This Author published in this journals
All Journal Buletin Peternakan BIMASTER Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Jurnal Sain Peternakan Indonesia Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan The Journal of Educational Development Jurnal Bina Praja Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar ELLITE: Journal of English Language, Literature, and Teaching JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Jurnal Ecoment Global: Kajian Bisnis dan Manajemen JURNAL SURYA ENERGY SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal 'Aisyiyah Medika Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar Jurnal Ide Bahasa Journal of Sport Coaching and Physical Education Journal Coaching Education Sports Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Renjana Pendidikan Dasar Electoral Governance : Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Wawasan Pendidikan Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Unnes Journal of Mathematics Education Cakrawala: Jurnal Studi Islam Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Research Journal on Education Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Studi Manajemen Bisnis JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah (JKPD) Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal AFIAT Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Culture Studies JAIM: Jurnal Aliansi Ilmu Multidisiplin Quality
Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL KOLABORASI ETIS GURU DAN MASYARAKAT DALAM PENGUATAN KARAKTER DIGITAL PESERTA DIDIK DI ERA SMART EDUCATION Azahra, Izza Aulia; Fatimah, Siti; Hasan, Talitha; Muhlisin, Muhlisin; Safitri, Hani Hasnah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i4.8343

Abstract

ABSTRACT The acceleration of digital transformation in education has heightened the urgency for an ethical collaboration model between teachers and communities to strengthen students’ digital character and ensure responsible engagement within increasingly complex Smart Education environments. This study aims to develop a conceptual model of ethical collaboration between teachers and communities in reinforcing students’ digital character in the Smart Education era. Using a library research approach, the study analyzes recent literature on digital ethics, digital pedagogy, character education, and the social role of communities within the educational ecosystem. The findings indicate that the formation of digital morality requires a triadic interaction among teachers, families, and communities, grounded in five ethical pillars: trust, transparency, participation, digital literacy, and accountability. The resulting model illustrates a hierarchical workflow beginning with the mapping of students’ digital conditions (input), the collaborative synergy between teachers and communities through ethical pillars (process), the establishment of an integrated digital character (output), and the creation of an ethical and sustainable Smart Education ecosystem (outcome). This research contributes to the development of an integrative, humanistic, and contextually relevant conceptual framework that aligns with the needs of Indonesia’s digital education landscape. The model may serve as a foundation for future research and for formulating more comprehensive digital character education policies. ABSTRAK Percepatan transformasi digital dalam pendidikan meningkatkan urgensi model kolaborasi etis antara guru dan masyarakat untuk memperkuat karakter digital peserta didik serta memastikan keterlibatan yang bertanggung jawab dalam lingkungan Smart Education yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model konseptual kolaborasi etis antara guru dan masyarakat dalam penguatan karakter digital peserta didik di era Smart Education. Menggunakan pendekatan library research, penelitian ini menganalisis literatur terkini mengenai etika digital, pedagogi digital, pendidikan karakter, dan peran sosial masyarakat dalam ekosistem pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa pembentukan moralitas digital memerlukan interaksi tiga arah antara guru, keluarga, dan komunitas yang didasarkan pada lima pilar etika: trust, transparency, participation, digital literacy, dan accountability. Model yang dihasilkan menggambarkan alur kerja hierarkis yang dimulai dari pemetaan kondisi digital peserta didik (input), sinergi kolaboratif guru–masyarakat melalui pilar etis (proses), terbentuknya karakter digital berintegritas (output), hingga terciptanya ekosistem Smart Education yang etis dan berkelanjutan (outcome). Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual yang integratif, humanistik, dan kontekstual terhadap kebutuhan pendidikan digital Indonesia. Model ini dapat digunakan sebagai dasar bagi penelitian selanjutnya maupun perumusan kebijakan pendidikan karakter digital yang lebih komprehensif.
Pengelolaan sampah organik Workshop Pengelolaan Limbah Organik sebagai Solusi Pupuk Cair Rumah Tangga Ramah Lingkungan di Desa Sumberkejayan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember: - Fadhilah, Nurul Laili; Andini, Pratiwi Puspitho; Anggono, Bayu Dwi; Muhlisin, Muhlisin; Patmiati, Tutik
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.818

