p-Index From 2021 - 2026
10.149
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Jurnal Administrasi Bisnis Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Psikologi Integratif Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial PROCESSOR Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Sistem Komputer Kandai Jurnal Ilmiah Mahasiswa Psikologi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Journal TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Supremasi Hukum International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Taqorrub : Journal Bimbingan Konseling dan Dakwah Jurnal EduHealth Jurnal Serambi Abdimas Jurnal Kolaboratif Sains LENTERAL: Learning and Teaching Journal MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi SI-MEN (AKUNTANSI & MANAJEMEN) STIES Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Prosiding Seminar Nasional Official Statistics Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia PERISAI: Pendidikan dan Riset Ilmu Sains Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Cakradonya Dental Journal Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Jurnal Ekonomi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo International Journal of Economic Research and Financial Accounting Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Komposit : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal PGSD Indonesia Jurnal Serambi Biologi Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Global Education : International Journal of Educational Sciences and Languages Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan
Claim Missing Document
Check
Articles

Literatur Review Penatalaksanaan Non-Farmakologis Dismenore pada Remaja Putri Amelia Hesti P; Kartika Sari; Aprilia Putri A; Agustina, Alia; Fransiska Bertha V; Glenita Nivi Y; Sulisnawati Wonggo
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During their first menstruation (menarche), most women will experience abdominal pain or what is usually called dysmenorrhea. This pain is like stomach cramps which are usually felt in the lower part and are usually experienced by women who are menstruating for the first time. According to data from the World Health Organization (WHO), the incidence of dysmenorrhea in the world is very large, because more than 50% of women in every country experience dysmenorrhea pain. The method used in preparing this research was a literature review by conducting searches and reviewing several journals and research articles. Search for library data using Google Scholar and Pubmed with the keywords, namely treatment, dysmenorrhea, menstrual pain and non-pharmacological using the criteria for research articles that will be used, namely in accordance with the research objectives published from 2014 to 2023. The aim of conducting this literature review is to knowing the non-pharmacological management of dysmenorrhea in adolescent girls. The results of the literature review of the 17 articles show that there are several interventions that are effective in reducing the pain scale, such as music therapy, lavender aromatherapy, abdominal stretching exercise, acupressure, acupuncture, carrot juice, ginger jelly candy, spinning bicycle exercise, chocolate, deep breathing relaxation, gymnastics. sour turmeric dysmenorrhea, hypnotherapy and warm compresses.   Abstrak Pada saat menstruasi pertama kali (menarche) kebanyakan perempuan akan mengalami nyeri perut atau yang biasa disebut dengan nyeri dismenore. Nyeri ini seperti kram perut yang biasanya dirasakan dibagian bawah dan biasanya dialami oleh wanita yang baru pertama kali menstruasi. Menurut data World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa angka kejadian dismenore di dunia sangat besar, karena lebih dari 50% wanita di setiap Negara mengalami nyeri dismenore. Metode yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini yaitu literatur review dengan melakukan penelusuran serta menelaah beberapa jurnal dan artikel hasil penelitian. Penelusuran data pustaka menggunakan google scholar dan Pubmed dengan kata kunci yaitu penanganan, dismenore, nyeri menstruasi dan non farmakologis dengan menggunakan kriteria artikel penelitian yang akan digunakan yaitu sesuai dengan tujuan penelitian yang dipublikasikan dari tahun 2014 sampai tahun 2023. Tujuan dari dilakukannya literatur review ini untuk mengetahui penatalaksanaan dismenore pada remaja putri non-farmakologis. Hasil literatur review dari 18 artikel tersebut menunjukkan bahwa ada beberapa intervensi yang efektif menurunkan skala nyeri seperti terapi musik, aromaterapi lavender, abdominal stretching exercise, akupressure, akupuntur, jus wortel, permen jelly jahe, latihan sepeda berputar, coklat, relaksasi nafas dalam, senam dismenore, kunyit asam, hipnoterapi dan kompres hangat.
