p-Index From 2021 - 2026
10.696
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOSIALITAS (Jurnal Ilmiah Pend. Sos-Ant) Jurnal Ekonomi : Journal of Economic CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Kinerja JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Jurnal Mahasiswa Matematika PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI Dinamika Fakultas Pertanian Jurnal Kesehatan Measurement : Jurnal Akuntansi Jurnal Orientasi Baru International Journal of Law Reconstruction Computatio : Journal of Computer Science and Information Systems Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat DINTEK Limits: Journal of Mathematics and Its Applications JAB (Jurnal Akuntansi & Bisnis) BBM (Buletin Bisnis dan Manajemen) Indonesian Journal of Medicine Journal of Maternal and Child Health NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Efektor ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini FINANCIAL : JURNAL AKUNTANSI Meteor STIP Marunda Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Jurnal Optimalisasi Bappenas Working Papers UNTAG Law Review Journal of Asian Orientation in Theology Authentic Research of Global Fisheries Application Journal (Aurelia Journal) Journal of Islamic Accounting and Finance Research Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Jurnal Ilmiah Publika Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Jurnal Tanah dan Air (Soil and Water Journal) Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of Terrorism Studies ARRUS Journal of Engineering and Technology Indo-MathEdu Intellectuals Journal Indonesian Journal for Physical Education and Sport Jurnal Publika Pengabdian Masyarakat Academic Physiotherapy Conference Proceeding Prosiding University Research Colloquium Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Penelitian Chanos Chanos Jurnal Civil Engineering Study Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa International Journal of Research and Community Empowerment Divinitas Jurnal Filsafat dan Teologi Kontekstual Kaluteros Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Journal of Information System, Technology and Engineering In Veritate Lux : Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, dan Budaya JTH: Journal of Technology and Health Community Service Journal Of Economic Education Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ABDIMAS KAUNIAH Physio Journal PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin FISIO MU: Physiotherapy Evidences Jurnal Perikanan Journal of Chemical Learning Innovation Jurnal Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan Journal of Health and Therapy Jurnal Ekonomi Akuntansi Manajemen Agribisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN BENIH RAJUNGAN UNDER SIZE DAN PELATIHAN BUDIDAYA RAJUNGAN SISTEM INTENSIF DI DESA PACIRAN, LAMONGAN, JAWA TIMUR Rizky, Putri Nurhanida; Halim, Atika Marisa; Nasuki, Nasuki; Harijono, Teguh; Suprakto, Bambang; Edy, Moch. Heri; Arifin, M. Zainal; Widodo, Agus; Fauziah, Anna; Cahyanurani, Annisa Bias; Aonullah, Asep Akmal; Primasari, Kartika; Indrajati, Yvonne; Nazran, Nazran
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jamka.v3i1.484

Abstract

Praktik penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan signifikan terhadap penurunan hasil tangkapan rajungan terutama di Desa Paciran Kabupaten Lamongan. Rendahnya hasil tangkapan ini di dominasi oleh ukuran yang tidak sesuai dengan permintaan pasar. Hal ini menyebabkan turunnya nilai produksi rajungan di Desa Paciran. Hasil tangkapan rajungan under size hanya dijadikan sebagai pakan ternak karena tidak memiliki nilai ekonomis. Kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat mengenai penanganan benih rajungan under size pasca pasca penangakapan serta pelatihan dalam budidaya rajungan dengan teknologi intensif. Kegiatan bimbingan teknis ini dilakukan pada tanggal 15 Juni 2024 hingga 2 bulan pendampingan pasca kegiatan. Beberapa serangkaian kegiatan yang diadakan berupa workshop dan pelatihan kepada para nelayan lokal di Desa Paciran. Materi yang disampaikan meliputi pengetahuan dasar tentang rajungan, teknik penanganan benih rajungan under size, pengenalan sistem budidaya rajungan sistem intensif, serta praktik langsung dalam penerapan teknik – teknik tersebut. Hasil dari kegiatan bimbingan teknis dan pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis para peserta dalam penanganan benih rajungan under size serta implementasi budidaya rajungan dengan sistem intensif. Para peserta berhasil mengaplikasikan teknik-teknik yang diajarkan dalam kondisi nyata dan mampu mengelola budidaya rajungan dengan lebih efisien. Bimbingan teknis dan pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam pengembangan potensi budidaya rajungan di Desa Paciran. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penanganan benih rajungan under size serta penerapan sistem budidaya intensif diharapkan dapat meningkatkan produksi rajungan secara berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat lokal.
