p-Index From 2021 - 2026
11.253
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ISTORIA BAHASA DAN SASTRA Attoriolong Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Humano: Research Journal LINK Phinisi Integration Review Jurnal Moral Kemasyarakatan Equilibria Pendidikan : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya JEKPEND Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Jurnal Fokus Manajemen Bisnis Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Riset: Jurnal Aplikasi Ekonomi Akuntansi dan Bisnis Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum International Journal of Social Learning (IJSL) Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS) ALLURE JOURNAL Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Ekonomi dan Riset Pembangunan Journal of Economic, Religious, and Entrepreneurship (JoERE) Multidisciplinary Journal of Education, Economic and Culture Miftah Danadyaksa Historica Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Journal of Digital Community Services Paramacitra : Jurnal Pengabdian Masyarakat Anjasmoro: Islamic Interdisciplinary Journal Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Pinisi Journal of Community Service Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Multidisciplinary Indonesian Center Journal Indonesian Journal of Education J-CEKI Ulil Albab PESHUM Indonesia Economic Journal Journal of Economic and Business Journal of Sustainable Innovation Engineering Ethnography: Journal of Design, Social Sciences and Humanistic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PUSTAKA TENTANG KEBIJAKAN DIVIDEN Artha, Bhenu; Hadi, Antonius Satria; Bahri, Bahri; Sari, Niken Permata; Sari, Utami Tunjung; Asri, Cahya Purnama
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25798

Abstract

Faktor-faktor penentu kebijakan dividen telah diteliti selama beberapa dekade, namun belum ada konsensus mengenai faktor-faktor mana yang memengaruhi kecenderungan membayar dividen dan pembayaran dividen. Artikel ini merupakan tinjauan literatur tentang dividen. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan tinjauan literatur yang mendalam tentang dividen di perusahaan. Penelitian ini menggunakan 58 artikel sebagai bahan kajian. Hasil penelitian menunjukkan variabel-variabel yang mempengaruhi maupun dipengaruhi dividen. Penelitian ini tidak menemukan dividen sebagai variabel moderasi maupun mediasi. Variabel yang diidentifikasi dalam penelitian ini merupakan variabel internal dan eksternal perusahaan.
Merencanakan Kegiatan Pembelajaran (Assesmen / Penilaian) Suhartini, Suhartini; Nabila Nurul Insani; Bahri, Bahri; Subair, Subair
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan kegiatan pembelajaran melalui assesmen atau penilaian dengan menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Melalui analisis berbagai literatur, penelitian ini mengidentifikasi jenis-jenis assesmen, termasuk formatif, sumatif, diagnostik, dan autentik. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data dari buku, jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penilaian yang efektif dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi siswa. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi assesmen yang tepat dalam proses pendidikan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal.
Pendidikan Tanggap Darurat Bencana Kepada Siswa Di SMPN 2 Kabupaten Majene: Pendidikan Tanggap Darurat Bencana Kepada Siswa Di SMPN 2 Kabupaten Majene Syukur, Muhammad; Bahri, Bahri; Tenri Awaru, Andi Octamaya; arifin, ibrahim; Sadriani, Andi
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.65

