p-Index From 2021 - 2026
9.798
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Jurnal Administrasi Bisnis Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Psikologi Integratif Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Kandai Jurnal Ilmiah Mahasiswa Psikologi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Journal TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Supremasi Hukum International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Taqorrub : Journal Bimbingan Konseling dan Dakwah Jurnal EduHealth Jurnal Serambi Abdimas LENTERNAL: Learning and Teaching Journal MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi SI-MEN (AKUNTANSI & MANAJEMEN) STIES Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Prosiding Seminar Nasional Official Statistics Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia PERISAI: Pendidikan dan Riset Ilmu Sains Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Cakradonya Dental Journal Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo International Journal of Economic Research and Financial Accounting Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Komposit : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal PGSD Indonesia Jurnal Serambi Biologi Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Global Education : International Journal of Educational Sciences and Languages Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan
Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R Umur 24 Tahun G1P0A0 di Wilayah Puskesmas Cukir Jombang Pipit Ariani; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), the maternal mortality rate is the number of maternal deaths due to pregnancy, childbirth, and postpartum, which is used as an indicator of women's health. The Maternal Mortality Rate (MMR) is one of the targets of the Global Sustainable Development Goals (SDGs) in reducing the maternal mortality rate (MMR) to 70 per 100,000 live births by 2030. According to WHO (2019), the maternal mortality rate (MMR) in the world is 303,000 people. The maternal mortality rate (MMR) in ASEAN is 235 per 100,000 live births (ASEAN Secretariat, 2020). The purpose of this midwifery care is to implement comprehensive midwifery care in a continuity of care (COC) manner for Mrs. R Age 24 Years G1P0A0 in the Cukir Jombang Health Center Area with a descriptive approach by conducting anamnesis and observation of patients starting from pregnancy, childbirth, postpartum, and at the time of choosing contraceptives and documenting using SOAP. While health services for children are carried out when the baby is born, neonatal visits and counseling on how to care for the umbilical cord lead to exclusive breastfeeding. The method used in comprehensive care for pregnant women, giving birth, postpartum, neonates, and family planning is a descriptive method. The type of final assignment report used is a case study. Data collection techniques use interview methods and direct observation of patients. The results obtained from comprehensive assistance in continuity of care (COC) on Mrs. R are from pregnancy, childbirth, postpartum, and newborns until the mother uses contraceptives, namely pregnancy within normal limits, CS delivery indicating anemia, and no complications. The conclusion obtained by the author from carrying out comprehensive midwifery care in continuity of care (COC) on Mrs. R is that as health workers, especially midwives, they can implement comprehensive midwifery care to reduce maternal and infant mortality rates. Abstrak Menurut World Health Organization (WHO) Angka Kematian Ibu (Maternal Mortality Rate) merupakan jumlah kematian ibu akibat dari proses kehamilan, persalinan dan pasca persalinan yang dijadikan indikator derajat kesehatan perempuan. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu target Global Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Menurut WHO (2019) Angka Kematian Ibu (AKI) didunia yaitu sebanyak 303.000 jiwa. Angka Kematian Ibu (AKI) di ASEAN yaitu sebesar 235 per 100.000 kelahiran hidup (ASEAN Secretariat, 2020). Tujuan dari asuhan kebidanan ini adalah untuk menerrapkan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. R Umur 24 Tahun G1P0A0 di Wilayah Puskesmas Cukir Jombang dengan pendekatan secara deskriptif dengan melakukan anamnesa dan observasi kepada pasien mulai dari kehamilan, persalinan, Nifas dan pada saat pemilihan alat kontrasepsi seta mendokumentasikan menggunakan SOAP. Sedangkan pelayanan kesehan pada anak dilakukan pada saat bayi baru lair, kunjungan neonatus dan melakukan konseling tentang cara perawatan tali pusat hingga asi Ekslusif. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB ini adalah metode deskriptif. Jenis laporan tugas akhir yang digunakan adalah studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data dengan anamnesa, pemeriksaan fisik, hasil laboratorium dan studi dokumentasi menggunakan metode interview dan observasi langsung terhadap pasien. Hasil yang diperoleh dari pendampingan komperhensif secara Continuity of care (COC) pada Ny. R adalah dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga ibu menggunakan alat kontrasepsi yaitu kehamilan dalam batas normal, persalinan SC indikasi anemia dan tidak ada penyulit. Kesimpulan yang diperoleh penulis dari melakukan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. R adalah bahwa sebagai tenaga kesehatan khususnya Bidan dapat menerapkan asuhan kebidanan secara komperhensif untuk menurunkan AKI dan AKB.