p-Index From 2021 - 2026
19.362
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Acta Pharmaceutica Indonesia AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL FARMASIMED (JFM) Jurnal Dunia Farmasi Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat ad-Dawaa : Journal of Pharmaceutical Sciences Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Madaniya Journal of Pharmaceutical and Health Research International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Indonesian Journal of Chemical Science and Technology Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Indonesian Journal of Pharmaceutical Education JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal EduHealth FORTE JOURNAL Jurnal Farmanesia Journal of Health and Medical Science International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Jurnal Farmasi Klinik dan Sains FARMASAINKES PCJN Pharmaceutical and Clinical Journal of Nusantara Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Pharmaceutical and Sciences. Indonesian Journal of Education And Computer Science FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Science and Pharmacy Jurnal Bakti Nusantara Jurnal Sains dan Kesehatan Jurnal Cendekia Ilmiah Journal of Pharmascience
Claim Missing Document
Check
Articles

Antibacterial Activity Of Freshwater Lobster Shells (Cherax quadricarinatus) Against Escherichia coli Hafizha, Putri; Ridwanto, Ridwanto; Daulay, Anny Sartika; Nasution, Haris Munandar
Indonesian Journal of Science and Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Science and Pharmacy
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/ijsp.v1i3.42

Abstract

People still do not utilize freshwater lobster (Cherax quadricarinatus) shells optimally, even though the chitin compound contained in this waste can be modified into chitosan through chemical reactions. Chitosan obtained from freshwater lobster shells can be used as an antibacterial. This study aims to test the antibacterial activity of chitosan from freshwater lobster shell waste against Escherichia coli bacteria. Making chitosan is carried out through three processes, namely, demineralization, deproteination, and deacetylation stages. Then, characterization of the chitosan is carried out, which includes water content, ash content, yield, and solubility. The research results showed that the chitosan obtained in this study was 43.96%, and the degree of deacetylation value of freshwater lobster shell chitosan was 75.11%. Chitosan with a concentration of 0.3, 0.5, 0.7, and 0.9% provides an inhibition zone of 13.5, 15.9, 16.8, and 17.2 mm, respectively, against Escherichia coli. Thus, a concentration of 0.9% chitosan from freshwater lobster shells has better antibacterial activity and is categorized as having strong inhibitory power.
Determination of Total Flavonoid Content of Ethanol Extract and Ethyl Acetate Fraction of Avocado Seed (Persea americana Mill) by Visible Spectrofotometry Methods Natasya, Siti Adinda; Nasution, M. Pandapotan; Nasution, Haris Munandar; Yuniarti, Rafita
Indonesian Journal of Science and Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Science and Pharmacy
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/ijsp.v2i3.98

Abstract

Avocado (Persea americana Mill.) has long been used in traditional medicine, and its seeds are known to contain flavonoid compounds, which are natural phenolics with antioxidant properties and potential therapeutic benefits. This study aims to identify the chemical compounds present in the ethanol extract and ethyl acetate fraction of avocado seeds, and to determine their total flavonoid content using UV-Visible spectrophotometry. This experimental study included sample collection, simplicia characterization, extraction, fractionation, phytochemical screening, and flavonoid quantification. Phytochemical screening showed that the ethanol extract contains alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, triterpenoids, and glycosides, while the ethyl acetate fraction contains alkaloids, flavonoids, tannins, steroids, and glycosides. Flavonoid content was determined using quercetin as a standard. The results showed that the total flavonoid content in the ethanol extract was 8.655 ± 0.144 mgQE/g, while the ethyl acetate fraction contained 32.828 ± 0.105 mgQE/g. It can be concluded that the ethyl acetate fraction contains a significantly higher level of flavonoids compared to the ethanol extract.
Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Kunyit Sebagai Alternatif Pencegahan Penyakit Dan Peningkat Daya Imun Tubuh di MTs Ar-Ridha Pulungan, Ainil Fithri; Nasution, Haris Munandar; Rani, Zulmai; Supiyani, Supiyani
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v1i1.1