Abstract

ABSTRAK Secara tektonik, wilayah pesisir dan lepas pantai Sulawesi Barat terletak di zona jalur lipatan dan sesar atau fold and thrust belt. Secara khusus, wilayah Majene dan Mamuju pernah terdampak gempa secara berulang dengan periode waktu berbeda. Oleh karena itu, pendidikan tanggap darurat bencana menjadi urgen diberikan kepada siswa di SMPN 2 Majene sebagai pihak yang dapat mentransformasikan pendidikan didaerah rawan bencana. Solusi yang ditawarkan untuk melakukan pencegahan dan mitigasi secara khusus diarahkan pada ancaman yang ada dan kerentanan yang relevan dengan ancaman tersebut. Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk menghilangkan ancaman, mengurangi dampak ancaman ataupun menghindari kerentanan (kondisi rentan) yang berhubungan ancaman tersebut. Hal mendasar yang perlu dilakukan untuk mencegah dan memitigasi adalah mengenali ancaman berdasarkan ancaman kebencanaan dan prediksi potensi bencana suatu wilayah. Istilah yang sering digunakan adalah analisis/kajian ancaman.Rencana kegiatan yang akan dilakukan bersama mitra yaitu: 1) Kajian ancaman dan resiko 2) Perencanaan pencegahan dan mitigasi; 3) Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana; dan 4) Melakukan refleksi atas kegiatan yang dilakukan sehingga dapat dirumuskan perubahan sosial yang terjadi setelah pelaksanaan progran. Motode Pelaksanaan kegiatan program kemitraan masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya-jawab dan focus group Discussion (FGD) Hasil kegiatan program kemitaraan masyarakat yang dilakukan menunjukkan bahwa para peserta sangat antusias. Pemahaman peserta terkait kajian resiko ancaman bencana sebelum dilakukan kegiatan berada skor 54,6% dan setelah diadakan kegiatan meningkat menjadi 97,8%. Pemahaman peserta terkait perencanaan pencegahan dan mitigasi sebelum diadakan berada skor 61,3% dan setalah diadakan kegiatan meningkat menjadi 98,7%. dan memiliki pemahaman. Pemahamanan peserta terkait peningkatan kesiapsiagaan bencana sebelum diadakan kegiatan berada skor 43,5% dan setelah diadakan kegiatan meningkat menjadi 97,6%. Sedangkan pre-test terkait pemahaman peserta terkait kelompok-kelompok yang rentang bencana sebesar 65,6% dan hasil post meningkat menjadi 98,8%. Hasil refleksi atas kegiatan yang dilakukan menunjukan adanya perubahan pemahaman pada setiap peserta yang sangat baik terkait pelaksanaan kegiatan yang dilaksnakan. Mitra memiliki pemahaman mengenai kelompok-kelompok yang rentang dalam terhadap bencana yaitu, anak-anak, orang tua (Manula), perempuan, dan penyandang disabilitas
Pemanfaatan Media Online Pada Pembelajaran Sejarah Lokal Bahri, Bahri; Muh. Akbar; Rufer Firma Harianja
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.13032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan teknologi yang digunakan untuk mengajarkan sejarah lokal, khususnya melalui media online, dan menilai bagaimana hal tersebut mempengaruhi pendidikan. Metode yang digunakan adalah deskriptif pendekatan kualitatif dan tinjauan pustaka. Untuk mendeskripsikan metodologi pengumpulan data, berbagai sumber, termasuk buku, artikel, jurnal, dan sumber berita, dikaji. Hasil menunjukkan bahwa meskipun ada tren positif dalam penggunaan teknologi dalam pendidikan sejarah lokal, masih ada permasalahan yang harus diselesaikan, termasuk infrastruktur yang tidak memadai dan kapasitas teknologi di sekolah. Siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik dan mendalam ketika sejarah lokal diajarkan melalui aplikasi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), namun hal ini memerlukan teknologi canggih dan koneksi internet yang handal. Meskipun masih ada kendala dalam persiapan siswa dan kesulitan teknis, kebijakan pembelajaran jarak jauh pemerintah selama pandemi COVID-19 mendorong guru untuk menggunakan teknologi di kelas dengan lebih kreatif. Studi ini menyoroti betapa pentingnya teknologi dan seberapa besar potensi yang dimilikinya untuk meningkatkan standar pengajaran sejarah lokal. Selain menghidupkan sejarah dan menjadikannya lebih relevan, materi pembelajaran yang interaktif dan berbasis teknologi dapat meningkatkan kemauan belajar siswa. Untuk sepenuhnya mewujudkan potensi ini, instruktur harus dilatih dalam penggunaan teknologi secara efektif dan sekolah harus memiliki infrastruktur teknologi yang lebih baik.
Pengolahan Daun Kopi Menjadi Serundeng: Strategi Pemberdayaan Pemuda dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Desa Arabika Sadewi, Juwita Putri; Sultan, Sulhani Purwanti; Saputra, Fery Ikhsan; Kasmita, Maya; Bahri, Bahri
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 2, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/pjcs.v2i2.10120

