This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Majalah Kedokteran Bandung Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Jurnal Kesehatan Andalas Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia STOMATOGNATIC- Jurnal Kedokteran Gigi The Indonesian Biomedical Journal Sari Pediatri Jurnal Kesehatan Paediatrica Indonesiana Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Kesehatan Medika Saintika JCES (Journal of Character Education Society) Indonesian Journal of Cardiology Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah JURNAL KESEHATAN PERINTIS Buletin Ilmiah Nagari Membangun NERS Jurnal Keperawatan JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Oto Rhino Laryngologica Indonesiana Majalah Kedokteran Andalas Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan Asia Pacific Fraud Journal Jurnal Bidan Cerdas Health and Medical Journal Human Care Journal Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal 'Aisyiyah Medika Andalas obstetrics and gynecology journal Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Ners Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks JOURNAL LA MEDIHEALTICO Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) Andalas Dental Journal JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Riset Informasi Kesehatan Elevate : The International Journal of Nursing Education, Practice and Research Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan (Medical Scientific Journal) MESINA Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pelaksanaan Program Pengawasan Kedatangan Kapal Laut dari Luar Negeri di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang Tahun 2017 Fitra Gusfriyanto; Rizanda Machmud; Edison Edison
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1000

Abstract

Indonesia terletak di jalur lalu lintas perdangan internasional dengan banyaknya pintu masuk ke wilayah Indonesia, hal ini merupakan faktor risiko untuk terjadinya penyebaran penyakit dan gangguan kesehatan. Jumlah kedatangan dan jenis negara asal kapal dari luar negeri di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang meningkat setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pelaksanaan pengawasan kedatangan kapal laut dari luar negeri di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Komponen yang diteliti mengenai input (kebijakan, standar operasional prosedur, tenaga, dana, metode dan sarana), proses (perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, kepatuhan petugas, kerjasama lintas sektor, monitoring dan evaluasi dan Output (pelaksanaan program pengawasan kedatangan kapal laut dari luar negeri di KKP Kelas II Padang sesuai/ tidak dengan standar operasional prosedur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi berupa Undang-Undang No.1 Tahun 1962 sudah tidak relevan karena sudah lama, jumlah tenaga masih kurang dari segi kualitas/ kompetensi, jumlah sarana dan peralatan masih kurang terutama di wilayah kerja, pelaksanaan kegiatan belum sesuai standar operasional prosedur, tingkat kepatuhan petugas masih rendah dan montoring belum terlaksana dengan baik. Program pengawasan kedatangan kapal laut dari luar negeri belum terlaksana sesuai standar operasional prosedur.
Analisis Kualitas Pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit X Kabupaten Kerinci Widiya Wati; Rizanda Machmud; Yurniwati Yurniwati
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1014

Abstract

Rumah Sakit X Kabupaten Kerinci mulai bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sejak tahun 2014, dalam penyelenggaraannya mendapat berbagai keluhaan dan ketidakpuasan pasien dengan pelayanan yang diberikan disebabkan masih ada beberapa petugas rumah sakit yang kurang ramah dalam melayani pasien serta fasilitas ruangan yang kurang memadai. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kualitas pelayanan kesehatan pada pasien jaminan kesehatan nasional diruang rawat inap. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview), Focus Group Discussion (FGD) dan telaah dokumen. Informan dalam pelitian ini berjumlah 13 orang dari Rumah Sakit, 1 orang dari BPJS Kesehatan dan 6 orang dari pasien rumah sakit. Hasil penelitian untuk komponen input, kebijakan belum tersosialisasi dengan optimal, SDM masih kurang, serta sarana prasarana diruang rawat inap masih kurang. Komponen proses, dimensi mutu tangibility terdapat kekurangan pada fasilitas diruang rawat inap seperti tidak adanya tirai pembatas, pendingin ruangan serta ruangan penuh sesak, dimensi mutu reability, responsiveness, assurance,dan emphaty mendapat penilaian yang baik dan pada proses pengajuan klaim RS selalu terlambat setiap bulannya karena RS belum menggunakan SIMRS. Komponen output dimensi mutu Tangibility responden belum merasa puas, dimensi mutu reability, responsiveness, assurance, emphaty sudah bisa menjawab kebutuhan responden.
Analisis Sistem Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil di Puskesmas Malalak dan Biaro Kabupaten Agam Ayu Nurdiyan; Desmiwarti Desmiwarti; Rizanda Machmud
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v4i1.173