Abstract

Kunyit merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang memiliki prospek unuk dikembangkan, namun permasalahan dalam pemanfaatan dan pengolahan kunyit masih terbatas terutama pada kalangan muda. Untuk mengatasi masalah ini perlu dilakukan kegiatan sosialisasi untuk memberikan informasi terkait manfaat tanaman herbal kunyit dan pengolahannya. Kegiatan ini dilakukan di Yayasan Pendidikan Ar-Ridha tepatnya di MTs Ar-Ridha Desa Sidomulyo Kecamatan Biru-biru. Tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan sosialisasi agar generasi muda memiliki pengetahuan tentang manfaat dari tanaman herbal seperti kunyit yang biasa di gunakan sebagai bumbu penyedap masakan, bahwasanya selain menjadi bumbu masakan, kunyit juga dapat dimanfaatkan sebagai penangkal radikal bebas dan dapat meningkatkan daya imun tubuh ketika diolah menjadi minuma herbal (jamu). Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah sosialisasi. Hasil kegiatan yang sudah dilakukan bahwa sekitar 80% siswa/i MTs Ar-ridha memiliki tanaman herbal dengan jenis yang berbeda-beda pada pekarangan rumah. Dan tanaman kunyit memiliki tingkat persentasi kedua yang diminati setelah tanaman sereh.
Penyuluhan Pembuatan Sabun Cuci Tangan dari Daun Jambu Biji Puteri, Cut Intan Annisa; Ningtias, Anggitha; Rani, Zulmai; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar; Ridwanto, Ridwanto
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v1i3.45

Abstract

Sabun cuci tangan merupakan sabun khusus yang dapat membersihkan tangan dari kuman dan debu serta menjaga kulit agar tetap halus dan lembut. Pasca pandemik Covid-19 membuat penggunaan sabun cuci tangan semakin meningkat. Peningkatan ini terjadi karena adaptasi kebiasaan baru untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas. Tujuan penyuluhan ini adalah agar masyarakat memahami bahwa mencuci tangan sangat penting untuk mencegah masuknya kuman, virus dan bakteri melalui mulut, hidung dan mata. Seiring berjalannya waktu, inovasi tentang tanaman herbal semakin berkembang dan telah banyak penelitian antibakteri yang diteliti. Salah satu tanaman yang terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri adalah daun jambu biji. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan berupa ceramah interaktif terkait bagaimana cara pembuatan sediaan sabun cuci tangan dari daun jambu biji. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Apotek Farmasi UMN Al-Washliyah. Hasil pengabdian ini diperoleh masyarakat merespon dengan cukup antusias dan merasa penuh syukur memperoleh tambahan pengetahuan terkait pembuatan sabun cuci tangan cair dari daun jambu biji.
Toxicity and Antioxidant Activity of Teabags of Mangrove Lenggadai (Bruguiera parviflora) and Stevia (Stevia rbaudiana Bertoni) Leaves Andjelie, Tiara; Lubis, Minda Sari; Nasution, Haris Munandar; Rani, Zulmai
Ad-Dawaa: Journal of Pharmaceutical Sciences Vol. 8 No.1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/djps.v8i1.52548

Abstract

Introduction: Mangrove plants are known to have a lot of potential as medicine. One of the most commonly found mangroves is the lenggadai mangrove (Bruguiera parviflora).  Utilization of herbal drinks is made to prevent the onset of various diseases. The mixed teabag of mangrove lenggadai leaves and stevia leaves (Stevia rbaudiana bertoni) is named Mangrove Lenggadai Stevia (MLS) teabag. Aims: the purpose of this study is to see which MLS teabag formulation has good antioxidant activity and toxicity activity. Methods: The research conducted was experimental in nature. The data collected are quantitative and qualitative data which are taken from the results of sample collection, physical characteristics of MLS teabag quality, phytochemical screening of simplisia, antioxidant activity test using DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl) method, toxicity test using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method on Artemia salina Leach shrimp larvae, stability and hedonic level Result: MLS teabags have characteristics according to the quality requirements of SNI 4324:2014. The results of determining the antioxidant activity of MLS teabags obtained an IC50 value of 13.38 µg/mL. The results of the toxicity test of MLS teabags obtained an LC50 value of 8.74 µg/mL. Conclusion: MLS tea bags have physical quality characteristics that meet the requirements of SNI 4324: 2014 and have the potential as antioxidants and toxicity activity against Artemia salina Leach.
Pelatihan pengujian Formalin dan Boraks pada makanan dengan Reaksi warna alami di Persatuan Wirid Batak Islam (PWBI) Kelurahan Kwala Bekala Medan Supiyani, Supiyani; Rahayu, Yayuk Putri; Nasution, Haris Munandar; Hizbullah, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 3 (2025): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i3.833

