Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

EVALUASI DAMPAK KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGI ORGANISASI Astuti, Andri; Basir, Badirun; Febrian, Wenny Desty; Arianto, Sofyan; Imanirubiarko, Sabda; Rukiyanto, Bernardus Agus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25936

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dampak keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan strategis organisasi. Melalui metode studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi tingkat keterlibatan pemangku kepentingan, menganalisis dampak positifnya terhadap kualitas keputusan strategis, dan mengusulkan model pengambilan keputusan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pemangku kepentingan membentuk proses pengambilan keputusan menjadi lebih holistik dan responsif terhadap perubahan eksternal. Model inklusif yang diusulkan memberikan landasan untuk merumuskan kebijakan strategis yang lebih seimbang dan berkelanjutan.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GURU SEKOLAH DASAR Hidayah, Hidayah; Wahyudin, Mokhammad; Punggeti, Ratna Novita; Suwarma, Dina Mayadiana; Suyuti, Suyuti; Lindawati, Lindawati; Rukiyanto, Bernardus Agus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.28101

Abstract

Dalam era digital saat ini, integrasi teknologi dalam pendidikan telah menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan teknologi pendidikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar melalui metode studi literatur. Analisis literatur menunjukkan bahwa teknologi pendidikan dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa, membantu guru dalam manajemen kelas, serta mendorong pembelajaran kolaboratif. Simulasi dan animasi memudahkan siswa dalam memahami konsep-konsep yang kompleks, sementara aplikasi berbasis permainan meningkatkan motivasi belajar mereka. Platform manajemen kelas digital membantu guru mengorganisir materi pembelajaran dan memantau perkembangan siswa secara real-time. Namun, tantangan dalam implementasi teknologi meliputi kesenjangan akses dan kesiapan guru dalam menggunakan teknologi. Dukungan dari pemerintah, sekolah, dan orang tua sangat penting untuk mengatasi tantangan ini dan memaksimalkan manfaat teknologi pendidikan. Penelitian ini menyarankan penyediaan akses teknologi yang merata, pelatihan berkelanjutan bagi guru, dan kebijakan yang mendukung integrasi teknologi dalam kurikulum. Dengan upaya yang komprehensif, teknologi pendidikan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan inklusif.
IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENGAJARAN DAN KINERJA GURU Munisah, Eny; Kurniawan, Mirdan; Muktamar, Ahmad; Wisma, Nur; Riyanti, Apriani; Rukiyanto, Bernardus Agus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.28279

Abstract

Implementasi Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) telah menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kualitas pengajaran dan kinerja guru dalam era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak implementasi LMS terhadap kualitas pengajaran dan kinerja guru. Melalui metode studi literatur, berbagai sumber literatur yang relevan dieksplorasi untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang topik ini. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi LMS memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas dan personalisasi pembelajaran, meningkatkan interaktivitas dan kolaborasi antara guru dan siswa, serta mendukung efisiensi pengelolaan kelas dan pengembangan profesional guru. Namun, tantangan seperti kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi digital guru, dan adaptasi kurikulum masih perlu diatasi untuk mencapai keberhasilan implementasi yang optimal. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah dan pemerintah berinvestasi dalam infrastruktur teknologi yang memadai dan menyediakan pelatihan berkelanjutan bagi para guru. Selain itu, kurikulum harus disesuaikan untuk mengintegrasikan teknologi secara efektif, sambil memastikan relevansi dan keakuratan materi ajar. Dengan dukungan yang tepat, implementasi LMS memiliki potensi besar untuk mengubah lanskap pendidikan menuju pendekatan yang lebih adaptif dan inovatif di era digital.
ANALISIS PERAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOLABORATIF DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI Irawan, Irawan; Merakati, Indah; Sudarso, Hendra; Roswati, Roswati; Wiliyanti, Vandan; Rukiyanto, Bernardus Agus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.37347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran kolaboratif di lingkungan perguruan tinggi. Pembelajaran kolaboratif menjadi pendekatan yang semakin diterapkan di perguruan tinggi karena mampu mengembangkan keterampilan komunikasi, kerja tim, dan pemecahan masalah mahasiswa. Teknologi, seperti Learning Management System (LMS), aplikasi berbasis cloud, dan perangkat lunak kolaboratif, memainkan peran penting dalam mendukung pembelajaran ini dengan memungkinkan mahasiswa dan dosen untuk berinteraksi tanpa batasan ruang dan waktu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, di mana berbagai penelitian terdahulu terkait implementasi teknologi dalam pembelajaran kolaboratif dianalisis secara sistematis. Temuan menunjukkan bahwa teknologi dapat memfasilitasi komunikasi yang lebih baik, menyediakan aksesibilitas yang lebih luas terhadap materi pembelajaran, dan memungkinkan umpan balik yang cepat dari dosen. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi, kurangnya literasi digital, dan minimnya dukungan teknis dari institusi dapat menghambat efektivitas pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi. Berdasarkan penelitian ini, disarankan agar perguruan tinggi memberikan akses teknologi yang setara serta pelatihan literasi digital untuk mendukung keberhasilan pembelajaran kolaboratif. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi institusi pendidikan dalam merancang strategi implementasi teknologi yang lebih inklusif dan efektif untuk pembelajaran kolaboratif di perguruan tinggi.
PERAN DOA BERSAMA DALAM KELUARGA KATOLIK UNTUK MENGEMBANGKAN IMAN ANAK DI LINGKUNGAN SANTO YUSUP PAROKI SANTO YUSUP BINTARAN YOGYAKARTA Sumantri, Damiana Reanita; Rukiyanto, Bernardus Agus
CREDENDUM: Jurnal Pendidikan Agama Vol 6 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : PERDIKKATI (Perkumpulan Pendidikan Keagamaan Katolik Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34150/credendum.v6i1.596

