p-Index From 2021 - 2026
10.149
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Jurnal Administrasi Bisnis Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Psikologi Integratif Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial PROCESSOR Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Sistem Komputer Kandai Jurnal Ilmiah Mahasiswa Psikologi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Journal TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Supremasi Hukum International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Taqorrub : Journal Bimbingan Konseling dan Dakwah Jurnal EduHealth Jurnal Serambi Abdimas Jurnal Kolaboratif Sains LENTERAL: Learning and Teaching Journal MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi SI-MEN (AKUNTANSI & MANAJEMEN) STIES Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Prosiding Seminar Nasional Official Statistics Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia PERISAI: Pendidikan dan Riset Ilmu Sains Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Cakradonya Dental Journal Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Jurnal Ekonomi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo International Journal of Economic Research and Financial Accounting Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Komposit : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal PGSD Indonesia Jurnal Serambi Biologi Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Global Education : International Journal of Educational Sciences and Languages Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan
Claim Missing Document
Check
Articles

Literatur Review Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Fathmah Nurul Aslamiah; Lusiana Tandi Limbong; Marisa Margareta; Putri Astria Dewi; Yulianti Tasik; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Birth Weight (LBW) is one of the leading causes of neonatal morbidity and mortality worldwide, especially in developing countries. The factors influencing LBW include maternal health, environmental exposure, nutritional status, and access to healthcare services. This study aims to identify the factors associated with LBW through a literature review of six recent studies from the last five years. The method used is a systematic literature search through PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect databases using keywords: "Low Birth Weight", "LBW Risk Factors", and "LBW in the last 5 years". The results show that the dominant factors include maternal nutritional status, maternal age, socioeconomic status, pregnancy complications, and smoking habits. Therefore, a multidisciplinary approach is needed to reduce the prevalence of LBW through nutritional improvement, pregnancy monitoring, and health education enhancement.   Abstrak Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal di seluruh dunia, terutama di negara berkembang. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR meliputi faktor maternal, lingkungan, gizi, dan akses pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR melalui tinjauan pustaka dari enam studi terbaru dalam lima tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah pencarian literatur sistematis melalui database PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan kata kunci: "Bayi Berat Lahir Rendah", "Faktor Risiko BBLR", dan "BBLR dalam 5 tahun terakhir". Hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor dominan meliputi status gizi ibu, usia ibu, status sosioekonomi, komplikasi kehamilan, dan kebiasaan merokok. Dengan demikian, diperlukan pendekatan multidisiplin untuk mengurangi prevalensi BBLR melalui perbaikan gizi, pengawasan kehamilan, dan peningkatan edukasi kesehatan.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Penanganan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang Jatmiko Susilo; Rini Susanti; Kartika Sari
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2025
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v7i1.3891

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs) tend to increase every year and the highest number of deaths are cardiovascular disease (CVD), cancer, respiratory disease and diabetes. The prevalence of NCDs is still high in Indonesia due to unhealthy lifestyles, which are actually preventable diseases. This service aims to provide an understanding of NCDs and to reduce prevalence by understanding risk factors through counseling or communication, information and education (CIE) among women at homestead RT01 RW03, Candirejo Village, West Ungaran, Semarang Regency. CIE is carried out using audiovisual aids and holding discussion sessions. To evaluate knowledge, a pre-test and post-test were carried out.  The results of NCDs knowledge showed a significant increase (p= 0,779). Having a discussion is an indication that the participants have high concern. CIE is a communication strategy to encourage sustainable behavior change and is a key component of community development, increasing awareness, and providing a positive impact on knowledge, attitudes and behavior. ABSTRAK Penyakit Tidak Menular (PTM) cenderung meningkat setiap tahunnya dengan jumlah kematian tertinggi merupakan penyakit kardiovaskular (PKV), kanker, penyakit pernapasan, dan diabetes. Prevalensi PTM masih tinggi di Indonesia disebabkan gaya hidup yang tidak sehat, yang sebenarnya merupakan penyakit yang dapat dicegah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang PTM dan untuk menurunkan prevalensi dengan memahami faktor resiko melalui penyuluhan atau komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) pada ibu dasa wisma RT01 RW03 Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Kebupaten Semarang. KIE dilakukan menggunakan alat bantu audiovisual dan dilakukan sesi diskusi. Untuk mengevaluasi pemahaman dilakukan pre-test dan post-test. Hasil pemahaman tentang PTM menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (p= 0,779). Adanya diskusi merupakan salah satu indikasi bahwa peserta memiliki kepedulian yang tinggi. KIE merupakan strategi komunikasi untuk mendorong perubahan perilaku berkelanjutan dan merupakan komponen kunci pengembangan masyarakat, meningkatkan kesadaran, serta  memberikan dampak positif pada pengetahuan, sikap, dan perilaku.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Game Edukasi Untuk Siswa SMP Berbasis Construct Syamsul Bahri; Dwi Marisa Midyanti; Uray Ristian; Kartika Sari
