Articles
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMANASAN GLOBAL BERBASIS EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT UNTUK SEKOLAH DASAR
Berlianti W.M., Elca;
Hamdu, Ghullam;
Putri, Agnestasia Ramadhani
ATTA`DIB Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v8i1.19464
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar elektronik modul berbasis Education for Sustainable Develop-ment untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan ob-servasi, wawancara dan Focus Group Discussion (FGD). Elektronik modul ini sudah dival-idasi oleh ahli media dan desain, ahli materi, dan ahli pedagogik dan sudah diuji coba kepa-da siswa. Hasil penelitian menunjukan kelayakan e-modul dari hasil validasi para ahli yaitu; ahli media dan desain sebesar 3,90, ahli materi sebesar 3,95 dan ahli pedagogik sebesar 4,00 dengan kategori sangat baik. Hasil penilaian kelayakan e-modul berdasarkan respon siswa sebesar 3,66 dari skor maksimal 4. Hal ini membuktikan bahwa e-modul layak digunakan sebagai suplemen bahan ajar mandiri bagi siswa.
PENGEMBANGAN ELEKTRONIK-LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK VIRTUAL FIELD TRIP BERBASIS EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT DI SD
Fatimah, Ita;
Hamdu, Ghullam;
Hidayat, Syarif
ATTA`DIB Vol. 6 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v6i1.19568
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD virtual field trip berbasis ESD yang valid dan praktis. Produk ini dapat membantu guru dalam menyampaikan bahan pela-jaran, memfasilitasi pemahaman siswa terhadap informasi, dan mendorong pembelajaran siswa yang lebih mandiri. Dalam penelitian ini digunakan metode pengembangan produk Design Based Research (DBR) yang melibatkan dan berkolaborasi dengan praktisi hasil pengembangan. Data kualitatif dan kuantitatif dikumpulkan untuk pengembangan E-LKPD. Instrumen lembar validitas/kelayakan E-LKPD dan angket respon siswa digunakan untuk pengumpulan data. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara menjelaskan data kuantitatif dan kualitatif. Temuan dari 1) uji validitas menunjukkan bahwa kategori sangat valid memiliki skor persentase 93,94%; 2) uji kepraktisan menunjukkan bahwa kate-gori sangat praktis memiliki tingkat kepraktisan pada tahap pertama sebesar 93% dan ting-kat kepraktisan tahap kedua sebesar 99,95%. Berdasarkan hasil uji validitas dan uji keprak-tisan tersebut, E-LKPD virtual field trip berbasis ESD ini sangat valid dan praktis dan dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di SD kelas IV.
ELEKTRONIK-LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS ESD DI SEKOLAH DASAR
Fauziah, Nesya Nurul;
Hamdu, Ghullam
ATTA`DIB Vol. 6 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v6i1.19570
Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis elektronik yang tentunya akan membuat pembelajaran semakin menarik dan dapat digunakan kapan saja dan dimana saja sehingga peserta didik dapat mandiri dan pembelajaran tidak berfokus kepada guru. Dengan menerapkan nilai-nilai ESD dalam E-LKPD yang dikembangkan, maka yang diharapkan yaitu terciptanya pembelajaran yang bermakna sehingga dapat menggali kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, peserta didik memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, kesadaran akan sosial, budaya bahkan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui diskusi kelompok (FGD). Penggunaan FGD pada penelitian ini digunakan sebagai alat pengumpulan data sebelum penelitian dengan tujuan untuk memperoleh data serta produk awal E-LKPD berbasis ESD yang layak digunakan.
IMPLEMENTASI E-LKPD BERBASIS ESD PADA KOMPETENSI BERPIKIR KRITIS DI SD
Fauziyah, Syifa;
Hamdu, Ghullam
ATTA`DIB Vol. 6 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v6i1.19577
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) berbasis ESD pada kompetensi berpikir kritis di Sekolah Dasar (SD) pada saat pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan dekriptif, yaitu mendeskripsikan bagaimana E-LKPD digunakan di SD pada saat pembelajaran daring. Subjek dari penelitian ini adalah guru yang mengajar di SD kelas tinggi dengan melaksanakan pembelajaran daring. Hasil penelitian, penggunaan LKPD rata-rata masih belum menunjang berpikir kritis siswa, kebanyakan hanya dalam bentuk soal. LKPD yang berbasis ESD pun masih belum optimal. Dalam pembelajaran daring penggunaan E-LKPD di SD masih jarang digunakan. Disebabkan karena keterampilan guru dalam membuat E-LKPD masih kurang. Oleh karena itu diperlukan pelatihan untuk guru dalam membuat E-LKPD serta diperlukan pengembangan E-LKPD berbasis ESD pada kompetensi berpikir kritis agar dapat digunakan oleh guru pada pem-belajaran.
Analisis kebutuhan pengembangan E-LKPD berbasis STEM terintegrasi literasi sains pada materi gaya di sekolah dasar
Arin Yulistia;
Hamdu, Ghullam;
Merliana, Anggit
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v8i2.23937
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan E-LKPD berbasis STEM yang terintegrasi dengan literasi sains pada materi gaya di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara di lima sekolah dasar yang ada di Jawa Barat serta studi literatur yang relevan terhadap penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sekolah dasar menyatakan penggunaan E-LKPD dapat memfasilitasi pembelajaran yang lebih interaktif dan mendukung pemahaman konsep gaya secara lebih mendalam. Namun terdapat beberapa kendala yang dihadapi, termasuk ketersediaan bahan ajar yang interaktif untuk menunjang pembelajaran dan keterbatasan pengetahuan guru tentang implementasi STEM dalam pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan pengembangan E-LKPD berbasis STEM yang mencakup kegiatan eksperimen, simulasi interaktif, dan penugasan yang dapat mendorong kemampuan berfikir kritis serta kemampuan pemecahan masalah. Kata Kunci: STEM, E-LKPD, Literasi Sains.