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny.R Umur 26 Tahun G1P0A0 di PMB X Fatmah Baradja; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care is the provision of obstetric care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonate to deciding to use a family with family (KB). This aims to help, monitor, and detect the possibility of complications that accompany the mother and baby from pregnancy to the use of birth control. The midwifery care method at PMB X is through home visits by providing counseling according to the needs of mothers. taking place from pregnancy, postpartum delivery, neonates, to family planning with a frequency of 3 pregnancy visits, 4 postpartum visits, and 3 neonates. The method in this study uses a data collection method, namely using interviews, observations with primary and secondary data through the KIA Book, physical examination and this research starts from January – June 2024 research instruments using SOAP documentation. Based on the results of a comprehensive case study (Continuity Of Care) on Mrs. R from the second trimester of pregnancy, childbirth, postpartum period, newborns and neonates. Mrs. R was 26 years old G1P0A0 with a gestational age of 19 weeks. Childbirth in Mrs. R took place in PMB, the postpartum period took place normally, there was no abnormal bleeding, uterine contractions were good. In newborns, the results of anthropometric examinations were normal, and Mrs. R decided to use 3-month injectable birth control. It is hoped that the midwife profession in providing continuous midwifery care (continuity of care) will always implement midwifery management, maintain and improve competence in providing care in accordance with midwifery service standards.   Abstrak Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan keluarga bersencana (KB). Hal ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu, memantau, dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi  yang menyertai ibu dan bayi dari masa kehamilan sampai dengan ibu menggunakan KB. Metode asuhan kebidanan di PMB X melalui kunjungan rumah dengan memberikan konseling sesuai dengan kebutuhan ibu. Asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny. “R” berlangsung dari masa kehamilan, bersalin nifas, neonatus, sampai KB dengan frekuensi kunjungan hamil sebanyak 3 kali, nifas 4 kali, dan neonatus 3 kali. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dengan data primer dan sekunder melalui Buku KIA, pemeriksaan fisik serta penelitian ini dimulai dari bulan Januari – Juni 2024 instrumen penelitian menggunakan dokumentasi SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara Komprehensif (Continuity Of Care) pada Ny. R dari kehamilan trimester II, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan neonates. Didapatkan Ny. R umur 26 Tahun G1P0A0 usia kehamilan 19 minggu. Persalinan pada Ny. R berlangsung di PMB, masa nifas berlangsung normal tidak ada perdarahan yang abnormal, kontraksi uterus baik. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal, dan Ny. R memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan. Diharapkan profesi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) Pada Ny. “P” di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Pagar Alam Julpa, Alrinda; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy care emphasizes the continuity of care (COC), which is crucial for women to receive services from the same professional or a single team of professionals. This approach ensures that the condition of the pregnant woman is continuously monitored, while also fostering trust and openness, as they feel familiar with the caregiver. Midwives must provide continuous midwifery care, including antenatal care (ANC), intranatal care (INC), postpartum care, neonatal care, and family planning services, all of which should be of high quality. In this study, the author employed a descriptive research method with data collection techniques such as interviews, observations, physical examinations, supportive examinations, documentation studies, and literature reviews. The subjects in this case study were selected purposively, meaning they were chosen based on specific objectives to be achieved. This research commenced on June 26, 2024, and concluded on August 17, 2024. The midwifery care provided to Mrs. P, from pregnancy through delivery, postpartum, neonatal care, and family planning, included two prenatal visits, two postpartum visits, two neonatal visits, and delivery at a community health center. In the case of Mrs. P, the pregnancy progressed physiologically without any issues or complications. The entire labor process proceeded normally, and the care provided to the newborn, postpartum period, and neonate was also normal, with no gaps between theory and practice. Continuous midwifery care (COC) consistently applies midwifery management, maintaining and enhancing competencies to provide care in accordance with established midwifery service standards.   Abstrak Asuhan kehamilan mengutamakan kesinambungan pelayanan atau Continuiy Of Care (COC) sangat penting bagi wanita untuk mendapatkan pelayanan dari seorang profesional yang sama atau dari satu tim tenaga profesional, sebab dengan begitu maka perkembangan kondisi ibu hamil setiap saat akan terpantau dengan baik selain itu juga mereka menjadi lebih percaya dan terbuka karena merasa sudah mengenal si pemberi asuhan. Bidan harus memberikan pelayanan kebidanan yang continuity of care mulai dari ANC, INC, Asuhan BBL, Asuhan Postpartum, Asuhan Neonatus, dan Pelayanan KB yang berkualitas Dalam asuhan ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Subjek pada studi kasus ini yaitu secara purposive yang artinya pengambilan subjek dilakukan berdasarkan adanya tujuan tertentu yang ingin dicapai. Penelitian ini dimulai sejak tanggal 26 Juni 2024 sampai dengan 17 Agustus 2024. Asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny.P yang berlangsung dari masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus sampai KB dengan frekuensi kunjungan hamil sebanyak 2 kali, nifas 2 kali, neonatus 2 kali, persalinan di Puskesmas. Pada Ny. P Proses kehamilan berjalan dengan fisiologis tidak ada masalah maupun komplikasi,. Seluruh proses persalinan berlangsung normal, begitupun asuhan terhadap bayi baru lahir, nifas, dan neonatus berjalan dengan normal tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek. Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai standar pelayanan kebidanan.