Abstract

AbstrakKelas ibu hamil merupakan sarana belajar bersama bagi ibu hamil agar memperoleh pengetahuan yang cukup untuk mencegah komplikasi, meningkatkan cakupan kunjungan ibu hamil dan melakukan persalinan pada tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem pelaksanaan kelas ibu hamil di Puskesmas Malalak dan Biaro Kabupaten Agam. Ini adalah suatu penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara terhadapa informan penelitian yang terdiri dari kepala dan kasie KIA (Kesehatan ibu dan Anak) dinas kesehatan kabupaten, kepala, fasilitator dan kader puskesmas, serta ibu hamil peserta kelas ibu hamil. Analisis input pelaksanaan kelas ibu hamil yaitu masih kurangnya pemahaman dari kebijakan yang sudah ada, tenaga yang belum cukup dan belum dilatih, sarana dan prasarana yang belum memadai. Analisis proses menunjukkan belum ada sosialisasi dengan stakeholder terkait, tahapan persiapan yang kurang matang karena kurangnya pertimbangan latar belakang budaya di Malalak, sehingga ditemukan berbagai kendala dalam hal pelaksanaan. Analisis output yaitu belum ada monitoring dan evaluasi khusus yang dilakukan oleh dinas kesehatan Kabupaten Agam dan kepala puskesmas Malalak. Secara keseluruhan kurangnya peran bidan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelaksana pelayanan kebidanan di komunitas dan belum adanya kolaborasi antar profesi dalam menjalankan program KIH. Sistem pelaksanaan kelas ibu hamil belum sesuai dengan pedoman pelaksanaan kelas ibu hamil. Perlu berbagai upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan dan mengembangkan pelaksanaan kelas ibu hamil.Kata kunci: puskesmas, analisis sistem, kelas ibu hamilAbstractAntenatal class is a learning tool for pregnant women to obtain sufficient knowledge to prevent complication, increase coverage of antenatal visits and having child delivery at the health care practitioner. The objective of this study was to analyze the system of antenatal class in Malalak and Biaro in Agam District. This is a descriptive qualitative study conducted interviews Informants as chief and section chief of maternal and child health department, head clinics, facilitator, cadre clinics and pregnant women who attend antenatal class. Analysis of input were lack of understanding of policy about antenatal class, lack of human resources and have not been trained for antenatal class, and inadequate infrastructure. Analysis of process showed the absence of socialization with relevant stakeholders, poor preparation which cause by lack of concern in culture in Malalak that make many barriers in implementation. Analysis of output showed the absence of specific monitoring and evaluation by ministry of health department and head of Malalak HC. In the whole system there is a lack of active role of midwife as a midwivery care practitioner in community in performing her duties and functions and there is none of interprofessional collaboration in implementation of this program. System of antenatal classes is not accordance with the guideline of antenatal class. Necessary effort to optimize and expand antenatal class implementation.Keywords: health care, system analysis, antenatal class
Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Depresi pada Penderita Dispepsia Fungsional Yuriko Andre; Rizanda Machmud; Arina Widya Murni
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v2i2.123

