p-Index From 2021 - 2026
17.209
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BASASTRA KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia PHILOSOPHICA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School Jurnal Basataka (JBT) Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pena Indonesia INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Discovery : Jurnal Ilmu Pengetahuan Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABIDUMASY : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kawruh : Journal of Language Education, Literature and Local Culture Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Pahlawan : Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Budaya IJORER : International Journal of Recent Educational Research Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Sains Boga LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA) Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Journal of English Teaching Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) An-Nahdliyyah : Jurnal Studi Keislaman International Journal of Community Engagement Payungi Metamorfosis: Jurnal Bahasa Sastra Indonesia dan Pengajarannya Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Millatuna: Jurnal Studi Islam Jurnal Studi Edukasi Integratif An-Nahdliyyah : Jurnal Studi Keislaman Jurnal Ragam Pengabdian Jurnal Cendekia Ilmiah LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mutiara Pendidikan dan Olahraga JIPSARA (Jurnal Ilmu Pendidikan, Sains, dan Humaniora) Jurnal Bahasa dan Sastra Innovative Journal of Community Engagement (IJCE) Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, dan Budaya (BASADYA) Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora Paedagogos: Journal of Education and Learning ALFABETA Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Media Wizer.me Sebagai Alat Evaluasi Pemahaman Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Tsabita, Hilya; Ahmadi, Anas; Permata Raharjo, Resdianto
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 2 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i2.144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media Wizer.me sebagai alat evaluasi pemahaman siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 10 Malang. Media Wizer.me ini merupakan salah satu media pembelajaran interaktif yang dapat menjadikan siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C SMP Negeri 10 Malang. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi tiga tahapan, yaitu: (1) data reduction, (2) data display, (3) Conclusion drawing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa menyoroti variasi yang signifikan dalam pemahaman siswa terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Beberapa siswa mencapai nilai tinggi yang mencerminkan pemahaman yang kuat, sementara yang lain mendapatkan nilai rendah, menunjukkan adanya kesenjangan dalam pemahaman mereka. Variasi ini menimbulkan pertanyaan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, faktor utama yang muncul dalam analisis ini adalah ketidaktersediaan perangkat dan kuota internet dan ketidaksetaraan dalam akses teknologi ini menghambat kemampuan siswa untuk mengikuti evaluasi pemahaman yang menggunakan media Wizer.me tersebut.
Resistensi Generasi Muda Terhadap Sistem Sosial Dalam Novel Kami Bukan Sarjana Kertas Atika Ambarwati; Resdianto Permata Raharjo
Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): BASADYA - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/basadya.v2i2.1787

Abstract

This study aims to analyze the forms of youth resistance toward the social system in the novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas by J.S. Khairen through the representation of youth ideological values, the social background of the characters, social class inequality, and conflicts of interest between youth idealism and the established social system. This research is motivated by the increasing social pressures experienced by young people, particularly in the areas of education, economics, and socially constructed standards of success. This study employed a qualitative approach using a descriptive method. The theoretical framework applied was Alan Swingewood’s sociology of literature, which views literary works as reflections of social life. The data source of this research was the novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas by J.S. Khairen. Data were collected through documentation techniques involving reading, identifying, recording, coding, and classifying quotations relevant to the research focus. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, conclusion drawing, and verification.The results of the study indicate that: (1) youth ideological values are represented through the spirit of striving for a better future, criticism of the education system, realistic attitudes toward life, parental expectations regarding education, and resistance to social and economic limitations; (2) the social background of the characters reflects the lives of lower-middle-class communities facing economic pressure, low self-confidence, and demands to achieve success through education; (3) social class inequality is portrayed through stigma toward students from non-prestigious universities, differences in family social status, unequal future opportunities, and the presence of social solidarity as a response to injustice; and (4) conflicts of interest emerge through tensions between youth idealism and a social system that continues to prioritize academic formality and educational status. This study concludes that the novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas functions as a medium of social criticism toward the education system and social inequality that still exist in society.
Gender Dynamics in Three East Javanese Folk Tales Raras Hafiidha Sari; Eko Hardinanto; Icha Fadhillasari; Yulianah Prihatin; Indah Mei Diastuti; Resdianto Permata Raharjo
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 3 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i3.2748

