p-Index From 2021 - 2026
24.723
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia REFLEKSI EDUKATIKA EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Riset Pendidikan Dasar Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS CERMIN: Jurnal Penelitian Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Didaktika: Jurnal Kependidikan Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) JOURNAL LA MEDIHEALTICO JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Indonesian Gender and Society Journal JURNAL PENDIDIKAN IPS International Journal Education and Computer Studies Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Jurnal Konseling Pendidikan Islam Interdiciplinary Journal of Education Indonesian Journal of Education and Learning Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Proceeding of the International Conference on Global Education and Learning Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Kadek Dwi Rari Ratih; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA secara signifikan antara siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan multimedia interaktif dan siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional Di SD Gugus II Kecamatan Abang. Waktu penelitian pada tahun ajaran 2016/2017. Jenis Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment, dengan jumlah siswa dalam populasi sebanyak 100 orang. Sampel yang diambil sebanyak 42 orang, cara pemilihan sampel menggunakan simple random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes, berbentuk pilihan ganda, dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA secara signifikan antara siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan multimedia interaktif dan siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan thitung = 4,96 > ttabel = 2,02. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran NHT berbantuan multimedia interaktif berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : NHT, multimedia interaktif, hasil belajar IPA. This research aimed to find out the sugnificant difference of the natural science learning result between the fourth grade students taught by Numbered Head Together learning model aided by interactive multimedia and the fourth grade students taught by conventional learning model at elementary school students in cluster II Abang district academic year 2016/2017. This research is a quasi experiment research, with the population of 100 people. 42 people, were selected as the sample by using simple random sampling. The data of natural science result was collected by using test in form of multiple choices, and was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the research indicated that there is a significant difference toward the natural science learning result between the fourth grade students taught by Numbered Head Together learning model aided by interactive multimedia and the fourth grade students taught by conventional learning model with the tarithmatic= 4,96 > ttable = 2,02. It verified that NHT learning model affected possitively toward the students’ natural science learning result.keyword : NHT, interactive multimedia, natural science learning result  
PENGARUH MODEL SFAE DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Ni Putu Eka Ariyanti; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SFAE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV di Gugus II Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus II Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 136 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner untuk mengukur motivasi belajar dan tes untuk mengukur pemahaman konsep. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh: 1) terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SFAE dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. 2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi terhadap pemahaman konsep IPA siswa. 3) Pada kelompok siswa yang memiliki motivasi tinggi, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SFAE dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. 4) Pada kelompok siswa yang memiliki motivasi rendah, tidak terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SFAE dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran SFAE dan motivasi belajar berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa.Kata Kunci : Model SFAE, Pemahaman Konsep, Motivasi Belajar This study aimed to determine the difference of the understanding science concept between students who were taught by using SFAE teaching model and the students using conventional model in fourth grade students at Gugus II Gianyar District in the academic year 2013/2014. This research was categorized as quasi experimental. The research population was all students in grade IV which belong to Elementary School Gugus II Kecamatan Gianyar in academic year 2013/2014, the total population was 136 students. In collecting the data, the writer used questionnaire and test. The questionnaire used was to measure learning motivation and the test was used to the measure understanding of science concept. The data were analysed using an ANAVA two ways. The result of this research showed that : 1) there were the differences understanding of science concept that significant between the students that taught by SFAE learning model and those that were taught by conventional learning model. 2) there were interaction between learning model and motivation through understanding science concept. 3) In the students which were in high motivation group, there were differences understanding of science concept between the students taught by SFAE learning model and those taught by conventional learning model. 4) The students which were in low motivation group, there were differences between the students taught by SFAE learning model and those taught with conventional learning model. In this research SFAE learning model and study motivation can be considered significant in understanding of science concept.keyword : SFAE models, understanding of science concepts, study motivation
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Putu Ardi Wiranata; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Rancangan penelitian menggunakan “post-test only control group design” dengan analisis data uji-t. Populasi penelitian ini yaitu siswa yang ada di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 sejumlah 224 siswa. Sampel Diambil menggunakan teknil random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan perhitungan thitung = 45,65 > ttabel = 2,021 dengan signifikasi < 0,05. Rata-rata hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional 31,58 > 24,96. Hal ini menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : problem based learning, hasil belajar. This study aims to determine the difference between IPA learning outcomes between groups of students who were taught using a problem based learning model with a group of students who were taught using instructional model of konvensional. The study design used "post-test only control group design" with t-test data analysis. The population of this study are students in Gugus XV District Buleleng 2016/2017 lessons a number of 224 students. Sample Taken using teknil random sampling. The results showed that there was a significant difference of science learning outcomes between groups of students who were studied with problem based learning model and groups of students who were learned by using konvensional model with thitung = 45,65 > ttabel = 2,021 with signifikasion < 0,05. The average learning outcomes of the students group that were taught by problem based learning model was higher than the group of students who were taught by konvensional model 31,58 > 24,96. This shows the instructional model of problem based learning has a significant effect on the science learning outcomes.keyword : problem based learning, learning outcomes.