Sosialisasi Pencegahan Stunting melalui Bimbingan dan Konseling Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini di Desa Cipinang Kec. Cibatu Kab. Purwakarta Kartika Sari; Irma Megawati; Miftachul Jannah; Dede Supendi
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v3i1.1093

Abstract

This research was conducted based on the results of observations and concerns experienced by the community. Stunting is one of the focus problems in Cipinang village which influences children's development as efforts to optimize stunting prevention take the form of child health and nutrition counseling through community service activities. The research method uses a Participatory Action Research (PAR) approach design. Starting with observing the problem, interpreting and analyzing it, then action is taken to alleviate the problems in society. Based on these Actions gradually understand the important role they play in maintaining children's Health. Apart from that, the community also has the potential to create broad social change because the community plays an active role in being collectively involved in jointly maintaining the health of children, preventing and alleviating stunting in Cipinang Village.
Metode Perawatan Tali Pusat Terbuka Pada Bayi Baru Lahir Mardianita Aulia Ichwanti; Hairunisa; Indah Ainaya Alfatihah; Widia Ria; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The open umbilical cord care technique for newborns is a technique that frees the umbilical cord openly without giving gauze or alcohol. The purpose of the open umbilical cord care technique is to prevent infection of the newborn's umbilical cord and to improve the process of separating the newborn's umbilical cord from the stomach. By using open umbilical cord care techniques for newborns, this will make the process of draining and releasing the umbilical cord easier. This happens because the umbilical cord in newborns is exposed to air. In the community, babies are still often found with the condition of the umbilical cord with gauze that is still sticky to the umbilical cord and the umbilical cord that smells which is a characteristic of the occurrence of infection in the umbilical cord of newborns, which is caused by mothers not daring to change the umbilical cord dressing. Conditions like this can occur, one of which is caused by the knowledge of mothers who have just given birth. Therefore, it is health counseling regarding methods of open umbilical cord care techniques in newborns. Where this is deliberately intended for mothers. The research method used in this study is a literature review. Articles were searched on Google Scholar and Science Direct with the keywords open cord care, cord detachment, newborns, benefits of open cord. The selected articles are Indonesian articles which can be accessed in full text in pdf format. The research results show that by using open umbilical cord care techniques in newborns, this will facilitate the process of drying and also releasing the umbilical cord. This happens because the umbilical cord in newborns is exposed to air. Within twenty-four hours, there will be a change in the color of the center of the rope, that is, from white to brown or black, and the center of the rope in the baby becomes stiff and dry. Umbilical cord care in newborns if done in the right way, the umbilical cord in newborns will dry and fall off within five to seven days without any complications in the baby's umbilical cord. Improper care of the umbilical cord will slow down the discharge of the umbilical cord, and can also increase the risk of infection. .In addition, through health counseling regarding techniques for caring for the umbilical cord in newborns, it shows an increase in the knowledge of the counseling participants regarding the benefits obtained using the open umbilical cord care method for infants.   