Abstract

Kopi merupakan salah satu jenis tumbuhan biji bijian yang banyak ditanam dan dibudidayakan oleh Masyarakat khususnya di Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, Sulawesi Selatan. Tanaman kopi berasal dari genus Coffea yang tumbuh baik di daerah beriklim tropis dengan ketinggian tertentu. Jenis kopi yang paling terkenal dan paling banyak dibudidayakan adalah jenis kopi Arabika (Coffea arabica) dan Robusta (Coffea canephora), masing-masing memiliki cita rasa, aroma, serta karakteristik berbeda. Kopi selama ini dikenal sebagai minuman yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi. Namun, dalam perkembangannya, kopi tidak hanya dipandang sebatas komoditas minuman, melainkan juga sebagai sumber daya yang dapat diolah lebih luas melalui proses diversifikasi produk. Hal ini terjadi karena hampir seluruh bagian tanaman kopi memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Misalnya, daun kopi muda dapat diolah menjadi serundeng daun kopi. Serundeng daun kopi bukan hanya makanan inovatif, tetapi juga produk sehat, bernilai ekonomi, berakar pada budaya lokal, dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Resep yang digunakan dalam pengolahan serundeng daun kopi yaitu, daun kopi muda, kelapa, lengkuas, sereh, bawang merah, bawang putih, gula merah, daun jeruk, cabai merah, garam, vitsin, kaldu jamur yang diolah dengan teknik sangrai. Pelatihan diikuti oleh 30 pemuda/i, menghasilkan produk yang diuji organoleptik dengan penerimaan baik pada aspek rasa (89%), aroma (86%), dan tekstur (80%). Produk serundeng daun kopi juga telah memiliki sertifikasi PIRT, sehingga layak dipasarkan lebih luas. Kegiatan inovatif ini berperan dalam meningkatkan kapasitas pemuda, menghadirkan produk khas sebagai buah tangan desa, serta memperkuat sektor ekonomi kreatif di Desa Arabika.
Perang Aceh 1873–1912: Dari Pengkhianatan Perjanjian Sumatera hingga Lahirnya Semangat Perang Sabil Bahri, Bahri; Muh. Akbar; Fadli, Fadli
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.13095

Abstract

Perang Aceh (1873–1912) merupakan salah satu konflik kolonial terpanjang dalam sejarah Indonesia yang berakar pada pengkhianatan Belanda terhadap Perjanjian Sumatera 1871. Pelanggaran perjanjian tersebut memicu reaksi keras dari Kesultanan Aceh yang menafsirkan tindakan Belanda sebagai deklarasi perang terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang politik dan keagamaan perang, peran ulama dalam mobilisasi rakyat melalui ideologi perang sabil, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Aceh. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan empat tahapan: heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber data diperoleh dari literatur primer dan sekunder berupa buku, karya ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perang Aceh bukan semata-mata perlawanan terhadap kolonialisme Belanda, melainkan juga manifestasi dari keyakinan agama Islam yang telah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat Aceh. Ulama memainkan peran sentral dalam menyatukan rakyat melalui dakwah jihad, karya sastra religius, dan seruan. Hikayat Perang Sabil menjadi instrumen ideologis yang menumbuhkan semangat kolektif untuk mempertahankan tanah air dan iman. Secara sosial-ekonomi, perang berkepanjangan ini menimbulkan runtuhnya perekonomian, menurunnya kesejahteraan, serta disintegrasi struktur pemerintahan tradisional. Lahirnya keteguhan moral dan spiritual yang menjadikan Islam sebagai kekuatan pemersatu. Dengan demikian, Perang Aceh dapat dimaknai sebagai bentuk jihad sosial dan politik masyarakat Aceh dalam mempertahankan martabat, kedaulatan.
Relevansi Model Pembelajaran Radec sebagai Strategi Pembelajaran IPS Bahri, Bahri; Akbar, Muh.; Tati, Andi Dewi Riang
JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jekpend.v8i2.77973

