p-Index From 2021 - 2026
14.402
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Jurnal Bunga Rampai Usia Emas KUMARA CENDEKIA PAUD Teratai Teori dan Penelitian Pendidikan Dasar Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Jurnal CARE Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini AL-ATHFAAL : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Ilmiah POTENSIA Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Aulad : Journal on Early Childhood Seling: Journal of PGRA Study Program TARBAWI: Journal on Islamic Education GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Studies in Philosophy of Science and Education KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini IJORER : International Journal of Recent Educational Research JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Journal of Education Research Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kumarottama : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Journal of Innovation and Research in Primary Education International Journal of Emerging Research and Review Jurnal Konseling Pendidikan Islam Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Journal of Islamic Education Students Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research Journal of Education for All Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Maharot : Journal of Islamic Education The Southeast Asian Journal of Early Childhood Care Education and Parenting
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasai Pembelajaran Sains Berbasis Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Ikhwan Kurniawan; Ruqoyyah Fitri; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Mohammad Syahidul Haq; Nurul Istiq'faroh; Andi Kristanto
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1801

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan aspek penting bagi anak usia dini dalam mengembangkan keterampilan memecahkan masalah dan kemandirian berpikir, terutama melalui pembelajaran sains yang melibatkan pengalaman belajar aktif pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan deep learning pada pembelajaran sains serta menilai kemampuan berpikir kritis anak. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak usia 5–6 tahun pada salah satu lembaga PAUD di Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling untuk menggambarkan perkembangan kemampuan berpikir kritis selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis anak bervariasi, namun rata-rata indikator berada pada kategori berkembang sesuai harapan, dengan persentase tinggi pada kemampuan mengidentifikasi masalah 80%, menyampaikan pendapat 86%, dan mengevaluasi kegiatan 73%. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan memperkuat bukti bahwa pembelajaran sains berbasis deep learning efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif anak serta dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan strategi pembelajaran yang mendukung kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini.
Pemanfaatan Media Digital dalam Menstimulasi Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini di Abad 21 Inayatul Aini; Kartika Rinakit Adhe; Mallevi Agustin Ningrum; Nurul Istiq'faroh; Mohammad Syahidul Haq; Andi Kristanto; Ruqoyyah Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media digital dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini, khususnya mereka yang berusia 4-5 tahun di TK Muslimat Rejoslamet. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi untuk memahami bagaimana media digital dalam pembelajaran dapat merangsang kemampuan berpikir kritis anak-anak. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis para anak, yang terlihat dari kemampuan mereka dalam mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, menarik kesimpulan yang logis, dan mengevaluasi data dengan lebih baik. mereka juga menunjukkan minat dan motivasi yang tinggi terhadap aktivitas pembelajaran yang melibatkan media digital tersebut. Hasil ini sejalan dengan teori konstruktivisme sosial dari Vygotsky yang menekankan pentingnya dukungan dari alat dan lingkungan untuk memperluas zona perkembangan proksimal anak. Penelitian ini merekomendasikan agar media digital diintegrasikan ke dalam kurikulum PAUD dengan penyediaan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan penggunaan media digital serta menggabungkannya dengan metode konvensional untuk mencapai hasil belajar yang lebih optimal. Implikasi dari penelitian ini sangat berarti untuk mendukung pengembangan generasi abad 21.
Efektivitas Penggunaan Media Wayang Monopoli dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Eny Damayanti; Wulan Patria Saroinsong; Kartika Rinakit Adhe; Andi Kristanto; Nurul Istiq'faroh; Muhammad Syahidul Haq; Ruqoyyah Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1808

Abstract

Anak yang terbiasa berpikir kritis cenderung mampu mengajukan pertanyaan, menalar, dan mengevaluasi situasi secara lebih mandiri. Berdasarkan urgensi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media Wayang Monopoli dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experiment tipe pretest–posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 30 anak yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan media Wayang Monopoli dan kelompok kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen kemampuan berpikir kritis disusun berdasarkan indikator kemampuan mengajukan pertanyaan, memberikan alasan, menawarkan alternatif solusi, dan menarik kesimpulan sederhana. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (t(28) = 4.21, p < 0.05). Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan rata-rata yang lebih tinggi (gain score 23.4%) dibandingkan kelompok kontrol (8.1%). Temuan ini menunjukkan bahwa media Wayang Monopoli mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual sehingga merangsang proses berpikir tingkat tinggi pada anak. Dengan demikian, media Wayang Monopoli efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini.
