Articles
Pentingnya Kemampuan Guru Sekolah Dasar dalam Mengembangkan Soal Tes Literasi dan Numerasi Berbasis Education for Sustainable Development (ESD)
Ardellea, Fiona;
Hamdu, Ghullam
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 02 (2022): Artikel Riset Edisi Agustus 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/educendikia.v2i02.1587
Kunci keberhasilan pendidikan adalah guru. Guru merupakan suatu pekerjaan yang membutuhkan keahlian, guru dapat dikatakan sebagai suatu profesi. Dalam PISA, literasi dan numerasi menjadi salah satu poin penting pada penilaian kompetensi matematika. Guru dituntut agar mampu menyusun soal-soal literasi dan numerasi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kemampuan guru sekolah dasar dalam mengembangkan soal tes literasi dan numerasi berbasis ESD. Jenis penelititan ini yaitu kualitatif. Sumber data utama meliputi 2 guru kelas 4 di Sekolah Dasar yang berbeda. Sumber data pendukung berupa dokumen soal-soal tes tertulis. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara dan lembar studi dokumentasi. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sebagian besar guru sudah membuat soal tes literasi dan numerasi tetapi belum maksimal dikarenakan sulitnya menentukan KKO (Kata Kerja Operasional) dan memilih stimulus. Disamping itu, terkait pembelajaran berbasis ESD belum dimengerti secara konsepnya, namun pelaksanaan di lapangan sudah terealisasikan. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan guru sekolah dasar dalam mengembangkan soal tes literasi dan numerasi berbasis ESD masih rendah dan perlu adanya pembinaan serta pelatihan. Kemampuan, guru, soal tes, literasi dan numerasi, ESD.
Kemampuan Guru Sekolah Dasar dalam Mengembangkan Soal Tes Berpikir Kritis Berbasis ESD
Rakhmayani, Risma;
Hamdu, Ghullam
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.35296
ESD (Educational Sustainable Development) adalah program UNESCO dalam bidang pendidikan supaya di era selanjutnya siswa dapat bertanggung jawab dalam mengatasi masalah-masalah yang berhubungan dengan lingkungan, ekonomi dan sosial. Untuk menunjang ketercapaian program ESD tersebut dibutuhkan pemikiran yang kritis. Penilaian menggunakan soal tes berpikir kritis diyakini mampu mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Namun guru di sekolah belum mampu membuat soal yang sesuai. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan guru sekolah dasar dalam mengembangkan soal tes berpikir kritis berbasis ESD serta faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode deskptif kualitatif. Sumber data utama meliputi 7 guru kelas IV, V, dan VI di sekolah dasar yang berbeda-beda. Sumber data pendukung berupa dokumen soal-soal tes tertulis. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara, lembar observasi, lembar studi dokumentasi dan lembar kuesioner. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 6 guru sudah membuat soal tes berpikir kritis namun belum maksimal dan 1 lainnya sudah, hal tersebut dikarenakan sulitnya menentukan KKO (kata kerja operasional) dan memilih stimulus. Di samping itu, terkait pembelajaran berbasis ESD belum dimengerti secara konsepnya, namun pelaksanaan di lapangan sudah terealisasikan. Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan guru sekolah dasar dalam mengembangkan soal tes berpikir kritis berbasis ESD masih rendah dan perlu adanya pembinaan serta pelatihan.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Berbasis Education For Suistanable Development untuk siswa Sekolah Dasar
Berlianti, Elca;
Hamdu, Ghullam;
Putri, Agnestasia Ramadhani
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64413
Education for Suistainable Development merupakan gagasan baru dalam bidang Pendidikan yang meyakini konsep keberlanjutan adalah upaya mengembangkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan siswa dengan meningkatkan nilai, sikap, dan cara hidup mereka melalui pendekatan holistik dan interdisipliner untuk masa kini dan masa depan. Maka dari itu ESD dalam pembelajaran sangat perlu agar dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam bidang pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai untuk menciptakan kehidupan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan elektronik modul berbasis Education for Sustainable Development (ESD) dalam konteks Pemanasan Global di kelas IV sekolah dasar. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif menggunakan metode Deskriptif. Subjek penelitian adalah 12 orang guru kelas V dan 4 orang siswa kelas IV dari sekolah yang berada di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan Teknik dari Miles-Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis ini meliputi analisis kurikulum, analisis bahan ajar dan analisis siswa. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa bahan ajar yang digunakan saat ini belum memenuhi kebutuhan dari peserta didik dalam pelaksanaan pembelajaran, sehingga peserta didik dan guru membutuhkan bahan ajar tambahan yang mampu menbantu peserta didik dalam belajar. Penelitian ini hanya membahas mengenai kebutuhan pengembangan e-modul, maka untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan kajian lebih dalam mengenai pembuatan dan penggunaan e-modul dalam pembelajaran.