Abstract

AbstrakKetidakteraturan makan seperti kebiasaan makan yang buruk, tergesa-gesa, dan jadwal yang tidak teratur dapat menyebabkan dispepsia. Penderita depresi harus ditangani dengan sungguh-sungguh karena dikhawatirkan penderita depresi sangat tidak memperhatikan kesehatan dirinya seperti tidak mematuhi pola makan atau pola makannya menjadi tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian depresi pada penderita dispepsia fungsional. Penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Subjek penelitian adalah 40 orang penderita dispepsia fungsional. Penelitian dilakukan di kota Padang dengan menggunakan data pasien dispepsia fungsional bulan Januari-Desember 2011. Pengumpulan data dilakukan pada periode Juni-November 2012 dan pengolahan data dilakukan dengan uji korelasi menggunakan sistem komputerisasi. Hasil penelitian didapatkan nilai peluang Odd Ratio (OR) dengan Confidence Interval (CI) 95% pada penderita depresi berpeluang sebesar 4.500 kali lebih besar memiliki pola makan tidak teratur dibandingkan dengan tidak depresi serta menunjukkan derajat hubungan yang cukup kuat dengan tarif signifikansi (p) 0.025 (p < 0.05). Terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian depresi pada penderita dispepsia fungsional.Kata kunci: pola makan, depresi, dispepsia fungsionalAbstractIrregularity of meals as poor eating habits, unhurried, and irregular schedules may cause dyspepsia. Patients with depression should be treated seriously because it was feared people with depression do not pay attention to their own health so as not to comply with the diet or eating patterns become irregular. The aim of this study is to determine the relationship of diet to the incidence of depression in patients with functional dyspepsia. The research is analytic cross sectional design. The subjects were 40 people of functional dyspepsia patients. The study was conducted in the Padang City with functional dyspepsia patients using data from January to December 2011. Data collection was conducted during the period of June to November 2012 and the data processing used correlation test by computerized system. The result was the probability odds ratios (OR) with 95% Confidence Interval (CI) in patients with depression were 4,500 times more likely to have irregular diet compared with non-depressed ones and showed a strong degree of correlation with the significance of correlation (p) 0.025 (p <0.05). There is a significant relationship between the diet and the incidence of depression in patients with functional dyspepsia.Keywords:diet, depression, functional dyspepsia
Analisis Karakteristik Keluarga dan Pemanfaatan Posyandu Lansia terhadap Psychological Well Being Lansia di Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam Tahun 2014 Rosmery Rosmery; Rizanda Machmud; Kuswardani Susari Putri
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v4i1.210

Abstract

AbstrakPada Lansia terjadi penurunan kondisi fisik, psikologis, kognitif dan sosial yang saling berintegrasi satu dengan yang lainnya. Penurunan kondisi Lansia tersebut membutuhkan peran keluarga yang mengayomi Lansia serta pemanfaatan sarana kesehatan salah satunya Posyandu Lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui analisis karakteristik keluarga dan pemanfaatan Posyandu Lansia terhadap psychological well being Lansia di Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kombinasi model concurrent embedded dengan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Responden adalah Lansia yang berumur 60 tahun ke atas dan dilaksanakan bulan Juni 2014. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat psychological well being tergolong tinggi 78.7% dan tergolong rendah 21.3% dan ada hubungan antara tingkat pendidikan keluarga, pemanfaatan kegiatan pelayanan kesehatan, kegiatan olahraga dan kegiatan keagamaan/majelistaklim. Pada analisis multivariat didapatkan nilai Ekp (β) 7,785 pada pemanfaatan kegiatan pelayanan kesehatan, artinya pelayanan kesehatan berpeluang 7,785 x lebih besar terhadap peningkatan psychological well being Lansia. Disimpulkan bahwa variabel kegiatan pelayanan kesehatan berpengaruh besar terhadap psychological well being Lansia di Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam. Disarankan kepada Lansia agar jangan berhenti dalam melaksanakan tugas perkembangan sehingga tercapai kesejahteraan psikologis.Kata kunci: karakteristik keluarga, pemanfaatan posyandu lansia, psychological well beingAbstractThe elderly has been a decline in the physical, psychological, cognitive and social condition integration to each other. The decline of elderly condition need family role to utilization the elderly of health facilities posyandu olderly one. The objective of this analysis was to know the characteristic of family analysis and utilization of elderly posyandu toward psychological well-being elderly in Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam. The type of this research is a model of concurrent embedded with combination of quantitative and qualitative research. Respondents were aged more than 60 years old and it was conducted in June 2014. The result of psychological well-being level showed high 78,7% and 21,3% was low and there was connected between family education level of activities community service, sports events and religious activities. On multivariate analysis gets Ekp 7,785 in the utilization of health services, health service means 7,785 times greater than effect elderly psychological well-being.The conclution of this variabel have effect to psychologicall well-being in Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam. The elderly are adviced to not stop the development of the task in older to achieve psychological well-being.Keywords: family characteristics, posyandu utilization, psychological well-being
Perbedaan Fungsi Kognitif Antara Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dan Non Diabetes Melitus di RSUP DR M Djamil Padang Novi Yudia; Yuliarni Syafrita; Rizanda Machmud
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i2.697