Abstract

This study aims to describe gender dynamics in three East Javanese folktales. The method used in this study is a qualitative method with discourse analysis theory and a feminist approach. The data sources used are three folktales from East Java: Dewi Kilisuci, Dewi Sekartaji, and Ken Dedes. The data in this study are descriptions in the folktales related to gender dynamics. The results of the analysis show that female figures in the three tales are not merely passive objects in a patriarchal system, but also as subjects who have a strategic role in changing the direction of power and social values. Dewi Kilisuci displays spiritual and moral power, Dewi Sekartaji embodies political legitimacy through loyalty and cunning, while Ken Dedes represents symbolic power that became the foundation of the birth of a great dynasty. All three show that local mythology not only portrays the position of women in Javanese patriarchal culture, but also opens up space for resistance against male domination through images of purity, wisdom, and sacrifice. These findings are expected to enrich gender studies in regional literature and broaden understanding of symbolic politics in East Javanese oral tradition
Pendidikan Karakter Tokoh Bethara Guru dalam Lakon Bethara Guru Krama Wayang Topeng Tengger Resdianto Permata Raharjo; Anas Ahmadi; Wahid Khoirul Ikhwan
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.8592

Abstract

Pembentukan karakter masyarakat tidak terlepas dengan kondisi lingkungan, adat, budaya yang berlaku. Seperti tokoh-tokoh dan teladan dalam cerita rakyat, salah satunya adalah tokoh Bethara Guru dalam Lakon Bethara Guru Krama di Pewayangan Tengger. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan hasil analisis dari pendidikan karakter yang terdapat pada peneladanan tokoh Bethara Guru dalam Lakon Bethara Guru Krama Wayang Topeng Tengger. Keteladanan karakter tokoh-tokoh dan cerita pada Lakon Bethara Guru Krama dapat dijadikan sebagai bentuk materi dan dasar ajuan untuk membangun dan mendidik karakter individual seseorang, baik formal maupun non-formal. Sosok inti di tiap generasi dalam lakon Bethara Guru Krama memiliki beberapa sikap yang patut ditelaah dan diteladani. Penelitian ini disusun menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan sumber data dan data penelitian bentuk sastra lisan berupa cerita lakon Bethara Guru Krama yang disampaikan oleh dalang Ki Lebari pada pegelaran wayang topeng di desa Wonosari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik rekam catat. Model penelitian dalam penelitian ini menggunakan analisis konten. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan kecukupan bahan referensial. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi (1) transkripsi data rekaman, (2) transliterasi data rekaman, (3) klasifikasi data, (4) analisis struktur dan interpretasi, dan (5) pengujian data. Hasil penelitian berupa pendidikan karakter yang dapat diperoleh melalui teladan tokoh Bethara Guru dalam lakon Bethara Guru Krama Wayang Topeng Tengger yang merupakan modifikasi representatif masyarakat dengan tujuan membentuk karakter yang baik. Tokoh Bethara Guru dalam lakon Bethara Guru Krama juga merupakan sosok yang berperan penting dalam meneladani pembentukan karakter manusia di tengah masyarakat. Karena lakon Bethara Guru Krama kerap dibawakan pada pertunjukan Wayang Topeng Tengger dalam upacara adat ruwatan, baik ruwatan adat maupun ruwatan anak.
Penguatan Karakter Murid Melalui Pembelajaran Sosial Emosional Dalam Teks Narasi Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal Ivan Sukma Mega Martha; Heny Subandiyah; Resdianto Permata Raharjo
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/dhjygg24