Literatur Review : Pengaruh Perawatan Tali Pusat Metode Terbuka dan Topikal Asi terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat Handayani, Puji; Kartika Sari; Heldina Hutahaean; Ainun Jahriyah; Ratih Sukma Dewi; Nurheni; Islami Rantika; Alfian Noor Muthia Sarie; Husnul Hotimah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Neonatal deaths contribute to 59% of infant deaths where one of the biggest causes is neonatal tetanus infection caused by the bacillus Clostridium tetani. This disease infects newborn babies through cutting the umbilical cord with non-sterile instruments and incorrect umbilical cord care techniques. The aim of this literature review is to determine the effect of umbilical cord care using the open method and topical breast milk method on the duration of umbilical cord removal. The method used in preparing this research is Literature Review by analyzing a predetermined number of articles. This research consists of 24 articles which will be analyzed using article selection techniques using article criteria used in accordance with the research objectives. The results of the literature review from these 7 articles show that there is a significant influence of open method of umbilical cord care and topical breast milk methods on the duration of umbilical cord removal. However, the duration of umbilical cord removal using the umbilical cord care method using topical breast milk is shorter. Umbilical cord care using the topical breast milk method is done by applying 5 drops of breast milk that have been taken from the base to the tip of the umbilical cord twice a day, namely in the morning and evening after bathing. In conclusion, the open method of umbilical cord care combined with topical breast milk can have a better effect on the duration of umbilical cord expulsion and prevent umbilical cord infections.     Abstrak Kematian neonatal memberi kontribusi terhadap 59% kematian bayi dimana salah satu penyebab terbesarnya ialah infeksi tetanus neonatorum yang disebabkan oleh basil Clostridium tetani . Penyakit ini menginfeksi bayi baru lahir melalui pemotongan tali pusat dengan alat yang tidak steril dan teknik perawatan tali pusat yang salah. Tujuan dari literature review ini yaitu untuk mengetahui pengaruh perawatan tali pusat menggunakan metode terbuka dan metode topika ASI terhadap lama pelepasan tali pusat. Metode yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini yaitu Literature Review dengan menganalisis sejumlah artikel yang telah ditentukan. Penelitian ini terdiri dari 24 artikel yang akan di analisis dengan teknik penyeleksian artikel dengan menggunakan kriteria artikel yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil literature review dari 7 artikel tersebut, menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan perawatan tali pusat metode terbuka dan metode topikal ASI dengan lama pelepasan tali pusat. Akan Tetapi, lama pelepasan tali pusat dengan metode perawatan tali pusat menggunakan topikal ASI lebih singkat. Perawatan tali pusat dengan menggunakan metode topikal ASI dilakukan dengan cara mengoleskan 5 tetes ASI yang sudah diambil mulai dari pangkal sampai ujung tali pusat dilakukan 2 kali dalam 1 hari yaitu pagi dan sore sehabis mandi. Kesimpulan, perawatan tali pusat metode terbuka yang dikombinasikan dengan topikal ASI dapat menimbulkan efek yang lebih baik terhadap lama pelepasan tali pusat dan mencegah terjadinya infeksi talipusat.
Asuhan Kebidanan Continuty Of Care (Coc) pada Ny ”U” Umur 27 Tahun di PMB Bidan Siwi Agan Sridewi; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The maternal mortality rate (MMR) in Indonesia is still high compared to ASEAN countries. Based on data from the Inter-Census Population Survey (SUPAS) in 2015, the Maternal Mortality Rate (MMR) again showed a decrease to 305 per 100,000 KH and the Infant Mortality Rate (AKB) 22 per 1000 KH. And based on data from the Ministry of Health 2022, it is stated that MMR in Indonesia reaches 207 per 100,000 KH, which is above the strategic plan target of 190 per 100,000 live births (Ministry of Health, 2022). The number of maternal mortality (MMR) in 2022 reported by the Directorate General of Public Health of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, has increased every year where in 2019 it reached 4,221 people, in 2020 it was 4,627 people and in 2021 it increased dramatically to 7,389 people. The drastic increase in maternal deaths in 2021 was caused by the Covid-19 pandemic as many as 2,989 cases, bleeding as many as 1,330 cases and the condition of mothers experiencing hypertension. In addition, the increase in MMR is also caused by pregnancies that are too young, too frequent, too close and too old, (Ministry of Health, 2022). The Central Java Provincial Health Profile Report recorded that in 2020 the maternal mortality rate reached 98 cases per 100 thousand population births, and in 2021 it increased to 199 cases per 100 thousand population births. Banyumas Regency recorded a maternal mortality rate of 38 per 100,000 live births and increased in 2020 by 41.55. In 2021, it increased again to 44 cases caused by preeclampsia, pregnancy bleeding, to complications of comorbidities in mothers (Central Java Health Office, 2021). Efforts made by the government to reduce maternal mortality, prevent the risk of pregnancy emergencies and improve the quality of children are by providing reproductive education to women of childbearing age (WUS) and to preconception families (before pregnancy) (Fatkhiyah et al., 2020). Providing failed women's reproductive health education will have an impact on serious health problems such as unwanted pregnancies, unsafe abortions, very high birth rates, to the emergence of reproductive organ problems such as sexually transmitted infections (Indarwati et al., 2022). The method used by the author in conducting comprehensive care is with a descriptive method and the type of descriptive research used is a case study (Case Study). A case study is a form of in-depth research on an aspect of the social environment including humans in it. Case studies can be conducted on an individual, a group of individuals (e.g. a family), a group of people (teachers, tribes, indigenous communities), the human environment (village, urban sector) or social institutions (marriage-divorce). Case studies can be about the development of something (for example the implementation of regional autonomy), can also provide an overview of the existing situation. A case study is a type of approach in research whose review of one case is carried out intensively, in-depth, detailed and comprehensive.After carrying out care, have provided comprehensive obstetric care starting from pregnant women, maternity, postpartum, infants and the results are pregnant normally, maternity normally, babies with normal, and up to birth control. In pregnancy, there is a gap between theory and practice.