p-Index From 2021 - 2026
19.485
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Litera Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Pendidikan Indonesia LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Diglossia Journal of Education and Learning (EduLearn) BAHASTRA Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Prima Edukasia Auladuna KEMBARA Mimbar Sekolah Dasar WARTA Jurnal Varidika Profesi Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Humaniora Pedagogia: Jurnal Pendidikan REFLEKSI EDUKATIKA Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Al Ishlah Jurnal Pendidikan KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Aksara Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an SEJ (Science Education Journal) Diglosia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Ranah: Jurnal Kajian Bahasa ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal SOLMA TOTOBUANG Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Paedagogie Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Pragmatics Research Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Deiksis Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Jurnal Pendidikan Edutama Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Cakrawala Indonesia INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Buletin KKN Pendidikan JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Innovation in Educational and Cultural Research MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Buletin Literasi Budaya Sekolah Didaktika: Jurnal Kependidikan jurnal dikdas bantara KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Ilmu Komunikasi IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Basicedu Prosiding University Research Colloquium ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education Widyaparwa Eduvest - Journal of Universal Studies Warta LPM Proceeding of International Conference on Special Education in South East Asia Region BAHASTRA Jurnal Spektrum Komunikasi Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Buletin Literasi Budaya Sekolah Kajian Linguistik dan Sastra Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya WIDYANTARA Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PAEDAGOGIE Sawerigading Aksara Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Indonesian Language Education and Literature Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Perencanaan Pembelajaran Menulis Cerita Inspiratif Bermedia Qwen2.5-Max dan Seesaw di SMK Alfafa, Janatin; Laili Etika Rahmawati; Main Sufanti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perencanaan pembelajaran menulis cerita inspiratif dengan memanfaatkan teks biografi sebagai materi utama, yang dikombinasikan dengan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) berupa Qwen2.5-Max dan platform digital Seesaw dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis siswa SMK, terutama dalam menyusun teks yang bernilai inspiratif dan struktur narasi yang baik. Pendekatan yang digunakan adalah Project-Based Learning (PBL) dan Contextual Teaching and Learning (CTL), yang membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta literasi digital. Teks biografi dipilih sebagai sumber utama karena mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter, seperti kerja keras, ketekunan, kepemimpinan, dan empati. Selain itu, Qwen2.5-Max dimanfaatkan sebagai asisten kecerdasan buatan (AI) untuk mengeksplorasi informasi biografi dan menyusun struktur tulisan, sedangkan Seesaw digunakan sebagai platform digital untuk mempublikasikan hasil karya siswa dalam bentuk teks maupun video narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dirancang oleh guru Bahasa Indonesia kelas X di SMK Tunas Bangsa Tawangsari telah selaras dengan seluruh komponen struktural kurikulum merdeka, meliputi informasi umum, capaian pembelajaran, profil Pelajar Pancasila, kompetensi awal, sarana dan prasarana (termasuk Qwen2.5-Max dan Seesaw), model pembelajaran (PLB dan CTL), langkah-langkah pembelajaran, asesmen (diagnostic, formatif, dan sumatif), remedial, pengayaan, dan lampiran. Secara subtantif, modul tersebut mengintegrasikan teks biografi teks cerita inspiratif seperti R.A. Kartini, Najwa Shihab, Tere Liye, dan Wikan Sakarinto dalam capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan Profil Pelajar Pancasila untuk menanamkan nilai karakter. Qwen2.5-Max digunakan sebagai alat bantu eksplorasi informasi dan penyusunan struktur narasi, sementara Seesaw berfungsi digunakan sebagai media publikasi digital sekaligus sarana refleksi dan umpan balik. Asesmen dalam modul juga berbasis proyek dan mengacu pada kriteria Profil Pelajar Pancasila, dengan rubric yang menilai aspek linguistic maupun non-kognitif (karaker, kreativitas, kolaborasi). Dengan demikian modul ini tidak hanya selaras secara struktural dengan Kurikulum Merdeka, tetapi jugamewujudkan integrasi holistic antara penguatan literasi menulis, pembentuk karakter, dan literasi digital.