Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Isi Modul Ajar Berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge dan Contextual Teaching and Learning untuk Penguatan Literasi Ide Pokok dan Pelestarian Budaya Lokal pada Siswa SD dengan AI Canva Ratna Catur Maharani; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modul ajar Bahasa Indonesia kelas IV berbasis TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dan CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam penguatan literasi ide pokok serta pelestarian budaya lokal dengan memanfaatkan AI Canva. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya kemampuan literasi siswa Indonesia, khususnya dalam menentukan ide pokok paragraf, serta pentingnya integrasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis isi terhadap modul ajar yang mencakup struktur materi, tujuan pembelajaran, kegiatan belajar, dan penggunaan teknologi seperti AI Canva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini berhasil mengintegrasikan konten literasi, nilai budaya lokal, dan pendekatan pembelajaran inovatif. Kegiatan seperti diskusi, presentasi, dan pembuatan mind map mendorong pemahaman siswa tentang ide pokok dan pendukung, sementara tema tari tradisional (seperti Tari Saman dan Tari Kipas Pakarena) memperkaya konteks pembelajaran. Pemanfaatan teknologi, termasuk AI Canva dan video YouTube, meningkatkan keterlibatan siswa dan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan ajar yang relevan dengan kebutuhan abad 21, meskipun terdapat batasan seperti keterbatasan sampel modul yang dianalisis. Implikasinya, modul berbasis TPACK dan CTL ini dapat menjadi model bagi pengembangan bahan ajar literasi yang kontekstual dan berbasis teknologi di tingkat sekolah dasar.
Analisis Isi Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas II SD Berbasis Wordwall pada Materi Kosa Kata Tema Family Mega Febriani Sya; Rizka Ananda Rahmadietha; Intan Rainy Mardiana Azhari; Nuraini Cantik Rizki Pramono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21167

Abstract

Penguasaan kosa kata merupakan bagian fondasi penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Namun, proses pembelajaran kosa kata masih sering dilakukan secara pasif dan monoton, tanpa melibatkan media yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi modul ajar Bahasa Inggris kelas II SD yang disusun oleh mahasiswa PGSD, dengan fokus pada integrasi media pembelajaran interaktif berbasis AI, yaitu Wordwall, dalam mendukung penguasaan kosa kata bertema “family”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitati dengan analisis isi sebagai metodenya. Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap dokumen modul, kemudian dianalisis berdasarkan empat komponen utama pembelajaran, yaitu tujuan, kegiatan inti, media yang digunakan, dan bentuk evaluasi. Analisis juga menyoroti bagaimana Wordwall diterapkan dalam kegiatan inti pembelajaran serta potensi kontribusinya terhadap keterlibatan siswa dan pemahaman kosakata. Hasil analisis menunjukkan bahwa modul dirancang secara sistematis dan kontekstual. Tujuan pembelajaran mencakup aspek kognitif dari tingkat dasar hingga analisis. Kegiatan inti melibatkan aktivitas variatif seperti pengenalan kosakata, latihan interaktif melalui Quizizz, dan permainan Wordwall. Wordwall digunakan dalam bentuk game matching yang mengaitkan kata dengan gambar anggota keluarga, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Media ini tidak hanya berperan sebagai alat bantu visual, tetapi juga mencerminkan penggunaan teknologi pembelajaran berbasis AI yang responsif dan adaptif. Evaluasi dalam modul dilakukan secara menyeluruh, termasuk asesmen individu, refleksi, dan rubrik penilaian yang jelas. Modul ini menunjukkan bahwa pendekatan sederhana, jika dirancang secara tepat, mampu menciptakan pembelajaran kosa kata yang efektif. Namun, penelitian ini memiliki batasan karena hanya menganalisis satu dokumen modul tanpa uji implementasi langsung di lapangan. Oleh karena itu, hasil penelitian ini belum dapat diterapkan secara umum. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas modul di kelas nyata serta membandingkan penggunaan Wordwall dengan media digital lainnya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya kesiapan calon guru dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi yang kontekstual dan berorientasi pada kebutuhan siswa abad ke-21.
Penggunaan Aplikasi Duolingo untuk Meningkatkan Movivasi Belajar Bahasa Inggris pada Mahasiswa Luthfia Hasanah; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22561

