p-Index From 2021 - 2026
11.439
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Pendidikan Vokasi Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JOURNAL OF EDUCATION Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Mozaik: Kajian Ilmu Sejarah Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan ISTORIA INFORMASI Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi Jurnal Ilmiah WUNY Jurnal Pendidikan dan Pengajaran JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pendidikan Indonesia JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) P2M STKIP Siliwangi Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Abjadia, International Journal of Education Sawwa: Jurnal Studi Gender Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia NUANSA Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter PROGRESIF: Jurnal Hukum Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Manajemen Komunikasi Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Eduscience (JES) Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Law Research Review Quarterly The Innovation of Social Studies Journal Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar Didaktika: Jurnal Kependidikan EMBISS: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Sosial Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) JURNAL PENDIDIKAN IPS DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Jurnal Citra Pendidikan International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman (JURIDIKSIAM) JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM) Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Citra Pendidikan Anak Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Post-Axial: Futuristic Teaching and Learning Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Adidaya : Jurnal Aplikasi Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Jurnal Legalitas Jurnal Citra Pendidikan Muwazah: Jurnal Kajian Gender Curricula: Journal of Curriculum Development
Claim Missing Document
Check
Articles

Mewujudkan equity melalui pendidikan inklusi: Sebuah tinjauan literatur sistematis tentang siswa disabilitas Ines Alifah Wachidatun Chasanah; Saliman Saliman; Riko Septiantoko
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 9, No 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v9i3.109596

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran pendidikan inklusi dalam mewujudkan prinsip equity bagi siswa dengan disabilitas. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel nasional dan internasional yang terindeks Scopus dan Google Scholar, terbit pada rentang 2015–2025. Proses seleksi dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan, eligibilitas, dan analisis tematik terhadap 27 artikel terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi mengenai pendidikan inklusif berprinsip equity mengalami fluktuasi, namun meningkat signifikan sejak 2021 seiring menguatnya perhatian terhadap keadilan substantif bagi siswa disabilitas. Temuan utama mengungkapkan bahwa equity tidak sekadar menekankan pemerataan akses, tetapi juga keadilan dalam proses pembelajaran dan capaian hasil belajar. Prinsip equity ditentukan oleh tiga aspek utama, yaitu akses input, proses instruksional, dan luaran pembelajaran. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan inklusi berprinsip equity berperan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membangun sistem pendidikan yang berkeadilan sosial. Realizing equity through inclusive education: A systematic literature review on students with disabilities Abstract: The purpose of this study is to analyze the role of inclusive education in realizing equity for students with disabilities. The method employed was a Systematic Literature Review (SLR) of national and international articles indexed in Scopus and Google Scholar, published between 2015 and 2025. The selection process followed identification, screening, eligibility, and thematic analysis stages, resulting in 27 selected articles. The results indicate that publications on equity-based inclusive education fluctuated but increased significantly after 2021, reflecting growing attention to substantive justice for students with disabilities. The findings reveal that equity extends beyond equal access to encompass fairness in instructional processes and learning outcomes. Equity-oriented inclusive education is shaped by three key dimensions: input access, instructional processes, and learning outputs. The conclusion confirms that implementing equity principles in inclusive education not only enhances educational quality through improved learning outcomes but also serves as a strategic instrument for developing a socially just education system.
Relevansi Ciri Manusia Indonesia Dalam Buku Manusia Indonesia Karya Mochtar Lubis di Era Digital Bidayatul Hidayah; Hanum Putri Rahmadewi; Taat Wulandari
ADIDAYA : Aplikasi Pendidikan dan Sosial Budaya Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/rjx2cq36

