p-Index From 2021 - 2026
5.172
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Jurnal Gizi dan Pangan Buletin PSP Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Forum Pasca Sarjana Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Katalogis PHARMACON Jurnal Keperawatan Indonesia Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Rotasi MODUL Jurnal Natur Indonesia Proceedings of Annual International Conference Syiah Kuala University - Life Sciences & Engineering Chapter Proceedings of Annual International Conference Syiah Kuala University - Social Sciences Chapter Lingkungan dan Kesehatan Kerja JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Prosiding Seminas Competitive Advantage Insignia: Journal of International Relations Jurnal Harpodon Borneo Jurnal Penelitian Hutan Tanaman JURNAL PERBENIHAN TANAMAN HUTAN Jurnal Kelautan : Indonesian Journal of Marine Science and Technology Pendidikan Bahasa Inggris KURVA S JURNAL MAHASISWA Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Physics Student Journal Dinamika Jurnal Master Pariwisata (JUMPA) Teknofisika Research Journal of Life Science Jurnal Perikanan dan Kelautan REKAYASA JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Forum Geografi BAKI (Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia) AJIE (Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship) Jurnal Zeolit Indonesia GEA, Jurnal Pendidikan Geografi Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Jurnal Geosaintek Jurnal Keterapian Fisik Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan FKIP e-PROCEEDING JLBG (Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi) (Journal of Environment and Geological Hazards) Jurnal Pendidikan Bahasa Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Siimo Engineering : Journal Teknik Sipil JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Jurnal Akuntansi Aktual Phinisi Integration Review Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Faktor Exacta Educatio JURNAL AKUNTANSI, EKONOMI dan MANAJEMEN BISNIS Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA JURNAL SERAMBI ILMU Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Window of Health : Jurnal Kesehatan Preventif Journal EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil ADMINISTRASI PUBLIK Jurnal Bahasa Lingua Scientia Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Indonesian Fisheries Research Journal Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Kelautan Nasional Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Seminar Nasional Lahan Suboptimal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Jaringan Laboratorium Medis Jurnal Sains Riset Gravitasi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains SABILARRASYAD Jurnal Fisika dan Terapannya Jurnal Abdidas Aceh Anthropological Journal Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Real Riset Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime Abdimas: Papua Journal Of Community Service Extrapolasi Hipotenusa: Journal of Research Mathematics Education (HJRME) Journal of Accounting and Management Innovation SRIWIJAYA JOURNAL OF ENVIRONMENT COJ (Coastal and Ocean Journal) Pawiyatan Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Jurnal Pembelajaran Fisika Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sosiosaintifik Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan International Journal of Agriculture System Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Journal of Aceh Aquatic Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

POLA PEMANFAATAN PERIKANAN TANGKAP DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN KABUPATEN CIAMIS Endratno Endratno; Domu Simbolon; Budy Wiryawan; Roza Yusfiandayani
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 4 No 1 (2013): MEI 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.801 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.4.21-29

Abstract

Kegiatan perikanan tangkap berupa area fishing ground pada kawasan konservasi perairan di Kabupaten Ciamis dapat menimbulkan konflik multi sektor dalam pengelolaan perikanan. Integrasi zonasi kawasan konservasi dengan daerah fishing ground belum pernah dilakukan karena batas zonasi kawasan konservasi belum diberikan secara definitif, sehingga perlu dilakukan kajian. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa pola pemanfaatan sumber daya ikan oleh kegiatan perikanan tangkap pada kawasan konservasi perairan Kabupaten Ciamis dengan menggunakan pendekatan analisis spasial. Hasilnya menunjukkan area fishing ground, aturan-aturan mengenai jalur penangkapan pada zonasi yang ada pada kawasan konservasi perairan Kabupaten Ciamis secara spasial. Pola pemanfaatan sumber daya ikan telah sesuai pada zona pemanfaatan dan zona perikanan berkelanjutan, namun masih terdapat alat penangkapan ikan yang belum sesuai dengan mekanisme pemanfaatan berkelanjutan. Kegiatan penangkapan ikan dominan berada pada daerah pantai sehingga perlu dikembangkan dengan mendorong nelayan untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan di luar wilayah pantai.
MODEL MICRO-MACRO LINK PENGEMBANGAN KEBIJAKAN PERIKANAN TANGKAP DI KABUPATEN BELITUNG M. Nizar Dahlan; Budy Wiryawan; Bambang Murdiyanto; Mulyono S. Baskoro; A. Fauzi
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 1 No 2 (2010): NOVEMBER 2010
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.242 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.1.61-69

