p-Index From 2021 - 2026
17.209
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BASASTRA KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia PHILOSOPHICA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School Jurnal Basataka (JBT) Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pena Indonesia INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Discovery : Jurnal Ilmu Pengetahuan Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABIDUMASY : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kawruh : Journal of Language Education, Literature and Local Culture Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Pahlawan : Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Budaya IJORER : International Journal of Recent Educational Research Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Sains Boga LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA) Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Journal of English Teaching Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) An-Nahdliyyah : Jurnal Studi Keislaman International Journal of Community Engagement Payungi Metamorfosis: Jurnal Bahasa Sastra Indonesia dan Pengajarannya Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Millatuna: Jurnal Studi Islam Jurnal Studi Edukasi Integratif An-Nahdliyyah : Jurnal Studi Keislaman Jurnal Ragam Pengabdian Jurnal Cendekia Ilmiah LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mutiara Pendidikan dan Olahraga JIPSARA (Jurnal Ilmu Pendidikan, Sains, dan Humaniora) Jurnal Bahasa dan Sastra Innovative Journal of Community Engagement (IJCE) Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, dan Budaya (BASADYA) Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora Paedagogos: Journal of Education and Learning ALFABETA Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

MISTISISME DALAM NOVEL RITUAL SETAN KARYA DIOSETTA: KAJIAN TEORI NIELS MULDER Putri Marshanda Khumairoh; Resdianto Permata Raharjo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51920

Abstract

This study aims to describe the existence, stages of development, and motifs of mysticism in the novel Ritual Setan by Diosetta, utilizing the framework of Niels Mulder's mysticism theory. The research method employed is descriptive qualitative with a content analysis approach. The primary data source is the text of Diosetta's novel Ritual Setan, while data collection techniques involved library research and close reading. The results indicate that the existence of mysticism manifests as dark mysticism, which is realized through material aspects (magical objects, offerings, sacrifices), spiritual aspects (apparitions of supernatural entities and shifts in inner consciousness), and moral aspects (degradation of human values). Furthermore, the characters' mystical journey undergoes a radical deviation from the sacred essence of Javanese spirituality across Mulder's four stages (sarengat, tarekat, hakekat, makripat), culminating in a destructive spiritual bond and incestuous rituals. This deviation is primarily driven by the dominance of egoistic motifs (the instant pursuit of material wealth and social status). Conversely, positive motifs emerge as a counterbalancing force through ascetic practices, prayers, and the moral recovery process of the main character. This study concludes that the novel Ritual Setan serves as a sharp cultural critique of the spiritual crisis faced by modern humans trapped in the current of materialism Keywords: Mysticism, Niels Mulder's Theory, Ritual Setan, Pesugihan, Contemporary Literature.
IDENTITAS HIBRIDA PERFORMATIF PADA PERTUNJUKAN WAYANG POTEHI DI JAWA TIMUR: KAJIAN SOSIOANTROPOLOGI SASTRA Laras Sang Dyah Pitaloka; Ririe Rengganis; Resdianto Permata Raharjo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59258

Abstract

Wayang Potehi is a traditional Chinese puppet performance art that has developed in East Java and undergone various social, cultural, and political dynamics, resulting in the formation of a new identity. This study aims to analyze the process of cultural acculturation between Chinese and Javanese cultures, as well as the forms of cultural politics that have shaped the performative hybrid identity of Wayang Potehi performances in East Java. This research employed a qualitative approach using a socio-anthropological literary perspective. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with sehu (puppet masters), performing artists, community leaders, and document and performance script analysis. Data were analyzed inductively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while source triangulation was employed to ensure data validity. The findings reveal that the acculturation process occurs through cultural hybridity and adaptive dynamics, as reflected in the involvement of Javanese sehu, the use of multilingual languages, changes in performance contexts, and the incorporation of local legends into the performances. The cultural politics of Wayang Potehi are represented through cultural dominance, hidden transcript practices, identity negotiation, and social acceptance, which collectively give rise to a new performative hybrid identity.
SOCIOCULTURAL PRACTICE FAIRCLOUGH DALAM PEMBERITAAN KASUS PENGANIAYAAN PRADA LUCKY DI CNN INDONESIA Thoriq Al Sajjad, Muhammad; Permata Raharjo, Resdianto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59594