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris merupakan keterampilan penting bagi mahasiswa di era global, namun praktik di lapangan menunjukkan bahwa motivasi belajar sering kali rendah karena metode pengajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang menarik. Masalah ini berdampak pada rendahnya keterlibatan mahasiswa serta lambatnya perkembangan kemampuan bahasa mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penggunaan aplikasi Duolingo dapat meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah literature review dan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan dua mahasiswa pengguna aktif Duolingo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Duolingo berkontribusi positif terhadap peningkatan motivasi belajar melalui fitur gamifikasi seperti streak, poin, tantangan harian, serta desain latihan yang interaktif. Aplikasi ini efektif dalam memperkuat kosakata dasar dan membangun kebiasaan belajar, meskipun masih memiliki keterbatasan pada materi tingkat lanjut dan ketergantungan pengguna pada konsistensi harian.
Pembelajaran Bahasa Inggris Mahasiswa Gen Z di Era Transformasi Digital Sultan Faiz Fatih; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22562

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam cara mahasiswa Gen Z mempelajari bahasa Inggris di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana mahasiswa memaknai pengalaman belajar melalui berbagai platform digital serta memahami motivasi, strategi, tantangan, dan dampak penggunaan teknologi terhadap perkembangan kemampuan bahasa Inggris mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap dua mahasiswa Universitas Djuanda yang secara aktif memanfaatkan media digital dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti YouTube, TikTok, Duolingo, Grammarly, Google Translate, dan podcast menjadi sumber belajar utama karena sifatnya yang fleksibel, multimodal, dan mudah diakses. Mahasiswa mengalami peningkatan kemampuan terutama pada aspek listening, vocabulary, dan speaking, meskipun masih menghadapi hambatan berupa distraksi digital, rendahnya konsistensi, serta kurangnya struktur pembelajaran. Dukungan dosen dan institusi membantu proses belajar, namun sistem pembelajaran digital kampus dinilai belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran bahasa Inggris ke depan akan semakin bergerak ke arah digital dan berbasis kecerdasan buatan, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang adaptif dan sesuai karakteristik Gen Z.
Analisis Kesulitan Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar dalam Memahami Materi Present Simple Tense dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Rania Najla Hanani; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22571

Abstract

Bahasa Inggris sebagai bahasa asing yang sering digunakan dalam sarana komunikasi Internasional. Tense merupakan salah satu aspek mendasar dalam tata bahasa Inggris karena berfungsi menandai waktu terjadinya suatu peristiwa melalui bentuk kata kerja. Namun, tidak sedikit mahasiswa yang mengalami hambatan dalam menguasai dan menggunakan aturan present simple tense dengan tepat. Akan tetapi, kesulitan tersebut sering tidak disadari sehingga berdampak terhadap pembelajaran present simple tense. Artikel ini disusun bertujuan untuk menganalisis berbagai kesulitan yang dialami oleh mahasiswa dalam memahami materi present simple tense dalam pembelajaran bahasa Inggris. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan fokus pada analisis data yang diperoleh melalui wawancara 2 mahasiswa calon guru sekolah dasar. Hasil wawancara menunjukkan bahwa banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami perbedaan tata bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Salah satu tantangan utama dalam mempelajari adalah penggunaan akhiran -s atau -es pada kata kerja. Implikasi dari penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman mahasiswa calon guru sekolah dasar terhadap pembelajaran present simple tense perlu ditingkatkan, sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih menarik, efektif dan mudah dipahami.
Media Visual sebagai Pendukung Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Siswa SD: Indonesia Nabila Nur Fauziah; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22575

Abstract

Setiap proses pembelajaran di sekolah dasar membutuhkan strategi yang tepat agar siswa dapat memahami materi dengan lebih mudah dan efektif. Namun, tampaknya masih banyak pengajar yang mengalami kesulitan dalam memilih, membuat, dan memanfaatkan pembelajaran, sehingga materi yang disampaikan sering kali terasa kurang menarik dan cenderung membosankan bagi siswa SD, seperti saat memilih atau membuat media pembeleajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah fungsi dan manfaat media visual sebagai alat bantu atau pendukung dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk siswa SD. Metode penelitian yang diterapkan adalah dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada partisipan yaitu guru sekolah dasar dan siswa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual mampu meningkatkan fokus, dorongan, dukungan dan keterlibatan siswa selama kegiatan belajar, karena menyediakan pembelajaran yang mudah dipahami. Media visual juga terbukti mampu membantu siswa memperluas kosa kata, memahami arti kata, serta menautkan konsep bahasa dengan pengalaman sehari-hari. Penelitian ini juga memberikan kemudahan bagi guru sebagai panduan dalam memilih, merancang, dan mengimplementasikan media visual yang sesuai untuk meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar.
Pemahaman Grammar Mahasiswa dalam Pengembangan Kemampuan Speaking Siti Sifa Hanifa; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22584