Abstract

Perairan Laut Cina Selatan dengan potensi lestari 1,06 juta ton/tahun dan masih belum menjadikan sektor perikanan sebagai kontributor ekonomi utama di kawasan termasuk di Kabupaten Belitung. Penelitian ini bertujuan merumuskan kebijakan pembangunan perikanan tangkap sehingga menjadi basis ekonomi Kabupaten Belitung. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari analisis deskriptif dan analisis micro-macro link yang dikembangkan dengan metode structural equation modelling (SEM). Hasil analisis menunjukkan pengaruh signifikan terjadi pada usaha perikanan Belitung terhadap wilayah basis (P=0,008), kondisi fiskal terhadap pertumbuhan market output (P = 0,002) dan wilayah basis (P=0,005), kebijakan nasional terhadap moneter (P=0,002) dan trade (P=0,007), trade terhadap ekonomi regional (P=0,003), dan ekonomi regional terhadap sektor penunjang (P=0,000). Terkait dengan ini, maka kebijakan pembangunan perikanan dapat diarahkan pada pengembangan usaha perikanan tangkap yang berbasis potensi dan prospek kewilayahan, serta penyelamatan pemasaran produk perikanan daerah dan usaha perikanan unggulan terutama bila kondisi ekonomi dan keuangan global tidak stabil. Hal ini untuk antisipasi terhadap kondisi yang tidak mendukung bila suatu kebijakan nasional diberlakukan di kawasan yang tidak sesuai dengan kondisi kedaerahan. Dan perlu pengembangan jalur-jalur perdagangan produk perikanan yang permanen dan jangka panjang serta jaminan kondusifitas kegiatan pelayanan jasa yang mendukung pembangunan perikanan
STRATEGI PENGELOLAAN PERIKANAN GURITA DI KABUPATEN BANGGAI LAUT, PROVINSI SULAWESI TENGAH Daniel Julianto Tarigan; Domu Simbolon; Budy Wiryawan
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 9 No 1 (2018): MEI 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.367 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.9.13-24

Abstract

Perikanan gurita di Kabupaten Banggai Laut termasuk kategori perikanan yang small scale fisheries. Hal ini dikarenakan nelayan Banggai Laut menangkap gurita dengan menggunakan kapal dan alat tangkap yang sederhana. Tren CPUE gurita dalam 3 tahun terakhir (2014-2016) menunjukkan penurunan yang cukup drastis. Penurunan yang terjadi mengindikasikan bahwa tingkat pemanfaatan daerah penangkapan gurita di daerah tersebut sudah terjadi penangkapan yang berlebih. Hal ini menunjukkan bahwa gurita di Kabupaten Banggai Laut belum dikelola secara optimal. Pengelolaan hanya melakukan penangkapan terus menerus tanpa mempertimbangkan dampak terhadap sumberdaya gurita. Pengelolaan secara benar perlu dilakukan untuk menjaga potensi sumberdaya gurita agar tetap lestari. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengelolaan daerah penangkapan octopus di Kabupaten Banggai Laut. Pendekatan strategi pengelolaan menggunakan pendekatan strategi Strength, Weakness, Oppurtunity, Threats (SWOT). Strategi pengelolaan perikanan gurita di Kabupaten Banggai Laut dilakukan dengan 1) Strategi SO dengan opsi strategi: Pengembangan kerjasama dengan industri pengolahan ikan dan memanfaatkan potensi perikanan gurita 2) Strategi ST dengan opsi strategi: Menetapkan aturan dan sanksi yang tegas terkait nelayan yang melakukan illegal fishing dan membatasi armada penangkapan ikan. 3) Strategi WO dengan opsi strategi: peningkatan kualitas SDM dan membangun pelabuhan perikanan. 4) Strategi WT dengan opsi strategi: membuat aturan terkait bobot gurita dan pengawasan daerah penangkapan ikan.
PENDUGAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN LAYANG DENGAN CITRA SATELIT DI PERAIRAN ACEH SEKITAR PIDIE JAYA Afdhal Fuadi; Budy Wiryawan; Mustaruddin Mustaruddin
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 9 No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2610.522 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.9.149-161

