p-Index From 2021 - 2026
17.896
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Hijri FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Humanistika : Jurnal Keislaman Halaqa : Islamic Education Journal Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies IQRO: Journal of Islamic Education Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI Jurnal Penelitian IPTEKS Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal Pendidikan Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Al Ibtidaiyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Journal of Contemporary Islamic Education Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) At-Tadbir : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam DEVELOPMENT : Journal of Community Engagement Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains LECTURES: Journal of Islamic and Education Studies International Journal of Islamic Thought and Humanities ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Itekes Bali Al Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Attaqwa:Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Refleksi : Jurnal Penelitian Tindakan Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Medika: Medika Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity JERIT: Journal of Educational Research and Innovation Technology Islamic Education Journal (ISEDU) Educational Research Indonesia International Journal of Multidisciplinary Reseach Journal of Education and Learning Innovation Rihlah Review: Jurnal Pendidikan Islam Edumaspul: Jurnal Pendidikan Innovasi : Jurnal Inovasi Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN KARAKTER KEDISIPLINAN ANAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN BARAT Sumiati Sumiati; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i1.187

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara jelas konsep pembentukan karakter dalam perspektif Islam dan Barat, dan untuk melihat tujuan pendidikan dari perspektif Islam dan Barat. Penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan tematik dan dianalisis dengan menggunakan content analyze (analisis isi). Hasil pembahasan dari penelitian   ini adalah melihat konsep pendidikan dari perspektif Islam merupakan karakter yang sama halnya dengan akhlak. Berbeda dengan konsep pendidikan perspektif barat. Tujuan pendidikan Islam dan pendidikan Barat tidaklah sama. Islam tidak hanya berbicara tentang dimensi sekular, tetapi juga lebih memperhatikan dimensi akhirat. pendidikan anak dalam Islam dan Barat menunjukkan bahwa adanya kesenjangan pola pikir yang digunakan para ilmuwan untuk membentuk kepribadian yang berbeda. Ketika sumber dan metode ilmu pengetahuan Barat sepenuhnya bergantung pada pengalaman, itu rasional dan seringkali materialistis, mengabaikan dan meremehkan cara memperoleh pengetahuan melalui pencerahan dan klasik. Oleh karena itu, berbeda dengan konsep keilmuan dalam Islam, yang secara epistemologis bersumber dari kitab suci Al-Qur'an yang diperoleh melalui wahyu, hadits nabi, shalawat dan salam, dan hadits para ulama.Kata Kunci: Pendidikan , Karakter, perspektif Islam dan Barat.
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MENURUT KIHAJAR DEWANTARA DAN MARIA MONTESSORI Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi; Saiful Badar; Laily Oktavianingrum
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i1.188

Abstract

Tindakan yang dilakukan oleh seseorang yang bersifat nyata itu merupakan makna dari hasil pendidikan karakter yang dapat membentuk kepepribadiannya seseorang. Hal tersebut dilalui dengan pendidikan budi pekerti sehingga terbentuknya keperibadian di dalam diri seseorang. Seseorang akan bertinh laku dengan baik, bertanggung jawab, jujur, kerja keras, lemah lembut menghormati sesama dan juga penuh kasih saying. Hal itu dapat dilihat secara nyata pada tingkah laku seseorang. Konsep Pendidikan yang dimiliki oleh Ki Hajar Dewantara adalah bersifat pribumi. Sistem pendidikannya adalah system among dengan artian bersendikan kodrat alam dan merupakan system pendidikan yang bersifat kekeluargaan dan kemerdekaan terhadap anak supaya mereka dapat berkembang dan tumbuh dengan dasar kekuatannya sendiri Penyusunan metodenya Montessori merupakan sebuah metode pendidikan bagi anak-anak yang berdasar pada teori terhadap perkembangannya anak. Adapun metode tersebut berkarakteristik menekankan terhadap aktifitas anak dan adaptasi dilingkungan tempat belajarnya serta menyesuaikan terhadap level berkembangnya anak. Aktifitas fisik dan peran dalm menyerap kemampuan yang praktis dan konsep pembelajaran. Dari lingkungan sekolah konsep untuk Pendidikan anak diusia dini menurut Maria Montessori dan Ki Hajar dewantara juga ditemukan kesamaan dan juga ditemukan perbedaannya. Melihat persamaannya dilingkungan sekolah sama-sama mempunyai pendapat.Seprti halnya disekolah Casa Dei Bambini dan juga taman indria. Keduanya tersebut berpendapat sama bahwasanya media dalam pembelajaran menggunakan media dalam belajar yang bersifat alamiah dan pembelajaran nyata dari alam itu lebih menarik dibandingkan menggunakan media yang dibuat. Tempat dilaksanakannya pendidikan terhadap anak diusia dini dalam pemikiran Maria Montessori anak didik dfokuskan diruang kelas dan juga diditempatnya anak-anak pada saat bermain yang telah dirancangnya. Berdasarkan pemikiran Ki Hajar Dewantara bahwasanya tempat untuk dilaksanakannya Pendidikan terhadap anak tidak hanya dilingkungan sekolah. Mereka dapat melaksanakan pembelajarannya dilingkungan masyarakat dan juga dilingkungan keluarga. Jadi pemikirannya lebih meluas Pendidikan terhadap anak itu harus saling didukung oleh tiga lingkungan tersebut
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER YANG TERDAPAT DALAM KISAH UMAR BIN ABDUL AZIZ Abdul Hakim Habibullah; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i1.245

