p-Index From 2021 - 2026
18.706
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Education and Learning (EduLearn) QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Emerging Science Journal Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) IJoLE: International Journal of Language Education Educatio Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Social Science Jurnal Syntax Transformation Jurnal Filsafat Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Journal of English Language and Education SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Journal of General Education and Humanities Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Media Bina Ilmiah Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan SocioEdu: Sociological Education Journal of Social Science Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia International Journal of Multidisciplinary Sciences JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Journal of Islamic Elementary Education Journal of Media, Sciences and Education Journal of Innovation and Learning Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana Journal of Innovative Technology and Sustainability Education An-Najmu
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Gusti Nyoman Sastriawan; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif GI (Group Investigation)dan model pembelajaran konvensional pada siswa SD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain nonequivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng dengan jumlah kelas sebanyak 6 kelas dengan jumlah 173 siswa. Setelah diacak didapatkan SD Mutiara Singaraja kelas VB sebagai kelompok eksperimen dan SD No.3 Banjar Tegal sebagai kelompok kontrol.Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran dengan model Model pembelajaran kooperatif GI (Group Investigation) dan kelas kontrol diberikan perlakuan pembelajaran dengan model konvensional. Penelitian ini menemukan bahwa hasil belajar IPA siswa kelas VB SD Mutiara Singaraja lebih tinggi daripada hasil belajar IPA siswa kelas V SD 3 Banjar Tegal ( = 28,11 > = 22,23).Dengan demikian, bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif GI (Group Investigation) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD semester genap di Gugus XIII Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013.Kata Kunci : Kooperatif GI, Hasil Belajar This study aimed to determine differences in the learning outcomes of students who take science learning cooperative GI (Group Investigation) model and the conventional learning models to elementary schools. This type of research is an experimental research with nonequivalent post-test only control group design. The study population was a fifth grade elementary school students in Cluster XIII Buleleng as many as the number of classes 6 classes by the number of 173 students. After randomization found SD Mutiara Singaraja VB class as experimental group and SD 3 Banjar Tegal as a control group . Experimental class treatment given to the learning model of learning cooperative GI (Group Investigation) model and the treatment given control class learning with the conventional model. This study found that students' science learning outcomes SD Mutiara Singaraja VB class higher than the results of fifth grade students learn science SD 3 Banjar Tegal ( = 28.11 > = 22.23 ). Thus , application of learning models that cooperative GI (Group Investigation) effect on science learning outcomes fifth grade students in the second semester elementary Cluster XIII Buleleng Academic Year 2012/2013.keyword : Cooperative GI, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SSCS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA ., Eka Peri Artawan; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran SSCS dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No.4 Kalibukbuk yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Kalibukbuk yang berjumlah 24 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV semester I di Gugus XV Kalibukbuk yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran SSCS dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 10,53 dan ttabel = 2,00). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa model pembelajaran SSCS berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model Pembelajaran SSCS, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika This research attempted to find out the difference of the mathematics problem solving ability between the students taught by SSCS teaching method and the students taught byconventional teaching method. This research is a semu experimental research. The sample of this research was 35 fourth grade studentsof SD 4 Kalibukbuk and 24 fourth grade students of SD 2 Kalibukbuk. The data of students mathematics problem solving was collected by using descriptive statistics and inferentian statistics namely t-test. The result showed that there was mathematics problem solving ability of fourth grade students in first semester in gugus XV Kalibukbuk between the students taught by using SSCS teaching method and the students taught by using conventional method (tcount > ttable, tcount =10,53 and ttable = 2,00). Based on the findings, it can be concluded that SSCS learning method brings positive impactto mathematics problem solving ability compare with the conventional teaching method.keyword : SSCS teaching method, mathematics problem solving
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EVIDENCE BASED LEARNING DALAM SETTING OUTDOOR ACTIVITIES TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Gst Agung Teguh Mahardika; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2161

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV SD gugus IV kecamatan tejakula kabupaten buleleng tahun ajaran 2013/2014, 2) Untuk mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model evidence based learning dalam setting outdoor activities pada siswa kelas IV SD gugus IV kecamatan tejakula kabupaten buleleng tahun ajaran 2013/2014, 3) Untuk mengetahui perbedaan hasil pembelajaran IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Evidence Based Learning dalam Setting Outdoor Activities dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan design Posttest Only Control Group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Tejakula, yang berjumlah 185 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 55 orang, yang berasal dari SD N 5 Bondalem Kecamatan Tejakula sebagai kelompok eksperimen dan SD N 8 Bondalem Kecamatan Tejakula sebagai kelompok kontrol. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang Evidence Based Learning dalam Setting Outdoor Activities adalah metode tes dengan instrumen tes objektif, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara Evidence Based Learning dalam Setting Outdoor Activities sebagai kelompok eksperimen dan konvensional sebagai kelompok kontrol, hal ini dilihat dari perbedaan rata-rata skor siswa antara kelompok eksperimen (20,67) dan kelompok kontrol (12,54). Bedasarkan analisis data thitung > ttabel dengan db 53 dan taraf signifikansi 5%, ini berarti Ha dalam penelitian ini diterima. Dengan demikian model pembelajaran Evidence Based Learning dalam Setting Outdoor Activities terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD semester Ganjil di Gugus IV Kecamatan Tejakula. Kata Kunci : Kata kunci: Evidence Based Learning, Setting Outdoor Activities, hasil belajar IPA. Abstract The aimed of this research is: 1) description the result of the math students who join conventional in IV grade of elementary school in group IV Tejakula subdistrict Buleleng regency School Year 2013/2014, 2) description the result of the math students who join with Evidence Based Learning Model in Setting Outdoor Activities in IV grade of elementary school in group IV Tejakula subdistrict Buleleng regency School Year 2013/2014, 3) to know the difference of science learning achievement between students that have learned Evidence Based Learning model by Setting Outdoor Activities and conventional learning model. The kind of this research is quasi-experiment research by design of Posttest Only Control Group design. The population of this research is all of students of fourth grade of Elementary School in cluster IV of Tejakula District, with 185 students. The research sample was 55 students, coming from elementary school number 5 of Bondalem village of Tejakula District as a group experiment and elementary school number 8 of Bondalem village of Tejakula District as a group control. The collected data in Setting Outdoor Activities is used method of test by multiple choices instrument, and it is analyzed by using uji-t. The result of the research indicates that there are the difference between Evidence Based Learning model by Setting Outdoor Activities as a group experiment and conventional learning as a group control, this matter is shown from different of student score mean between experiment group ( 20,67) and control group ( 12,54). Based on data analyzed of tcount > ttable by db 53 and 5% of significant level, this means Ha in this research is accepted. Thereby Evidence Based Learning model by Setting Outdoor Activities to science learning achievement student of fourth grade of elementary school of odd semester in cluster IV of Tejakula District.keyword : Keyword: Evidence Based Learning, Setting Outdoor Activities, science learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE BERBANTUAN KARTU KERJA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Ni Komang Karyawati; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif tipe think pair square berbantuan kartu kerja dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Nakula Kecamatan Negara tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design . Populasi penelitian ini berjumlah 231 orang yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Sampel penelitian yang digunakan adalah berjumlah 75 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t sample independent). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 7,94 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 1,658. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair square berbantuan kartu kerja dan kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair square berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara.Kata Kunci : TPS, Kartu Kerja, Hasil Belajar This study aims to determine the differences in students'mathematics learning outcomes between students who are participating in learning with cooperative learning model think pair square assited work card and students who take learning with conventional learning models in class V in Elementary school group I Nakula subdistrict of Negara academic year 2013/ 2014. This study is quasi-experimental research design with post-test only control group design. The population of this study consists of 231 people from 8 class who are determined by random sampling technique group. Sample of this study was 75 people. students ‘mathematics learning outcomes data collected by instruments in the form of multiple choice test. The data collected were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic (t-test sample independent). Based on the analysis of data, obtained t account = 7,94 and t table= (at the significance level of 5%)=1,658. this means that t account > t table, so that it can be interpreted that there is a differences in students ‘mathematics learning outcomes are significantly between students who are participating in learning with cooperative learning model think pair square assited work card and students who take learning with conventional learning models . Based on these result it can be concluded that the application of cooperative learning model think pair square affect the result of students ‘mathematics learning in class V Elementary school group I Nakula, sub district of Negarakeyword : TPS, Work Card, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL CONTEKTUAL THEACHING AND LEARNING BERBANTUAN MEDIA KIT IPA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD SIDETAPA ., Ni Komang Puspaniati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2228

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Contektual Theaching and Learning, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional, (3) mengetahui perbedaan yang singnifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Contektual Theaching and Learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di gugus V Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Sebanyak 47 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar IPA ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes esai. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) data hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Contektual Theaching and Learning cenderung tinggi dengan Mo > Me > M (11,16 > 11,02 > 10,50), (2) data hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional cenderung rendah dengan Mo < Me < M (5,42 < 6,50 < 8,81), (3). terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajara dengan model Contektual Theaching and Learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal ini dapat dilihat dari perolehan rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding dengan perolehan rerata kelompok kontrol (eksperimen = 10,90 > kontrol = 7,18) dan hasil uji hipotesi menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 3,027 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, model Contektual Theaching and Learning berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV semester I SD gugus V Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : CTL, hasil belajar IPA Abstract This research aims to; (1) describe students’ competency in IPA who were treated by Contektual Theaching and Learning model, (2) describe students’ competency in IPA who were treated conventionally, (3) know the significant difference between students who were treated by Contektual Theaching and Learning model those who were taught with conventional technique. This research was kind of a quasi experiment. Post-test only control group design was used as a research design. This study used all students in the grade IV elementary school in Banjar subdistric, Buleleng regency as a population. There were 47 students were chosen randomly as samples of study. The data were analyzed cognitively by using essay tests. The result of study showed that, (1) students’ scores who were treated by using Contektual Theaching and Learning got higher point than those who were taught by using conventional method (Mo > Me > M (11,16 > 11,02 > 10,50), (2) students’ scores who were treated by using conventional method got lower points than those who were taught by using Contektual Theaching and Learning model (Mo < Me < M (5,42 < 6,50 < 8,81), (3) there was a significant difference between students who were taught by using Contektual Theaching and Learning than those who were taught by using conventional method. This fact can be viewed from the group’s means score which explained the experimental group got higher mean score than control group (experimental group = 10.90 > control group = 7,18) and the t-test was used to test hypothesis. It showed that (thitung = 3,027> ttabel = 2,000). It can be concluded that the Contektual Theaching and Learning model gave a significant effect toward students’ competency in mathematics for students in the grade IV elementary school in the second semester in Banjar subdistrict, Buleleng regency in the academic year of 2013/2014.keyword : CTL, IPA result study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD ., I Wayan Diana Putra; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Terpadu Tipe Connected dengan kelompok siswa yang mengikuti model pengajaran Konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent post test only control group design dengan melibatkan sampel sebanyak 50 siswa SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPS adalah tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik inferensial menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Terpadu Tipe Connected dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 3,69 > ttabel = 2,00). Dengan demikian, model pembelajaran Terpadu Tipe Connected berpengaruh terhadap hasil belajar IPS.Kata Kunci : Model Pembelajaran Terpadu Tipe Connected, hasil belajar IPS This research aimed to investigating significant difference of stundent’s learning outcomes of social science between fifth grade students taught by Integrated learning model Connected Type map and fifth grade students taught Conventional teaching model at elementary schools in Penglatan Village Buleleng Subdistrict Buleleng Regency. This study was quasi-experiment using the non-equivalent post-test only control group design involving 50 elementary school students in Penglatan Village altogether selected using simple random sampling technique. The data about student’s learning outcomes of social science were obtained using expanded multiple choice test. The data were analyzed statistically using descriptive and inferential analysis. Inferential statistics used t-test. The result of the research there was a significant difference of stundent’s learning outcomes of social science between fifth grade students taught by Integrated learning model Connected Type with learning outcomes and fifth grade students taught Conventional teaching model (tobserve = 3,69> ttable = 2,00). Based on the research result, Integrated learning model Connected Type assisted affected significantly stundent’s learning outcomes of social science. keyword : Integrated learning model Connected Type, learning outcomes of social science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Gede Ananta Wiradnyana; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining dengan siswa yang yang dibelajarkan dengan menggunakan model konvensional pada siswa kelas V SD semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus IV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 164 orang. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 45 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan tes pemecahan masalah matematika dengan soal uraian berjumlah 10 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining dengan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional pada siswa kelas V SD semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining adalah 26,28 lebih tinggi dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika kelompok kontrol yaitu 19,32. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah matematika, student facilitator and explaining This research aimed to determine differences in mathetical problem solving skills among student who learned by using Student Facilitator and Explaining learning model and student who learned by using conventional learning model in fifth grade elementary school in Cluster IV Buleleng Distrct odd semester in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research design. Population in this research was all fifth grade students of elementary schools in Cluster IV Buleleng District Academic Year 2013/2014, the amount is 164 al together. The samples used in this research were 45 people. Sampling technique used is random sampling tecnique. Data were collected with instrument of problem-solving ability in terms of description test, the amount is 10 items. The data collected were analyzed using descriptif statistics and independent test. The result of this research shows that there is the difference result between the student using learning Student Facilitator and Explaining with the students using conventional learning. Average score problem solving skills of the student learnt with Student Facilitator and Explaining is 26,28 it is cosidered to be high category. Whereas, 19,32 occurs on the students learning with conventional model, it is considered to be intermediate category. The significant difference show that Student Facilitator and Explaining has better influence upon students achievement in mathematical problem solving skills with conventional teaching model.keyword : mathematical problem solving skills, student facilitator and explaining