Abstract

Learning in the 21st century requires educators to be able and capable of carrying out learning processes aimed at developing students' skills according to the needs of the 21st century. Skill formation can be realized in one way, namely social studies educators acting as learner centers or learning that makes students the subject of learning. In addition, social studies learning strategies through the selection of appropriate learning models also play an important role in supporting the achievement of student skill formation according to the needs of the 21st century. One of the learning models designed according to the conditions of education in Indonesia in the 21st century is the Radec learning model. This study aims to determine the relevance of the Radec learning model as a social studies learning strategy in junior high schools in the 21st century. By using qualitative methods, the author constructs a discussion of research problems, data analysis techniques using literature reviews in the form of books and reviews of relevant research articles. Based on the review of books and journals, the results of this study conclude that there is relevance of the Radec learning model as a social studies learning strategy in junior high schools in the 21st century. The Radec learning model can build students' critical thinking skills in social studies learning.
Tradisi dan Penyelesaian Sengketa Masyarakat Adat Karampuang Berbasis Keadilan Restoratif Agus, Andi Aco; Bahri, Bahri; Syukur, Muhammad; Hery, Riri Nurfaathirany; Amin, Muhammad
Jurnal Pattingalloang Vol. 12, No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v12i3.79309

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis tradisi hukum adat masyarakat Karampuang; peran pemangku adat serta penerapan pendekatan keadilan restoratif dalam penyelesaian sengketa masyarakat adat Karampuang dilihat dari perspektif hukum acara perdata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum dengan pendekatan normatif-sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi mappogau sihanua dan maddui merupakan bentuk penghormatan masyarakat adat Karampuang kepada leluhurnya dan upaya menjaga keharmonisan sosial. Pemangku adat berperan tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mediator yang menjaga nilai sosial, spiritual, dan budaya. Proses musyawarah bertingkat (pettu ana malolo, pettu gella, dan pettu to matoa) memungkinkan seluruh pihak yang bersengketa untuk terlibat aktif, menyampaikan pandangan, sehingga keputusan yang dihasilkan dianggap adil, sah, dan mengikat secara sosial. Penerapan hukum adat yang berorientasi pada keadilan restoratif mampu memperkuat kohesi dan harmoni sosial, serta berkontribusi pada pelestarian identitas budaya masyarakat Karampuang. Di tengah dinamika modernisasi dan perkembangan hukum nasional, praktik penyelesaian sengketa melalui hukum adat tetap relevan sebagai mekanisme penyelesaian sengketa yang partisipatif dan berkeadilan. Kata Kunci: Hukum Adat, Keadilan Restoratif, Masyarakat Karampuang.AbstractThis paper aims to analyze the customary law traditions of the Karampuang community; the role of customary leaders and the application of the restorative justice approach in resolving disputes within the Karampuang community from the perspective of civil procedural law. This study uses a legal research method with a normative-sociological approach. The results show that the traditions of mappogau sihanua and maddui are a form of respect for their ancestors by the Karampuang community and an effort to maintain social harmony. Customary leaders play a role not only as law enforcers but also as mediators who maintain social, spiritual, and cultural values. The multi-level deliberation process (pettu ana malolo, pettu gella, and pettu to matoa) allows all disputing parties to actively participate and express their views, so that the resulting decision is considered fair, legitimate, and socially binding. The application of customary law oriented towards restorative justice can strengthen social cohesion and harmony, and contribute to the preservation of the cultural identity of the Karampuang community. Amid the dynamics of modernization and developments in national law, the practice of dispute resolution through customary law remains relevant as a participatory and equitable dispute resolution mechanism.Keywords: Customary Law, Restorative Justice, Karampuang Community. 
The Effect of Digital Media on Pangadereng Values to Improve Students' Digital Ethnopedagogy Hasni, Hasni; Syukur, Muhammad; Bahri, Bahri; Dewi, Shabrina Syntha; Holilah, Mina; Adrian, Nour Muhammad
International Journal of Social Learning (IJSL) Vol. 6 No. 1 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher in cooperation with Indonesian Social Studies Association (APRIPSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijsl.v6i1.519

