang kepada leluhurnya dan upaya menjaga keharmonisan sosial. Pemangku adat berperan tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mediator yang menjaga nilai sosial, spiritual, dan budaya. Proses musyawarah bertingkat (pettu ana malolo, pettu gella, dan pettu to matoa) memungkinkan seluruh pihak yang bersengketa untuk terlibat aktif, menyampaikan pandangan, sehingga keputusan yang dihasilkan dianggap adil, sah, dan mengikat secara sosial. Penerapan hukum adat yang berorientasi pada keadilan restoratif mampu memperkuat kohesi dan harmoni sosial, serta berkontribusi pada pelestarian identitas budaya masyarakat Karampuang. Di tengah dinamika modernisasi dan perkembangan hukum nasional, praktik penyelesaian sengketa melalui hukum adat tetap relevan sebagai mekanisme penyelesaian sengketa yang partisipatif dan berkeadilan. Kata Kunci: Hukum Adat, Keadilan Restoratif, Masyarakat Karampuang.AbstractThis paper aims to analyze the customary law traditions of the Karampuang community; the role of customary leaders and the application of the restorative justice approach in resolving disputes within the Karampuang community from the perspective of civil procedural law. This study uses a legal research method with a normative-sociological approach. The results show that the traditions of mappogau sihanua and maddui are a form of respect for their ancestors by the Karampuang community and an effort to maintain social harmony. Customary leaders play a role not only as law enforcers but also as mediators who maintain social, spiritual, and cultural values. The multi-level deliberation process (pettu ana malolo, pettu gella, and pettu to matoa) allows all disputing parties to actively participate and express their views, so that the resulting decision is considered fair, legitimate, and socially binding. The application of customary law oriented towards restorative justice can strengthen social cohesion and harmony, and contribute to the preservation of the cultural identity of the Karampuang community. Amid the dynamics of modernization and developments in national law, the practice of dispute resolution through customary law remains relevant as a participatory and equitable dispute resolution mechanism.Keywords: Customary Law, Restorative Justice, Karampuang Community. 
Mediating Function of Sustainable Agriculture in The Impact of FinTech on AI-Based Green Marketing Aditya, Ascasaputra; Artha, Bhenu; Hadi, Antonius Satria; Bahri, Bahri; Sari, Niken Permata; Sari, Utami Tunjung; Asri, Cahya Purnama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3384

Abstract

Global sustainability agendas, especially in the agricultural sector, are being advanced by the convergence of green marketing, sustainable agriculture, and technological innovation. Green marketing orientation gauges an organization's commitment to putting strategic, tactical, and internal procedures and activities into place with the goal of developing, communicating, and delivering goods and/or services with the least amount of environmental impact. FinTech is the use of cutting-edge digital technologies, like blockchain, digital credit, mobile banking, and alternative data analytics, to provide financial services, particularly in areas where traditional systems are still insufficiently advanced or exclusive. By improving efficiency, increasing access, lowering transaction costs, and promoting financial inclusion, all of which are essential components of sustainable development, FinTech has quickly upended traditional financial infrastructures. The purpose of this study is to determine the influence of fintech on sustainable agriculture and ultimately affect artificial intelligence (AI)-based green marketing. This research uses theoretical literature review as a research method. Authors found that fintech affects sustainable agriculture, and AI-based green marketing affected by sustainable agriculture. Digital finance has emerged as a transformative force in the agricultural sector, reshaping how farmers, agribusinesses, and intermediaries access and manage financial services. The agricultural value chain, which encompasses production, processing, distribution, and retail, has historically faced challenges related to inefficiency, lack of transparency, and limited access to credit. By integrating digital technologies such as mobile banking, blockchain, and digital payment systems, financial transactions within agriculture are becoming more transparent, accessible, and efficient.
A bibliometric analysis of leadership management Bahri, Bahri; Sari, Utami Tunjung; Artha, Bhenu; Sari, Niken Permata; Supranta, Virginia Amelia; Raihan, Atha
Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Vol.6, No.2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/ebisma.v6i2.1618

Abstract

Being a leader means having to use the resources that are available to you, whether they be material or human, in order to achieve goals and maintain organizational unity. Analysts define leadership as the process by which one individual inspires a group of people to work together toward a single objective. The main objective of this study was to quantify and identify the current state of leadership management through bibliometric analysis, to identify emerging issues, and to lay the foundation for subsequent research in the area. We use bibliometric analysis with VOS Viewer and have outlined the research literature from 2013 to 2023 to demonstrate the outlook for leadership management. This paper resulting in a refined dataset of 3691 articles. This study provides an in-depth bibliometric analysis of leadership management, revealing the global research landscape, international collaboration, publication trends, research hotspots, and emerging frontiers. The global output of publications maintains a balanced growth, highlighting the active engagement in this field. The analysis recognizes leading researchers and institutions globally, with the United States standing out as a major contributor.
INTEGRASI MULTIKULTURALISME DAN PENDIDIKAN GLOBAL DALA M PEMBELAJARAN IPS Ramadhani, Fitriah; Putri, Marzhela M; Suniyah, Siti Arah; Bahri, Bahri
Danadyaksa Historica Vol 5, No 2 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i2.10616