Abstract

This study aims to determine the views of Catholic families regarding the role of joint prayer, to find out the supporting and inhibiting factors in carrying out joint prayer, and to find out what efforts can be implemented to increase the activity and awareness of the implementation of joint prayer in Catholic families to develop children's faith in the Saint Joseph Parish Bintaran. The main problem of this paper is the extent to which the implementation of joint prayer in Catholic families in the Saint Joseph's Neighborhood is neglected because it is difficult to divide the time because both parents are busy with work. In connection with this main problem, the writer is interested in writing this thesis with the hope that it can help Catholic families to increase their activity and awareness of the implementation of joint prayer. To study the main issues, the authors conducted observations and interviews with parents as resource persons, children and the head of the Santo Yusup neighborhood as validators to obtain data. The results of the research in this paper are that there are still a number of Catholic families who neglect the implementation of prayer along with busyness due to work, laziness and low awareness of inviting to pray together. Realizing this, efforts are needed to increase the activity and awareness of the implementation of joint prayer in Catholic families to develop children's faith. With suggestions from sources, the authors suggest family catechism activities using the Shared Christian Praxis (SCP) model. Through family catechesis with the SCP model, it is hoped that it will become a means for young families and young people to become more aware of being more active in carrying out joint prayers in the family. Collective Prayer in Catholic Families
Pendidikan Etika dan Kesadaran Digital: Sebuah Kajian Literatur Tentang Etika Bermedia Sosial Di Era Inovasi Artificial Intelligence Sari, Arum Pandan Sari; Rukiyanto, Bernardus Agus; Khaerul, Khaerul; Bakri, Asri Ady; Ridwan, Iwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan bentuk pendidikan etika serta kesadaran digital dalam konteks penggunaan media sosial di era inovasi Artificial Intelligence (AI). Fokus kajian adalah untuk mengidentifikasi tantangan etika baru yang muncul dari integrasi AI di platform media sosial dan merumuskan kerangka pendidikan yang relevan untuk membangun literasi digital yang bertanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi AI memperuncing masalah etika bermedia sosial, seperti disinformasi yang terpersonalisasi, bias algoritma, pelanggaran privasi data, dan manipulasi psikologis. Kajian ini mengonfirmasi bahwa pendidikan etika digital konvensional tidak lagi memadai. Diperlukan pendekatan pendidikan yang proaktif dan adaptif, menekankan pada pemahaman kritis terhadap cara kerja algoritma, nilai privasi, keaslian identitas digital, serta tanggung jawab moral dalam berinteraksi di ruang yang telah dimediasi AI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pendidikan etika dan kesadaran digital berbasis AI menjadi kebutuhan mendesak dalam kurikulum formal dan non-formal untuk membentuk pengguna media sosial yang cakap dan berintegritas di era disruptif ini. Untuk mewujudkan pendekatan pendidikan yang adaptif tersebut, diperlukan kolaborasi multidimensional antara pemerintah, institusi pendidikan, perusahaan teknologi, dan komunitas. Kurikulum perlu dirancang secara dinamis, tidak hanya menyajikan teori tetapi juga simulasi interaksi dengan lingkungan digital berbasis AI, seperti praktik mengidentifikasi deepfake, menganalisis bias algoritma rekomendasi, atau menilai implikasi etis dari penyebaran data pribadi.  
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligences Quillbot dalam Menurunkan Plagiasi Karya Ilmiah bagi Mahasiswa Baru Khoiri, Moh; Safar, Muh.; Haddar, Gamar Al; Hanum, Gilang Kartika; Rukiyanto, Bernardus Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1575