Abstrak Teknik perawatan tali pusat terbuka pada bayi baru lahir merupakan suatu teknik yang membebaskan tali pusat secara terbuka tanpa diberikan kassa atau alcohol. Tujuan dari teknik perawatan tali pusat terbuka adalah untuk mencegah terjadinya infeksi pada tali pusat bayi baru lahir serta untuk meningkatkan proses pemisahan tali pusat bayi baru lahir dari perut. Dengan menggunakan teknik perawatan tali pusat terbuka pada bayi baru lahir, maka hal ini akan mempermudah proses pengeringan dan juga pelepasan tali pusat. Hal ini tejadi karena tali pusat pada bayi baru lahir terpapar oleh udara. Di masyarakat masih sering ditemukan bayi dengan keadaan tali pusat dengan kasa yang masih lengket dengan tali pusat dan tali pusat yang berbau yang merupakan ciri-ciri dari terjadinya infeksi pada tali pusat bayi baru lahir, yang disebabkan ibu tidak berani untuk mengganti balutan tali pusat. Kondisi seperti ini dapat terjadi salah satunya disebabkan oleh pengetahuan ibu yang baru saja melahirkan. Oleh karena itu diadalah penyuluhan Kesehatan mengenai metode teknik perawatan tali pusat terbuka pada bayi baru lahir. Dimana hal ini secara sengaja ditujukan untuk para ibu. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah literature review. Penulusuran artikel dilakukan pada Google Scholar dan Science Direct dengan kata kunci perawatan tali pusat terbuka, pelepasan tali pusat, bayi baru lahir, manfaat tali pusat terbuka. Artikel yang dipilih adalah artikel berbahasa Indonesia yang dapat diakses fulltext dalam format pdf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik perawatan tali pusat terbuka pada bayi baru lahir, maka hal ini akan mempermudah proses pengeringan dan juga pelepasan tali pusat. Hal ini tejadi karena tali pusat pada bayi baru lahir terpapar oleh udara. Dalam dua puluh empat jam, akan terjadi perubahan pada warna tali pusat yaitu yang awalnya berwarna putih berubah menjadi kecoklatan atau kehitaman serta tali pusat pada bayi menjadi kaku dan kering. Perawatan tali pusat pada bayi baru lahir jika dilakukan dengan cara yang benar, maka tali pusat pada bayi baru lahir akan akan kering dan lepas dalam kurun waktu lima sampai tujuh hari tanpa adanya komplikasi pada tali pusat bayi. Proses perawatan tali pusat yang tidak benar akan memperlambat puputnya tali pusat, dan juga dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi. Selain itu, penyuluhan kesehatan mengenai teknik perawatan tali pusat pada bayi baru lahir, menunjukan peningkatan pengetahuan pada peserta penyuluhan mengenai manfaat yang diperoleh dalam menggunakan metode perawatan tali pusat terbuka pada bayi.
Perawatan Bayi Baru Lahir di Ruang Intan RS Ken Saras Tahun 2024 Wayan Dewi Lestari; Sulisnawati Wonggo; Kartika Sari; Isri Nasifah; Dewi Nurani Suci
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problems found in newborns are inseparable from infections that are prone to occur in newborns. Proper handling and care are needed by mothers who will take care of newborns at home. If the baby receives poor care, it can pose a risk to the baby which ultimately triggers problems in newborns. Community service which aims to provide information related to newborn care in the diamond room of Ken Saras Hospital which will be held from July 2024 to September 2024. The method used was counseling with socialization or lectures supported by health interactions with 30 respondents of primi postpartum mothers. Mother service contains problems about newborn care because so far all that the public knows is the use of cotton and  alcohol for umbilical cord care and lack of knowledge of mothers who have just given birth to their first child in caring for their babies, with a solution: this activity was carried out on primi postpartum mothers which we did in the diamond room of Ken Saras Hospital.  The first stage is to conduct interviews with primi postpartum mothers on the knowledge of newborn care. The second stage provides a presentation on newborn care. The third stage is to evaluate the mother's knowledge about newborn care. Through this presentation, it is hoped that the public will increasingly understand the importance of good care for newborns.   Abstrak Permasalahan yang terdapat pada bayi baru lahir tidak terlepas dari infeksi yang rentan terjadi pada bayi baru lahir. Penanganan dan perawatan yang tepat diperlukan oleh ibu yang akan melakukan perawatan bayi baru lahir di rumah. Apabila bayi mendapatkan perawatan yang kurang baik makadapat menimbulkan resiko pada bayi yang pada akhirnya memicu munculnya permasalahan pada bayi baru lahir. Pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan informasi terkait perawatan bayi baru lahir di ruang intan RS Ken Saras yang dilaksanakan pada bulan Juli 2024 sampai bulan September 2024. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan sosialisasi atau ceramah yang didukung interaksi kesehatan dengan 30 responden ibu nifas primipara. Pengabdian kepada ibu berisi permasalahan tentang perawatan bayi baru lahir karena selama ini yang diketahui masyarakat hanyalah penggunaan kapas dan alkohol untuk perawatan tali pusat dan kurangnya pengetahuan ibu yang baru melahirkan anak pertamanya dalam merawat bayinya, dengan solusi : kegiatan ini dilakukan pada ibu nifas yang kami lakukan di ruang intan RS Ken Saras.  Tahap pertama adalah melakukan wawancara kepada ibu nifas yang baru melahirkan anak pertamanya terhadap pengetahuan perawatan bayi baru lahir. Tahap kedua memberikan pemaparan tentang perawatan bayi baru lahir. Tahap ketiga adalah melakukan evaluasi terhadap pengetahuan ibu tentang perawatan bayi baru lahir. Melalui pemaparan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya perawatan yang baik pada bayi baru lahir.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. D G1P0A0 Umur 27 Tahun di Pustu Ngempon Tahun 2024 Wayan Dewi Lestari; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy, childbirth, postpartum, neonatal is a physiological condition that can threaten the safety of the life of the mother and baby and can even cause death. One of the efforts that can be made is to apply a comprehensive midwifery care model to optimize the detection of neonatal maternal high risk. The purpose of Comprehensive Obstetric Care (CoC) for Mrs. D is to provide obstetric care for pregnant women, childbirth, postpartum, BBL, and family planning for Mrs. D G1P0A0. The method used in the case study of comprehensive care in pregnant women, childbirth, newborns and postpartum is a descriptive method. The type of discreet research used is a case study sample in this study, namely a pregnant woman in the third trimester of 36 weeks gestation, G2P1A0. The research time is Mei 30, 2024 - Juli 08, 2024 in the Ngempon, Lingkungan klego rt 05/ Rw 03. The research instrument uses the SOAP documentation method. The collection technique uses primary data through interviews, observations, physical examinations, and KIA books. The results of the care were obtained by Mrs. D, 39 weeks pregnant, physiologically pregnant, no complaints. Childbirth gets anti-biotic and also anti-pain. The postpartum period went well, there was no bleeding and also uterine contractions were good. In newborns, the results of normal antopometric examination, apgar score 8/9/10 and SHK examination are negative. Mrs. D decided to using a birth control implant.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisioligis yang dapat mengancam keselamatan jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan menerapkan model asuhan kebidanan komperhensif untuk mengoptimalkan deteksi resiko tinggi maternal neonatal. Tujuan Asuhan Kebidanan Komperhensif (CoC) pada Ny. D untuk melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, dan KB pada Ny. D G1P0A0. Metode yang digunakan pada penelitian studi kasus asuhan komperhensif pada ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir dan nifas ini adalah metode deskriptif. Jenis penelitian diskiptif yang digunakan adalah penelaah kasus (Case Study) sampel pada penelitian ini yaitu seorang ibu hamil trimester III usia kehamilan 36 minggu, G1P0A0. Waktu penelitian 30 Mei 2024 - 8 Juli 2024 di wilayah Desa Ngempon, Lingkungan klego rt 05/ Rw 03. Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentassi SOAP. Teknik pengumpulan menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan buku KIA. Hasil Asuhan didapatkan Ny D usia kehamilan 39 minggu hamil fisiologis tidak ada keluhuan. Perssalinan mendapatkan anti biotik dan juga anti nyeri. Masa nifas berlangsung baik, tidak ada perdarahan dan juga kontraksi uterus baik. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antopometri normal, apgar score 8/9/10 dan pemeriksaan SHK negative. Ny.D memustukan untuk KB Implant.