Abstract

This study stems from the importance of preserving local cultural values in the digital age, particularly in social studies learning, through technology-based innovations that support the internalization of Pangadereng values. This study aims to examine the influence of digital media on the transformation and internalization of Pangadereng values (Ade', Bicara, Rapang, Wari', and Sara') to improve the digital ethnopedagogy of junior high school students. This study employed a mixed-methods approach with an exploratory sequential design, incorporating in-depth interviews, participatory observation, and questionnaires. Qualitative data were analyzed thematically, while quantitative data were processed using descriptive statistics and simple linear regression. The findings show that digital media significantly improves students' understanding of Pangadereng values and correlates positively with an increase in digital ethnopedagogy, contributing 38%. Ade' and Sara' show the highest level of internalization, while Bicara, Rapang’, and Wari' require more innovative and context-based pedagogical strategies.
Mediating Function of Sustainable Agriculture in The Impact of FinTech on AI-Based Green Marketing Aditya, Ascasaputra; Artha, Bhenu; Hadi, Antonius Satria; Bahri, Bahri; Sari, Niken Permata; Sari, Utami Tunjung; Asri, Cahya Purnama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3384

Abstract

Global sustainability agendas, especially in the agricultural sector, are being advanced by the convergence of green marketing, sustainable agriculture, and technological innovation. Green marketing orientation gauges an organization's commitment to putting strategic, tactical, and internal procedures and activities into place with the goal of developing, communicating, and delivering goods and/or services with the least amount of environmental impact. FinTech is the use of cutting-edge digital technologies, like blockchain, digital credit, mobile banking, and alternative data analytics, to provide financial services, particularly in areas where traditional systems are still insufficiently advanced or exclusive. By improving efficiency, increasing access, lowering transaction costs, and promoting financial inclusion, all of which are essential components of sustainable development, FinTech has quickly upended traditional financial infrastructures. The purpose of this study is to determine the influence of fintech on sustainable agriculture and ultimately affect artificial intelligence (AI)-based green marketing. This research uses theoretical literature review as a research method. Authors found that fintech affects sustainable agriculture, and AI-based green marketing affected by sustainable agriculture. Digital finance has emerged as a transformative force in the agricultural sector, reshaping how farmers, agribusinesses, and intermediaries access and manage financial services. The agricultural value chain, which encompasses production, processing, distribution, and retail, has historically faced challenges related to inefficiency, lack of transparency, and limited access to credit. By integrating digital technologies such as mobile banking, blockchain, and digital payment systems, financial transactions within agriculture are becoming more transparent, accessible, and efficient.