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peluang besar untuk menguatkan karakter murid karena bahasa selalu berhubungan dengan cara manusia memahami diri, orang lain, dan lingkungan sosialnya. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan penguatan karakter murid melalui pembelajaran sosial emosional dalam teks narasi Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal. Kajian ini menggunakan pendekatan konseptual-kualitatif melalui telaah literatur tentang pembelajaran sosial emosional, pendidikan karakter, teks narasi, Sistem Among Ki Hajar Dewantara, siklus 3N, dan sintaks SELIS. SELIS dalam artikel ini ditempatkan sebagai sintaks pembelajaran yang berurutan, yaitu Sadar, Empati, Luhur, Introspektif, dan Santun. Berbeda dari artikel berbasis laporan hasil penelitian, tulisan ini tidak menjadikan data pengembangan tesis sebagai acuan utama, melainkan hanya menggunakan rumusan SELIS sebagai referensi konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa teks narasi dapat menjadi ruang pedagogis untuk mengembangkan kesadaran diri, empati, kemampuan mengambil nilai luhur, refleksi pengalaman, dan kesantunan berbahasa. Integrasi kearifan lokal membuat pembelajaran sosial emosional tidak terlepas dari konteks budaya Indonesia. Dengan demikian, pembelajaran teks narasi berbasis SELIS dapat dipahami sebagai strategi literasi yang tidak hanya melatih keterampilan menulis, tetapi juga menuntun murid membangun karakter secara reflektif, kontekstual, dan humanis.
Model Ecopreneurship Wayang Limbah Plastik Untuk Pemberdayaan Santri Nadia Nur Thahirrah; Resdianto Permata Raharjo; Prima Vidya Asteria; Respati Retno Utami; Ephrilia Noor Fitriana; Yogi Bagus Adhimas; Arisni Kholifatu Amalia Shofiani; Dhani Kristiandri; Raden Roro Maha Kalyana Mitta Anggoro
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.384

Abstract

Permasalahan limbah plastik di pesantren belum dikelola secara produktif sehingga menimbulkan pencemaran sekaligus hilangnya potensi ekonomi kreatif. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan santri melalui pelatihan ecopreneurship wayang berbasis limbah plastik. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan kreatif, serta pemasaran digital yang melibatkan 50 santri Pondok Pesantren Tebuireng dan mahasiswa Universitas Hasyim Asy’ari. Evaluasi dilakukan melalui pre–post test pengetahuan, observasi keterampilan, wawancara, dan dokumentasi produk. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan peserta dari 46,2 menjadi 78,5 (+70%), keterampilan teknis menghasilkan 15 wayang plastik, dan 80% peserta menyatakan siap memproduksi secara mandiri. Uji coba pemasaran melalui media sosial memperoleh respons positif dari komunitas seni dan masyarakat sekitar. Program ini berkontribusi pada pengurangan limbah plastik sekaligus membuka peluang wirausaha kreatif berbasis budaya. Dengan demikian, ecopreneurship wayang limbah plastik dapat dijadikan model pemberdayaan santri yang selaras dengan SDGs.
RESPON MAHASISWA MENGENAI PENGGUNAAN PLATFORM MEDIA BERBASIS TEKS SEBAGAI IMPLEMENTASI KETERAMPILAN MENULIS MAHASISWA DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Anggoro Abiyyu Ristio Cahyo; Anas Ahmadi; Resdianto Permata Raharjo
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.11398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengetahui respon mahasiswa mengenai penggunaan platform media berbasis teks sebagai implementasi keterampilan menulis mahasiswa Pascasarjana jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia angkatan 2023 di Universitas Negeri Surabaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data pada penelitian ini yaitu hasil survei mahasiswa Pascasarjana jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia angkatan 2023 di Universitas Negeri Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei dan teknik simak catat. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform media berbasis teks, seperti media sosial, forum diskusi, dan layanan blog memiliki potensi yang beragam dalam mengembangkan keterampilan menulis mahasiswa. Penggunaan platform belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh semua responden, sebagian besar menilai platform tersebut efektif dalam membantu pengembangan kemampuan menulis responden. Penggunaan platform media berbasis teks, seperti blog, forum diskusi, dan media sosial yang berfokus pada tulisan, memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa. Platform ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan ide, berbagi pandangan, dan berlatih menyusun argumen secara tertulis. Melalui interaksi dengan pembaca dan penulis lain, mahasiswa dapat menerima umpan balik yang konstruktif, yang membantu mereka memperbaiki gaya penulisan, tata bahasa, dan struktur narasi. Kata kunci: keterampilan menulis, mahasiswa, platform media, teks
KEBUTUHAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK BAHASA JAWA DI SEKOLAH Sulistyorini Wahyu Hari Wibowo; Darni Darni; Urip Zaenal Fanani; Resdianto Permata Raharjo
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 17, No 1 (2026): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v17i1.6085