Pendekatan Unplugged Coding dalam Meningkatkan Bahasa Reseptif Anak Usia 4–5 Tahun Sri Nuryati; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Ruqoyyah Fitri; Nurul Istiq'faroh; Muhammad Syahidul Haq; Andi Kristanto
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan unplugged coding terhadap peningkatan kemampuan bahasa reseptif anak usia 4–5 tahun di TK Yapita Keputih, Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimental. Subjek penelitian berjumlah 16 anak usia 4–5 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Kemampuan bahasa reseptif diukur melalui instrumen observasi yang terdiri atas tiga indikator, dengan rentang skor 1–4 pada setiap indikator. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data pretest dan post-test tidak berdistribusi normal, sehingga pengujian hipotesis dilanjutkan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata bahasa reseptif dari pretest ke posttest. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Z = –3,564 dengan p < 0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kemampuan bahasa reseptif anak sebelum dan sesudah penerapan pendekatan unplugged coding. Temuan ini mengindikasikan bahwa unplugged coding efektif dalam meningkatkan kemampuan anak dalam memahami instruksi verbal, simbol arah, dan urutan perintah melalui pembelajaran berbasis aktivitas konkret. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa pendekatan unplugged coding dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran alternatif untuk mendukung perkembangan bahasa reseptif anak usia dini di lingkungan pendidikan formal.
Pengaruh Kegiatan Finger Painting terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Kreatif Arum Sulistyoningtyas; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Sri Setyowati; Andi Kristanto; Nurul Istiq'faroh; Mohammad Syahidul Haq; Ruqoyyah Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan finger painting terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih ditemukannya keterbatasan koordinasi jari dan tangan anak dalam kegiatan pembelajaran di pendidikan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian melibatkan 30 anak usia 5–6 tahun yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 15 anak, yang dilaksanakan di TK Dharma Wanita Maron. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa kegiatan finger painting, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran rutin. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar penilaian kemampuan motorik halus dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan demikian, kegiatan finger painting terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun dan direkomendasikan sebagai salah satu metode pembelajaran di pendidikan anak usia dini.
Pengaruh Unplugged Coding Bermedia Loose Parts terhadap Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia 5-6 Tahun Anis Istika Rahayu; Ruqoyyah Fitri; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Nurul Istiq'faroh; Muhammad Syahidul Haq; Andi Kristanto
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1818

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penerapan unplugged coding bermedia loose parts terhadap kemampuan berpikir logis anak usia 5-6 tahun (kelompok B) di TK Negeri Pembina 3 Kota Malang. Metode penelitian adalah kuantitatif, dengan desain eksperimen pretest-posttest control group, dengan sampel penelitian sebanyak 40 anak, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (pembelajaran unplugged coding bermedia loose parts) sejumlah 20 anak dan kelompok control (pembelajaran konvensional) sejumlah 20 anak. Analisis data dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk yang menunjukkan distribusi tidak normal, sehingga dilanjutkan dengan uji non-parametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan p-value 0,031 (<0,05), mengindikasikan perbedaan signifikan kemampuan berpikir logis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Simpulan penelitian menyatakan bahwa unplugged coding bermedia loose parts efektif meningkatkan kemampuan berpikir logis anak usia dini, sehingga direkomendasikan integrasinya ke dalam kegiatan pembelajaran untuk pengembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Pembelajaran melalui Unplugged Coding mendorong anak untuk terlibat secara aktif dan interaktif, sehingga mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga pelaku dalam aktivitas yang menuntut penerapan pemikiran logis dan analitis.