Abstract

Pendidikan karakter didunia pendidikan merupakan wadah atau proses yang bertujuan untuk membentuk pribadi seseorang agar menjadi pribadi yang baik serta berguna dilingkungan keluarga dan masyarakat. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu apa sajakah nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kisah Umar bin Abdul Aziz. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pendidikan karakter yang ada pada Umar bin Abdul Aziz. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (Library Reseach) yaitu dengan mencari buku-buku dan data yang berkaitan dengan penulisan pada jurnal ini. Mengenai hal tersebut peneliti menganalisis dari beberapa data terkait dengan artikel para peneliti yang masih relevan dengan judul yang dibahas. Dalam penelitian ini tehnik analisis data yang penulis gunakan yaitu analisis isi atau content analysis dengan tujuan untuk membandingkan satu studi dengan studi lain yang berkesinambungan dengan artikel ini. Dapat diketahui penelitian ini penulis membahas tentang strategi dan pendidikan karakter yang bermanfaat dalam kehidupan masyarakat. Dalam penelitian ini penulis memaparkan beberapa pembahasan yaitu dengan menjabarkan profil dari Umar bin Abdul Aziz yang terdiri dari nama gelar, keluarga, kelahiran, tingkat keilmuan dan nilai pendidikan karakter yang berjumlah delapan, diantaranya: Religius, disiplin, tanggung jawab, cinta ilmu, rendah hati, zuhud, tegas dan adil.  Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Umar bin Abdul Aziz
PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA DI SMK SUNAN KALIJAGA RANDUAGUNG LUMAJANG Winda Susanti Wulandari; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 6 No. 1 (2022): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v6i1.247

