p-Index From 2021 - 2026
13.45
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Penelitian Pendidikan JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Unnes Science Education Journal JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika) At-Turats Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PAEDAGOGIA Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Journal of Natural Science and Integration Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar FONDATIA Journal of Innovative Science Education Jurnal Riset Pendidikan Kimia (JRPK) Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovation in Educational and Cultural Research International Journal of Science and Society (IJSOC) Journal of Environmental and Science Education Journal of Educational Sciences Journal of Community Empowerment Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Pemberdayaan Masyarakat JOEL: Journal of Educational and Language Research Eduvest - Journal of Universal Studies JISPE Journal of Islamic Primary Education Action Research Journal Indonesia (ARJI) Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Proceeding Seminar Nasional IPA Ta'dib Unnes Science Education Journal Scientific Journal of Informatics Journal of Biology Education Journal of Innovative Science Education Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Abdimas Jurnal Dharma Indonesia Journal of Community Empowerment Journal of Environmental and Science Education
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA EDUKATIF SCIENCE-POLY BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA TEMA ENERGI DALAM KEHIDUPAN Najah, Nailatun; Widiyatmoko, Arif
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7939

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP menggunakan KTSP disajikan secara terpadu, menekankan pada pengalaman langsung dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan media edukatif science-poly berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Hasil penelitian di SMP Negeri 36 Semarang menunjukkan bahwa media science-poly berbasis PBL layak digunakan karena nilai kelayakan dari segi media 95,06% dan segi materi 94,44% dengan kriteria sangat layak. Hasil belajar kognitif menunjukkan peningkatan sedang yaitu 0,56 pada uji N-gain setelah itu diuji menggunakan uji t menunjukkan nilai thitung> ttabel (12,25>1,98) dikategorikan bahwa hasil belajar kognitif meningkat secara signifikan. Hasil belajar afektif dan psikomotorik juga mengalami peningkatan disetiap pertemuan. Kemampuan berpikir kritis peserta didik juga mengalami rerata peningkatan dari lima indikator sebesar 0,46 dengan menggunakan uji N-gain, hal ini menunjukkan kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat dengan kategori sedang. Dengan demikian, media edukatif science-poly berbasis PBL merupakan media yang layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dan kemampuan berpikir kritis. Learning natural science at junior high school based on KTSP is presented integrally which emphasizes on direct experience and fun. This research aimed to determine the feasibility and effectiveness of science-poly educational media based on Problem Based Learning (PBL) to increase students’ achievement and critical thinking skill. The research used Research and Development (RnD) design. The result of the research at Junior High School 36 Semarang showed that science-poly educational media based Problem Based Learning (PBL) was feasible to be used because its feasibility from media aspect was 95.06% and from material validation was 94.44%. Cognitive learning achievement was analyzed by using N-gain test which showed medium improvement that was 0.56. After that, it was analyzed by using t-test which showed that t-value was higher than t-table (12.25>1.98). It could be said that students’ achievement improved significantly. Affective and psychomotor learning achievement also increased in each meeting. Critical thinking skills of students also gained average improvement based on five indicators which was 0.46 by using the N-gain test. This demonstrated a boost in critical thinking skills of students which was considered to be medium. Thereby, science-poly educational media based Problem Based Learning (PBL) was a viable and effective media to improve students’ achievement and critical thinking skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA HASIL BELAJAR SISWA SMP KELAS VII TEMA GLOBAL WARMING DAN DAMPAKNYA BAGI EKOSISTEM Sutiyani, Sri; Nurhayati, Sri; Widiyatmoko, Arif
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 3 (2015): December 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i3.8837

Abstract