MEDIA LINGKUNGAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SRL BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPA SISWA SD ., Dewi Juniayanti; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6956

Abstract

Abstrak Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar IPA pada siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran Self Regulated Learning (SRL) berbantuan media lingkungan dan konvensional pada siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 4 Muncan yang berjumlah 26 orang dan siswa kelas V SDN 2 Muncan yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data non-test yaitu kuisioner motivasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran Self Regulated Learning (SRL) berbantuan media lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional (ttabel = 1,675 > thitung = 35,6). Perbandingan hasil perhitungan rata-rata motivasi belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Self Regulated Learning (SRL) berbantuan media lingkungan adalah 132,96 lebih besar dari rata-rata motivasi belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 96,4. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran Self Regulated Learning (SRL) berbantuan media lingkungan berpengaruh terhadap motivasi belajar IPA siswa kelas V semester genap di Gugus IV Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : SRL, media lingkungan, motivasi belajar Abstract Issues raised in this study is the lack of motivation to learn science in grade V in Cluster IV District of Karangasem regency Strait. This study aims to determine the differences between students' motivation to learn science the following study Self-Regulated Learning (SRL) assisted and conventional media environment at fifth grade students in Cluster IV District of Karangasem regency Strait. This research is a quasi-experimental research. Samples of this study are students of class V SDN 4 Muncan totaling 26 people, and fifth grade students of SDN 2 Muncan amounting to 22 people. Collecting data in this study using a non-test data collection is questionnaire motivation. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Our research found that there are differences in motivation to learn science significantly between groups of students who take the learning Self Regulated Learning (SRL) aided environmental media and students following the conventional learning model study (table = 1,675> t = 35.6). Comparison of the results of the calculation of average motivation to learn science students who take the learning to the learning model Self Regulated Learning (SRL) aided 132.96 media environment is greater than the average motivation to learn science students who take the conventional model study was 96.4. This means learning model application Self-Regulated Learning (SRL) aided the media environment affect motivation for fifth grade science students in the second semester of Cluster IV District of Karangasem regency Strait academic year 2015/2016. keyword : SRL, learning motivation
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SD NO. 1, 2, DAN 3 KALIUNTU GUGUS X KECAMATAN BULELENG ., Dewa Ayu Indri Wijayanti; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5740

Abstract

Abstrak Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, mengetahui upaya-upaya guru dan siswa untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis, dan mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis di 3 Sekolah Dasar gugus X Kecamatan Buleleng. Obyek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar dan guru kelas V (actors), pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (activity), dan Sekolah Dasar No. 1, 2, dan 3 Kaliuntu (place). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Rata-rata kemampuan berpikir kritis di Sekolah Dasar No. 1 Kaliuntu sebesar 17,95 tergolong rendah, Sekolah Dasar No. 2 Kaliuntu sebesar 17 tergolong rendah, Sekolah Dasar No. 3 Kaliuntu sebesar 9,46 tergolong sangat rendah. (2) Upaya yang dilakukan guru di setiap Sekolah Dasar tempat penelitian untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis, yakni penerapan berbagai metode dan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada siswa. Upaya yang dilakukan siswa di setiap Sekolah Dasar tempat penelitian adalah berani bertanya dengan teman, guru, dan orang tua atau orang yang dianggap mampu jika ada materi atau informasi yang tidak dipahami selama pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. (3) Kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis di setiap Sekolah Dasar tempat penelitian, yakni minat dan motivasi siswa belajar Ilmu Pengetahuan Alam masih kurang dan tidak ada tindak lanjut dari orang tua siswa terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci : penelitian kualitatif, kemampuan berpikir kritis Abstract Qualitative research aims to know the