Abstract

In an effort to improve public health by reducing the use of hazardous food additives in the city of Medan, community service has been carried out at the Perwiritan Batak Islam (PWBI) in Kwala Bekala, Medan Johor, Medan city on December 19-20, 2024. The training focused on learning how to test for formalin and borax in food using the natural color reaction of turmeric and KMnO4 (blue medicine) with 18 participants. This activity contributed to enhancing the technical skills of testing for formalin and borax to prevent and reduce the risk of using hazardous food additives. After this training, participants' knowledge about natural color tests on food containing formalin and borax improved. Pre-test and post-test evaluations of 20 participants showed a significant improvement in their understanding, with evaluation graphs indicating a shift from a low level of knowledge to a better level of knowledge.
Uji Aktivitas Antibakteri Formulasi Sediaan Obat Kumur Ekstrak Etanol Daun Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans Ayu , Tri Indah Pagar; Nasution , Haris Munandar; Rahayu, Yayuk Putri; Nasution , Muhammad Amin
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 3 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i3.1002

Abstract

Background: Dental caries is a common oral health problem caused by Streptococcus mutans. Antiseptic mouthwash containing natural ingredients like senduduk leaves (Melastoma malabathricum L.) shows potential as an alternative, as it contains antimicrobial compounds (alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins). Objective: To determine the antibacterial activity of senduduk leaf ethanol extract mouthwash against S. mutans and evaluate its physical characteristics. Methods: This experimental study included: (1) ethanol extraction of senduduk leaves using 96% ethanol maceration, (2) simplicia characterization and phytochemical screening, (3) formulation of three mouthwash concentrations (2.5%, 5%, 7.5%), (4) preparation evaluation (organoleptic properties, pH, viscosity), and (5) antibacterial activity testing using the well diffusion method. Results: The mouthwash preparation met physical criteria as a light-to-dark brown liquid with pH 6.33-6.43 and viscosity of 4.833-5.726 cps. Antibacterial tests showed dose-dependent effects, with the highest inhibition zone in the 7.5% formula (18.53 mm; strong category). Conclusion: Senduduk leaf extract shows potential as an antibacterial active ingredient in herbal mouthwash against S. mutans in vitro, though further testing (in vivo/clinical trials) is needed to validate therapeutic claims.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI ESKTRAK ETANOLDAUN TERONG BELANDA (Solanum betaceum Cav.) DALAM KEBOCORAN DNA dan PROTEIN BAKTERI Staphylococcus aureus Nazuhra, Oca; Ningtias, Anggitha; Nasution, Haris Munandar; Rani, Zulmai
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i1.4995

Abstract

Daun terong belanda (Solanum betaceum Cav.) pada umumnya banyak masyarakat koonsumsi karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, glikosida, dan saponin, serta senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan apakah bakteri Staphylococcus aureus, yang menyebabkan penyakit umum di Indonesia, dapat dihambat atau dibunuh oleh ekstrak etanol daun terong belanda. Ekstrak etanol daun terong belanda berperan sebagai variabel bebas dalam penelitian eksperimental ini. Variabel terikat dalam penelitian ini meliputi skrining fitokimia, analisis spektroskopi inframerah transformasi Fourier, penentuan kadar flavonoid, uji konsentrasi hambat minimum dan konsentrasi bunuh minimum, uji kebocoran DNA dan protein, karakterisasi simplisia, serta uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun terong belanda. Pengujian antibakteri dilakukan pada ekstrak etanol dengan konsentrasi 3,125%, 6,25%, 12,5%, dan 25% menggunakan metode difusi agar dengan kertas cakram. Kontrol positif adalah kloramfenikol, sedangkan kontrol negatif adalah DMSO. Hasil uji KHM menunjukkan yang lebih baik pada konsentrasi 3,125% dan total kandungan flavonoid sebesar 44,9624 mg QE/gram ekstrak. Pada uji KBM, perkembangan koloni tidak diamati pada konsentrasi 12,5% dan 25%. Menurut penelitian ini, sel yang mengalami stres oksidatif menunjukkan kebocoran DNA dan protein, yang dapat menyebabkan 12,5% dan 25% sel mengalami apoptosis. Ekstrak etanol daun terong belanda pada konsentrasi 12,5% dan 25%, menunjukkan daya penghambatan terbesar terhadap Staphylococcus aureus, berukuran 12,5% (9,01 mm) dan 25% (16,13 mm).
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BUAH KERANJI (Dialium indum L.) DALAM KEBOCORAN DNA DAN PROTEIN BAKTERI Escherichia coli Ellyza, Chella; Ningtias, Anggitha; Nasution, Haris Munandar; Lubis, Minda Sari
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i1.5022