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya integrasi multikulturalisme dan pendidikan global dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Dalam konteks globalisasi yang semakin meningkat, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai alat untuk membangun kesadaran multikultural dan pemahaman antarbudaya. Melalui pendekatan ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan kritis dan empati terhadap berbagai budaya, yang sangat diperlukan dalam masyarakat yang semakin beragam. Penelitian ini menggunakan data dan statistik terkini untuk menggambarkan dampak positif dari integrasi ini dalam pembelajaran IPS, serta memberikan contoh kasus yang relevan sebagai ilustrasi.
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Pembelajaran Sejarah Lokal pada Program Studi Pendidikan Sejarah FIS-H UNM Bahri, Bahri; Muh. Akbar; Ahmad Subair; Asmunandar; Rusmala Dewi Kabubu
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.14240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran Sejarah Lokal pada Program Studi Pendidikan Sejarah FIS-H UNM. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif pada mahasiswa angkatan 2023, data dikumpulkan melalui observasi perkuliahan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan Project Based Learning dilakukan melalui penentuan pertanyaan esensial, perancangan proyek, penyusunan jadwal, pemantauan, penilaian autentik, dan refleksi. Pelaksanaan memadukan penyampaian materi, pemanfaatan teknologi, serta proyek video dokumenter dan pameran virtual. Project Based Learning meningkatkan keaktifan, motivasi, literasi sejarah, berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi, namun menghadapi kendala alokasi waktu, kebutuhan sumber daya, kesiapan pelaksana, dan ketimpangan kontribusi kelompok. Project Based Learning efektif menciptakan pembelajaran sejarah lokal lebih kontekstual dan bermakna, tetapi memerlukan dukungan kurikuler, pendampingan, dan mekanisme asesmen yang adil agar berkelanjutan.
A Narrative Review of English Language Learning and Artificial Intelligence Artha, Bhenu; Santoso, Fajar; Sari, Utami Tunjung; Bahri, Bahri; Sari, Niken Permata; Hadi, Antonius Satria; Asri, Cahya Purnama; Aditya, Ascasaputra
Allure Journal Vol 6, No 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/allure.v6i1.26068

Abstract

With the introduction of digital technology and artificial intelligence, learning English is changing dramatically.  By combining the results of the previous ten years of research, this study—which is being conducted using the narrative review method—aims to fill these gaps by offering a thorough grasp of the present trends, difficulties, and potential future directions in the use of AI to English language learning.  The majority of current research is on the effectiveness of certain AI technologies, paying little consideration to the long-term impacts on learners' sociocultural competency, language ability, and retention.  Furthermore, the majority of research to far has focused on English as a foreign language, with little attention paid to how AI can facilitate multilingualism or the acquisition of English as a second language in various sociocultural contexts. Studies examining the pedagogical, cultural, and ethical ramifications of widespread AI deployment in language instruction—particularly in non-Western contexts—are also lacking.  This study highlights both the exciting promise and the difficulties of integrating GenAI technology, providing insightful information about the changing field of AI use in English learning.  Conducting empirical research on the principles in this study is one suggestion for future research.
Dynamics of a Christian Minority within a Muslim-Majority Context: A Socio-Historical Study of Congko Village, Soppeng 1940–2024 Al Haris All, Muh. Akhyar; Bahri, Bahri; Patahuddin, Patahuddin; Najamuddin, Najamuddin
Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Studi Agama-Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/arj.v6i1.33301

Abstract

This study examines the socio-historical dynamics of the Christian community in Batu Pute hamlet, Congko Village, Soppeng Regency, South Sulawesi, within a predominantly Muslim Bugis society from 1940 to 2024. The research focuses on the processes of emergence, survival, and transformation of Christian minority identity within a Muslim-majority social structure. The main research questions address: (1) the socio-cultural and spiritual factors influencing religious conversion in Batu Pute; (2) forms of adaptation, resistance, and survival strategies developed by the Christian community in response to political and ideological pressures during the colonial period, the Japanese occupation, and the DI/TII rebellion; and (3) the reconstruction of social relations and collective identity in the post-conflict period through the New Order and Reformasi era. This study employs a qualitative socio-historical approach, utilizing in-depth interviews, archival research, and literature analysis. The findings reveal that Christianity in Batu Pute did not emerge as a result of colonial religious intervention, but rather developed through local initiatives shaped by spiritual experiences and the integration of Bugis cultural values, particularly the concept of Dewata SeuwaE as a monotheistic theological framework. During periods of political turmoil, the community experienced marginalization and structural pressures, yet demonstrated remarkable social and spiritual resilience. In the post-conflict era, interreligious reconciliation was fostered through the internalization of local ethical principles such as sipakatau (humanizing others), sipakalebbi (mutual respect), and sipakainge (mutual moral reminding), which functioned as social capital for rebuilding intercommunal harmony. This study argues that the integration of minority religious identity with local cultural values constitutes a powerful social foundation for peacebuilding, social cohesion, and community resilience in plural societies
Depression, Harassment and Gender as Determinants of Absenteeism Yacob, Zahra Giovana; Asri, Cahya Purnama; Bahri, Bahri; Sari, Utami Tunjung; Artha, Bhenu
Multidisciplinary Journal of Education , Economic and Culture Vol. 4 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/gs37r057