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Kompetensi Sosial dan Emosional Siswa Slow Learners Fajar Setyorini, Wulan; Fauziati, Endang; Minsih, Minsih; Etika Rahmawati, Laili; Widyasari, Choiriyah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kompetensi sosial dan emosional siswa slow learner di kelas III SD Negeri Ngreco 05 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan guru kelas dan tiga siswa slow learner sebagai subjek utama. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan sumber, sementara analisis dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti kerja kelompok, permainan edukatif, simulasi sosial, pemberian contoh, dukungan positif, komunikasi yang mendukung, dan tutor sebaya. Strategi ini mendorong keterlibatan siswa dalam interaksi sosial, meningkatkan rasa percaya diri, dan menumbuhkan empati serta tanggung jawab. Dalam pengembangan aspek emosional, guru menggunakan pendekatan yang bersifat pribadi seperti kegiatan refleksi, cerita bergambar, aktivitas seni, teknik relaksasi, dan penyediaan ruang tenang di kelas. Pendekatan ini membantu siswa mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi dengan lebih sehat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman tentang pentingnya peran guru dalam pembinaan sosial-emosional siswa berkebutuhan khusus dan mendukung praktik inklusif di sekolah dasar.
DOMINANSI KESALAHAN BERBAHASA PADA TEKS KARANGAN MAHASISWA BIPA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA (The Dominance of Language Errors in the Essay Text of BIPA Students at the Muhammadiyah University of Surakarta) Melati Beauty; Laili Etika Rahmawati
SAWERIGADING Vol 26, No 1 (2020): Sawerigading, Edisi Juni 2020
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v26i1.682

Abstract

Characters, which described in the story are more interesting aspects as living as a human. Isuri and Hanafi are the central characters in Oddang’s short story who narrate how the character’s inner experiences that are unpleasant as a minority and make various efforts to reach the stage of actualizing themselves as a normal human being. This paper aims to analyze he needs level aspects of the central characters in two short stories Orang-orang dari Selatan harus Mati Malam itu and Di sana, Lima Puluh Tahun yang Lalu, using the Abraham Harold Maslow’s humanistic psychology approach. The data analyzed by using a descriptive qualitative technique with data reduction, data display, and conclusion. Results of the study showed that physiological needs, in particular, Isuri reached his needs through spirituality, while, Hanafi focused on the fulfillment of house; safety needs, Isuri avoided the chasing of state apparatus with hiding in the forest, then Hanafi decided to be Netherlands citizens to protect himself from the trouble. Love needs and belonging, make Isuri maintains his relationship with Upe even though the reality is not occurring as expected, Hanafi then preferred anomaly with having a love for the same-sex named Mapatang. Self esteem needs, Isuri defended his religion Tolotang, Hanafi tried to be a bissu to avoid cursing from his village. For the sefl-actualization needs, Isuri persuaded Uak to obtain civil rights, Hanafi actualized his self to learn the epic I La Galigo of the bissu hoby book.AbstrakTokoh fiksi adalah aspek yang lebih menarik banyak perhatian, seolah-olah hidup seperti manusia. Isuri dan Hanafi adalah tokoh utama dalam cerpen Oddang yang menarasikan bagaimana pengalaman batin tokoh yang tidak menyenangkan sebagai orang minoritas dan melakukan berbagai upaya mencapai tahap mengaktualisasikan diri sebagai manusia normal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis aspek tingkat kebutuhan tokoh utama dalam dua cerpen Orang-orang dari Selatan harus Mati Malam Itu dan Di Sana, Lima Puluh Tahun yang Lalu menggunakan pendekatan psikologi humanistik Abraham Harold Maslow. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan penerapan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan fisiologis, tokoh Isuri memenuhi kebutuhan ini lewat spiritualitas, sementara Hanafi berpusat pada pemenuhan tempat tinggal; kebutuhan rasa aman, Isuri menghindari kejaran aparat negara dengan bersembunyi dalam hutan, lalu Hanafi memutuskan menjadi warga negara Belanda demi melindungi diri dari marabahaya. Kebutuhan cinta dan rasa memiliki membuat, Isuri bersikeras mempertahankan hubungannya dengan Upe walaupun praktiknya tidak terpenuhi, Hanafi memilih anomali, yakni menjalin cinta dengan sesama jenisnya yang bernama Mapatang. Kebutuhan rasa harga diri/penghargaan, Isuri mempertahankan agamanya Tolotang, Hanafi berusaha menjadi bissu demi menghindarkan tulah di kampungnya. Kebutuhan aktualisasi diri, Isuri membujuk Uak memeroleh hak sipil warga negara, Hanafi mengaktualisasi dengan memperdalam mempelajari epos I La Galigo kitab bissu.
