p-Index From 2021 - 2026
23.025
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia REFLEKSI EDUKATIKA EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Riset Pendidikan Dasar Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Didaktika: Jurnal Kependidikan Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) JOURNAL LA MEDIHEALTICO JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Indonesian Gender and Society Journal JURNAL PENDIDIKAN IPS International Journal Education and Computer Studies Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Innovative: Journal Of Social Science Research PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Jurnal Konseling Pendidikan Islam Interdiciplinary Journal of Education Indonesian Journal of Education and Learning Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Proceeding of the International Conference on Global Education and Learning Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA PADA SISWA KELAS V SD ., Ni Luh Gede Kartika Kusuma Dewi; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap pemahaman konsep IPA dengan mengontrol minat belajar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri di Gugus XIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji Anakova 1 jalur 1 kovariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (F = 39,297, dengan Sig. = 0,000 < 0,05); (2) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar (F = 34,440, dengan Sig. = 0,000 < 0,05); dan (3) terdapat korelasi yang signifikan antara minat belajar dengan pemahaman Konsep IPA (Sig. = 0,000 < 0,05). Kata Kunci : pembelajaran Inkuiri Terbimbing, pemahaman konsep IPA, minat belajar This study was aimed to know the effect of guided inquiry learning model toward science concept understanding with controlling interest in learning. The research using non-equivalent post-test only control group design. The population of this research was all of the fifth grade student in elementary school belonging to the Group XIII of Buleleng district in academic years 2015/2016. The sample was taken out of two classes using simple random sampling. The collected data were analyzed by one way Ancova with one covariable. The results showed that (1) there are significant differences of science concept understanding between the group of student who studied with guided inquiry learning and the group of student who learned with conventional learning (F = 39,297, with Sig. = 0,000 < 0,05); (2) there are significant differences of science concept understanding between the group of student who studied with guided inquiry learning and the group of student who learned with conventional learning after controlling the interest in learning (F = 34,440, with Sig. = 0,000 < 0,05); and there are significant correlation between interest in learning with science concept understanding (Sig. = 0,000 < 0,05).keyword : guided inquiry learning, science concept understanding, interest in learning
PENGARUH INKUIRI TERBIMBING, GAYA KOGNITIF, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS V SD ., I Wayan Ekayogi; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi terhadap keterampilan proses sains pada siswa kelas V SD di gugus III Kecamatan Tegallalang. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri di Gugus III Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Sebatu, SDN 3 Sebatu, dan SDN 5 Sebatu yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian adalah tes gaya kognitif (MFFT), tes keterampilan proses sains dan kuesioner motivasi berprestasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANAKOVA dua jalur dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 54,714 dengan sig. = 0,000). (2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 70,349 dengan sig. = 0,000). (3) terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dan gaya kognitif siswa terhadap keterampilan proses sains setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 4,400 dengan sig. = 0,039). (4) terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan keterampilan proses sains (rhitung = 0,427 dengan sig. = 0,000).Kata Kunci : inkuiri terbimbing, gaya kognitif, keterampilan proses sains, motivasi berprestasi This research aimed to determine the effect of guided inquiry learning model, cognitive style, and achievement motivation on science process skills in fifth grade elementary school in cluster III Tegallalang District . This research is classified as quasi experiment with the design of the post-test only control group design. The population of the research is a fifth grade students in Cluster III Elementary School Tegallalang District 2015/2016 school year totaling 123 people. Samples were students of fifth grade elementary school No 1 Sebatu, elementary school No 3 Sebatu and elementary school No 5 Sebatu selected by simple random sampling technique. The research instrument was a test of cognitive style (MFFT), test science process skills and achievement motivation questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistics, Anacova two lanes and the product moment correlation. The results showed (1) there are significant differences between the groups science process skills of students that learned with guided inquiry learning model and student groups that learned with conventional learning models after controlling for achievement motivation (Fcount = 54,714 with sig. = 0,000). (2) there are significant differences between the groups science process skills of students who have cognitive style reflective and groups of students who have cognitive style after controlling impulsive achievement motivation (Fcount = 70,349 with sig. = 0,000). (3) there is a significant interaction between guided inquiry learning model and cognitive styles of students to the science process skills after controlling for achievement motivation (Fcount = 4,400 with sig. = 0,039). (4) there is a significant correlation between achievement motivation and science process skills (rcount = 0,427 with sig. = 0.000).keyword : guided inquiry, cognitive style, science process skills, achievement motivation