Abstract

Pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup di level rumah tangga dalam pengelolaan sampah organik minim resiko dengan menerapkan prinsip kehati-hatian khususnya di Desa Sumberkejayan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Proses pengelolaan sampah organik dengan output berupa eco enzymeyang dimanfaatkan berupa pupuk cair ramah lingkungan menjadi trend saat ini meskipun beberama kelompok masyarakat masih membakar sampah yang dimiliki. Adapun metode pelaksanaan meliputi: (1) Edukasi dan penyuluhan terkait dengan pengelolaan sampah organik minim resiko dengan metode 3R  dengan memberikan materi terkait dengan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan sampahdengan output eco enzyme yang dimanfaatkan sebagai pupuk cair alami ramah lingkungan dan minim resiko bagi rumah tangga; (2) Workshop pembuatan eco enzyme yang melibatkan kurang lebih 30 peserta yang terdiri dari ibu-ibu dan remaja masjid; (3) Pendampingan melalui instagram komunitas masyarakat untuk edukasi dan promosi eco enzyme melalui media sosial dalam pemanfaatan sampah organik dengan output eco enzyme. Hasil evaluasi menunjukkan: (1) peserta sangat antusias, mengingat ternyata sampah organik yang dihasilkan diubah menjadi pupuk cair ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dalam skala rumah tangga, (2) Kegiatan workshop juga berjalan lancar dengan output seluruh kelompok berhasil dengan masa panen 3 bulan setelah mengikuti workshop (bulan Mei-Agutus), (3) harapan lain dari perserta workshop dapat memberikan dampak positif dalam pengelolan sampah yang bermanfaat dan ramah lingkungan.
Peran Organisasi Keagamaan Dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Sukma Anum; Putri Ayyu Asmarallaun; Janet Azahara; Ahmad Daffaa Husni Labib; Muhlisin, Muhlisin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi keagamaan mahasiswa dalam membentuk dan memperkuat sikap moderasi beragama di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya isu radikalisme dan pandangan keagamaan eksklusif di lingkungan pendidikan tinggi, sehingga organisasi keagamaan dipandang sebagai agen strategis dalam proses internalisasi nilai keagamaan yang inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap pengurus dan anggota organisasi keagamaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi keagamaan seperti PMII, IPNU/IPPNU, LPTQ, dan organisasi serupa menjalankan fungsi pembinaan keagamaan melalui kajian tematik, kaderisasi, forum diskusi lintas pemikiran, serta kegiatan sosial keagamaan yang melibatkan masyarakat. Proses tersebut menjadi sarana internalisasi nilai moderasi beragama yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman mahasiswa tentang komitmen kebangsaan, toleransi, penyelesaian konflik secara damai, dan penerimaan terhadap budaya lokal. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam organisasi keagamaan juga mendorong lahirnya sikap keberagamaan yang reflektif, kritis, dan kontekstual. Dengan demikian, organisasi keagamaan memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung visi perguruan tinggi Islam untuk mencetak lulusan yang moderat, berwawasan kebangsaan, dan mampu menghadapi dinamika masyarakat majemuk.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Penguatan Karakter Religius Ditengah Kultur Globalisasi Zahro, Aulia; Muna, Nailil; Oktavia, Dita; Muhlisin, Muhlisin; Mafaakhir, Abul
Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/akhlak.v3i1.1586