Literatur Review: Faktor Risiko yang Behubungan dengan Terjadinya Perdarahan Post Partum Chusnul Khotimah; Anis Pravitasari; Devitasari Yulistian; Ida Ristiani; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The incidence of post partum hemorrhage at Dr. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor in 2023 as many as 146. If post partum bleeding is not treated it will cause maternal death. Post partum hemorrhage is an unexpected cause and is the fastest cause of maternal death in Indonesia. Post partum hemorrhage is a condition of blood loss of more than 500 ml after vaginal delivery or more than 1000 ml after cesarean delivery. Causes of postpartum hemorrhage include uterine atony, retained placenta, laceration of the birth canal, retained placenta and blood clotting disorders. Risk factors for post-partum hemorrhage include: age, parity, gestational age, delivery distance, excessive stretching of the uterus (macrosomia, gemelli and polyhydramnios), precipitate parturition, labor induction, history of cesarean section, ante-partum bleeding (placenta previa, placental abruption ), prolonged first and second stages of labor. Objective: This literature review aims to determine the risk factors for post partum hemorrhage. Method: using literature study according to the topic. Literature studies were obtained from various sources, including journals ranging from 2017-2024. Article sources from Proquest and Google Scholar. from several journals that have been reviewed, post partum bleeding is one of the complications whose incidence rate is still high. And there is a relationship between risk factors and the incidence of post partum hemorrhage.   Abstrak Angka kejadian perdarahan post partum di Rumah Sakit dr. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor pada Tahun 2023 sebanyak 146. Apabila perdarahan post partum tidak diatasi akan menyebabkan kematian ibu. Perdarahan post partum merupakan penyabab tak terduga dan menjadi penyebab tercepat kematian ibu di Indonesia. Perdarahan post partum adalah keadaan kehilangan darah lebih dari 500 ml setelah persalinan pervaginam atau lebih dari 1000 ml setelah persalinan seksio secaria. Penyebab perdarahan postpartum meliputi atonia uteri, retensio plasenta, laserasi jalan lahir, sisa plasenta dan gangguan pembekuan darah. Faktor risiko terjadi perdarahan post partum antara lain : usia, paritas, umur kehamilan, jarak persalinan, peregangan uterus yang berlebihan (macrosomia, gemelli dan polihidramnion), partus presipitatus, induksi persalinan, riwayat seksio secaria, perdarahan antepartum (plasenta previa, solusio plasenta), persalinan kala I dan II yang memanjang. literature review ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko dari perdarahan post partum. Metode: menggunakan studi literature sesuai dengan topik. Studi literature didapat dari berbagai sumber diantaranya dari jurnal berkisar tahun 2017-2024. Sumber artikel dari proquest dan google scholar. dari beberapa jurnal yang telah ditelaah, perdarahan post partum merupakan salah satu komplikasi yang angka kejadiannya masih tinggi. Dan ada hubungan antara faktor risiko dengan kejadian perdarahan post partum.
Literatur Review Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Fathmah Nurul Aslamiah; Lusiana Tandi Limbong; Marisa Margareta; Putri Astria Dewi; Yulianti Tasik; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Birth Weight (LBW) is one of the leading causes of neonatal morbidity and mortality worldwide, especially in developing countries. The factors influencing LBW include maternal health, environmental exposure, nutritional status, and access to healthcare services. This study aims to identify the factors associated with LBW through a literature review of six recent studies from the last five years. The method used is a systematic literature search through PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect databases using keywords: "Low Birth Weight", "LBW Risk Factors", and "LBW in the last 5 years". The results show that the dominant factors include maternal nutritional status, maternal age, socioeconomic status, pregnancy complications, and smoking habits. Therefore, a multidisciplinary approach is needed to reduce the prevalence of LBW through nutritional improvement, pregnancy monitoring, and health education enhancement.   