Abstract

Buah asam keranji (Dialium indum L.) memiliki banyak kegunaan, termasuk sebagai bahan pangan, pakan ternak, dan obat tradisional untuk diare. Buah ini mengandung antioksidan dan nutrisi yang berpotensi sebagai agen antibakteri, terutama terhadap Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah keranji dengan mengukur kebocoran DNA dan protein bakteri, yang menunjukkan kerusakan membran sel. Penelitian menggunakan ekstrak etanol buah keranji sebagai variabel bebas, sedangkan variabel terikat meliputi senyawa metabolit sekunder, kadar flavonoid total, gugus fungsi (FTIR), nilai KHM, KBM, dan kebocoran DNA serta protein yang diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil menunjukkan ekstrak etanol buah keranji mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, dan glikosida. Analisis FTIR mendeteksi gugus fungsi seperti O–H, C–H, C=O, C=C, C–O, dan N–H yang mengonfirmasi keberadaan senyawa bioaktif. Kadar flavonoid total sebesar 28,16 ± 1,21 mgQE/g. Ekstrak etanol buah keranji menunjukkan KHM pada konsentrasi 35% dan KBM pada konsentrasi 45%. Zona hambat pada konsentrasi 35%, 40%, 45%, dan 50% berturut-turut sebesar 8,3; 9,0; 10,0; dan 11,8 mm. Absorbansi pada 260 nm (DNA) dan 280 nm (protein) tertinggi pada konsentrasi 50%, yang menandakan adanya kerusakan membran sel bakteri. Kesimpulannya, ekstrak etanol buah keranji efektif menghambat Escherichia coli dengan mekanisme merusak membran sel.
KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM (KHM) DAN KONSENTRASI BUNUH MINIMUM (KBM) EKSTRAK DAUN KEDONDONG HUTAN (Spondias pinnata (L.f) Kurz.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Pertiwi, Rahma; Haris Munandar Nasution; Rafita Yuniarti; Zulmai Rani
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i1.5147

