Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSENTRASI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) REBUNG BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA TANAH GAMBUT fauzi, gusman; siregar, chairani; zulfita, dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Mikroorganisme Lokal (MOL) rebung bambu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan pada tanah gambut. Penelitian dimulai dari tanggal 03 Maret – 20 Mei 2013. Lokasi penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sampel tanaman, jumlah keseluruhan tanaman sebanyak 72 tanaman. Perlakuan sebagai berikut : (M0) Tanpa MOL rebung bambu, (M1) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 1 ml/liter air, (M2) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 5 ml/liter air, (M3) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 10 ml/liter air, (M4) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 15 ml/liter air, (M5) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 20 ml/liter air . Variabel pengamatan : jumlah daun (helai), luas daun (cm2), volume akar (cm3), berat segar tanaman (g), berat kering tanaman (g), klorofil daun (spad unit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi MOL rebung bambu memberikan pertumbuhan dan hasil yang berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman kailan pada tanah gambut. Pemberian MOL rebung bambu dengan yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman kailan adalah konsentrasi 10 ml/l
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG PADA TANAH ALUVIAL Lestari, Sri; Zulfita, Dwi; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.4457

Abstract

This research aimed to know the effect of the concentration of liquid organic seedto the growth and result of eegplant on alluvial soil. The research uses acompletely randomized design (CRD) the consint of 5 treatments and eachtreatments is repeated 5 times and replication consint of 3 plant samples. Thetreatment consist of POC 0,2 % (A), POC 0,3 % (B), 0,4 % (C), 0,5 % (D), 0,6 %(E). Observed variabels in this research are plant dry weight (g), days toflowering (HST), the number of flower each plant (bud), flower become fruitpercentege (%), number of fruits each plant (fruit), fruit weight each plant (g),number of fruit each plot (fruit). The results of this research shows the treatmeantgives significant effect on all the research variables. Concentration of 0,2 % produces the best growth and result to the variable plant dry weight, percentageof flowers into fruits, the number of fruits each plant, the number of number offruit each plot and fruit weight.Keywords: Concentration, Liquid Organic Seed (LOS), Eggplant, Alluvial soil
Pengaruh Kompos Kelobot Jagung Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat Pada Tanah Alluvial Lusiana, Kristina; Zulfita, Dwi; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 1: April 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i1.4628

Abstract

Kelobot jagung merupakan salah satu bagian dari limbah tanaman jagung atau kulit di luar buah jagung yang dapat dibuat sebagai kompos. Kompos dapat digunakan sebagai pupuk organik yang dapat memperbaiki struktur tanah dan menyediakan unsur hara bagi tanaman. Tanaman tomat merupakan produk hortikultura yang dapat meningkatkan gizi masyarakat dan banyak di konsumsi oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis kompos kelobot jagung terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah alluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 1 faktor, terdiri 6 perlakuan kompos kelobot jagung, diulang sebanyak 4 kali serta setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman. Perlakuan k1 (198 g/polybag), k2 (552 g/polybag), k3 (906 g/polybag) , k4 (1260 g/polybag), k5 (1615 g/polybag) dan k6 (1969 g/polybag). Variabel yang diamati adalah volume akar (cm3), kehijauan daun (spad unit), berat kering tanaman (g), tinggi tanaman (cm), umur berbunga (hari), persentase bunga menjadi buah (%), jumlah buah per tanaman (buah) dan berat buah per tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan pemberian kompos kelobot jagung berpengaruh tidak nyata terhadap volume akar, persentase bunga menjadi buah, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berpengaruh nyata terhadap kehijauan daun, berat kering tanaman, tinggi tanaman, umur berbunga tanaman. Dosis terbaik yaitu dengan pemberian 1615 g/polybag kompos kelobot jagung. Kata kunci : Kompos Kelobot Jagung, Tomat, Tanah Alluvial
PENGARUH KONSENTRASI MIKROORGANISME LOKAL LIMBAH IKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PEGAGAN PADA TANAH ALUVIAL syafiuddin, wasi'an; zulfita, dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.5996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi mikroorganisme lokal limbah ikan terhadap pertumbuhan dan hasil pegagan pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak terhitung mulai tanggal 02 Oktober 2013 sampai dengan 06 Desember 2013. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 6 taraf perlakuan dengan 4 blok sebagai ulangan dan setiap satu percobaan terdiri dari 15 tanaman. Perlakuan tersebut adalah tanpa pemberian mol limbah ikan (p0), pemberian mol limbah ikan konsentrasi 17,7 % (p1), 35,4 % (p2), 53,1 % (p3), 70,8 % (p4) dan 88,5 % (p5). Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah jumlah klorofil daun, luas daun, jumlah anakan, jumlah daun, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh konsentrasi mikroorganisme lokal limbah ikan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pegagan berpengaruh tidak nyata pada semua variabel pengamat. Kata Kunci : Aluvial, Mikroorganisme lokal limbah ikan, Pegagan
Pengaruh Pupuk Kotoran Kambing Pada Berbagai Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Di Tanah Aluvial Yanti, Yesi; Zulfita, Dwi; maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7475