Analisis kebutuhan pengembangan e-modul STEM terintegrasi literasi sains pada materi gaya di sekolah dasar
Siti Yulianti;
Ghullam Hamdu;
Anggit Merliana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v8i2.24088
Pembaruan pendidikan melalui pembelajaran berbasis STEM memiliki potensi besar dalam mengembangkan dan melatih literasi sains peserta didik. Sejalan dengan hal tersebut, perlu dilakukannya perbaikan bahan ajar untuk memfasilitasi membaca siswa. Salah satunya dengan memanfaatkan digital yang mengubah modul menjadi modul elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul STEM terintegrasi literasi sains pada materi gaya di sekolah dasar, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa wawancara dan studi dokumentasi, dengan analisis data menggunakan teknik Miles-Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran STEM masih belum sepenuhnya diterapkan di semua sekolah dan bahan ajar yang belum sepenuhnya memfasilitasi dengan baik untuk belajar mandiri siswa.Kata Kunci: pembelajaran stem, literasi sains, modul elektronik.
Analisis kebutuhan soal tes bermuatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematic) untuk mengevaluasi kemampuan literasi sains di SD
Putri, Risa Zaeni;
Hamdu, Ghullam;
Putri, Agnestasia Ramadhani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v8i2.24466
Literasi sains merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Pendekatan STEM menjadi salah satu metode yang efektif untuk meningkatkan literasi sains, karena mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan soal tes bermuatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam rangka mengevaluasi kemampuan literasi sains di SD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi terstruktur. Data dikumpulkan melalui wawancara, terkait pembelajaran STEM, literasi sains, dan pengembangan soal tes di SD. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan akan soal tes bermuatan STEM yang dapat mengukur kemampuan literasi sains peserta didik. Soal-soal tersebut harus mencakup berbagai aspek literasi sains. Selain itu, soal tes juga harus dirancang untuk merangsang minat dan motivasi peserta didik dalam belajar sains. Oleh karena itu, perlunya pengembangan soal tes bermuatan STEM yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di SD. Melalui analisis kebutuhan ini dapat mendukung upaya untuk mengembangkan soal tes yang dapat mengevaluasi kemampuan literasi sains peserta didik serta mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan di masa depan, khususnya dalam konteks penerapan pembelajaran dengan pendekatan STEM.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS ETNOSAINS TERKAIT MAKANAN KETUPAT AIR TANJUNG UNTUK SD DI KECAMATAN KAWALU
Febiyan, Puti Hera;
Hamdu, Ghullam;
Saputra, Erwin Rahyu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.23013
Pembelajaran berbasis lingkungan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dengan menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah etnosains, yang mengintegrasikan konsep sains dengan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul pembelajaran IPA berbasis etnosains di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri dari tiga guru dan lima peserta didik di tiga sekolah dasar di Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan di sekolah masih berfokus pada buku paket kurikulum standar yang kurang mengakomodasi budaya lokal, sehingga pembelajaran IPA menjadi kurang kontekstual dan menarik bagi peserta didik. Selain itu, peserta didik menunjukkan minat yang tinggi terhadap pembelajaran yang menghubungkan budaya lokal dengan konsep IPA melalui aktivitas praktikum dan eksplorasi. Guru juga menyadari pentingnya inovasi dalam pengembangan bahan ajar yang lebih fleksibel dan kontekstual. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan modul berbasis etnosains yang dapat menghubungkan konsep sains dengan budaya lokal, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan, menarik, dan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi IPA.
MENGGALI KEARIFAN LOKAL DALAM ASESMEN: ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOSAINS DI SD
Nurdiansyah, Firman;
Hamdu, Ghullam;
Alia, Dwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.23140
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan asesmen pembelajaran berbasis etnosains pada makanan khas Kecamatan Kawalu untuk peserta didik sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen berbasis etnosains dapat meningkatkan pemahaman konsep sains secara kontekstual serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun, implementasi asesmen ini masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan perangkat asesmen yang sesuai dengan kearifan lokal serta kurangnya pelatihan bagi pendidik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan instrumen asesmen yang lebih adaptif terhadap kebutuhan siswa serta integrasi yang lebih luas dalam kurikulum pendidikan dasar.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA AUGMENTED REALITY BERBASIS LITERASI SAINS PADA MATERI EKOSISTEM DI SEKOLAH DASAR
Dellia Isti Agustin;
Ghullam Hamdu;
Muhamad Rijal Wahid Muharram
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.23870
This study discusses the limitations of technology use in science learning in elementary schools, especially in ecosystem material. This study aims to analyze the need for AR-based media in improving students' science literacy. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observations and documentation. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model which includes data collection, data presentation and drawing conclusions. The results of the study indicate that schools have adequate facilities but the integration of technology in learning is still limited due to constraints of readiness and internet quota, students experience obstacles in understanding the abstract concept of ecosystems. These findings indicate that AR-based media can support science literacy by providing interactive learning experiences that help students understand complex concepts more effectively. This study emphasizes the importance of integrating innovative learning media to improve science learning in elementary schools