REALISASI TINDAK KESANTUNAN POSITIF DALAM WACANA AKADEMIK DI MEDIA SOSIAL BERPERSPEKTIF HUMANIS/POSITIVE POLITENESS OF ACADEMIC DISCOURSE TAKING PLACE IN SOCIAL MEDIA INTERACTION: A HUMANITY PERSPECTIVE Hari Kusmanto; Nadia Puji Ayu; Harun Joko Prayitno; Laili Etika Rahmawati; Dini Restiyanti Pratiwi; Tri Santoso
Aksara Vol 32, No 2 (2020): AKSARA, Edisi Desember 2020
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v32i2.454.323-338

Abstract

Abstrak Studi ini bertujuan mendeskripsikan wujud kesantunan berkomunikasi dalam media sosial WhatsApp antara mahasiswa dan dosen. Studi ini adalah kualitatif. Data dalam studi ini adalah kalimat-kalimat santun dalam wacana akademik di media sosial. Sumber data dalam studi ini adalah tuturan wacana akademik di media sosial. Pengumpulan data dalam studi ini menggunakan metode dokumentasi, simak, dan dilanjutkan dengan teknik catat. Analisis data dalam studi ini dilakukan dengan metode padan intralingual; padan pragmatis dan diperkuat dengan teknik analisis kesantunan Brown dan Levinson berperspektif humanis. Hasil studi ini menunjukkan tindak kesantunan positif meliputi: (1) mengucapkan terima kasih sebagai penghormatan kepada mitra tutur, 48%; (2) memberikan pertanyaan sebagai wujud perhatian kepada mitra tutur, 8%; (3) memberikan informasi kepada mitra tutur sebagai wujud kepedulian, 18%; (4) menunjukkan keoptimisan kepada mitra tutur supaya termotivasi, 4%; (5) memberikan hadiah kepada mitra tutur dengan memberikan dukungan, 4%; (6) mengucapkan salam kepada mitra tutur sebagai upaya mendoakan kebaikan kepada mitra tutur, 8%; dan (7) menggunakan penanda identitas sebagai wujud menjalin solidaritas antara penutur dan mitra tutur, 10%. Hal ini menunjukkan mahasiswa memiliki sikap penghormatan yang tinggi kepada dosen dengan menunjukkan komunikasi bernada positif. Tindak kesantunan mengucapkan terima kasih, memberikan informasi yang dibutuhkan mitra tutur, menunjukkan sikap percaya diri, mengucapkan salam merupakan wujud komunikasi yang berperspektif humanis, yakni menjunjung nilai-nilai kemanusian. Penelitian ini bermanfaat dalam membangun komunikasi pembelajaran yang berorientasi pada kesantunan berbahasa yang memartabatkan nilai-nilai humanitas dalam pembelajaran. Kata kunci: kesantunan positif, akademik, media sosial, humanis Abstract This study aims to describe the form of politeness in communicating on WhatsApp social media between students and lecturers. This study is qualitative. The data in this study are polite sentences in academic discourse on social media. The data source in this study is the speech of academic discourse on social media. Data collection in this study uses the documentation method, refer to it, and proceed with note taking technique. Data analysis in this study was carried out using the intralingual equivalent method; pragmatic equivalent and strengthened by Brown and Levinson’s politeness analysis techniques with a sweet perspective. The results of this study show positive politeness actions include: (1) Thank you for the speech partner observer 48%; (2) giving questions as a form of attention to the speech partners 8%; (3) providing information to the speech partners as a form of concern 18%; (4) showing optimism for the speech partners to be motivated 4%; (5) giving gifts to speech partners by giving support 4%; (6) greeting the speech partners in an effort to pray for the kindness of the speech partners 8%; and (7) using identity markers as a form of establishing solidarity between the speaker and the speech partner 10%.. ISSN 0854-3283 (Print), ISSN 2580-0353 (Online) , Vol. 32, No. 2, Desember 2020 323 Realisasi Tindak Kesantunan Positif dalam Wacana Akademik di Media Sosial Berperspektif Humanitas Halaman 323 — 338 (Hari Kusmanto, Nadia P. Ayu, Harun J. Prayitno, Laili E. Rahmawati, Dini R. Pratiwi, dan Tri Santoso) This shows students have a high attitude of respect for lecturers by showing positive communication. Actions of thanksgiving, giving information needed by the speech partner, showing self-con dence, greeting is a form of communication with a humanist perspective, namely upholding human values. This research is useful in building learning communication that is oriented towards language politeness that digni es human values in learning. Keywords: positive politeness, academic, social media, humanity 
