Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Veteriner

Uji Biokompatibilitas Serbuk Limbah Cangkang Cue (Faunus ater) Sebagai Bahan Implan Tulang (Bone Graft) pada Kelinci Astri Wulandari; Erwin Erwin; Rusli Rusli; Amiruddin Amiruddin; Sugito Sugito; Ummu Balqis; Mustafa Sabri; Sri Wahyuni
Jurnal Veteriner Vol 22 No 3 (2021)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.163 KB) | DOI: 10.19087/jveteriner.2021.22.3.324

Abstract

Bahan implan tulang (bone graft) berbahan dasar alam saat ini mulai banyak dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji biokompatibilitas serbuk limbah cangkang cue (Faunus ater) sebagai kandidat bahan implan tulang pada kelinci berdasarkan pengamatan gambaran klinis otot, densitas radiografi, histopatologi tulang dan otot. Penelitian ini menggunakan enam ekor kelinci jantan berusia 8-10 bulan dengan bobot badan 1,5-2,0 kg. Tindakan bedah dilakukan secara steril dan aseptis dengan membuat defek area diaphysis tulang femur berdiameter 5 mm mencapai sumsum tulang. Kelompok perlakuan I (P1) diinfiltrasi NaCl 0,9% dan kelompok perlakuan II (P2) diberikan serbuk cangkang cue sebanyak 0,25 g. Pengamatan radiografi dilakukan pada hari ke-15, 30, 45, dan 60 setelah perlakuan dengan mengamati integrated density area implan dan area sekeliling implan. Hari ke-60 setelah perlakuan, semua kelinci dikorbankan nyawanya degan cara dieutanasi untuk pembuatan sediaan histopatologi dalam parafin blok. Integrated density material implan dan area sekeliling implan menunjukkan densitas radiopaque yang berbeda siginifikan antar kelompok perlakuan dan berfluktuasi di antara waktu pengamatan dengan perbedaan signifikan. Pengamatan histopatologi otot sekitar implan menunjukkan sel inflamasi, nekrosis dan jaringan ikat, sedangkan tulang sekitar implan menunjukkan proliferasi jaringan ikat, neovaskularisasi, proliferasi bone marrow, pertumbuhan tulang baru dan sel inflamasi. Serbuk cangkang cue memiliki biokompatibilitas yang baik dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi bone graft.
Temuan Kejadian Penyakit Tetelo pada Kadaver Unggas yang Dikirim ke Laboratorium Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Etriwati Etriwati; Muhammad Nur Salim; ummu Balqis; Siti Aisyiah; Nazaruddin Nazaruddin; Aminuddin Aminuddin; Rusli Rusli; Divina Dinda Hayati
Jurnal Veteriner Vol 24 No 3 (2023)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/jveteriner.2023.24.3.313