Abstract

This study aims to analyze the relevance of the characteristics of Indonesian people as described in Mochtar Lubis’ Manusia Indonesia within the context of the digital era and Society 5.0. Indonesia, as a multicultural country, possesses diverse cultural values that shape social characteristics such as mutual cooperation, tolerance, and kinship. Along with technological advancements, these values have undergone significant transformations that require critical examination. This research employs a qualitative approach using a literature study method, with the primary data source being Manusia Indonesia and other relevant academic references. Data were collected through documentation techniques and analyzed using content analysis to identify and interpret key concepts, which were then linked to contemporary social phenomena. The results indicate that several characteristics identified by Mochtar Lubis such as hypocrisy, reluctance to take responsibility, feudal mentality, belief in superstition, artistic nature, and weak character remain relevant today. In the digital era, these traits are manifested in new forms, including the spread of misinformation, cyberbullying, imitative culture, and self-image construction on social media. However, Indonesian society also demonstrates positive potential, particularly in creativity, social solidarity, and adaptability to change. Therefore, understanding these characteristics is essential as both a critical reflection and a foundation for developing a society that is adaptive, critical, and responsible, while maintaining its national identity amid globalization. 
Pengelolaan enceng gondok untuk perkembangan perekonomian masyarakat Desa Jabung di Waduk Wlingi Raya Azwar Riza Habibi; Yudistira Arya Sapoetra; Nicholaus Wayong Kabalen; Moh Irsyad Fahmi MR; Saliman
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jwuny.v7i1.78434

Abstract

Masyarakat yang tinggal di sekitar Waduk Wlingi Raya sekarang bergantung pada tanaman enceng gondok sebagai sumber pendapatan utama mereka karena nilai ekonominya yang tinggi, terutama sebagai pakan alternatif yang sangat dibutuhkan dalam industri perikanan dan peternakan. Selain memiliki manfaat sebagai pakan, tanaman enceng gondok diproses menjadi berbagai produk lain, yang memiliki dampak ekonomi yang lebih besar pada masyarakat di sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan memahami berbagai cara penggunaan enceng gondok di Waduk Wlingi Raya dan menyiarkan bagaimana hal itu berdampak pada perekonomian masyarakat Desa Jabung. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara langsung dengan anggota masyarakat yang terlibat dalam pemanfaatan tanaman ini. Metode pengumpulan data ini dikenal sebagai pendekatan deskriptif kuantitatif. Orang-orang di Desa Jabung menggunakan enceng gondok dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enceng gondok meningkatkan aktivitas ekonomi lokal di Waduk Wlingi Raya. Tanaman ini dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk berbagai pekerjaan produktif, seperti mencari, mengumpulkan, dan kemudian mengolah menjadi produk yang bermanfaat seperti kerajinan tangan dan bahan baku industri kreatif. Penduduk desa melihat peningkatan pendapatan dan peluang kerja baru, terutama bagi mereka yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap.
ANALISIS KEBIJAKAN TERHADAP KONFLIK GURU DAN SISWA YANG BERAKHIR PADA KEKERASAN: STUDI KASUS SMKN 3 JABUNG TIMUR Invita Khazahra Ramadhani; Deciantika Avriella Gushma; Dwi Kusumastuti; Robby Syahda Hutama Rafsanjani; Yumi Hartati; Saliman Saliman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59215

Abstract

Konflik antara guru dan murid di sekolah dapat mengganggu keamanan serta proses belajar mengajar sebagaimana terjadi di SMKN 3 Jabung Timur yang berujung pada tindakan kekerasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab konflik, respons kebijakan sekolah, dan peran kepemimpinan guru dalam penyelesaiannya dengan menggunakan metode studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dipengaruhi oleh faktor individu, komunikasi, dan kelembagaan seperti rendahnya pengendalian emosi, kesalahpahaman, pola komunikasi yang kurang efektif, lemahnya mediasi, serta disiplin sekolah yang belum optimal. Respons kebijakan yang tepat meliputi mediasi, pendampingan psikologis, penegakan tata tertib secara edukatif, dan penguatan komunikasi antara sekolah, guru, murid, serta orang tua. Selain itu, kepemimpinan transformasional, demokratis, otoritatif, dan disipliner berperan penting dalam menciptakan penyelesaian konflik yang adil dan humanis. Dengan demikian, diperlukan kebijakan yang preventif dan restoratif agar sekolah menjadi lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan berkeadilan bagi seluruh warga sekolah.
MENUJU PEMBELAJARAN AKTIF TERINTEGRASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENDIDIKAN SOSIOLOGI: TINJAUAN KRITIS DAN PENGEMBANGAN KERANGKA KONSEPTUAL Nursaptini Nursaptini; Taat Wulandari
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 13 No. 1 (2026): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v13i1.542