Elementary Students' Independence in Solving Mathematics Learning Problems in Post COVID-19 Pandemic Sundari Sundari; Djalal Fuadi; Yulia Maftuhah Hidayati; Laili Etika Rahmawati; Endang Fauziati; Sutama Sutama
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2188

Abstract

Independent learning is one of the important aspects of solving Mathematics learning problems. The novelty of this research is the independence of students in solving mathematics learning problems in elementary schools during post-pandemic era. The purpose of this study is to describe the elementary students' independence in solving Mathematics learning problems in the post-COVID-19 pandemic. This research approach is qualitative with a case study design. The research was conducted in sixth-grade students of SDN 01 Papahan Karanganyar. Data collection used interviews, observation, and documentation techniques. The researcher tested validity data with technical and source triangulation. The data analysis used interactive analysis techniques, namely data collection, reduction, presentation, and conclusions. The results showed that most of the students were able to solve mathematical problems in the post-COVID-19 pandemic independently, marked by: 74.07% of students can understand their problems, 92.59% of students could plan their problem solving, 77.78% of students could solve their problems correctly and systematically, and 77.78% of students could re-check the results of solving their problems. The research implies that students who can solve mathematical problems independently will use the knowledge, skills, and experience gained to achieve optimal learning outcomes and use their mindset to solve problems in everyday life without relying on the help of others.
Framing Detik.com vs Kompas.com in the International Tourism Tragedy on Mount Rinjani Maharani, Cintya Putri; Rahmawati, Laili Etika
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/kls.v10i2.11664

Abstract

The mass media plays an important role in shaping public perceptions of tourism crises, especially whenthe tragedy involves foreign tourists and has the potential to affect a country's international image. Thisstudy aims to analyze and compare the framing patterns of Detik.com and Kompas.com in reporting thetragedy of the fall of a Brazilian tourist, Juliana Marins, on Mount Rinjani. The urgency of this study liesin the still limited comparative studies of Indonesian media framing in cases of tourism crises that havea global impact, whereas media construction in situations like this can influence internationalperceptions of Indonesia's ability to handle adventure tourism. This study uses a qualitative approachwith a content analysis method based on Robert N. Entman's framing model. The results show thatDetik.com tends to frame the tragedy in the context of digital diplomatic conflict and netizen emotionalstress, while Kompas.com emphasizes the dimensions of safety, evacuation procedures, andinstitutional reflection. These differences are influenced by the editorial orientation, audiencesegmentation, and journalism style of each media. This study contributes to the development of mediaframing studies and offers practical implications for crisis communication and more responsiblejournalism in the digital era.