Abstract

Kemampuan Speaking (berbicara) dalam pembelajaran Bahasa inggris merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai oleh mahasiswa di era globalisasi saat ini.Konsep dasar dalam pembelajaran Grammar  sebagai fondasi untuk meningkatkan kemampuan Speaking (berbicara) yang efektif.Namun,banyak mahasiswa yang masih mengalami kesulitan karena pemahaman Grammar  yang kurang,yang berdampak pada kualitas Speaking  mereka.Tujuan penelitian ini untuk mengekplorasi bagaimana pemahaman Grammar  yang baik dapat memahami dan meningkatkan kemampuan Speaking  mahasiswa.Metode yang di gunakan meliputi wawancara mendalam dengan responden mahasiswa dan kajian pusaka.Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa dapat memahami dan meningkatkan kemampuan Grammar  lebih baik memiliki Speaking  yang efektif dan percaya diri dalam berbicara.Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman Grammar  memberikan dampak baik pada kelancaran dam ketepatan Speaking  mahasiswa.Akhirnya,dengan adanya present continuous sangat penting dalam Speaking ,namun tidak banyak mahasiswa yang memahami sepenuhnya,artikel ini mendorong kesadaran dan latihan lebih lanjut.
Pemahaman dalam Mempelajari Present Continuous dan Simple Past Tense pada Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Najma Bahiyah; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22667

Abstract

Present continuous tense berfungsi untuk mengungkapkan aktivitas yang tengah terjadi saat percakapan berlangsung, sementara past tense digunakan untuk mendeskripsikan peristiwa yang sudah berakhir di waktu lampau. Meskipun demikian, masih terdapat banyak mahasiswa yang belum memahami konsep present continuous dan past tense secara mendalam. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar terhadap materi present continuous dan past tense. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara yang melibatkan tiga orang mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan menggunakan 10 pertanyaan sebagai  pengumpulan data. Hasil pemahaman dari ketiga mahasiswa sudah baik dalam memahami materi present continouos dan simple past tense serta mahasiswa mampu memahami perbedaan, pengertian, contoh dari present continuous dan simple past tense.
Strategi yang Efektif untuk Meningkatkan Keterampilan Listening Bahasa Inggris pada Mahasiswa Cantika Ramdini; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22705

Abstract

Banyaknya mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam memahami ucapan atau kalimat lisan dalam bahasa Inggris. Banyak mahasiswa gagal memahami percakapan verbal dalam Bahasa Inggris, yang menandakan bahwa keterampilan mendengarkan (listening skill) mereka masih berada pada tingkat yang sangat rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengidentifikasi strategi yang efektif dalam meningkatkan keterampilan listening bahasa Inggris pada pembelajar, khususnya di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara dengan dua mahasiswa dan studi pustaka. Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk memahami peristiwa yang dialami subjek penelitian. Peneliti juga meninjau berbagai sumber pustaka berupa jurnal, artikel ilmiah yang membahas strategi listening. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media autentik seperti film, YouTube, podcast, dan lagu menjadi strategi utama yang dianggap paling efektif. Mahasiswa juga mengombinasikan strategi metakognitif seperti mencatat poin penting, mengulang audio, dan memonitor pemahaman. Media autentik dinilai lebih relevan dibandingkan materi buku teks karena menyediakan konteks komunikasi nyata. Kendala utama yang ditemukan berkaitan dengan aksen, kecepatan bicara, dan kosakata baru. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah responden yang sedikit sehingga temuan belum dapat digeneralisasi.
Efektivitas Latihan Pemahaman Mendengar Berbasis Audio-Visual dalam Meningkatkan Kemampuan Listening Mahasiswa dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Vidi Kayla Putri; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22777