Darma Abdi Karya Vol. 3 No. 2 (2024): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v3i2.2092

Abstract

Educational game learning media has an important role in increasing the effectiveness and efficiency of the learning process, especially for children. Currently, learning methods for children are quite effective, but some children are starting to feel bored with methods that only rely on reading and memorizing. To overcome this feeling of boredom, learning media in the form of educational games can be a good solution, considering that information and communication technology have developed rapidly and children are used to using gadgets and computers in everyday life. This construct-based educational game application can make the learning process more effective because it displays visualizations of the lessons being taught so that learning becomes more fun and has an attractive appearance. In the context of education in Indonesia, the use of educational game learning media also receives support from the government through the implementation of the 2013 Curriculum. This curriculum emphasizes competency-based learning and integrating technology in the learning process. Thus, Construct-based educational games can be an effective means to support the implementation of the 2013 Curriculum as a whole. Educational game learning media has a strong background in increasing the effectiveness and efficiency of the learning process, as well as making it more interesting and fun for children.
Getting to Know PPnBM: Sales Tax on Luxury Goods and the Impact on the Automotive Industry, Indonesia Mira Agustia; Siti Zahara; Olivia Deslovita Br, Ginting; Kartika Sari; Karnisa Maharani; Galih Supraja
International Journal of Economic Research and Financial Accounting Vol 3 No 4 (2025): IJERFA JULY 2025
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijerfa.v3i4.349

Abstract

This study aims to determine the impact of Luxury Goods Sales Tax (PPnBM) on the automotive industry in Indonesia. This study uses a literature study method by analyzing data from literature sources. The results of the study indicate that PPnBM has positive and negative impacts on the automotive industry. The positive impacts are increasing state revenue, regulating income distribution, encouraging the local automotive industry, and increasing public awareness of the importance of paying taxes. However, the negative impacts are affecting employment in the automotive industry and increasing unemployment.  
Edukasi dan Pelatihan Pijat Oksitosin bagi Ibu Menyusui Heldayati; Prihatiningsih; Sudarni; Srihastuti; Riki Liliyanti; Radiah; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oxytocin massage is a non-pharmacological method proven effective in stimulating the production of oxytocin hormone, which plays a crucial role in breast milk (ASI) let-down. However, the lack of public knowledge regarding this technique remains a barrier to achieving successful exclusive breastfeeding. This community service program aimed to improve postpartum mothers' knowledge and skills in performing oxytocin massage through structured education, demonstration, and hands-on training. The activity was held on May 28, 2025, at the Integrated Maternity Room of RSUD dr. H. Jusuf SK, Tarakan City, with 12 participants. Methods included a pretest, educational session, live demonstration of oxytocin massage, and posttest. Evaluation results showed a significant increase in participants’ knowledge initially, 66.7% had poor understanding, which improved to 100% with good knowledge after the training. This program demonstrates that oxytocin massage education and training can be an effective intervention in supporting breastfeeding practices and enhancing the success rate of exclusive breastfeeding in the community. Among 12 participants, 66.7% had low knowledge of oxytocin massage before the training. After the session, 100% showed improved knowledge categorized as good. Participants also demonstrated correct massage techniques and actively engaged in the activity. Conclusion: The oxytocin massage education and training program effectively improved postpartum mothers’ knowledge and skills in supporting exclusive breastfeeding. This activity serves as a successful promotive and preventive approach in communit based midwifery care. Abstrak Pijat oksitosin merupakan metode non- farmakologis yang efektif dalam merangsang produksi hormon oksitosin, yang berperan penting dalam pengeluaran Air Susu Ibu (ASI). Namun, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai teknik ini menjadi salah satu hambatan dalam pencapaian keberhasilan ASI eksklusif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas dalam melakukan pijat oksitosin melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan langsung. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2025 di Ruang Kebidanan Terpadu RSUD dr. H. Jusuf SK, Kota Tarakan, dan diikuti oleh 12 peserta. Metode yang digunakan meliputi pretest, penyampaian materi, demonstrasi pijat oksitosin, serta posttest. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, di mana seluruh responden yang awalnya memiliki tingkat pengetahuan kurang (66,7%) mengalami peningkatan menjadi 100% berpengetahuan baik setelah pelatihan. Dari 12 peserta, 66,7% memiliki pengetahuan kurang tentang pijat oksitosin sebelum pelatihan. Setelah penyuluhan dan demonstrasi, 100% peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan menjadi kategori baik. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan teknik pijat dengan benar dan antusias mengikuti kegiatan. Program edukasi dan pelatihan pijat oksitosin berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Kegiatan ini efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam pelayanan kebidanan.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny.R Umur 25 Tahun G3P2A0 di PMB X Vanisa; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care is the provision of obstetric care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonate to deciding to use a family with family (KB). This aims to help, monitor, and detect the possibility of complications that accompany the mother and baby from pregnancy to the use of birth control. The midwifery care method at PMB X is through home visits by providing counseling according to the needs of mothers. taking place from pregnancy, postpartum delivery, neonates, to family planning with a frequency of 3 pregnancy visits, 4 postpartum visits, and 3 neonates. The method in this study uses a data collection method, namely using interviews, observations with primary and secondary data through the KIA Book, physical examination and this research starts from November - April 2025 research instruments using SOAP documentation. Based on the results of a comprehensive case study (Continuity Of Care) on Mrs. R from the second trimester of pregnancy, childbirth, postpartum period, newborns and neonates. Mrs. R was 25  years old G3P2A0 with a gestational age of 19 weeks. Childbirth in Mrs. R took place in PMB, the postpartum period took place normally, there was no abnormal bleeding, uterine contractions were good. In newborns, the results of anthropometric examinations were normal, and Mrs. R decided to use 3-month injectable birth control. It is hoped that the midwife profession in providing continuous midwifery care (continuity of care) will always implement midwifery management, maintain and improve competence in providing care in accordance with midwifery service standards.   Abstrak Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan keluarga bersencana (KB). Hal ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu, memantau, dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi  yang menyertai ibu dan bayi dari masa kehamilan sampai dengan ibu menggunakan Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dengan data primer dan sekunder melalui Buku KIA, pemeriksaan fisik serta penelitian ini dimulai dari bulan November- April 2025 instrumen penelitian menggunakan dokumentasi SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara Komprehensif (Continuity Of Care) pada Ny. R dari kehamilan trimester II, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan neonates. Didapatkan Ny. R umur 25 Tahun G3P2A0 usia kehamilan 17 minggu. Persalinan pada Ny. R berlangsung di PMB, masa nifas berlangsung normal tidak ada perdarahan yang abnormal, kontraksi uterus baik. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal, dan Ny. R memutuskan untuk menggunakan KB IUD. Diharapkan profesi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.
Pengetahuan Ibu Postpartum Tentang Pijat Oksitosin untuk Meningkatkan Produksi ASI di RSUD Temanggung Regita, Anissa; Vanisa; Heni Hirawati Pranoto; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oxytocin massage is a non-pharmacological method used to stimulate the hormone oxytocin to enhance breast milk production in postpartum mothers. This study aimed to increase postpartum mothers’ knowledge about the importance of oxytocin massage in facilitating breast milk production. The community service activity was conducted at the Mawar Ward of RSUD Temanggung from January 21 to February 9, 2025, involving 20 postpartum mothers as participants. The method included health education and demonstration of oxytocin massage techniques, accompanied by pre-test and post-test questionnaires to assess changes in participants’ knowledge. The pre-test results showed that 25% of mothers had good knowledge, 50% moderate, and 25% poor. After the intervention, post-test results revealed a significant improvement, with all participants (100%) demonstrating good knowledge. This study concludes that health education and hands-on demonstration of oxytocin massage are highly effective in increasing postpartum mothers’ knowledge. It is hoped that this knowledge can be applied independently by mothers and their families to support successful breastfeeding and exclusive breastfeeding practices.   Abstrak Pijat oksitosin merupakan salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk merangsang hormon oksitosin guna meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai pentingnya pijat oksitosin dalam memperlancar pengeluaran ASI. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Mawar RSUD Temanggung pada tanggal 21 Januari hingga 9 Februari 2025 dengan melibatkan 20 ibu postpartum sebagai responden. Metode yang digunakan meliputi edukasi  kesehatan dan demonstrasi teknik pijat oksitosin, disertai  pengisian kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur  perubahan pengetahuan peserta. Hasil pre-test menunjukkan 25% ibu memiliki pengetahuan baik, 50% cukup, dan 25% kurang. Setelah penyuluhan dan demonstrasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan seluruh responden (100%) memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan praktik langsung pijat oksitosin sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu postpartum. Edukasi ini diharapkan dapat diterapkan secara mandiri oleh ibu bersama keluarga guna mendukung keberhasilan menyusui dan pemberian ASI eksklusif.