The Politeness Comments on The Indonesian President Jokowi Instagram Official Account Viewed From Politico Pragmatics and The Character Education Orientation in The Disruption Era Harun Joko Prayitno; Hari Kusmanto; Yakub Nasucha; Laili Etika Rahmawati; Norliza Jamaluddin; Samsuddin Samsuddin; Awla Akbar Ilma
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol 1, No. 2, July 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v1i2.8785

Abstract

Politeness of expression and character education are both crucial aspects, in the current era of disruption, especially concerning sociopragmatic political purposes. The realization of politeness acts of language in the context of communication and global communication has now penetrated without limits on social distance, time, and goals. The problem is the act of language in electronic media, especially Instagram, giving space to the user to be more open in expressing his goals and objectives, including to the president in relation to specific goals and politics. This study aims to identify the forms of positive politeness acts of followers' comments on President Jokowi's official Instagram account and describe the intent of politico pragmatic power of positive politeness of followers of Jokowi's Instagram accounts. The data source of this study was the speech of followers on the official Instagram account of Indonesian President Jokowi #MenujuIndonesiaMaju managed by the President's Digital Communication Team for the period October-November 2018. The study data were in the form of comments from Jokowi's Instagram account followers who had positive politico pragmatic politeness. The data collection technique was carried out using documentation, note-taking techniques, and continued with heuristic listening techniques. Data analysis was performed with an intralingual equivalent technique which was strengthened by an extra lingual equivalent and sharpened with Levinson's politeness analysis technique based on the principle of harmony in Javanese culture. The results of the study showed that the form of positive politeness acts that were most used by followers was by giving attention to the speech partners. Political propaganda power of dominant followers’ comments was in the form of the power to ask and support rather than the power of praise, the power of influence, the power of motivation, and the power of suggestion. It shows that Instagram account followers have an optimistic attitude towards Jokowi's leadership. Jokowi's managerial, and leadership performance has a positive face among followers. This power of praise, motivation, and advice is an essential component in the formation of children's character education in the current era of disruption of education.
The role of Special Assistant Teacher (SET) in differentiated learning for students with Dysgraphia in Indonesia language subjects: Analysis of scaffolding in the Zone of Proximal Development (ZPD) Utami, Pramudya Ashya Novika; Rahmawati, Laili Etika; Sufanti, Main
BAHASTRA Vol. 46 No. 1 (2026): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v46i1.1934

Abstract

The urgency of this study is aligned with the fourth goal of the Sustainable Development Goals (SDG) and the fourth mission of Asta Cita Indonesia, which emphasize inclusive and equitable quality education. This study aims to: (1) describe the role of the special assistant teacher (SET) in differentiated learning for dysgraphic students in Indonesian language subjects; (2) explain the function of SET in implementing differentiated learning; and (3) analyze the collaboration between the Indonesian language teacher and SET in supporting dysgraphic students’ learning development. This qualitative study employed participatory observation in class 11 Social Studies at Al-Firdaus High School, Surakarta. Data were collected through classroom observation and interviews with the SET, the Indonesian language teacher, and dysgraphic students. Using scaffolding theory within the zone of proximal development (ZPD) as the analytical framework, the findings show that: (1) SET acts as a “more capable peer” by providing individual mentoring and simplifying instructions to enhance comprehension; (2) SET functions to maintain students’ focus, reduce task complexity, and provide guided examples tailored to students’ needs; and (3) effective collaboration includes joint planning, material and assessment adjustments, and coordinated assistance during learning. The study concludes that scaffolding within the ZPD supports dysgraphic students’ participation and that structured collaboration between SET and subject teachers strengthens inclusive differentiated learning practices.
