p-Index From 2021 - 2026
13.113
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Humaniora KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran MALIH PEDDAS E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal SOLMA Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Jurnal Pendidikan Islam Iqra' Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Perspektif Ilmu Pendidikan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Equilibria Pendidikan : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi EDUPEDIA JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Jurnal Educatio FKIP UNMA JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Didaktika: Jurnal Kependidikan Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Simki Pedagogia Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan (JIWPP) JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Journal of Research in Instructional Inovasi Kurikulum Indonesian Community Journal Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Journal of Innovation and Research in Primary Education Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Historiography Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Eduvest - Journal of Universal Studies International Education Trend Issues Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Konseling Pendidikan Islam ICONESTH Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Media Pendidikan Matematika Jurnal Simki Pedagogia Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Sekolah Penggerak di SDN 1 Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang Radeni Sukma Indra Dewi; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Ade Eka Anggraini; Shirly Rizki Kusumaningrum; Mudrikah Mudrikah
Jurnal Simki Pedagogia Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v6i2.327

Abstract

The Independent Curriculum is an intracurricular curriculum in which the material is maximized so that students have more time to develop learning ideas and expand their competency. The Mobilizing School's role in implementing the Independent Curriculum is to create an operational curriculum that satisfies the learning requirements of students. Schools also provide infrastructure and human resources to facilitate the Independent Curriculum's implementation. In this study, a qualitative descriptive approach was used to describe the topic about the circumstances and information gathered during the observation, as well as the challenges encountered, so that it became valuable knowledge and input to policymakers in revising the curriculum. The findings of this study reveal that the Independent Curriculum has been implemented maximally and stably in Mobilizing Schools, albeit there are still numerous inadequacies and challenges to its implementation. The ability of school leaders and teachers to implement changes is critical in the implementation of the Independent Curriculum in Mobilizing Schools. The principle, as a leader and facilitator, must be able to influence the mentality of the human data source staff in order to carry out reforms at the school and ensure that the Independent Curriculum is implemented efficiently.
The Effect of Local Wisdom-Based Wayground Media on Fraction Problem-Solving Skills in Primary School Waliah, Diyah Rutin; Suciptaningsih, OKtaviani Adhi; Mardhatillah
(JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Vol. 9 No. 1 (2026): VOLUME 9 NUMBER 1, MARCH 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jiml.v9i1.30381

Abstract

Mathematics education in elementary schools often encounters challenges, especially in teaching fractions that are many students difficult to understand it. These challenges need for more interactive and contextual teaching methods that can improve students' comprehension of fractions. The purpose of study to evaluate the effectiveness of Wayground media based on local wisdom, in increasing fraction problem-solving skills in primary school students. The Method of research employed a quantitative pre-experimental design with a one-group pretest and posttest, conducted on fifth-grade students at SD Islam Sabilillah Malang. Instruments based on Polya's problem-solving indicators were used to measure students’ abilities, beside their validity and reliability were tested using Cronbach's Alpha. Additionally, a questionnaire was administered to assess student responses to the Wayground media. Data analysis was performed using Microsoft Excel, including normality tests and calculation of the N-Gain Score. The results indicated a significant improvement in students' problem-solving skills, with pretest scores averaging 42.57 and posttest scores increasing 74.77. The N-Gain score of 0.5573 placed the media in the "moderately effective" category. Students' responses to the media were also very positive, with motivation and material understanding scores exceeding 80%. In conclusion, Wayground media based on local wisdom effectively improves fraction problem-solving skills, making learning more engaging and culturally relevant. This research contributes to the development of innovative and contextually relevant teaching methods in mathematics education.
Penggunaan Media Magic Box Interaktif Berbasis Gamifikasi untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Selviana Mutik; Budi Handoyono; Oktaviani Adhi Suciptaningsih
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2473