Abstract

Pembelajaran aktif tengah menjadi tren yang banyak digunakan dalam dunia pendidikan modern, termasuk dalan pendidikan Sosiologi di Perguruan Tinggi. Di sisi lain, perkembangan Artificial Intelligence (AI), mulai mengubah cara mahasiswa mengakses dan membangun pengetahuan. Namun, literatur mengenai pembelajaran aktif, pendidikan sosiologi, dan AI masih berkembang secara terpisah. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara kritis literatur mengenai pembelajaran aktif, pendidikan sosiologi, dan AI dalam pendidikan, serta mengembangkan kerangka konseptual yang mengintegrasikan ketiga bidang tersebut. Artikel ini menggunakan pendekatan critical literature review terhadap artikel yang diperoleh dari database Scopus periode 2021–2026. Pencarian literatur dilakukan melalui tiga klaster, yaitu active learning, sociology education, dan artificial intelligence in education. Hasil pencarian menghasilkan 656 artikel yang kemudian diseleksi berdasarkan relevansi topik dan kontribusi konseptual. Hasil sintesis menunjukkan bahwa active learning menekankan partisipasi aktif mahasiswa melalui kolaborasi, penyelidikan, dan refleksi; pendidikan sosiologi berfokus pada pengembangan sociological imagination, social inquiry, dan critical social analysis; sedangkan AI dalam pendidikan berfokus pada personalisasi pembelajaran, umpan balik adaptif, dan eksplorasi pengetahuan. Kajian ini mengidentifikasi kesenjangan teoretis yaitu belum terintegrasinya ketiga domain tersebut dalam satu model pedagogis yang komprehensif. Sebagai respons terhadap kesenjangan tersebut, artikel ini mengusulkan AI-Integrated Active Sociology Learning Framework (AISLF) yang terdiri atas enam tahapan, yaitu Social Inquiry, AI-Assisted Exploration, Collaborative Dialogue, Critical Sociological Reflection, Knowledge Reconstruction, dan Social Action. Framework ini menawarkan pendekatan baru yang memosisikan AI sebagai mitra intelektual pembelajaran aktif dalam pendidikan Sosiologi. Kata Kunci: pembelajaran aktif; inkuiri sosial; pendidikan sosiologi; kecerdasan buatan; tinjauan kritis; kerangka konseptual.
Peran Artificial Intelligence dalam Mendukung Pembelajaran Aktif Berbasis Masalah di Pendidikan Menengah Ellen Sintya Dewi; Taat Wulandari
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4601