critical thinking ability of the students, knowing the efforts of teachers and students to develop critical thinking ability, and knowing the constraints faced by teachers and students for the development of critical thinking ability in 3 primary school cluster X Subdistrict of Buleleng. The object of this research is the grade V primary and master class V (actors), Natural Science Learning (activity), and the elementary school number 1, 2, and 3-Kaliuntu (place). Data collection techniques used are tests, observation, interviews, and documentation. Data were analyzed with descriptive statistics descriptive and percentage. The results of this study suggest that (1) the average ability of critical thinking in elementary school number 1 Kaliuntu of 17.95 belongs to low, elementary school number 2 Kaliuntu by 17 belongs to the low, elementary school number 3 Kaliuntu of 9,46 belongs to very low. (2) the efforts made the teacher in each primary school places of research for the development of critical thinking ability, i.e. the application of different methods and approaches to learning that focuses on students. Efforts are being made in every primary school student places research is dared to ask with your friends, teachers, and parents or people who are considered capable of if there is a material or information not understood during the learning of natural science. (3) the Obstacles facing teachers and students in the development of critical thinking ability in every primary school places research, i.e. the interest and motivation of students learning natural science is still lacking and no follow-up from parents of students towards the development of students ' critical thinking ability.keyword : qualitative research, critical thinking ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG ., Gede Sila Parta; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model learning cycle 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 64 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus VII Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E adalah 23,11 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,03, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : learning cycle 5E, hasil belajar IPA This research purpose is to know the differences of Science’s learning result between students who take learning cycle 5E model and conventional model. To grasp that purpose experimental research of quasi experiment using equivalent post–test only controls group design is conducted. The population is 64 students of 5th grade elementary school in Cluster VII Buleleng District of school year 2012/2013. The sample is 35 students of 5th grade of SD No. 1 Banjar Bali and 29 students of 5th grade of SD No. 1 Kampung Kajanan. The data are collected by using test instrument of multiple choices. Collected data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). Mean of Science’s learning result which is using learning cycle 5E model is 23.11, meanwhile the using of conventional model is 14.03. So the result lead to the conclusion, there is a significant differences between Science’s learning result which is using learning cycle 5E model and Science’s learning result which is using conventional model. keyword : learning cycle 5E, Science Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT DENGAN BANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Dewa Bagus Putu Diva Ariesta; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelas yang menerapkan model pembelajaran TGT dengan bantuan media audio visual dan kelas yang menerapkan model pembelajaran konvenional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus III Kecamtan Buleleng, Kabupaten Buleleng yang berjumlah 129 siswa. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 74 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan tehnik simple random sampling dengan cara undian. Pengumpulan data dengan menggunakan tes hasil belajar dengan soal pilihan ganda yang berjumlah 30 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistisk inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelas yang menerapkan model pembelajaran TGT dengan bantuan media audio visual dan kelas yang menerapkan model pembelajaran konvenional (thitung = 6,989 ; ttabel = 1,666). Rata – rata hasil belajar IPA dengan model pembelajaran TGT dengan bantuan media audio visual adalah 78.4 yang berada pada kriteria sangat tinggi. Sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 57,3 yang berada pada kriteria sedang. Jadi model pembelajaran TGT dengan bantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA.Kata Kunci : TGT, Media Audio Visual, Hasil Belajar This research was aimed in knowing the differences of the students’ scores of Science class between the students, who were taught by using TGT with audio visual aids and the students, who were taught