PENGARUH MODEL PEMBLAJARAN STM SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD ., Ni Putu Diantari; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6808

Abstract

Abstrak : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dengan pembelajaran Konvensional pada siswa Kelas V semester I, SD Gugus IV, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD gugus IV kecamatan Busungbiu.Hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 4,092 dan ttabel = 2,029 untuk db = (n1 + n2) – 2 = 56 pada taraf signifikansi 5% Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, terdapat hasil yang Signifikan. H0 ditolak dan H1 diterima. Dimana rata rata skor hasil belajar IPA kelas yang belajar dengan model pembelajaran STM adalah 15,75 yang berada pada kategori tinggi,sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 11,96 yang berada pada kategori sedang Sehingga model pembelajaran STM berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa pada SD kelas V di Gugus IV Desa Busungbiu.Kata Kunci : Kata Kunci : Model Pembelajaran STM, Hasil Belajar IPA. Abstract : This study aims to determine the difference between the learning outcomes of students who take the learning of Science Technology Society (STM) with Conventional learning in students the first semester of Grade V, SD Cluster IV, District Busungbiu, Buleleng the Academic Year 2015/2016. This type of method used in this study is a quasi-experimental design using non-equivalent and post-test only control group design. The study population was all students in the fifth grade elementary school districts Busungbiu cluster IV. Science student learning outcomes data collected by the instruments in the form of a multiple choice test. Based on the analysis of data, obtained t = 4.092 and 2.029 for the table = db = (n1 + n2) - 2 = 56 at a significance level of 5% This means that t count> t table, there is a significant result. H0 rejected and H1 accepted. Where the average score results learn science classroom learning with learning model STM is 15.75 which is at a high category, while classroom learning with conventional learning model is 11.96 which is the medium category. So that the learning model STM influence on science learning outcomes of students at grade V in Cluster IV Village Busungbiu Key words: Learning Model STM, Science Learning Outcomes keyword : Key words: Learning Model STM, Science Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Komang Purnami Apriani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita dan kelompok siswa yang tidak menggunakan model Snowball Throwing berbantuan masalah realita pada siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Blahbatuh tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Blahbatuh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas V SD Negeri 3 Pering dan SD Negeri 5 Pering. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar, diperoleh thitung sebesar 3,636 Sedangkan, ttabel sebesar 1,68 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung> ttabel). Dilihat dari hasil perolehan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen adalah 24,77 lebih besar dari rata-rata hasil belajar kelompok kontrol yaitu 14,69. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat dijadikan refrensi bagi peneliti lain dalam mengadakan penelitian lebih lanjut model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita, sehingga diperoleh sumbangan ilmu untuk pengembangan pendidikan.Kata Kunci : Snowball Throwing, hasil belajar IPS. This study aims to determine the significant differences the result of learning between groups of students who followed the learning by using Snowball Throwing learning-assisted reality problem and groups of students which is did not used the model of Snowball Throwing-assisted reality problem of students in grade V Elementary School, Gugus V Blahbatuh district, in the year of 2016/2017. The type of this research is quasi experiment with non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is the students in the grade V Elementary School, Blahbatuh district. The sampling technique used is random sampling. The school that became the sample of this research are SDN 3 Pering and SDN 5 Pering in the grade V. The results of the study are collect by using multiple choices or objective. The data obtained were analyzed by suing descriptive statistics and inferential statistic analysis, t-test. Based on the result of data analysis, the learning result is obtaining t-count of 3.636, while t-tabel obtained of 1.68 and 5% in the significant level. It means, t-count is bigger than t-tabel (t-count>t-tabel). It seen from the result of average acquisition of the learning of the experimental is 24.77, it is bigger from the result of the learning of the groups is 14.69. it can be concluded that the learning model of Snowball Throwing-assisted of reality problem has a positive effect of the result on student learning. This research can be used for references for other researchers in conducting further research about Snowball Throwing in conducting further research about Snowball Throwing learning model assisted by reality problem. So, other researcher has a contribution knowledge to the development of education. keyword : snowball throwing, learning outcomes of social.
