p-Index From 2021 - 2026
10.389
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha SAINSMAT Jurnal Nalar Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Proceeding International Conference on Global Resource Conservation Prosiding Seminar Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia JOIV : International Journal on Informatics Visualization Seminar Nasional Pendidikan IPA Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika BIOEDUKASI Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi International Journal of Natural Science and Engineering JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Wahana Sekolah Dasar Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains Studies in Learning and Teaching Jurnal Biosense Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BIOLOVA PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Research and Development in Education (RaDEn) Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Journal of Science and Education Research JPM Pambudi Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Musannif Journal of Research in Instructional SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

Culturo-Techno-Contextual Pedagogy for Biological Diversity: Implementing the Flipped Classroom Tri Kaya Parisudha Model to Foster Gender-Inclusive Critical Thinking Indrawan, I Putu Oktap; Mahanal, Susriyati; Rohman , Fatchur; Gofur , Abdul
International Journal of Natural Science and Engineering Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijnse.v9i1.101730

Abstract

This study aims to explore the effectiveness of flipped classroom innovations through the implementation of a culturo-techno-contextual approach, specifically focusing on enhancing critical thinking skills among biology students while considering gender differences. Critical thinking is recognised as a vital competency for 21st-century learners to analyse, evaluate, and synthesise information for informed decision-making. The research methodology employed in this study is a Concurrent Embedded Design. The quantitative aspect involves a quasi-experimental design, wherein a sample of 295 secondary school biology students is divided into an experimental group, which engages with the culturo-techno-contextual flipped classroom model, two positive control groups, and one negative control group. The qualitative component encompasses the results of observations, the completion of worksheets, and reflective learning experiences from both students and teachers. Quantitative data were analysed using two-way ANCOVA, while qualitative data were analysed descriptively. The results showed that the experimental group significantly outperformed the control group in critical thinking assessment. Furthermore, gender analysis showed that both male and female students benefited from the cultural-techno-contextual approach, with female students showing higher improvements in critical thinking skills compared to male students. This study contributes to the existing literature by demonstrating the efficacy of a culturo-techno-contextual flipped classroom model in enhancing critical thinking skills, while also addressing the importance of gender considerations in educational outcomes. The findings underscore the potential of innovative pedagogical strategies to create inclusive learning environments that foster critical thinking across diverse student populations.
Implementation and Empirical Analysis of ACCA Model Optimized by Learning Management System to Enhance the Students’ Creative Thinking Skills Muharni, Andi; Mahanal, Susriyati; Zubaidah, Siti; Susanto, Hendra
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 9, No 4 (2025)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.9.4.3417

Abstract

The ability to think creatively is one of the essential competencies that must be developed in the education process in the modern era.Creative thinking skills can be stimulated through the application of the right learning model. One of the learning models that can help educators stimulate creative thinking skills is the ACCA learning model. The purpose of this research is to analyze and describe the effect of ACCA learning model on improving creative thinking skills. This study used an experimental research design with pre-test-post-three-treatment conducted at one of the State Universities in Makassar, Indonesia. The implementation of ACCA learning model assisted by the Learning Management System (LMS) to optimize the use of technology and improve creative thinking skills. The research instrument used in this study was an integrated essay test of creative thinking skills that had gone through a validity and reliability process. Data collection was based on the results of students' answers at the time of the pre-test and post-test. The statistical analysis used in this study was Ancova test with a significance level of 0.05. The results of the data analysis showed that the ACCA learning model assisted by LMS can improve creative thinking skills. The flexibility offered by this model provides opportunities for students to express themselves and be active in learning and solving problems faced both independently and in groups. Based on these findings, this research can be used as one of the innovative models in empowering creative thinking skills and other skills of students.
Keefektifan E-Module Keanekaragaman Hayati berbasis Remap-TPS terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Choirunnisa', Lely; Susriyati Mahanal; Fatchur Rohman
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v1i2.96