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to train new students in utilizing the Quillbot Artificial Intelligence application as a tool to reduce plagiarism in scientific works. The implementation method of this research consists of three main stages, namely: (1) Preparation Stage, including needs analysis through an initial survey and preparation of training materials; (2) Implementation Stage, carried out through training seminars with interactive lecture methods, direct demonstrations of the use of Quillbot features (such as paraphraser, summarizer, and grammar checker), as well as practice and mentoring (coaching clinic); and (3). The results of the study indicate that this training succeeded in significantly improving the understanding and skills of participants.  Participants' knowledge of responsible paraphrasing techniques increased by an average of 75%. Furthermore, during the practical session, participants were able to reduce the plagiarism rate in the given example texts from an average of 80% to below 15%, while maintaining academic integrity and the original meaning of the referenced sources. The conclusion of this activity is that structured training on the use of the AI Quillbot, oriented towards academic ethics, effectively empowers new students to produce more original writing and avoid plagiarism.
Implementasi Pendidikan Karakter Di Era Inovasi Artificial Intelligence (AI) : Strategi Dan Tantangan Dalam Meningkatkan Kesadaran Moral Mahasiswa Nadhroh, Luthfiyatun; Anwar, Syamsul; Wahyuniar, Wahyuniar; Aswita , Dian; Rukiyanto, Bernardus Agus; Annas, Annisa Nuraisyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas implementasi pendidikan karakter di era inovasi Artificial Intelligence (AI) dengan fokus pada strategi dan tantangan dalam meningkatkan kesadaran moral mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai karakter dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan tinggi di tengah disruptif teknologi AI, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai literatur relevan, termasuk buku, artikel jurnal ilmiah, dan sumber terpercaya lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif meliputi penguatan peran dosen sebagai teladan, integrasi nilai etika dalam materi perkuliahan berbasis AI, serta pengembangan kegiatan kurikuler yang mendorongrefleksi moral. Namun, tantangan utama terletak pada cepatnya perkembangan AI yang kerkadang melampaui kesiapan institusi dalam merumuskan kebijakan etika, serta potensi ketergantungan mahasiswa pada teknologi yang dapat mereduksi interaksi sosial. Dengan demikian, kolaborasi antara pendidik, institusi, dan pembuat kebijakan menjadi krusial untuk memastikan AI menjadi alat yang memperkuat, bukan menggantikan, fondasi moral mahasiswa.
TIPS DAN TRIK: PENYUSUNAN ARTIKEL ILMIAH TERINDEKS SCOPUS BERBASIS PENELITIAN KUANTITATIF Anita Ninasari; Nurul Hikmah; Marlina Marlina; Jeffrey Payung Langi; St. Rahmah; Bernardus Agus Rukiyanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.46370

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Tips dan Trik: Penyusunan Artikel Ilmiah Terindeks Scopus Berbasis Penelitian Kuantitatif” dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas akademisi dan peneliti dalam menulis artikel ilmiah yang sesuai dengan standar jurnal internasional bereputasi, khususnya yang terindeks Scopus. Topik ini dipilih karena masih banyak peneliti yang mengalami kesulitan dalam memahami proses penulisan dan publikasi artikel ilmiah yang berkualitas, terutama dalam ranah penelitian kuantitatif. Metode kegiatan ini menggunakan pendekatan pelatihan daring melalui aplikasi Zoom, dengan tahapan penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Kegiatan diikuti oleh 33 peserta dari berbagai latar belakang akademik dan profesi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik penyusunan artikel ilmiah yang memenuhi kriteria jurnal Scopus, termasuk pemahaman tentang struktur artikel, strategi retoris, dan cara mengidentifikasi research gap. Pelatihan ini memberikan bekal penting bagi peserta untuk meningkatkan peluang publikasi di jurnal internasional dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas riset nasional. Kesimpulannya, pelatihan ini sangat relevan dan berdampak positif dalam mendorong produktivitas publikasi ilmiah di Indonesia.
Bridging The Digital Divide: The Effectiveness Of Gadget Provision Programs And Digital Literacy Training For Marginalized Students In Improving Access And Learning Outcomes (A Longitudinal Study) Tri Handayani; Wajnah; Andi Hidayati; Musa Hefer Smas; Bernardus Agus Rukiyanto
Academy of Education Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v17i1.3289

