p-Index From 2021 - 2026
9.354
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering Cakrawala Pendidikan JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Sekolah Dasar Journal of Education and Learning (EduLearn) Journal on Mathematics Education (JME) Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Journal on Mathematics Education (JME) Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Elemen Jurnal Terapan Abdimas Edumatsains Jurnal Gantang Sriwijaya University Learning and Education International Conference Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Demography Journal of Sriwijaya NUMERICAL (Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika) Journal of Medives Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Jurnal SOLMA Numeracy : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Journal of Honai Math Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal on Emerging Mathematics Education Beta: Jurnal Tadris Matematika Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Pendidikan Jurnal Inovasi Pendidikan M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah Jurnal Pemerintahan dan Politik Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Jurnal Berdaya Mandiri Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA PAKAR Pendidikan Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Didaktika: Jurnal Kependidikan Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Wawasan Pendidikan Journal of Instructional and Development Researches Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Inovasi Matematika (Inomatika) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Pendidikan Anak Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling Mathematics Education Journal Journal on Mathematics Education SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Media Pendidikan Matematika Jurnal Didaktik Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

URGENSI PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF QUIZIZZ PADA PELAJARAN IPA KELAS V: STUDI ANALISIS KEBUTUHAN DI SD NEGERI 7 LAHAT Supriyadi, Heri; Hartono, Yusuf; Jaenudin, Riswan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30813

Abstract

IPA seringkali dianggap sulit karena melibatkan banyak konsep dan teori. Fenomena ini sejalan dengan penelitian yang menyoroti pentingnya pengembangan kemampuan komunikasi matematika peserta didik di sekolah dasar yang masih kurang baik. Hal ini mengindikasikan bahwa kesulitan dalam memahami konsep dasar mungkin berlaku juga pada IPA. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan inovatif untuk mengatasi hambatan tersebut dan menjadikan pembelajaran IPA lebih menarik. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan infrastruktur teknologi sekolah sangat memadai. Mayoritas peserta didik (60-80%) melaporkan ketersediaan dan kualitas baik hingga sangat baik untuk jaringan listrik, laboratorium komputer, Chromebook, LCD, speaker aktif, dan WiFi. Kesiapan infrastruktur ini menjadi fondasi kuat implementasi teknologi pembelajaran. Namun, wawancara guru dan angket peserta didik mengidentifikasi keterbatasan media konvensional (gambar, buku teks, YouTube, PowerPoint) dalam menyajikan visual interaktif dan meningkatkan motivasi. Sebanyak 93,3% peserta didik membutuhkan media tambahan, menyatakan media berbasis teknologi lebih menarik, dan fitur animasi, suara, serta interaktif sangat membantu pemahaman mereka. Aplikasi Quizizz mendapat respons positif signifikan dari kedua belah pihak. Sebanyak 73,3% peserta didik merasa Quizizz meningkatkan pemahaman dan motivasi, didukung pengakuan guru atas efektivitasnya dalam menarik minat dan antusiasme. Temuan ini selaras dengan konsep gamifikasi, teori konstruktivisme, dan prinsip multimedia learning. Urgensi pengembangan media interaktif berbasis Quizizz, terintegrasi video pembelajaran, menjadi sangat jelas. Proyek ini didukung penuh oleh fasilitas sekolah yang memadai serta kebutuhan nyata peserta didik dan guru untuk menghadirkan pengalaman belajar IPA yang lebih menarik, partisipatif, dan efektif.
Hubungan Regulasi Emosi dengan Psychological Well-Being pada Siswa SMA Ananta, Syahira Hayu; Umardi, Qarsela Tiara; Meidiansyah, Rifki; Putri, Nimas Dahlia; Patrisia, Salsabila; Hartono, Yusuf; Lubis, Khadijah
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v5i2.22900