Literature Review: Faktor-Faktor Risiko Pre eklamsia pada Kehamilan Rahayu, Sri Rahayu; Anissa, Sarah; Zakia, Intan; Wandasari, Desi; Nurutamiyah; Komariyah; Rostinah; Addawiyah, Rubiatul; Adelina N, Elma; Fitri , Diah Nur; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeclampsia is hypertension that occurs after 20 weeks of pregnancy accompanied by proteinuria. Preeclampsia is a specific pregnancy hypertensive disease with multisystem involvement. It usually occurs after 20 weeks of pregnancy, more often in more mature gestational ages, and can overlap with other hypertensive disorders. The maternal mortality rate in Indonesia is dominated by preeclampsia as the second highest cause after bleeding. Several predictors can be categorized as risk factors that can be used to increase awareness in caring for pregnant women with preeclampsia to avoid complications. The purpose of this literature review of several journals is to determine the risk factors for preeclampsia in pregnancy. The method used to conduct a literature review uses relevant keywords, namely preeclampsia in pregnancy, preeclampsia factors. The conclusion of the literature review to determine the risk factors for preeclampsia is the age of the pregnant mother, parity of pregnancy, history of hypertension, and the level of stress or anxiety in pregnant women and the level of nutritional adequacy of pregnant women and BMI.   Abstrak Preeklampsia adalah hipertensi yang timbul setelah 20 minggu kehamilan disertai proteinuria. Preeklampsia adalah penyakit hipertensi kehamilan spesifik dengan keterlibatan multisistem. Biasanya terjadi setelah 20 minggu kehamilan, lebih sering pada umur kehamilan yang semakin matang, dan dapat tumpang tindih dengan gangguan hipertensi lainnya. Angka kematian ibu di Indonesia didominasi oleh preeklampsia sebagai penyebab tertinggi kedua setelah perdarahan. Beberapa prediktor dapat dikategorikan sebagai faktor risiko yang dapat digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan dalam asuhan ibu hamil dengan preeklampsia untuk menghindari komplikasi. Tujuan literature review dari beberapa jurnal ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor risiko  terjadi nya preeklamsia pada kehamilan. Metode yang digunakan melakukan literature review menggunakan kata kunci yang relevan yaitu preeklamsia pada kehamilan, faktor faktor preeklamsia. Kesimpulan dari literature review untuk mengetahui Faktor risiko terjadinya preeklampsia yaitu usia ibu hamil, paritas kehamilan, riwayat hipertensi, serta tingkat stress atau cemas pada ibu hamil dan tingkat kecukupan gizi ibu hamil serta IMT.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny ‘N’ Umur 23 Tahun G1P0A0 di Puskesmas Candilama Muncar Rachmy Kusumastutik; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal health is one of the targets outlined in the third goal of the 2030 Agenda for Sustainable Development (SDGs), which aims to reduce the Maternal Mortality Ratio (MMR) to 70 per 100,000 live births. According to the 2021 Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS), the MMR in Indonesia was reported as 7,389 maternal deaths. In 2024, the number of maternal deaths in Semarang City was recorded as 14 cases out of 17,401 live births, equivalent to approximately 87.60 per 100,000 live births, which remains significantly above the targeted figure. To accelerate the achievement of maternal and infant mortality reduction targets, Indonesia has implemented a program focused on midwifery care through the Continuity of Care (CoC) model. Continuity of Care in midwifery refers to a series of continuous and comprehensive services provided throughout pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning services. The benefits of this model include the ability to promptly identify the need for immediate intervention, facilitate consultation and collaboration with other health professionals based on the client's condition, ensure the efficient and safe provision of direct care, and enable effective evaluation of the outcomes of midwifery care. At Candilama Community Health Center (Puskesmas), the first antenatal care (K1) coverage was 95.4%, which is considered good as it approaches 100%. The fourth antenatal visit (K4) coverage was 98.2%, close to the target of 100%. Skilled birth attendance coverage was 96.3%, neonatal care coverage reached 90.16%, KF1 coverage was 90%, and KF4 coverage was 98.2%, with no reported cases of maternal or neonatal deaths. The objective of this case study is to provide