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI), khususnya ChatGPT dan teknologi AI generative, telah membawa perubahan penting dalam praktik pembelajaran di sekolah menengah. Namun pemanfaatan AI dalam pembelajaran tidak cukup hanya dilihat sebagai inovasi teknologi, melainkan perlu dianalisis secara pedagogis agar benar-benar mendukung pembelajaran aktif, kritis, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pembelajaran aktif berbasis masalah di pendidikan menengah. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA. Artikel diperoleh melalui penelusuran Google Scholar dengan mempertimbangkan sumber dari database ilmiah seperti Scopus, ERIC, ScienceDirect, SpringerLink, Taylor & Francis, Garuda, dan Sinta. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berperan sebagai digital scaffolding yang membantu siswa memahami masalah, mencari informasi, memperoleh umpan balik, mengembangkan solusi, dan merefleksikan proses belajar. Integrasi AI dalam PBL umumnya berdampak positif terhadap hasil belajar, berpikir kritis, pemecahan masalah, minat belajar, dan self-regulated learning. Namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh desain pembelajaran, kesiapan guru, literasi AI siswa, dan etika penggunaan teknologi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji model PBL berbantuan AI melalui desain eksperimen yang lebih kuat, melibatkan sampel yang lebih luas pada berbagai mata pelajaran dan jenjang pendidikan menengah, serta mengkaji secara lebih mendalam aspek etika, literasi AI, dan peran guru dalam mengarahkan penggunaan AI secara kritis dan bertanggung jawabb.
Negosiasi Sebagai Instrumen Manajemen Konflik: Studi Kasus Perilaku Verbal Siswa terhadap Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta Gina Melinda; Bagus Widya Panuntun; Aldina Dinda Salsabila; Akeyla Lovely Diva M; Kholis Arifin; Saliman Saliman; Yumi Hartati
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya perilaku menyimpang siswa terhadap guru, bagaimana definisi negosiasi dan gaya negosiasi yang diimplementasikan dalam konteks lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi jurnal nasional dan internasional, buku, serta hasil penelitian terdahulu yang diterbitkan pada rentang tahun 2015–2025. Data diperoleh melalui penelusuran basis data akademik seperti Google Scholar dan Sinta menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan negosiasi, manajemen konflik, komunikasi guru-siswa, dan perilaku verbal di lingkungan sekolah. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis melalui proses identifikasi tema, perbandingan temuan penelitian, dan sintesis literatur untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai penerapan negosiasi sebagai instrumen manajemen konflik dalam lingkungan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku verbal siswa terhadap guru mencakup spektrum yang luas, mulai dari resistensi verbal halus, negosiasi implisit, hingga konfrontasi terbuka. Berbagai literatur menegaskan bahwa negosiasi terbukti efektif sebagai instrumen manajemen konflik apabila melibatkan empat elemen kunci, yakni keterbukaan komunikasi, pengakuan posisi masing-masing pihak, pencarian solusi bersama, dan kesepakatan yang berkeadilan. Temuan kajian ini mengimplikasikan bahwa sekolah perlu mengembangkan budaya negosiasi yang terstruktur sebagai bagian dari kebijakan manajemen konflik guna menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan hubungan guru-siswa yang lebih harmonis.
Problem Based Learning dalam Pembelajaran Ekonomi sebagai Upaya Penguatan Literasi Keuangan di Era Digital Prafiti Syafitri; Taat Wulandari
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.4898

Abstract

Pesatnya digitalisasi keuangan memberikan kemudahan transaksi melalui e-wallet dan fitur paylater, namun di sisi lain memicu peningkatan perilaku konsumtif di kalangan generasi muda akibat rendahnya indeks literasi keuangan. Pembelajaran ekonomi konvensional sering kali terjebak pada aspek teoretis dan gagal membekali peserta didik dengan kemampuan pengambilan keputusan yang kritis di dunia nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi dan efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran ekonomi sebagai strategi penguatan literasi keuangan digital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 17 artikel yang diperoleh dari google scholar dan DOA, penelitian yang relevan dengan fokus pada determinan perilaku keuangan dan inovasi model pembelajaran. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa model PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mengevaluasi risiko dan pilihan konsumsi digital. Literasi keuangan digital teridentifikasi berperan sebagai mediator krusial yang memperkuat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kualitas keputusan ekonomi. Integrasi media inovatif dan pengalaman nyata dalam struktur PBL terbukti mampu menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoretis dan praktik manajemen dana pribadi. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi keuangan di era digital memerlukan pergeseran paradigma menuju pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan berbasis pemecahan masalah untuk membentuk karakter finansial yang mandiri dan adaptif. Temuan ini dapat menjadi rekomendasi bagi pendidik dalam merancang pembelajaran ekonomi yang lebih relevan dengan tantangan era digital.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android sebagai Sumber Belajar Interaktif pada Mata Pelajaran IPS untuk Sekolah Menegah Atas Muhammad Syaiful Arief; Taat Wulandari; Budiman Budiman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi Android "Mr Arief Course" pada mata pelajaran IPS/Sejarah tingkat SMA; (2) mengevaluasi kelayakan aplikasi berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media; serta (3) mengukur tingkat kepraktisan penggunaan aplikasi dari perspektif guru dan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada validator serta subjek uji coba di SMAN 1 Sekaran dan SMA Al-Kautsar Sekaran. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi "Mr Arief Course" dikembangkan dengan mengintegrasikan teks, gambar, video pembelajaran, dan kuis interaktif. Hasil uji kelayakan memperoleh persentase rata-rata 78,33% dari ahli materi dan 63,75% dari ahli media dengan kategori "Layak". Sementara itu, tingkat kepraktisan memperoleh skor 90% dari guru sejarah dengan kategori "Sangat Praktis" dan 71,43% dari peserta didik dengan kategori "Praktis". Dengan demikian, aplikasi ini dinyatakan valid dan praktis sebagai sumber belajar interaktif untuk mendukung pembelajaran IPS/Sejarah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas aplikasi terhadap hasil belajar dan motivasi peserta didik pada cakupan sekolah yang lebih luas.
Integrated social studies in the Kurikulum Merdeka: Challenges and strategies Alvionita Sekar Nur Jayanti; Anik Widiastuti; Taat Wulandari
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 2 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i2.90637