PENGARUH MODEL POGIL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Widya Marcelia; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model POGIL dan minat belajar terhadap keterampilan proses sains pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Jembrana. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 163 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Yeh Kuning, SDN 2 Air Kuning, SDN 2 Sangkaragung, dan SDN 2 Perancak yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Anakova 1 jalur 1 kovariabel, dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (F = 221, 631, dengan Sig. = 0,000 < 0,05); 2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar (F = 10,224, dengan Sig. = 0,002 < 0,05) ; 3) terdapat kontribusi yang signifikan minat belajar terhadap keterampilan proses sains (r2 = 0,770 > rtabel = 0,244, dengan Sig. = 0,000 < 0,05). Dari paparan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model POGIL dan minat belajar terhadap keterampilan proses sains.Kata Kunci : model POGIL, keterampilan proses sains, minat belajar This research aimed to determine the effect of POGIL model and the interest in learning to the science process skills. This research is classified as quasi experiment with the design of the post-test only control group design. The population of the research were the fifth grade students in Cluster I Elementary School Jembrana District in academic year 2015/2016 totaling 163 people. Sample were students of fifth grade elementary school No 2 Yeh Kuning, elementary school No 2 Air Kuning, elementary school No 2 Sangkaragung, and elementary school No 2 Perancak selected by simple random sampling technique. Data were analyzed using descriptive statistics, Anacova one lane one covariates and the product moment correlation. The results showed that: 1) there are significant differences between student?s science process skills that learned with the POGIL model and student?s that learned with conventional learning (Fcount = 221,631, with sig. = 0,000 < 0,05); 2) there are significant differences between student?s science process skills that learned with POGIL model and student?s that learned with conventional learning after controlling the interest in learning (Fcount = 10,224, with sig. = 0,002 < 0,05); 3) there is a significant contribution of learning interest to the science process skills (r squared = 0,770 > rtable = 0,244, with sig. = 0,000 < 0,05). So, there is the influence of POGIL model?s and the interest in learning to the science process skills. keyword : POGIL model, science process skills, interest in learning
PENGARUH MODEL POGIL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD ., Desak Putu Sri Lestari; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7011

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional, (2) menganalisis perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar, (3) menganalisis korelasi antara minat belajar dan hasil belajar IPA. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan nonequivalent group post-test only design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar IPA dan kuesioner minat belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Anakova A. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Fhitung = 150,084 dengan sig = 0,000), (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar (Fhitung = 173,996, dengan sig = 0,000), dan (3) terdapat korelasi yang signifikan antara minat belajar dan hasil belajar IPA (Fhitung = 16,902 dengan sig = 0,000) di SD N 5 Gianyar dan SD N 4 Gianyar. Berdasarkan pemaparan di atas maka dapat disimpulkan bahwa model POGIL dan minat belajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model POGIL, hasil belajar IPA, minat belajar This study is aimed (1) to analyzed the difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning, (2) to analyzed the difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning by controlling the interest in learning, (3) to analyzed the correlation between learning result and the interest in learning. This study is quasi experiment with nonequivalent group post-test only design. The populations of the study are the students in class V SD Negeri at Gianyar Districts of Gianyar Regency in academic year 2015/2016. The sample of this study is random sampling technique. The instrument of this study is achievement test and questionnaire of the interest in learning. The data analysis is using descriptive statistic and Anakova A. The result showed (1) there are the significance difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning (Fhitung = 150,084 dengan sig = 0,000), 2) there are the significance difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning by controlling the interest in learning (Fhitung = 173,996, dengan sig = 0,000), and (3) there are significance the correlation between learning result and the interest in learning (rhitung = 16,902 dengan sig = 0,000) at SD N 5 Gianyar and SD N 4 Gianyar. Thus POGIL models and interest in learning affect the learning result in class V SD Negeri at Gianyar Districts of Gianyar Regency in academic year 2015/2016.keyword : POGIL models, learning result, the interest in learning