Hasil observasi dan wawancara di SMP N 1 Rembang diperoleh informasi bahwa siswa kurang berpartisipasi aktif dalam pembelajaran sehingga hasil belajar siswa rendah. Bertolak dari hal tersebut, maka diperlukan adanya suatu variasi pembelajaran yang menarik, inovatif dan lebih mengaktifkan siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa yaitu model pembelajaran bermain peran (role playing). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model role playing berpengaruh terhadap hasil belajar pada tema global warming dan dampaknya bagi ekosistem pada siswa kelas VII serta besarnya pengaruhnya. Desain dari penelitian ini adalah desain control group pretest posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII A (kelas eksperimen) dan VII E (kelas kontrol) SMP N 1 Rembang. Metode pengumpulan data dalam penelitian adalah metode dokumentasi, metode tes, metode observasi serta metode angket. Pengaruh penerapan model pembelajaran role playing dapat dilihat dari peningkatan hasil pretest dan postest dengan N-gain secara klasikal sebesar 0,54 (kategori sedang). Besarnya pengaruh yang diukur dengan korelasi biseria (rb) sebesar 0,695 (kategori kuat) dan koefisien determinasi (KD) sebesar 48,34%. Rata-rata nilai afektif kelas eksperimen sebesar 91,7%, sedangkan kelas kontrol sebesar 88%. Rata-rata nilai psikomotorik kelas eksperimen sebesar 89,8% dan kelas kontrol sebesar 88,3%. Hasil keseluruhan nilai aspek afektif dan psikomotorik kelas ekperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Hasil angket respon siswa yaitu 31 siswa memberi tanggapan baik dari jumlah 32 siswa.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkanmodel role playing tema global warmingdan dampaknya bagi ekosistem berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif siswa sebesar 48,34% serta berpengaruh positif terhadap hasil belajar afektif dan psikomotorik siswa. Based on observations and interviews in SMP N 1 Rembang obtained information that students are less actively participate in the learning so they get low score. Starting from this, it is necessary to have a variety of interesting learning, innovative and make students active. One of learning model that can make students active is role playing learning model. This study aims to determine whether role playing learning model effect on learning result of theme of global warming and its effect on research ecosystem in grade VII and how many the effect is. The design of this research was a pretest-posttest control group design. Sample is class VII A (experimental class) and VII E (grade control) SMP N 1 Rembang. For the data collection, this research used documentation methods, test methods, observation method and questionnaire result. Influence of Role Playing Learning Model can be seen from the increase in pretest and posttest results with the classical N-gain was 0.695 (medium category). The result of its effect as measured by the correlation biseria (rb) is 0.695 (strong category) and the coefficient of determination (KD) is 48.34%. The average score of affective is 91.7% of experimen class, while control class is 88%. The average score of psychomotor experiment class is 89,8% and 88,3% of the control class. The overall results affective and psychomotor aspects score of experiment class is higher than control class. The result of student questionnaire respon towards learning process using role playing models is 31 students give a good response from 32 students. Conclusion on the research is model of role playing learning model of theme of global warming and its effects on ecosystem give positive effect on cognitive learning results is 48.34% and give positive effect in affective and psycomotor.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PETUNJUK PRAKTIKUM IPA BERBASIS INKUIRI PADA TEMA KALOR DAN PERPINDAHANNYA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK Asy’syakurni, Nurul Afdhilla; Widiyatmoko, Arif; Parmin, Parmin
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 3 (2015): December 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i3.8838

Abstract

Proses pembelajaran pada Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan scientific (ilmiah). Melalui pendekatan ilmiah peserta didik didorong mengkonstruksi pengetahuannya sendiri, hal ini dilakukan agar peserta didik mampu memahami dan menerapkan pengetahuannya. Praktikum merupakan salah satu kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan ilmiah, di mana praktikum merupakan sarana pemvisualisasi hal yang abstrak menjadi lebih nyata sehingga peserta didik mampu memahami konsep. Petunjuk praktikum diperlukan pada saat melaksanakan praktikum karena selain mampu membantu pelaksanaan praktikum juga memberikan bantuan berupa informasi bagi peserta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggunaan petunjuk praktikum IPA berbasis inkuiri pada tema kalor dan perpindahannya dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman konsep peserta didik pada tema kalor dan perpindahannya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian quasi experimental design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Magelang dengan subjek penelitian peserta didik kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata presentase keterampilan proses sains peserta didik kelas eksperimen adalah 82,14% dengan kriteria baik sekali pada pertemuan keempat dengan rata-rata presentase pada pertemuan kesatu adalah 43,90% dengan kriteria cukup baik. Untuk kelas kontrol rata-rata presentase keterampilan proses sains peserta