Abstract

The death of Private Lucky in the Indonesian National Armed Forces (TNI) has drawn attention due to issues of seniority, internal violence, and the image of the military institution. The media plays a role in constructing reality through the news coverage it presents. This study aims to examine the discourse surrounding the abuse of Private Lucky in CNN Indonesia’s online media and to identify how situational, institutional, and social levels influence the construction of meaning in news texts. The research data consists of CNN Indonesia news articles from August 2025 related to the case of Private Lucky’s abuse. Data was collected through documentation and analyzed using an objective hermeneutic model via a sequential and detailed analysis. The results of the study indicate that, in the dimension of sociocultural practices, the coverage of Prada Lucky’s abuse case reflects criticism of the culture of seniority, the potential for impunity, and the importance of the principle of equality before the law. Thus, CNN Indonesia’s coverage not only conveys information but also constructs a discourse that emphasizes Prada Lucky’s circumstances, legal transparency, and the demand for justice within the military institution.
Pelatihan Bahasa dan Sastra Indonesia Para Guru Pondok Pesantren di Kecamatan Diwek, Jombang di Era Digital Haris Supratno; Resdianto Permata Raharjo; Nadia Nur Thahirrah; Aries Dwi Indriyanti; Arisni Kholifatu A.S
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/abdimasy.v4i1.4029

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan formal dan nonformal memiliki peran strategis dalam mencetak generasi bangsa yang berkarakter. Namun, pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di lingkungan pondok pesantren seringkali menghadapi kendala karena sebagian guru bukan lulusan sarjana pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, sehingga kurang menguasai kaidah kebahasaan dan strategi pembelajaran yang inovatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penguasaan Ejaan Bahasa Indonesia, penulisan kalimat baku berbasis digital, serta pengajaran bahasa dan sastra Indonesia yang kreatif dan inovatif. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan menulis dan mengajar berbasis teknologi. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan keberhasilan program, yang diharapkan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di pondok pesantren.
Jembatan Bahasa dan Budaya: Implementasi Prinsip BIPA dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di RA Fitria Desiana Fatmawati; Ahmad Faizi; Resdianto Permata Raharjo
Mutiara Pendidikan dan Olahraga Vol. 3 No. 4 (2026): Juli: Mutiara Pendidikan dan Olahraga
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mupeno.v3i4.1157

Abstract

 Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) has developed not only as a language learning program for international learners but also as a medium for introducing Indonesian culture. In the context of early childhood education, BIPA principles can be adapted to support language acquisition and intercultural understanding among children in Raudhatul Athfal (RA). This study aims to analyze the implementation of BIPA principles in early childhood learning and examine their contribution to language development and cultural awareness. The study employed a qualitative descriptive approach through literature review and analysis of learning practices in early childhood education. The findings indicate that BIPA principles, including contextual learning, communicative interaction, cultural integration, and learner-centered instruction, can be effectively integrated into RA learning activities. Storytelling, songs, games, role-playing, and local cultural exploration facilitate children's language development while fostering positive attitudes toward cultural diversity. The integration of language and culture creates meaningful learning experiences and strengthens children's communicative competence from an early age. The study implies that adapting BIPA principles in RA can serve as an innovative strategy for developing language skills, cultural literacy, and social interaction competencies. Therefore, teachers need to design learning activities that integrate language use with cultural experiences in a developmentally appropriate manner.                                                            
Establishing a Material Description Table to Optimize Mandarin Proficiency for Indonesian Learners: An Applied Contrastive Analysis Perspective Yogi Bagus Adhimas; Anas Ahmadi; Miftachul Amri; Resdianto Permata Raharjo; Dyah Tjaturrini; Boer Deng
Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Vol 8, No 1 (2024): ERALINGUA
Publisher : Makassar State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/eralingua.v8i1.60724