Pengaruh Model Pembelajaran CORE (Connecting Organizing Reflecting Extending) Berbasis Koneksi Matematis Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar ., I Nengah Jaya Wicaksana; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvenional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Gugus III Kecamtan Buleleng, Kabupaten Buleleng yang berjumlah 127 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan tes hasil belajar dengan soal pilihan ganda yang berjumlah 25 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis dan model pembelajaran konvensional (thitung = 2,007; ttabel = 1,680). Rata-rata hasil belajar matematika dengan model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis adalah 78 yang berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 67 yang berada pada kategori sedang. Jadi, model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika.Kata Kunci : CORE, Koneksi Matematis, Hasil Belajar The purpose of this research is to recognize the difference results between Mathematics student who had learnt using the learning CORE march Connection Mathematical and the student who learnt using the conventional learning model. This research is a quasi-experimental research with post test design only with non equivalent control group design. The population on this research are all class of Elementary School Gugus III Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng which amount 127 peoples. The sample of this research is determined by random sampling technique. In collecting the data the written test were given through a multiple choices tests comprising of 25 items. The Data were analyses using a descriptive statistic and independent test. The result of this research shows that there is the difference result between the student using learning CORE march Connection Mathematical model occurs on Mathematics students with the students using conventional learning (counted 2.007; table 1.680). Average score of the students learnt with CORE march Connection Mathematical learning is 78, it is considered to be high category. Whereas, 67 occurs on the students learning with conventional model, it is considered to be intermediate category. In this research CORE march Connection Mathematical learning model is preponderant for the results of the students in learning Mathematics.keyword : CORE, Connection Mathematical, learning results.
ANALISIS KESENJANGAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 4 KALIUNTU ., Kadek Dewi Suryantari; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 4 Kaliuntu dan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 ditinjau dari perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Penelitían ini termasuk penelitían evaluatif model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 4 Kaliuntu berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Data perencanaan pembelajaran dikumpulkan dengan metode studi dokumentasi, sedangkan data pelaksanaan pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi. Subjek penelitian berjumlah 6 orang guru di SD Negeri 4 Kaliuntu. Data berupa skor semua objek penelitian dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang Wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya kesenjangan implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 4 Kaliuntu berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 ditinjau dari perencanaan pembelajaran adalah sebesar 12,17%. Kesenjangan tersebut terletak pada indikator kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, media dan sumber belajar. Ditinjau dari pelaksanaan pembelajaran, kesenjangan terjadi sebesar 19,17%. Kesenjangan tersebut terdapat pada indikator pemberian apersepsi, penyampaian teknik penilaian yang akan digunakan guru, peserta didik diarahkan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan, dan pemberian tindak lanjut dalam bentuk remidi, pengayaan, dan atau pemberian tugas. Kata Kunci : kesenjangan, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 This research aimed to determine how large the discrepancy between the ideal condition and the implementation of 2013 curriculum in teaching and learning process at SD Negeri 4 Kaliuntu reviewed from the lesson plan and teaching learning process. This research was evaluative research which apply discrepancy model. Measurement of the program effectiveness was done by comparing the ideal conditions, based on Permendikbud No. 103 of 2014, with the real conditions on the implementation of 2013 Curriculum at SD Negeri 4 Kaliuntu. Lesson plan data, was measured by the study documentation methode. Meanwhile, the teaching and learning process data was measured by observation methode. Subject of this research consisted of 6 teachers of SD Negeri 4 Kaliuntu. The data scores was form for all variables were analyzed by using the Wilcoxon’s signed rank test. The sign difference and score difference were calculated with a predetermined standard. The result of the analysis indicate that the large of discrepancy between ideal conditions (based on Permendikbud No. 103 of 2014) and the implementation of 2013 Curriculum at SD Negeri 4 Kaliuntu in terms of lesson plan is 12,17%. The discrepancy lies on indicators of learning activities, assessment of learning result, media and learning resources. Reviewed from the teaching learning process, the discrepancy occurs at 19.17%. The discrepancy occurs in the indicator of giving apperception, convey of evaluation techniques that will be used by teachers, students are directed reflection of the activities that have been implemented, and the provision of follow-up by giving remedial, enrichment, or giving assignments.keyword : discrepancy, lesson plan , teaching and learning process , Permendikbud No. 103 of 2014