Abstract

Populasi lanjut usia yang menderita Diabetes Melitus (DM) akan mengalami penurunan neurocognitive yang lebih cepat dan lebih buruk dibandingkan kelompok non DM dengan usia dan tingkat pendidikan yang sama. Tujuan penelitian ini adalah menentukan perbedaan fungsi kognitif antara kelompok DM dan non DM dengan menggunakan kuisioner MoCA-Ina. Penelitian ini merupakan penelitian komparasi dengan desain crosssectional study menggunakan data primer yang diambil langsung secara random dari hasil wawancara pada tiap kelompok di RSUP DR M Djamil Padang dari Juli 2014 sampai dengan September 2014. Terdapat kecendrungan penurunan fungsi kognitif pada kedua kelompok terhadap kemampuan visuospasial, penamaan, atensi, abstraksi, dan delayed recall dengan hasil pada kelompok DM tipe 2 lebih rendah. Sebagian besar kelompok DM tipe 2 memiliki kadar GDP dan GD2PP yang tinggi dengan  persentase  sebesar  60%  dan  65%. Uji-t  yang  dilakukan  untuk  melihat  beda  rerata  skor  MoCA-Ina menunjukkan adanya perbedaan skor rerata antar kedua kelompok dengan p<0,001. Simpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan skor rerata antara fungsi kognitif kelompok DM tipe 2 dan non DM dengan hasil skor MoCA-Ina pada kelompok DM tipe 2 yang mempunyai skor yang lebih buruk dibandingkan kelompok non DM. Diharapkan tenaga kesehatan dapat menjadikan MoCA-Ina sebagai acuan dalam melakukan pemeriksaan skrinning fungsi kognitif agar penurunan kognitif yang lebih cepat dapat diketahui dan dihindari.
Evaluasi Pelaksanaan PONEK di RSUD dr.Rasidin Padang Pasca Pelatihan Rosmeri Rosha; Rizanda Machmud; Desmiwarti Desmiwarti
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 3 (2019): Online September 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i3.1053

Abstract

Pelaksanaan kasus kegawatdaruratan maternal neonatal merupakan sasaran mengurangi angka kematian maternal neonatal. Salah satu intervensi yang dilakukan dengan mengirim petugas mengikuti pelatihan PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif). Pelayanan kegawatdaruratan maternal neonatal di RSUD dr.Rasidin selama ini belum berjalan dengan maksimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan PONEK di RSUD dr. Rasidin Padang pasca pelatihan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui indepth interview,observasi dan telaah dokumen. Komponen yang diteliti mengenai input (kebijakan, SDM, dana serta sarana prasarana), proses (pelaksanaan,SOP,ketepatan bertindak dan evaluasi ) dan output. Hasil penelitian ditemukan sarana prasarana yang belum mendukung terlaksananya PONEK. Kesimpulan pelaksanaan kasus kegawatdaruratan maternal neonatal di RS belum sesuai standar RS PONEK 24 jam. Pelaksanaan PONEK didukung oleh, SDM yang terlatih,sarana prasarana memadai, kinerja manajemen yang handal sehingga angka kematian ibu dan bayi berkurang. Untuk itu disarankan agar Direktur RS beserta jajarannya untuk melakukan upaya perbaikan kualitas pelayanan dengan melakukan sosialisasi dan koordinasi secara komprehensif.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Bekerja di Kabupaten Ogan Komering Ulu Nency Agustia; Rizanda Machmud; Elly Usman
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 3 (2019): Online September 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i3.1044