Abstract

While the curriculum faces challenges in disseminating and utilising knowledge, it has led to transformative and empowering experiences for teachers and students. This study aims to identify the challenges encountered in implementing effective strategies and to explore teachers' strategies for addressing them. Integrating social studies into the Kurikulum Merdeka presents challenges and benefits, emphasising the importance of teacher preparedness. Teacher preparedness and continuous training are crucial for the successful implementation of the Kurikulum Merdeka, ensuring it meets the diverse needs of students and prepares them for global challenges. This research uses a qualitative case study approach. Findings reveal three primary challenges: teacher competence, student characteristics, policies, and access to direct learning resources. These challenges can be addressed through strategies such as enhancing teacher capabilities through training, workshops, seminars, and discussions with other educators. Additionally, teachers provide motivation, individualised support, and supervision for students. Teachers can also foster creative learning environments to support adequate social studies education.    Abstrak Meskipun kurikulum menghadapi tantangan dalam penyebaran dan pemanfaatan pengetahuan, penerapannya telah menghasilkan pengalaman yang transformatif dan memberdayakan bagi guru serta murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penerapan pembelajaran yang efektif serta menelaah strategi guru dalam mengatasinya. Integrasi pembelajaran IPS dalam Kurikulum Merdeka menghadirkan tantangan sekaligus manfaat, yang menekankan pentingnya kesiapan guru. Kesiapan dan pelatihan berkelanjutan bagi guru menjadi faktor kunci dalam keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka agar mampu memenuhi kebutuhan beragam murid dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan global. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan tiga tantangan utama, yaitu kompetensi guru, karakteristik murid, serta kebijakan dan akses terhadap sumber belajar langsung. Tantangan tersebut dapat diatasi melalui strategi seperti peningkatan kemampuan guru melalui pelatihan, lokakarya, seminar, dan diskusi dengan sesama pendidik. Selain itu, guru memberikan motivasi, pendekatan individual, dan pengawasan kepada murid. Guru juga dapat menciptakan lingkungan belajar yang kreatif untuk mendukung pembelajaran IPS yang optimal. Kata Kunci: kurikulum merdeka; pendidikan IPS; strategi guru; tantangan pendidikan
Co-Authors Abda Abda Achmad, Itsna Laily Rosyida Adi Suryanto Afrizal Afrizal Agustin, Eka Wulandari Agustina Tri Wijayanti Agustiyanto, Piko Ahmad Effendi Akeyla Lovely Diva M Aldina Dinda Salsabila Alfiyani, Nur Alvionita Sekar Nur Jayanti Aman Aman Andika, Rian Andri, Yuda Anik Widiastuti Ardhiana Puspitacandri Ari Wijayanti Asti Listiana Atmawijaya, Surya Auria, Tifani Rizki Azwar Riza Habibi, Azwar Riza Azzahra, Adinda Febriyan Bagja Riyanto Bagus Widya Panuntun Baharudin Bhismantara, Bramanti Sancaka Bidayatul Hidayah Budiman Budiman Budiman