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi pendidikan memerlukan inovasi dalam media pembelajaran, khususnya untuk pembelajaran Bahasa Jawa yang masih bergantung pada media konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta didik dan merumuskan strategi pengembangan media pembelajaran digital yang relevan untuk konteks pendidikan Bahasa Jawa di sekolah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, menggunakan analisis data tematik untuk mengidentifikasi pola dan kesenjangan dalam literatur yang ada. Sumber data diperoleh dari jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi terkait yang dianalisis secara tematik berdasarkan teori analisis kebutuhan Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang interaktif, mudah diakses, dan sesuai dengan gaya belajar digital native. Temuan utama yang menunjukkan kebaruan (novelty) adalah bahwa penggunaan aplikasi Android, komik digital, multimedia interaktif, podcast, dan game-based learning terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, pemahaman kosakata, serta keterampilan berbahasa Jawa, termasuk pelestarian aksara Jawa. Berdasarkan temuan ini, strategi pengembangan media digital yang direkomendasikan meliputi analisis kebutuhan yang komprehensif, pemilihan teknologi yang tepat, dan integrasi budaya lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan media digital berbasis analisis kebutuhan peserta didik sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Jawa dan menjaga keberlanjutan bahasa daerah di era digital.Kata Kunci: media pembelajaran digital, Bahasa Jawa, analisis kebutuhan, strategi pengembangan, ADDIEABSTRACTAdvances in educational technology demand innovations in learning media, especially for Javanese language learning, which has largely relied on conventional media. This study aims to identify student needs and formulate strategies for developing digital learning media relevant to Javanese language education in schools. The method used is descriptive qualitative research with a literature study approach, employing thematic data analysis to identify patterns and gaps in existing literature. Data sources were obtained from scholarly articles, research reports, and relevant publications, analyzed thematically based on Creswell's needs assessment theory. The results show that students require interactive, easily accessible learning media that align with the learning styles of digital natives. The key novelty of this study is the finding that the use of Android applications, digital comics, interactive multimedia, podcasts, and game-based learning has proven effective in increasing motivation, vocabulary comprehension, and Javanese language skills, including the preservation of Javanese script. Based on these findings, recommended strategies for digital media development include comprehensive needs analysis, appropriate technology selection, and integration of local culture. This study emphasizes the importance of developing digital media based on student needs analysis to improve the quality of Javanese language learning and ensure the sustainability of regional languages in the digital age.Keywords: learning media, Javanese language, needs analysis, development strategy, ADDIE
REPRESENTASI TRI HITA KARANA DALAM SESAJI PUJAN KASANGA TENGGER: KAJIAN KOSMO-GASTRONOMI SASTRA: Indonesia Tsabitah Zain Mumtaz; Darni; Resdianto Permata Raharjo; Anas Ahmadi; Moh. Ahsan Shohifur Rizal
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 16 No. 2 (2026): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v16i2.47549