Abstract

Ogan Komering Ulu (OKU) memiliki angkatan kerja sebanyak 65.917 dari 97.628 Wanita Usia Subur. Di Kabupaten Ogan Komering Ulu cakupan ASI eksklusif masih belum memenuhi target yaitu 48,5% dari 80%. Kebijakan mengenai ASI eksklusif di tempat kerja telah ada, namun masih banyak tempat kerja yang belum melaksanakan kebijakan tersebut.Tujuan penelitian adalahmenganalisis faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di Kabupaten OKU. Studi mixed method desain sequential explanatory. Sampel kuantitatif diambil menggunakan multistage sampling pada Sembilan puluh dua ibu bekerja menyusui yang memiliki anak usia 0-2 tahun di OKU antara November 2018-Maret 2019. Responden Penelitian kualitatif dengan Indept Interview kepada pengelola program gizi dinas kesehatan, kabid hubungan indsutrial dinas tenaga kerja dan transmigrasi, kasie pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pemegang program gizi puskesmas sukaraya dan puskesmas tanjung agung, pimpinan tempat kerja, dan Responden Focus Group Discussion (FGD) yaitu ibu-ibu bekerja yang menyusui. Hasil Kuantitatif didapatkan pengetahuan (p= 0,245), Sikap (p= 0,423), fasilitas laktasi (p= 0,233), dukungan suami (p= 0,958), dukungan atasan kerja (p= 0,641). Hasil penelitian kualitatif menjelaskan bahwa kebijakan ASI Ekslusif di tempat kerja masih banyak ditemukan kendala berupa kurangnya sosialisasi, belum ada alokasi dana, tenaga dan sarana khusus untuk pelaksanaan. Disimpulkan bahwa pelaksanaan kebijakan ASI Eksklusif pada ibu bekerja di OKU belum terlaksana dengan baik karena belum adanya Perda Khusus tentang ASI Eksklusif di tempat kerja.
Hubungan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Diare Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2013 Fitra Dini; Rizanda Machmud; Roslaili Rasyid
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v4i2.271

Abstract

AbstrakPuskesmas Kambang adalah kejadian diare terbanyak di Pesisir Selatan yang menjadi insiden tertinggi di Sumatera Barat tahun 2012 dengan kondisi sanitasi yang sehat kurang dari 60%. Hampir sepertiga kasusnnya terjadi pada balita (26,7%). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dengan kejadian diare balita. Penelitian menggunakan desain analitik cross sectional dengan jumlah subjek 63 orang dengan teknik multi stage random sampling. Penelitian menggunakan kuesioner melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian didapatkan analisis univariat kejadian diare balita 36 (57,1%), pembuangan tinja yang tidak sehat 34 (54%), sumber air minum tidak sehat 30 (47,6%), SPAL RT yang buruk 40 (63,5%), pengelolaan sampah yang buruk 36 (57,1%). Analisis bivariat didapatkan hasil ada hubungan signifikan antara pembuangan tinja dengan kejadian diare balita (p=0,010), OR=4,5. Ada hubungan signifikan antara sumber air minum dengan kejadian diare balita (p=0,026), OR=3,7. Ada hubungan yang signifikan antara SPAL RT dengan kejadian diare balita (p=0,003), OR=6. Ada hubungan yang signifikan antara pengelolaan sampah dengan kejadian diare balita (p=0,043), OR=3,3. Kesimpulan adalah ada hubungan yang signifikan antara faktor lingkungan.Kata kunci: diare, balita, faktor lingkungan AbstractKambang Health Center has the highest incidence of diarrhea in the South Pesisir which became the highest incidence in West Sumatra in 2012 with healthy sanitary conditions of less than 60%. Nearly one-third of cases occur in children under five (26.7%). The objective of this study was to determine the relationship of environmental factors with the incidence of diarrhea in children under five.This study used a cross sectional analytic method with a total subjek were 63 people, chosen by multistage random sampling technique. This study also used a questionnaire with interviewed and observation. Univariate analysis results showed that the incidence of diarrhea children under five 36 (57.1%), unsanitary excreta disposal 34 (54%), the source of drinking water is not healthy 30 (47.6%), poor waste water drainage system 40 (63.5%), poor waste management 36 (57.1%). Bivariate analysis showed significant relationship between excreta disposal site with the incidence of diarrhea in children under five with p=0.010 and OR=4.5. There is a significant relationship between sources of drinking water with the incidence of diarrhea in children under five with p=0.026 and OR=3.7. There is a significant relationship between the waste water drainage system with the incidence of diarrhea in children under five with p=0.003 and OR=6. There is a significant relationship between waste management with the incidence of diarrhea in children under five with p=0.043 and OR=3.3.In conclusion, there were significant relationship between environmental factors.Keywords: diarrhea, children under five, environmental factors
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang “SADARI” di Nagari Painan Vitro Darma Yusra; Rizanda Machmud; Yenita Yenita
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v5i3.604