Abstrak Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal di seluruh dunia, terutama di negara berkembang. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR meliputi faktor maternal, lingkungan, gizi, dan akses pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR melalui tinjauan pustaka dari enam studi terbaru dalam lima tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah pencarian literatur sistematis melalui database PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan kata kunci: "Bayi Berat Lahir Rendah", "Faktor Risiko BBLR", dan "BBLR dalam 5 tahun terakhir". Hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor dominan meliputi status gizi ibu, usia ibu, status sosioekonomi, komplikasi kehamilan, dan kebiasaan merokok. Dengan demikian, diperlukan pendekatan multidisiplin untuk mengurangi prevalensi BBLR melalui perbaikan gizi, pengawasan kehamilan, dan peningkatan edukasi kesehatan.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Penanganan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang Jatmiko Susilo; Rini Susanti; Kartika Sari
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2025
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v7i1.3891

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs) tend to increase every year and the highest number of deaths are cardiovascular disease (CVD), cancer, respiratory disease and diabetes. The prevalence of NCDs is still high in Indonesia due to unhealthy lifestyles, which are actually preventable diseases. This service aims to provide an understanding of NCDs and to reduce prevalence by understanding risk factors through counseling or communication, information and education (CIE) among women at homestead RT01 RW03, Candirejo Village, West Ungaran, Semarang Regency. CIE is carried out using audiovisual aids and holding discussion sessions. To evaluate knowledge, a pre-test and post-test were carried out.  The results of NCDs knowledge showed a significant increase (p= 0,779). Having a discussion is an indication that the participants have high concern. CIE is a communication strategy to encourage sustainable behavior change and is a key component of community development, increasing awareness, and providing a positive impact on knowledge, attitudes and behavior. ABSTRAK Penyakit Tidak Menular (PTM) cenderung meningkat setiap tahunnya dengan jumlah kematian tertinggi merupakan penyakit kardiovaskular (PKV), kanker, penyakit pernapasan, dan diabetes. Prevalensi PTM masih tinggi di Indonesia disebabkan gaya hidup yang tidak sehat, yang sebenarnya merupakan penyakit yang dapat dicegah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang PTM dan untuk menurunkan prevalensi dengan memahami faktor resiko melalui penyuluhan atau komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) pada ibu dasa wisma RT01 RW03 Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Kebupaten Semarang. KIE dilakukan menggunakan alat bantu audiovisual dan dilakukan sesi diskusi. Untuk mengevaluasi pemahaman dilakukan pre-test dan post-test. Hasil pemahaman tentang PTM menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (p= 0,779). Adanya diskusi merupakan salah satu indikasi bahwa peserta memiliki kepedulian yang tinggi. KIE merupakan strategi komunikasi untuk mendorong perubahan perilaku berkelanjutan dan merupakan komponen kunci pengembangan masyarakat, meningkatkan kesadaran, serta  memberikan dampak positif pada pengetahuan, sikap, dan perilaku.