Abstract

Daerah penangkapan ikan layang selalu dalam keadaan berubah dan berpindah tempat dengan cara mengikuti perubahan kondisi lingkungan yang secara alamiah ikan akan memilih habitat yang lebih sesuai. Nelayan Pidie Jaya dalam menentukan daerah penangkapan ikan hanya dengan cara melihat tanda-tanda alam yang dipelajari secara turun temurun, sehingga dengan cara tersebut kurang efektif dalam usaha penangkapan ikan. Penggunaan satelit remote sensing telah terbukti memainkan peran kunci dalam pengkajian oseanografi perikanan untuk memprediksi daerah penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah hasil tangkapan dan ukuran panjang ikan layang, menentukan penyebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut. Membuat peta pendugaan daerah penangkapan ikan layang potensial di perairan Aceh sekitar Pidie Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan cara mengikuti langsung ke daerah penangkapan ikan dan wawancara terhadap nahkoda kapal mini purse seine. Konsentrasi kandungan klorofil-a di lokasi penangkapan ikan selama penelitian berkisar antara 0,13-0,85 mg/m3 dan rata-rata 0,35 mg/m3, sedangkan suhu permukaan laut dengan nilai rata-rata 29,25°C. Ukuran panjang ikan layang yang tertangkap selama bulan September sampai November berkisar antara 17,9-21,9 cm dengan panjang rata-rata yaitu 19,7 cm. Daerah penangkapan ikan layang potensial berada pada laut lepas pantai yang berjarak dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) ke daerah penangkapan ikan > 6 mil laut.
KONSUMSI OKSIGEN BENIH IKAN KERAPU BEBEK (Cromileptes altivelis) UKURAN PANJANG 5-7 CM Yopi Novita; Budhi Hascaryo Iskandar; Bambang Murdiyanto; Budy Wiryawan; Hariyanto Hariyanto
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 2 No. 1 (2011): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.483 KB) | DOI: 10.29244/jmf.2.1.1-8

Abstract

Disolved oxygen plays an important role for fish living in its life environment. Information on the ammount of oxygen consumption of a fish in certain volume of water is needed in order to give balancing between the ammount of disolved oxygen and fish in it. The objective of this research is obtaining oxygen consumption level of a juvenile of humpback grouper (Cromileptes altivelis) of 5-7 cm body length. Oxygen consumption of fish was measured using a tube that equiped with DO tool (dissolved oxygent, DO), and the tube was filled by sea water. Measurement of oxygen con-sumption of juvenil was done by measuring the concentration of dissolved oxygen from sea water in the respirometer tube, began when fish had entered into the respirometer tube up to two hours observation. The result showed that oxygen consumption rate of a juvenile of humpback grouper (Cromileptes altivelis) of 5-7 cm length, is ranging between 0.816 and 1.734 mg/hour.
TINJAUAN HUKUM DAN KEBIJAKAN KAWASAN KONSERVASI LAUT (KKL) MUKIM IE MEULEE, KOTA SABANG: Suatu Implementasi Pengelolaan Perikanan Tangkap di Pulau Kecil Irfan Yulianto; Budy Wiryawan; A Mukminin
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 2 No. 1 (2011): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.279 KB) | DOI: 10.29244/jmf.2.1.9-17