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan e-module keanekaragaman hayati berbasis Remap-TPS untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik yang efektif. Jenis model pengembangan yang digunakan yakni model pengembangan Lee & Owens (2004), terdiri atas 5 tahap yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tahapan implementasi menggunakan rancangan pre-experimental design. Data hasil penilaian keterampilan berpikir kreatif diambil dengan menggunakan instrument tes. Analisis data dihitung dengan menggunakan N-Gain score. Hasil didapatkan bahwa e-module Keanekaragaman Hayati berbasis Remap TPS efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dengan skor N- Gain sebesar 0,6 yang termasuk kategori keefektifan sedang.
Tantangan dan Peluang Pembelajaran Biologi di Masa Pasca Pandemi Covid-19: Tinjauan Pustaka Sistematis dan Sintesis Tematik Maghfiroh, Hidayati; Zubaidah, Siti; Mahanal, Susriyati; Susanto, Hendra
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2022): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bioed.v7i1.4816

Abstract

Pandemi-COVID-19 telah membawa perubahan yang signifikan dalam pembelajaran Biologi, terutama dengan dominansi pembelajaran online berbasis digital. Namun, pelaksanaan pembelajaran Biologi secara online cenderung dilaksanakan dengan tergesa-gesa. Akibatnya, pembelajaran direncanakan dengan kurang maksimal sehingga berdampak pada penerapan pembelajaran Biologi digital yang berpusat pada guru. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengeksplorasi peluang pembelajaran Biologi berbasis digital yang berpusat pada siswa di masa pascaCOVID-19, dan 2) menguraikan tantangan pembelajaran Biologi berbasis digital. Metode penelitian ini dilakukan secara sistematis dengan mengikuti prosedur systematic literature review(SLR) untuk melacak artikel yang relevan. Prosedur SLR dilakukan dengan bantuan software Publish or Perish dan Mendeley. Kemudian, artikel relevan yang diperoleh dianalisis dengan teknik thematic synthesis menggunakan NVivo 12 software. Hasil dari proses SLR diperoleh 46 artikel yang relevan untuk dianalisis. Berdasarkan analisis thematic synthesis diperoleh beberapa tema yang menggambarkan peluang dan tantangan pembelajaran Biologi digital yang berpusat pada siswa. Berdasarkan tujuan pertama, diperoleh tiga tema analitis, antara lain: 1) virtual learning environments, 2) blended learning approach, dan 3) innovative blended learning approach. Berdasarkan tujuan kedua, diperoleh dua tema analitis, yaitu: 1) inadequately motivation of learning, dan 2) inequality digital technology. Pembelajaran Biologi berbasis digital di masa pasca COVID-19 berpeluang memanfaatkan berbagai platform digital dengan mengintegrasikan lingkungan belajar online dan offline. Peluang pembelajaran yang didominasi platform digital menimbulkan tantangan, sehingga persiapan yang maksimal dibutuhkan dalam merancang pembelajaran Biologi digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan membantu dalam merancang pembelajaran Biologi digital yang relevan dan berpusat bagi siswa di pasca COVID-19.The COVID-19 pandemic has brought significant changes in biology learning, especially digital-based learning. However, Biology learning that is carried out in a hurry causes less learning planning, so it has an impact on teacher-centred digital learning. Thus, the objectives of this study are to 1) explore the opportunities for learner-centred digital-based Biology learning in the post-COVID-19 era and 2) outline the challenges of digital-based Biology learning. This research method systematically follows a systematic literature review (SLR) procedure to track relevant articles. The SLR procedure was carried out with the help of Publish or Perish and Mendeley software. Then, the relevant articles obtained were analyzed by thematic synthesis technique using NVivo 12 software. The results obtained from the SLR procedure are 46 articles. Furthermore, based on the thematic synthesis analysis, several themes were obtained that describe the opportunities and challenges of digital-based Biology learning. Based on the first objective, three analytical themes were obtained, including 1) virtual learning environments, 2) blended learning approaches, and 3) innovative blended learning approaches. Then, based on the second objective, two analytical themes were obtained: 1) inadequacy of motivation for learning and 2) the inequality of digital technology. Digital-based Biology learning in the post-COVID-19 era has the opportunity to integrate online and offline learning by utilizing digital platforms. Learning opportunities that are dominated by digital platforms pose challenges. This research is expected to provide insight and assist in designing digital-based Biology learning relevant and centred for students in the post-COVID-19 era.
Literasi Digital Siswa : Studi Deskriptif pada Pembelajaran Biologi di SMA Ananda, Oriny Tri; Mahanal, Susriyati; Susanto, Hendra
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.8815