Analisis Sintakmatik Permainan Simulasi Berlatar Isu-Isu Kontroversial Untuk Meningkatkan Keterampilan Menganalisis Informasi Pada Siswa SMA Suryanto, Suryanto; Widodo, Agus; Salim, Nur
Efektor Vol 5 No 1 (2018): Efektor Vol 5 No 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.657 KB) | DOI: 10.29407/e.v5i1.11946

Abstract

The skills of analyzing information that often develop through social media and causing controversy are indispensable for young prospective students. Simulation games are thought to be effective for developing skills in analyzing information that are part of the formation of students' interpersonal skills, and are closely related to civic skills. Based on this, the issues that will be discussed in this paper are: how is the syntax of simulation games with controversial issues suitable for the development of the ability to analyze information on high school students ?. This paper is part of the preliminary study results for the purpose of simulation game development based on controversial public policy issues to instill constitutional democratic values ​​on high school students. Based on interviews with high school PPKn teachers, it is concluded that students need to have the skills to analyze information (hoax information) that often develop through social media lately. While simulated game syntax of controversial issues to improve the skills of analyzing hoax information are: (1) description of simulation game model, (2) assumption of model development, (3) game steps, (4) social system, (5) system (6) the principle of reaction, (7) the instructional impact, and (8) the impact of the companion.
Faktor Penyebab Keterlambatan Siswa dalam Melanjutkan Pendidikan Tinggi di Kota Sorong Agustin, Talita Tri; Widodo, Agus; Andyastuti, Etty; Hidayat, Rahmat; Pristiani, Yunita Dwi; Hajuan, Muhammad Akbar
Efektor Vol 11 No 1 (2024): Efektor Vol.11 No.1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v11i1.22538

Abstract

This research aims to understand the factors causing students to experience delays in pursuing higher education in Sorong. The research method is a descriptive qualitative approach, collecting data through observation, interviews, questionnaires, data analysis, and documentation. In the Klabim Sub-District of Sorong City, the community's understanding of the importance of education is still limited. However, some hope their children can continue their education to a higher level, despite some obstacles. The results of this study reveal several factors influencing students' delays in pursuing higher education, both internal and external factors. Internal factors include a lack of motivation and interest among students, as well as their tendency to choose work over continuing to college. Meanwhile, external factors include economic issues, lack of social support, increasing rates of early marriage, and traditional marriage practices without official registration. The government has attempted to address these issues through scholarship programs for Papuan students, but implementation has not yet been optimal in achieving the desired targets.
Effect of Closed Kinetic Chain Exercise to Reduce Pain and Increase Functional Ability in Patient with Osteoarthritis Genu Fadhilah, Siti; Widodo, Agus
Journal of Maternal and Child Health Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/thejmch.2024.09.01.12

Abstract

Background: Osteoarthritis genu is a degenerative disease with symptoms of chronic inflammation of the joint cartilage which causes pain, limited movement and function. Closed kinetic chain exercise is an active movement that involves many joints and muscle groups simultaneously. This study aims to analyze the effect of closed kinetic chain exercise on reducing pain and increasing functional ability in osteoarthritis genu. Subjects and Method: Quasi experimental research with a research approach in the form of pretest and posttest with control group design. This study was conducted at RST dr. Soedjono Magelang in May-June 2023. A total of 20 osteoarthritis genu patients were divided into two groups: (1) The intervention group was given closed kinetic chain exercise and (2) The control group was given conventional physiotherapy. Pain level was measured using the Visual Analog Scale (VAS). Functional ability was measured by the Western Ontario and McMaster Osteoarthritis Index (WOMAC). Mean differences between the closed kinetic chain exercise group and the conventional physiotherapy group were analyzed using the independent t-test. Results: Providing closed kinetic chain exercise is effective in reducing the level of silent pain (Effect Size = 1.20; p= 0.014), movement pain (Effect Size= 0.99; p= 0.004), movement pain (Effect Size= 1.37; p= 0.023), and increasing functional ability in osteoarthritis genu patients (Effect Size = 0.10; p= 0.023). Conclusion: Providing closed kinetic chain exercise can reduce pain and increase functional ability in osteoarthritis genu.