Abstract

Masa remaja merupakan periode yang penuh tantangan emosional dan sosial, di mana kemampuan dalam mengelola emosi (regulasi emosi) memegang peran yang penting untuk mendukung kesejahteraan psikologis (psychological well-being). Tujuan utama penelitian yakni untuk menguji hubungan yang dimiliki variabel regulasi emosi dengan variabel psychological well-being peserta didik SMA. Metode yang dipakai merupakan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik korelasi, serta pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling pada 117 peserta didik di beberapa SMA di Indralaya dan Palembang. Instrumen penelitian berupa angket skala likert untuk mengukur kedua variabel. Hasil dari penelitian menyatakan jika tingkat regulasi emosi dan kesejahteraan psikologis rata-rata peserta didik berada dalam kategori sedang. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan terdapat sebuah hubungan positif antara regulasi emosi dan psychological well-being (r = 0,423; p 0,05). Hal tersebut menunjukkan semakin baik regulasi emosi peserta didik, sehingga akan semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologis yang dimilikinya. Temuan ini memperlihatkan pentingnya pengembangan kemampuan regulasi emosi dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja
Mapping students’ learning trajectories through mathematical modeling: Design research on linear equations of one variable Indah Nur Hijriyah; Hartono, Yusuf; Darmawijoyo
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16 No 2 (2025): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v16i2.27666

Abstract

Purpose: This study aims to explore and map the learning trajectories of junior high school students in understanding LEOV through mathematical modeling, comparing the Hypothetical Learning Trajectory (HLT) designed by researchers with the Actual Learning Trajectory (ALT) demonstrated by students during classroom implementation.Method: Employing a design research methodology with a validation study approach, the study was conducted in three phases: Preliminary Design, Experimental Design, and Retrospective Analysis. Participants were seventh-grade students from two parallel classes. Data were collected through classroom observations, student worksheets, interviews, and assessments.Findings: Findings reveal that most students’ learning paths aligned with the anticipated HLT, especially in recognizing variables and constructing equations from contextual problems. However, deviations occurred in more complex tasks, where some students relied on intuition rather than structured reasoning. New, unpredicted informal strategies also emerged, offering insights into students’ natural mathematical thinking processes.Significance: Mathematical modeling proves to be an effective instructional approach for facilitating students' transition from informal reasoning to formal algebraic thinking. The mapping of learning trajectories enables educators to identify specific cognitive developments and potential learning obstacles. These findings suggest that design-based interventions rooted in real-life contexts can significantly enhance conceptual comprehension in algebra. Future research should refine modeling tasks to support deeper abstraction and investigate longitudinal impacts across diverse mathematical domains. The integration of learning trajectory analysis into curriculum design offers a powerful framework to personalize instruction and elevate mathematics education practices globally.
Analisis Kemampuan Pemodelan Matematika Dan Penalaran Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Kontekstual PISA Wulandari, Trisna; Firsta, Risa Rahmatia; Darmawijoyo, Darmawijoyo; Hartono, Yusuf
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 3 (2025): June
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i3.538

Abstract

Kemampuan pemodelan matematika dan penalaran merupakan kompetensi kunci dalam literasi matematika PISA yang masih menjadi tantangan bagi siswa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemodelan matematika dan penalaran siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Gelumbang dalam menyelesaikan soal kontekstual PISA. Penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan 17 siswa yang dipilih berdasarkan variasi kemampuan matematika. Lima indikator pemodelan matematika Blum dan Kaiser digunakan sebagai kerangka analisis: structuring, mathematization, solving, interpreting, dan validating. Data dikumpulkan melalui tes tertulis menggunakan soal PISA. Analisis kualitatif dilakukan terhadap jawaban siswa pada soal-soal PISA yang dipilih, untuk mengidentifikasi strategi, kesulitan, dan pemahaman konsep yang dimiliki siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menguasai dengan baik indikator structuring dan solving, namun mengalami kesulitan signifikan pada indikator interpreting dan validating. Pada aspek penalaran matematis, siswa menunjukkan kemampuan yang memadai dalam penalaran kuantitatif, tetapi mengalami kesulitan dalam penalaran spasial-temporal dan argumentasi logis. Kesulitan utama yang diidentifikasi meliputi ketidakmampuan menghubungkan hasil matematis dengan konteks masalah nyata, kurangnya kebiasaan melakukan validasi solusi, dan lemahnya kemampuan mengkonstruksi argumen matematis yang logis. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kemampuan pemodelan matematika dan penalaran siswa dalam pembelajaran matematika saat ini.
Effectiveness of Traditional Game-Based Learning: using Panjat Pinang Context to Improve Students’ Mathematical Modelling Skills Amarta, Nadiati; Darmawijoyo, Darmowijoyo; Hartono, Yusuf
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 9, No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v9i4.32592