Abstract

Globalization influences various aspects of life. One impact of globalization is the ease of access to information technology, which also influences moral and character issues. Islamic education is a strategic effort in shaping religious character in response to the challenges of the globalization era. This study aims to examine the role of Islamic Religious Education as a strategic step in strengthening religious character to face the challenges of globalization. The method used is a literature study with a qualitative approach, analyzing phenomena, concepts, and theories based on literature such as books, journals, and articles relevant to the research topic. The main findings of this study indicate that Islamic Religious Education has the potential to build religious character as a provision to face the impact and influence of global culture. This study identifies obstacles in strengthening religious character through Islamic Religious Education and offers solutions and strategies to strengthen that character. The implications of this study emphasize the importance of responding to moral and character issues in the era of globalization with an adaptive approach through solutions and strategies of Islamic Religious Education.
EFEKTIFITAS TERAPI AKUPUNKTUR TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PRA LANSIA DI KOTA BEKASI sukmalara, dini; muhlisin, muhlisin
Afiat Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i2.4313

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat, masalah utama tidak hanya di Indonesia tapi di Dunia, karena merupakan salah satu pintu masuk atau faktor risiko penyakit seperti jantung, gagal ginjal, diabetes, stroke (Kemenkes RI, 2019), prevalensi usia umur 45-54 tahun (45,3%), umur 55-64 tahun (55,2%). Hipertensi disebut the silent killer karena sering tidak adanya keluhan, sehingga timbul kematian. Penanganan hipertensi non farmakologis salah satunya akupunktur metode terapi dengan penusukan jarum merangsang impuls saraf parasimpatis dan pembentukan Nitric Oxide lokal, sehingga terjadi relaksasi pembuluh darah dan tekanan darah menurun. Tujuan mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap tekanan darah pada pra lansia. Metode penelitian menggunakan quasi experimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan sebanyak 30 responden yang dilakukan di Rumah Sehat Bimtama Kota Bekasi dengan melakukan 1 kali intervensi akupunktur. Hasil penelitian uji statistik ditemukan adanya terjadi penurunan tekanan darah setelah diberikan terapi akupunktur terhadap tekanan darah. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukan nilai (p=0,000) yang berarti nilai p<0,05 maka H0 ditolak. Simpulan terdapat pengaruh yang signifikan terapi akupunktur terhadap penurunan tekanan darah pada pra lansia. Saran diharapkan bagi pralansia khususnya yang mengalami tekanan darah tinggi untuk melakukan akupunktur sebagai pilihan terapi non-farmakologi tanpa efek samping yang aman dan mudah untuk dilakukan dalam menurunkan tekanan darah. Kata kunci : Akupunktur, Hipertensi, Tekanan Darah.
Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Serta Kompetensi Terhadap Kinerja Operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Desa (Siapkedesa) Se Kabupaten Rembang Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening Muhlisin, Muhlisin; Zainuri, Zainuri; Sumekar, Kertati
Jurnal Studi Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Studi Manajemen Bisnis
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jsmb.v1i2.8143