Abstract

Absenteeism has emerged as a critical indicator of individual well-being and institutional effectiveness, particularly within educational and organizational settings. Defined as the habitual non-attendance at work or school without valid justification, absenteeism reflects deeper psychosocial and structural issues that merit rigorous investigation. This research uses theoretical review to analysis connection between depression, harassment, gender, and absenteeism. This research presents that depression, harassment, and gender significantly influence absenteeism through complex interconnected mechanisms. Absenteeism should be recognized as an aspect related to performance
Co-Authors A. Octamaya Tenri Awaru Adelina Rajagukguk, Sry Aditya, Ascasaputra Ahmad Ahmad Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ahmadin Al Haris All, Muh. Akhyar Alamsyah, Fikri Amiruddin Amiruddin Amirullah -, Amirullah Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Dewi Riang Tati Andi Ima Kesuma Ansar, Mutakharah Ansyar, Ansyar Antonius Satria Hadi Ardhi Khairi, Ardhi Ardi Ardi Ariyani, A. Rina Armayani, Armayani Armin, Ahmad Artha, Bhenu Ashari, Siti Nurjannah Asmunandar Asmunandar, Asmunandar Asri, Cahya Purnama Aswan Aswan Aulia E.M, Andi Az Zahra, Khofifa Ba’asyir, Muhammad Rizal Bosra, Mustari Budiarti, Yumi Fitri Budy Wiryawan Bustan Bustan Darman Manda Manda Dewi Lestari Dewi, Andi Dewi Riang Tati Elfira Elfira, Elfira Fachry Abda El Rahman Fadli Fadli Fajar Santoso Falihin, Dalilul Fatwa, Magfirah Eka Fitri Yanti Fitria Wulandari Hadi, Antonius Satria Harjianty A.R, Suci Nurul Hasana, Fauziatul HERI TAHIR Hertikasari, Ainun Hery, Riri Nurfaathirany Heryawanti, Eka Puji Hidayat, Irwan I Gusti Bagus Wiksuana Ibrahim Arifin Ibrahim, M Nur Idris, Muh. Irfan Irhamsah, Irhamsah Jamhari Jamhari Jumadi Jumadi Jumriani, Jumriani Junaeda, St. Kabubu, Rusmala Dewi Kamaruddin, Syamsu A Khaeruddin Khaeruddin Kristiana Sri Utami Kurniawan, Agus Tri Lagiono Lagiono, Lagiono Latif, Abd. M, Muhammad Rafly M. Rasyid Ridha Malihu, La Manggala, Kasma Marsuki, Zulfadli Masdayanti, Masdayanti Matipa, Tirsa Trisandi Maya Kasmita Meidiana Wahda, Aulya Misnah Misnah Muh Akbar Muhammad Amin Muhammad Syukur Mukli, M Muhyan Syahreza Fahrefi Mukmin, Hasan Muslika, Yulia Muslimin, Nurul Fadilah Mustari Mustari Nabila Nurul Insani Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Niken Permata Sari, Niken Permata Nuraeni Nuraeni Nurfadillah, Sabda Nurlela Nurlela Nurlina Nurlina Nuryanto Nuryanto Patahuddin Patahuuddin Prasetya, Bangun Putra Prasetyo, Widodo Purnama Asri , Cahya Putri, Adelia Mahayani Putri, Marzhela M Putri, Sarah Arsitha Rahman, Rahmatullah Abdul Rahmawati, St. Raihan, Atha Ramadhani, Fitriah Ramli, Ilmardani Rince Rasyid Ridha Rasyid Ridha, Rasyid Ridha Riang Tati, Andi Dewi Rifal, Rifal Risfiana, Ira Rufer Firma Harianja Rufer Firma Harianja Ruhushandy, Ichwan Erlangga Sadewi, Juwita Putri Sadriani, Andi Saputra, Fery Ikhsan Saputra, Irwansya Sari, Utami Tunjung Sastia, Thesa Nur Satriadhi, Bintoro Sinring, Abdullah Subair Subair Subair, Ahmad Suhartini Suhartini Sulmi, Sulmi Sultan, Sulhani Purwanti Suniyah, Siti Arah Supranta, Virginia Amelia Suriani Abbas Susetya, Muh. Agil Syamsuridhawati, Syamsuridhawati Syarif, Nurul Hidayanti T, Riska Tati, Andi Dewi Riang Tati, Andi Dewi Ring Teguh Widiyanto, Teguh Theodorus Pangalila Tondy, Cicilia Julyani Usman, Sahrah Fadillah Widi Astuti Yacob, Zahra Giovana Yati, Suci