Abstract

The Pujan Kasanga ritual is a cultural heritage of the Tengger community that is rich in food symbolism and theological values. This study focuses on strengthening the meaning of cosmo-gastronomic constructions in Pujan Kasanga offerings through the perspective of Tri Hita Karana and their relevance to the Sustainable Development Goals (SDGs). The research employed a qualitative method with an ethnographic approach. Data were collected through participant observation and in-depth interviews with key informants in Ngadiwono, Tosari, and Mororejo Villages. The data analysis process was conducted through stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing based on the theory of cultural symbolism. The findings reveal that the Juadah Merah-Putih offering and Ayam Pancawarna represent spiritual manifestations (Parahyangan) that support cultural preservation in line with SDG 11. The use of Juadah Kirik and Pasung-Pepes symbolizes the management of social harmony and gender equality (Pawongan), which aligns with SDG 16 and SDG 5. The utilization of local white corn, Tamping, and Beboreh reflects food sovereignty and ecological ethics (Palemahan), corresponding with SDG 2 and SDG 15. This study concludes that Pujan Kasanga functions as a visionary social technology in harmonizing spirituality, social stability, and environmental sustainability to achieve sustainable development.
TINDAK TUTUR SARKASME TERHADAP ISU KENAIKAN GAJI DPR AGUSTUS 2025 PADA KOLOM KOMENTAR TIKTOK Syahrani Nazilatur Rahmah, Syahrani; Resdianto Permata Raharjo, Resdianto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44350