Co-Authors A. Octamaya Tenri Awaru Adelina Rajagukguk, Sry Aditya, Ascasaputra Adrian, Nour Muhammad Ahmad Ahmad Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ahmadin Akbar, Muh Akbar, Muh. Al Haris All, Muh. Akhyar Alamsyah, Fikri Amiruddin Amiruddin Amirullah -, Amirullah Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Dewi Riang Tati Andi Ima Kesuma Ansar, Mutakharah Ansyar, Ansyar Antonius Satria Hadi Ardhi Khairi, Ardhi Ardi Ardi Ariyani, A. Rina Armayani, Armayani Armin, Ahmad Artha, Bhenu Ashari, Siti Nurjannah Asmunandar Asmunandar, Asmunandar Asri, Cahya Purnama Aswan Aswan Aulia E.M, Andi Az Zahra, Khofifa Ba’asyir, Muhammad Rizal Bosra, Mustari Budiarti, Yumi Fitri Budy Wiryawan Bustan Bustan, Bustan Darman Manda Manda Dewi Lestari Dewi, Andi Dewi Riang Tati Dewi, Shabrina Syntha Dinka, Cynta Alya Elfira Elfira, Elfira Fachry Abda El Rahman Fadli Fadli Fajar Santoso Falihin, Dalilul Fatwa, Magfirah Eka Fikri, Muhammad Nurul Fitri Yanti Fitria Wulandari Hadi, Antonius Satria Harjianty A.R, Suci Nurul Hasana, Fauziatul Hasni Hasni HERI TAHIR HERI, RIRIN NURFAATHIRANY Hertikasari, Ainun Hery, Riri Nurfaathirany Heryawanti, Eka Puji Hidayat, Irwan I Gusti Bagus Wiksuana Ibrahim Arifin Ibrahim, M Nur Idris, Muh. Irfan Imran, Siti Nurfadila Insani, Al Fajrin Irhamsah, Irhamsah Jamhari Jamhari Jumadi Jumadi Jumriani, Jumriani Junaeda, St. Kabubu, Rusmala Dewi Kamaruddin, Syamsu A Khaeruddin Khaeruddin Kristiana Sri Utami Kurniawan, Agus Tri Lagiono Lagiono, Lagiono Latif, Abd. M, Muhammad Rafly M. Rasyid Ridha Maemunah Maemunah Malihu, La Manggala, Kasma Marsuki, Zulfadli Masdayanti, Masdayanti Matipa, Tirsa Trisandi Maya Kasmita Meidiana Wahda, Aulya Mina Holilah, Mina Misnah Misnah Muh. Akbar Muhammad Amin Muhammad Syukur Mukli, M Muhyan Syahreza Fahrefi Mukmin, Hasan Muslika, Yulia Muslimin, Nurul Fadilah Mustari Mustari Nabila Nurul Insani Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Niken Permata Sari, Niken Permata Nur, Ahmad Nuraeni Nuraeni Nurfadillah, Sabda Nurlela Nurlela Nurlina Nurlina Nuryanto Nuryanto Nuryanto Nuryanto Patahuddin Patahuuddin Permata Sari, Niken Prasetya, Bangun Putra Prasetyo, Widodo Purnama Asri , Cahya Purnama Asri, Cahya Putri, Adelia Mahayani Putri, Marzhela M Putri, Sarah Arsitha Rahman, Rahmatullah Abdul Rahmawati, St. Raihan, Atha Ramadhani, Fitriah Ramli, Ilmardani Rince Rasyid Ridha Rasyid Ridha, Rasyid Ridha Rezeki, Apriyani Putri Riang Tati, Andi Dewi Rifal, Rifal Risfiana, Ira Rufer Firma Harianja Ruhushandy, Ichwan Erlangga Sadewi, Juwita Putri Sadriani, Andi Saputra, Fery Ikhsan Saputra, Irwansya Sari, Utami Tunjung Sastia, Thesa Nur Satria Hadi, Antonius Satriadhi, Bintoro Sinring, Abdullah Subair Subair Subair, Ahmad Suhartini Suhartini Sulmi, Sulmi Sultan, Sulhani Purwanti Sumardin, Oschar Suniyah, Siti Arah Supranta, Virginia Amelia Suriani Abbas Susetya, Muh. Agil Syamsuridhawati, Syamsuridhawati Syarif, Nurul Hidayanti T, Riska Tati, Andi Dewi Riang Tati, Andi Dewi Ring Teguh Widiyanto, Teguh Tenriulan, Andi Theodorus Pangalila Tondy, Cicilia Julyani Tunjung Sari, Utami Usman, Sahrah Fadillah Widi Astuti Yacob, Zahra Giovana Yati, Suci