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., Luh Salvia Antari; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Pangkungparuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dan sampel penelitian ini adalah kelas IVA SD N 1 Pangkungparuk yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas IVB SD Negeri 1 Pangkungparuk yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data dinalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional, dengan t = 2,06 dan signifikan < 0,05. Rata-rata hasil belajar IPA ekperimen adalah 15,30 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kontrol sebesar 12,67. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : think pair share, hasil belajar IPA This study aims to determine the difference of science learning outcomes between students who follow the learning with cooperative learning model Think Pair Share type and students who follow the learning with conventional learning in fourth grade students SD Negeri 1 Pangkungparuk. This type of research is quasi experimental research. Population and sample of this research is class IVA SD N 1 Pangkungparuk which amounted to 23 people and student grade IVB SD Negeri 1 Pangkungparuk which amounted to 21 people. Learning result data is collected by using objective test. Data were analyzed using t-test. The results of this study indicate that there are differences of science learning outcomes between students who were taught by using cooperative learning model Think Pair Share type and students who were taught by using conventional learning, with t = 2.06 and significant
ANALISIS KESENJANGAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SD LABORATORIUM UNDIKSHA ., I Putu Ari Pradana Kusuma; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7122

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara perencanaan dan pembelajaran Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 di SD Laboratorium Undiksha. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi. Pengukuran efektifitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang perencanaan dan pembelajaran Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 di SD Laboratorium Undiksha. Data dianilisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang Wilcoxon, kemudian dihitung besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran (RPP) adalah 88 dengan besar beda -12, besar kesenjangan 12%, dan tergolong dalam kategori (sangat kecil). (2) rerata perolehan skor pelaksanaan pembelajaran adalah 84,38 dengan besar beda -15,62, besar kesenjngan 15,62%, dan tergolong dalam kategori sangat kecil (SK). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat kesenjangan sebesar 12% pada perencanaan pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru di SD Laboratorium Undiksha, dan terdapat kesenjangan sebesar 15,62% pada pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru di SD Laboratorium Undiksha. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 yang disusun dan dilakukan oleh guru di SD laboratorium Undiksha layak diteruskan dengan adanya perbaikan pada beberapa indikator yang belum sesuai dengan standar acuan (Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014). Kata Kunci : kesenjangan, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. This research aimed to know the differences between the planning and learning process 2013 Curicculum based on Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 in SD Laboratorium Undiksha. This research is evaluative research using model discrepancy. Measurement of the effectiveness of the program is done by comparing the ideal conditions (standard) with the real conditions of the planning and learning 2013 Curriculum based on Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 in SD Laboratorium Undiksha. Data analysis is using Wilcoxon's test procedure tiered pins, then calculated a big difference with a predetermined standard. The results show that (1) the mean gain score of the learning plan (RPP) is 88 -12 with a big difference, a big gap of 12%, and classified in the category (very small). (2) the acquisition mean score of 84.38 with the implementation of learning is a big difference -15.62, great kesenjngan 15.62%, and classified in the category of very small (SK). Based on the results of this study concluded that there is a gap of 12% in the lesson plan (RPP) prepared by teachers in SD Laboratorium Undiksha, and there is a gap of 15.62% on the implementation of learning undertaken by teachers in SD Laboratorium Undiksha. Therefore, the planning and implementation of learning Curriculum 2013 is composed and performed by teachers in primary Undiksha laboratory qualified to deal with an improvement in some indicators are not in accordance with the reference standard (Permendikbud No. 103 of 2014). keyword : discrepancy, learning plan, learning implementation, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014.