Abstract

Understanding of complex biology material requires students' ability to select, process, interpret, and evaluate information from various sources on the internet, so that digital literacy is needed by students. This study aims to find out how students' digital literacy abilities are in biology learning at school. This research is quantitative descriptive. The population in this study were all students of SMA Negeri 11 Makassar, while the research sample consisted of 105 students selected by random sampling. The research instrument used was a student digital literacy questionnaire consisting of 24 statement items with five answer choices, namely strongly disagree (STS), disagree (TS), have no opinion (TB), agree (S), and strongly agree (SS). Data was collected by distributing questionnaires to students using Google Forms. The data obtained was analyzed using descriptive analysis by making percentages which were then interpreted based on the percentage categories of students' digital literacy scores. The research results show the percentage of each student digital literacy indicator, namely the finds indicator is 42,54% in the medium category, the use multiple sources indicator is 40,95% in the medium category, the selects indicator is 36,76% in the low category, the evaluates indicator is 35% in the low category, the considers source, message effect indicator is 34,7% in the low category, and the uses to produce original work indicator is 36,1% in the low category. The average percentage of students' digital literacy for all indicators is 37,68%, which shows that students' digital literacy in biology learning is in the low category.
Keanekaragaman Famili Graphidaceae di Kawasan Taman Hutan Raya R. Soerjo, Batu dan Mojokerto, Jawa Timur Fatma, Yulya; Mahanal, Susriyati; Sari, Murni Sapta
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.514 KB)

Abstract

Taman Hutan Raya R. Soerjo adalah salah satu kawasan pelestarian alam yang menyimpan banyak sumber daya alam hayati berupa flora dan fauna, salah satunya adalah lichen. Lichen merupakan organisme hasil simbiosis antara alga dan fungi yang dapat dijadikan sebagai salah satu organisme indikator kualitas udara. Berdasarkan bentuk pertumbuhannnya, lichen dikelompokkan ke dalam beberapa golongan yaitu crustose, foliose, fruticose, dan squamulose. Selain bentuk pertumbuhan, pengelompokkan lichen juga dapat dibantu dengan kehadiran alat reproduksi berupa struktur reproduksi aseksual dan seksual. Salah satu famili dari lichen yang memiliki persebaran yang luas yaitu famili graphidaceae. Famili graphidaceae dicirikan dengan bentuk ascomata sebagai strukturreproduksi seksual berbentuk memanjang atau bercabang yang dikenal dengan hysterothecia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan spesies yang tergolong ke dalam famili graphidaceae di kawasan Tahura R. Soerjo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik jelajah bebas dan teknik survey pada stasiun yang ditentukan. Teknikjelajah bebas digunakan untuk menentukan pohon habitat lichen dan teknik survey digunakan untuk mengetahui keanekaragaman lichen. Lokasi pengambilan sampel terdiri dari 5 lokasi yaitu wilayah Cangar, Watu Ondo, Coban Teyeng, Lemahbang sisi kiri jalan raya dan Lemahbang sisi kanan jalan raya. Spesies yang tergolong ke dalam famili ini ditemukan sebanyak 18 spesies. Keberadaan lichen ini juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan yang mendukung keberlangsungan hidup lichen tersebut. Spesies-spesies ini ditemukan pada rentangan ketinggian 1407-1644 mdpl, kisaran suhu udara 21°-25°C, kelembaban udara 74-90, dan intensitas cahaya224-5970 lux.
Profil Kemampuan Representasi Peserta Didik SMP pada Materi Interaksi Mahluk Hidup dengan Lingkungan Chaifa, Dian Emma; Diantoro, Markus; Mahanal, Susriyati
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.433 KB)