Hasil penelitian Strategi Kepala Sekolah dalam Mengintegrasikan Nilai Keimanan dan Ketakwaan untuk Mewujudkan Budaya Religius di Sekolah Dasar Laikha Listiyani; Bambang Sumardjoko; Laili Etika Rahmawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam mengintegrasikan nilai keimanan dan ketakwaan untuk mewujudkan budaya religius di sekolah dasar, serta tantangan dan solusi yang diterapkan untuk mengatasi hambatan-hambatan yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SDN 01 Karanganyar, dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan analisis tematik. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi data dengan membandingkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dan metode pengumpulan data. Selain itu, teknik validasi juga dilakukan dengan member checking, di mana hasil wawancara dikembalikan kepada informan untuk memperoleh konfirmasi atau klarifikasi lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah menerapkan berbagai strategi untuk mengintegrasikan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, seperti kegiatan keagamaan rutin, integrasi nilai agama dalam pembelajaran akademik, dan pelibatan orang tua serta masyarakat. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, pemahaman guru yang masih terbatas, dan kurangnya dukungan orang tua. Untuk mengatasi tantangan tersebut, kepala sekolah mengadopsi solusi seperti penyesuaian jadwal, pelatihan bagi guru, dan peningkatan komunikasi dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan strategi yang konsisten dan evaluasi berkala, nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dapat diintegrasikan dengan efektif, menciptakan budaya religius yang mendalam di lingkungan sekolah dasar.
Penerapan Literasi Finansial pada Siswa Sekolah Dasar dan Dampaknya terhadap Keterampilan Berwiraswasta Pina Indah Sayekti; Markhamah; Laili Etika Rahmawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2511

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan literasi finansial di SD Negeri 01 Lalung untuk mendukung pengembangan keterampilan berwiraswasta siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi kegiatan literasi finansial dan dampaknya terhadap kewirausahaan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan siswa, guru, orang tua, dan dokumentasi. Teknik validasi data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode, serta analisis tematik menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi finansial, seperti sosialisasi dengan bank, market day, dan simulasi keuangan, membantu siswa dalam mengelola uang saku, menabung, dan bertanggung jawab secara finansial. Selain itu, kegiatan seperti bazar memberikan kesempatan bagi siswa untuk berlatih berwirausaha, mengembangkan kreativitas, dan memahami konsep bisnis sejak dini. Program ini juga mendorong kemandirian siswa dalam mengelola keuangan dan membentuk sikap bijak terhadap uang. Jadi, pendidikan keuangan perlu ditanamkan sejak dini. Ini membentuk karakter anak untuk hidup hemat, mandiri, dan bertanggung jawab. Keberhasilan program ini menjadi dasar penting untuk transformasi pendidikan ekonomi di tingkat dasar. Literasi finansial tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga memberikan keterampilan hidup yang relevan untuk menghadapi tantangan sosial dan ekonomi di masa depan.