Makna Keadilan Tuhan Bagi Orang Yang Tulus Hati : Berdasarkan Kitab Mazmur 41 Widodo, Agus
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 5 No 1 (2023): Kaluteros Jurnal teologi dan Pendidikan Kristen Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/kaluteros.v5i1.57

Abstract

Abstrack The meaning of God's justice for those who are sincere is based on psalm 41. Sincerity is a condition that is truly and clean in heart, that is holy, honest, straight, pure without pretending. What is in the heart is the same as what is spoken. Not being hypocritical, having integrity, having no agenda or self-interest in doing something. A sincere person does not have malicious intentions towards others. Sincere is like a dove. Wise as serpents and as pure as doves. Sincere is a clean nature without strings attached. In Psalm 41, God saw David and called David a sincere person. Keyword: David, justice, sincere
KAJIAN PENGARUH TUMMY TIME TERHADAP PENCEGAHAN PLAGIOCEPHALY POSITIONAL: LITTERATURE REVIEW Widodo, Agus; Nur Azizah, Hauna; Azizah Rahmawati
Physio Journal Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phy.jou.v4i2.1489

Abstract

Latar belakang: Plagiocephaly adalah deformitas kepala bayi yang rata atau flat. Faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya plagiocephaly positional antara lain posisi tidur bayi, proses persalinan dengan bantuan alat, ibu melahirkan untuk pertama kali, kehamilan ganda atau kembar, cidera sejak lahir, premature, dan anak laki-laki. Tummy time adalah latihan dengan menempatkan bayi pada posisi tengkurap selama beberapa menit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tummy time terhadap pencegahan plagiocephaly positional. Metod: Menggunakan metode literatur review. Literatur review merupakan penelusuran atau penelitian berbagai literatur berupa buku, jurnal, maupun sumber lain lain yang berhubungan dengan topik yang akan dibahas. Hasil: Berdasarkan litteratur review yang telah dilakukan ditemukan bahwa Tummy time memiliki pengaruh untuk pencegahan maupun terapi konservatif dari plagiocephaly positional. Kesimpulan: Tummy time dapat dilakukan sesuai dengan usia bayi dimulai dari usia 1 bulan. Durasi waktu dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kenyamanan bayi. Untuk mengantisipasi dari adanya kegagalan perbaikan plagiocephaly positional dengan Tummy time dapat didukung dengan intevensi lain yaitu terapi fisik dan terapi helm.
Physiotherapy Management in Cases of Bell's Palsy Dextra et Causa Post Craniotomy with Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) and Facial Exercise: Case Reports Ramahandika, Achmad Kukuh; Widodo, Agus; Kadarti, Sri Isnin
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2024: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Bell's palsy is a condition of peripheral facial paralysis or weakness which is generally idiopathic, occurring due to interference with nerve VII in the stylomastoid foramen. Although the majority of patients recover completely, a small proportion experience different sequelae. Although its etiology is not yet fully understood, its association with certain viral infections has been recognized, causing neuroinflammation and other pathological processes. Risk factors such as elevated blood sugar, uncontrolled blood pressure, and migraines can increase susceptibility to this paralysis. Case Presentation: This study reported a men patient, 16 years old with bell's palsy dedxtra post craniotomy after an accident on November 2023 and there was bleeding in the brain. The patient was taken to Dr. Sardjito General Hospital for surgery and felt that the right side of his face was thickened, numb and sensitive after the operation. Management and Outcome:. The measuring instruments used in this study were the Numeric Rating Scale (NRS) to measure the degree of pain felt by the patient, Manual Muscle Testing (MMT) to measure the degree of muscle strength, Ugo fisch performed on patients to provide information regarding facial function assessment, and House-Brackmann Score to assess nerve damage in facial nerve paralysis and Transcutaneous electrical nerve stimulation intervention. Discussion: There was a decrease in pain as measured using a numeric rating scale from 3 to 2, an increase in muscle strength from 3 to 4, an increase in the degree of functional activity from 26 points (poor condition) to 50 points (medium condition), there was an increase in the score on the House- Brackmann Score from grade V (severe dysfunction) to grade IV (moderate and severe dysfunction). Conclusion: Comprehensive treatment with physiotherapy techniques has a positive effect on patients with Bell's Palsy. This research may be a reference to guide other physiotherapists in carrying out rehabilitation for Bell's Palsy patients.
Tatalaksana Fisioterapi dan Penggunaan Metode Pursed Lip Breathing pada Pasien PPOK Tipe D Nay, Agriastari Dwiputri Harun Umbu; Widodo, Agus; Sulistyowati, Fatonah
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2024: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: PPOK (penyakit paru obstruktif kronik) atau COPD (chronic obstructive pulmonary disease) adalah penyakit kronis dan progresif pada saluran napas dan paru yang ditandai dengan obstruksi bronkus yang tidak dapat di sembuhkan. Pada Kondisi PPOK dinding paru mengalami gangguan pengembangan paru ditandai dengan perubahan remodeling vaslukalar utama karena melibatkan pengingkatan penebalan pada intima arteru paru karena proliferasi sel otot polos yang berorintasi longitudinal tanpa adanya perbedaan yang signifkan dalam komponen matriks seluler dan ektaseller serta penebalan yang menyebabkan penurunan diameter lumen arteri. Salah satu intervensi pada kondisi PPOK adalah dengan menggunakan metode Pursed Lip Breathing yang dapat membantu meringkankan gelaja sesak napasCase Presentation: Pasien atas nama Tn. S usia 54 tahun mengeluhkan sesak napas berat dan dan batuk berdahak berdasarkan diagnosis medis pasien menderita PPOK type D. Pasien mengeluhkan sesak napas karena melakukan aktivitas berlebih sepert menjahit, lalu merasakan batuk berdahak yang sering muncul saat pagi hari.Management and Outcome: Diberikan nebulizer terlebih dahulu dengan bantuan bronkodilator berupa Meprovent dan Budesma 0,5 selama 15 menit dan diberikan Pursed lips breathing dan breathing control. Untuk outcome pada pasien PPOK menggunakan The modified MRC (Medical Research Council) dyspnea Scale. Alat ukur ini berupa kuisioer yang terdiri dari lima pernyataan tentang sesak napas didapati skore MRC dyspnea scale yaitu 3.Discussion: Metode Pursed lip breathing dengan prinsip membuat inspirasi lebih Panjang dari pada ekspirasi pada kondisi PPOK adalah bertujuan untuk membantu pasien mengendalikan frekuensi pernapasan yang abnormal pada pasien dengan PPOK, yaitu dari pernapasan yang dangkal dan cepat berubah menjadai pernapasan yang dalam dan lambat. Teknik pursed lips breathing merupakan salah satu teknik pernapasan yang mudah digunakan dan tidak membutuhkan alat bantu apapun dalam proses pelaksanaannya serta memiliki pengaruh besar terhadap proses bernapas dan oksigenisasi pasien PPOKConclusion: Hasil dari kasus diatas setelah diberikannya bronkodilator dan juga teknik pursed lip breathing exercise serta breathing control terjadi penurunan sesak napas.
Physiotherapy Approach in Woman after Total Hysterectomy Surgery at PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital: A Case Report Mawarni, Yulia Nafizah; Widodo, Agus; Ishak, Galih Adhi
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2024: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Myoma uterine is a benign tumor in the uterus that contributes significantly to the morbidity rate worldwide. One of the surgical procedures that can be performed to remove uterine fibroids with hysterectomy. Postoperative hysterectomy is associated with a variety of complications, so an effective approach is required to prevent complications. Physiotherapy plays a role in helping recovery by avoiding and minimizing post-operative complications as well as providing rehabilitation to support the return of physical function and the patient effectively achieving a positive impact. Case Presentation: The subject is a woman, a 42-year-old office worker, in hospital after total abdominal hysterectomy with abdomen incision techniques (pfannenstiel). Has a history of constant pain during menstruation for a year and has been found to have uterine fibroids in the fundus. Management and Outcome: The intervention was given for three days after total hysterectomy surgery by providing a breathing exercise training program, circulation exercise, deep muscle activation, early transfer-ambulation exercise and bodyweight resistance exercise. Measurement and evaluation were carried out using the Numeric Rating Scale (NRS) for pain assessment. Urinary incontinence symptoms using the Questionnaire for Female Urinary Incontinence Diagnosis (QUID). Functional ability assessment using Kenny Self Care Evaluation (KSCE). Uterine Fibroid Symptom & Health-Related Quality of Life Questionnaire (UFS-QOL) to measure symptoms and evaluate health-related quality of life in women with uterine myoma. Discussion: According to the traditional view, staying on the bed after surgery should be done to reduce pain and speed wound healing, but not a few studies found that post-surgical staying has negative effects and increases the risk of complications. Various studies have found that early exercise and rapid rehabilitation interventions prevent and minimize post-abdominal surgery complications. There is pain in incisions, anxiety of reverse incision rupture, postoperative fatigue, anxiousness and other reasons patients refuse to get up from bed as well as most patients do not know how to exercise early and regulate activity after surgery, so post-operative intervention plays a role in determining whether patients can effectively a positive impact. Conclusion: This study showed that a physiotherapeutic exercise program given to patients with post-total abdominal hysterectomy was shown to reduce the level of pain, strengthen the pelvic floor muscle thus decreasing urinary incontinence, and improve the ability of functional activity.
Management Fisioterapi pada Kasus Sindrom Obstruksi Pasca Tuberculosis (SOPT): Studi Kasus Nurhandrita, Zahwa Putri; Widodo, Agus; Prayitno, P
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2024: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Sindrom Obstruksi Pasca Tuberkulosis (SOPT) adalah kondisi yang ditandai dengan adanya obstruksi saluran napas yang ditemukan pada pasien pasca Tuberculosis dengan lesi paru minimal. Kerusakan paru yang terjadi pada saluran pernapasan obstruksi adalah komplikasi yang terjadi pada sebagian besar penderita tuberculosis pasca pengobatan, dengan gejala sisa yang paling sering ditemukan yaitu gangguan faal paru Presentasi Kasus: Pasien mengeluhkan sesak napas saat beraktivitas berat dan ketika naik turuntangga serta terkadang disertai menggeh-menggeh. Ketika dilakukan pemeriksaan pasien mengalami sesak napas sedang, spasme m.upper trapezius, penurunan sangkar thoraks, dan penurunan kapasitas paru. Management dan Hasil: Dengan pemberian intervensi MWD, breathing exercise, dan endurance setelah 4 kali pertemuan fisioterapi didapatkan hasil perubahan spasme pada pertemuan keempat sudah tidak ada spasme. Pada hasil sesak napas dengan skala Borg didapatkan T1:3 menjadi T4:1. Pada hasil ekspansi sangkar thoraks terutama pada axilla dengan menggunakan meterline T1:3,5 cm menjadi T4: 4 cm. Pada hasil kapasitas paru dengan menggunakan voldyne T1:700 ml (40%) menjadi T4: 800 ml (46%) sedangkan dengan peakflow meter T1: 180 ml (41,8%) menjadi T4: 300 ml (69,7%). Diskusi: Pada pasien dengan SOPT ini mengalami disfungsi paru-paru mulai dari sesak napas ringan hingga penurunan kualitas hidup yang dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Sehingga diberikannya perlakuan fisioterapi secara progresif akan memberikan perubahan kepada pasien. Kesimpulan: Management fisioterapi pada kasus SOPT memberikan efek positif pada penurunan spasme otot upper trapezius dan sesak napas, serta peningkatan sangkar thoraks, dan kapasistas paru.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aditya, Ivan Fairuz Affisramyraj, Rizky Afriani, Hana Nazelia Agung Nur Probohudono Agus Muldiyanto, Agus Agustin, Talita Tri Aji Saputra, Chandra Juniar Akbar, M. Baihaqi Akbar, M.Baihaqi Alamsyah, Agus Aldri Frinaldi Alfian Anhar Amala, Riza Nur Amithya, Farita Adhynda Andyastuti, Etty Anggraini, Susi Annisa' Bias Cahyanurani Anyastuti, Etty Ardhiana, Dhevilia Ardiani, Savilla Dara Ardiansyah, Faizin Ardianti, Fenni Fariska Ari, Rofinus Ariani, Fitria Arif Pristianto Arif Zainudin Arifin, Moh. Zainal Asep Akmal Aonullah Asmarany, Anja Asri Laksmi Riani Astri Kustina Dewi Astuti, A Atik Hidayati Azizah Rahmawati Azka, Vaza Deefath Az Bana Handaga Bandi Bandi, Bandi Bilang, Antonius Buamona, Fachmi Budi Santosa Budi Santosa Budiarti, Sisca Cahya Nusantara, Aji Cahyanurani, Annisa Bias Cahyono, M Rudi Cahyowati, Anik Cahyowati, Perdhiansyah Cholis Imam Nawawi Christian Putra, Merry Debritta P.W, Oktavianus Dema Yulianto Dewanti, Feryda Triana Dewi Alima Nostalia Suseno Dewi Yuliana Dewi, V. Ananta Wikrama Tungga Djoko Suhardjanto Dyah, Vera Pramuktining Edy, Moch. Heri Eliyen, Kunti Endang Wahyu H Erwin Putera Permana F. X. Arunanto Farid Rahman Farida Suharleni Fausil Fauziah, Hamidah Ulfa Fitri Nur Mahmudah Fitria, Ida Fransisca Debora Ganiswara H., Andrias Hafizh, Babsell Aufaa Hakeng, Leonardus Halim, Atika Marisa Harijono, Teguh Heru Irianto Hetty Muniroh Hossain, Mohammad Belayet Ika Kurnia Indriani Imam Nurhadi Purwanto Indrajati, Yvonne Indriani, Ika Kurnia Irawan Hadi Wiranata Irianto, Mig Isdya Putri, Bernadine Felicia Ishak, Galih Adhi Islamiatun, Zunitasari Kholifah Ismadi, I Isnaini Herawati Isnani Darti Iswandi, Ferdinandus Jalo, Fransiskus Vanlith Jamaludin, Umar Jannah, Amala Istiqomah Juriansari, eti Kadarti, Sri Isnin Karisma, Dwi Yogi Kartika Ikawati Kgs Ahmadi Khanza, Namira Mutia Khoiri, Ayu Faiqoh Kholis, Moh. Nur Kristanti, Karunia Theda Kristianingtyas, K Kurniati, Risa Fitri Kusuma, Muhamad Edgar Kusumawati, Ana Lã, Huy Quốc Lestari, Ayuk Puji Lestari, Ririt Ika Liana, May Luthfiyani, Lisa M. Zainal Arifin Ma'nun, Arumi Lu'lul Mahyus Mardianto, Halim Marlis, Dinik Ayundya Marsudi, Marsudi Martinus, Marshall Mawarni, Yulia Nafizah Metintomwat, Matias Mochammad Riyanto Moebin, Amrullah Ali Muanam, Mohamad Khoirul Mudjiastuti Handajani Muflihah, Nurul Muhammad Akbar Hajuan Muhtadin, Muhammad Faza Murti Puspita Rukmi Mutalazimah Mutalazimah Nabila, N Nasrul, Anas Nasuki, Nasuki Naufal, Adnan Faris Nay, Agriastari Dwiputri Harun Umbu Nazran, Nazran Neni Purwati Ningsih, Dwy Nora Yuniar Setyaputri Nugrahani, Henny Saptatia Drajati Nugroho, Indra Uzi Nur Annisa Nur Azizah, Hauna NUR SALIM, NUR Nur, Uray M. Nuraminazkiya, Muhammad Zulfa Rangga Nurhandrita, Zahwa Putri Nurratri, Annisa Kusuma Nursalim Nursalim nurul latifah Nurwijayanti Oek, Marianus M. Oklandary, Dina Oktaviana, Riast Eka Pamungkas, Bima Kukuh Dwi Prabowo, Erlang Sigit Praditya, BJ. Zia Yucca Pramono Sasongko Prasaja, Leo Agung Tyas Prasetiyo, Joko Prasetyo, Arya Tri Prasetyo, Hanif Kemal Prasetyo, Henri Prastiwi, Meilinda Ade Pratamasari, Nastiti Pratiwi, Fara El Nandhita Prayitno, P Prayoga, Dwi Fany Primasari, Kartika Pupung, Muhammad Purnamasari, Neng Devi Purnaningsih, Enggar Putra, Guntur Rusmana Putra, Merry Christian Putri, Asnatul Baida Putri, Rizka Salsabila Quốc Thắng, John Phan Rahayu, Futri Rahmat Hidayat Rahmawati, Yuni Kartika Addy Ramadhan, Aditya Sukma Ramadhan, Rizal Furqan Ramadhani, Indah Ramahandika, Achmad Kukuh Ramayani, Anita Wahyu Rendranandini, Widya Retnowinarni, Rini Riady, Andrew Riska Amalia Riskian A., Firdaus Riswandi, Fitta Nurisma Ritonga, Lusiana BR Riyanto, Azmi Fitrah Mithra Rizky, Putri Nurhanida Rizky, Rima Rizkya, Rinta Rizqillah, Indah Prima Romadhona, Laila Rulbani, Riza marcelia Ryan Pratama Safitri, Amaliyah Hana Saleda, Aldry Toban Salsabila, Mutia Sanjaya, Christine Saputra, Ferdi Saputri, Shinta Claudia Saraswati, Elsa Verina Sari, Dian Anita Sari, Intan Nila Sasmita, Wikan Sasmito, Erwin Sayuti, Muhammad Simbolon, Paolo Rigo Wilhelmus Siti Fadhilah, Siti Siti Mariyam Sitorus, Desima Erlinda Agnesia Siwi, Hapsari Sobri Abusini Solly Aryza Soraya Styawan, Fransiskus Frendy Subiyakto, Budiyatmo Joko Sugeng Rahardjo SUGIYANTO Sugiyarti, Zara Sujak, Rhama Syuhada Sukmawati, Lolisa Sulistyowati, Fatonah Suprakto, Bambang Surakhmad, Djoko Suratman Suratman Suryanto Suryanto Suyoto Suyoto Swariningrum, Nur Indah Syaahidah, Habiibatusy Taufik Eko Susilo Trisilowati, Trisilowati Triyani, Lusi Amalia Triyono, Yohanes Tunjungsari, Meirdania Fitri Ulfa, Hamidah Umpung, Alfridus Giridus Utami, Multasih Nita Veny Iswantiningtyas wahyuni wahyuni Waspada, Edy Wawan Joko Pranoto Wicaksono, Mochammad Fikriansyah Widodo, Nazran Wijaya, Dimas Zena Winarna, Jaka Wulandari, Tri Mei Yohanes Adi Nugroho Yoni Rustiana Kusumawati Yoran, Yoseph Evan Yudhantara, Aziz Yudho Putranto, Ardi Yulistiana, Rizka Yaya Yunita Dwi Pristiani Yusman, Yopi Ari