Co-Authors . Topowijono . Zahroh Z.A A Halim A.A. Gede Indraningrat A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Nasser Arifin Abdurachman Abdurachman Abu Dzarrin Al Ghifari Achmad Zubair - Addawiyah, Rubiatul Adelina N, Elma Adriani, Prasanti Afrida, Puspa Afrina . Agan Sridewi Agrina Agrina Agus Jatmiko Agus Pahrudin Agustina, Alia Ainun Jahriyah Alfian Noor Muthia Sarie Alhadi Yan Putra Amanda Sukmawati Amandha Rassya D Amelia Hesti P Ana Puji Astuti Ana Puji Astuti Anasa Laila Wiradani Andi Himyatul Hidayah Andi Rosmini Anis Pravitasari Anissa, Sarah Annisa Fitriyani Aprilia Putri A Ari Wibowo Asiyanthi Tabran Lando Asiyanti T. Lando Asmaini Asraria Asyaroh Ramadona Nilawati Atika Budiarti Ayu Dyah Paramita Azwir Anhar Bukman Lian, Bukman Calista Desy R Christania Rambu Loba Hawa Chusnul Khotimah Dano, Suliani Desi Rachmawati Devitasari Yulistian Dewi Nurani Suci Dhanella Cristy Dina Hastiana Donela, Ardenia Dwi Marisa Midyanti Dwi Nur Yunianti Dwi Nurahman Elvira Elsa Yamba Kombi Elvira G. Amaral Endang Setiyowati Eny Ruth Sinaga ERLITA Farid Ardyansyah Farra Addina Fathmah Nurul Aslamiah Fatmah Baradja Finoria Vitoria Firriantin Ayu Widiyanti Fitri , Diah Nur Fransin Kontu Fransiska Bertha V G. K Gandhiadi Gabriella Aula Galih Supraja Glenita Nive Yesie Glenita Nivi Y Gresloan, Anny Hairunisa Hapsari Windayanti Harifa Hananti Harmoko Harmoko Hartono Hartono Hasna Hasnah Faizah AR Heldayati Heldina Hutahaean Hendri Rahmayani Asri Heni Setyowati Herlina Widya Puspitasari Hikmah Noor Ulfa Hubertus Oja, Hubertus Husaini Husaini Husnul Hotimah I Gusti Ngurah Made Bayuningrat I MADE PARIARTHA I Nyoman Widana I Wayan Sumarjaya Ibrahim, Roslinda Ichwan Azhari IDA BAGUS ANGGA DARMAYUDA Ida Ristiani Ikrom Ihlasul Ilhan Rayfatsyah Rangkuti Indah Ainaya Alfatihah indah, Nur Indah Sari Irma Megawati Irwan Ridwan Islami Rantika Isri Nasifah Isri Nasifah Jatmiko Susilo Jazilatul Athiyyah Jeklin Yuliani E Joyo Minardo Julpa, Alrinda Karnisa Maharani Koderi Komang Dharmawan Komang Triyani Kartinawati Komariyah Lailatul Masruroh Laurensia, Vivi Lely Safrina Lilis Suryani Linda Advinda Luh Gede Pradnyawati LUH PUTU IDA HARINI Lusiana Tandi Limbong M Nazori Majid Made Dharmesti Wijaya MADE NONIK PRAMESTI KARANA Made Susilawati Maimunah Maimunah Maiyanisa Maiyanisa Mardianita Aulia Ichwanti Mariance Rosalia Inna R Marisa Margareta Marlina Ekawaty Marty Mawarpury Mary Selintung Maselkossu, Kharista Welhelmina Maulida Mutiah A Maya Khairani Mekar Meilisa Amalia Meutia Maulida MIFTACHUL JANNAH Mira Agustia Miwis Leani Mokhamad Nur Moralita Chatri Muhammad Muhammad Muhammad Rizky Shorfana MUHAMMAD SUBHAN Mukhsin, Achmad Mukroji Mukroji, Mukroji Muncar Rachmy Kusumastutik Muralia Hustim Nabella, Rihana Sofie Nadia Surahmi Nanda Azabi Nesa Faresa NI LUH PUTU SRI WAHYUNI NI LUH ROSITA DAMAYANTHI norwili norwili Nucke Yulandari Nur Afni Safarina Nur An-nisa Putry Mangarengi Nuratikah Nuratikah Nurbaeni, Silvie Nurheni Nurjannah Bachri Nurjannah Oktorina Nurul Badriyah Nurutamiyah Olivia Deslovita Br, Ginting Pereira Doro, Noviana Pipit Ariani Prihatiningsih Puji Handayani Purwoko, Agus Putri Astria Dewi Rade Radeetha Radiah Rambu Anggi Hunga Meha Rambu Lika Yuliana Rasdiana Zakaria Ratih Kusumastuti Ratih Sukma Dewi Regita, Anissa Renita Sasmita Purdianti riandari, ana Ridha Andayani Rifki Abdul Malik Rifqi Roshifah Rihana Sofie Nabella Riki Liliyanti Rini Anggraeni Rini Susanti Rosa Amelia Rossy Adellia Rahma Rostinah Rostinah Rububiah Runiatin Salomi Y. Jopudara Salsabila, Syifa Salsadilla Nur'aisyah Selviana, Riska Setyo Tri Wahyudi Shelly Taurhesia Siti Haryani Siti Patimah Siti Zahara Sjenny A Indrawati Sri Kurniasih Agustin Sri Rahayu Rahayu, Sri Rahayu Sri Sulistyani Sri Wahyuni Srihastuti Sudarni Sulisnawati Wonggo SUNDANIS AGUNG PERTIWI Suparti Supendi, Dede Supriyanti Supriyanti Syahruddin Syahruddin Syamsul Bahri Syifa Nadia Rahma Tanjung Subrata Teti Indrawati Teti Indrawati Theresia Lumban Batu trijayanti, oksi TUTIK SUSILOWATI U. Sulia Sukmawati Ulia Zuhra Umiyati Haris Uray Ristian Vanisa Vivin Mustikawati Wandasari, Desi Wasisto Utomo Wayan Dewi Lestari Widayati Widia Ria Wijaya, Made Indra Yuandini Ariefka Yuli Nur Asiyah Yulianti Tasik Yundari, Yundari Yunitha T. Pidhi Zainatul Mukaromah Zakia, Intan Zaujatul Amna