Permainan Tradisional Congklak dalam Mengembangkan Kemampuan Problem Solving Anak Usia 5-6 Tahun Erva Haryati; Sri Setyowati; Ruqoyyah Fitri; Andi Kristanto; Nurul Istiq'faroh; Mohammad Syahidul Haq
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan congklak dalam mengembangkan kemampuan problem solving anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilakukan di RA. Perwanida II Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, dengan menggunakan metode kuantitatif eksperimen non-ekuivalen. Kelompok yang menjadi subjek penelitian, yaitu kelompok B2 sebanyak 19 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B1 sebanyak 19 anak sebagai kelompok kontrol. Kemudian dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas dari intervensi yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah anak yang menggunakan media congklak mengalami peningkatan dari nilai post-test 63,2% termasuk kategori Belum Berkembang (BB) menjadi 73,7% termasuk kategori Berkembang Sangat Baik (BSH) pada hasil post-test. Dari analisis data, ditemukan pengaruh signifikan pada anak sebelum dan sesudah memainkan congklak, dengan nilai signifikansi 0,001 karena p value ≤ α (0,05). Dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif diterima, yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam perkembangan kemampuan problem solving antara kelompok intervensi dan kontrol. Dengan demikian, permainan congklak memiliki potensi sebagai permainan tradisional yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada anak-anak usia 5-6 tahun.
Keterlibatan Orang Tua dalam Permainan Media Loose Parts Berbasis kearifan Lokal untuk Stimulasi Kreativitas Anak Usia Dini di Lingkungan Rumah Nurrita Agung Iswari; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Sri Setyowati; Ruqoyyah Fitri; Nurul Istiq'faroh; Muhammad Syahidul Haq
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1840

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keterlibatan orang tua dalam mendukung kegiatan belajar dan bermain melalui media Loose Parts berbasis kearifan lokal di rumah. Media ini terbukti efektif menstimulasi kreativitas dan pemikiran divergen anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif (descriptive case study). Subjek penelitian melibatkan 15 pasang orang tua dan anak usia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan tiga bentuk utama keterlibatan orang tua: (1) Keterlibatan Material, melalui pengumpulan bahan lokal seperti biji-bijian, anyaman bambu, dan kain perca; (2) Keterlibatan Interaksional, melalui pertanyaan terbuka dan model bermain eksploratif; serta (3) Keterlibatan Reflektif, melalui dokumentasi proses dan penilaian mandiri perkembangan anak. Kesimpulannya, penggunaan Loose Parts berbasis kearifan lokal tidak hanya efisien secara biaya, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan memaksimalkan potensi kreativitas anak. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya sosialisasi strategi Loose Parts Play kepada keluarga sebagai bentuk stimulasi holistik di lingkungan rumah.
Efektivitas Eksperimen Sains dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Fatima Devi Rakhmasari; Ruqoyyah Fitri; Kartika Rinakit Adhe; Mallevi Agustin Ningrum; Nurul Istiq'faroh; Mohammad Syahidul Haq; Andi Kristanto
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1845

Abstract

Kemampuan berpikir kritis penting untuk membentuk karakter anak yang bertanggung jawab, tidak mudah menyerah, teliti, serta mampu mengamati, menganalisis, dan mengevaluasi informasi. Namun, tidak semua anak memiliki kemampuan berpikir kritis yang berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan eksperimen sains. Indikator yang digunakan meliputi mengobservasi, merumuskan masalah, menganalisis, dan mengevaluasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 anak kelompok B usia 5-6 tahun (12 perempuan dan 8 laki-laki). Sumber data berasal dari guru dan anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif (statistik deskriptif persentase ketuntasan) dan kualitatif (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis anak. Pada pratindakan, ketuntasan hanya mencapai 25%. Setelah siklus I meningkat menjadi 40%, dan pada siklus II mencapai 75%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan eksperimen sains efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun.