Abstract

Abstract. This study aims to elucidate the most contrasting differences between Mandarin and Indonesian language rules. Based on the analysis results, it is hoped that this can serve as a foundation for creating a learning media, namely a descriptive material table. The study reveals that the most contrasting rule lies in the Indonesian language auxiliary number words, which have no more than 30 auxiliary number words, whereas in Mandarin, or known as 量, there are over 200 such words. Additionally, there is a rule for constructing past tense sentences. In Indonesian, a word meaning “finished” is used to indicate the past, contrasting with Mandarin, which employs the particle “了”, which can also have different meanings according to different rules. Furthermore, there is a Numeral system rule where Indonesian simply translates numbers into letters, while Mandarin has specific and detailed rules; this clearly presents a contrasting difference. There is also a rule on reduplication, or in Mandarin termed 重叠, where the quantity of rules between the two languages is almost balanced, yet the functions of usage are vastly contrasting. Lastly, there is the rule of “离合词”, a Mandarin language rule that has no equivalent in Indonesian. The method employed is a mixed-method approach, along with a narrative elaboration model based on quantitative differences in the amount of data between Mandarin and Indonesian languages, which are then expounded upon qualitatively. The data source used is the Confucius Institute (孔子学院) recommended books: 标准教程 Standard Course HSK (Hanyu Shuping Kaoshi / Chinese Proficiency Tes) 1 - 6 下 (Part 2). Data analysis techniques include identification, classification, and presentation of the results of data analysis. The results of the research and presentation show that there is a big gap between Mandarin and Bahasa Indonesia linguistic tools, with each of the rules that bind it. Therefore, it is necessary to develop a learning media to reduce this gap.Keywords: Material description table, Applied Contrastive Analysis, Mandarin, Indonesian Learners.
Studi Literatur Penerapan TikTok sebagai Media Pembelajaran Menulis Teks Biografi Ghefira Nur Fatimah; Resdianto Permata Raharjo
Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2025): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jh.v9i2.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan TikTok sebagai media pembelajaran menulis teks biografi melalui kajian terhadap berbagai hasil penelitian terdahulu. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya penggunaan media sosial dalam pendidikan serta tuntutan pembelajaran abad 21 yang menekankan kreativitas, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi. Meskipun TikTok sangat populer di kalangan siswa, pemanfaatannya sebagai media pembelajaran menulis, khususnya teks biografi yang membutuhkan penyajian informasi faktual dan terstruktur, masih belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur untuk menelaah publikasi ilmiah terkait penggunaan TikTok dalam pembelajaran bahasa. Analisis isi digunakan untuk mengidentifikasi kecenderungan temuan empiris. Hasil kajian menunjukkan bahwa TikTok mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, kreativitas, serta pemahaman struktur teks biografi melalui integrasi unsur visual, audio, dan teks. TikTok juga memberi ruang bagi siswa untuk memvisualisasikan alur kehidupan tokoh dan mengekspresikan pemahaman mereka secara kreatif. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan agar guru merancang pedoman tugas yang terstruktur, memfokuskan kegiatan pada penguatan literasi digital, serta mendorong kolaborasi dalam pembuatan konten. Pelatihan bagi guru terkait integrasi platform digital serta penelitian lanjutan untuk mengukur efektivitas TikTok terhadap kemampuan menulis juga disarankan.