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kotoran kambing yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis di tanah aluvial dan Mengetahui jarak tanam yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil jagung manis di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 16 Desember 2013 sampai dengan tanggal 16 Mei 2014. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimen lapangan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) yang terdiri dari tiga ulangan dan setiap ulangan terdiri dari empat tanaman sampel. Perlakuan yang diberikan adalah jarak tanam (J) sebagai main plot (petak utama) dan pupuk kotoran kambing (K) sebagai sub plot (anak petak). Jarak tanam terdiri dari J1 ( 90 x 40 cm), J2 (90 x 25 cm), J3 (80 x 40 cm), dan J4 (80 x 25 cm). Pupuk kotoran kambing terdiri dari K1 (10 ton/ha setara dengan 6,4 kg/petak), K2 (20 ton/ha setara dengan 12,8 kg/petak), dan K3 (30 ton/ha setara dengan 19,2 kg/petak). Variabel pengamatan terdiri dari volume akar (cm3), klorofil daun, luas daun (cm2), berat kering (g), tinggi tanaman (cm), berat tongkol (g), panjang tongkol (cm), dan diameter tongkol (cm). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kotoran kambing mempengaruhui pertumbuhan tanaman. Dosis yang terbaik adalah 30 ton/ha setara dengan 19,2 kg/petak, pengaturan jarak tanam mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Jarak tanam yang terbaik adalah 90 cm x 40 cm, dan pemberian pupuk kotoran kambing dan pengaturan jarak tanam tidak mempengaruhi hasil. Kata kunci: jagung, jarak tanam, pupuk kotoran kambing, tanah aluvial.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA TERHADAP PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH ALUVIAL Hasibuan, Hardiyanti Ningsih; Zulfita, Dwi; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kompos tandan kosong kelapa sawit yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil okra pada tanah Aluvial. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2014 sampai dengan tanggal 27 Agustus 2014 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Waktu penelitian selama 2 bulan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 6 perlakuan kompos tandan kosong kelapa sawit dan 4 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit dengan dosis (t1) 1.000 g/polybag, (t2) 1.500 g/polybag, (t3) 2.000 g/polybag, (t4) 2.500 g/polybag, (t5) 3.000 g/polybag, (t6) 3.500 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), klorofil daun (spad unit), luas daun (cm2), volume akar (cm2), berat kering tanaman (g), umur berbunga (HST), dan berat buah segar pertanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kompos tandan kosong kelapa sawit pada dosis yang berbeda tidak signifikan mempengaruhi variabel yang diamati. Kata kunci : Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit, Tanaman Okra, Tanah Aluvial.
PENGARUH PUPUK KASCING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN BABY PADA TANAH ALUVIAL Muslimin, Uray; Zulfita, Dwi; Santoso, Eddy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8618