midwifery care for a 23-year-old woman, Mrs. N (G1P0A0), during pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning. The method employed in this comprehensive midwifery care is descriptive research using a case study approach. The care was focused on Mrs. N, starting from the third trimester of pregnancy and continuing through delivery, postpartum, newborn care, and family planning. The results of the comprehensive midwifery care for Mrs. N indicated that she experienced no discomfort or complications during pregnancy. Labor proceeded according to standard management of the first stage, and once full dilation was achieved, delivery was assisted following the 60 steps of Normal Childbirth Care (Asuhan Persalinan Normal/APN), with no complications during the process. The postpartum period was uneventful and free of complications. The newborn showed no congenital anomalies or danger signs and was promptly given vitamin K injection and eye ointment, along with the first dose of hepatitis B vaccine (Hb 0). Monitoring of the infant up to six weeks of age revealed no complications or danger signs. Mrs. N subsequently opted for and received an implant contraceptive and has reported no complaints since its use. The provision of comprehensive midwifery care in this case contributed positively to the health outcomes of both mother and child.   Abstrak Kesehatan ibu merupakan salah satu target yang ditetapkan dalam tujuan agenda 2030 (Sustainable Development Goals) yang ke-3 yaitu menargetkan AKI (Angka Kematian Ibu) 70 per 100.000 kelahiran hidup. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) AKI pada tahun 2021 menunjukkan 7.389 kematian di Indonesia. Pada tahun 2024, jumlah kematian ibu maternal di Kota Semarang terdapat sebanyak 14 kasus dari 17401 kelahiran hidup (KH) atau sekitar 87,60 per 100.000 KH yang mana jumlah kasus tersebut masih jauh dari yang ditargetkan. Dalam rangka mempercepat pencapaian target penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi, Indonesia memiliki program yang sudah terfokus pada pelayanan kebidanan yang berkesinambungan (Continuity of Care). Continuity of Care dalam kebidanan adalah serangkaian kegiatan pelayanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan bayi baru lahir serta pelayanan keluarga berencana (KB). Manfaat dari Continuity of Care yaitu dapat menetapkan kebutuhan terhadap tindakan segera untuk konsultasi, kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain berdasarkan kondisi klien, dapat melakukan pelaksanaan asuhan langsung dengan efisien dan aman serta dapat mengevaluasi keefektifan hasil asuhan kebidanan yang telah diberikan. Adapun cakupan K1 di Puskesmas Candilama sebesar 95,4% masuk dalam kriteria bagus karena mendekati 100% sedangkan cakupan K4 yang diperoleh sebesar 98,2% dari target yang diinginkan untuk cakupan K4 yaitu 100%, cakupan persalinan oleh nakes dari data yang diperoleh yaitu 96,3%, cakupan neonatus yaitu 90,16%, dan diperoleh juga cakupan KF1 yang diperoleh sebesar 90%, sedangkan KF4 yang diperoleh 98,2% dan tidak ada kasus kematian baik pada ibu maupun bayi. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB pada Ny. N yang berusia 23 tahun G1P0A0. Metode asuhan yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir dan nifas ini adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan studi penelaahan kasus (Case Study). Metode asuhan difokuskan pada pemberian asuhan pada kepada subjek yaitu seorang ibu hamil Ny. N dengan usia kehamilan mulai trimester II, kemudian dilakukan asuhan pada Ny. N dimulai dari kehamilan sampai dengan masa KB dan BBL/Neonatus. Hasil dari asuhan kebidanan secara menyeluruh terhadap Ny. N menunjukan bahwa selama kehamilan tidak memiliki keluhan seputar ketidaknyamanan pada kehamilan ataupun komplikasi, persalinan dilakukan sesuai dengan penanganan asuhan kala 1 dan pada saat pembukaan sudah lengkap maka dilakukan pertolongan persalinan dengan menggunakan 60 langkah APN dan tidak ada penyulit dalam proses persalinan, masa nifas berjalan dengan lancar dan tidak ada komplikasi masa nifas, bayi yang dilahirkan tidak ditemukan adanya cacat serta tanda bahaya bbl dan segera di suntik vitamin K dan salep mata telah diberikan, serta suntik Hb 0. Pemantauan bayi sampai usia 6 minggu tidak ditemukan komplikasi dan tanda bahaya, serta Ny. N sudah menggunakan KB Implan dan saat ini tidak ada keluhan setelah penggunaan KB Implan tersebut. Dengan dilakukannya asuhan kebidanan yang komprehensif ini kesehatan ibu dan janin dapat meningkat.