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi di bandingkan dengan negara-negara ASEAN. Berdasarkan data Survey Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2015, Angka Kematian Ibu (AKI) kembali menunjukkan penurunan menjadi 305 per 100.000 KH dan Angka Kematian Bayi (AKB) 22 per 1000 KH. Dan berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan 2022 menyebutkan AKI di indonesia mencapai 207 per 100.000 KH berada diatas target renstra yaitu 190 per 100.000 kelahiran hidup (Kemenkes, 2022). Jumlah angka kematian ibu (AKI) pada tahun 2022 dilaporkan oleh Ditjen Kesehatan Masyarakat Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, mengalami peningkatan di setiap tahunnya dimana pada tahun 2019 mencapai 4.221 jiwa, tahun 2020 sebesar 4.627 jiwa dan pada tahun 2021 meningkat drastis mencapai 7.389 jiwa. Peningkatan drastis kematian ibu pada tahun 2021 disebabkan karena adanya pandemi Covid-19 sebanyak 2.989 kasus, perdarahan sebanyak 1.330 kasus serta adanya kondisi ibu mengalami hipertensi. Selain itu peningkatan AKI juga disebabkan karena kehamilan yang terlalu muda, terlalu sering, terlalu dekat dan terlalu tua, (Kemenkes RI, 2022). Laporan Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat tahun 2020 angka kematian ibu mencapai 98 kasus per 100 ribu kelahiran penduduk, dan tahun 2021 meningkat menjadi 199 kasus per 100 ribu kelahiran penduduk. Wilayah Kabupaten Banyumas tercatat angka kematian ibu sebesar 38 per 100.000 kelahiran hidup dan meningkat pada tahun 2020 sebesar 41,55. Tahun 2021 kembali meningkat mencapai 44 kasus yang disebabkan karena adanya preeklampsia, perdarahan kehamilan, hingga adanya komplikasi penyakit penyerta pada ibu (Dinas Kesehatan Jawa Tengah, 2021). Upaya yang dilakukan pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu, pencegahan resiko kegawatan kehamilan serta peningkatan kualitas anak adalah dengan melakukan pemberian edukasi reproduksi kepada wanita usia subur (WUS) dan kepada keluarga prakonsepsi (sebelum terjadi kehamilan) (Fatkhiyah et al., 2020). Pemberian edukasi kesehatan reproduksi wanita yang gagal akan memberikan dampak pada masalah kesehatan serius seperti kehamilan yang tidak diinginkan, tindakan aborsi yang tidak aman, angka kelahiran yang sangat tinggi, hingga munculnya masalah organ reproduksi seperti infeksi menular seksual (Indarwati et al., 2022). Metode yang digunakan penulis dalam melakukan asuhan komprehensif yaitu dengan metode deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (Case Study). Studi kasus adalah bentuk penelitian yang mendalam tentang suatu aspek lingkungan sosial termasuk manusia di dalamnya. Case study dapat dilakukan terhadap seorang individu, sekelompok individu (misalnya suatu keluarga), segolongan manusia (guru, suku, komunitas adat), lingkungan hidup manusia (desa, sektor kota) atau lembaga sosial (perkawinan-perceraian). Case study dapat mengenai perkembangan sesuatu (misalnya dilaksanakannya otonomi daerah), dapat pula memberi gambaran tentang keadaan yang ada. Studi kasus merupakan tipe pendekatan dalam penelitian yang penelaahannya kepada satu kasus dilakukan secara intensif, mendalam, mendetail dan komprehensif. Setelah melakukan asuhan kebidanan secara Komfrehensif mulai dari Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, Bayi dan hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan normal, bayi dengan normal, dan sampai dengan KB. Pada kehamilan didapatkan ada kesenjangan antara teori dan praktik.
Yoga untuk Mengurangi Nyeri Disminorhea pada Remaja Putri RT. 07 RW 01 Kelurahan Genuk Ungaran Barat Maselkossu, Kharista Welhelmina; Kartika Sari; Asraria; Dina Hastiana; Vivin Mustikawati; Yuli Nur Asiyah; Rububiah; Maiyanisa
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a transition period from childhood to adulthood and is characterized by the encouragement of changes in physical, endocrinal, emotional and mental growth. Adolescence with an age range of 11-21 years (Aboushady, 2016). One of the characteristics of adolescence is the occurrence of menstruation in women. During adolescence, physiological changes occur, starting with the onset of menarche, which is often associated with irregular menstruation, excessive menstrual bleeding and dysmenorrhea. Dysmenorrhea can have an impact on activities or activities in teenagers, such as not being able to concentrate on studying and decreased motivation to study because of the pain felt. Adolescents who are experiencing dysmenorrhea must be able to find the right solution to eliminate or reduce menstrual pain, both pharmacologically and non-pharmacologically (Aboushady, 2016). The aim of this activity is to provide complementary Yoga therapy to young women to overcome dysmenorrhea. The problem that often arises is that there are still many young women who do not know how to deal with dysmenorrhea. So when young women experience dysmenorrhea, no action is given to reduce the pain of dysmenorrhea. Realizing this, the community service team felt they could facilitate it through counseling and demonstrations for young women so that they learn to understand and be able to practice and apply Yoga techniques when experiencing dysmenorrhea independently in their respective homes and can re-demonstrate the Yoga method techniques, so that Dysmenorrhea in teenagers can be achieved. Reduce. This community service was carried out in 3 stages, namely the First Stage, selecting a group of young women who experienced pain during menstruation and were willing to be taught about dysmenorrhea yoga. Second Stage Conducting counseling and demonstrations of Yoga to treat dysmenorrhea. The third stage of evaluation uses posttest. The results of this activity were evaluated using post tests on teenage participants who took part in the community service program. There were 13 respondents who answered this post test. Based on this, it can be seen that there are no respondents who have a low level of knowledge (<50%), while all respondents, namely 13 people (100%) have a high level of knowledge (>50%).   