Abstract

Di era digital saat ini, penggunaan teknologi menjadi semakin penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Meskipun siswa mungkin tidak menganggap topik Pendidikan Pancasila menarik, namun media magic box interaktif ini memiliki fungsi sebagai alat yang ampuh dalam menarik minat siswa serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui penggunaan media Magic Box interaktif berbasis gamifikasi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan subjek 22 siswa kelas IV SDN Bandungrejosari 1 Kota Malang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen berbasis skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa yang signifikan. Sebagian besar siswa termasuk kategori “sangat berminat”, serta penggunaan Magic Box dinilai “sangat baik” oleh mayoritas responden. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 70 menjadi 80 setelah penggunaan media. Dengan demikian, Magic Box interaktif berbasis gamifikasi terbukti efektif meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sasak dalam Pembelajaran Sekolah Dasar untuk Penguatan Karakter Akademik Siswa Siti Lami'ah; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Ade Eka Anggraini; Imam Suyitno; Shirly Rizki Kusumaningrum
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3173

Abstract

Pendidikan karakter akademik berbasis kearifan lokal memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik yang berakhlak, berbudaya, dan mampu bersaing di era global. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan tujuan menganalisis secara komprehensif berbagai temuan penelitian mengenai internalisasi nilai-nilai kearifan lokal budaya Sasak dalam pembelajaran sekolah dasar untuk penguatan karakter akademik siswa. Berdasarkan hasil seleksi terhadap 7 artikel, kajian menumustnjukkan bahwa nilai-nilai budaya Sasak seperti bedadayan (gotong royong), ajinang (saling menghormati), kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk karakter akademik yang mencakup ketekunan belajar, rasa tanggung jawab terhadap tugas, serta komitmen terhadap pencapaian prestasi. Internalisasi nilai-nilai tersebut efektif diterapkan melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Project-Based Learning (PjBL), yang mendorong siswa menghubungkan pengetahuan dengan konteks kehidupan nyata, bekerja kolaboratif, dan merefleksikan nilai akademik dalam setiap proses belajar. Penerapan teori humanistik turut memperkuat pembentukan karakter akademik dengan menekankan kesadaran diri, motivasi intrinsik, dan empati dalam proses pembelajaran. Namun, implementasi nilai-nilai budaya Sasak masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pemahaman guru dan minimnya integrasi nilai budaya dalam kurikulum. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru serta dukungan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada penguatan karakter akademik berbasis budaya lokal. Secara keseluruhan, internalisasi nilai-nilai kearifan lokal Sasak menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter akademik siswa yang berakar pada budaya bangsa dan tangguh menghadapi arus globalisasi budaya.
Internalisasi Nilai Falsafah Banjar Waja Sampai Kaputing dalam Pembentukan Etika Keilmuan Sekolah Dasar Syafira Nurhanifa; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Ade Eka Anggraini; Imam Suyitno; Shirly Rizki Kusumaningrum
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai falsafah Banjar Waja Sampai Kaputing (WASAKA) dalam pembentukan etika keilmuan siswa sekolah dasar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Falsafah WASAKA, yang bermakna “bekerja keras hingga tuntas” dan “pantang menyerah sampai akhir”, mengandung nilai-nilai kerja keras, ketekunan, tanggung jawab, dan disiplin yang relevan dengan penguatan karakter ilmiah siswa. Kajian ini dilakukan dengan menganalisis artikel yang telah dipublikasi pada tahun 2021–2025 yang diperoleh dari database melalui Google Scholar dengan bantuan perangkat Publish or Perish 8. Proses seleksi mengikuti protokol PRISMA, meliputi tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi, hingga diperoleh lima artikel yang memenuhi kriteria penelitian. Temuan utama menunjukkan bahwa internalisasi nilai WASAKA berdampak positif terhadap pembentukan etika keilmuan siswa, terutama dalam menumbuhkan sikap ilmiah, rasa tanggung jawab, kejujuran, dan semangat pantang menyerah dalam belajar. Dengan demikian, falsafah lokal Banjar dapat dijadikan dasar penguatan karakter dan integritas ilmiah siswa sekolah dasar, sekaligus memperkaya pendidikan berbasis kearifan lokal di Indonesia.
Nilai Etnopedagogi dalam Lirik Tembang Macapat Berdasarkan Tahapan Kehidupan dan Implikasinya bagi Pendidikan Dasar Amalia Putri Nabila; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Aynin Mashfufah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3547