Co-Authors Agus Miftah Agus Sulton Agustin, Bunga Auliya Ahmad Faiz Ahmad Faizi Aida Arini Aida Awwalina Nurussyifa Aini, Ika Nur Aisya Kurrotuain Akhiruddin, Harris Rizki Akhsinatul Kumala Al Mardhyyah, Al Aina Alda Octaviena Putri Alfian Setya Nugraha Alfian Setya Nugraha Alfian Setya Nugraha Alfian Setya Nugraha Amala, Ayyukum Amala, Ayyukum Akhsanu Amalia Rachmawati Amalia, Rina Amelia Dwi Anggraini Anas Ahmadi Anas Ahmadi Anas Ahmadi Anas Ahmadi Anas Ahmadi, Anas Andriana, Wahyu Dian Angga Wahyu Firmansyah Angga Wahyu Firmansyah Angga Wahyu Firmansyah Suparji Anggoro Abiyyu Ristio Cahyo Anggrayni, Okta Diana Anshori, Irham Thufani Aries Dwi Indriyanti Aries Dwi Indriyanti, Aries Dwi Arisni Kholifatu A.S Arisni Kholifatu Amalia Shofiani Atika Ambarwati Atika Yuniar Damayanti Atmasita, Anisa Putri Ayu Ida Maulida Ayunda Nuril Chodiyah Ayyukum Akhsanu Amala Ayyukum Akhsanu Amala Az Zahra, Khurun'in Rizki Azah, Nur Boer Deng Cahyani, Elvima Putri Nur Cahyo, Anggoro Abiyyu Ristio Darni Darni Darni Della Rostania Desy Antikasari Dewi Farah Arisa Putri Dhani Kristiandri Dian Ayu Mardiana Dian Nur Cahyani Dicky Afrinsyah Pratama Dimitruk, Elena Diva Amalia Pristiansyah Dwi Munja Rafikha Putri Dwi Turistiani, Trinil Dyah Tjaturrini Eko Hardinanto Eko Hardinanto Eko Hardinanto Elviana Dewi Ephrilia Noor Fitriana Fadhilasari, Icha Fatimatuz Zuhro Fatimatuz Zuhro, Fatimatuz Fauziah, Nailatul Firmanda, Kharisma Alya Firnanda Fitria Desiana Fatmawati Fitriya Nur Kumala Ghefira Nur Fatimah Halimatus Solikah Haris Supratno Haris Supratno Haris Supratno Haris Supratno Hartono, Mediana Haryanti Icha Fadhilasari Icha Fadhillasari Inayatul Hayya, Nabilla Inayatul Indah Mei Diastuti INDAH PUSPITASARI Indah Puspitasri Indah Sari INDARTI, TITIK Irham Thufani Anshori Irma Hildayati Irwandi Ismiati Ivan Sukma Mega Martha izza nur Jagad Nabilatul Sa’diyah Jagad Nabilatul Sa’diyah Kamidjan Kamidjan Khoiri, Abdul Aziz Kholifatu A.S, Arisni Kholifatu Amalia Shofiani, Arisni Kiki Putri Novela Kurrotuain, Aisya Lailiya, Nirmala Rahmatul Laras Sang Dyah Pitaloka Magfirotul Hamdiah maghfiroh, afi Maranita Anjarsari Maulidia Dwi Cahyani Mayada Mayada Mayada, Mayada Miftachul Amri Miftahul Afifur Rohman Moh. Ahsan Shohifur Rizal Muh Bahruddin Muharromah, Ifdloliya Mulyono Nadia Nur Thahirrah Navira Surya Andani Navira Surya Andani Nugraha, Alfian Setya Nur Rohmah Nur Rohmah Nurfijriah, Hasna Lathifah Nurul Hidayah OIKUREMA PURWATI Pr. M. Basir, Udjang Pradika Ayu Lestari Pradika Ayu Lestari Prawoto Prawoto Prihatin, yulianah Prima Vidya Asteria Putri Marshanda Khumairoh Rachmawati, Amalia Raden Roro Maha Kalyana Mitta Anggoro Rahayunengtiyas, Sri RAMADHANI, DINDA AYU PUTRI AGTI Raras Hafiidah Sari Raras Hafiidha Sari respati retno utami Rina Amalia Ririe Rengganis Rosyidin, Muhammad Abror Rusli Ilham Fadli Sa'adah, Widadatus Sa'adiyah, Maidatus Sabil Akmal Maulana Sari, Raras Hafiida SEKAR AGENG CAKRAWARTI SEKAR AGENG CAKRAWARTI Sena, Wisnu Dimas Sharifah Fazliyaton Shaik Ismail Siti Robiatun Nisa' Sofiyan, Adrian Ali Sri Rahayunengtiyas SUAIDAH Subandiyah, Heny Sudali, Ahmad Suhartono Sulistyorini Wahyu Hari Wibowo Sunarsih, Tiwik Supratno, Haris Supratno, Haris Supratno Suwarna Adhi Galang Wicaksono SUYATNO Suyatno Sutoyo Suyatno Suyatno Syahrani Nazilatur Rahmah, Syahrani Taufiqi, Achmad Rizal Tengsoe Tjahjono Tengsoe Tjahjono, Tengsoe Thahirrah, Nadia Nur Thoriq Al Sajjad, Muhammad Titik Indarti Titik Indarti Titik Indarti Titik Indarti Titik Indarti Titin Rahayu, Titin tri wahyuni Tri Wahyuni Tsabita, Hilya Tsabitah Zain Mumtaz Urip Zaenal Fanani Wahid Khoirul Ikhwan WAHYU SUKARTININGSIH Wicaksono, Suwarna Adhi Galang Wiwik Minda Ningsih Yogi Bagus Adhimas Yulianah Prihatin Yulianah Prihatin Zahro’, Khurun’in