Implementasi Pemeriksaan Os Coccyx Menggunakan Proyeksi Anteroposterior (AP) Axial dan Lateral di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Cempaka Lima Banda Aceh Nadia Surahmi; Kartika Sari; Syifa Nadia Rahma
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 3 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan radiografi os coccyx dengan kasus fraktur dilakukan dengan dua proyeksi, yaitu proyeksi anteroposterior (AP) axial dan lateral. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi pemeriksaan os coccyx menggunakan proyeksi AP axial dan lateral dengan kasus fraktur. Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Cempaka Lima Banda Aceh pada Bulan Desember 2024 dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pemeriksaan ini menggunakan mesin X-ray digital radiography, dimana pasien tidur telentang diatas meja pemeriksaan, dengan kedua tangan diposisikan disamping badan. Penelitian ini melibatkan satu orang pasien, satu pasien menggunakan dua proyeksi yaitu: proyeksi anteroposterior axial dan lateral. Pada pemeriksaan os coccyx proyeksi AP Axial hasil gambaran yang dihasilkan kurang efektif. Sedangkan pada proyeksi Lateral dapat memperlihatkan gambaran yang efektif sehingga dokter dapat mendiagnosa.
Co-Authors . Topowijono . Zahroh Z.A A Halim A.A. Gede Indraningrat A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Nasser Arifin Abdurachman Abdurachman Abu Dzarrin Al Ghifari Achmad Zubair - Addawiyah, Rubiatul Adelina N, Elma Adriani, Prasanti Afni, Nur' Afrida, Puspa Afrina . Agan Sridewi Agrina Agrina Agus Jatmiko Agus Pahrudin Agustina, Alia Ainun Jahriyah Alfian Noor Muthia Sarie Alhadi Yan Putra Amanda Sukmawati Amandha Rassya D Amelia Hesti P Ana Puji Astuti Ana Puji Astuti Anasa Laila Wiradani Andi Himyatul Hidayah Andi Rosmini Anis Pravitasari Anissa, Sarah Annisa Fitriyani Aprilia Aprilia Putri A Ari Wibowo Asiyanthi Tabran Lando Asiyanti T. Lando Asmaini Asraria Asyaroh Ramadona Nilawati Atika Budiarti Ayu Dyah Paramita Ayu Lestari Azhar Azwir Anhar Bukman Lian, Bukman Calista Desy R Christania Rambu Loba Hawa Chusnul Khotimah Dano, Suliani Desi Rachmawati Devitasari Yulistian Dewi Nurani Suci Dhanella Cristy Dina Hastiana Donela, Ardenia Dwi Marisa Midyanti Dwi Nur Yunianti Dwi Nurahman Elvira Elsa Yamba Kombi Elvira G. Amaral Endang Setiyowati Eny Ruth Sinaga ERLITA Eva Desembrianita Eva Yuniarti Utami Farid Ardyansyah Farra Addina Fathmah Nurul Aslamiah Fatmah Baradja Finoria Vitoria Firriantin Ayu Widiyanti Fitri , Diah Nur Fransin Kontu Fransiska Bertha V G. K Gandhiadi Gabriella Aula Galih Supraja Glenita Nive Yesie Glenita Nivi Y Gresloan, Anny Hairunisa Hapsari Windayanti Harifa Hananti Harmoko Harmoko Hartono Hartono Hasna Hasnah Faizah AR Heldayati Heldina Hutahaean Hendri Rahmayani Asri Heni Setyowati Herlina Widya Puspitasari Hikmah Noor Ulfa Hubertus Oja, Hubertus Husaini Husaini Husnul