didik adalah 66,52% dengan kriteria baik pada pertemuan keempat dengan rata-rata presentase pada pertemuan kesatu adalah 45,24% dengan kriteria cukup baik. Pemahaman konsep peserta didik kelas eksperimen mengalami peningkatan dengan nilai N-gain sebesar 0,56 dengan kriteria sedang. Serta kelas eksperimen memiliki rata-rata nilai pemahaman konsep lebih tinggi dibanding kelas kontrol berdasarkan perhitungan t test dengan nilai thitung ≥ ttabel (5,95≥1,684). Dengan demikian, petunjuk praktikum IPA berbasis inkuiri efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains peserta didik. The learning process in Curriculum 2013 use scientific approach. Through scientific approach students are emphasized to construct their own knowledge, this is done so that students are able to understand and apply knowledge. Practicum is one of the learning activities in accordance with the scientific approach, in which the practicum means visualize the abstract things becomes more real than students is able to understand the concept. Practical instruction is required when carrying out practical because besides being able to help the practical implementation also provide assistance in the form of information for the participants. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the use of science practical instruction based inquiry on heat and the displacement in enhancing science process skills and understanding of the concept of students. This study was an experimental with the type of quasi-experimental research design. The experiment was conducted in Junior High School 2 Magelang with research subjects students of grade VII. The results showed the average percentage of science process skills students experimental class was 82.14% with good criteria once the fourth meeting, with the average percentage the first meeting was 43.90% with a sufficient criteria. Class controlhas an average percentage of science process skills of students is 66.52% with good criteria on the fourth meeting, with the average percentage the first meeting is 45.24%. Understanding the concept of experimental class students have increase in average the value of N-gain of 0.56. As well as the experimental class has an average value of understanding the concept of a higher grade than the control based on the calculation of the t test with tcount≥ttable (5,95≥1,684). Thus, science practical instruction based inquiry on heat and the displacement effectively used to improve the understanding of the concept and science process skills of students.  
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW II BERBANTUAN LKS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KARAKTER SISWA Setyowati, Brendyani Eka; Widiyatmoko, Arif; Sarwi, Sarwi
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 3 (2015): December 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i3.8844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif Jigsaw IIberbantuan LKS terhadap peningkatan pemahaman konsep dan karakter siswa, serta untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap model pembelajaran tersebut. Jenis penelitian ini yaitu quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling, kelas VIII D (kelas eksperimen) yang diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif Jigsaw IIdan kelas VIII C (kelas kontrol) yang diberi perlakuan metode diskusi dan tugas di SMP Negeri 1 Bergas. Data diambil dengan metode tes (pre-test dan post-test), observasi (karakter), dan angket (tanggapan tentang model dan penilaian diri). Hasil penilaian karakter didapatkan bahwapersentase nilai karakter siswa setiap pertemuan selalu meningkat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata hasil belajar (post-test) kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (81,30> 77,94). Nilai N-gain kedua kelas masing-masing meningkat sebesar 0,57 dan 0,51 (kategori sedang). Ketuntasan klasikal kelas eksperimen (85%) > kelas kontrol (68%). Dari uji hipotesis, diperoleh thitung> ttabel (2,22> 1,671). Rata-rata persentase karakter siswa kelas eksperimen (63%) yang masuk dalam kategori mulai berkembang lebih tinggi dari kelas kontrol (49%) yang masuk dalam ketegori mulai terlihat. Dari uji hipotesis diperoleh thitung>ttabel (4,09> 1,67). Tanggapan siswa tentang model pembelajaran kooperatif Jigsaw II berbantuan LKS dinyatakan efektif. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif Jigsaw II berbantuan LKS efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep dan karakter siswa. The aim of this study was to examine the effectiveness of cooperative learning model Jigsaw II LKS assisted to improve understanding of the concept and value of student character and finding out of students rensponse. This study used a quasi experimental design, especially non-equivalent control group design. The samples of this study was grade VIII D (experiment)used cooperative learning model Jigsaw II and VIIIC (control) of SMPN 1Bergas, taken with purpossive sampling method. The data was taken by test method (pre-test andpost-test), observation (character of students), also questionnaire (students’ responses and self-assesment). The results showed that the average of experiment class is higher than the control ( (81.30 > 77.94). This result proved by the t-test which achieved tvalue> ttable (2.22> 1.671). The N-gain value of both classes were increased by 0.57 and 0.51 (medium category). The classical completeness of experimental (85%) > controls (68%). The average percentase of character students of experimental (63%) and control (49%). This result verified by the Mann-Whitney test which obtained tvalue>ttable (4.09 >1.67). The students’ responses about cooperative learning of Jigsaw II assisted LKS was effective . In conclusion, students in the experimental group had better understanding concept, and more positive value of character toward cooperative learning Jigsaw II.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA PEMBELAJARAN ENERGI DALAM SISTEM KEHIDUPAN PADA SISWA SMP Wahyuni, Tri; Widiyatmoko, Arif; Akhlis, Isa
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 3 (2015): December 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i3.8848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan medai audiovisual terhadap minat dan hasil belajar siswa SMP kelas VIII tema energi dalam sistem kehidupan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas VIII SMP N 2 Sulang, sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A dan VIII C diambil dengan teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental Design dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat kelas eksperimen sebesar 83,37% sedangkan rata-rata kelas kontrol sebesar 79,02%. Siswa yang diajar dengan menggunakan media audiovisual rata-rata minat belajarnya lebih tinggi dibanding dengan rata-rata minat kelas kontrol. Dengan minat belajar yang tinggi tentu memiliki hasil belajar yang tinggi pula. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibanding dengan rata-rata belajar kelas kontrol. Kelas eksperimen memiliki rata-rata hasil belajar sebesar 83,82 sedangkan rata-rata hasil belajar kelas kontrol sebesar 78,43. Sama halnya dengan ketuntasan klasikal kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis rata-rata minat belajar siswa diperoleh t hitung sebesar 1,98 dan t tabel sebesar 1,68. Berdasarkan  rata-rata hasil belajar siswa diperoleh hasil t hitung sebesar 1,965 dan t tabel sebesar 1,68 sehingga dapat disimpulkan dari kedua analisis di atas bahwa  penggunaan media ausio visual efektif terhadap minat belajar siswa dan hasil belajar siswa. This study aims to determine the effectiveness of the use of audio-visual media against interest and student learning outputs junior class VIII theme of energy in living systems. Population in this research is all class VIII SMP N 2 Sulang, samples were students of class VIII A and VIII C is taken by purposive sampling technique. The design of this study was Quasi Experimental Design with design Nonequivalent Control Group Design. The results showed that the average interest of 83.37% experimental class while the average grade of 79.02% control. Students are taught using audio-visual media interest in learning on average higher than average interest in the control class. With a high learning interest certainly has a high learning outputs as well. This is indicated by the average results of experimental class learning higher than the average of the control class learning. Experimental class has an average of learning outputs of 83.82 while the average learning outputs control class is 78.43. Similarly, the classical completeness experimental class is higher than the control class. Based on the average results of the analysis of student interest earned of 1.98 t and t table at 1.68. Based on the average results of student learning results obtained t calculate equal to 1.965 and t table at 1.68 so it can be inferred from the above analysis that the use of audiovisual media effective against the interest of student learning and student learning outputs.
PENERAPAN STRATEGI POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) DENGAN METODE LEARNING JOURNALS DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Rahayu, Puji; Widiyatmoko, Arif; Hartono, Hartono
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 3 (2015): December 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i3.8853

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP Mataram Semarang belum sepenuhnya menerapkan prinsip inkuiri ilmiah sehingga partisipasi aktif dari peserta didik masih kurang. Kurangnya partisipasi peserta didik menyebabkan pemahaman konsep (hasil belajar kognitif) dan keterampilan proses sains (KPS) masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep dan KPS peserta didik setelah diterapkannya strategi POE dengan metode Learning Journals.Penelitian ini adalah penelitian Quasi Experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design.Pengambilan sampling menggunakan teknik sampling jenuh, dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Kelas VII A dan VII B sebagai kelompok eksperimen, dan kelas VII C sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan kelompok eksperimen memiliki peningkatan pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hal tersebut terlihat dari hasil uji t-tes yang diperoleh yaitu thitung>ttabel, thitung sebesar 2,09 dan ttabel sebesar 1,98. KPS kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol. Hal tersebut dapat dilihat dari uji N-gain hasil tes KPS menunjukkan kelompok eksperimen rata-rata memiliki peningkatan sebesar 0,51 dengan kategori sedang. Dan hasil uji t-test skor observasi KPS dengan thitung 3,33> ttabel 1,98. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi POE dengan metode larning journals dapat meningkatkan pemahaman konsep dan KPS dari peserta didik. Science learning in SMP Mataram Semarangis not yet fully applied the principles of scientific inquiry so the student’s active participation is less. The lack of student’s participation makes the concept comprehension (cognitive learning outcomes) and science process skills (SPS) were low.This study aims to determine student’s concept comprehenssion and science process skills after the implementation of the POE strategy with Learning Journals methods. This research used Quasi Experiment with Nonequivalent Control Group design. Sample taken by saturated sampling technique, where the entire population is used as a sample. Class 7A and 7B as the experiment group, and class 7C as a control group.The results of this research showed that the experiment group had a higher the concept comprehenssion’s increased than control group. It was seen from t-test resultswhere the tcount> ttable,,tcountis 2.09 and ttable is 1.98. Science Process Skills experiment group is better than control group. It was seen from N-gain test of science process skills showed that the experimentgroup had increase average is 0.51(medium category). Based on t-test results of KPS scores observation where tcount 3.33 > 1.98 ttable. The conclusion of this results is implementation of the POE strategy with learning journals method could increase student’s concept comprehenssion and Science Process skills.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA BONEKA EDUKATIF MATERI SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN PADA SISWA KELAS VII MTs NEGERI GAJAH Kharitsa, Itsna Syafi’; Widiyatmoko, Arif; Parmin, Parmin
Unnes Science Education Journal Vol 5 No 1 (2016): February 2016
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v5i1.9651

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan alat peraga boneka edukatif untuk meningkatkan hasil belajar dan sikap ilmiah siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII B MTs Negeri Gajah tahun ajaran 2015/2016 pada semester ganjil. Pengumpulan data hasil belajar yang didapatkan dari pretest dan posttest, lembar observasi sikap ilmiah siswa dan lembar angket tanggapan siswa dan guru terhadap alat peraga boneka edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat peraga boneka edukatif layak digunakan karena mempunyai nilai kelayakan dari segi media sebesar 93,74% dan segi materi 93,51% dengan kriteria sangat layak. Hasil belajar kognitif dianalisis menggunakan uji N-gain dan uji t yang menunjukkan peningkatan sedang yaitu 0,544 pada uji N-gain setelah itu diuji menggunakan uji t menunjukkan nilai thitung>ttabel (11,481>2,00) dikategorikan bahwa hasil belajar kognitif meningkat secara signifikan. Sikap ilmiah siswa juga mengalami peningkatan pada setiap pertemuannya. Rasa ingin tahu siswa mendapatkan skor 79,04%, teliti mendapatkan skor 81,97%, dan bekerja sama mendapatkan skor 82,23%. Dengan demikian, alat peraga boneka edukatif merupakan alat peraga yang layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dan sikap ilmiah siswa.   Abstract ___________________________________________________________________ This research aims to determine the properness and effectiveness of teaching aids educational doll to increase learning outcomes and scientific attitudes. This research use Research and Development (R&D) method. Sampel was class VII B MTs Negeri Gajah students in odd semester of academic year 2015/2016. The data of learning outcomes was collectied by using  pretest and posttest, observation sheet of students’ scientific attitude, and questionnaire sheet of students and teacher response towards teaching aids educational doll. The results show that the teaching aids educational doll is proper to be applied because it has proper value in terms of media amounted to 93,74% and 93,51% in term of material with criteria very proper. Cognitive learning outcomes were analyzed using N-gain test and t-test which showed  modest increase that is 0,544 to test N-gain after it was tested using the t test showed the value tcount > ttable (11.481 > 2.00) considered that the cognitive learning increased significantly. Scientific attitude of students also increased at every meeting. Curiosity of students get a score of 79.04%, carefully get a score of 81.97%, and work together to get a score of 82.23%. Thus, teaching aids educational doll props is a viable and effective media used to improve learning outcomes and scientific attitude of students.