Abstract

The coastal area of Weh Island is divided into sub-districts (lhok) which are managed by traditional leader known as Panglima Laot. The Panglima Laot has the authority to regulate customary laws that aimed to bring social harmony and resolve conflicts concerning the marine resource use. In Anoi Itam and Ie Meulee of the east coast of Weh Island, the communities have high awareness toward the sustainable of the natural resources use, and this has led to the implementation of gear restrictions and no fishing zones regulations as part of their customary laws. These regulations have generated conflict with the other custom community, because the other custom community claimed that these existing customary regulations do not have legal base regulations. Gap analysis and analytical hierarchy process was used to analyze and describe the regulation that can be used as their optional regulation base. The result indicated that the Weh Island custom community had chosen a marine protected area that managed by community through Panglima Laot adopting regulations that recognised by local government. In the process of implementation, the determination area is a key priority (36.92%) followed by the establishment of management institutions (23.92%), financing (21.19%) and surveillance (17.94%).
STRATEGI DAN REKOMENDASI PENGELOLAAN PERIKANAN KARANG BERDASARKAN STATUS KELEMBAGAAN (Strategies and Reef Fisheries Management Recommendations Based on Institutional Status) Irfan Yulianto; Budy Wiryawan; Am Azbas Taurusman
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 2 No. 2 (2011): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.614 KB) | DOI: 10.29244/jmf.2.2.121-127

Abstract

Dengan adanya Undang-undang nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah kabupaten atau pemerintah kota memiliki peranan penting dalam pengelolaan perikanan karang. Disisi lain kapasitas sebagian pemerintah kabupaten dan kota dalam pengelolaan perikanan masih relatif lemah. Sehingga banyak pemerintah kabupaten dan kota tidak melakukan kegiatan pengelolaan perikanan karang. Kota Sabang, merupakan kota terletak di ujung barat laut Pulau Sumatera, termasuk wilayah Provinsi Aceh. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kota Sabang, bidang perikanan merupakan salah satu bidang prioritas dalam rencana tersebut. Salah satu masalah utamanya adalah kapasitas pemerintah Kota Sabang masih terbatas dalam melakukan pengelolaan perikanan khususnya perikanan karang sehingga memiliki kelemahan dalam menyusun strategi pengelolaan perikanan. Tujuan penelitian ini adalah: adanya kajian status kelembagaan pemerintah kota sabang dalam melakukan pengelolaan perikanan karang; dan adanya strategi dan rekomendasi pengelolaan perikanan karang berdasarkan status kelembagaan. Metode yang dipakai dalam studi ini adalah Institutional Development Framework (IDF) yang dikembangkan oleh Renzi (1996) dan Manulang (1999). Hasil penelitian menunjukkan secara kelembangaan, Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian (DKPP), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), dan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, Kebersihan dan Pertamanan (BAPEDALKEP) berada dalam tahap pemantapan dalam melakukan pengelolaan perikanan karang.Kata kunci: kapasitas pemerintah, pengelolaan perikanan, perikanan karang
Parameter Biologi Ikan Kerapu (Epinephelus sp.) Hasil Tangkapan di Perairan Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara Indonesia (Biological Parameters of Grouper (Epinephelus sp.) Caught in Wakatobi National Park, Southeast Sulawesi, Indonesia) Muslim Tadjuddah; Budy Wiryawan; Ari Purbayanto; Eko Sri Wiyono
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 4 No. 1 (2013): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.791 KB) | DOI: 10.29244/jmf.4.1.11-21