Co-Authors . A. I. N. Marhaeni ., Desak Putu Sri Lestari ., Dewi Juniayanti ., Dsk. Pt. Ayu Astari ., Gylank Okka Prathama I.W. ., I Dewa Ayu Agung Paramitha ., I Gede Dharma Putra ., I Gede Wisnu Antara ., I Gusti Ayu Widya Tri Wahyunita ., I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyuni ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Ketut Dedi Agung Susanto Putra ., I Made Helly Mahayana ., I Nyoman Nitya Hariata ., I Putu Ari Pradana Kusuma ., I Putu Eka Sutama y ., I Wayan Adi Antara ., I Wayan Ekayogi ., Kadek Dewi Suryantari ., Ketut Andi Prahasta ., Ketut Purnamasari ., Komang Jumi Rianti ., Luh Salvia Antari ., Miftahur Wahida ., Ni Kadek Dwi Rari Ratih ., Ni Kadek Metaputri ., Ni Komang Purnami Apriani ., Ni Luh Gede Kartika Kusuma Dewi ., Ni Made Dwi Kartika ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Putu Indah Karunia Dewi ., Ni Putu Krisna Dewi ., Ni Putu Widya Marcelia ., Putu Ardi Wiranata ., Putu Frendita Muliantika Adi Sanjaya, I Gede Adisaka, Kade Adnyani, Komang Alit Darma Afni, Nur' Agung Ayu Komang Mia Anjali Agustina, Santi Ahmad, Zaqinah Akbar, Zulfan Andayana, I Komang Agus Anfal, Wahyuddin Anggreni, Ketut Yayuk Anita Nurgufriani Antara, I Dewa Gede Jaya Ardani, Kadek Dita ari aditia, made Aryadi, Ketut Supra Astuti, Putu Hesti Mardika Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah B. Fitri Rahmawati Baiq Aryani Novianti Basilius Redan Werang Bersih, Kadek Budi Artawan, Nyoman Budi Artawan, Nyoman Crisna Wijaya Suksma Daniel Happy Putra Darmawan, I Putu Aditya Adi Deng, Jianbang Desak Ketut Sarining Sekar Desak Putu Parmiti Desi Mulyantini, Ni Luh Devi Anom Sari, I Gusti Ayu Dewa Ayu Indri Wijayanti ., Dewa Ayu Indri Wijayanti Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Sukmayanti Dewa Bagus Putu Diva Ariesta . Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Cahyadi . Dewi, Komang Ayu Tantri Sastra Dewi, Ni Kadek Noviana Sastra Dewi, Patricia Komang Ayu Asmara Dewi, Risa Pramita Diki Dina Yuliati . Dinna Tertiana Dionisius, I Made Kristianto Diyatmika, Utama Dodi Adnyana, I Gusti Agung Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Eka Monita Wahyuning Santi Eliyanti, Ni Kadek Elya Trisnayanti, Ni Putu Ena Juliatni, Ni Kadek Eni Astuti, Ni Putu Eri Karisma, I Komang F. Shoufika Hilyana Fadlurrahman, Muhammad Fikrivenia Ayu Farisa Fina Fakhriyah Fransiska, Kadek Ayu Widia Gede Sila Parta . Gede Wira Bayu Gunayanti, Ni Kadek Gusti Ayu Neta Putri Widayanti Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ngurah Sastra Agustika hanifah hanifah Hiranmayena, Ni Putu Candra Husnul Mukti I Dewa Ayu Yoni Dian Anggreni I Dewa Gede Putra Widiarta I Dewa Kade Tastra I Dw. Ayu Agung Paramitha I Dw. Ayu Agung Paramitha, I Dw. Ayu Agung I Gde Wawan Sudatha I Gede Ary Suastawan . I Gede Astawan I Gede Novayana I Gede Wisnu Antara I Gusti Agung Ayu Ari Diantari . I Gusti Agung Ayu Lisa