by using conventional teaching model. This research was a quasi experimental research with post test only with non equivalent control group design. The population of this research was all of the fifth grade students of elementary Cluster III of Buleleng District, Buleleng Regency. The number of the population were 129 students. The samples of this study were 74 students. The samples of the study were determined by using simple random technique. The samples were choosen by using lottery. The data colection was done by using 30 mutiple-choice tests. The descriptive statistic and inferensial statistic a t-score was used in the data analysis. The result of the study showed that there was a significant diference of the Science scores of the students between the students, who were taught by using TGT with audio visual aids and the students, who were taught by using conventional teaching model (counted = 6,989 ; table = 1,666). The average score of the students, who were taught by using TGT with audio visual aids, was 78.4. This average score is in high criteria. Meanwhile, the average score of the students, who were taught by using conventional teaching method, was 57.3. This average score is in moderate criteria. Therefore, TGT with audio visual aids teaching method influenced the students’ score in Science class.keyword : TGT, Audio Visual Media, Learning Results.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas III SD Negeri 4 Banjar Semester I Tahun Pelajaran 2014/2015 ., Made Suri Ardani; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada siswa kelas III SD Negeri 4 Banjar tahun pelajaran 2014/2015 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe think pair share. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 4 Banjar pada semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitiann analisis data daat disimpulkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III SD Negeri 4 Banjar semester I tahun pelajaran 2014/2015. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata hasil belajar pada siklus I 61,39 dengan kategori sedang dan siklus II 69,17 dengan kategori tinggi. Daya serap siklus I 61% dan siklus II 69%. Ketuntasan belajar siklus I 78,57% dan siklus II 88,89%. Hal ini terbukti telah melampaui dari yang diharapkan yaitu rata-rata 56 dengan kategori tinggi, daya serap 56%, dan ketuntasan klasikal 85%. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe think pair share, hasil belajar IPA This study was aimed at finding out the improvement in science learning achievement of the third grade students at SD Negeri 4 Banjar in the 2014/2015 academic year after implementing think pair share cooperative learning model. This study was a classroom action research with two cycles. The subjects were the third grade students of SD Negeri 4 Banjar in the odd semester of the 2014/2015 academic year. Test method was used to collect data on learning achievement and analyzed descriptive-qualitatively. Based on the results and data analysis it can be concluded that the implementation of think pair share cooperative learning model could improve the science learning achievement of the third grade students of SD Negeri 4 Banjar in the first semester in the 2014/205 academic year. This is shown by the average score in learning achievement of 61.39 in cycle I ( falling into medium category) and 69% in cycle II. The completeness level of learning was 78.57% in cycle I and became 88.89% in cycle II. This has proven to exceed the expected average of 56 (falling into high category, absorption level of 56%, and classical completeness level of learning of 85%.keyword : think pair share cooperative learning model, science learning achievement
PENGARUH MODEL POGIL, GAYA KOGNITIF, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD ., I Kadek Dwi Sarjana; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model POGIL, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep IPA. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis dengan uji Anakova 2 jalur 1 kovariabel dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 9,590, dengan Sig. = 0,003 < 0,05), (2) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 10,529, dengan Sig. = 0,002 < 0,05), (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan gaya kognitif dalam pengaruhnya terhadap pemahaman konsep IPA setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 0,517, dengan Sig. = 0,476 > 0,05), dan (4) terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan pemahaman konsep IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara Tahun Pelajaran 2015/2016 (Sig. = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, model POGIL, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA.Kata Kunci : model POGIL, gaya kognitif, pemahaman konsep IPA, motivasi berprestasi The study was aimed to analyze the effect of Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL), cognitive styles, and achievement motivation toward science concept understanding. The research using non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is all of the fifth grade student in elementary school belonging to the Group I of Negara district in academic years 2015/2016. The sample was taken out of two classes using random sampling technique. The collected data were analyzed by two-way Analysis of covarians with one covariable and product moment. The result of the research showed that (1) there are significant differences of science concept understanding between the group of students who studied with POGIL models and the group of students who learned with conventional models after controlling achievement motivation (F = 9,590, with Sig. = 0,003 < 0,05), (2) there are significant differences of science concept understanding between the group of students who have impulsive cognitive style and the group of students who have reflective cognitive style after controlling achievement motivation (F = 10,529, with Sig. = 0,002 < 0,05), (3) there are not significant interaction between learning models and cognitive styles toward science concept understanding after controlling achievement motivation (F = 0,517, with Sig. = 0,476 > 0,05), and (4) there are significant correlation of student achievement motivation with science concept understanding on fifth grade student in elementary school belonging to the Group I of Negara district in academic years 2015/2016. (Sig. = 0,000 < 0,05). So that, POGIL models, cognitive styles, and achievement motivation have influence on science concept understanding.keyword : POGIL models, cognitive styles, science concept understanding, achievement motivation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., I Nyoman Nitya Hariata; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction berbantuan media powerpoint dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain Non Equivalen post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng yang berjumlah 132 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN 1 Kaliuntu berjumlah 28 siswa dan kelas V SDN 3 Kaliuntu berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode tes. Istrumen pengumpulan data yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan tehnik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction berbantuan media powerpoint dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng. Hal ini ditunjukan oleh thitung (3,813) > ttabel (2,000). Selanjutnya, rata-rata skor hasil belajar IPS menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction berbantuan media powerpoint adalah 20,15 lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar IPS menggunakan pembelajaran konvensional adalah 16,07. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Instruction berbantuan media powerpoint berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : Problem Based Instruction, Powerpoint, Hasil Belajar IPS. This study aims to determine the differences of IPS learning outcome between group of students who are taught by using Powerpoint assisted Problem Based Instruction learning model and group of students who are taught by using conventional learning model. This is Quasi-Experimental research, this study uses Non Equivalent post - test only control group design. The population of this research is all of the 5th grade of elementary school in Gugus X Buleleng district, having 132 students. The sample of this research is 5th grade students of SDN 1 Kaliuntu which consists of 28 students and 5th grade of SDN 3 Kaliuntu which consists of 32 students. Data collection in this study was conducted using the test method. The data collection instrument used is a multiple choice test. The data collection is analyzed by using two forms of statistical analysis, namely descriptive statistic analysis and inferential statistic t – test analysis with polled varians formula. The result shows that there is a difference of IPS learning outcome between group of students who are taught by using powerpoint assisted Problem Based Instruction learning model and group of students who are taught by using conventional learning model of 5th grade elemntary students in Gugus X Buleleng district. This is indicated by thitung(3,813) >ttabel (2,000). Moreover, the mean score of learning outcome by using Powerpoint assisted Problem Based Instruction learning model is 20,15 which is higher than the mean of using conventional learning model, 16,07. Therefore, PowerPoint assisted Problem Based Instruction learning model has an significant effect toward IPS learning outcome of 5th grade elementary school students in Gugus X Buleleng district, Buleleng Regency in 2016/2017 academic year.keyword : Problem Based Instruction, PowerPoint, IPS learning outcome.