Abstract

ABSTRACT This research aims to observe the influences of vermicompost fertilizer on baby cucumber growth and yield in aluvial soils. The research project was held in Parit Haji Muksin 2, Sungai raya dalam Subdistrict, Kubu Raya Regency. This research took place from July 1th to August 15th 2014, using Randomized Block Design with a single-factor that includes 6 treatment levels. These treatment levels are: 12g/plant, 27g/plant 42 g/plant 57 g/plant 72 g/plant, and 87g/plant. Each treatment was repeated 4 times. This result showed that vermicompost fertilizer significant effect on root volume (cm3), dry plant weight (g) and time of flowering but not significant effevt on leaf area (cm2), number of fruits (fruit) and fruit weight (g). Key words: aluvial, vermicompost, baby cucumber
PENGARUH PUPUK KOTORAN AYAM DAN PHONSKA TERHADAP POPULASI MIKROBIA PELARUT FOSFAT PADA TANAH ULTISOL YANG DITANAMI TANAMAN CABAI RAWIT Angreni, A. Ulipiana S; Umran, Ismahan; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.356 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8703

Abstract

Rendahnya unsur hara pada tanah ultisol seperti halnya unsur hara mikro dan makro dikerenakan tanah jenis ini didominasi oksida Al dan Fe serta daya ikat P yang tinggi sehingga menyebabkan unsur P tidak tersedia dalam tanah. Pupuk P yang diberikan akan terfiksasi dan segera membentuk senyawa yang sukar larut dengan ion-ion Al dan Fe dan terikat oleh oksida-oksida Al dan Fe sehingga unsur P menjadi sukar tersedia bagi tanaman, (Wulandari, 2001). Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan penambahan bahan organik dari luar menggunakan pupuk kotoran ayam yang berfungsi untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan aktifitas mikrobia tanah, dengan adanya mikroba pelarut fosfat yang dapat menghasilkan asam organik sehingga kelarutan Al dapat diturunkan karena adanya pengikatan oleh asam organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kotoran ayam dan phonska terhadap populasi mikrobia pelarut fosfat (MPF) pada tanah ultisol yang ditanami tanaman cabai rawit. Metode penelitian ini adalah metode MPN, berdasarkan hasil jumlah populasi yang di peroleh, adapun hasil penelitan ini ditemukan jumlah populasi MPF dari sample tanah tersebut diketahui pada pengunaan pupuk cair dan phonska lebih tinggi dibandingkan dengan pupuk padat dan phonska, sehingga berdasarkan hasil tersebut bahwa pada pengunan pupuk cair dan phonska lebih baik.
PENGARUH KOMPOS LIMBAH SAGU DENGAN DEKOMPOSER Trichoderma harzianum TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH ALUVIAL hasanah, uswatun; Zulfita, Dwi; -, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos limbah sagu dengan dekomposer Trichoderma harzianum terhadap pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah aluvial dan mengetahui dosis kompos limbah sagu dengan dekomposer Trichoderma harzianum yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah aluvial. Penelitian berlangsung dari tanggal 15 Juli 2013 sampai dengan 24 Agustus 2013. Penelitian dilaksanakan di Jalan Tanjung Raya 2 komplek Villa Parma B. 20 Kecamatan Pontianak Timur. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan sebagai berikut : S0 (Tanpa kompos limbah sagu), S1 (805 g kompos limbah sagu / 8 kg tanah), S2 (1.197 g kompos limbah sagu / 8 kg tanah), S3 (1.589 g kompos limbah sagu / 8 kg tanah), S4 (1.981 g kompos limbah sagu / 8 kg tanah). Variabel pengamatan terdiri dari jumlah daun (helai), kehijauan daun (Spad Unit), luas daun (cm2), berat kering tanaman (g), berat segar tanaman (g), berat segar umbi (g), diameter umbi (cm), panjang umbi (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos limbah sagu dengan dekomposer Trichoderma harzianum berpengaruh nyata terhadap luas daun, berat kering tanaman, jumlah daun minggu ke-4 dan ke-6, berat segar tanaman, berat segar umbi, panjang umbi dan diameter umbi dan tidak berpengaruh nyata terhadap kehijauan daun dan jumlah daun minggu ke-2 setelah tanam. Secara umum, kompos limbah sagu dengan dosis 805 g/8 kg tanah merupakan dosis yang paling efisien pada penelitian ini tetapi nilai rerata yang tertinggi pada semua variabel yang diamati dihasilkan tanaman lobak dengan pemberian kompos limbah sagu dosis 1.981 g/8 kg tanah. Kata kunci: Aluvial , Kompos Limbah Sagu, Lobak, Trichoderma harzianum
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT Adenium sp ASAL BIJI Agita, Rendi; Budi, Setia; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9563