Hotimah I Gusti Ngurah Made Bayuningrat I MADE PARIARTHA I Nyoman Widana I Wayan Sumarjaya Ibrahim, Roslinda Ichwan Azhari IDA BAGUS ANGGA DARMAYUDA Ida Ristiani Ikrom Ihlasul Ilhan Rayfatsyah Rangkuti Indah Ainaya Alfatihah indah, Nur Indah Sari Irma Megawati Irwan Ridwan Islami Rantika Isri Nasifah Isri Nasifah Jatmiko Susilo Jazilatul Athiyyah Jeklin Yuliani E Joyo Minardo Julpa, Alrinda Karnisa Maharani Koderi Komang Dharmawan Komang Triyani Kartinawati Komariyah Lailatul Masruroh Laurensia, Vivi Lely Safrina Lilis Suryani Linda Advinda Luh Gede Pradnyawati LUH PUTU IDA HARINI Lusiana Tandi Limbong M Nazori Majid Made Dharmesti Wijaya MADE NONIK PRAMESTI KARANA Made Susilawati Maimunah Maimunah Maiyanisa Maiyanisa Mardianita Aulia Ichwanti Mariance Rosalia Inna R Marisa Margareta Marlina Ekawaty Marty Mawarpury Mary Selintung Maselkossu, Kharista Welhelmina Maulida Mutiah A Maya Khairani Medriono Morsal Lamo Mekar Meilisa Amalia Meutia Maulida MIFTACHUL JANNAH Mira Agustia Misbahudin Miwis Leani Mokhamad Nur Moralita Chatri Muhammad Muhammad Muhammad Rizky Shorfana MUHAMMAD SUBHAN Mukhsin, Achmad Mukroji Mukroji, Mukroji Muncar Rachmy Kusumastutik Muralia Hustim Nabella, Rihana Sofie Nadia Surahmi Nanda Azabi Nesa Faresa Ni Luh Fidriana NI LUH PUTU SRI WAHYUNI NI LUH ROSITA DAMAYANTHI norwili norwili Nucke Yulandari Nur Afni Safarina Nur An-nisa Putry Mangarengi Nuratikah Nuratikah Nurbaeni, Silvie Nurheni Nurjannah Bachri, Nurjannah Nurjannah Oktorina Nurul Badriyah Nurutamiyah Olivia Deslovita Br, Ginting Pereira Doro, Noviana Pipit Ariani Prihatiningsih Prilosadoso, Basnendar Herry Puji Handayani Purwoko, Agus Putri Astria Dewi Rade Radeetha Radiah Rahmi Hidayati Rambu Anggi Hunga Meha Rambu Lika Yuliana Rasdiana Zakaria Ratih Kusumastuti Ratih Sukma Dewi Regita, Anissa Renita Sasmita Purdianti riandari, ana Ridha Andayani Rifki Abdul Malik Rifqi Roshifah Rihana Sofie Nabella Riki Liliyanti Rini Anggraeni Rini Susanti Rosa Amelia Rossy Adellia Rahma Rostinah Rostinah Rububiah Rudy Irwansyah Runiatin Salomi Y. Jopudara Salsabila, Syifa Salsadilla Nur'aisyah Selviana, Riska Setyo Tri Wahyudi Shelly Taurhesia Siti Haryani Siti Patimah Siti Zahara Sjenny A Indrawati Sri Kurniasih Agustin Sri Rahayu Rahayu, Sri Rahayu Sri Sulistyani Sri Wahyuni Srihastuti Sudarni Suharni Montjai Sulisnawati Wonggo SUNDANIS AGUNG PERTIWI Suparti Supendi, Dede Supriyanti Supriyanti Suriani Syahruddin Syahruddin Syamsul Bahri Syifa Nadia Rahma Tanjung Subrata Teodora Fenny Aliansih Teti Indrawati Teti Indrawati Theresia Lumban Batu trijayanti, oksi TUTIK SUSILOWATI U. Sulia Sukmawati Ulia Zuhra Umar, Fadly Umiyati Haris Uray Ristian Vanisa Vivin Mustikawati Wandasari, Desi Wasisto Utomo Wayan Dewi Lestari Widayati Widia Ria Wijaya, Made Indra Yuandini Ariefka Yuli Nur Asiyah Yulianti Tasik Yundari, Yundari Yunitha T. Pidhi Zainatul Mukaromah Zakia, Intan Zaujatul Amna