Pengaruh Media Kokami terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif dan Aktivitas Belajar Tema Bahan Kimia Istiqomah, Febriana; Widiyatmoko, Arif; Wusqo, Indah Urwatin
Unnes Science Education Journal Vol 5 No 2 (2016): July 2016
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v5i2.11913

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Komunikasi yang kurang lancar membawa akibat terhadap pesan yang disampaikan oleh guru, maka dari itu dukungan media sangat dibutuhkan dalam pembelajaran. Salah satu media pembelajaran IPA yang dapat diaplikasikan di kelas yaitu media Kokami. Pembelajaran menggunakan media Kokami melalui permainan dan diskusi antar kelompok mengakibatkan kemampuan kognisi siswa akan lebih dominan, selain itu akan menghidupkan aktivitas belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Kokami terhadap keterampilan berpikir kreatif dan aktivitas belajar siswa pada tema bahan kimia dalam kehidupan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis quasi experimental design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 32 Semarang dengan subjek penelitian siswa kelas VIII. Hasil uji perbedaan rata-rata keterampilan berpikir kreatif diperoleh thitung= 3,853 sedangkan ttabel= 1,671 sehingga rata-rata nilai keterampilan berpikir kreatif kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Perbedaan rata-rata aktivitas belajar didapatkan hasil thitung= 3,937 sedangkan ttabel= 1,671 sehingga rata-rata nilai aktivitas belajar kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Media Kokami berpengaruh kuat terhadap keterampilan berpikir kreatif dengan rb=0,632 dan media Kokami berpengaruh sedang terhadap aktivitas belajar dengan rb=0,522. Abstract_______________________________________________________________The use of instructional media in a learning activity is necessary because one of its purposes is to help some unclear communication between teacher and students. Hence Kokami is one of media that can be used through games and discussions to improve students’ cognitive abilities and learning activities in the classroom. This research aims to determine the effect of Kokami media towards students’ creative thinking skill and learning activities on the theme material of chemicals in life. This was an experimental research with quasi-experimental design. It was conducted at SMP Negeri 32 Semarang with eighth grade students as research subjects. The result of the difference in means of creative thinking skills obtained tcount = 3.853, while ttable = 1.671 so it means that the means of creative thinking skills of experiment group is higher than the control group. The means difference of learning activity obtained tcount = 3.937, while ttable = 1.671 so it means that the means of learning activity experiment group is higher than the control group.  Therefore it can be concluded that Kokami media strongly influence students’ creative thinking skills with rb = 0.632 and moderately influence students’ learning activities with rb = 0.522. 
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE (SSCS) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Hatari, Niki; Widiyatmoko, Arif; Parmin, Parmin
Unnes Science Education Journal Vol 5 No 2 (2016): July 2016
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v5i2.13144

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) menggunakan pendekatan problem solving terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Keterampilan berpikir kritis dapat dikembangkan melalui pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa setelah pembelajaran pada kelas eksperimen meningkat sebesar 0,59, sedangkan pada kelas kontrol meningkat sebesar 0,34. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol dengan perhitungan nilai Z=5,01. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share efektif terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Abstract The aims of this research is to know the effectiveness of the learning model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) using problem solving approach toward critical thinking skills. Critical thinking skills can be developed through learning by using problem solving approach. The design used in this study was quasi experiment with nonequivalent control group design. The results of tests of critical thinking skills of students in experiment group after learning increased 0.59, while in the control group after learning increased 0.34. The results showed that the experiment group is better than control group. Critical thinking skills students showed a significant difference between experiment and control group with the calculation of the value of z = 5.01. Based on this research, it can be concluded that the model of learning Search, Solve, Create, and Share is effective towards critical thinking skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP TEMA KALOR Riyanti, Ana; Widiyatmoko, Arif; Wusqo, Indah Urwatin
Unnes Science Education Journal Vol 5 No 2 (2016): July 2016
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v5i2.13147

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization berbantuan peta konsep terhadap hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa SMP tema kalor. Desain penelitian ini adalah quasi experimental design dengan bentuk nonequivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, diperoleh kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi, dokumentasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualizatin berbantuan peta konsep dengan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis. Rata-rata nilai posttest kognitif kelas kontrol 74,58 dan kelas eksperimen 85. Hasil analisis korelasi biserial diperoleh koefisien korelasi (rb) 0,734 dan koefisien determinasi (KD) 53,88%. Hasil keseluruhan afektif dan psikomotorik kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest keterampilan berpikir kritis kelas kontrol 65,72 dan kelas eksperimen 77,97. Hasil analisis korelasi biserial keterampilan berpikir kritis diperoleh rb 0,842 dan KD 70,90%. Berdasarkan hasil angket tanggapan siswa terhadap pembelajaran yaitu 29 siswa dari 32 siswa memberikan tanggapan yang sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization berbantuan peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa pada tema kalor. Abstract ________________________________________________________________ This research aims to know the effect of cooperative learning of type Team Assisted Individualization assisted concept map to the learning outcomes and critical thinking skill of junior high school students on the topic of heat. The design of this study is quasi-experimental design, nonequivalent control group design. The sample was taken using purposive sampling technique. The class of VII A as the experimental class and VII B as the control class. The data collection in this study used observation, documentation, questionnaire, and test. The result of the study shows that there is correlation between cooperative learning of Team Assisted Individualization type assisted concept map and learning outcomes and critical thinking skill. The cognitive average score of posttest in control class is 74,58 and in experimental class is 85. The result of biserial correlation analysis found that the correlation coefficient (rb) is 0,734 and the coefficient of determination (KD) is 53,88%. The overall result of affective and psychomotor experimental class is greater than the control class. The average value of critical thinking skill posttest control class 65,72 and experimental class 77,97. Results of biserial correlation analysis critical thinking skills acquired rb 0,842 and KD 70,90%. Based on the results of the questionnaire responses of students towards learning that 29 students out of 32 students have responded very well. Based on these results it can be concluded that the model of cooperative learning of Team Assisted Individualization type assisted concept map has positive effect on learning outcomes and the critical thinking skill of students on the theme of heat.