Co-Authors Abdul Ngali Abdul Ngalim Achmad Fathoni Agus Budi Wahyudi Ahmad Ahmad Ahmad Muhibbin Ahmad Yunus Aisyah Nur Fadhilah Aji Wasito Aji, Sulistyo Alfafa, Janatin Alfiolia, Anisa Ali Imron Al-Ma’ruf Alif Lutfi Ghozali Amanda Eka Rismawati Amin Lestari Anam Sutopo Anang Ma'ruf Anang Anasari, Safitri Anatri Desstya Andi Haris Prabawa Angga Eko Novanto Anisa Yuli Rahma Fitriani Anita Zanjabiila Anita Zanjabila Annisa Febriasari Annisa Tiara Kusuma Aprilyana, Niken Aprin Wahyani Ardho, Roid Ismail Ardi Fadli, Rizqi Ardiansyah Widya Pahlevi Arfiki Rochadiana Arif Wiyat Purnanto Arif Wiyat Purnanto Ariyanto , Zahy Riswahyudha Ariyanto, Zahy Riswahyudha Arnumasari, Riyani Eka Arya Dani Rushertanto Asriyanto, Amrih Mulat Arif Asshidiq, Fachrunnisa Astuti, Vitri Atiqa Sabardila Atitah, Siti Awla Akbar Ilma Ayu Setyowati, Putri Ayu, Fera Diah Azis, Hizbi Naufal Bambang Sumardjoko Bana Handaga Bata, M. Banuri Beauty, Melati Bekti Ningsih Biat, Ismail Tamal Budi Murtiyasa Cahyaning Fitria Prihutami Cemy Nur Fitria Choiriyah Choiriyah Widyasari Christina Purbawati Dani Anwar Hadi Darmasari, Nindi Muliasa Dawid Michal Gajewski Deffita Indah Permata Sari Desy Anggraini Devian Aghna Perdana Ababil Dewi, Atika Puspita Dharojah, Rakhma Widya Dhimas Arsyad Arrajiv Diah Fitriani Dian Lukiana Dicki Yustika Nurleli Dini Restiyanti Pratiwi Dipa Nugraha Djalal Fuadi Djamaluddin Darwis Dwijayati, Cidenty Dea Crismonia Dyah Ayu Utami Eko Purnomo Eko Purnomo eko purnomo Eko Purnomo Eko Supriyanto Endah Cahyaningsih Endang Fauziati Ermira Nilansari Putri Erni Styaningsih Fadilla, Maya Ratu Fahrizal Lalang Sitoro Fairly Fabiola Hendrik Fernanda Fajar Setyorini, Wulan Fatah Yasin Al Irsyadi Fauzianti, Endang Febrianti, Rika Febriyanti, Rifiana Fernanda, Fairly Fabiola Hendrik Fika Ayu Sukma Fitri Kartikasari Fitri Kartikasari, Fitri Fitri Puji Rahmawati Florenta, Selvi Fuadi, Ali Ma'shum Gallant Karunia Assidik Gumgum Gumilar Hafitri, Erlania Hafiza Sana Mansoor Hamidah, Jamiatul Handayani, Liza Tri Hari Kusmanto Hari Nugrahini, Early Harsono Harsono Harun Joko Prayitno Haryanti, Putri Hayati, Noer Hesti Afril Ningtyas Hidayati, Fatmi Rohmah Nur Husni Thamrin Ihdy Khafida Zahra Ilma, Awla Akbar Ilma, Awla Akbar Indah Prihatin Indra Nur Rahman Indriyani, Niko Irsha Oktavimadani Putri Istiqamah, Istiqamah Jamaluddin, Norliza Jamaluddin, Norliza Joko Santosa Joko Santosa, Joko Kalaamiyah, Khaafidhatul Kartini Kartini Koesoemo Ratih Kristianti, Cyntia Tri Kurniawan, Andra Kusmanto, Hari Kuspini, Sri Kusuma, Annisa Tiara Kusyuliarto, K Laikha Listiyani Laily Rahmatika Lalu Muhammad Ilham Fajri Laras Widi Anggraini Lathifah Nurul Hidayah Lathifah Nurul Hidayah Latif, Azminudin Lestari, Winda Dwi Liza Tri Handayani Liza Tri Handayani Lukiana, Dian Lupita Sari Pitra Wardani Lupita Sari Pitra Wardani Mahamad, Abd Kadir Maharani, Cintya Putri Main Sufanti Mandasari, Helen Mandasari, Yunita Mansoor, Hafiza Sana Markhamah Markhamah, Markhmah