ANALISIS PROBLEMATIKA DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS PUISI DI SEKOLAH DASAR: PROBLEMATIC ANALYSIS IN THE IMPLEMENTATION OF POETRY WRITING LEARNING MODELS IN PRIMARY SCHOOLS
Nurussaadah, Thiani;
Hamdu, Ghullam;
Saputra, Erwin Rahayu;
Sujana, Atep
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbsi.v14i1.79550
Puisi memungkinkan siswa untuk menuangkan ide, perasaan, menghargai keindahan bahasa dan pengalaman mereka dengan cara yang unik dan personal. Dalam kenyataannya, penerapan model pembelajaran menulis puisi di sekolah dasar seringkali dihadapkan pada berbagai problematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap berbagai problematika penerapan pembelajaran menulis puisi di sekolah dasar, faktor penyebabnya, serta solusi atas masalah yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang didapat dari hasil wawancara. Subjek penelitian merupakan tiga orang guru kelas, yaitu guru kelas IV, kelas V, dan kelas VI. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran menulis puisi di SD di Tasikmalaya masih dinilai kurang. Faktor yang menjadi penyebab di antaranya adalah keterbatasan buku bacaan yang relevan, serta penggunaan model pembelajaran yang kurang sesuai. Hal ini menjadi penyebab rendahnya motivasi belajar peserta didik dan hasil pemahaman terhadap menulis puisi. Solusi yang ditawarkan atas masalah adalah dengan mengembangkan model pembelajaran dan strategi pembelajaran yang menyenangkan serta disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik siswa.
ANALISIS RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS BERBASIS ESD DI KELAS TINGGI SEKOLAH DASAR
Saffanah, Nadia Nahariy;
Hamdu, Ghullam
Wahana Sekolah Dasar Vol 31, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um035v31i12023p15-26
Education for Sustainable Development (ESD) menjadi alternatif di dunia pendidikan khususnya tingkat Sekolah Dasar yang diharapkan dapat mengarahkan peserta didik dalam menyadari kehidupan yang berkelanjutan. Kompetensi berpikir kritis merupakan satu dari delapan kompetensi kunci ESD yang harus dikembangkan. Salah satu alat penilaian yang dapat mengukur tingkat berpikir kritis peserta didik yaitu rubrik keterampilan berbasis ESD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru dalam melakukan penilaian keterampilan melalui rubrik penilaian yang dikaitkan dengan kompetensi berpikir kritis berbasis ESD. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 6 guru kelas tinggi di kabupaten Garut dan Kota Tasikmalaya. Data penelitian dilakukan melalui teknik wawancara serta studi dokumentasi terhadap rubrik yang sudah digunakan oleh guru. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru belum mengetahui lebih dalam mengenai konsep ESD, guru merasa kesulitan dalam menggunakan serta mengembangkan rubrik penilaian keterampilan, rubrik yang umum digunakan guru terdapat pada buku pedoman guru. Pengembangan rubrik keterampilan berpikir kritis berbasis ESD dirasa akan efektif dan penting sehingga akan memudahkan guru dalam melakukan penilaian keterampilan.
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMANASAN GLOBAL BERBASIS EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT UNTUK SEKOLAH DASAR
Berlianti W.M., Elca;
Hamdu, Ghullam;
Ramadhani Putri, Agnestasia
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 8, No 1 (2024): Attadib: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32507/attadib.v8i1.2166
His research is an development study intended to produce a product of the electronic teaching module based Education for Sustainbale Development for primary school students. Data collection techniques used by observation, interview and focus group discussion (FGD). Electronic modes have been validated by media and design experts, materials experts, and pedagogic experts and have been tested on students. Research shows the feasibility of the e-modules from the validated experts: At 3.89, 3.70 materials and pedagogists at 3.48 in excellent category. E-module worthiness assessment results based on student responses of 3.66 from Max score 4. This proves that the e-modules are worthy of being used as a self-sufficient teaching supplement to students.
VALIDITAS E-MODUL BERBASIS ESD TOPIK PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK SEKOLAH DASAR
Susanti, Yunita;
Hamdu, Ghullam;
Putri, Agnestasia Ramadhani
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51494/jpdf.v5i1.1040
Dalam pembelajaran, diperlukan sebuah wadah berupa bahan ajar atau alat bantu ajar yang dapat memudahkan pendidik dalam menyampaikan materi di abad 21 yang menggunakan teknologi sebagai penunjang pembelajaran. Bahan pembelajaran harus berisi tidak hanya teks, tetapi juga elemen yang mampu menarik perhatian istilah-istilah penting dan terus memotivasi peserta didik dengan tetap berorientasi terhadap kompetensi yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa modul elektronik yang telah dikategorikan layak untuk diujicobakan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan DBR atau Design Based Research. Namun, pada penelitian ini tidak melakukan uji coba pada peserta didik dikarenakan keterbatasan waktu, tenaga, dan sumber daya. Oleh karena itu pada tahap uji coba dan refleksi tidak dilaksanakan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi literatur. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuisioner berbentuk rating scale yang diujikan kepada ahli media dan ahli materi menggunakan skala likert. Hasil perolehan penilaian pada validasi ahli media mendapatkan skor 91,6% dan ahli materi mendapatkan skor 91% dengan kategori sangat layak. Dengan kesimpulan bahwa pengembangan e-modul dinyatakan layak diujicobakan pada pembelajaran.