Abstrak Masa remaja adalah masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa dan ditandai oleh dorongan perubahan fisik, endokrinal, emosional, dan pertumbuhan mental. Masa remaja dengan rentang usia 11- 21 tahun (Aboushady, 2016). Salah satu ciri masa remaja adalah terjadinya menstruasi pada perempuan. Pada masa remaja telah terjadi perubahan fisiologis yang awal perkembangannya mengalami menarche yang sering dikaitkan dengan masalah menstruasi yang tidak teratur, pengeluaran darah menstruasi yang berlebihan, dan dysmenorrhea. Dysmenorrhea dapat menimbulkan dampak bagi kegiatan atau aktivitas pada remaja, seperti tidak dapat berkonsentrasi dalam belajar dan motivasi belajar menurun karena nyeri yang dirasakan. Remaja yang sedang mengalami dysmenorrhea harus dapat mencari solusi yang tepat untuk menghilangkan atau menurunkan nyeri haid, baik secara farmakologis dan non farmakologis (Aboushady, 2016). Tujuan kegiatan ini adalah memberikan terapi komplementer Yoga pada Remaja putri untuk mengatasi Dismenore. Masalah yang sering muncul adalah masih banyaknya Remaja Putri yang belum mengetahui mengenai cara mengatasi Dismenore. Sehingga saat remaja putri mengalami dismenore tidak diberikan tindakan untuk mengurangi nyeri disminore . Menyadari hal tersebut tim pengabdian masyarakat merasa dapat memfasilitasi  melalui penyuluhan dan demonstrasi kepada remaja putri agar belajar memahami dan mampu mempraktekkan serta menerapkan Tehnik Yoga saat mengalami dismenore secara mandiri di rumah masing- masing dan dapat mendemonstrasikan ulang teknik metode Yoga tersebut, sehingga Disminorhea pada remaja bisa berkurang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu Tahap Pertama  Pemilihan kelompok remaja putri yang mengalami nyeri saat menstruasi dan bersedia diajarkan tentang Yoga dismenore. Tahap Kedua Melakukan Penyuluhan dan demonstrasi Yoga  untuk menangani dismenore. Tahap ke Tiga Evalusi menggunakan Postest . Hasil dari kegiatan tersebut dilakukan evaluasi menggunakan post tes terhadap peserta remaja yang mengikuti program pengabdian masyarakat. Terdapat 13 responden yang menjawab post test ini. Berdasarkan hal tersebut, dapat dilihat bahwa tidak ada responden yang memiliki tingkat pengetahuan rendah (<50%), sedangkan semua responden yaitu 13 orang (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi (>50%).
Asuhan Kebidanan Continuty Of Care (Coc) pada Ny. E Umur 28 Tahun G2P1A0 dengan Ketuban Pecah Dini (KPD) trijayanti, oksi; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The period of pregnancy, childbirth, postpartum, neonate is a physiological condition that may threaten the life of the mother and baby and even cause death. One effort that can be made is implementing a comprehensive midwifery care model that can optimize the detection of high risk maternal neonates. The aim of the research was to analyze the implementation of midwifery care for pregnant women, maternity, postpartum, BBL and family planning. Analytical descriptive observational research method. The case study approach to the implementation of midwifery care includes care for pregnancy, childbirth, newborns, postpartum, and family planning (KB). The sample was a pregnant woman in the third trimester, 32 weeks gestation, G2P1A0. Research time July 2023 – August 2023 at the Dharma Wahyu Agung Clinic. The research instrument uses the SOAP documentation method with a Varney management mindset. Collection techniques use primary data through interviews, observations, physical examinations, KIA books. The results of the care obtained by Mrs. E G2P1A0 32 weeks gestation with complaints of back pain. The mother gave birth normally at 39 weeks 5 days gestation with PROM. The postpartum period was normal, there was no bleeding, good uterine contractions, lochea rubra, mother. In the newborn baby, the results of the anthropometric examination were normal. Mrs. E uses injectable birth control 3 months after the postpartum period.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu, bayi bahkan menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan menerapkan model asuhan kebidanan komperehensif yang dapat mengoptimalkan deteksi risiko tinggi maternal neonatal. Tujuan penelitian melakukan analisis pelaksanaan asuhan kebidanan ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB. Metode penelitian observasional desktiptif analitik. Pendekatan studi kasus pada pelaksanaan asuhan kebidanan meliputi asuhan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan keluarga berecana (KB). Sampel adalah seorang ibu hamil trimester III usia kehamilan 32 minggu, G2P1A0. Waktu penelitian Juli 2023 –Agustus 2023 di Klinik Dharma Wahyu Agung. Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentasi SOAP dengan pola pikir manajemen varney. Teknik pengumpulan menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, buku KIA. Hasil asuhan didapatkan Ny. E G2P1A0 usia kehamilan 32 minggu dengan keluhan nyeri punggung.. Persalinan ibu dilakukan secara normal pada usia kehamilan 39 minggu 5 hari dengan KPD. Masa nifas berlangsung normal tidak ada pendarahan, kontraksi uterus baik, lochea rubra, ibu.Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal.Ny. E menggunakan KB Suntik 3 bulan setelah masa nifas.