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini ialah Mendeskripsikan akhlak siswa SMK Sunan Kalijaga Randuagung-Lumajang serta Mendeskripsikan pencapaian peningkatan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam terhadap Akhlak Siswa SMK Sunan Kalijaga Randuagung-Lumajang. Riset ini mengulas pembinaan adab yang dicoba oleh guru Pendidikan Agama Islam di SMK Sunan Kalijaga. Penelitian ini mengenakan pendekatan deskriptif kualitatif, hingga kedatangan peneliti di lapangan sungguh berarti. Peneliti berperan langsung selaku instrument dan selaku pengumpul informasi hasil pemantauan yang mendalam dan ikut serta aktif dalam penelitian. Analisa data dicoba dengan metode mengamati informasi yang terdapat, kemudian melaksanakan pengurangan informasi, penyajian informasi dan menarik kesimpulan serta langkah akhir dari analisa informasi ini melangsungkan kesahan informasi dengan memakai intensitas observasi triangulasi. Hasil riset membuktikan kalau, Upaya- usaha yang dicoba oleh guru Pendidikan Agama Islam di SMK Sunan Kalijaga Randuagung dilaksanakan dengan cara intensif tiap hari serta tiap minggunya, semacam usaha Sholat Dhuha serta Sholat Dhuhur Berjama’ ah, Mujahadah, Aspek yang mensupport dalam pembinaan adab: a. Aspek keluarga atau orang tua yang amat berfungsi aktif turut membina adab anak didik. b. Lingkungan ataupun warga dekat sekolah. c. peraturan tertib sekolah buat membatasi kenakalan anak didik. d. Guru PAI serta Guru yang yang lain yang berfungsi aktif dalam membina adab anak didik, aspek yang menghalangi pembinaan adab: a. Lingungan dekat yang kurang mensupport. b. Terbatasnya pengawasan pihak sekolah. c. Tindakan serta sikap anak didik yang beraneka ragam. d. Pergaulan anak didik yang tidak bisa dikontrol. e. Maraknya kemajuan data zaman saat ini.Kata Kunci : Profesionalisme Guru PAI, Pembinaan, Akhlak Siswa
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DASAR HURUF HIJAIYYAH DALAM KELANGSUNGAN PEMBELAJARAN BACA TULIS AL QURAN DI IMTIYAZ QUR’AN LEARNING Hideko Firryal Ghaliayah Agnur; Devy Habibi Muhammad
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i2.373

Abstract

Pada jurnal ini membahas tentang bagaimana cara penerapan pembelajaran huruf hijayyah atau bagaimana cara pembacaan makhorijul huruf dengan tepat, untuk dapat mempermudah anak-anak yang baru mempelajari membaca dan menulis Al Qur’an. Serta menumbuhkan motivasi anak didik untuk mempelajari dasar pembelajaran Al qur’an. Pembelajaran baca tulis Al Qur’an merupakan suatu keharusan bagi setiap umat muslim dalam pelaksaan pembelajaran Al Qur’an agar memudahkan mereka dalam memahami Al Qur’an dengan mudah. Dalam mempelajari Al Qur’an juga tentunya harus melewati tahap demi tahap.Dengan demikian, dalam suatu pembelajaran baca tulis Al Qur’an juga dibutuhkan sebuah cara yang efisen, mudah namun tepat. Metode yang digunakan di imtiyaz Qur’an Learning menggunakan metode yang bisa mengajarkan anak cepat dalam mengeja dan membaca Al Qur’an, karena dirancang agar anak didik tidak hanya mampu membaca Al Qur’an, tetapi juga dapat menulis tepat dan efektif.Dan adapun maksud dari penelitian ini yaitu: (1)menjelaskan apa itu pembelajaran baca tulis Al Qur’an dengan metode Imtiyaz(2)menjelaskan proses pembebelajaran baca tulis Al Qur’an dengan metode Imtiyaz(3)menjelaskan hasil pembelajaran baca tulis Al quran dengan metode Imtiyaz. Dari hasil penelitian ini bisa kita ketahui bahwasannya penerapan metode pembelajaran dasar huruf hijaiyyah di Imtiyaz Qur’an Learning sangatlah tepat.Kata Kunci : Pembelajaran, membaca dan menulis, Al Qur’an.
PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN AKHLAQ PADA KELUARGA PETANI DI KEDOPOK KOTA PROBOLINGGO Moch Muhaimin; Devy Habibi Muhammad
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v5i1.583