Abstract

The digital divide remains a significant barrier to equitable educational access in developing nations, particularly affecting marginalized students in underserved regions. This longitudinal qualitative study examines the effectiveness of a device provision and digital literacy training program implemented across three schools in rural Indonesia over an 18-month period. Utilizing semi-structured interviews with 45 students and 18 educators, combined with classroom observations and document analysis, this research employs thematic analysis to identify how coordinated hardware provision and pedagogical training influence student learning access and academic outcomes. Key findings reveal that device provision alone demonstrates limited efficacy; however, when coupled with structured digital literacy training and teacher professional development, significant improvements emerge in student engagement (73% increase), digital skill competencies (average gain of 2.4 proficiency levels), and learning outcomes (28% improvement in academic performance). The study identifies critical success factors including sustained teacher training, contextual curriculum adaptation, and family literacy support. Findings suggest that addressing the digital divide requires multifaceted approaches beyond infrastructure investment, emphasizing the need for integrated educational interventions that consider local socioeconomic contexts and teacher capacity. This research contributes to evidence-based policy recommendations for equitable technology integration in marginalized educational settings.
Co-Authors AGUS DWI SANTOSO Ahmad Muktamar B Ahmad Qurtubi Aldo, Novian Ali Impron Almira Ulimaz Anastasia Rita Widiarti Andi Hidayati Anita Ninasari Annas, Annisa Nuraisyah Ansori Antonius Budisusila Antonius Tri Priantoro Anuar Ahmad Aom Thai Arianto, Sofyan Arifudin, Opan Astuti, Andri Bakri, Asri Ady Bangun, Eka Uliyanti Putri Br. Basir, Badirun Caecilia Wahyu Estining Rahayu cahyono, didik Catharina Brameswari Darimis Darimis Darmun, Darmun Dewi Sholeha Maisaroh Dewi Widyastuti Dhaniswara, Erwin Dian Aswita, Dian Diksita Galuh Nirwinastu Dina Mayadiana Suwarma Dr. Suryaningsih, S.S., M.Pd.K. Eko Hari Parmadi Enda, Matius F.X. Sinungharjo Fatmawati Sabur Fauzi Aldina Febrian, Wenny Desty Febriana Ndaru Rosita Firda Weri Gamar Al Haddar Hanafiah Hanafiah Hanafiah Hanafiah, Hanafiah Hanum, Gilang Kartika Harefa, Anugerah Tatema Hary Murcahyanto Haryanto Haryanto Hastuti, Rini Mei Hayati Hayati Hendra Kurniawan Hendra Sudarso Hidayah, Hidayah I Putu Agus Dharma Hita Ibnu Maja Ilyas Ilyas Imam Jayanto Imanirubiarko, Sabda Intan Kamala Aisyiah Irawan Irawan Irwan Moridu Istifa, Much Al Khaqqoh Iwan Ridwan Jeffrey Payung Langi jenita jenita, jenita Josephine Wuri Kalip Khaerul, Khaerul Khoiri, Moh Kushariyadi Kushariyadi Ladjin, Nurjanna Lindawati Lindawati M. Syahputra Mardiah , Ainun Marlina Marlina Marzuki Merakati, Indah Merita Ayu Indrianti Ming Pong Mirdan Kurniawan, Mirdan Moh. Solehuddin Muh. Safar, Muh. Muhammad Faizul Husnayain Muhammad Husnur Rofiq Muhammad Thalal Muktar, Muktar Munisah, Eny Musa Hefer Smas Nadhroh, Luthfiyatun Napat Chai Ni Gusti Ayu Lia Rusmayani Nisak, Sayida Khoiratun Nofirman, Nofirman Novidawaty Tambunan Nurnainah, Nurnainah Nurul Hikmah Nurzaima Nurzaima Nurzaima Nurzaima Olga Sancaya D. P Pebriani, Ela Petra Periani Halawa Raka Ismaya Ratna Novita Punggeti Reviandari Widyatiningtyas, Reviandari Riyanti, Apriani Roswati, Roswati Sari, Arum Pandan Sari Siagian, Tony Siminto Siminto Siminto Siminto, Siminto Slamet Hariyadi Slamet Hariyadi Solissa, Everhard Markiano St Rahmah Sumantri, Damiana Reanita Suryono, Wiwid Suyuti Suyuti Syamsu Rijal Syamsu Rijal Syamsul Anwar, Syamsul Sya’bana, Mohammad Vega TEGUH ARIFIANTO, TEGUH Tri Handayani Utama, I Wayan Karang Vandan Wiliyanti Wahyudin, Mokhammad Wahyuniar Wahyuniar Wajnah Wakhudin Weraman, Pius Widyatiningtyas, Widyatiningtyas Wijaya, Hamid Wisma, Nur Wiwid Suryono Yuliana Rini Hardanti