Abstract

Penyakit tetelo (Newcastle disease) merupakan penyakit penting yang sangat mudah menular dan menyebabkan kematian tinggi pada unggas rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian penyakit tetelo pada unggas yang dinekropsi di Laboratorium Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh. Sampel penelitian dikoleksi dari 239 ekor cadaver unggas terdiri dari ayam pedaging/broiler, ayam petelur/layer, ayam kampung/buras dan unggas lainnya yang dinekropsi di Laboratorium Patologi FKH USK periode Juli sampai November 2019. Sampel yang dikoleksi yaitu trakhea, proventrikulus, seka tonsil dan otak. Sampel dipilih berdasarkan perubahan patologi anatomi diduga penyakit tetelo, selanjutnya dibuat sediaan histopatologi dan imunohistokimia dalam parafin blok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unggas yang dinekropsi dan mati akibat penyakit tetelo sebanyak 106 ekor, diduga fowl cholera 52 ekor, infectious bronchitis 25 ekor, avian influenza 22 ekor, colibacillosis 14 ekor, chronic respiratory disease 7 ekor, coccidiosis 5 ekor, infectious laryngotrcheitis 4 ekor, infectious bursal disease 2 ekor dan coryza 2 ekor. Simpulan dari penelitian ini bahwa cadaver unggas yang dinekropsi di Laboratorium Patologi FKH USK periode Juli sampai November 2019 sebanyak 44,4% (106/239) terdiagnosa mati akibat terinfeksi penyakit tetelo.
Co-Authors . Azhar . Darmawi . Darmawi . Darmawi . Darniati . Fakhrurrazi . Ismail . Muthmainnah . Muttaqien . Nurliana . Rasmaidar Abdul Harris Abdul Harris Abdul Harris Abdul Harris Abdullah Hamzah Abdullah Hamzah Adi Firmansyah Afifah Nur Oriyasmi Aminuddin Aminuddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Ananda Putri Lestari Angreini, Meliyantika Annisa, Aiza Aprilia Wardana Aprilia Wardana Arman Sayuti Arman Sayuti Astri Wulandari Awaluddin Awaluddin Ayu Agita Ginting Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Azhari Azhari Azmi Zul Baehaqi Bagus Dwijayanti bakti suganjar Bambang P. Priosoeryanto Bambang Pontjo Priosoeryanto budianto panjaitan Connie Januari Cut Dahlia Iskandar Cut Mentari Fatihah Amran Cut Nila Thasmi Cut S. Utami Cut Syeila Utami Darmawi . Darmawi D Darmawi D Darmawi Darmawi Darmawi Darmawi Darmawi Darmawi Denny Irmawati Hasan Dessy Florenstina BR. G Dian Masyitha Dian Masyitha dian masyithah Didik T Subekti divina dinda hayati Doly Ihsan Siregar Dwina Aliza Dwinna Aliza Dwinna Aliza Dwinna Aliza Eko Karunia Friyan Eliawardani Eliawardani Elsa Mariane Ramadani Erdiansyah Rahmi Erdiansyah Rahmi Erina Erina Erina Erina Erina Erina Erwin Erwin Erwin Erwin Erwin Erwin Erwin Erwin Etriwati E Eva Fitriyaningsih EVA FITRIYANINGSIH Fachriyan H Pasaribu Fachriyan H Pasaribu Fachriyan H. Pasaribu Fachriyan H. Pasaribu Fachriyan Hasymi Pasaribu Fachriyan Hasymi Pasaribu Fadli A Gani Faisal Mustafa Farida Athaillah Farida Athaillah Farida Athaillah Farida Athaillah Febiola Rama Sari Febiola Rama Sari febri ramadana Fera Febrina Ferdian, Riyan Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Gholib Gholib Ginta Riady Hamdan Hamdan Hamdani Budiman Hamdani Budiman Hamny Sofyan Hasan, Denny Irmawati Hasan, Desi Salwani Hasbalah, Kartini Helmi, T. Zahrial Henni Vanda Hidayati Hidayati Ismail Ismail Ismail Ismail Juli Melia Kulsum Kulsum, Kulsum laksmita patma ningrum M Aman Yaman M Daud AK M Jalaluddin M Nur Salim M Nur Salim M. Hanafiah M. Hasan M. Nur Salim M. Yogi Riyantama Isjoni Mahdi Abrar Maimun Syukri, Maimun Marwiyah M Maryam Maryam Maryam Maryam Masda Admi Mirna Safrani Fauzi Muhammad Fathur Ridho Muhammad Hambal Muhammad Hambal Muhammad Hambal Muhammad Hanafiah Muhammad Jalaluddin Muhammad Jalaluddin Mulyadi Adam Mulyadi Mulyadi Muslim Akmal Muslina Muslina, Muslina Mustafa Sabri Muttaqien Bakri Muttaqien Muttaqien Muttaqien Muttaqien N. Nazaruddin NA, Zuhrawaty Nabila Latifa Hafizsha Nabilah Putroe Agung Nanda Afrizan Nauval Gibran Lubis Nazaruddin Nazaruddin Nazaruddin Nazaruddin Nora Usrina Nur rachmatika Nur Salim Nurjannah Annah Nurliana Nurliana Nurul Fitria Nuzul Asmilia Nuzul Asmilia Rachmad Suhanda Rahmat Nazif Rasmaidar R Rastina Rastina Raudia Tuzzahra Razali Daud Razali Daud Razali Daud resti aulia putri Retno D Soejoedono Retno D Soejoedono Retno D. Soejoedono Retno D. Soejoedono Retno Damayanti Soejoedono Rhoza Indra Rinidar Rinidar Rinidar Rinidar Risa Tiuria rizki nurliyanti siregar Rosmaidar Rosmaidar Rosmaidar Rosmaidar Rosmaidar Rosmaidar Roza Dea Silvina Rusli Rusli Rusli Rusli Samadi Samadi sariati latif Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyiah sri yuliati Sugito - Sugito Sugito Sugito Sugito Sukma, Zahwa Tamara Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syahrul Syahrul T Armansyah TR T. Armansyah T. Armansyah T. Armansyah TR T. Fadrial Karmil T. Fadrial Karmil T. Reza Ferasyi T. Zahrial Helmi Tapielaniari - Taufik Suryadi, Taufik Teuku R. Ferasyi Triva Murtina Lubis Utami, Cut Suraiya Wahyuni Vinky Claudya Fransiska viola erian Wahyuni, Sri Widya Wati Winaruddin Winaruddin winaruddin winaruddin Yudha Fahrimal Yudha Fahrimal Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zamzami, Rumi Sahara zena fisdiora Zico, Hanifa Zuhrawati NA Zuhrawati Zuhrawati Zuraidawati Zuraidawati