Abstract

This study aims to develop a context-based Learner Worsheet (LKPD) on comparison material using the traditional game of panjat pinang to enhance the mathematical modelling skills of seventh-grade junior high school. The research employed a design research approach with the Tessmer model, consisting of preliminary and formative evaluation stages. Instrument included expert validation sheets (to assess content, construct, and language), practicality questionnaires, and a mathematical modelling ability test (covering understanding tasks, mathematising, working mathematically, and explaining results). Data analysis involved calculating percentage scores for validity and practicality, along with descriptive analysis of students’ mathematical modelling performance. The results indicate that the LKPD achieved high validity with an average score of 84,77% and good practicality with an average score of 81,25%. Field testing demonstrated its potential to improve students’ performance in all four stages of mathematical modelling. In conclusion, integrating panjat pinang as a cultural context creates meaningful learning experiences, making the concept of comparison more accessible and engaging. The LKPD can serve as an effective alternative mathematics teaching material and a reference for developing other culturally relevant resources. 
Analisis Kemampuan Pemodelan Matematika Siswa pada Materi Aritmetika Sosial Riduan, Lindawaty; Hartono, Yusuf; Hiltrimartin, Cecil
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.2367

Abstract

Pemodelan penting bagi siswa karena memungkinkan mereka untuk memecahkan masalah real melalui konsep matematis, misalkan pada konsep aritmetika sosial dalam pemodelan matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika yang berhubungan dengan aritmetika sosial. Kami berfokus pada sejauhmana siswa memahami masalah, mengidentifikasi hal-hal yang relevan dengan konsep matematika, menerapkan konsep tersebut dan menjelaskan hasilnya. Kami menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan 32 siswa SMP yang diberi tugas pemodelan matematika yang nantinya dianalisa dengan langkah pemecahan masalah : understanding the task, searching mathematics, using mathematics dan explaning the result. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70,43% siswa mencapai ketuntasan belajar minimal. Siswa sangat baik dalam memahami masalah (95,07%) dan juga pada tahap mengidentifikasi hala-hal yang berkaitan dengan konsep matematika (88,26%) namun mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep tersebut, terutama dalam perhitungannya (70,32%). Penelitian ini menyoroti manfaat penggunaan konteks dunia nyata untuk meningkatkan keterampilan pemodelan matematika siswa. Namun, studi ini juga menyarankan perlunya memperkuat pemahaman siswa tentang aljabar untuk membantu mereka menerapkan konsep matematika secara lebih efektif. Menerapkan lebih banyak pemodelan matematika ke dalam kurikulum dapat mempersiapkan siswa dengan lebih baik untuk memecahkan masalah dunia nyata yang kompleks
Toulmin's Model in Analyzing Students' Combinatoric Argumentation Basa, Zahra Alhumairah; Hartono, Yusuf; Aisyah, Nyimas; Hiltrimartin, Cecil
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 4 (2024): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v13i4.76