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the analysis of the Effect of Education and Training and Competence on the Performance of Village Population Administration Information System Operators (SIAPKEDESA) in Rembang Regency with Motivation as an Intervening Variable. This type of research is quantitative with a descriptive survey form or explanatory pattern. Research design with causal patterns. The population was the SIAPKEDESA application operator in Rembang with proportional random sampling technique. The sample size is 120 respondents. Data collection methods and using a questionnaire. The data analysis used is descriptive analysis and quantitative analysis using Structural Equation Modeling (SEM). The results and implications of this study education and training have a positive and significant effect on employee performance, competence has a positive and significant effect on motivation, education and training have no positive effect on employee performance, competence has no positive effect on employee performance, motivation has a positive and significant effect on performance. employees, motivation is able to mediate the effect of education and training on employee performance, motivation is able to mediate the influence of competence on employee performance. Based on the results of this research, it is suggested that management pay more attention and increase employee motivation, so that it can provide maximum performance and more optimal quality of work results.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Serta Kompetensi Terhadap Kinerja Operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Desa (SIAPKEDESA) Se Kabupaten Rembang Dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan bentuk deskriptif survey atau pola eksplanasi. Desain penelitian dengan pola kausal. Populasi adalah Petugas Operator Aplikasi SIAPKEDESA di Kabupaten Rembang dengan teknik sampling proportional random sampling. Besar sampel sebanyak 120 responden. Metode pengumpulan data serta menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil dan implikasi dari penelitian ini pendidikan dan pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kineja pegawai, Kompetensi  berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi, pendidikan dan pelatihan tidak berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, kompetensi tidak berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, motivasi mampu memediasi pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai, motivasi mampu memediasi pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil penelitan ini disarankan agar manajemen dapat lebih memperhatikan dan meningkatkan motivasi kerja pegawai, sehingga bisa memberikan kinerja yang maksimal dan kualitas hasil kerja yang lebih optimal.
SEJARAH KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA: TELAAH HISTORIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM MASA ORDE LAMA, ORDE BARU DAN REFORMASI Zidan, Alaika Akmal; Fahrudin, Nuzul; Muhlisin, Muhlisin; Fauyan, Muchamad
Renjana Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji sejarah kebijakan pendidikan Islam di Indonesia melalui telaah historis pada tiga periode pemerintahan: Orde Lama, Orde Baru, dan Reformasi. Pendidikan Islam memegang peran penting dalam sistem pendidikan nasional dengan mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan metode analisis isi untuk menelaah regulasi, literatur, dan dokumen terkait kebijakan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa Orde Lama, pendidikan Islam mulai memperoleh pengakuan formal melalui berbagai keputusan pemerintah dan undang-undang, meskipun dualisme pendidikan masih terjadi antara lembaga umum dan agama. Pada masa Orde Baru, kebijakan revitalisasi madrasah dan pesantren serta penerapan SKB Tiga Menteri dan UU No. 2 Tahun 1989 memperkuat legitimasi pendidikan Islam dalam sistem nasional, meskipun terdapat kontroversi terkait intervensi pemerintah. Pada era Reformasi, pendidikan Islam semakin diakui secara setara melalui UU No. 20 Tahun 2003, program wajib belajar, sertifikasi guru, penerapan kurikulum modern, serta peningkatan anggaran pendidikan, sehingga pendidikan Islam lebih inklusif, profesional, dan adaptif terhadap tantangan global. Implikasi dari perjalanan kebijakan ini menunjukkan integrasi pendidikan Islam yang semakin utuh dalam sistem pendidikan nasional, peningkatan profesionalisme tenaga pendidik, pemerataan akses pendidikan, modernisasi madrasah, dan penguatan identitas religius sekaligus nasionalis bagi peserta didik. Studi ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika historis pendidikan Islam dan menjadi acuan bagi perumusan kebijakan pendidikan yang relevan di masa depan.
Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Madrasah Aliyah An Najah Pati Tahun 2024 Muhlisin, Muhlisin
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Managerial Competence of Madrasah Principal in Improving Learning Quality at Madrasah Aliyah An Najah Pati in 2024. Learning quality is a measure of the quality of the teaching and learning process to achieve educational goals. This study uses a descriptive qualitative approach to examine the role of the madrasah head in improving the quality of learning at Madrasah Aliyah An Najah Pati in the 2023/2024 academic year. The research subjects included the madrasah head, deputy head, teachers, and students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and tested for validity using source triangulation techniques. The results showed that madrasah principals have an important role through conceptual skills, humanitarian skills, and technical skills. Good technical skills from madrasah principals have a positive effect on the quality of learning. Supporting factors include adequate facilities and infrastructure, support from educators and education personnel, and teachers' willingness in lesson planning. However, there are inhibiting factors such as low student input, limited internet network, and lack of teacher skills in information technology. Improving the quality of learning includes planning the learning process, implementing learning by teachers, and assessing learning outcomes to measure students' competency achievement and improve the learning process.Mutu pembelajaran adalah ukuran kualitas proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji peran kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah Aliyah An Najah Pati Tahun Pelajaran 2023/2024. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, wakil kepala, guru, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah memiliki peran penting melalui keterampilan konsep, keterampilan kemanusiaan, dan keterampilan teknis. Keterampilan teknis yang baik dari kepala madrasah berpengaruh positif terhadap mutu pembelajaran. Faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana yang memadai, dukungan dari pendidik dan tenaga kependidikan, serta kemauan guru dalam perencanaan pembelajaran. Namun, ada faktor penghambat seperti input siswa yang rendah, keterbatasan jaringan internet, dan kurangnya kemampuan guru dalam teknologi informasi. Peningkatan mutu pembelajaran meliputi perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran oleh guru, dan penilaian hasil pembelajaran untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik serta memperbaiki proses pembelajaran.
REAKTUALISASI FILSAFAT PENDIDIKAN DALAM MENGHADAPI KRISIS MORAL DAN ETIKA DI ERA DIGITAL Maulidah, Aqilla Sekar; Aulia, Nazwa Intan; Amilatussolekha, Mufida; Muhlisin, Muhlisin
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 2 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i2.27764