Abstract

Kemampuan listening merupakan salah satu keterampilan dasar yang penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris, terutama bagi mahasiswa sebagai calon pengguna bahasa di konteks akademik maupun profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan pemahaman mendengar berbasis audio-visual dalam meningkatkan kemampuan listening mahasiswa. Metode yang digunakan yaitu wawancara dan juga studi kasus. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mahasiswa lebih menyukai penggunaan media audio-visual dibandingkan hanya audio karena kombinasi suara dan gambar dianggap lebih mudah membantu memahami konteks, menangkap makna ujaran, serta mempelajari kosakata baru. Responden juga menyatakan bahwa video, film, dan konten visual lainnya memberikan pengalaman belajar yang lebih alami dan menarik. Selain itu, media audio-visual mampu membangun suasana belajar yang lebih interaktif dan meningkatkan motivasi mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Secara keseluruhan, latihan listening berbasis media audio-visual terbukti lebih efektif dalam menunjang pemahaman, retensi informasi, serta keterlibatan belajar mahasiswa. Temuan ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan media audio-visual dapat menjadi strategi yang relevan dan adaptif dalam meningkatkan keterampilan listening dalam pembelajaran Bahasa Inggris di perguruan tinggi.
Co-Authors Abduh, Amirullah Abdul Kholik Abdul Kholik Abel, Bherta Amelia Affane, Anne Agnesicca, Raisya Ain, Qori Kurotul Alansor, Pelita Bayhaqi Alfi Fatwa Nurani Alia Febriani Amalia, Rachmah Amelia , Dita Amir, Fachru Razy Amry, Nurfauziah Nadya Anatasya Dhiva Ramadhani Anisa Anisa Fauziah Anisah, Fida Anne Effane Annissa Mawardini Apriani, Yulia Arif Hidayat Asep Bayu Dani Nandiyanto Ashila, Laila Assa Nurani Hakiki, Mustika Aurellia Septiara Az Zahra Awaliah, Siti Marwa Azizah, Neng Siti Farhatul Azzahra, Natasya Azzahra, Zayeha Berlian Nurlaeni Cantika Ramdini Dalilah, Wafa Khilda Danis Anindita Putri Delfina Christie Sondakh Deski Halim Sudjani Deski Halim Sudjani Dhiya Ulfah Fathin Dianti, Alya Meysa Didin Syamsudin Dina Mawar Iswara Eneng Mulyanti Esi Suciptiati Fachri Helmanto Fadhilah, Rifdah Fauziah, Agnia Nurul Febriani, Regina Firmansyah, Willis Fitrah Raja Guk Guk, Zahra Fitrah RG, Zahra Ghinna Nur Aziizah Gina Manliani Hamamy, Fauziyatul Hamid Hediyansah Hanrezi Dhania Hasnin Hasan Bisri Hediyansah, M.Hamid Helmi Helmi Helmia Tasti Adri Herawati, Meta Herman, Annisa Robia Ibtisamah, Iffah Jihan Imawan, Nafisah Putri Inayah, Yeti Intan Rainy Mardiana Azhari Irma Inesia Sri Utami Irma Nurhikmah Irman Suherman Iyon Muhdiyati Khoirunnisa, Putri Laeli, Sobrul Lestari, Fani Irfani Lubis, Juliani Patiyasa Luthfia Hasanah Maharani, Ratna Catur Maharani, Tria Maranisya, Ulfi Megan Asri Humaira Miftahulkhairah Anwar MIRKH, Abdul Meatam Muhammad Rendi Ramdhani Muhammad Ridwan Mulyanti, Eneng Nabila Nur Fauziah Nadilah, Siti Nadilah Najma Bahiyah Neng Tyas Ananda Putri Ninuk Lustyantie Nisa, Hanna Nisa, Shofia Hanna Novi Anoegrajekti Novi Maryani Nur'ajiza, Nadila Nurahma, Siti Selvia Nuraini Cantik Rizki Pramono Nuresa, Sinta Ayu Nurhafitri, Izmi Nurhaliza, Salma Nuriah, Shofia Saniah Nurisma, Diva Syakira Nurul Salwa Oktaviani, Ria Oktaviani, Wida Prisilla Aulia Insyani Putri, Alya Maulida Putri, Arina Putri, Paramitha Cantika Putri, Salma Maulidia R. Siti Pupu Fauziah Rachmah Amalia Radif Khotamir Rusli Radif Khotamir Rusli Rahayu, Rini Rahma, Yasinta Rahmawati, Hasna Dwi Ramadhan, Rafi Rania Najla Hanani Ratna Catur Maharani Ratna Dewanti Ratna Dewanti Regina Febriani Resti Yektyastuti Rina Mirawati Rizka Ananda Rahmadietha Roestamy, Martin Rosna Wati Rosnawati Rusli, Radif Khotamir Sabrina, Naya Sabrina Salma Yuliani Santoso, Yolanda Marsha Santy Kurniasih Septian Maulana Shabrina Azzahra Shakilla Azzahra Shofia Hanna Nisa Sholihah, Siti Najma Siti Asiah Siti Fadhila Nursyahida Siti Sifa Hanifa Subandi, Sabrina Sudjani, Deski Halim Suja'i, Muhammad Iqbal Sultan Faiz Fatih Syahrin, Naira Syawalin, Najwa Nurfitri Syifa Fauzia, Syifa Syukri Indra Tawarniate, Reduk Teguh Prasetyo Ulandari Ulandari Uslan Uslan Vidi Kayla Putri Wafa Khilda Dalilah Widanti Utami Widyasari Widyasari Yeti Inayah Yuliani, Salma Yunianika, Ika Tri Yusa Elyana, Sindy Yusuf Safari Zahra Khusnul Lathifah