Literature Review Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Ketuban Pecah Dini Riandari, Ana; Hikmah Noor Ulfa; Erlita; Suparti; Nesa Faresa; Lilis Suryani; Elvira Elsa Yamba Kombi; Runiatin; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Premature rupture of membranes is a pregnancy complication that often occurs and can have a serious impact on the pregnant mother and fetus. This study aims to investigate the factors that influence the incidence of premature rupture of membranes in a population of pregnant women. the type of research used is a literature study of 5 scientific articles obtained through the Google Scholar database, published between 2020 and 2022. Research results from 5 research journals show that there is no relationship between twin pregnancies and the occurrence of PROM, indicating that twin pregnancies are not increases the risk of PROM. However, there is a significant relationship between several other factors and the occurrence of PROM. Fetal malposition, maternal age, parity, previous history of PROM, maternal employment status, and anemia status were significantly associated with the occurrence of PROM, indicating that mothers with these characteristics may have a higher risk of developing PROM. Apart from that, research results from 5 research journals also found that exposure to cigarette smoke and the behavior of consuming cigarettes by mothers had a significant relationship with the occurrence of PROM. These results underline the importance of avoiding exposure to cigarette smoke during pregnancy and avoiding smoking behavior as steps that can reduce the risk of PROM. However, no relationship was found between hereditary history and the incidence of PROM in this study. This shows that hereditary factors may not be the main risk factor in the occurrence of PROM. The results of this study provide important insight into the factors that may influence the occurrence of PROM, which can be used to inform health practitioners and expectant mothers in efforts to prevent PROM during pregnancy.   Abstrak Ketuban pecah dini adalah salah satu komplikasi kehamilan yang sering terjadi dan dapat berdampak serius pada ibu hamil dan janin. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian ketuban pecah dini dalam populasi ibu hamil. jenis penelitian yang digunakan merupakan studi literatur dari 5 artikel ilmiah yang diperoleh melalui database google Scholar, dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2022. Hasil penelitian dari 5 jurnal penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kehamilan kembar dan terjadinya KPD, mengindikasikan bahwa kehamilan kembar tidak meningkatkan risiko KPD. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara beberapa faktor lainnya dan terjadinya KPD. Malposisi janin, usia ibu, paritas, riwayat KPD sebelumnya, status pekerjaan ibu, dan status anemia secara signifikan berhubungan dengan terjadinya KPD, menunjukkan bahwa ibu dengan karakteristik ini mungkin memiliki risiko lebih tinggi mengalami KPD. Selain itu, hasil penelitian dari 5 jurnal penelitian ini juga menemukan bahwa paparan pada asap rokok dan perilaku mengkonsumsi rokok oleh ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan terjadinya KPD. Hasil ini menggaris bawahi pentingnya menghindari paparan asap rokok selama kehamilan dan menjauhi perilaku merokok sebagai langkah-langkah yang dapat mengurangi risiko terjadinya KPD.Namun, tidak ditemukan hubungan antara riwayat keturunan dan kejadian KPD dalam penelitian ini. Ini menunjukkan bahwa faktor keturunan mungkin tidak menjadi faktor risiko utama dalam terjadinya KPD.Hasil penelitian  ini memberikan wawasan penting tentang faktor-faktor yang dapat memengaruhi terjadinya KPD, yang dapat digunakan untuk menginformasikan praktisi kesehatan dan calon ibu dalam upaya pencegahan KPD selama kehamilan.
Literatur Review Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Bersalin Hasna; Selviana, Riska; Anggraeni, Rini; Donela, Ardenia; Gresloan, Anny; Wahyuni, Sri; Pereira Doro, Noviana; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeclampsia is a syndrome characterized by increased blood pressure and proteinuria that appears in the second trimester of pregnancy. This preeclampsia will usually recover in the postnatal period. Preeclampsia can occur antenatally, intranatally, postnatally. Mothers who experience hypertension due to pregnancy range from 10%, 3-4% of them have preeclampsia, 5% have hypertension and 1-2% have chronic hypertension. The highest cause of maternal and fetal mortality is due to preeclampsia. (Sari et al., 2021) Risk factors that can increase the incidence of preeclampsia are parity, extreme age and disease history. Preeclampsia is a complication of pregnancy that can result in an increase in AKI and AKB. Early prediction and screening of risk factors, especially age and parity, are recommended to prevent complications from continuing and improve maternal and fetal well-being. (Sartika et al., 2019).   Abstrak Preeklampsia adalah sindrom yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan proteinuria yang muncul pada trimester kedua kehamilan. Preeklampsia ini biasanya akan pulih diperiode postnatal. Preeklampsia bisa terjadi pada antenatal, intranatal, postnatal. Ibu yang mengalami hipertensi akibat kehamilan berkisar 10%, 3 – 4 % diantaranya mengalami preeklampsia, 5 % mengalami hipertensi dan 1 – 2 % mengalami hipertesi kronik. Penyebab tertinggi angka kematian ibu dan janin adalah disebabkan akrena Preekampsia. (Sari et al., 2021). Faktor risiko yang dapat meningkatkan insiden preeklampsia ialah paritas, usia yang ekstrim dan riwayat penyakit. Preeklampsia termasuk penyulit kehamilan yang bisa berakibat peningkatan AKI dan AKB. Prediksi dan screening awal pada faktor resiko terutama usia dan paritas direkomendasikan untuk pencegahan komplikasi berlanjut dan meningkatkan kesejahteraan ibu danjanin.(Sartika et al., 2019).