Co-Authors . A. I. N. Marhaeni ., Desak Putu Sri Lestari ., Dewi Juniayanti ., Dsk. Pt. Ayu Astari ., Gylank Okka Prathama I.W. ., I Dewa Ayu Agung Paramitha ., I Gede Dharma Putra ., I Gede Wisnu Antara ., I Gusti Ayu Widya Tri Wahyunita ., I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyuni ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Ketut Dedi Agung Susanto Putra ., I Made Helly Mahayana ., I Nyoman Nitya Hariata ., I Putu Ari Pradana Kusuma ., I Putu Eka Sutama y ., I Wayan Adi Antara ., I Wayan Ekayogi ., Kadek Dewi Suryantari ., Ketut Andi Prahasta ., Ketut Purnamasari ., Komang Jumi Rianti ., Luh Salvia Antari ., Miftahur Wahida ., Ni Kadek Dwi Rari Ratih ., Ni Kadek Metaputri ., Ni Komang Purnami Apriani ., Ni Luh Gede Kartika Kusuma Dewi ., Ni Made Dwi Kartika ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Putu Indah Karunia Dewi ., Ni Putu Krisna Dewi ., Ni Putu Widya Marcelia ., Putu Ardi Wiranata ., Putu Frendita Muliantika A.A Istri Dewi Adhi Utami Adi Sanjaya, I Gede Adisaka, Kade Adnyani, Komang Alit Darma Afni, Nur' Agung Ayu Komang Mia Anjali Agustina, Santi Ahmad, Zaqinah Akbar, Zulfan Andayana, I Komang Agus Anfal, Wahyuddin Anggreni, Ketut Yayuk Anita Nurgufriani Antara, I Dewa Gede Jaya Apriyanti, Ni Kadek Lira Ardani, Kadek Dita ari aditia, made Aryadi, Ketut Supra Astuti, Putu Hesti Mardika Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah Ayu Puteri Susanthi, Ni Luh Gede B. Fitri Rahmawati Baiq Aryani Novianti Basilius Redan Werang Bersih, Kadek Budi Artawan, Nyoman Budi Artawan, Nyoman Cahyani, Ni Kadek Dian Dhita Crisna Wijaya Suksma Daniel Happy Putra Darmawan, I Putu Aditya Adi Deng, Jianbang Desak Ketut Sarining Sekar Desak Putu Parmiti Desi Mulyantini, Ni Luh Devi Anom Sari, I Gusti Ayu Dewa Ayu Indri Wijayanti ., Dewa Ayu Indri Wijayanti Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Sukmayanti Dewa Bagus Putu Diva Ariesta . Dewa Bagus Sanjaya Dewa Dewa Gede Firstia Wirabrata Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Cahyadi . Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Dewi, Komang Ayu Tantri Sastra Dewi, Ni Kadek Noviana Sastra Dewi, Patricia Komang Ayu Asmara Dewi, Risa Pramita Diki Dina Yuliati . Dinna Tertiana Dionisius, I Made Kristianto Diyatmika, Utama Dodi Adnyana, I Gusti Agung Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Eka Monita Wahyuning Santi Eliyanti, Ni Kadek Elya Trisnayanti, Ni Putu Ena Juliatni, Ni Kadek Eni Astuti, Ni Putu Eri Karisma, I Komang F. Shoufika Hilyana Fadlurrahman, Muhammad Fikrivenia Ayu Farisa Fina Fakhriyah Fransiska, Kadek Ayu Widia Gede Sila Parta . Gede Wira Bayu Gunayanti, Ni Kadek Gusti Ayu Neta Putri Widayanti Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ngurah Sastra Agustika hanifah hanifah Hiranmayena, Ni Putu Candra Husnul Mukti I Dewa Ayu Yoni Dian Anggreni I Dewa Gede Putra Widiarta I Dewa Kade Tastra I Dw. Ayu Agung Paramitha I Dw. Ayu Agung Paramitha, I Dw. Ayu Agung I Gde Wawan Sudatha I Gede Ary Suastawan . I Gede Astawan I Gede Novayana I Gede Wisnu Antara I Gusti Agung Ayu Ari Diantari . I Gusti Agung Ayu Lisa Sasmita I