APLIKASI EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) DIORA TOPIK PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK SEKOLAH DASAR
Dewi, Gustiana;
Hamdu, Ghullam;
Ramadhani Putri, Agnestasia
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51494/jpdf.v4i3.1064
Tujuan pelaksanaan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran digital berupa aplikasi berbasis Education for Sustainable Development (ESD). Diapahami ESD sebagai bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs) untuk cakupan pendidikan. Materi yang dikaitkan dengan ESD memiliki ciri yang menghubungkan materi dengan tiga pilar SDGs yaitu lingkungan, sosial dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan yaitu DBR ( Desain Based Research) yang terdiri tahapan (1) analisis masalah praktis oleh peneliti dan praktisi bekerja sama, (2) pengembangan solusi berdasarkan prinsip desain yang ada dan inovasi teknologi, (3) proses berulang dimana solusi yang dikembangkan diuji kelayakannya oleh ahli, serta (4) pelaksanaan refleksi untuk menghasilkan prinsip desain dan meningkatkan solusi implementasi. Hasil uji validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan sudah layak digunakan, adapun bebrapa saran dari para ahli untuk agar aplikasi lebih baik lagi. Respon peserta didik berdasarkan uji coba menunjukkan bahwa materi yang disajikan menarik perhatian peserta didik, juga sebagian besar peserta didik sangat setuju bahwa belajar menggunakan aplikasi membuat semangat belajar.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA KELAS IV DALAM MENYELESAIKAN SOAL LITERASI DAN NUMERASI MENGGUNAKAN PEMODELAN RASCH
Khoerunnisa, Karina;
Hamdu, Ghullam;
Nuryadin, Asep
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51494/jpdf.v5i1.1085
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tuntutan keterampilan abad ke-21 yang mendukung pendidikan sehingga perlu dikuasai oleh peserta didik. Salah satu keterampilan tersebut yakni keterampilan berpikir kritis yang tentu juga berkaitan dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Agar kecakapan tersebut dapat dicapai pengembangan keterampilan literasi dan numerasi menjadi salah satu cara yang dapat digunakan pendidik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa kelas IV di salah satu Sekolah Dasar di Kota Tasikmalaya dalam menyelesaikan soal literasi dan numerasi. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV sebanyak 20 siswa. Data diperoleh melalui tes dengan soal berupa pilihan ganda dan hasil tes dianalisis menggunakan pemodelan RASCH. Dari 20 siswa dibagi menjadi tiga kategori yakni kategori dengan abilitas tinggi, abilitas sedang dan abilitas rendah. Dari hasil analisis ditemukan bahwa terindikasi beberapa siswa memilki abilitas tinggi untuk menyelesaikan semua soal berbentuk pilihan ganda dan sebagian lagi memiliki abilitas sedang dan rendah, hal ini karena tingkat kesulitan soal lebih rendah dibandingkan abilitas siswa. Sedangkan untuk menyelesaikan soal pilihan dengan alasan abilitas siswa lebih rendah dibandingkan dengan tingkat kesulitan butir soal.
Analisis kebutuhan pengembangan aplikasi untuk mobile learning bermuatan SDGs tema air bersih dan sanitasi layak di sekolah dasar
Risyani, Nina;
Hamdu, Ghullam;
Nuryadin, Asep
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v7i6.23036
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan pengembangan aplikasi untuk mobile learning bermuatan SDGs tema air bersih dan sanitasi layak di sekolah dasar. Penelitian ini memakai metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 5 orang guru sekolah dasar dan 4 orang siswa dasar yang berasal dari sekolah berbeda di Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Model Miles dan Huberman digunakan untuk analisis data. Model ini terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data mencakup analisis studi dokumentasi terhadap aplikasi bermuatan SDGs, analisis wawancara kepada siswa sekolah dasar, dan analisis wawancara kepada guru sekolah dasar. Analisis ini menunjukkan bahwa pemanfaatan smartphone dalam pembelajaran di sekolah dasar belum dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan siswa akan belajar mandiri dan optimalisasi fasilitas yang dimiliki siswa. Maka dari itu, dibutuhkan adanya perangkat pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar secara mandiri. Salah satunya yaitu berupa aplikasi untuk mobile learning bermuatan SDGs. Kata Kunci: Analisis kebutuhan, aplikasi, SDGs.