Abstract

Abstrak Argumentasi kombinatorik merupakan kemampuan penting dalam pembuktian matematika yang menurut model Toulmin, argumentasi tersebut terdiri dari claim, evidence, warrant, dan backing. Tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis struktur argumentasi kombinatorik mahasiswa menggunakan model Toulmin. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini melibatkan 93 mahasiswa semester dua tahun ajaran 2022/2023 di Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui tes tertulis. Para mahasiswa diminta untuk memberikan argumentasi kombinatorik pada pembuktian matematika yang berkaitan dengan teorema binomial. Argumentasi kombinatorik tersebut kemudian dianalisis menggunakan model Toulmin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96% kemampuan argumentasi kombinatorik mahasiswa berada pada level 2 dengan kategori argumentasi kombinatorik disusun dengan kurang baik, serta sebagian besar mahasiswa mengalami kesulitan dalam memberikan claim, evidence, warrant, dan backing dalam argumentasi kombinatorik. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar program pembelajaran difokuskan pada penguatan keterampilan berpikir kritis dan argumentatif, melalui metode diskusi terbimbing, problem-based learning, serta pemberian latihan soal yang mendorong eksplorasi dan pembenaran logis atas setiap jawaban yang diberikan mahasiswa Abstract Combinatorial argumentation is an important ability in mathematical proof, and according to Toulmin's model, the argumentation consists of claim, evidence, warrant, and backing. The purpose of the research is to analyze the combinatorial argumentation structure of undergraduate students using the Toulmin model. The type of research used in this research is descriptive qualitative. This study involved 93 second-semester undergraduate students in the 2022/2023 academic year at the Department of Mathematics Education, Sriwijaya University. Data collection in this study was through written tests. The undergraduate students were instructed to provide combinatorial argumentation on mathematical proofs related to the binomial theorem. The combinatorial argumentation was then analyzed using the Toulmin model. The results showed that 96% of undergraduate students' combinatorial argumentation skills were at level 2 with the category of badly organized combinatorial argumentation, and most undergraduate students had difficulties in providing claim, evidence, warrant, and backing in combinatorial argumentation. Based on these results, it is suggested that the learning program should focus on the improvement of critical and argumentative thinking skills through guided discussions, problem-based learning, and exercises that encourage exploration and logical justification of each answer given by undergraduate students.
Percentage bar: A Model for Helping Fifth Grade Students Understand Percentages Sarumaha, Yenny Anggreini; Putri, Ratu Ilma Indra; Hartono, Yusuf
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2018): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v7i2.497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teori instruksional lokal untuk mendukung pengembangan pemahaman dasar siswa tentang persentase. Design research dipilih sebagai sarana yang tepat untuk mencapai tujuan. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Pusri Palembang, Kelas 5 yang totalnya melibatkan 42 orang siswa dan satu guru kelas. Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) yang diadaptasi dari Realistic Mathematics Education (RME) sengaja dipilih sebagai pendekatan dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini mengungkapkan bahwa percentage bar yang disajikan sebagai model dalam pembelajaran membantu siswa untuk memahami persentase. Siswa menggunakannya sebagai alat untuk penalaran dan juga sebagai alat untuk menghitung. Bar ini juga membantu mereka menyampaikan pemikiran mereka kepada orang lain. Bagi beberapa orang siswa, yang biasanya menggunakan cara formal untuk menyelesaikan masalah persentase, percentage bar menjadi cara lain untuk membuktikan solusi masalah persentase. This present study aims to develop a local instructional theory to support student's development of a basic understanding of percentages. Design research was chosen as an appropriate means to achieve the goal. The study was conducted in Pusri Primary School Palembang, Grade 5 involving 42 students and one classroom teacher. Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) adapted from Realistic Mathematics Education (RME) was deliberately chosen as an approach to the teaching and learning process. This study revealed that a percentage bar serving as a learning model helped students understand percentages. Students used it as a tool for reasoning and also as a tool for calculating. It also helped them to represent the percentages stated and to communicate their thoughts to others. Some students who usually utilized the formal way to solve percentage problems found the bar as another way to prove the result.
Gen Z Generation's Difficulties in Proving Trigonometric Identities with The Help of Gpt Chat Fitri, Putih; Hartono, Yusuf; Meryansumayeka, Meryansumayeka
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i2.1251