Gusti Agung Dodi Adnyana I Gusti Ayu Sri Trisna Dewi I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Rai Suwena I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Resika Arthana I Ketut Rudiangga . I Ketut Supadma I Ketut Trimawan . I Komang Budi Hendrawan . I Komang Eri Karisma I Komang Sucipta I MADE ADNYANA I Made Agus Astina Putra I Made Citra Wibawa I Made Citra Wibawa I Made Gita Bagus Sawitra ., I Made Gita Bagus Sawitra I Made Mudiartana I Made Putrayasa . I Made Suarjana I Made Suarta I Made Suarta I Made Tegeh I Made Wahyu Mariastha . I Made Yudi Ambara I Nengah Jaya Wicaksana . I Nyoman Adi Widiana ., I Nyoman Adi Widiana I Nyoman Laba Jayanta I Putu Aditya Adi Darmawan I Putu Oka Sastrawan I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Asthira Putra ., I Wayan Asthira Putra I Wayan Darma I Wayan Gunartha I Wayan Lasmawan I Wayan Lasmawan I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Suastra I Wayan Widiana I Wayan Wita I Wayan Yudi Antara Ida Ayu Mas Intariani Ida Bagus Putu Arnyana Ignatius I Wayan Suwatra Intan Cahyani Trinita Istri Ari Krisna, Anak Agung Jaya, I Gusti Agung Indra Jayanti, Luh Sri Surya Wisma Kade Adisaka Kade Sathya Gita Rismawan . Kadek Angga Prabawa . Kadek Ari Dwiarwati Kadek Beny Agus Permana Kadek Bersih Kadek Isya Andriyani Pratiwi Kadek Mahendra . Kadek Merita Kadek Mira Adnyaswari Kadek Mona Qristyaningsih Kadek Selamet, Nengah Kadek Tatanika Wiratsari Kadek Widiani . Kadek Yudiana Kadek Yudiana Kadu, Joko Godo Kartini Ester Ketut Lina Susanti Ketut Pudjawan Ketut Risa Intania Komang Adi Suryanata . Kresnadi, Ketut Agus Krisna, I Made Krisna Dwi Payana kusmariatni, ni nyoman Kusuma Widiastuti, Ni Putu Kusumasari, Putu Rastiti Landu, Mekson Fernandes Ledang, Herlince Beri Lestari, Ni Putu Yeni Listyani, Putu Cahya Ary Luh Putu Sri Lestari M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . Made Agus Dwi Pradnyana Dita made ari aditia Made Emi Sugiartini Made Hendra Arista ., Made Hendra Arista Made Meilinda Dwi Lestari Made Sumantri Made Suri Ardani . Made Vina Arie Paramita Maharani, Ida Ayu Gde Sutha Mahayani, Luh Pt Oka Manu, Ferderika Nofriyanti Maria Goreti Rini Kristiantari Mariamah Mariamah Marpelin, Ni Komang Sinta Mega Sari, Kadek Wiwin Mega Sari, Kadek Wiwin Megantari, Komang Ayu Miftahur Wahida Mijahamuddin Alwi Mila Ratnasari, Mila Murti, Komang Guntur Wisnu Nata, I Kadek Wisnu Ngurah Jaya Laksana, I Komang Ni Kadek Dewi Anggreni Ni Kadek Eva Rusmalasari Ni Kadek Juniari Ni Kadek Juniari . Ni Kadek Santa Kristianingsih Ni Ketut Dewi Muliani Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Indah Yani Ni Komang Indah Yani Ni Komang Riski Juniarti1 Ni Komang Supitri Pebriari Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani Ni Komang Tri Julia Agustin Ni Luh Dina Restiani Ni Luh Putu Anggreni Ni Luh Trisna Ari Utami Ni Made Dina Rahmawati Ni Made Dina Rahmawati Ni Made Enita Kusuma Ni Made Milayani Suarningsih Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Teja Pratiwi Ni Nengah Sudiasih Ni Nyoman Budhi Suryanti Ni Nyoman Indah Artadiningsih ni nyoman kusmariatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Saras Kamala Dewi Ni Putu Ariyanti . Ni Putu Diah Setiarini Ni Putu Diantari . Ni Putu Eka Ariyanti . Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Putu Widiawati ., Ni Putu Widiawati Ni Wayan Cahyani . Ni Wayan Cika Pratiwi Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Erna Purna Dewi Ni Wayan Rati Nia Pratamanita Ardika Ningratih, Sang Ayu Nyoman Ningrum, Maharani Ayu Noviarini, Ni Putu Noviyanti, Dewa Ayu Putu Mega Nugraheni, Ni Komang Putri Widuri Nur Afni Nuris Hidayat Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Octavyanti, Ni Putu Liana Oktawiryati, Ni Putu Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana ., Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana Parwati, Ni Ketut Mega Resi Permana, Kadek Beny Agus Pinkan Amita Tri Prasasti Pinkan Amita Tri Prasasti, Pinkan Amita Tri Prabaswari Putri, Made Diah Prabawati, Putu Lely Somya Pramana, Pande Made Aditya Pramita, Putu Ayu Prashanti, Ni Nyoman Sathya Prema Pratiwi, Ni Made Wisudarini Pratiwi, Ni Putu Shelia Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Puryanti, Luh Kade Deni Putra, I Gede Made Yoga Dwi Putri Budiastini, Ni Putu Putri, Ni Kadek Rossita Cahyani Putu Aditya Antara Putu Agus Kuswandana . Putu Hesti Mardika Astuti Putu Junaedi Mahardika ., Putu Junaedi Mahardika Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Netha Kusumayuni Putu Sandhita Prayoga Rahayu, Ni Komang Suri Rahayu, Ni Nyoman Diana Riski Juniarti1, Ni Komang Ritzki Wedanthi, Luh Putu Rudi Hartono Rudi Hartono Rusmalasari, Ni Kadek Eva S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Santi, Eka Monita Wahyuning Santika, Dewa Gede Alit Widya Santika, Gabriella Komang Prila Saraswati, Gusti Ayu Hanny Kurnia Sari, Mira Yulia Sari, Ni Kade Indu Dewi Kumala Sariyasa . Saskara BG, I Wayan Tirta Sasmita, I Gusti Agung Ayu Lisa Sattvika, Gede Arta Satya Dewi P, Tjokorda Istri Mirah Setiawan, Nyoman Rudi Sintawati, Ni Putu Siti Masfuah Sriantini, Ni Putu Ayu Srijaya, Gede Edi Suantini, Ni Nyoman Suardana, Dewa Nyoman Subarjo, Michael Donny Pradana Sucipta, I Komang Sugiartini, Made Emi Suherpan, Suherpan Sukanadi, Ni Wayan Sri Sukrisnawan, I Ketut Sulastra, Putu Sulisthia, Putu Sri Sumandari, Ni Wayan Gita Supriyani, Made Dian Surani, Ni Ketut Suryanata, I Putu Agus Trilyawan, Nyoman Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma Triyuni, Ni Nyoman Ely Triyuni, Ni Nyoman Ely Utama, I Wayan Andita May Utama, Ketut Gde Sunu Utami, Ni Made Yuli Utari Mega Pratiwi, Made Wahida, Miftahur Wahyuni, I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyunita, I Gusti Ayu Widya Tri Wardhana, Eka Widarini, Ni Kadek Lia Widiadnyani, Kadek Widiari, Luh Eka Ratna Widiarta, I Dewa Gede Putra Widikasih, Putu Astri Widyawati, Ni Putu Yuni Wijayanti, Ni Kadek Arthiwi Windriana, Widya Wirantini, Ni Putu Novita Wiratama, Ngurah Komang Wiratsari, Kadek Tatanika Wirawan, I Putu Hendra Wulwidyasari, Nanda Yasrini, Dewa Ayu Yatra, I Ketut Adi Darma Yosua Marasi Parningotan Siagian Yuliana Eva Yuliasih, Putu Yuliawati, Ni Putu Feny Yunanti, Eliya Yuswantara, I Kadek Jodi Zaqinah Ahmad