Abstract

 AbstrakSeorang dari sepuluh sampai duabelas wanita diperkirakan beresiko terkena kanker payudara. Penelitian awal terhadap rekam medis pasien rawat inap dan rawat jalan di RSUD DR. Muhammad Zein Painan diketahui bahwa terjadi peningkatan kasus tumor payudara dari  2010 sampai t2011, yaitu dari 62 kasus pada 2010 menjadi 73 kasus pada 2010. Tujuan penelitian ini adalah menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di nagari Painan tahun 2014. Metode penelitian  ini bersifat analitik dengan menggunakan disain cros sectional study.. Populasi adalah  211 orang dan sampel pada penelitian ini adalah 152. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian diperoleh bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang SADARI di nagari Painan tahun 2014 yaitu :tingkat pendidikan (OR = 11,421, CI 95% : 2,620-49,791), pekerjaan (OR = 3,058, CI 95% : 1,416-6,604), Sumber informasi (OR = 10,011, CI 95% : 2,915-34,375), keluarga (OR = 6,346, CI 95% : 2,318-17,370) dan faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang SADARI umur (OR = 1.428, CI 95% : 0.688– 2.962). Kesimpulan  penelitan ini adalah tingkat pendidikan  merupakan faktor yang paling berpengaruh dengan tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang SADARI di nagari Painan tahun 2014.Kata kunci: kanker payudara, factor resiko, pencegahan AbstractIt is estimated that one in ten to twelve women at risk for breast cancer. In hospitalized patients and outpatients in hospital of DR. Muhammad Zein Painan known that an increase in cases of breast tumors from 2010 to 2011, from 62 cases on 2010 to 73 cases on 2010. The objective of this study was to determine the factors that associated to  the level of knowledge to infertile women about BSE in Nagari Painan village on 2014 .The method of this study was analytical research using  cross -sectional study design. Population in this study was 211 and the number of samples in study were 152. Processing data using univariate and bivariate analysis with the chi-square statistic test.The result of this research showed that the factors associated with the level of knowledge about BSE of infertile women in Nagari Painan on 2014 are: level of education (OR=11.421, 95 % CI : 2.620 to 49.791), job (OR=3.058, 95% CI:1.416 to 6.604), Sources of information (OR=10.011, 95% CI: 2.915 to 34.375), family (OR=6.346, 95% CI:2.318 to 17.370) and factors that are not related to the level of knowledge of infertile women on BSE (OR=1,428, CI 95%:0.688- 2962).The conclusion of this research is the level of education is the most influential factor to the level of knowledge of infertile women of about BSE in Nagari Painan 2014. Keywords: breast cancer, risk factor, prevention
Co-Authors - Afrizal A. Aziz Djamal Abdi Setya Putra Abdiana Abdiana Abdiana, Abdiana Adang Bachtiar Addientya Maykeza Adelin, Prima Adrial Adrial, Adrial Afrizal Afrizal Afrizal Afrizal Amelin, Fitrisia Amrin Alkamar Andani Eka Putra Anna Faluzi ANNISA WAHYUNI Apriyeni, Emira Ari Sukma Nela Ariadi, Ariadi Ariescha, Putri Ayu Yessy arif, yulastri Arina Widya Murni Artha Budi Susila Duarsa Astiena, Adila Kasni Audia Tria Putri Ayu Nurdiyan Aziz Djamal Azrimaidaliza Basok, Buhari Bestari Jaka Budiman Bobby