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran orang tua dalam membangkitkan moral generasi muda di Kedopok Probolinggo. Para peneliti di lapangan telah menemukan bahwa orang tua yang hanya memberikan saran atau panutan mungkin tidak mendengarkan masa mudanya, dan anak muda sering meminta nasihat dari orang tua mereka. Pertanyaan penelitian dari penelitian ini adalah bagaimana peran orang tua dalam membangkitkan semangat juang di Kedopok Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Tujuan metode penelitian adalah untuk menggambarkan secara komprehensif dan mendalam realitas sosial objek penelitian dan berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat sedemikian rupa sehingga menggambarkan ciri-ciri, dan pola-pola yang menggambarkan fenomena tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran orang tua merupakan pengasuh yang paling utama bagi anak-anak tersebut, karena selain mendidik anak, juga perilaku orang tua di lingkungan rumah. Pada dasarnya, adalah tanggung jawab orang tua untuk mendidik dan merawat anak-anaknya agar berakhlak lebih baik. Di dalam keluarga, anak-anak mengumpulkan pengalaman-pengalaman awal yang mereka gunakan sebagai bekal hidup mereka dan menerapkannya dalam kehidupan sosial.
PERAN GURU MATA PELAJARAN FIQIH DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN SHOLAT SUNNAH DUHA SISWA MTs NUSANTARA PROBOLINGGO Ummi Astutik; Devy Habibi Muhammad
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v5i1.608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana profesor mata pelajaran fiqh MTs Nusantara Probolinggo dapat membantu mahasiswa menjadi lebih teratur dalam shalat sunnah duha mereka. Beberapa murid MTs Nusantara Probolinggo, meskipun sudah cukup umur ketika didorong untuk berpartisipasi dalam sesi doa sehari-hari, tetap mengabaikan tanggung jawab ini. Doa dan tindakan ibadah lainnya membutuhkan keterlibatan penuh dari jamaah, tubuh dan pikiran. Karena itu, studi tentang fiqh menginstruksikan individu tentang praktik ibadah yang diperlukan. Dalam penelitian ini, kita bertanya, "Bagaimana peran guru besar topik fiqh dalam mengangkat aktivitas shalat duha sunnah?" Pertanyaan ini dirumuskan berdasarkan konteks masalah. Karena topik ini terkait erat dengan pembiasaan, para peneliti menggunakan strategi kualitatif deskriptif yang menggabungkan penelitian lapangan. Dalam penyelidikan ini, peneliti sendiri berfungsi sebagai instrumen data penting dan peserta dalam lingkungan alam. Data ditampilkan dalam teks dan visual, membuatnya sangat deskriptif. Hasil pembahasan menampilkan bahwa peran guru mata pelajaran fiqih dalam meningkatkan keaktifan sholat sunnah duha di MTs Nusantara Probolinggo ialah guru berperan sebagai pendidik, berperan sebagai pembimbing,berperan sebagai motivator, berperan sebagai model atau contoh, berperan sebagai penasehat. Kata Kunci, Peran Guru, Keaktifan Sholat Sunnah
PENERAPAN SISTEM BOARDING SCHOOL UNTUK MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA SMP NAMIRA KOTA PROBOLINGGO Ahmad Fuad Abdul Baqi; Dimas Adji Pangestu; Devy Habibi Muhammad
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v5i1.643

Abstract

This research aims to determine the implementation of the Boarding School system for the formation of the religious character of students at Namira Junior High School, Probolinggo. This study uses descriptive qualitative research that produces descriptive data. Sources of data were obtained from the principal, ustadz, ustadzah, assistants, students. Data collection procedures are interviews, observation, and documentation. Data analysis uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Checking the validity of the data uses observation and triangulation. The research stages conducted were pre-field, field, data analysis stage, and report writing stage. The results of this study indicate that: 1) The implementation of the boarding school system at Namira Middle School, Probolinggo City with the mentoring system runs smoothly. The activities that have been set are carrying out the obligatory prayers in congregation, sunnah prayers, participating in Al-Qur'an teaching activities up to the book every day. 2) The formation of religious character at the Namira Junior High School boarding school in Probolinggo City uses the method of habituation, advice and punishment. 3) The supporting factors in the implementation of the boarding school system are school factors that always fully support, parents factors due to distance of the house and also the desire of the parents for children to take part in the boarding school program so that religious character or good morals are formed, strategic environmental factors to facilitate the implementation of the boarding school system. As for the inhibiting factors, namely students who are lack discipline in carrying out teaching and learning activities.
KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF AL GHAZALI DAN THOMAS LICKONA Anwar Sholeh; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v2i2.203