Abstract

Konsep IPA dapat tersajikan dalam berbagai format representasi, seperti verbal, grafik, gambar, matematik, grafis, simulasi komputer dan demonstrasi nyata (Kohl & Finkelstein, 2006).Kemampuan multi-representasi artinya kemampuan peserta didik dalam menggunakan, menafsirkan dan memahami sebuah konsep dalam berbagai bentuk representasi. Kemampuan representasi penting dalam memahami dan menalar di bidang sains. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui profil kemampuan representasi peserta didik SMP pada materi interaksi mahluk hidup dengan lingkungan. Penelitian dilakukan di SMPN 2 MandeKabupaten Cianjur, pada kelas VIIC Tahun Pelajaran 2016/2017.Penelitian menggunakan instrumen tes multi-representasi yang terdiri dari 25 soal uraian dan modifikasi. Analisis jawaban peserta didikdidasarkan pada rubrik skoring dan hasil wawancara. Hasil skoring kemudian di golongkan ke dalam 4 kategori yaitu terampil, cukup terampil, kurang terampil dan tidak terampil. Kemampuan representasi yang diujikan meliputi indikator verbal/menulis, membuat grafik, menafsirkangrafik, memodifikasi grafik, membuat gambar, menafsirkan gambardan memodifikasi gambar. Berdasarkan rata-rata skor tes,kemampuan representasi peserta didiktermasuk kategori kurang terampil sebanyak 40,74% dan tidak terampil sebanyak 50,25%.Berdasarkan indikator representasi,peserta didik banyak mengalami kesulitan pada saat menafsirkan grafik, membuat grafik, memodifikasi grafik dan memodifikasi gambar. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pada skor rerata yang sama, tidak selalu menunjukkan kemampuan yang sama pada semua indikator representasi. Kemampuan representasi peserta didik dipengaruhi oleh pengalaman yang pernah diterimanya. Keunikan peserta didik menjadi bahan kajian tersendiri untuk penelitian lebih lanjut. Pentingnya kemampuan representasi mengisyaratkan perlunya mengintegrasikan pembelajaran yang melatih kemampuan representasi.
Keanekaragaman Makroalga di Daerah Intertidal Pantai Pasir Panjang Kabupaten Malang Oryza, Diandara; Mahanal, Susriyati; Saptasari, Murni
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.802 KB)

Abstract

Makroalga memiliki banyak manfaat diltinjau dari segi ekologis dan ekonomis. Dari segi ekologis, makroalga bermanfaat sebagai penyuplai bahan organik utama di perairan, menjaga kekokohan karang. Secara ekonomis makroalga dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan dan obatobatan. Data dari Dinas Perikanan Kabupaten Malang menunjukkan bahwa potensi sumber daya luat seperti makroalga cukup melimpah pada enam kecamatan di Kabupaten Malang yaitu Ampelgading, Tirtoyudo, Sumbermanjing wetan, Gedangan, Bantur, dan Donomulyo. Berdasarkan observasi yang dilakukan di beberapa pantai di Kabupaten Malang, Pantai Pasir Panjang yang berlokasi di Dusun Ngilyep Desa Kedungsalam Kecamatan Donomulyo memiliki keanekaragaman makroalga yang cukup tinggi, belum pernah dieksplor sebelumnya dan berpotensi sebagai lokasi penelitian studi keanekaragaman makroalga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis makroalga yang ada di Pantai Pasir Panjang. Hasil penelitian ini dapat menjadi sumber informasi untuk melakukan pelestarian dan pemanfaatan makroalga bagi peneliti lain maupun masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif dengan objek penelitian berupa spesimen makroalga. Sampel penelitian ini dicuplik dari 55 plot dengan metode line transect. Plot yang digunakan berukuran 1x1 meter dengan panjang transek disesuaikan dengan kondisi intertidal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makroalga yang ada di Pantai Pasir Panjang terdiri dari 10 ordo yaitu Ulvales, Bryopsidales, Fucales, Ceramiales, Gigartinales, Corallinales, Palmarialess, Cladophorales, Gelidialles, Nemaliales dan 12 famili yaitu Ulvaceae, Halimedaceae, Caulerpaceae, Bryopsidaceae, Sargassaceae, Rhodomelaceae, Gigartinaceae, Carollinaceae, Palmariaceae, Cladophoraceae, Gelidiellaceae, dan Galaxauraceae. Makroalga yang ditemukan berjumlah 21 jenis dari 14 genus.
Pemanfaatan Tumbuhan Suku Poaeceae di Taman Hutan Raya R Soerjo sebagai Media Penunjang Identifikasi Wulandari, Desy Yanuarita; Saptasari, Murni; Mahanal, Susriyati
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1558.321 KB)