Abstract

This study examines sarcastic speech acts in TikTok comment sections related to the issue of the Indonesian House of Representatives (DPR) salary increase in August 2025. This issue triggered widespread public attention and negative responses, particularly in digital spaces, due to perceived social and economic inequality. The purpose of this research is to identify and analyze the forms of locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech acts contained in sarcastic utterances expressed by netizens. This study employs a qualitative descriptive method with a pragmatic approach. The data were collected from comments on TikTok accounts @kompas.com and @cijesfel using documentation and note-taking techniques. The data were analyzed through stages of data reduction, classification, and interpretation based on speech act theory. The findings reveal that locutionary acts generally appear as literal statements, while illocutionary acts predominantly function as expressive sarcasm in the form of satire, criticism, and mockery. Meanwhile, perlocutionary acts show that sarcastic comments influence other users, generating responses such as agreement, reinforcement of criticism, and further sarcastic expressions. These findings indicate that sarcasm serves not only as a linguistic style but also as an effective tool for social criticism and opinion formation in digital communication.
Co-Authors Agus Miftah Agus Sulton Agustin, Bunga Auliya Ahmad Faiz Ahmad Faizi Aida Arini Aida Awwalina Nurussyifa Aini, Ika Nur Aisya Kurrotuain Akhiruddin, Harris Rizki Akhsinatul Kumala Al Mardhyyah, Al Aina Alda Octaviena Putri Alfian Setya Nugraha Alfian Setya Nugraha Alfian Setya Nugraha Alfian Setya Nugraha Amala, Ayyukum Amala, Ayyukum Akhsanu Amalia Rachmawati Amalia, Rina Amelia Dwi Anggraini Anas Ahmadi Anas Ahmadi Anas Ahmadi Anas Ahmadi Anas Ahmadi, Anas Andriana, Wahyu Dian Angga Wahyu Firmansyah Angga Wahyu Firmansyah Angga Wahyu Firmansyah Suparji Anggoro Abiyyu Ristio Cahyo Anggrayni, Okta Diana Anshori, Irham Thufani Aries Dwi Indriyanti Aries Dwi Indriyanti, Aries Dwi Arisni Kholifatu A.S Arisni Kholifatu Amalia Shofiani Atika Ambarwati Atika Yuniar Damayanti Atmasita, Anisa Putri Ayu Ida Maulida Ayunda Nuril Chodiyah Ayyukum Akhsanu Amala Ayyukum Akhsanu Amala Az Zahra, Khurun'in Rizki Azah, Nur Boer Deng Cahyani, Elvima Putri Nur Cahyo, Anggoro Abiyyu Ristio Darni Darni Darni Della Rostania Desy Antikasari Dewi Farah Arisa Putri Dhani Kristiandri Dian Ayu Mardiana Dian Nur Cahyani Dicky Afrinsyah Pratama Dimitruk, Elena Diva Amalia Pristiansyah Dwi Munja Rafikha Putri Dwi Turistiani, Trinil Dyah Tjaturrini Eko Hardinanto Eko Hardinanto Eko Hardinanto Elviana Dewi Ephrilia Noor Fitriana Fadhilasari, Icha Fatimatuz Zuhro Fatimatuz Zuhro, Fatimatuz Fauziah, Nailatul Firmanda, Kharisma Alya Firnanda Fitria Desiana Fatmawati Fitriya Nur Kumala Ghefira Nur Fatimah Halimatus Solikah Haris Supratno Haris Supratno Haris Supratno Haris Supratno Hartono, Mediana Haryanti Icha Fadhilasari Icha Fadhillasari Inayatul Hayya, Nabilla Inayatul Indah Mei Diastuti INDAH PUSPITASARI Indah Puspitasri Indah Sari INDARTI, TITIK Irham Thufani Anshori Irma Hildayati Irwandi Ismiati Ivan Sukma Mega Martha izza nur Jagad Nabilatul Sa’diyah Jagad Nabilatul Sa’diyah Kamidjan Kamidjan Khoiri, Abdul Aziz Kholifatu A.S, Arisni Kholifatu Amalia Shofiani, Arisni Kiki Putri Novela Kurrotuain, Aisya Lailiya, Nirmala Rahmatul Laras Sang Dyah Pitaloka Magfirotul Hamdiah maghfiroh, afi Maranita Anjarsari Maulidia Dwi Cahyani Mayada Mayada Mayada, Mayada Miftachul Amri Miftahul Afifur Rohman Moh. Ahsan Shohifur Rizal Muh Bahruddin Muharromah, Ifdloliya Mulyono Nadia Nur Thahirrah Navira Surya Andani Navira Surya Andani Nugraha, Alfian Setya Nur Rohmah Nur Rohmah Nurfijriah, Hasna Lathifah Nurul Hidayah OIKUREMA PURWATI Pr. M. Basir, Udjang Pradika Ayu Lestari Pradika Ayu Lestari Prawoto Prawoto Prihatin, yulianah Prima Vidya Asteria Putri Marshanda Khumairoh Rachmawati, Amalia Raden Roro Maha Kalyana Mitta Anggoro Rahayunengtiyas, Sri RAMADHANI, DINDA AYU PUTRI AGTI Raras Hafiidah Sari Raras Hafiidha Sari respati retno utami Rina Amalia Ririe Rengganis Rosyidin, Muhammad Abror Rusli Ilham Fadli Sa'adah, Widadatus Sa'adiyah, Maidatus Sabil Akmal Maulana Sari, Raras Hafiida SEKAR AGENG CAKRAWARTI SEKAR AGENG CAKRAWARTI Sena, Wisnu Dimas Sharifah Fazliyaton Shaik Ismail Siti Robiatun Nisa' Sofiyan, Adrian Ali Sri Rahayunengtiyas SUAIDAH Subandiyah, Heny Sudali, Ahmad Suhartono Sulistyorini Wahyu Hari Wibowo Sunarsih, Tiwik Supratno, Haris Supratno, Haris Supratno Suwarna Adhi Galang Wicaksono SUYATNO Suyatno Sutoyo Suyatno Suyatno Syahrani Nazilatur Rahmah, Syahrani Taufiqi, Achmad Rizal Tengsoe Tjahjono Tengsoe Tjahjono, Tengsoe Thahirrah, Nadia Nur Thoriq Al Sajjad, Muhammad Titik Indarti Titik Indarti Titik Indarti Titik Indarti Titik Indarti Titin Rahayu, Titin tri wahyuni Tri Wahyuni Tsabita, Hilya Tsabitah Zain Mumtaz Urip Zaenal Fanani Wahid Khoirul Ikhwan WAHYU SUKARTININGSIH Wicaksono, Suwarna Adhi Galang Wiwik Minda Ningsih Yogi Bagus Adhimas Yulianah Prihatin Yulianah Prihatin Zahro’, Khurun’in