Asuhan Kebidanan Continuty of Care (COC) pada Ny.A Umur 30 Tahun di RB Bidan Siwi Zainatul Mukaromah; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Countinuity of care in midwifery is a series of continous and comprehensive service actives starting from pregnancy, chilbirth, postpartum, newborn care and care and family planning services that connect the health needs of women in particular and the personal circumstances of each individual (Homer et al, 2019) . Maternal assitance during pregnancy is very much needed to provide guidance and direction for pregnant women. Pregnancy and childbirts is a natural process bur sometimes normal condition can turn abnormal. The pregnancy period can be passed with its own uniqueness, different biological,psychological and social factors in pregnant women can influence pregnancy condition. Therefore, treating, one client with another cannot be the same. Health care is in the form of promotive, preventive, curative, and rehabilitative (Maharani,2017). The method in this research is a case study. Where to get direct patient information based on continuity of care for pregnan women, chilbirth, newborns, postpartum, and family planning though the SOAP approach. Based on the results of studies that have been carried out from pregnancy to the family planning phase. The results showed that midwifery care for Mrs.A Comprehensive care has been provided for Mrs.A age 30 years from pregnancy, newborns, postpartum, and family planning result show that management is in accordance with theory and fact.   Abstrak Continuity of care dalam kebidanan adalah serangkaian kegiatan pelayanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan bayi baru lahir serta pelayanan keluarga berencana yang menghubungkan kebutuhan kesehatan perempuan khususnya dan keadaan pribadi setiap individu (Homer, 2019). Pendampingan ibu dalam masa kehamilan sangat dibutuhkan untuk memberikan bimbingan dan arahan bagi ibu hamil. Kehamilan dan persalinan merupakan suatu proses alamiah. Namun terkadang kondisi normal dapat berubah menjadi abnormal. Masa kehamilan dapat dilewati dengan keunikan masing-masing, faktor biologis, psikologis dan sosial yang berbeda pada ibu hamil dapat mempengaruhi kondisi kehamilan. Oleh karena itu, dalam memperlakukan klien satu dengan yang lain tidak dapat disamakan. Asuhan pelayanan kesehatan berupa promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif (maharani, 2020). Metode dalam penelitian ini yaitu studi kasus. Dimana mendapatkan informasi pasien secara langsung dengan berbasis Continuity of Care pada ibu hamil, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB. Melalui pendekatan SOAP. Berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan mulai dari kehamilan sampai fase KB. Didapatkan hasil bahwa asuhan keidanan pada Ny.A  selama hamil, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan KB sesuai dengan teori dan didapatkan tidak ada kesenjangan dengan teori. Telah dilakukan asuhan secara komprehensif pada Ny. A Umur 30 Tahun dari kehamilan, persalinan, bayi baaru lahir, nifas, dan KB didapatkan hasil bahwa penatalaksanaan sesuai secara teori dan fakta.
Efektivitas Peran Kesehatan Komunitas dalam Peningkatan Status Kesehatan Ibu Hamil, Ibu Nifas, Bayi/ Balita dan Remaja RW 02 di Kelurahan Umanen Salomi Y. Jopudara; Dano, Suliani; Rambu Lika Yuliana; Elvira G. Amaral; Yunitha T. Pidhi; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Midwifery services are an important aspect of the health system which focuses on maternal and child health. Midwives have a strategic role in providing health services, starting from pregnancy checks, childbirth, to post-natal care. The role of midwives is not only limited to health facilities, but also extends to the community, where they can reach and provide education and health services to the wider community. The significance and challenges of community midwifery services consist of: Access and availability of Health services, Health education and awareness, Women's empowerment, Collaboration with local stakeholders. WHO (2023), in their latest report, emphasizes the importance of improving the quality and accessibility of midwifery services in communities to achieve Sustainable Development Goals (SDGs) targets related to maternal and child health. They also highlight the important role of midwives in providing integrated and sustainable health services at the community level. UNICEF (2023), in their annual report, highlights the success of several community midwife empowerment programs in improving maternal and child health indicators in various developing countries. This report also provides practical guidance for strengthening the capacity