Abstract

Perubahan tuntutan kurikulum membuat bahan kajian yang ada perlu dilengkapi dan diperbarui sehingga capaian pembelajaran yang telah dirancang dapat tercapai maksimal. Matakuliah Keanekaragaman Tumbuhan memiliki capaian pembelajaran yaitu mahasiswa dapat menguasai prinsip taksonomi, tata nama, klasifikasi tumbuhan berdasarkan ciri-cirinya serta menyusun sistem identifikasi tumbuhan berdasarkan penelitian di lapangan. Analisis kebutuhan yang dengan penyebaran angket kepada 53 mahasiswa Biologi Universitas Negeri Malang yang telah menempuh matakuliah Keanekaragaman Tumbuhan ditemukan kesulitan belajar yang mereka alami yaitu sulit mencari referensi atau bahan dalam melakukan identifikasi tumbuhan, gambar yang terdapat dihandout kurang jelas, dan kesulitan dalam melakukan identifikasi. Solusi untuk mengatasi kesulitan belajar yang mereka alami yaitu memberikan media lain seperti buku ataupun bacaan tambahan yang dapat menuntun mahasiswa dalam proses identifikasi. Tujuan penelitian adalah melakukan identifikasi tumbuhan suku Poaceae yang ada di Taman Hutan Raya R. Soerjo dan mengembangkan media belajar berupa foto sebagai sarana dalam proses identifikasi tumbuhan suku Poaceae. Metode penelitian adalah metode deskriptif yakni menjelaskan bagian dari tumbuhan suku Poaceae.Pengambilan sampel dilakukan di Taman Hutan Raya R. Soerjo.Hasil penelitian berupa foto morfologi dari akar, batang, daun, dan juga bunga dari tumbuhan suku Poaceae. Bagian terpenting dari tumbuhan suku Poaceae yang berperan dalam proses identifikasi adalah struktur bunga tersusun sebagai bunga majemuk dengan satuan bunga berupa floret, floret tersusun dalam spikelet. Terdapat 12 spesies tumbuhan suku Poaceae yang telah teridentifikasi yaitu Paspalum conjugatum P.J. Bergius, Eleusin indica (L).Gaertn, Oplismenus compositus (L). P. Beauv, Sporobolus indicus (L). R.Br, Saccharum spontaneum L, Pennisetum purpureum Schumach, Imperata cylindrica (L).Raeusch, Paspalum dilatatum Poir, Eragrostis amabilis (L).Wight & Arn, Panicum sp, Eragrostis sp (1), Eragrostis sp (2).Identifikasi yang dilakukan tetap menggunakan buku acuan namun disertai dengan foto sebagai media penunjang tambahan dalam identifikasi tumbuhan suku Poaceae.
Inventarisasi Tumbuhan Paku Kelas Filicinae di Kawasan Watu Ondo sebagai Media Belajar Mahasiswa Pranita, Herdina Sukma; Mahanal, Susriyati; Sari, Murni Sapta
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.522 KB)