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter, nilai moral, dan identitas budaya peserta didik. Namun, praktik pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung menekankan aspek kognitif, sementara pemanfaatan budaya lokal sebagai sumber nilai pendidikan belum dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etnopedagogi yang terkandung dalam lirik tembang macapat serta relevansinya dalam konteks pendidikan dasar sebagai penguatan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap lirik sebelas tembang macapat sebagai data utama, yang diperoleh dari sumber teks resmi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Data pendukung diperoleh melalui observasi terbatas dan wawancara informal dengan guru dan siswa SDN Tlogomas 1 Kota Malang untuk memperkuat konteks temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tembang macapat merepresentasikan tahapan kehidupan manusia secara bertahap, mulai dari pra-kelahiran hingga akhir kehidupan, yang mengandung nilai etnopedagogi berupa moral, sosial, spiritual, kebijaksanaan hidup, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut memiliki kesesuaian dengan karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar serta sejalan dengan teori belajar humanistik, konstruktivistik, dan sosial, serta dapat dipahami sebagai bentuk cultural scaffolding yang mendukung proses pembelajaran bermakna (deep learning). Selain itu, nilai-nilai dalam tembang macapat relevan dengan penguatan Dimensi Profil Lulusan dalam Kurikulum Merdeka, khususnya pada aspek beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, gotong royong, dan bernalar kritis. Temuan ini menunjukkan bahwa tembang macapat tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai teks pendidikan karakter yang bersifat kontekstual dan reflektif bagi pembelajaran sekolah dasar berbasis budaya. Nilai-nilai tersebut berpotensi diimplementasikan dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka sebagai penguatan pendidikan karakter berbasis budaya lokal.
Religion-Based Character Education Management: A Co-optation Approach in Education Umi Salamah; Punaji Setyosari; Yusuf Hanafi; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Zahara Hussin
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Transformative Islamic education management
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndhq.v10i1.116