of midwives through ongoing training and support. Lancet Global Health (2023), through a recent research article, shows that community-based interventions led by midwives are able to significantly reduce maternal and newborn mortality rates. Based on the results of the study carried out over 7 days from 21-24 May 2024, it was found that there were several problems that were worthy of being raised for appropriate solutions, including problems with catin, pregnant women, mothers giving birth, babies, toddlers and teenagers. Based on the description above, students are obliged to analyze, formulate problems, prioritize, diagnose problems, plan activities, implement them so that all series of activities can be evaluated and ultimately it is hoped that students can improve their health status through community activities, especially in Umanen Village. We, students of the midwifery profession at Ngudi Waluyo University, are trying to help solve the health problems that exist in Umanen Village by holding several health programs.   Abstrak Pelayanan kebidanan merupakan salah satu aspek penting dalam sistem kesehatan yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak. Bidan memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kehamilan, persalinan, hingga perawatan pasca-persalinan. Peran bidan tidak hanya terbatas pada fasilitas kesehatan, tetapi juga meluas ke komunitas, di mana mereka dapat menjangkau dan memberikan pendidikan serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat luas. Signifikan dan tantangan pelayanan kebidanan komunitas terdiri dari: Akses dan ketersediaan pelayanan Kesehatan, Pendidikan dan kesadaran Kesehatan, Pemberdayaan perempuan, Kolaborasi dengan pemangku kepentingan local. WHO (2023), dalam laporan terbaru mereka, menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kebidanan di komunitas untuk mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) terkait kesehatan ibu dan anak. Mereka juga menyoroti peran penting bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan berkelanjutan di tingkat komunitas. UNICEF (2023), dalam laporan tahunan mereka, menyoroti keberhasilan beberapa program pemberdayaan bidan di komunitas dalam meningkatkan indikator kesehatan ibu dan anak di berbagai negara berkembang. Laporan ini juga memberikan panduan praktis untuk memperkuat kapasitas bidan melalui pelatihan dan dukungan berkelanjutan. Lancet Global Health (2023), melalui artikel penelitian terbaru, menunjukkan bahwa intervensi berbasis komunitas yang dipimpin oleh bidan mampu secara signifikan mengurangi angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan selama 7 hari tertanggal 21-24 Mei 2024, maka telah ditemukan adanya beberapa masalah yang layak diangkat untuk diberikan penyelesaian yang tepat diantaranya adalah terdapat masalah pada catin, ibu hamil, ibu melahirkan, bayi, balita dan remaja. Berdasarkan uraian di atas maka mahasiswa berkewajiban untuk menganalisa, merumuskan masalah, memprioritaskan, menegakkan diagnosa masalah, melakukan perencanaan kegiatan, mengimplementasikannya sehingga dapat dilakukan evaluasi atas semua rangkaian kegiatan dan pada akhirnya diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan derajat kesehatan melalui kegiatan Komunitas khususnya di Kelurahan Umanen. Kami mahasiswa profesi kebidanan Universitas Ngudi Waluyo mencoba untuk membantu memecahkan masalah – masalah kesehatan yang ada di Kelurahan Umanen dengan mengadakan beberapa program kesehatan.
Pengaruh Harga Dan Produksi Karet Terhadap Pendapatan Petani Karet di Desa Aurcino Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo Kartika Sari; M Nazori Majid; Muhammad Subhan
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimea.v3i1.244

Abstract

This thesis discusses and aims to find out about the effect of Rubber Price and Production on the Opinion of Rubber Farmers in Aurcino Village, Kec.VII Koto, Tebo Regency. The data of this study are primary data obtained directly from the first source either from individuals or individuals such as the results of filling out questionnaires. This study uses a quantitative approach using a multiple linear regression analysis method assisted by SPSS (Statistical Package For Social Science) software 22. The results of the research conducted showed that (1) the price of rubber had a positive and significant effect on the income of rubber farmers in Aurcino Village, Kec.VII Koto, Tebo Regency. (2) Rubber Production has a Positive and Significant effect on the income of rubber farmers in Aurcino Village, Kec.VII Koto, Tebo Regency. (3) The price and production of rubber have a significant effect on the income of farmers in Aurcino Village, Kec.VII Koto, Tebo Regency.