Abstract

Era digital telah membawa transformasi radikal dalam sektor pendidikan, namun di sisi lain memicu krisis moral seperti plagiarisme, cyberbullying, dan hoaks. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan yang tajam antara kemajuan teknologi dengan integritas etika peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis moral di era digital melalui bingkai filsafat pendidikan serta merumuskan reaktualisasi nilai-nilai filosofis sebagai fondasi pendidikan karakter. Menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai literatur ilmiah dari lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan, baik aliran klasik maupun modern, berperan krusial sebagai "kompas" moral dan nalar kritis dalam menavigasi arus informasi yang deras dan tidak terfilter. Reaktualisasi filsafat pendidikan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, pendidikan humanis, dan etika digital secara sistematis ke dalam Kurikulum Merdeka. Sinergi yang harmonis antara teknologi dan fondasi filosofis yang kuat, melalui kolaborasi erat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, sangat diperlukan untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga luhur secara budi pekerti serta berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri.
Integrating Global Citizenship Education (GCED) Into Higher Education Islamic Curriculum as an Effort to Reconstruct Global Muslim Identity Mufid, Muhammad; Muhlisin, Muhlisin; Jaeni, Muhammad; Huda, Miftahul
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 8 No. 2 (2026): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v8i2.9983