Kajian Sistematis Media Unplugged Coding dan Maze Board Terhadap Berpikir Komputasional Anak Usia Dini Pia Amelia; Sri Setyowati; Mallevi Agustin Ningrum; Nurul Istiqfaroh; Mohammad Syahidul Haq; Andi Kristanto; Ruqoyyah Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis pengaruh penggunaan media Unplugged Coding dan Maze Board terhadap kemampuan berpikir komputasional anak usia dini. Kajian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik pengumpulan data berupa penelusuran artikel ilmiah melalui basis data Google Scholar, ERIC, dan repositori perguruan tinggi. Proses seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan, sehingga diperoleh sebanyak 21 artikel yang relevan dan dianalisis. Teknik analisis data dilakukan melalui sintesis naratif dengan mengelompokkan temuan penelitian berdasarkan aspek berpikir komputasional, meliputi decomposition, pattern recognition, dan sequencing. Hasil kajian menunjukkan bahwa media Unplugged Coding membantu anak memahami konsep dasar logika, pola, dan urutan melalui aktivitas bermain non-digital yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak. Sementara itu, media Maze Board mendukung kemampuan anak dalam merencanakan langkah, mengenali arah, serta memecahkan masalah melalui eksplorasi ruang dan gerak. Temuan ini mengindikasikan bahwa media manipulatif berbasis permainan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini dalam menumbuhkan kemampuan berpikir komputasional.
Co-Authors Ainur Rifqi, Ainur Aisyah, Rizka Ajeng Putri Pratiwi Alifia, Aulia Salma Aliyah, Rifatul Amalia Khoirunnisa, Arsa Amrozi Khamidi Andi Kristanto Andi Kristanto Andi Kristanto Andy Ledy Permata Putri Anis Istika Rahayu Arum Sulistyoningtyas Ashari, Dienda Nur Fitria ASLAMIYAH, ASLAMIYAH Asti Rahmayanti AYU WULANDARI, NATALINA Bachri, Bachtiar S Bachri, Bachtiar Sjaiful bibah, habibah Bunayyah, Siti CAHYA MAULIDIYAH, EKA CHURIYAH CHURIYAH Citra, Nina Fajriyah Darni Darni Destrianto, Mochammad Riski Dewi Kartika Dewi Komalasari Dhian Ghowinda Luh Safitri Dhian Gowinda Luh Safitri, Dhian Gowinda Luh DIAN RATNASARI, AYU DWI ENDAH LESTARI, REZKY Dwi Endah DWI NANING AGUSTINAH, SITI Eka Cahya Maulidiyah Eka Cahya Maulidiyah Eka Cahya Maulidiyah, Eka Cahya Eka Cahya Maulidyah Elisabeth Elisabeth Eny Damayanti Erna Maydiawati Erva Haryati Fadzil, Alivia Nur Fairuzillah, Muhammad Naufal Fajar Arianto Fatima Devi Rakhmasari Fatimatuz Zahro, Atta Fauziyah, Cicik Fidya Salim Bakrisuk Firmawanti, Asri Nur Firmawati, Asri Nur Hairani, Sarifah Haniya, Haniya Hariyati, Mutty Heriyanto Hesti Putri Setianingsih Ifa Faridah IKA SARI RAKHMAWATI, NUR Ikhwan Kurniawan Imara, Faridah Ummu Imrotul Ummah Inayatul Aini Indhiraswari, Saraswati Irena Y Maureen