Damanik, Fritz Hotman Syahmahita Danang Ade Agustinova Dea Riswandasari Deciantika Avriella Gushma Deo Varas Deseria, Rita Devi Ayu Pratiwi Dinastiti, Brillianin Dwi Kusumastuti Dyah Kumasalari Dyah Lauren Pitaloka Edwanto, Maulidia Nuraini Edward Kurnia Setiawan Limijadi, Edward Kurnia Setiawan Elisa Prima Sari Elisabeth Vita Mutiarawati Ellen Sintya Dewi Elvina Cahyaning Pertiwi Enny Agustina Fadli, Muhammad Rijal Fajar Saefuloh Fastiani, Afria Eky Fathurrahman Fathurrahman Feri Dwi Jayanti Fioren Dwika Maharani Fritz Hotman Syahmahita Damanik Fritz Hotman Syahmahita Damanik Fritz Hotman Syahmahita Damanik Ghaisani, Larasati Gina Melinda Grace Fine Situngkir Hadisaputra Hadisaputra Hamdan Hamdan Hanif Nur Rokhim Hanifah, Erma Nur Hanum Putri Rahmadewi Happri Novriza Setya Dhewantoro Helen Olivia Heri Susanto Hilman, Sukran Nizar Husni Tamrin, Husni Husni Thamrin Ines Alifah Wachidatun Chasanah Invita Khazahra Ramadhani Ira Laras Rohima Irnawati Irnawati Iskandar, M. Yakub Jamal, Muh. Jefri Rieski Triyanto Juandah Junaidi Abdillah Kendedes Tambunan Khasanah, Meilani Noor Khofifah Nur Rahmah Khoirunnisa Alim Fadhila Kholis Arifin Kifly, Windy Kinkin Setyaningrum Korokai, Anastasya Laely Armiyati Lamora, Jhony Andrean Leonardo Sari, Avid Lilik Dyah Wulandari Luthvika Nasrifianti M.R., Moh. Irsyad Fahmi Magelhaes Mendur Maulana Fikri Hidayatullah Mashum Mohammad Syawaludin Monica Innanda Chiaralazzo Muh. Jamal Muhammad Asyroful Mujib Muhammad Furqon Muhammad Syaiful Arief Mukminan Munawarah Nana Adriana Nasiwan nasiwan Nelawati, Ulya Nicholaus Wayong Kabalen Nico Tri Raharjo Sapoetro Novianda, Riescha Novika Malinda Safitri Nur Alfiyani Nurhayati Nurhayati Nurholipah Nurholipah Nurlaili Handayani Nursaptini Nursaptini Nuuha Dzakiyyah Oktavia Nur Hasanah Oktavianingrum, Fabiola Nurul Oktiansyah, Muhammad Ilham Perestian Ares Sandi Permatasari, Wulan Prafiti Syafitri Primanisa Inayati Azizah Pudenta Helda Purwadi, Danang Putu Ira Sita Rahma Talita Syahada Rahmad Firdaus Rahmadani, Nurulita Fina Rahmah, Nida'ur Rahman, Rusyda Nasyita Rahmat Dion Gigani Rahmelia, Vivi Raras Gistha Rosardi Raudya Setya Wismoko Putri Retna Ngesti Sedyati, Retna Ngesti Riko Septiantoko Rio Armanda Agustian Risqi Inayah Dwijayanti Rivai, Immawati Nur Aisyah Robby Syahda Hutama Rafsanjani Rokhim, Hanif Nur Rukiyati Rukiyati Rusabeata, Rusabeata Rusman Rustono - Safitri, Sulistia Satriyo Wibowo Sawitri, Isma Setiawan, Johan Setiawan, Rizky Setyobudi, fauzy Sherafina Zahra Nayla Armand Sherly Renawati Sunanta Siregar, Firda Siti Irene Astuti D Solten Rajagukguk Sudrajat Sudrajat Sudrajat - Sugeng Wahjudi Sugiharyanto Sugiharyanto Sukrisno, Wijayano Hadi Supandi Supardi Supardi Supardi Supardi Supardi, Supardi, Suranto Taufiqurrachman Tiara Tiara Ambarwani Puteri Tira Felia Ramadhani Umar Umar Vevy Julianty Vivit Sriwatie Widiyastuti, Anik Wijayanti, Hendrika Tri Wirazilmustaan, Wirazilmustaan Wiwin Wulandari Putri Yaacob, Norazlan Hadi Yacoob, Norazlan Hadi Yoyok Soesatyo Yudistira Arya Sapoetra Yuhanida Milhani Yuliantri, Rhoma Dwi Aria Yumi Hartati Z. A., Safrizal Zulkifli, Muhamad Aziz