Abstract

Konsep pendidikan akhlak menurut Al ghozali berpedoman pada Qur`an dan Hadits yang menjadi dasar tarbiyatul khuluq. Keduanya berfungsi sebagai pembentuk pribadi yang luhur dan bijaksana untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Sedangkan konsep akhlak yang di bangun Thomas Lickona adalah pentingnya akhlak di setiap aspek kehidupan manusia dalam mencetak kepribadian yang baik dalam kehidupan. Sedangkan lingkungan keluarga sangat berperan dalam mementuk potensi dan kepribadian akhlak seseorang tersebut.Al Ghazali dan Thomas memiliki persamaan dalam konsep pendidikan dimensi sosial, kebiasaan/ habituation dan keteladanan/uswatun hasanah.   Dalam hal pendidikan akhlak baik al Ghazali dan Thomas, keduanya memiliki pandangan yang sama bahwa pendidikan akhlak sangat penting dan utama di mulai sejak dini atau anak-anak.   Pandangan Al Ghazali dan Thomas secara garis besar bahwa dalam pendidikan akhlak harus terintegrasi, sistematis yang menyeluruh dan berkelanjutan.Hal yang paling mendasar dalam pendidikan akhlak menurut Al Ghazali dan thomas Lickona memiliki perbedaan. Menurut Al Ghazali dasar pendidikan akhlak berpijak pada Qur`an dan Sunnah dengan empat metode, keteladanan, pembiasaan, nasihat dan cerita sehingga terwujud insan kamil. Sedangkan menurut Thomas dasar pendidikan akhlak adalah keluarga dan lingkungan dengan pemahaman, pemotivasian, pembiasaan, keteladanan dan hukuman.
PERAN PENDIDIKAN PESANTREN SEBAGAI PEMBENTUKAN KARAKTER DALAM MENGHADAPI TANTANGAN KEHIDUPAN MODERN (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al Barokah Desa Tunggak Creme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo) Muhammad Husin; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v2i2.206