Abstract

Daun kedondong hutan diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder salah satunya yaitu flavonoid. Senyawa flavonoid memiliki aktivitas sebagai antibakteri dengan mekanisme menghambat sintesis asam nukleat dan fungsi membran sel. Escherichia coli merupakan bakteri yang sering menyebabkan penyakit infeksi pada saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan menguji kadar hambat minimum dan kadar bunuh minimum ekstrak etanol daun kedondong hutan terhadap bakteri Escherichia coli. Kadar hambat minimum ditentukan menggunakan metode dilusi dilanjutkan dengan uji spektrofotometri UV-Vis dan kadar bunuh minimun ditentukan menggunakan metode dilusi yang disebar merata diatas media MHA dengan konsentrasi ekstrak bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan pada konsentrasi 5% dan 7,5% merupakan kadar minimum ekstrak etanol daun kedondong hutan dalam menghambat aktivitas pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini menunjukkan ekstrak etanol daun kedondong hutan dapat digunakan sebagai alternatif antibakteri dan dapat dikembangkan lebih lanjut pada bidang kesehatan.
Co-Authors Adelia Ramadani Adjelie, Tiara Adyani Maulinda Ahmad Rasyid Ridho Ainil Fithri Pulungan Alaina, Nadila Alfi Wahyudi Nasution Amaliana, Amaliana Ananda , Nadia Andjelie, Tiara Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Apmarja, Sarah Utami Aris Munandar Aryunda, Divia Asmarani, Asmarani Aulia Fitri, Aulia Aulia Sari Auza , Maharani Ayu , Tri Indah Pagar Azhar, Gustika Barutu, Liza Anisa Shevia Basaniah Basaniah Bilal, Mohd. BJ Sutrisna Cici Andriani Cindy Priscilia Cindy Widya Rosa Br Simarmata Cut Dian Mala Luthfia Cut Erika Maulydya D Elysa Putri Mambang D Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang Daeng Elysa Putri Mambang Daulay , Anny Sartika Delvi Amira Hutagaol Dikki Miswanda Dina Agustia Parlin Dina Suciati Saragih Dinda Sari Utami Dini Rahmadani Dwi Jati, Fatma Ellyza, Chella Emmy Wiriandini Ercha Minanda Fahira, Nelsa Fahmi Fahmi Fathur Rahman Fatimah, Cut fatur Rahman, fatur Febiyani, Rica Fithri Pulungan, Ainil Fitri Mulyani, Fitri Fitri, Nurul Fitri, Raissa Friyani, Lilah Gabena Indrayani Dalimunthe Hafizha, Putri Hasanah, Qori Hasibuan , Nabila Hasim Hasibuan, Supia Indah Hastri Kholifah Humaira, Yara Hutagalung , Septi Ratna Cempaka Hutagalung, Riris Br Hutagaol, Delvi Amira Huzeila Nisa Siregar Ihsan Fadhilah Ika Yeni Siahaan Ilmi Widya Sari Imelda Natasia Br S Meliala Indah Nasution Indah Triutami Harahap Indrayani, Gabena Junia Fitri Hayani Khofifah , Nur Kiki Rawitri Krisna Juniharta Napitupulu Leni Safriani Lestari, Sri Indah Linda, Rosa Liza Zulaini Lubis, Minda Sari lubis, muhammad fauzan Lubis, Nadya Frestika Luthfianida, Arifna M Pandapotan Nasution M Pandapotan Nasution M Pandapotan Nasution M. Alfaruqi M. Pandapotan Nasution M. Pandapotan Nasution M. Pandapotan Nasution Mambang , D.Elysa Putri Mambang, D. Elsya Putri Mambang, Elysa Putri Maya Syafira Mayani, Nurhikma Meutia, Cut Miftahul Jannah Minda Sar Lubis Muhammad Amin Nasution Muhammad Ari Mukhtizar Muhammad Hizbullah Muhammad Pandapotan Nasution Muhammad Wahyu Ikhsan, Muhammad Wahyu Ikhsan Munaziatul Jannah Munthe, Herlina Nasri Nasri Nasri Nasri, Nasri Nasution , Muhammad Amin Nasution, Kartika Zsaskia Nasution, M Pandapotan Nasution, M. Pandapotan Nasution, Nur Sahadah Nasution, Wardah Natasya, Siti Adinda Nazirah, Nazirah Nazuhra, Oca Nelsa Fahira Ningtias, Anggitha Niswa, Khairun Niza Fonna Nofa Lismandaria Novika Utami Nur Hanifah Nuraida Nuraida Nuratika, Eli Nurliansyah, Nurliansyah Nursyafira, Arini Nurul Hasanah Ovalina Sylvia Br. Ginting Pandapotan Nasution, M. Pertiwi, Rahma Prasetyo , Healthy Aldriany Purba , Intan Sabila Putri Puteri, Cut Intan Annisa Putri , Adilla Putri Intan Sari Putri Khairani Putri Mambang, D. Elysa Putri Rahayu, Yayuk Putri, Nadya Iwani Rafika, Intan Maya Rafita Yuniari Rafita Yuniart Rafliza , Rista Rahayu , Yayuk Putri Rahmadani , Adevika Rapita Yuniarti Rati , Yuliandini Rawitri, Kiki Ridho, Ahmad Rasyid Ridwanto Ridwanto Ridwanto Rifqi, M. Ainur Rina Azhari Ritonga , Septi Ani Riza Syafira Rizki, Ayu Fadillah RR. Ella Evrita Hestiandari Rukmana, Siti Sabila , Anisa Safira , Liyuza Safitri , Nurhaliza sahrianti, Hikmah Sari, Syilvi Rinda Sarmadansyah Sarmadansyah Sartika Daulay, Anny Sasnita, Merida Satri Situmorang, Rati Selfia Lestary Sepriani, Ananda Sinaga, Novita Yulianti Siregar , Anisah Siregar, Huzeila Nisa Siti Aisyah Jamil Situmorang, Lusi Grasia Situmorang, Rati Satri Sony , Suyefri Sri Harti Sri Natalia Saragih Sri Ria Ranti Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suci, Nurul Sulwiyatul K Sani Supiyani, Supiyani Syafira, Nona Syaiful Bahri Syalsabila Putri Syara, Nurdiani Syarifa Mayly Syarifah Elena Gultom Tawir Rina Rezeki Tri Damaiyanti Trizaldi, Asep Try Santi Kisria Darsih Ummi Khairani Rambe Vera Estefania Kaban Vera Estefania Kaban Wahdaniati , Tri Widya Sari Widya Sari Widya, Rizka Yani, Farida Yanti, Rahma Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yuli Apriani Br.Lubis Yuniarti , Rafita Yuniarti, Rafita Zannah , Muhamad Zikra Maqfirah Ziza Putri Aisyia Fauzi Zulmai Rani