Sasmita I Gusti Agung Dodi Adnyana I Gusti Ayu Sri Trisna Dewi I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Rudiangga . I Ketut Supadma I Ketut Trimawan . I Komang Budi Hendrawan . I Komang Eri Karisma I Komang Sucipta I MADE ADNYANA I Made Agus Astina Putra I Made Citra Wibawa I Made Citra Wibawa I Made Gita Bagus Sawitra ., I Made Gita Bagus Sawitra I Made Mudiartana I Made Putrayasa . I Made Suarjana I Made Suarta I Made Suarta I Made Tegeh I Made Wahyu Mariastha . I Made Yudi Ambara I Nengah Jaya Wicaksana . I Nyoman Adi Widiana ., I Nyoman Adi Widiana I Nyoman Laba Jayanta I Putu Aditya Adi Darmawan I Putu Oka Sastrawan I Putu Wisna Ariawan I Wayan Asthira Putra ., I Wayan Asthira Putra I Wayan Darma I Wayan Gunartha I Wayan Lasmawan I Wayan Lasmawan I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Suastra I Wayan Widiana I Wayan Wita I Wayan Yudi Antara Ida Ayu Mas Intariani Ida Bagus Putu Arnyana Ignatius I Wayan Suwatra Intan Cahyani Trinita Jaya, I Gusti Agung Indra Jayanti, Luh Sri Surya Wisma Kade Adisaka Kadek Angga Prabawa . Kadek Ari Dwiarwati Kadek Beny Agus Permana Kadek Bersih Kadek Isya Andriyani Pratiwi Kadek Mahendra . Kadek Merita Kadek Mira Adnyaswari Kadek Mona Qristyaningsih Kadek Tatanika Wiratsari Kadek Widiani . Kadek Yudiana Kadek Yudiana Kadu, Joko Godo Ketut Lina Susanti Ketut Pudjawan Ketut Risa Intania Komang Adi Suryanata . Kresnadi, Ketut Agus Krisna, I Made Krisna Dwi Payana kusmariatni, ni nyoman Kusumasari, Putu Rastiti Landu, Mekson Fernandes Ledang, Herlince Beri Lestari, Ni Putu Yeni Listyani, Putu Cahya Ary Luh Putu Sri Lestari M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . Made Agus Dwi Pradnyana Dita made ari aditia Made Emi Sugiartini Made Hendra Arista ., Made Hendra Arista Made Meilinda Dwi Lestari Made Sumantri Made Suri Ardani . Made Vina Arie Paramita Maharani, Ida Ayu Gde Sutha Mahayani, Luh Pt Oka Manu, Ferderika Nofriyanti Maria Goreti Rini Kristiantari Mariamah Mariamah Marpelin, Ni Komang Sinta Mega Sari, Kadek Wiwin Mega Sari, Kadek Wiwin Megantari, Komang Ayu Miftahur Wahida Mijahamuddin Alwi Mila Ratnasari, Mila Murti, Komang Guntur Wisnu Nata, I Kadek Wisnu Ngurah Jaya Laksana, I Komang Ni Kadek Dewi Anggreni Ni Kadek Eva Rusmalasari Ni Kadek Juniari Ni Kadek Juniari . Ni Kadek Santa Kristianingsih Ni Ketut Dewi Muliani Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Indah Yani Ni Komang Indah Yani Ni Komang Riski Juniarti1 Ni Komang Supitri Pebriari Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani Ni Komang Tri Julia Agustin Ni Luh Dina Restiani Ni Luh Putu Anggreni Ni Luh Trisna Ari Utami Ni Made Dina Rahmawati Ni Made Dina Rahmawati Ni Made Enita Kusuma Ni Made Milayani Suarningsih Ni Made Teja Pratiwi Ni Nengah Sudiasih Ni Nyoman Budhi Suryanti Ni Nyoman Indah Artadiningsih ni nyoman kusmariatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Saras Kamala Dewi Ni Putu Ariyanti . Ni Putu Diah Setiarini Ni Putu Diantari . Ni Putu Eka Ariyanti . Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Putu Widiawati ., Ni Putu Widiawati Ni Wayan Cahyani . Ni Wayan Cika Pratiwi Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Erna Purna Dewi Ni Wayan Rati Nia Pratamanita Ardika Ningratih, Sang Ayu Nyoman Ningrum, Maharani Ayu Noviarini, Ni Putu Noviyanti, Dewa Ayu Putu Mega Nugraheni, Ni Komang Putri Widuri Nur Afni Nuris Hidayat Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Octavyanti, Ni Putu Liana Oktawiryati, Ni Putu Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana ., Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana Parwati, Ni Ketut Mega Resi Permana, Kadek Beny Agus Pinkan Amita Tri Prasasti Pinkan Amita Tri Prasasti, Pinkan Amita Tri Prabaswari Putri, Made Diah Prabawati, Putu Lely Somya Pramana, Pande Made Aditya Pramita, Putu Ayu Prashanti, Ni Nyoman Sathya Prema Pratiwi, Ni Putu Shelia Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Puryanti, Luh Kade Deni Putra, I Gede Made Yoga Dwi Putri Budiastini, Ni Putu Putri, Ni Kadek Rossita Cahyani Putu Agus Kuswandana . Putu Hesti Mardika Astuti Putu Junaedi Mahardika ., Putu Junaedi Mahardika Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Netha Kusumayuni Putu Sandhita Prayoga Rahayu, Ni Komang Suri Rahayu, Ni Nyoman Diana Riski Juniarti1, Ni Komang Ritzki Wedanthi, Luh Putu Rudi Hartono Rudi Hartono Rusmalasari, Ni Kadek Eva Santi, Eka Monita Wahyuning Santika, Dewa Gede Alit Widya Santika, Gabriella Komang Prila Saraswati, Gusti Ayu Hanny Kurnia Sari, Mira Yulia Sari, Ni Kade Indu Dewi Kumala Sariyasa . Saskara BG, I Wayan Tirta Sasmita, I Gusti Agung Ayu Lisa Sattvika, Gede Arta Satya Dewi P, Tjokorda Istri Mirah Setiawan, Nyoman Rudi Sintawati, Ni Putu Siti Masfuah Sriantini, Ni Putu Ayu Srijaya, Gede Edi Suantini, Ni Nyoman Suardana, Dewa Nyoman Subarjo, Michael Donny Pradana Sucipta, I Komang Sugiartini, Made Emi Suherpan, Suherpan Sukanadi, Ni Wayan Sri Sukrisnawan, I Ketut Sulastra, Putu Sulisthia, Putu Sri Sumandari, Ni Wayan Gita Supriyani, Made Dian Surani, Ni Ketut Suryanata, I Putu Agus Trilyawan, Nyoman Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma Triyuni, Ni Nyoman Ely Triyuni, Ni Nyoman Ely Utama, I Wayan Andita May Utama, Ketut Gde Sunu Utami, Ni Made Yuli Wahida, Miftahur Wahyuni, I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyunita, I Gusti Ayu Widya Tri Wardhana, Eka Widarini, Ni Kadek Lia Widiadnyani, Kadek Widiari, Luh Eka Ratna Widiarta, I Dewa Gede Putra Widikasih, Putu Astri Widyawati, Ni Putu Yuni Wijayanti, Ni Kadek Arthiwi Windriana, Widya Wirantini, Ni Putu Novita Wiratama, Ngurah Komang Wiratsari, Kadek Tatanika Wirawan, I Putu Hendra Wulwidyasari, Nanda Yasrini, Dewa Ayu Yatra, I Ketut Adi Darma Yuliawati, Ni Putu Feny Yunanti, Eliya Yuswantara, I Kadek Jodi Zaqinah Ahmad