Abstract

This experiment aims to determine the composition of the best growing media for the growth of seedling of Adenium sp originated from seed. It was conducted on February 3rd 2014 to October 6th 2014 at on Jalan Budi Utomo, Komplek Surya Kencana II Block G.8, District of North Pontianak. The experiment used a completely randomized design (CRD), which consists of 4 treatments with 6 replicates and each treatment consisted of 3 samples that contained 72 plants sampled plants. Such treatment is peat: sand: chicken manure (1: 1: 1 v / v / v), husk fuel: sand: chicken manure (1: 1: 1 v / v / v), cocopeat : sand : chicken manure (1: 1: 1 v / v / v), sawdust: sand: chicken manure (1: 1: 1 v / v / v). The increase of variables measured were plant height (cm), the increase of leaf number (strands), total leaf area (cm2), stem diameter (cm), and root volume (cm3). Result showed that composition growth media has significant effect on increase plant height at months 2nd, 3rd, and root volume while stem diameter, and the increase of leaf number at months 1st. 2nd, 3rd does not significant effect. Keywords: Adenium sp, peat, roasted husks, cocopeat, sawdust, sand, chicken manure.
Co-Authors 'Azizah, Nur Wafiq ., Astina ., Meisan ., rafika A. Ulipiana S Angreni, A. Ulipiana S A.A. Ketut Agung Cahyawan W ABSAH, ABSAH Achmadi Achmadi Acinake, Acinake Ade Elbani Ade Mirza Aditya Aditya Adrianus Kamaledho Dume, Adrianus Kamaledho Afrizal - Agita, Rendi Agus Hariyanti Agus Hariyanti Agus Hariyanti agus ruliyansyah Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Ahmad Mulyadi Surojul Ainurrahman, Yadi Aktris Nuryanti, Aktris Alan Nuari, Alan Alhadiansyah Amanda, Tasya Ananda, Restia Diaz Anangga, Josti Andi Ihwan Apriansa, Sona Ari Firmansyah, Ari ari krisnohadi Arien, Arien Ariswandi, Bonifasius AS, FEBRIYANTI Asep Nursangaji ASHARI - Ashari, Asri Mulya Asmita, Nurul Asnawati Asnawati Aswandi - Aurelia, Tasha Neila Basuni, Basuni Bella, Apriana Bistari Boby, Faskalis Candra, Joko Chairani Siregar Damayanti, Fena Ruthmayda Ernita Daniar Wulandari Darussalam Darussalam, Darussalam Dermawati Sitorus Dini Anggorowati Diputra, Juhar dupa bandem, putu Dwi Raharjo Eddy Santoso Eddy Santoso Edy Suasono Edy Syahputra Eko Ariyanto Elegant, Yohana Febriani Elly Mustamir Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa Evi Gusmayanti Fadjar Rianto Fauziah, Firdanti Feby, Febrina Fernando Etes Ferry Hadary Fitri Imansyah Fitri, Kurnilah Ary Fransiano, Frediricus FRANSISKA, EVA Ghazali, Fardhoni gusman fauzi Hamdani - Harahap, Rifiya Daffa Syafiyah Hardiyanti Ningsih Hasibuan, Hardiyanti Ningsih Hariyanti, Agus hasibuan, pria nugraha Helsandy Talino Henny Sulistyowati Herry Sujaini Hidayat Hidayat Hiromitsu, Kuno HUTAHAEAN, YOGI Imam Ghozali Indri Hendarti Ismahan Umran Ismawartati - Itnu, Itnu Iwan Sasli Jani, Nurjani Janoldi, Florentinus Jefri Jefri Jimiando, Mantius Jiran Jiran, Jiran Juanda Julyanti, Dewi Nor Indah Jumelissa Marum Juwita, Ida Karem, Christian Raymondo Kartika, Anna Silviyana Kristin, Valenti Kristina Lusiana, Kristina