Abstract

This study aims to explore the reconstruction of a global Muslim identity by integrating Global Citizenship Education (GCED) values into the Islamic Religious Education curriculum. This study employed a qualitative case study approach at Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Data were gathered through participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, involving data condensation, data display, and conclusion drawing using multi-level thematic coding techniques to abstract raw field data into a new typology of piety. Data validity was ensured through source, technical, and theoretical triangulation. The findings indicate that the integration of GCED is implemented through three main pillars: interfaith dialogue, ecological ethics, and universal social justice. The reconstruction of identity is achieved by synergizing the doctrine of Rahmatan lil 'Alamin (a mercy to all creation) with the principles of global human rights. This integration engenders a typology of Cosmopolitan Sufism, a form of individual ritual piety that goes hand in hand with an active concern for the fate of humanity on a global scale. As a preliminary proposition, this study offers a "glocal" (global-local) Islamic Religious Education curriculum model that strengthens religious moderation at the higher education level. Practically, institutions need to incrementally revise Islamic Religious Education course syllabi and textbooks by incorporating case studies of global crises and peace solutions based on wasathiyah Islamic values.
Co-Authors Adinda Mutia Gani Aenun Mutoharoh Agustin, Amelya Ahmad Daffaa Husni Labib Ahmad Takrifin Ainil Mahbubah Akbari, Tauny Akhsani, Wigati Alfiatur Rahmah Amilatussolekha, Mufida Amirullah, Arul Andini, Pratiwi Puspitho Anis Masyruroh Aprilia, Sasi ARDYANTO, SOFYAN Aryaningtyas, Uyuni Asih Kurniawati Aulia, Nazwa Intan Awaliyah, Suci Ayatullah Humaeni Ayatullah Humaeni Azahra, Izza Aulia Aziiz, Qowiyyun Azis, Diachi Azli Anisah Baehaqi Bayu Dwi Anggono Budi Handrianto Catur Wahyu Priyanto Chasanah, Faiqotul Damayani, Febiana Eka Deporos, Saprolla Rollie C. Devi Triady Bahrudin, Devi Triady Dewi Yuliana Fitri Dikpride Despa Dini Sukmalara Dita Oktavia, Dita Dwi Rizqi, Mufid Fa'izatul Fuadah, Lia Fadil, Bani Ikhwanul Fahmi, Muhammad Nurul Fahrudin, Nuzul Fatah Syukur, Fatah Fauyan, Muchamad Fernanto, Guntur Fibri, Dwi Larasatie Nur Fitri Arniati Fitriani, Resti Fuad Zaka, Muhammad Hakam Mahsun, Muhammad Hasan, Talitha Helmy Faizi Bahrul Ulumi Helmy Faizi Bahrul Ulumi Hendri Hermawan Adinugraha Ilfana, Asya Iva Faulina, Cantika Janet Azahara Juwita Rini Kardiyono Kardiyono, Kardiyono Kartono , Kertati Sumekar Khoirin, Khoirin Lailatun Nadhifah, Shinta Listiyariny, Dian Luqman Hakim M. Sulthoni Mafaakhir, Abul Maharani, Aulia Raziva Mahdani, Mahdani Maman Rahman, Maman Maryani Maryani Maskhur, Maskhur Maslahat, Gina Maulana, Amir Maulidah, Aqilla Sekar Mauzaniah, Haliza Miftahul Huda Miftahul Ula Minatika, Naelum Mochamad Nurhestitunggal Moh Sofyan Budiarto Moh. Nasrudin Mohamad Siroj Mohammad Asikin Mohammad Ziad Anwar Mufid, Muhammad Mufrodah, Nur Muhammad Jaeni MUHAMMAD ULIN NUHA Muhlisin Muhtarom Muhyani, Muhyani Mustofa, Makmur Sofyan Mutho'in, Mutho'in Nafi’a, Zidni Ilman Nafisah Arini, Bilqis Nailil Muna Naufal Ubaidillah, Muhamad Ni Ketut Putri Nila Sudewi Ni Nyoman Widani, Ni Nyoman Nugraha, Widitya Tri Nur Kholis Nurhendriawati, Naela Nurliyani Nurliyani Pangestu Widodo, Pangestu Pasaribu, Ahmad Muchlisin Natas Patmiati, Tutik Pauziah, Arpa Pauziah, Arpa Anggriani Permana, Jaka Prasetyo, Tommy Rizki Pursitawati, Lia Putri Ayyu Asmarallaun Rahmawati, Alviani Dyah Rasdi Ekosiswoyo Rian Adhivira Prabowo Rif'iy Qomarrullah Rizqi Prasetyo , Muhammad Rizqiyana, Naila Rolly Afrinaldi Rosita, Meri Rosyida, Diyana S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Safitri, Hani Hasnah Safitri, Maiya Sahrowiyah, Titin Saputro, Riki Edo Sawir, Lestari Wulandari Setyawan, FX Arinto Shobihah, Anisah Shobirin, Ma’as Sholikhatun, Sholikhatun Sidik, Halik Siswanto, Edhi Siti Fatimah Sofi, Muhammad Jauhari Sugeng Setyadi Sugiana Sugiana, Sugiana Sugiyo Sugiyo, Sugiyo Sukma Anum Suroso Mukti Leksono Syamsurrijal Syamsurrijal, Syamsurrijal SYARIFAH ZAHRA Tri Anggraeni Kusumastuti Tridjoko Wisnu Murti Widhi, Bidari Andaru Widhia Ningrum, Putri Widya Safitri Wiya Suktiningsih Yasin, Muhammad Noor Yasminasari, Dwi Yos Wandik Yudhi Purnama Yulianto, Ari Yunia Rahayuningsih Yuny Erwanto Yustina Yuni Surandiyah Zahidah, Baiq Sulis Eka Zahro, Aulia Zahroh, Umniyah Zainuddin Abdussamad Zainuri Zainuri, Zainuri Zidan, Alaika Akmal Zuhairina, Ikrima Aulia Zulfitri Aima