Abstract

 Studi ini mengidentifikasi parameter ikan kerapu yang terdiri dari hubungan panjang-berat, tingkat kematangan gonad dan indeks kematangan gonad yang tertangkap dengan pancing hekaulu, bubu dan panah. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik parameter biologi ikan kerapu berdasarkan pendekatan beberapa parameter populasi ikan. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Taman Nasional Wakatobi dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2010. Pengambilan data biologi ikan kerapu ini dilaksanakan di perairan P. Wangi-wangi, P. Kaledupa dan P. Tomia.  Pengambilan data pata panjang dan berat ikan langsung dilakukan di lapangan sedangkan data TKG dan IKG dilaksanakan pada lokasi yang telah ditentukan sesuai dengan metodologi. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan ikan kerapu dengan panjang infinity (L∞) sebesar, 59,43 cm, koefisien pertumbuhan  (K) sebesar 0,460 dan umur teoritis (t0) sebesar 0,2540. Pola pertumbuhan ikan kerapu yang tertangkap pada fishing ground pancing hekaulu dan bubu bersifat allometrik negatif  sedangkan yang tertangkap dengan panah bersifat  isometrik. Pada fishing ground alat tangkap bubu menangkap ikan kerapu dalam kondisi tidak matang gonad sebesar 62,5% dengan nilai indeks gonad berkisar 0,3680-0,8996 dan hanya 37,5% saja yang dalam kondisi matang gonad dengan nilai indeks gonad berkisar 1,0059–1,1058.Kata kunci: parameter biologi, kerapu, pancing hekaulu, bubu, panah, Taman Nasional Wakatobi
DINAMIKA PERIKANAN KERAPU DI TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA (Grouper Fishery Dynamics in Karimunjawa National Park) Irfan Yulianto; Budy Wiryawan; Am Azbas Taurusman; Prihatin I. Wahyuningrum; Vita R. Kurniawati
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 4 No. 2 (2013): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.465 KB) | DOI: 10.29244/jmf.4.2.175-181

Abstract

ABSTRACTKarimunjawa National Park is one of the national parks that have the objective to maintain fish populations in the Java Sea, where one of them is grouper. Grouper is one of the target fish in the national park. The objective of this study is to assess the conditions and dynamics of the grouper fishery in Karimunjawa National Park. Fish landing surveys were conducted to collect the data. Fishing gear types, grouper species, and weight of each species were collected. Calculation of Catch per Unit Effort (CPUE) per month and two-way ANOVA statistical tests were used for data analysis. Results of this study indicated that catches of grouper using speargun was significantly higher than the catch using handline. There was a seasonal cycle of the grouper catch, where the value of the highest CPUE occurred in transitional season between the west and east monsoon season, from March to May.Key words: CPUE, grouper fishery, Karimunjawa National Park-------ABSTRAKTaman Nasional Karimunjawa merupakan salah satu taman nasional yang salah satu tujuannya untuk mempertahankan populasi ikan di Laut Jawa, dimana salah satunya adalah perikanan kerapu. Ikan kerapu merupakan salah satu target penangkapan di perairan Taman Nasional Karimunjawa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi dan dinamika perikanan kerapu di Taman Nasional Karimunjawa. Survei pendaratan ikan dilakukan untuk pengumpulan data. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah alat tangkap yang digunakan untuk menangkap ikan kerapu, jenis hasil tangkapan, dan berat masing-masing jenis hasil tangkapan setiap trip. Perhitungan nilai Catch per Unit Effort (CPUE) setiap bulan dan uji statistik two ways ANOVA digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil tangkapan ikan kerapu dengan menggunakan speargun lebih tinggi dan berbeda nyata secara statistik dibandingkan hasil tangkapan dengan menggunakan pancing. Terdapat siklus musiman hasil tangkapan, dimana nilai CPUE tertinggi terjadi pada musim peralihan antara musim barat dan musim timur yakni dari bulan Maret hingga Mei.Kata kunci: CPUE, perikanan kerapu, Taman Nasional Karimunjawa
PERIKANAN SKALA KECIL: PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN NELAYAN DALAM KAITANNYA DENGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENANGKAPAN IKAN (Small-Scale Fishing: Fishers Decision-Making in Relation to Fishing Factors in Conserving Sustainability of Fishing) Agnes P. Sudarmo; Mulyono S Baskoro; Budy Wiryawan; Eko S. Wiyono; Daniel R. Monintja
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 4 No. 2 (2013): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.979 KB) | DOI: 10.29244/jmf.4.2.195-200