Indra Utama Br Ginting Munthe, Novita Candra Deni Mairosa Cantika Dinia Zulda Dally Rahman DEDI FATRIDA Defriman Djafri Defrin, Defrin Delfilaura, Asyifa Delmi Sulastri Denas Symond Desmiwarti Desmiwarti Desmiwarti Desmiwarti Desy Nofita Sari Devi Gusmaiyanto Dewi Susanti Dhyna Lidya Lestari Dia Rofinda, Zelly Dia Dian Pertiwi Dolly Irfandy Dorisnita Dorisnita Dorisnita Dorisnita dorisnita, dorisnita Dwiana Ocviyanti Edi Efian Edison Edison Effy Huriyati Efrida Efrida Eko Setiawan Ekowati Rahajeng Elly Usman Elyasina Elyasina Emeraldy Chatra Eny Yantri Erlina Burhan Esi Afriyanti Evi Hasnita Ezalina, Ezalina Fachry Abda El Rahman Fadila, Zurayya Fairuza Muharammy Fakhri, Muhamad Fathiyyatul Khaira Fathiyyatul Khaira, Fathiyyatul Fauziah Elytha Febrina, Raissa Fenty Anggraini Ferdinal Ferry Ferry, Ferdinal Finny Fitri Yani Finny Fitry Yani Firdawati Firdawati, Firdawati Fitra Dini Fitra Gusfriyanto Fitrayeni Fitrayeni Hamzah, Prima Kurniati Hardisman Harinal Afri Resta Harmawati Harum Nurdinah Haryadi Mangkuto Hasmiwati Hendriani, Intania Dwiputri Hendriati, Hendriati Herman, Deddy Husna Yetti Huvaid, Sevilla Ukhtil Ida Rahmah Burhan Indah Edranovi Putri Indah Syafira Praja Irvan Medison Irvan Medison Irvan Medison Irwanto, Engga Lift Isnati Isnati Isniati Jafril Jafril Jendrius Jendrius Kamal Kasra Kuswardani Susari Putri Lendrawati Lendrawati Leona, Denada Florencia Lili Fajria Lindesi Yanti Linosefa Linosefa M. Abduh Firdaus Mahata, Liganda Endo Mahathir, Mahathir Mahyuni, Eni Maryeti Maryeti Masrul Masrul Mayetti Mayetti Melinda Noer Mery Febriyeni Mike Ayu Wulandari mimi rosiska Mira Susanti Monalisa Monalisa Mudjiran Muhamad Ivan Munthe, Novita Br Ginting Murniwati Murniwati Murniwati Murniwati Nasman Puar Neherta, Meri Nelmi Silvia Nelwati, Nelwati Nency Agustia Nilakesuma, Nur Fadjri Nita Afriani Nopriadi . Novi Yudia Nur Afrainin Syah Nur Indrawati Lipoeto Nur Indrawaty Lipoeto Nurmaines Adhyka, Nurmaines Nursyirwan Effendi, Nursyirwan Nursyrwan Effendi Nurulia Muthi Karima Nusyirwan Effendi Nuzulia Irawati P.A Kodrat Pramudho Prof. Syed Mohamed Aljunid Prof. Syed Mohammed Aljunid Putri Nelly Syofiah Putri Nilam Sari Putri Sri Lasmini Putri Sri Lasmini, Putri Sri R Nona Millani Rahayuningsih, Atih Rahmad Gurusinga Rahmat Syawqi Rasyid, Hauda El Ratna Lestari Habibah Rena Regina Erwin Reni Prima Gusty Renty Ahmalia Rika Sarfika Rima Berlian Putri Rima Semiarty Rima Suryani Rina Jumita Rismawati Yaswir Riza Yefri Rizki Rahmadian Rohim, Muhamad Fatchur Rosdiyanto, Rosdiyanto Rosfita Rasyid Roslaili Rasyid Rosmeri Rosha Rosmery Rosmery Rulifa Syahroel Russilawati, Russilawati Sari, Nur Mala Sari, Yulia Margaretta Soetrisno Soetrisno Soetrisno Soetrisno Suci Rahmasari Sukri Rahman Surya Nelis Susi Erianti Suspenti Dewi Syafrawati Syahredi Adnani Utami, Sherly Putri Vera Sesrianty Vitro Darma Yusra Vivi Syofia Sapardi Wahyuni, Annisa Widayat Alviandi Widiya Wati Yan Edward Yandrizal Yandrizal Yanni, Mefri Yantri Maputra Yashinta Octavian Setyanda Yaslinda Yaunin Yefri Zulfiqar Yenita . Yolazenia Yolazenia Yonrizal Nurdin Yudhia Fratidhina Yulia Efni Yulia Margaretta Sari Yuliarni Syafrita Yunarti Yunarti Yundari, Yundari Yuniar Lestari Yuriko Andre Yurniwati Yurniwati Yusrawati Yusrawati