Abstract

Tumbuhan paku merupakan tumbuhan peralihan antara tumbuhan bertalus dengan tumbuhan berkormus. Tumbuhan paku di Indonesia memiliki keragaman jenis dan memiliki manfaat dalam memelihara ekosistem hutan, tanaman hias, sayuran, dan bahan obat-obatan.Keragaman tumbuhan paku digolongkan menjadi 4 kelas, salah satunya kelas Filicinae.Kelas Filicinae merupakan tumbuhan paku yang memiliki anggota spesies terbanyak.Keragaman jenis tumbuhan paku dapat diketahui melalui pendekatan taksonomi yang membutuhkan beberapa langkah kerja, salah satunya mengenai identifikasi tumbuhan.Berdasarkan analisis kebutuhan mengenai matakuliah Keanekaragaman Tumbuhan yang diberikan pada Mahasiswa Biologi Universitas Negeri Malang angkatan 2013 pada materi tumbuhan paku, didapatkan mahasiswa mengalami kesulitan mengidentifikasi tumbuhan paku. Dalam proses pembelajaran biologi mahasiswa dituntut menggunakan pendekatan kontekstual yaitu dengan memanfaatkan alam sekitar. Kesulitan identifikasi tumbuhan paku disebabkan oleh referensi berupa narasi dan gambar belum menunjukkan spesifikasi jenis tumbuhan paku yang jelas.Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi tumbuhan paku di kawasan Watu Ondo dan menghasilkan produk bahan ajar berupa atlas. Metode penelitian dengan cara jelajah atau observasi lapang secara langsung, yaitu dengan menjelajahi setiap sudut lokasi yang dapat mewakili tipe-tipe tumbuhan. Metode ini jelajah dipilih karena metode sesuai dengan kondisi lapang yang sebenarnya.Hasil penelitian ditemukan 13 spesies tumbuhan paku melalui identifikasi susunan letak spora.Tumbuhan paku yang telah diidentifikasi disusun sebagai media belajar mahasiswa berupa koleksi foto.Foto koleksi tumbuhan paku digunakan untuk mempermudah mahasiswa dalam mengidentifkasi tumbuhan paku.
Co-Authors A. D. Corebima A. D. Corebima A. Irma Suryani Abdul Gofur Abdul Gofur Abdul Gofur Abdul Gofur Adriana Gandasari Afifah Zahrah Pamela Agung Wibowo Agung Witjoro Ainun Magfirah Aisyatul Mufidah Alif Rofiqotun Nurul Alimah Aloysius Duran Corebima Aloysius Duran Corebima Aloysius Duran Corebima Aloysius Duran Corebima Aloysius Duran Corebima Aloysius, Duran Corebima Amin, Astuti Muhammad Ananda, Oriny Tri Andi Muharni Any Fatmawati Aprilyani Aprilyani Arbin Janu Setiyowati, Arbin ARDIAN ANJAR PANGESTUTI Arif Hidayat Arman Abu Bakar Asham Bin Jamaluddin Astuti Muh. Amin Aynin Mashfufah Azizul Ghofar Candra Wicaksono Balqis Balqis Balqis Balqis Benediktus Ege Benediktus Ege Betty Lukiati Chaifa, Dian Emma Choirunnisa', Lely Chokchai Yuenyong Cipeta, Hermas Rudiansyah Claresia Tsany Kusmayadi Dahlia Dahlia Damopolii, Insar Deny Setiawan Deny Setiawan Desy Putri Rahmawati Desy Yanuarita Wulandari Dewa Ayu Sri Ratnani Dharmawati Dharmawati Dian Pratiwi Diandara Oryza Didin Syafruddin Diego Pradana Diego Pradana Diego Pradana, Diego Duran Corebima Aloysius Duran Corebima Aloysius Dwi Listyorini Dyah Ayu Eka Fitriana Dyah Rahma Syalindri Edi Sulistiyono Edi Sulistiyono Enik Setiyawati Ericka Darmawan Fahmi, M Iqbal Najib Fahrul Ghani Muhaimin Fahrul Muhaimin Faizatun Nisa' Faridha, Haidir Algi Gaffar Farqiyatur Ramadhan Farqiyatur Ramadhan Farqiyatur Ramadhan Fatchur Rohman Fatia Rosyida