KURNIATI, NURMI Kurniawan, Chandra Chandra Kusumapradja, Rokiah Lala, Maria Elisabet Lamita, Dinni Layo, Aldi Pernando Lestari Lestari LIANTI, LIANTI lidi, Maulidi Magdalena Magdalena Maharani, Rizka Aulia Marbun, Tiurida Maria Magdalena MARSELA, ASTERIA ANDRIANTI Marudur, Reni Maswadi - Maulidi - Maulidi Maulidi MAULINDA, SEPTI Mbaku, Wilhelmina Wiku Meiran Panggabean meko, albertus Melsy, Clara Francini Memet Agustiar Mochammad Meddy Danial Monica, Astri Muanuddin - Muhammad Pramulya, Muhammad Muhammad Yusuf Muhammad, Wahyu Muhsin Muhsin Muliandari, Nadya Mulyadi Safwan Muslimin, Uray Naufah, Naufah Nazara, Jefirstino Neni, Lusia Ningsih, Kurnia nira, Masmanira Noni Sari, Kristina Normansyah, Hadi Ikhlas Novensius, Edoardus Nurhayati Nurhayati Nurjani Nurjani, Nurjani Nurjani Nurjayanti - Nurmainah - Nurmainah Nurmainah Nurmainah Nurmainah NYANGKO, ALDIANUS Pangaribuan, Franky Parizal, Parizal Patriani Patriani, Patriani Pramulya , Muhammad PRANATA, YUDA Prayonas, Walan Priyo Saptomo Pujianto Pujianto Purwaningsih - Purwaningsih - Putri, Ekas July Putri, Muslimah Duwi Putri, Yuliani Lia Putriani, Eka Putu Dupa Bandem Putu Dupa Bandem QURSAIN, ZAILANI Rachmawati Ragiman, Ragiman Rahmanda, Rizki Ari Rahmidiani, Rahmidiani Rahmidiyani - Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramadhani, Rossy Suchitra Ramli Ramli Randi, Randi Ratna Herawatiningsih Razanni - Resi, Resi Riduansyah - Rikardo Halomoan Sihotang rini hazriani Rini Susana Rita Kurnia Apindiati Rommy Patra Rossy Emiliawati, Rossy Rue, Getrudal Ryan Mustakim Sabtia, Desi Sadin, Helgagio Billy Safara Safara, Safara Safriadi Safriansyah, Gusti Sagita, Tiara Putri Sahat Irawan Manik sandra, edi Santyago, Emanuel Wendi Saputri, Gita Saputri, Helmi SELUS, * Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setiawan, Moh Ricky Nanda Pratama Shenny Oktoriana Shoba'ah, Rizky Sholva, Yus SIGALINGGING, SARJUN HENDRY Silalahi, Ferdinand Krismanto Simamora, Cico Jhon Karunia Simarmata, Haris Ganda Saputra Sinaga, Dewi Betharia Sinaga, Siska Rauni Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Halidjah Sitorus, Dermawati Sopiansyah Sopiansyah, Sopiansyah Sri Rahayu SRI RAHAYU Stepanus Sahala Sitompul Sukardi, Viktor Sularto - Surachman - Surachman - Surachman . Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surya Ningsih Sy. Hasyim Azizurrahman Syafiuddin, Wasi'an Syahbani, La Muhammad Imam Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , syarief ferry alkadrie Tantri Palupi Tarigan, Monika Febriani Tatang Abdurrahman, Tatang Taufiqulhakim, Muhammad Alvin Titis Wijayanto Uslianti, Silvia Uswatun Hasanah Uti Asikin Valentino, Fernando Vega, Afrilliani Sania Vega, Afrilliania Sania Vivi Bachtiar Wahyu Setiyadi Wahyuni, Anis Wanti Fitrianti Wardiah, Ahla Warganda Warganda Waroki, Veronika Gita Wasian Syafiuddin, Wasian wasian wasian, wasian Watini, Watini Wendy Windhu Putra Wirda Wirda WIREN, WIREN Witarsa - Wulandari, Tutut Dwi Yanti, Yesi Yohanes Gatot Sutapa Yos Anas Riadi Yuliansyah Yuliansyah Yuline - Yulis Jamiah Yusrizal, Herri Zubaidah R