Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya kepala sekolah dalam memenuhi Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) guna meningkatkan akreditasi PAUD, dengan studi kasus di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 Padangsidimpuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah menerapkan berbagai strategi, termasuk pemetaan kompetensi guru, peningkatan kualifikasi melalui program PPG dan RPL, serta penguatan sistem rekrutmen dan pembinaan berkelanjutan. Namun, upaya ini masih terkendala oleh tantangan seperti keterbatasan anggaran, rendahnya insentif finansial bagi guru, dan disparitas kualitas tenaga pendidik antar daerah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa 70% lembaga telah melakukan pemetaan kompetensi secara sistematis, meskipun 30% guru belum memenuhi kualifikasi minimal. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dan pemanfaatan dana BOS turut mendukung peningkatan kapasitas PTK, meski belum optimal. Implikasi penelitian menekankan pentingnya kebijakan afirmatif dari pemerintah, termasuk penyediaan insentif, pelatihan terstruktur, dan pendanaan yang merata. Kepemimpinan kepala sekolah dan sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pemenuhan Standar PTK, yang tidak hanya berdampak pada peningkatan akreditasi tetapi juga transformasi kualitas pembelajaran PAUD. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan holistik dan evaluasi kebijakan yang lebih inklusif untuk menjawab tantangan di tingkat implementasi.