Abstract

Artificial Intelligence (AI) and machine learning technologies, which play an important role among emerging technologies, have developed rapidly and have begun to be used in various fields in recent years, especially in education. Many factors cause low student learning ability in mathematics lessons. This study aimed to analyze Gen Z students' difficulties in completing trigonometric identity proofs by utilizing ChatGPT Trigonometry-assisted learning. The type of research used was qualitative research. Research data were collected through observation of student activities, direct interviews, and related literature studies. This research was conducted in SMA N 1 Indralaya Selatan. The instruments used were test question sheets and interview guidelines. The results of this study indicate that Generation Z struggles with basic trigonometry concepts, early solution strategies, and proper algebraic manipulation. In addition, reliance on ChatGPT often reduces students' conceptual understanding of the material. This article recommends learning strategies integrating technology and direct teacher assistance to improve learning effectiveness.
Kemampuan Literasi Matematis pada Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel melalui Problem Based Learning Hidayat, Syafri; Hartono, Yusuf
Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a qualitative descriptive study with the aim of describing students' mathematical literacy abilities after studying SPLTV material using the PBL model. What is new in this research is the use of the PBL model in studying SPLTV material to describe mathematical literacy abilities in each category. This research was carried out in class X.8 SMAN 1 Indralaya for the 2023/2024 academic year. Students in the high category are able to formulate problems into SPLTV form and can determine mathematical solutions from the SPLTV and can interpret mathematical results based on the question so that they are able to solve problems. Students in the medium category are able to formulate problems into SPLTV form and are quite capable of determining mathematical solutions from the SPLTV, but are not yet able to interpret them so they are not able to solve problems. Students in the low category are only able to formulate problems in the form of SPLTV and are not yet able to solve problems. Group and individual guidance, which is one of the phases in PBL, makes students interested in solving SPLTV problems using mathematical literacy skills.
Co-Authors -, Ogi Meita Utami A. Jariah, Novika Andriani A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Akhmad Sumbandari Amarta, Nadiati Amrina Rizta Amrina Rosyada Ananta, Syahira Hayu Annisa Oktavia Lestari Anton Jaelani Anton Jaelani Araiku, Jeri Arbella Sri Marleny Arbella Sri Marleny M Arden Naser Yustian Simarmata Ardiansyah, Hijir Ardina Mayasari Awaliah, Salsabila Azka 'Afifah Azka, Dea Alvionita Azzahra, Putri Bambang Suprihatin Barbara van Amerom Basa, Zahra Alhumairah Bella Juwita Rezky Budi Santoso Bunayati, Hanifah Cecil Hiltrimartin Cecil Hiltrimartin Cecil Hiltrimartin Cecil Hiltrimartin Cecil Hiltrimartin Chn, Rafika Riana Darmawijoyo Darmawijoyo, Darmawijoyo Darmawijoyo, Darmowijoyo Debi Suci Putri Dede de Haan Desty Rupalestari Dewi, Agatha Indy Candra Diah Dwi Santri Diah Dwi Santri Dina Octaria Drajat Friansah Duano Sapta Nusantara Dwi Panggih Nugrahaini Ningtyas Dwita, Adel Karen Eka Fitri Puspa Sari, Eka Fitri Puspa Elfrida Ratnawati Elis Sulastri Ely Susanti Etika Prasetyani Etika Prasetyani, Etika Ety Septiati Evi Yuliza, Evi Fanni Fatoni, cakrawala Febiurbaini, Nurmaya