Isnariyati, Eny Isro’atin, Lilik Istiq’faroh, Nurul Kartika Rinakit Adhe Kartika Rinakit Adhe, Kartika Rinakit Khairina, Firasya Nurin Kisyani Laksono Kristanto , Andi Kusniyawati Kusniyawati Lailatul Karomah Lailatul Nur Asri Lasarus , Yes Matheos Lasarus Malaikosa, Yes Matheos Lasarus, Matheos Maghfiroh, Wus'atul Mahdavikia, Annisa Majid, Annis Annafik Mallevi Agustin Ningrum Mallevi Agustin Ningrum Mallevi Agustin Ningrum Mallevi Agustin Ningrum, Mallevi Agustin Martheda Maarang Mas&#039;udah Mas&#039;udah Mashadi, Aisya Masruroh, Eviani Mas’udah, Mas’udah Matheos Lasarus Malaikosa, Yes MAULIA APRILIANTI, RISKA Mauly Siti Jenar Mawaddah Mawaddah, Mawaddah Mei Ariani Kusumawati Meidita Lissofi Imansari Melia Dwi Widayanti Melia Widayanti Miftah Farid Miftahurrohmah, Linda Miftakhul Jannah Miftakhul Jannah Miftakhul Jannah MIFTAKHUL JANNAH Miftakhul Jannah Minhatul Ma'budah Mochamad Nursalim Mohammad Syahidul Haq Mohammad Syahidul Haq Mohammad Syahidul Haq Mohammad Syaikhul Haq Mughoyat Zaulhaq, Habib MUHAMAD SHOLEH Muhammad Reza Muhammad Syahidul Haq Mumuk Nurbadriyah Mustaji Naili Rohmah, Naili Nazar, Lailatun Neni Mariana Nikmah, Muzan Dahluil Ningrum, Mallevi Nisa, Aliyatun Novanti, Tanaya Susilatama Noventy, Elisabeth Susi Novita Rahmawati, Novita Nugraha Astutik, Maslamah Nunuk Hariyati Nur Afifah Nur Asri, Lailatul Nur Fadilah, Siti Nur Hayati Nur Ika Sari Rakhmawati Nur Ika Sari Rakhmawati Nur Rohmatul Imamah Nurfirdiyah Ningsih Nurhayati, Iva Dwi Nurhenti Dorlina Simatupang Nurhenti Dorlina Simatupang NURHENTI DORLINA SIMATUPANG Nuri Arifiah Romadhoni Nurkayatin, Widya Nurrita Agung Iswari Nurul Hidayati Nurul Istighfaroh Nurul Istiq'faroh Nurul Istiq'faroh Nurul Istiqfaroh Nurul Istiq’faroh Nurul Istiq’faroh nurul khotimah NURUL KHOTIMAH nurul latifah Patria Saroinsong, Wulan Pia Amelia Pristiwati, Lila PUSPITA SARI, ZULI Putri Setianingsih, Hesti Putri, Anggita Rachmadhani Pramasintha Rachma Hasibuan Rakhmawati, Nur Ika Sari Ratnaningsih, Hanifa Ayu Roisya Rosidiana Romadhoni, Nuri Arifiah Rosida Rosida Ruswanti, Titien Safira Wahyu Fajrina Sahara, Yomang Sari Rakhmawati, Nur Ika Sarifah Aini Sayhidul Haq SETIA PUJI ASTUTIK, FERA setiawati, erni Setyawati, Sri Shofiyanti Nur Zuama Sitorus, Maureen Audina SJAFIATUL MARDLIYAH Soroinsong, Wulan Patria Sri Nuryati Sri Setyowati Sri Widayati Suharti SUMARDIAH, FATIMAH Titien Ruswanti ulliyanti, Devi Ummah, Imrotul Utari Dewi Utari Dewi WAHDINI, RACHMAH WAHYU SUKARTININGSIH Widhyadiani, Daffa Rizky Widya Nurkayatin Wulan Patria Saroinsong Wulan Patria Saroinsong Yasmine, Safitri Tiara YATIM RIYANTO Yes Matheos Lasarus Malaikosa Yes Matheos Lasarus Malaikosa Yes Matheos Lasarus Malaikosa Zygot Egamanuar Rachmaputri