Fatia Rosyida Fatma, Yulya Febblina Daryanes Febblina Daryanes Fiqih Zahra Firda Awalia Putri Fitrah Amalia Salim Frida Kunti Setiowati Gofur , Abdul H. Hardianto Hadi Suwono Hadi Suwono Haidir Algi Gaffar Faridha Hamdani . HARDIANTO - Hardianto Hardianto Hayuana, Wachidah Hendra Susanto Hendrikus Julung Hendrikus Julung Herawati Susilo Herdina Sukma Pranita Hidayati Maghfiroh Hikmah Buroidah I Gede Sudirgayasa I Gede Sudirgayasa I Gusti Ayu Rai I Made Sudiana I Putu Oktap Indrawan I Putu Oktap Indrawan Ibrohim Ilham Madjid Ilzha Akbar Muharomi Wicaksono Intan Nurnilam Sari Intan Nurnilam Sari Intan Nurnilam Sari Irma Dahlia Yuliskurniawati Irma Lismayani Istamar Syamsuri Istamar Syamsuri, Istamar Jannah, Iftakhul Kalimatul Kalimatul Maghfiroh Kalimatul Maghfiroh Karin Anindita Widya Pitaloka Karin Pitaloka Kharomah, Sindi Kharomah, Sinta Kistantia Elok Mumpuni Kumalasari, Lina Kuni Mawaddah Kusmahardhika, Noviansyah Lia Yuliati Liah Badriah Maghfiroh, Hidayati Maghfiroh, Kalimatul Mahmud Mahmud Mahmud, Dini Rosyada Manalu, Marison Sudianto Maratus Sholihah Mardian, Anggraini Markus Diantoro Markus Iyus Supiandi Markus Iyus Supiandi Markus Iyus Supiandi Markus Iyus Supiandi Mar’atus Sholihah Mawardi Mawardi Mimien Henie Irawati Mirawati, Baiq MISTIANAH MISTIANAH Miswandi Tendrita Mochammad Imron Awalludin Mochammad Iqbal Muh. Wahyudi Jasman Muhaimin, Fahrul Ghani Muhammad Asy'ari Muhammad Athoillah Muhammad Saefi Muhammad Syamsussabri Muharni, Andi Mukti, Windy Rosyada Murni Sapta Sari Murtini, *Iin Mustaqim Mustaqim Mustikasari, Vita Ria N Siti Nofita Sari Naafi Aisya Nasir, Nur Indah Ririn Fitriani Nataria Wahyuning Subayani Natasya Nurrahma Ni Putu Sri Ratna Dewi NINDIANA CHOIRUNISA’ Nining Purwati Nisa Nur Zakiyah Noviansyah Kusmahardhika Noviansyah Kusmahardhika Novita Yanuartanti Noviyanti, Nurul Ika Nur Hayati Nur Umami Rosidah Nurul Ika Noviyanti Oriny Tri Ananda Oryza, Diandara Paramitha Cahyani Parno Pitaloka, Karin Anindita Widya Pranita, Herdina Sukma Prihatnawati, Yayuk Pt Yulyana Grisnawati Artha Putri Nuur Masita Putri, Riri Rahmadani Rahmat Saleh Rahmi Masita Ramadhan, Bramantara Haikal Ramadhan, Muhamad Justitia Ranti Nur Fa’idah Ratna Ekawati Ratnapuri, Adisti Rohman , Fatchur Safitri, Bella Salim, Fitrah Amalia Salsabila Armania Putri Samsul Bahri Samsul Bahri Saputro, Uung Gondo Sari, Intan Nurnilam Serafin Tanti Nita Setiawati, Erika Shila Avila Sholihah, Mar'atus Sholihah, Mar’atus Sintya Lutfi Khumairoh Siti Imroatul Maslikah Siti Nur Arifah Siti Zubaidah Siti Zubaidah Siti Zubaidah Sitoresmi Prabaningtyas Sitoresmi Prabaningtyas Sitti Saenab Sitti Saenab Sitti Saenab Sitti Saenab, Sitti Sri Rahayu Sri Rahayu Lestari Sri Rahayuningsih Sri Sukaesih Sri Wahyuni Sugeng Utaya Suhadi Suhadi Sulfa, Devi Mariya Sulisetijono Sulisetijono Sulisetijono Sulistyowati, Ika Supriyono Koes Handayanto Supriyono Supriyono Sutopo Sutopo Tarwiyani Tarwiyani, Tarwiyani Tarwiyani, Tarwiyani Tesa Manisa Tri Maniarta Sari Triastono Imam Prasetyo Umie Lestari Wulandari, Desy Yanuarita Yulianti, Erni Yulya Fatma Yusella, Yeni Yuslinda Anisa Zahra Firdaus Zahra, Fiqih Zahrah, Natasya Adiba Zenia Lutfi Kurniawati, Zenia Lutfi Zuhriyatur Rosyidah