Feli Ramury Ferdiansyah, Muhammad Aldy Firaisti, Sicilia Firdaus Firdaus Firsta, Risa Rahmatia Fitri Maya Puspita Fitri, Putih Frans van Galen Frans van Galen Fridgo Tasman Futri Hikma Fatona Futri Hikma Fatona Hanifah Bunayati Hapizah Hardian Mei Fajri Hartono, Indaryanti Henry Kurniawan Henry Kurniawan Hermina Disnawati, Hermina Hery, Rosmala Dewi Hidayat, Syafri Hikmayati, Citra Hiltrimartin, Cecil Imam Adhitya Nugraha Indah Nur Hijriyah Indaryanti Indaryanti Indriati Indriati Indriati Irka, Irka Irkham Ulil Albab Jaap den Hertog Jannah, Anisa Raudhatul Januar Sitorus, Rico Jayanti, Jayanti Jeri Araiku Jesika Dwi Putriani Jumroh Jumroh Juniarti Juniarti Komariyatiningsih, Novi Kurnia Rahmi Yuberta Kurniadi, Elika Leonardo Jonathan Shinariko Lestari, S R Lestaria N, Yunika Levana Maharani Levana Maharani Liana Septy Listen Prima, Listen Listina Tri Dharmayanti Lubis, Khadijah Lusiana Lusiana Lusiana Lusiana Lusiana M., Arbella Sri Marleny Maharani, Levana Malalina Malalina Malalina Manalu, Michael Amin Marhamah Marhamah Marhamah Marina, Rini Marini Fitriani Marleny, Arbella Sri Maya Saftari Meidiansyah, Rifki Meilani Safitri Meilani Safitri MEILANI SAFITRI - UNIVERSITAS SRIWIJAYA Melinda Chusnul Chotima Meriza, Dyna Meryansumayeka Meryansumayeka Mewa Zabeta, Mewa Michael Amin Manalu Moch. Lutfianto Moch. Lutfianto Mulyono, Budi Mutiara, Nia Bening Nadia Zuliaty Syaputri Nadia Zuliaty Syaputri Nenden Octavarulia Shanty Nenden Octavarulia Shanty Nengyanti Nengyanti, Nengyanti Neny Lestari Nessa, Widya Nety Wahyu Saputri Nila Kesumawati Nizarwati Nizarwati Nizarwati Nofriati, Nursa Fatri Nora Surmilasari Novi Komariyatiningsih Noviafitri, Selly Novika Andriani A. Jariah Novita Sari Nurdiyanto, Tito Nurrosyadah, Naqiyyah Nursa Fatri Nofriati Nurwijayanti Nyimas Aisyah Nyimas Aisyah PANDI PUTRA TIHURI Patrisia, Salsabila Pratiwi, Weni Dwi Pratiwi, Weni Dwi Prattiwi, Rika Puji Astuti PUJI ASTUTI Puji Astuti Puri Pramudiani Purwoko Purwoko Purwoko Purwoko Purwoko Purwoko Purwoko Puspa Sari, Puspa PUTERI APRILIANTI Putih Fitri Putri Putri, Putri Putri Ratu Ilma Indra Putri, Debi Suci Putri, Mariyana Eka Putri, Nimas Dahlia Rahayu, Chika Rahma Siska Utari Ramandani, M. Rizky Ratu Ilma Ratu Ilma Indra Putri Renny Sendra Wahyuni Reny Shinta Sari Reny Wahyuni Retna Safitri, Erna Riduan, Lindawaty Rika Firma Yenni, Rika Firma Rika Kurniawati Rismayana, Yenni Risnina Wafiqoh Riswan Jaenudin Rita Novita Rita Novita Rohana ROHANA ROHANA Rohana Rohana Rosmalia Septiana Rully Charitas Indra Prahmana Rupalestari, Desty Sakiman, Novi Komariyatiningsih Sanjaya, Dekky Sanova, Yanna Santoso, Budi Sari, Arika Scristia, Scristia Selly Noviafitri Sicilia Firaisti Silvia Fitriani Simarmata, Ruth Helen Somakim, Somakim Somakin . Sri Hartati Sri Hartati Sri Imelda Edo Stefanny Hepta Augustine Sujinal Arifin Sukmaningtyas, Novika Supriyadi, Heri Surmilasari, Nora Susanti, L.R. Retno Suswiti, Suswiti Syutaridho Syutaridho Syutaridho Syutaridho Tati Tati Tati titin wijayanti Tito Nurdiyanto Tri Oktaria Trimurti Saleh Trimurti Saleh Umardi, Qarsela Tiara Umi Puji Lestari Umi Puji Lestari Umi Puji Lestari, Umi Puji Utami, Marta Risa Putri Vebrian, Rajab Wahyu Wibowo Wardani, Ambarsari Kusuma Welly Yanti Widya Nessa Winda Wulandari Windria, Hening Wulandari, Trisna Wuli Oktiningrum Wuli Oktiningrum, Wuli Yanna Sanova Yanti, Welly Yayan Eryandi Yayan Eryandi, Yayan Yenny Anggreini Sarumaha Yosi Ismawati Yudi Yunika Putra, Yudi Yunika Yufitri Yanto Yukans, Septy Sari Yulianita Maharani Yulianti Yulisa Aulia Yullys Helsa Zeta Ariano Zuli Nuraeni Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi