p-Index From 2021 - 2026
11.618
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOSIALITAS (Jurnal Ilmiah Pend. Sos-Ant) Jurnal Ekonomi : Journal of Economic The Journal of Experimental Life Sciences (JELS) CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Kinerja Media Ekonomi dan Manajemen Jurnal Mahasiswa Matematika PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI Dinamika Fakultas Pertanian ODONTO Dental Journal Jurnal Kesehatan Jurnal Orientasi Baru International Journal of Law Reconstruction Computatio : Journal of Computer Science and Information Systems Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat DINTEK JAB (Jurnal Akuntansi & Bisnis) Indonesian Journal of Medicine Journal of Maternal and Child Health NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Efektor ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini FINANCIAL : JURNAL AKUNTANSI Meteor STIP Marunda Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Jurnal Optimalisasi Bappenas Working Papers UNTAG Law Review Journal of Asian Orientation in Theology Authentic Research of Global Fisheries Application Journal (Aurelia Journal) Journal of Islamic Accounting and Finance Research Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Jurnal Ilmiah Publika Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Tanah dan Air (Soil and Water Journal) Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of Terrorism Studies ARRUS Journal of Engineering and Technology Indo-MathEdu Intellectuals Journal Indonesian Journal for Physical Education and Sport Jurnal Publika Pengabdian Masyarakat Academic Physiotherapy Conference Proceeding Prosiding University Research Colloquium Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Penelitian Chanos Chanos Kartika: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Civil Engineering Study Odonto dental journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa International Journal of Research and Community Empowerment Divinitas Jurnal Filsafat dan Teologi Kontekstual Kaluteros Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Journal of Information System, Technology and Engineering In Veritate Lux : Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, dan Budaya JTH: Journal of Technology and Health Community Service Journal Of Economic Education Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ABDIMAS KAUNIAH Physio Journal Proceedings of The National Conference on Indonesian Philosophy and Theology PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin FISIO MU: Physiotherapy Evidences Jurnal Perikanan Journal of Chemical Learning Innovation Jurnal Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan Proceedings of The International Conference on Theology, Religion, Culture, and Humanities Journal of Health and Therapy Jurnal Ekonomi Akuntansi Manajemen Agribisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

EMBOLIZATION IN RECURRENT SOFT TISSUE AMELOBLASTOMA EXCISION OF THE MANDIBLE widodo, agus; Rahmat, Masykur; Rahardjo, Rahardjo; Soetji, Poerwati
Odonto : Dental Journal Vol 8, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.556 KB) | DOI: 10.30659/odj.8.2.151-155

Abstract

ABSTRACTBackground: Recurrent ameloblastoma can occur after radical treatment, 13.3% up to 19% involves soft tissue. Case of recurrent mandibular ameloblastoma in soft tissue, bleeding is one of the risks that often occurs. One way to reduce intraoperative bleeding is by embolization. Purpose this studi to report the benefits of embolization to reduce intraoperative bleeding in the action of recurrent ameloblastoma in soft tissue.Method: Female patient 32 years old came to RSUP Dr. Sardjito with complaint of lump on her left cheek, with history of post-hemimandibulectomy ameloblastoma 14 years ago. Objective examination of the asymmetrical patient's face with swelling extends to the cheek and pain when pressed, and the size is around 10x10 cm. Embolization using PVA and gelfoam material done before the excision of the tumor to reduce the risk of bleeding. The excision in this case is using lip split method, with bleeding during surgery around 250 ml. Biopsy results after excision are multicystic ameloblastoma, some are follicular types and some are plexiform typesConclusion: The use of embolization in the case of recurrent mandibular ameloblastoma in soft tissue can reduce tumor size and reduce bleeding during surgery.
Penanaman Pola Asuh dan Keteladanan Orang Tua terhadap Pembentukan Nilai Anti Korupsi Anak di Keluarga Nursalim, Nursalim; Sasmita, Wikan; Fauziah, Hamida Ulfa; Andyastuti, Etty; Widodo, Agus; Suratman, Suratman
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi pada anak melalui pembiasaan dan praktik keteladanan dalam lingkungan rumah tangga. Keluarga dianggap sebagai institusi utama dan paling strategis dalam membentuk karakter anak, terutama dalam mencegah perilaku koruptif sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan fokus pada observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan orang tua sebagai subjek utama. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kejujuran (78%) dan tanggung jawab (70%) merupakan nilai-nilai yang paling ditekankan, diikuti oleh disiplin (65%), sementara kesederhanaan (52%) cenderung kurang mendapat perhatian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan orang tua yang konsisten, pembentukan rutinitas harian, pemberian contoh peran, dan pemberian konsekuensi edukatif merupakan strategi kunci dalam menumbuhkan integritas pada anak. Lebih lanjut, studi ini menyoroti bahwa pendidikan antikorupsi tidak hanya harus dijalankan melalui regulasi, tetapi juga melalui praktik sehari-hari dalam keluarga yang didukung oleh ikatan emosional dan komunikasi. Kontribusi studi ini terletak pada penyediaan perspektif empiris tentang pentingnya pendidikan karakter berbasis keluarga sebagai fondasi budaya antikorupsi. Penelitian ini merekomendasikan agar keluarga, sekolah, dan pembuat kebijakan berkolaborasi dalam memperkuat nilai-nilai antikorupsi melalui program bersama, integrasi kurikulum, dan kampanye kesadaran publik. Oleh karena itu, membangun integritas dan perilaku antikorupsi membutuhkan upaya kolektif yang dimulai dari unit terkecil masyarakat yaitu keluarga.
The Effect of Kinesio Taping on Carpal Tunnel Syndrome in Informal Sector Workers Widodo, Agus; Amithya, Farita Adhynda; Ma’nun, Arumi Lu’lul; Noorrahmah, Azkia; Alvanda, Inggil Catur; Ladjiji, Sri Sulistiani T.
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol. 7 No. 1 (2026): Next-Gen Movement
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v7i1.12141

Abstract

Introduction: CTS is a musculoskeletal disorder caused by compression of the median nerve, commonly occurring in informal sector workers, particularly those engaged in repetitive wrist movements, which can lead to reduced hand function and work productivity. This study aims to determine the relationship between occupational risk factors and pain with the Boston Carpal Tunnel Questionnaire (BCTQ) score in informal sector workers with CTS after kinesiotaping. Methods: This study used a quasi-experimental design. Respondents were informal sector workers with CTS symptoms who met the inclusion criteria. The BCTQ score was used as a measure of hand function and CTS symptoms. Statistical analysis used Spearman's correlation test and linear regression. Results: Spearman's correlation analysis showed that age had a weak and insignificant negative correlation with BCTQ scores (sig. 0.170; R = -0.234). Repetitive movements showed a moderate and significant negative correlation (sig. 0.020; R = -0.385). Meanwhile, night pain and daytime pain showed a very strong and significant correlation with BCTQ scores (sig. 0.000; R = 0.928). The results of the linear regression test supported these findings, in which age (sig. 0.705) and repetitive movements (sig. 0.894) had no significant effect on BCTQ scores, while night pain and daytime pain showed a significant effect on increasing BCTQ scores. Conclusion: Kinesiotaping is effective in reducing BCTQ scores in patients with carpal tunnel syndrome (CTS), particularly through the reduction of pain, both night pain and activity pain.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Neuralgia Trigeminal: A Case Report Sarita, Azizah Rahma; Widodo, Agus; Belinda, Melur
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Neuralgia trigeminal merupakan gangguan nyeri neuropatik yang ditandai dengan nyeri tajam dan tiba-tiba pada distribusi nervus trigeminus. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Fisioterapi dapat menjadi pilihan intervensi tambahan, terutama ketika terapi farmakologis tidak memberikan hasil optimal.Case Presentation: Pasien berusi 58 tahun dengan diagnosa neuralgia trigeminal yang memiliki keluhan nyeri wajah unilateral disertai tertusuk-tusuk dan memburuk saat makan dan minum.Management and Outcome: Case report dilakukan sebanyak 3 pertemuan dengan pemberian modalitas fisioterapi berupa Transcutaneous Electrical Stimulation dan Head-Neck Exercise yang dilaukan evaluasi saat akhir sesi terapi.Conclusion: Pemberian modalitas fisioterapi berupa TENS dan Head-Neck Exercise secara rutin dapat menurunkan tingkat nyeri yang dirasakan pasien secara bertahap.
EMBOLIZATION IN RECURRENT SOFT TISSUE AMELOBLASTOMA EXCISION OF THE MANDIBLE widodo, agus; Rahmat, Masykur; Rahardjo, Rahardjo; Soetji, Poerwati
Odonto : Dental Journal Vol 8, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/odj.8.2.151-155

Abstract

ABSTRACTBackground: Recurrent ameloblastoma can occur after radical treatment, 13.3% up to 19% involves soft tissue. Case of recurrent mandibular ameloblastoma in soft tissue, bleeding is one of the risks that often occurs. One way to reduce intraoperative bleeding is by embolization. Purpose this studi to report the benefits of embolization to reduce intraoperative bleeding in the action of recurrent ameloblastoma in soft tissue.Method: Female patient 32 years old came to RSUP Dr. Sardjito with complaint of lump on her left cheek, with history of post-hemimandibulectomy ameloblastoma 14 years ago. Objective examination of the asymmetrical patient's face with swelling extends to the cheek and pain when pressed, and the size is around 10x10 cm. Embolization using PVA and gelfoam material done before the excision of the tumor to reduce the risk of bleeding. The excision in this case is using lip split method, with bleeding during surgery around 250 ml. Biopsy results after excision are multicystic ameloblastoma, some are follicular types and some are plexiform typesConclusion: The use of embolization in the case of recurrent mandibular ameloblastoma in soft tissue can reduce tumor size and reduce bleeding during surgery.
PERAMALAN DERET WAKTU FEW-SHOT TEST-TIME ADAPTATION MENGGUNAKAN MODEL UNIVERSAL TRANSFORMER MOIRAI-MOE PADA DATA MULTI-DOMAIN Chandra, Lucas; Yudistira, Novanto; Widodo, Agus
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 12 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peramalan deret waktu merupakan aspek penting dalam berbagai bidang seperti energi, keuangan, kesehatan, dan cuaca, di mana akurasi prediksi sangat menentukan kualitas pengambilan keputusan. Model tradisional seperti ARIMA bekerja baik pada data yang stasioner, namun cenderung mengalami penurunan performa ketika diterapkan pada pola non-linear ataupun data lintas domain. Perkembangan foundation models pada time series, seperti Moirai dan variannya Moirai-MoE, memungkinkan peramalan lintas domain tanpa proses pelatihan ulang yang berat. Pada penelitian ini, Moirai digunakan dalam skenario zero-shot forecasting, sedangkan Moirai-MoE diterapkan dalam skenario few-shot test-time adaptation (TTA) untuk meningkatkan kemampuan adaptasi model menggunakan sejumlah kecil sampel target. Eksperimen dilakukan pada tiga dataset publik multi-domain, yaitu Weather Melbourne, Finance AAPL, dan CO₂ Mauna Loa, dengan membandingkan performa Moirai, Moirai-MoE TTA, ARIMA, dan LSTM berdasarkan metrik MAE dan sMAPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Moirai memiliki kemampuan generalisasi yang kompetitif pada zero-shot, sedangkan Moirai-MoE dengan few-shot TTA mampu meningkatkan akurasi secara signifikan terutama pada domain yang mengalami pergeseran distribusi dari LOTSA. Pendekatan ini membuktikan efektivitas adaptasi ringan yang tidak memerlukan fine-tuning penuh.
Nicene Council: A Crucial Process in the Formation of Christian Doctrine Widodo, Agus
Proceedings of The International Conference on Theology, Religion, Culture, and Humanities Vol 2, No 2 (2025): Proceedings of The International Conference on Theology, Religion, Culture, and
Publisher : Fakultas Teologi, Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/tic.v2i2.13884

Abstract

In 2025, the Church commemorates the 1700th anniversary of the Council of Nicaea, convened in 325. While the council is best known for formulating the Nicene Creed, the version commonly recited today was later refined at the Council of Constantinople and adapted for liturgical use. Beyond the Creed, the council also issued 20 canons addressing various aspects of ecclesiastical discipline. The Fathers of Nicaea did not create the Creed from scratch; rather, they articulated it based on the faith they had received, understood, and handed down to future generations. The same principle applied to the canons, which were rooted in inherited traditions rather than entirely new prescriptions. Thus, the Council of Nicaea should be seen as a crucial moment in shaping Christian doctrine – particularly concerning Christology and the Trinity – while also laying the foundation for ecclesiastical discipline. As an ongoing process, neither its doctrinal nor disciplinary outcomes were static or final; instead, they remained part of the Church’s living tradition, requiring continuous reception, interpretation, and adaptation over time. However, to ensure focus and depth, this discussion will specifically examine the Nicene Creed, exploring its biblical foundations, its early development in the teachings of the Church Fathers, and its enduring authority and reception in later periods.
Paham Ketuhanan “Mori Kraeng” dalam Upacara Torok Wuat Wa’i bagi Anak-Anak Manggarai yang akan Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Elan, Anjelita; Huba, Fransiskus; Nefrindo, Oktavianus; Widodo, Agus
Proceedings of The National Conference on Indonesian Philosophy and Theology Vol 3, No 2 (2025): Proceedings of The National Conference on Indonesian Philosophy and Theology
Publisher : Fakultas Teologi, Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/snf.v3i2.10200

Abstract

Torok Wuat Wa'i is a traditional ritual of the Manggarai community conducted when someone is about to migrate. Using qualitative methods through literature studies and interviews, this research aims to delve into the understanding of divinity in the Torok Wuat Wa’i ceremony, particularly for those who are going to study. The results show that the Manggarai people have a belief in a God who governs the universe and human life, whom they refer to as Mori Kraeng. Through the Torok Wuat Wa’i ritual, they pray for a good life and protection from Mori Kraeng, from the moment a person departs from their hometown, during the journey, throughout their studies in the migration area, and until their return to their hometown. Additionally, in the Torok Wuat Wa’i ceremony, they also pay homage to their ancestors, who are believed to play a crucial role in maintaining the balance of nature and human life. Therefore, the Torok Wuat Wa’i ceremony serves not only as a means to establish relationships and seek blessings from God but also as a manifestation of togetherness and unity among humans, the universe, and the spiritual world.AbstrakTorok Wuat Wa'i merupakan ritual adat masyarakat Manggarai yang dilakukan ketika seorang hendak merantau. Dengan metode kualitatif melalui studi pustaka dan wawancara, penelitian ini bermaksud untuk mendalami paham ketuhanan dalam upacara Torok Wuat Wa’i, khususnya bagi mereka yang hendak studi. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat Manggarai mempunyai keyakinan akan Tuhan yang menguasai alam semesta dan kehidupan manusia, yang mereka sebut Mori Kraeng. Melalui ritual Torok Wuat Wa’i, mereka memohon kehidupan yang baik dan perlindungan dari Mori Kraeng, sejak seseorang berangkat dari kampung halaman, selama dalam perjalanan, selama studi di perantauan, hingga kepulangannya kembali ke kampung halaman. Selain itu, dalam upacara Torok Wuat Wa’i, mereka juga memberi penghormatan terhadap leluhur, yang diyakini berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam dan kehidupan manusia. Oleh karena itu, upacara Torok Wuat Wa’i tidak hanya menjadi sarana menjalin relasi dan memohon berkat Tuhan, tetapi juga merupakan wujud kebersamaan dan kesatuan antara manusia, alam semesta, dan dunia spiritual.
Pengaruh Kualitas Sistem Aplikasi Dan Kualitas Informasi Terhadap Kepuasan Pengguna Sistem Aplikasi RTS (Rail Ticketing System) Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Penumpang “KAI” Ekonomi Operasi 4 Semarang) Widodo, Agus; Ratnawati Dwi, Honorata Ratnawati Dwi; Nurchayati, Nurchayati
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 31, No 2 (2016): Peningkatan Kinerja UMKM Menghadapi Persaingan Global
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.081 KB) | DOI: 10.24856/mem.v31i2.433

Abstract

AbstrakKualitas merupakan kesesuaian untuk memenuhi harapan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kualitas sistem aplikasi dan kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna sistem aplikasi RTS (Rail Ticketing System) yang dimediasi oleh kepercayaan. Penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna (pelanggan) yang menggunakan RTS (Rail Ticketing System) di PT Kereta Api Indoonesia (persero) Daerah Operasi 4 Semarang selama 6 (enam) bulan periode Desember 2015 – Mei 2016, kereta api ekonomi.  Pengambilan sampel menggunakan teknik kuota. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditetapkan dengan kuota 100 pengguna (pelanggan).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas sistem aplikasi dan kualitas informasi berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan, kepercayaan tidak berpengaruh  signifikan terhadap kepuasan pengguna, kualitas sistem aplikasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengguna dengan kepercayaan sebagai mediasi, dan kualitas informasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengguna melalui kepercayaan sebagai mediasi. Kata kunci:    Kualitas Sistem aplikasi, Kualitas Informasi, Kepercayaan, Kepuasan Pengguna, RTS (Rail Ticketing System). AbstractQuality is conformance to meet customer expectations. The purpose of this study was to examine the influence of the application system and the quality of information on user satisfaction application systems RTS (Rail Ticketing System) is mediated by the trust. This research used path analysis (path analysis). The population in this study are all users (customers) whose using RTS (Rail Ticketing System) in  PT Kereta Api  Indonesia (Persero) Regional Operations 4 Semarang during six (6) months (December 2015 - May 2016)  in  the economic train. Technical sampling using quota. The number of samples in this study determined the quota of 100 users (customers).These results indicate that the quality of the application system and the quality of information significant effect on confidence, trust no significant effect on user satisfaction, the quality of the application system significantly affect user satisfaction with trust as mediation, and the quality of the information does not significantly affect user satisfaction through trust as mediation. Keywords:    Quality of application systems, Information Quality, Trust, User Satisfaction, Rail Ticketing System
Homeless Media Islam dan Kontestasi Narasi Keagamaan di Ruang Siber Moebin, Amrullah Ali; Widodo, Agus; Cahyono, Muchamad Rudi
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 1 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (Februari)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i1.680

Abstract

This article examines the phenomenon of homeless Islamic media and the contestation of religious narratives in cyberspace. This study employs a qualitative approach with a case study design, utilizing in-depth interviews, digital observation, and online document analysis. The findings reveal that religious contestation in the digital sphere is shaped by engagement mechanisms, algorithmic visibility, and religious personal branding rather than solely by traditional forms of legitimacy such as scholarly lineage. Religious narratives are produced, exchanged, and contested within the logic of platform ecosystems that prioritize popularity as a key metric. Under these conditions, religious authority is no longer hierarchical but becomes distributed and continuously negotiated within digital networks. These dynamics affirm that homeless Islamic media constructs a new configuration of religious contestation and legitimacy one that is plural, competitive, and network-based within cyberspace.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aditya, Ivan Fairuz Affisramyraj, Rizky Afriani, Hana Nazelia Agung Nur Probohudono Agus Muldiyanto, Agus Agustin, Talita Tri Aji Saputra, Chandra Juniar Akbar, M. Baihaqi Akbar, M.Baihaqi Alamsyah, Agus Aldri Frinaldi Alfian Anhar Alvanda, Inggil Catur Amala, Riza Nur Amithya, Farita Adhynda Amrullah Ali Moebin Andyastuti, Etty Anggraini, Susi Annisa' Bias Cahyanurani Anyastuti, Etty Ardhiana, Dhevilia Ardiani, Savilla Dara Ardiansyah, Faizin Ardianti, Fenni Fariska Ari, Rofinus Ariani, Fitria Arif Pristianto Arif Zainudin Arifin, Moh. Zainal Asep Akmal Aonullah Asmarany, Anja Asri Laksmi Riani Astri Kustina Dewi Astuti, A Atik Hidayati Azizah Rahmawati Azka, Vaza Deefath Az Bana Handaga Bandi Bandi, Bandi Belinda, Melur Bilang, Antonius Buamona, Fachmi Budi Santosa Budi Santosa Budiarti, Sisca Cahya Nusantara, Aji Cahyanurani, Annisa Bias Cahyono, M Rudi Cahyono, Muchamad Rudi Chandra, Lucas Cholis Imam Nawawi Christian Putra, Merry Debritta P.W, Oktavianus Dema Yulianto Dewanti, Feryda Triana Dewi Alima Nostalia Suseno Dewi Yuliana Dewi, V. Ananta Wikrama Tungga Djoko Suhardjanto Dyah, Vera Pramuktining Edy, Moch. Heri Elan, Anjelita Eliyen, Kunti Endang Wahyu H Erwin Putera Permana Farid Rahman Farida Suharleni Fausil Fauziah, Hamida Ulfa Fauziah, Hamidah Ulfa Fitri Nur Mahmudah Fitria, Ida Fransisca Debora Ganiswara H., Andrias Hafizh, Babsell Aufaa Hakeng, Leonardus Halim, Atika Marisa Harijono, Teguh Heru Irianto Hetty Muniroh Hossain, Mohammad Belayet Huba, Fransiskus Imam Nurhadi Purwanto Indrajati, Yvonne Indriani, Ika Kurnia Irawan Hadi Wiranata Irianto, Mig Isdya Putri, Bernadine Felicia Ishak, Galih Adhi Islamiatun, Zunitasari Kholifah Ismadi, I Isnaini Herawati Isnani Darti Iswandi, Ferdinandus Jalo, Fransiskus Vanlith Jamaludin, Umar Jannah, Amala Istiqomah Juriansari, eti Kadarti, Sri Isnin Karisma, Dwi Yogi Kartika Ikawati Kgs Ahmadi Khanza, Namira Mutia Khoiri, Ayu Faiqoh Kholis, Moh. Nur Kristanti, Karunia Theda Kristanti, Karunia Theda Kristianingtyas, K Kurniati, Risa Fitri Kusuma, Muhamad Edgar Kusumawati, Ana Lã, Huy Quốc Ladjiji, Sri Sulistiani T. Lestari, Ayuk Puji Lestari, Ririt Ika Liana, May Luthfiyani, Lisa M. Zainal Arifin Ma'nun, Arumi Lu'lul Mardianto, Halim Marlis, Dinik Ayundya Marsudi, Marsudi Martinus, Marshall Mawarni, Yulia Nafizah Ma’nun, Arumi Lu’lul Metintomwat, Matias Mochammad Riyanto Muanam, Mohamad Khoirul Mudjiastuti Handajani Muflihah, Nurul Muhammad Akbar Hajuan Muhtadin, Muhammad Faza Mutalazimah Mutalazimah Nabila, N Nasrul, Anas Nasuki, Nasuki Naufal, Adnan Faris Nay, Agriastari Dwiputri Harun Umbu Nazran, Nazran Nefrindo, Oktavianus Neni Purwati Ningsih, Dwy Noorrahmah, Azkia Nora Yuniar Setyaputri Novanto Yudistira Nugrahani, Henny Saptatia Drajati Nugroho, Indra Uzi Nur Annisa Nur Azizah, Hauna NUR SALIM, NUR Nuraminazkiya, Muhammad Zulfa Rangga Nurchayati Nurchayati Nurhandrita, Zahwa Putri Nurratri, Annisa Kusuma Nursalim Nursalim nurul latifah Nurwijayanti Oek, Marianus M. Oklandary, Dina Oktaviana, Riast Eka Pamungkas, Bima Kukuh Dwi Prabowo, Erlang Sigit Praditya, BJ. Zia Yucca Pramono Sasongko Prasaja, Leo Agung Tyas Prasetiyo, Joko Prasetyo, Arya Tri Prasetyo, Hanif Kemal Prasetyo, Henri Prastiwi, Meilinda Ade Pratamasari, Nastiti Pratiwi, Fara El Nandhita Prayitno, P Prayoga, Dwi Fany Primasari, Kartika Pupung, Muhammad Purnamasari, Neng Devi Purnaningsih, Enggar Putra, Guntur Rusmana Putra, Merry Christian Putri, Asnatul Baida Putri, Rizka Salsabila Quốc Thắng, John Phan Rahardjo Rahardjo Rahayu, Futri Rahmat Hidayat Rahmat, Masykur Rahmawati, Yuni Kartika Addy Ramadhan, Aditya Sukma Ramadhani, Indah Ramahandika, Achmad Kukuh Ramayani, Anita Wahyu Ratnawati Dwi Putranti Honorata Rendranandini, Widya Retnowinarni, Rini Riady, Andrew Ririt Andria Sari Riska Amalia Riskian A., Firdaus Riswandi, Fitta Nurisma Ritonga, Lusiana BR Riyanto, Azmi Fitrah Mithra Rizal Furqan Ramadhan Rizky, Putri Nurhanida Rizky, Rima Rizkya, Rinta Rizqillah, Indah Prima Romadhona, Laila Rulbani, Riza marcelia Ryan Pratama Safitri, Amaliyah Hana Saleda, Aldry Toban Salsabila, Mutia Sanjaya, Christine Saputra, Ferdi Saputri, Shinta Claudia Saraswati, Elsa Verina Sari, Dian Anita Sari, Intan Nila Sarita, Azizah Rahma Sasmita, Wikan Sasmito, Erwin Sayuti, Muhammad Simbolon, Paolo Rigo Wilhelmus Siti Fadhilah, Siti Siti Mariyam Sitorus, Desima Erlinda Agnesia Siwi, Hapsari Sobri Abusini Soetji, Poerwati Solly Aryza Styawan, Fransiskus Frendy Subiyakto, Budiyatmo Joko Sugeng Rahardjo SUGIYANTO Sugiyarti, Zara Sujak, Rhama Syuhada Sukmawati, Lolisa Sulistyowati, Fatonah Suprakto, Bambang Surakhmad, Djoko Suratman Suratman Suryanto Suryanto Suyoto Suyoto Swariningrum, Nur Indah Syaahidah, Habiibatusy Taufik Eko Susilo Trisilowati Trisilowati, Trisilowati Trisilowati, Trisilowati Triyani, Lusi Amalia Triyono, Yohanes Tunjungsari, Meirdania Fitri Ulfa, Hamidah Ummu Habibah, Ummu Umpung, Alfridus Giridus Utami, Multasih Nita Veny Iswantiningtyas wahyuni wahyuni Waspada, Edy Wawan Joko Pranoto Wicaksono, Mochammad Fikriansyah Widodo, Nazran Wijaya, Dimas Zena Winarna, Jaka Wulandari, Tri Mei Yoni Rustiana Kusumawati Yoran, Yoseph Evan Yudhantara, Aziz Yudho Putranto, Ardi Yulistiana, Rizka Yaya Yunita Dwi Pristiani Yusman, Yopi Ari