Penelitian ini bertujuan guna menggambarkan bagaimana peran guru dalam mendorong peningkatan motivasi belajar siswa kelas IVa di SDN 3 Palu. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, serta studi dokumentasi.dengan subjek guru kelas dan siswa kelas IVa. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan ini menunjukkan bahwa guru memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan motivasi siswa.khususnya dalam pembelajaran IPAS. Peran tersebut meliputi: 1.) Demonstrator, guru menunjukkan fenomena secara langsung agar siswa lebih memahami, 2.) Pengelola kelas, Membangun lingkungan belajar yang mendukung dan menyenangkan. 3.) Mediator, Hubungkan bahan pembelajaran dengan pengalaman dan situasi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari., 4.) Fasilitator, menyediakan sumber dan strategi belajar yang menumbuhkan kemandirian, 5.) Evaluator, memberi umpan balik menyeluruh melalui penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik; serta, 6.) Motivator, membangkitkan semangat belajar melalui pendekatan personal dan humanis. Peran guru yang optimal terbukti mendorong motivasi intrinsik siswa, meningkatkan keterlibatan aktif, serta menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam dan hasil belajar yang lebih baik dalam mata pelajaran IPAS.