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Jabbar Achmad Samsudin Adhani, Frida Afra Adi Nur Cahyono Aditya Marianti Afriandi, Muhammad Agung Laksono Agung Laksono Agung Laksono Agung Laksono Agung Laksono Agung Tri Prasetya Agus Yulianto Ahmad Kamal, Fikri Ahmad Muhlisin Ahsani, Eva Luthfi Fakhru Aji Purwinarko, Aji Aji Saputra Aji, Septiko Alfian, Denis Alfin, Muhammad Babun Ana Riyanti, Ana Andin Irsadi Andin Vita Amalia Andreas Priyono Budi Prasetyo Anggyi Trisnawan Putra Ani Rusilowati Aninnas, Afina Annis Aulia Hastuti, Annis Aulia Annisa, Fanti Aprillia, Nur Ardianti, Marlina Arif Billah, Arif Arifah, Naily Zahrotun Arka Yanitama Asep Purwo Yudi Utomo Astutianingtyas, Desy Fitria Asy’syakurni, Nurul Afdhilla Asy’syakurni, Nurul Afdhilla Atunnisa, Rifa' Aulia Mutiara Sari, Aulia Mutiara Bambang Subali Bayu Tri Prasojo BENI SETIAWAN Brendyani Eka Setyowati, Brendyani Eka Brian Priyangga Budi Astuti Budiman, Kholiq BUDIYONO Citradevi, Cindy Paramita Daffa Pramoda Budi Utama Darmawan, Melissa Salma DENI SETIAWAN Desi Setiyadi Desmarita, Irsya Desy Fitria Astutianingtyas Desy Ria Pratama, Desy Ria Dewi Mustikaningtyas Dewi, Bita Afriyati Dewi, Novi Ratna Dewi, Panca Dharis Dwi Apriliyanti, Dharis Dwi Diena Rufaida, Diena Djati, Wismaning Raras Dwi Rahmawati Dyah Rini Indriyanti Dyah Rini Indriyanti Dyah Setyaningrum Winarni Dyah Setyaningrum Winarni Edo Septianu, Edo Edy Cahyono Edy Hidayat Eha Pitriyanita Elda Herlina Ellianawati Ellianawati, Ellianawati Erni Suharini Erni Suharini Ervian Arif Muhafid, Ervian Arif Faiz, Aiman Fatimah, Kurnia Octi Fauzi, Iqlima Ramiza Febriana Istiqomah, Febriana Fidia Fibriana Fita Fatimah, Fita Fitri Arum Sasi, Fitri Arum Fitrianingsih, Mutiara Fitriatun Nuri Utami, Fitriatun Nuri Fonny Dameaty Hutagalung Frieda Wijayanti, Frieda Haifah Nurul Hudaini Hartono Hartono Hasna Kurnia Putri Heriyanti, Andhina Putri Hery Sutarto Hidayat, Luky Ika Sukmawati, Ika Imam Faizin, Imam Imron Imron, Imron Indah Urwatin Wusqo Isa Akhlis Isti Hidayah jalaluddin, wahyu Jannah, Anindita Firdatul Kao Sovansophal Kartika Dwi Rahayu, Kartika Dwi Kharitsa, Itsna Syafi’ Kharitsa, Itsna Syafi’ Kholil, Putri Alifa Kotimah, Erlina Kusnul Kusdiono Laela Shofiana, Laela Langlang Handayani Lissa'adah, Luthfiyatul Listiaji, Prasetyo Listiyowati, Siti Liunima, Imberd Rionard Maharani, Okvi Maslichah, Dina Masturi Masturi Matsna, Maratul Mayanti, Alfiana Nur Rosita Melissa Salma Darmawan Melissa Salma Darmawan Melissa Salma Darmawan Mintarsih Arbarini Miranita Khusniati Mudaningrat, Ajeng Muhamad Maftuh, Muhamad Muhamad Taufiq Murbangun Nuswowati Muslimah Susilayati Nailatun Najah, Nailatun Nanik Wijayati Nazzun Sholikha Nurin Ngabiyanto - Niki Hatari, Niki Noor Aini Habibah Noor Aini, Alfina Norma Eralita Novi Ratna Dewi Noviani Ambarwati, Noviani Noviyatun, Siti Nuni Widiarti Nur Rahayu Utami Nurlaeli, Prita Dwi Nursidhi, Nursidhi Nursulistari, Siti Nurul Huda Nurul Ifah, Azidhatul Nuzul Andri Permana, Nuzul Andri Oktafiana, Eka Oky Ristya Trisnawati, Oky Ristya Panca Dewi Purwati, Panca Panjaitan, Agnes Clarissa Parmin Parmin - Parmin Parmin Prasetya, Muhammad Gibran Alif Pratami, Dita Aulia Pratiwi, Kadek Sintya Puji Rahayu Purwadi, Cintiya Egi Putut Marwoto Rachayuni Rahayu Pristiwati Rahayu, Monika Rahayu, Novia Puji Rahmiati, Devi Rakainsa, Senda Kartika Ratna Setyowati, Ratna Raula Samsul Amarila, Raula Samsul Ravy, Hun Ridho Adi Negoro Riska Septianita Riski Amalia, Riski Ristianafi, Diana Putri Riva Ismawati Riva Ismawati, Riva Riza Arifudin Rizki Nor Amelia Rooshadiya, Fannya Nadim Rosmeita Ayu Budiarti Roudlotul Fitria, Roudlotul Safitri, Fibriyana Safitri, Nurma Eka Saiful Ridlo Samihah, Ismalida Maftuhatus Saputri, Wahyu Dina Sarira, Grace Sarwi Sarwi - Sarwi Sarwi Sarwi Sarwi Satono, Sigit Setyawati, Efa Sigit Saptono Simatupang, Yolanda Syeba Siti Herlina Dewi Siti Suhartini Sodiqi, Kholillah Intan Sari Sri Endang Pujiastuti, Rr Sri Haryani Sri Nurhayati Sri Sutiyani, Sri SRI WARDANI Sriwidiastuty, Asi Stephani Diah Pamelasari Stephani Diah Pamelasari, Stephani Diah Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sugianto Sugianto Suharto Linuwih Suhartono Sujiono Sujiono, Sujiono Sulhadi - Sungkowo Edy Mulyono Sunyoto Eko Nugroho, Sunyoto Eko Suparmi Suparmi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Susilo Susilo Sutikno Sutikno Sutomo, Dwi Agus Tawang, Alene Teasy, Yoan Tiara Dwi Wulandari Tirtasari, Ni Luh Tiyas Pratiwi, Tiyas tri wahyuni Trimurtini, Trimurtini Umamah, Roil Wahyu Estiani, Wahyu Wahyu Hardyanto Wahyudi, Ikwan Wawan Wawan Wicaksono, Maulana Malik Wijiastuti, Tyas Nur Wiwi Isnaeni Wiyanto - Woro Sumarni Wulandari, Aisyah Sri Wulandari, Tiara Dwi Yani, Liyana Putri Yanitama, Arka Yatmi Zakyani, Nova Nurlaili