Co-Authors . Topowijono . Zahroh Z.A A Halim A.A. Gede Indraningrat A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Nasser Arifin Abdurachman Abdurachman Abu Dzarrin Al Ghifari Achmad Zubair - Addawiyah, Rubiatul Adelina N, Elma Adriani, Prasanti Afni, Nur' Afrida, Puspa Afrina . Agan Sridewi Agrina Agrina Agus Jatmiko Agus Pahrudin Agustina, Alia Ainun Jahriyah Alfian Noor Muthia Sarie Alhadi Yan Putra Amanda Sukmawati Amandha Rassya D Amelia Hesti P Ana Puji Astuti Ana Puji Astuti Anasa Laila Wiradani Andi Himyatul Hidayah Andi Rosmini Anis Pravitasari Anissa, Sarah Annisa Fitriyani Aprilia Aprilia Putri A Ari Wibowo Asiyanthi Tabran Lando Asiyanti T. Lando Asmaini Asraria Asyaroh Ramadona Nilawati Atika Budiarti Ayu Dyah Paramita Ayu Lestari Azhar Azwir Anhar Bukman Lian, Bukman Calista Desy R Christania Rambu Loba Hawa Chusnul Khotimah Dano, Suliani Desi Rachmawati Devitasari Yulistian Dewi Nurani Suci Dhanella Cristy Dina Hastiana Donela, Ardenia Dwi Marisa Midyanti Dwi Nur Yunianti Dwi Nurahman Elvira Elsa Yamba Kombi Elvira G. Amaral Endang Setiyowati Eny Ruth Sinaga ERLITA Eva Desembrianita Eva Yuniarti Utami Fadly Umar Farid Ardyansyah Farra Addina Fathmah Nurul Aslamiah Fatmah Baradja Finoria Vitoria Firriantin Ayu Widiyanti Fitri , Diah Nur Fransin Kontu Fransiska Bertha V G. K Gandhiadi Gabriella Aula Galih Supraja Glenita Nive Yesie Glenita Nivi Y Gresloan, Anny Hairunisa Hapsari Windayanti Harifa Hananti Harmoko Harmoko Hartono Hartono Hasna Hasnah Faizah AR Heldayati Heldina Hutahaean Hendri Rahmayani Asri Heni Setyowati Herlina Widya Puspitasari Hikmah Noor Ulfa Hubertus Oja, Hubertus Husaini Husaini Husnul Hotimah I Gusti Ngurah Made Bayuningrat I MADE PARIARTHA I Nyoman Widana I Wayan Sumarjaya Ibrahim, Roslinda Ichwan Azhari IDA BAGUS ANGGA DARMAYUDA Ida Ristiani Ikrom Ihlasul Ilhan Rayfatsyah Rangkuti Indah Ainaya Alfatihah indah, Nur Indah Sari Irma Megawati Irwan Ridwan Islami Rantika Isri Nasifah Isri Nasifah Jatmiko Susilo Jazilatul Athiyyah Jeklin Yuliani E Joyo Minardo Julpa, Alrinda Karnisa Maharani Koderi Komang Dharmawan Komang Triyani Kartinawati Komariyah Lailatul Masruroh Laurensia, Vivi Lely Safrina Lilis Suryani Linda Advinda Luh Gede Pradnyawati LUH PUTU IDA HARINI Lusiana Tandi Limbong M Nazori Majid Made Dharmesti Wijaya MADE NONIK PRAMESTI KARANA Made Susilawati Maimunah Maimunah Maiyanisa Maiyanisa Mardianita Aulia Ichwanti Mariance Rosalia Inna R Marisa Margareta Marlina Ekawaty Marty Mawarpury Mary Selintung Maselkossu, Kharista Welhelmina Maulida Mutiah A Maya Khairani Medriono Morsal Lamo Mekar Meilisa Amalia Meutia Maulida MIFTACHUL JANNAH Mira Agustia Misbahudin Miwis Leani Mokhamad Nur Moralita Chatri Muhammad Muhammad Muhammad Rizky Shorfana MUHAMMAD SUBHAN Mukhsin, Achmad Mukroji Mukroji, Mukroji Muncar Rachmy Kusumastutik Muralia Hustim Nabella, Rihana Sofie Nadia Surahmi Nanda Azabi Nesa Faresa Ni Luh Fidriana NI LUH PUTU SRI WAHYUNI NI LUH ROSITA DAMAYANTHI norwili norwili Nucke Yulandari Nur Afni Safarina Nur An-nisa Putry Mangarengi Nuratikah Nuratikah Nurbaeni, Silvie Nurheni Nurjannah Bachri, Nurjannah Nurjannah Oktorina Nurul Badriyah Nurutamiyah Olivia Deslovita Br, Ginting Pereira Doro, Noviana Pipit Ariani Prihatiningsih Prilosadoso, Basnendar Herry Puji Handayani Purwoko, Agus Putri Astria Dewi Rade Radeetha Radiah Rahmi Hidayati Rambu Anggi Hunga Meha Rambu Lika Yuliana Rasdiana Zakaria Ratih Kusumastuti Ratih Sukma Dewi Regita, Anissa Renita Sasmita Purdianti riandari, ana Ridha Andayani Rifki Abdul Malik Rifqi Roshifah Rihana Sofie Nabella Riki Liliyanti Rini Anggraeni Rini Susanti Rosa Amelia Rossy Adellia Rahma Rostinah Rostinah Rububiah Rudy Irwansyah Runiatin Salomi Y. Jopudara Salsabila, Syifa Salsadilla Nur'aisyah Selviana, Riska Setyo Tri Wahyudi Shelly Taurhesia Siti Haryani Siti Patimah Siti Zahara Sjenny A Indrawati Sri Kurniasih Agustin Sri Rahayu Rahayu, Sri Rahayu Sri Sulistyani Sri Wahyuni Srihastuti Sudarni Suharni Montjai Sulisnawati Wonggo SUNDANIS AGUNG PERTIWI Suparti Supendi, Dede Supriyanti Supriyanti Suriani Syahruddin Syahruddin Syamsul Bahri Syifa Nadia Rahma Tanjung Subrata Teodora Fenny Aliansih Teti Indrawati Teti Indrawati Theresia Lumban Batu trijayanti, oksi TUTIK SUSILOWATI U. Sulia Sukmawati Ulia Zuhra Umiyati Haris Uray Ristian Vanisa Vivin Mustikawati Wandasari, Desi Wasisto Utomo Wayan Dewi Lestari Widayati Widia Ria Wijaya, Made Indra Yuandini Ariefka Yuli Nur Asiyah Yulianti Tasik Yundari, Yundari Yunitha T. Pidhi Zainatul Mukaromah Zakia, Intan Zaujatul Amna