Maryam, Larasati Siti Maudi Julia nasya Meitri Setiyaningsih Melati Beauty Melati Beauty Mentari Deka Handayani Miftah Asyrofi Muhtar Miftahul Arifah B. B Miftakhul Huda Miftakhul Huda Minsih Mirmanto, Nurman Muh Ali Barokah Muhaimini, Maryam Sri Muhammad Anwar Syihab Musthafa - Muhammad Luthfi Muhammad Noor Kholid Muhammad Zulfa Irfansyah Muhroji Muhta, Miftah Asyrofi Murfiah Dewi Wulandari Mutiara Primasti, Nabila Alfiarini Nabila Alfiarini Mutiara Primasti Nadia Puji Ayu Najma Thalia Najma Thalia, Najma Narlina nasya, Maudi Julia Nendriyani, Munika Nirmala, Evatias Noer Hayati Norliza Jamaluddin Norliza Jamaluddin Noviafitri, Kartika Satya Noviana, Sinta Tri Nugraha, Andre Eksaputra Nugroho, Bayu Sapto Nugroho, Setyo Eko Wahyu Addin Nur Indah Tri Ramadhani Nuraini Fatimah Nuraini Fatimah, Nuraini Nur’aini, Risma Nurhidayati, Putri Nurul Hidayat Nurul Hidayat Nuryati Nuryati Oktavia, Nana Pangesti, Cita Raras Nindya Pina Indah Sayekti Prasetyo, Wibowo Heru Pratiwi, Dini Ristiyanti Prihatin, Indah Puji Purwati, Puji Puji Rachmawati, Fitri Purnanto, Arif Wiyat Putri , Ermira Nilansari Putri Haryanti Putri Meinita Triana Putri Nurhidayati PUTRI OCVTAVIANI Putri Regita Ramadhani Putri, Ermira Nilansari Putri, Irsha Oktavimadani RAHAYU, FITRI ITUT Rahma Eka Septiana Rahmadani Indria Fatikhasari Raihan Abiyu Darda Rasidi, Rasidi Ratna Latifa Ratna Latifa Riana Kristina Suminar Ricky Darmawan Rina Untari Rina Untari, Rina Risma Nur’aini Ristika Dwi Pramutya Riyani Eka Arnumasari Rizka Rahma Pradana Rizka Rahma Pradana, Rizka Rahma Rizqi Ardi Fadli Rofifah, Hasna Rohmah, Aldila Nur Rohmah, Rahayu Dwi Sabar Narimo Safitri, Isnaini Sahana, Rossy Tiara Salasabila, Devina Putri Samsuddin Samsuddin Samsuddin Samsuddin Samsuddin Samsuddin Saon, Sharifah Saputra , Dimas Teguh Saputra, Dimas Teguh Sarwiji Suwandi Sekar Chandra Sulistyowati Selvi Florenta Septiana, Rahma Eka Setiyaningsih, Meitri Sholikhah, Umi Atun Silviana Putri, Nasya Silviana, Yasinta Siska Novia Anggara Siti Zubaidah Sri Arfiah Sri Waljinah Subagyo, Roni Agus Suherman, Suherman Sukma, Fika Ayu Sulistia Ellsa Sulistyowati, Sekar Chandra Sumardi Sumardi . Sundari Sundari Surahya, Dela Oktaviona Susilowati, Arum Susiyani, Retno Sutama Syafitri, Yeyen Tawandorloh, Ku-Ares Tegar Wijiarko Tety Bekti Sulistyorini Tiara Surya Madani Tri Santoso Tyas Wahyuningsih Udin, Ruis Umi Atun Sholikhah Umi Fadlilah, Umi Utami , Nindy Muji Utami, Dyah Ayu Fajar Utami, Pramudya Ashya Novika Utsman, Arif Vitria Indriyani Setyaningsih Vitria Indriyani Setyaningsih Wa Ode Nisra Wahyu Nurul Mubarokah wahyuni wahyuni Wahyuni Wahyuni Waljinah, Sri Warastuti, Wahyu Wibowo Heru Prasetiyo Widi Astuti Widiyasari, Choiriyah Widya Puteri Kusumawati Widya Puteri Kusumawati, Widya Puteri Widyaningrum, Tita Fadhila Winda Dwi Lestari Wisnu Cahyo Laksono Wiwik Ariesta Yakub Nasucha Yenny Prastiwi Yenny Prastiwi Yeny Prastiwi Yeyen Syafitri Yudha Wahyu Try Sukoco Yudha Wahyu Try Sukoco, Yudha Wahyu Try Yudhani, Ardheila Setya Yulia Maftuhah Hidayati Yulianti, Nanda Yulina Puspitasari Yunus Sulistyono Zafar, Muhammad Zahra, Ihdy Khafida Zahy Riswahyudha Ariyanto Zulfa Destia Isnaini