Abstract

Character education tended to be co-opted by religious values through numerous conceptual and practical approaches. This study underscored the co-optation of religion in the character education process as applied at an Islamic boarding school. The didactic stages were trapped to articulate religious-based character only; thus, the complex meanings of character were narrowed by overlooking other potential principles. Data were collected through observation, interviews, and documentation using the institution’s curriculum design. The findings indicated that leaders and teachers had a significant role in co-opting religious values for conceptualizing the schooling program. This was revealed in the curriculum content encompassing dominant spiritual standards. Equally, students' understanding of character appeared to be constructed by devout teachings. A slight character interpretation was exposed by religious perspectives co-opted by leaders, teachers, and curriculum. Therefore, the slender construal of character was disposed disregarding further principles having valuable points. This study recommended the need for stakeholder consideration, especially educational institutions, and Islamic boarding schools, for accommodating other values in shaping the pupils’ character, thus they were capable to compete with increasingly constricted global changes dynamically.
Co-Authors Achmad Chusairi Achmad Sultoni Achmad Sultoni Ade Eka Anggraini Agustina, Baiq Ahmad Saifullah Alif Mudiono Amalia Putri Nabila Amina Divina P Amina Divina P Anggraini , Ade Eka Anggraini, Dhea Ayu Anggun Galih Luhur Wicaksono Annisa, Maharani Annisa, Selfiana Ari Sapto Aryan Eka Prastya Nugraha, Aryan Eka Prastya Astuti, Dwi Widi Astuti, Dwi Widi Aynin Mashfufah Azizi, Ata Fauzi Bari, Miftahul Bayat, Palgunadi Abdulah Budi Handoyo Budi Handoyono Budi Lazarusli Chintyawaty Dedi Kuswandi Desi Hermawati, Desi Dewi, Santi Kurnia Diah Aulia Azizatur Rohmah Dian Rohmani, Dian Rohmani Divina P, Amina Divina, Amina Dwi Yani P Eka Sari Setianingsih Endang Wuryandini, Endang Erwin Simon Paulus Olak Wuwur Faizah, Hanim Faizah, Siti Faizatul Munawaroh Fajariyanto, Otto Farah Labibah Farid Muttaqin, Farid Fatiya Rosyida, Fatiya Fauzi, Nasrullah Ali Fauziah, Nanda Nissa Fina Arianti Firmansyah, Moch Fatih Allam Fitriah, Ulfa Laelatul Fitriyanti, Dian Ginting Lestari, Ani Gita Dias Riyana Gufron Abdullah Hanim Faizah Hanim Faizah Hanurawan, Fattah Hardhita, Rizki Septa Hasanah, Annisa Hayu, Ratna Herawati Susilo Iftakhul Kalimatul Jannah Jannah Imam Suyitno Intan Rahmawati Intan Sari Rufiana Juwanti, Juwanti Karomah, Zulfa Ulil Khoirul Anam, Faris Khurliyah, Fira Khusnul Khotimah khusnul khotimah Khusnul Khotimah Kumala Dewi Pertiwi Kuswandi , Dedi Lestari, Nur'im Septi Lutvitasari, Aprilia Dista M. Alifudin Ikhsan M. Ramli Made Duananda Kartika Degeng Mardatillah Mardatillah Mardhatilah, Mardhatilah Mardhatillah Mardhatillah Mardhatillah, Mardhatillah Marianah, Dina Mariyati, Dwiki Mashfufah , Aynin Mat, Hamidah May Yati Mirayanti Mirayanti Mirnawati, Lilik Binti Moh. Rozy Zamroni Mohammad Zainuddin, Mohammad Mudrikah Mudrikah Mudrikah, Mudrikah Muhammad Agung Nur Huda Muhammad Nur Safi’i Muhammad Saefi Muhibuddin Fadhli Nantana, M. Gebryna Rizki Niken Dwi Ariani Ningsih, Adi Tia Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah Nofi Ariyanti Novianto Adhi Sucipta Nugraha, Dhike Softa Permata Nur Husna Afandi, Alia Nur Imama Iktamalal Itsnain Nur ‘Azah Nurul Asikin NURUL AZIZAH Nurul Hindrayati Nurul Rosyidati Khasanah Nuryani, Ani Okta Mela Cikal Santoso Oriza Zativalen, Oriza Otto Fajarianto P, Amina Divina Punaji Setyosari PURNAMA, SIDIQ PUTRA Radeni Sukma Radeni Sukma Indra Dewi Rahayu, Winanjar Rahmat Sudrajat Rahmawati, Kusumawati Shindi Nur Rahmayanti, Rissky Randy, Mohammad Yusuf Ratna Ekawati Ria Febrianti Rifky Ericko Saputra Riska Pristian Riska Pristiani Riska Pristiani Rofiqi, Ainur Romawanti, Istri Romlah Rudi Prasetyo Selviana Mutik Shalihat, Entin Shirly Rizki Kusumaningrum Siki, Irene Milenia Siti Faizah Siti Lami'ah Siti Mas’ula Siti Mas’ulah Situmorang, Raja Uruk Slamet Slamet Arifin SRI LESTARI Sri Suryani Sri Suryani Mimah Sri Untari Sufian Kang, Enio Kang Mohd Sukma Laila Nur Jannah SURAYANAH . Suyono Suyono Syafira Nurhanifa Tanjung, Annisa Qadri Titik Haryati Titik Haryati Toto Nusantara Tri Lestari, Dewi Tsani Izzati, Aulia Al Tsania Nur Diyana Umi Nahdhiah Umi Salamah Wahjoedi Wahjoedi Wahyu Susiloningsih, Wahyu Wahyuhastuti, Novika Waliah, Diyah Rutin Wicaksono, Samsiar Tri Bagus Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Wijaya, Tommy Tanu Winanjar Rahayu Winanjar Rahayu Yeni Pusnawati Yeni Yusella Yulianti Yulianti Yulianti Yulianti Yuniawatika Yunita Nur Shavirah Yusella, Yeni Yusuf Hanafi Zahara Hussin Zamroni, Moh. Rozy Zativalen, Oriza Zativalen Zulaichah, Lilik Zulia Nurul Faizah