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan penulis, maka dapat diambil kesimpulan bahwa cara yang dilakukan pondok pesantren Al Barokah Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo untuk meningkatkan karakter santriwan dan santriwatinya, dengan Pembenahan kurikulum pondok pesantren yang semula hanya menanamkan pendidikan keagamaan, kemudian pada perkembangannya lembaga ini juga memasukkan kurikulum umum dan keterampilan dalam kegiatan belajar mengajar serta melakukan pembaharuan dalam manajemen pondok pesantren, diantaranya :pembaharuan dalam bidang metode pembelajaran, pembaharuan dalam bidang kurikulum, pembaharuan dalam bidang evaluasi serta pembaharuan dalam bidang manajemen pondok pesantren. Hal itu dapat di kaitkan dengan kesimpulan dari penelitian bahwa proses pembelajaran menyediakan ruang bagi siswa berinteraksi dan bersosialisasi antara satu dengan yang lainnya.   Dari pembaharuan inilah peran pendidikan pesantren dalam pembentukan karakter di era modern, khususnya di pondok pesantren al Barokah sangat jelas terlihat. Hal inidapat di lihat dengan banyaknya alumni yang mumpuni dan kompeten dalam segala bidang baik bidang agama maupun umum. Pada dasarnya semua program kegiatan pembelajaran, mulai dari pembelajaran pondok pesantren, madrasah dan pendidikan formal telah di rencanakan dengan tujuan mendidik, mengarahkan, membina, mengembangkan dan membuat sikap anak menjadi mandiri.
Co-Authors Abadiyah, Sa’adatul Abdul Hakim Habibullah Abdul Hamid Abdul Qodir Achmad Fatahila Adawiyah , Robiatul Adiba Maulidiyah Aditiya, Muhammad Samsul Afkarina, Naura Agustiarini Eka Dheasari Agustiriani Eka Desari Ahmad Fuad Abdul Baqi Ahmad Paeng Ahmad Shiddiq Ahmad Solehudin Ahmad Syaifuddin Romli Ahmad Zainul Ainaul Karomah Akhmadi, Abdul Muhaimin Al Fasil, Maulana Rihdo Alatise, Toyosi Alda Eky Nur K Alda Eky Nur Kholifah Ali, Mahfud Alifia Wahyuni Choirun Nisa Aliyah Alsokari, Tareq Andini, Nesi Anti Anindya Putri Susanti Anwar Sholeh Anwar Sholeh Aries Dirgayunita ARIF HIDAYAT Asripa Asripa Atiyah, Umi Audi Pramudita Aulia Nazal Qur'ani Avita Khoirun Nisa Aziz, Ahmad Adib Bakri Benny Prasetiya Danis Imamatul Chusniyah Devi Nur Azizah Dimas Adji Pangestu Diyah Rhodiyah Dwi Ayu Wulandari Efendi, Muhammad Irfan Efendi, Slamet Elawati Dewi Evi Widiyawati Fahimatun Nadiyah Faisal Faliyandra Faizah Qurotul Ahyun Fajar, Lisun Ibnu Faridi Faridi Fathur Rozi Fatimah Nurhayati Febi Fatlika Nurussofiah Fifit Trisnayanti Abdi Firatih Wulandari Fitri Kurnia Fitria Anggraeni FitrianingsihWulandari Gama Victorya Al Aziiz Gama Gama, Gama Victorya Al Aziiz Gofar, Abd. Halili, Heri Rifhan Handayan, Handayan Hani Nafi’ah Rachmawati Hanifah Nurul Shodiqoh Hardiansyah, Yayak Heri Kusuma Hideko Firryal Ghaliayah Agnur Holilah, Nur Humaidi, M. Nurul Husnia, Khoridatul Ike Septianti Imro Atus Soliha Irma Mila Karimah Irmaningrum, Rizka Novi Khalilurrahman Khoiriyah Khoiriyah Khoirul Basor Khoridatul Bahiyah Khoridatul Husnia Khozin, Khozin Lailatul Izzah Lailatul Izzah, Lailatul Lailiyah Nurusshobah Efendi Lailtul Izzah Laily Oktavianingrum Lisun Ibnu Fajar Lukman Hakim Luluk Aviva M Jadid Khadavi Maimuna, Septia Margareta, Agatha Lola Margareta Marzuki, M.Hasbullah Mashudi Mashudi MAULANA ISHAQ Maulid Agustin Maulidah, Qoifatul Maulidiyah, Adiba Maulidiyah, Nurlaila May dwi Moch Muhaimin Moch. Salman Alfarizi Moch.Salman Alfarizi Moh Nur Hakim Moh. Imam Syafi'i Moh. Khakim Mohammad Arifin muhammad alfi syahrin Muhammad Husin Muhammad Husin Muhammad Syamsi Harimulyo Muhammad Tholibin Muhammad Tholibin Murtin Murtin Musthofa, Achmad Mutiah Cahyaning Tiyas Nadiah Yusfi Nabilah Nali Naura Afkarina Nazah Ulinnuha Nazah Ulinnuha Nikmatul Musayadah Nikmatul Musayadah Ningsih, Susiyati Nonik Kasiari Nur Hasanah Nur Kholifah, Alda Eky Nur Khosiah Nurlaila Maulidiyah Nurul Fajar Insani Nurul Hidayah Nurul Widya Agustin Nuryami Peti Zamhariro Pinna Nur Latifah Pramudita, Audi Pratiwi Dwi Warih Sitaresmi PUTRI WULANDARI Qodir, Abd Qomar, Badrul Qurrota A'yuni Qurrotul Aini Rachmawati, Hani Nafi’ah Ravina Wijayati Ravina Wijayati Reza Hilmy Luayyin Riami Riami Rina Robi'atul Adawiyah Robiatul Adawiyah Robiatul Adawiyah Rofiqo, Rofiqo Romelah Romelah Saiful Badar Salsabila, Rahil Sholehati Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Khomsah Apsari Siti Maryam Sofia Sofia Solly Aryza Sulaiman Jaeng Bintaro Sumiati sumiati sumiati Suna Susandi, Ari Syamsul Huda Syirotun Nadiyah Agustin Tanti Setiawati Tobroni Tobroni Tobroni, Tobroni Turrohmah, Bail Miya Turrohman, Bail Miya Ummi Astutik Ummul Karimah Wahid, Abdul Rohman Wardhani, Maharani Kusuma Wati, Ning Jamila Wijayati, Ravina Winda Susanti Wulandari Yuliana Wardanik Yulina Fadilah Yulistian Hartini Yunusiyah, Rahmah El Yusfi, Muhammad Amirullah Zainul, Ahmad Zaka, Muhammad Zakaria