Abstract

ABSTRACTThe human element is an important key factor in the success of small-scale fishing activities. Knowledge of decision-making by fishermen in choosing the location of fishing will determine the sustainability of fisheries resources. There were two aims in this paper which are to explore factors that influenced the decision-making process and to determine how to choose fishing grounds. This method used content analysis to examine the relevant literature. Results showed that some factors that influence decision making process were weather, currents, familiarity with fishing grounds, sources and sharing information, available resources, recent catch effort, socio-historical-cultural and economic factors. Choosing fishing location was determined by the safely routes, travel costs, profit maximization, information, environmental factors, and individual personality.Key words: decision-making process, small-scale fishers-------ABSTRAKUnsur manusia merupakan faktor kunci penting dalam suksesnya kegiatan penangkapan ikan skala kecil. Pengetahuan tentang pengambilan keputusan yang dilakukan oleh nelayan dalam memilih lokasi penangkapan ikan akan menentukan keberlanjutan sumber daya perikanan. Ada dua tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan yang dilakukan nelayan skala kecil dalam hal penangkapan ikan dan cara menentukan lokasi penangkapan ikan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur / studi pustaka dari berbagai jurnal penelitian. Hasil telaah literatur menunjukkan bahwa faktor cuaca, arus angin, familiar dengan lokasi, berbagi pengalaman dengan nelayan lainnya, hasil tangkapan sebelumnya, ketersediaan sumberdaya, faktor lingkungan sosial, ekonomi, budaya, berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan nelayan. Nelayan menentukan lokasi penangkapan ikan dilakukan dengan cara memilih rute perjalanan yang aman, memperhitungkan biaya operasional penangkapan ikan, mendapatkan keuntungan maksimal, informasi, faktor lingkungan, ataupun kepribadian individu.Kata kunci: proses pengambilan keputusan, nelayan skala kecil
Co-Authors . Neliyana . Suardi A Halim A Mukminin A. Fauzi A. Fauzi AA Sudharmawan, AA Abdul Hakim Abdul Halim Abdurrouf - Abgusta Fajri Wiranata Abi Saptadinata Achmad Djunaedy Ade Ikhsan Kamil Adi Irawan Setiyanto Adrian Hordyk Adrian Hordyk Ady Candra Afdhal Fuadi Agnes P. Sudarmo Agung Warsito Agus Atmadipoera Agusta Kurniati, Agusta Agustinus Isjudarto Ahmad Agus Setiawan Ahmad Fauzi Ahmad Fuad Ahmad Mustafa Aisyah Nur Nabila Akbar, Fazhar Akhiruddin Akib, Muhaiminah Alamsyah Alamsyah Alan T. White Alfan Zubaidi Ali Bekti Widodo Ali Djamhuri Ali Martinus Am Azbas Taurusman Amehr Hakim Amiruddin Taher Amirzan Ananto Nugroho, Ananto Andi Ratu Riskha Putri Andi Rusandi Andriani, Ririn Ari Pambudi Ari Purbayanto Arief Darmawan Arief Kusuma Arif Satria Ario Damar Aris Budiarto Arum Ariyani Astriana Astuti, Ely Setyo Bagoes Soenarjanto Bahri bahri Bahtiar, . Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bambang Subiyanto, Bambang Bantot Sutriono, Bantot Basri, Teuku Hasan Bawole, Dionisius Benjamin Kahn Besweni - Budhi H Iskandar Budhi H. Iskandar Budhi H. Iskandar Budhi Hascaryo Iskandar Budi Indra Setiawan BUDI SETIADI DARYONO Budianto, Sahono Budiman, Ismail Chairuddin Yunus Christiana Yuni Cica Tri Mandasari Ningsih Cicik Kurniawati Clara M Kusharto D. J. Djoko Herry Santjojo Dadan Rosana Dama Nuri Daniel R Minintja Daniel R Monintja Daniel R. Monintja Daniel Rudolf Monintja Darmawan, Regi Deddy Supriyadi Dedi Alfian Dedi Kuswandi Dedi S Adhuri Dedik Budianta Dedy Putra Wahyudi Despal Despal Devi Nuraini Santi Dewa Gede Raka Wiadnya Dheani Nadya Karinda Dian Pratiwi Dianita Ekawati Didik Setyawarno Dietriech G. Bengen Dietriech Geoffrey Bengen Domu Simbolon Donwill Panggabean Dwa Desa Warnana Dwi Cahyadi Wibowo, Dwi Cahyadi Dwijayanto, Pebru Edi Purnama Eko Sri Wiyono Ekojono, Ekojono Endar Pituringsih Endratno Endratno Enny Widyati Ernani Lubis Erry Yudhya Mulyani Evi Maulida Yanti Farida, Anif Fatchur Rohman Fatmawati, Laily Endah Fatmayanti Fatmayanti Febrianti Utami Felicia Suranto Fernando Dayandri Willem Dangeubun Fis Purwangka Fitriani Kahar Flora Flora Gede Sarya, Gede Gondo Puspito Halimahtussaddiyah, Halimahtussaddiyah Hamizi Hamizi, Hamizi Handy Chandra Haqqa, La Ode Izzatil Hariyanto Hariyanto Hasriani Hedi Sutomo Hedi Sutomo, Hedi Helman Nur Yusuf Hendriwan Hendriwan Hendro Wahyudi Herry Widhiarto, Herry Histiarini, Aprisa Rian Hordyk, Adrian I Made Yuliara I Made Yuliara Ibrahim Ibrahim Ichwanudin, Muhammad Ihwanto, Muhammad Arif Iin Solihin Ikbal Rachmat Ilham, Iromi Illah Sailah Imam Setiadi Imam Yuwono Indo Ume Indrayani Indrayani Iqnatius Tri Hagiyatno Irfan Yulianto Irham Irham Isdahartati - Iwan Gunawan Jacomina Tahapary Jafaruddin Jafaruddin Jamaluddin Jamaluddin Jeannie Valinda Auditha John Haluan John Haluan John Haluan John Haluan Joko Santoso Joyce Christian Kumaat Junaiti Sahar Junedi Juniarti karmila karmila Khairul Umam Kleinertz, Sonja Krisna Rendi Awalludin L Aryati Laitupa, Jufri Pachri Lilly Aprilya Pregiwati Loneragan, Neil R. Luky Adrianto m rezeki muamar M. Fedi A Sondita M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M. Jahiding, M. M. Khairi Ikhsan M. Nizar Dahlan M. Nizar Dahlan M. Riyanto M. T. Kamaluddin M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Mahendra Jaya Mahiswara Maidina, Maidina Marjiyono Marjiyono Marsoedi Marsoedi Martina Wulandari Maruapey, Azis Marungkil Pasaribu Mashuni Mashuni Mastura Karateng Mercy Patanda Mochammad Riyanto Mochammad Riyanto Mohamad Natsir Mohamad Sahid Rahman Mohammad Imron Mohammad Kholid Ridwan Monintja, Daniel Rudolph Oktavianus MS. Baskoro Muhamad RE Prayitno Muhammad Fathi Muhammad Fedi Alfiadi Sondita Muhammad Iqbal Muhammad Jamal Muhammad Natsir Kholis Muhammad Rizal Muhammad Shoufie Ukhtary Muhammad Sumarjo Mulyono S. Baskoro Muslim Tadjuddah Mustari Mustari Mustaruddin Nanlohy, Lona H Naslina Alimina Nefianto, Tirton Neil R Loneragan Neil R. Loneragan NFN Danu NFN Danu Ni Luh Putu Trisnawati Nimmi Zulbainarni Nina Dwisasanti Nina Mindawati Nono Sampono Nugroho, Tezar Mega Nur Afmi Nur Muhammad Syadli Nuraini, Hasna Mufida Nurhidaya Nurhidaya Nurhikmah H Nurmaini Nurmaini Nurul Rochmah Oetomo, Wateno Oktariza, Wawan Onesimus Dhyas Dwi Atmajaya P., Alhakim B. P., Biyan B. Permana, Sofiyan Muji Pomeroy, Robert S. Prasetyo Catur Utomo Prasetyo, Agus Mudo Prihatin Ika Wahyuningrum Pulung, Karto Putri Anggraeni Novitasari RA Hangesti Emi Widyasari Rahmat Kurnia Rahmawati, Rahmawati Ratna Uli Damayanti Regi Darmawan Regi Fiji Anggawangsa Reymon, Reymon RH. Fitri Faradilla Richa Meliza Richard J. Stanford Richard Stanford Rifky Ismail Riri Zelmiyanti Ririn Irnawati Ririn Irnawati Ririn Irnawati Risah Palevi Riska Novitasari Risna Yunita Rita Damayanti Robert S. Pomeroy Robiyanto H. Susanto Rosmina Zuchri, Rosmina Rosyid, Rizal Roza Yusfiandayani RR. Ella Evrita Hestiandari Ruchimat, Toni Rudi Febriamansyah S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sagisolo, Adam Sahrul Saehana Sahumena, Muh Handoyo Salwiyah, Salwiyah Sari, Irmanaya Sarmintohadi Satrio Budiraharjo SATRIYAS ILYAS setianingsih, wita Sigit Mulyono Siti Aisyah Siti Farhana Sjafruddin Sjafruddin Soewarso Soewarso Sofwan Bustomi Solly Aryza Sonny Koeshendrajana Sopian Sopian SRI RAHAYU Sri Setiadji Sudjadi Sudjadi Sugeng H. Wisudo Sugeng Heri Suseno Sugiyanto Sugiyanto Suhartono Suhartono Suhesti Randa Sukartono Sukartono Sulaeman Martasuganda Sulfiani Sulfiani Sulfianti Sulfianti Sumarno, Agung Supeno Supeno Suriah Suriah Suryani Suryani Suryanto Suryanto, Kelik Syahrilfuddin Syahrilfuddin, Syahrilfuddin Syam Rachma Marcillia Syamsuddin Syamsul Bahri Agus, Syamsul Bahri Tamrin Tamrin Tan Malaka Tarigan, Daniel Julianto Tarigan, Mazmur Tati Suharti Tati Suharti Tia Dini Pratiwi Toni Ruchimat Tri Wiji Nurani Tri Yuliyanti Triastuti, Triastuti Triono Probo Pangesti Tukul R Adi Ummanah Ummanah, Ummanah Ummi Maksum Marwati Vatria, Belvi Vita R. Kurniawati Wahyu Endra Kusuma Wan Maharani S.S Wanda Warahma Wazir Mawardi White, Alan T. Wida Darwiati Widya Utama Wijaya, Rahmat Wikanti Asriningrum Windaryoto Windaryoto Wiwiek Dianawati Yanto, Subari Yoga Yuniadi Yogi Yanuar Yopi Novita Yuanita Windusari Yuli Purwanto Yuliara, I Made Yulisti, Maharani Yuni, Christiana Yusriani, Yusriani Zubaydah, Wa Ode Sitti Zulfikar Afandy Zulkarnain Zulkarnain