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS IV SD ., I Ketut Sandi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model snowball throwing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dan (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD di Gugus X Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2013/2014 antara siswa yang mengikuti model snowball throwing dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional setelah kovariabel kemampuan berpikir kreatif siswa dikendalikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post test only with control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang siswa kelas IV SD 3 Kaliuntu sebagai kelompok eksperimen dan 19 orang siswa SD 2 Kaliuntu sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD V di SD Gugus X Kelurahan Kaliuntu antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran snowball throwing dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Gugus X Kelurahan Kaliuntu antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model snowball throwing dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional setelah kovariabel berpikir kreatif siswa dikendalikan.Kata Kunci : snowball throwing, hasil belajar, kemampuan berpikir kreatif. This study aimed to determine : (1) a significant difference between the groups of science learning outcomes of students who learned with snowball throwing models and groups of students who learned with conventional learning, (2) there are significant differences in learning outcomes IPA fourth grade students in gugus X Kaliuntu Kaliuntu, Kecamatan Buleleng Year 2013/2014 among students who follow the model of snowball throwing and a group of students who take conventional learning as covariates to control students' ability to think creatively. This research is a quasi experimental study using a non- equivalent design with a post -test only control group design. Sample size was 20 students of SD 3 Kaliuntu as the experimental group and 19 students of SD 2 Kaliuntu as a control group selected by random sampling methode. Data collected by the test method description form. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The results of this study found that : (1) there are differences in the results of learning science in elementary school fourth grade students between students who take learning to the learning model with a snowball throwing students who take conventional learning, and ( 2 ) there are differences in the results fourth grade students learn science in gugus X Kelurahan Kaliuntu between students who take lessons with snowball throwing models and students who take the conventional approach after learning the creative thinking of students covariates controlled.keyword : snowball throwing, learning result, ability to think creatively
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Dewa Ayu Pamella; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran snowball throwing dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Ubud Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 228 orang. Sampel penelitian berjumlah 111 siswa, dipilih dengan teknik random sampling. Data hasil pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes pemahaman konsep, sedangkan data motivasi belajar siswa dikumpulkan melalui kuisioner motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan anava dua jalur dilanjutkan dengan uji t-scheffe. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran snowball throwing dan konvensional (Fhitung= 13.02 > Ftabel = 4,08), Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep IPA (Fhitung= 86,40 > Ftabel = 4,08), Ketiga, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran berbeda (thitung= 9,12 > ttabel = 2,000), Keempat, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran berbeda (thitung= 4,02 > ttabel = 2,000).Kata Kunci : snowball throwing, motivasi belajar, pemahaman konsep IPA This study aimed at describing the influence of snowball throwing teaching model and learning motivation on students understanding of science concepts.This research is a quasi-experiment.The study population was all students in the fourth grade in elementary cluster Ubud, Gianyar regency academic year 2013/2014 which amounted to 228 students. The sample was 111 students, selected by random sampling technique. The data of students understanding of science concepts collected by the instrument understanding concept test , while the data of students motivation collected through learning motivation questionnaires. Data analysis techniques using descriptive statistical analysis and ANOVA followed two paths with Scheffe's t-test. Based on data analysis, the result are: First, there are differences in understanding science concepts significantly between students who take learning using snowball throwing learning models and conventional (Fvalue = 13.02 >Ftable = 4,08) Second, there is an effect of the interaction between the model of learning and motivation to students understanding science concepts (Fvalue= 86,40 >Ftable = 4,08) Third, there are differences in students understanding science concepts on students who have high motivation that learned using different learning models (t value= 9,12 > t table = 2,000) fourth, there are differences in students understanding science concepts on students who have low motivation that learned using different learning models (t value= 4,12 > t table = 2,000).keyword : snowball throwing, motivation, students understanding science concepts
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA ., Gusti Ayu Made Septina Witari Dewi; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran TANDUR terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari minat belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sekolah dasar Gugus XV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 236. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol, dipilih dengan teknik Random Sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu “Non equivalent Post-test Only Control Grup Design”. Data dikumpulkan dengan tes minat belajar dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis varians dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Scheffe. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TANDUR dengan model pembelajaran konvensional (Fhit >Ftab, Fhit = 47,38 dan Ftab = 4,00). Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA ( FABhit >Ftab, FABhit = 293,46 dan Ftab = 4,00). Ketiga, terdapat perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang memiliki minat belajar tinggi, yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TANDUR dengan model pembelajaran konvensional (Fhit>Ftab, Fhit = 288,34 dan Ftab = 3,74). Keempat, terdapat perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang memiliki minat belajar rendah, yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kovensional dengan model pembelajaran TANDUR (Fhit>Ftab, Fhit= 52,50 dan Ftab= 3,74).Kata Kunci : model pembelajaran TANDUR, hasil belajar IPA, minat belajar This study intended to describe the effect of the TANDUR learning model in learning science outcome in terms of students’interest. This study was a quasi-experiment . The population in this study were all fifth grade elementary school students cluster XV Buleleng amount of 236. The sample consisted of two experimental classes and two control classes, selected by random sampling technique. The study design used was "Non Equivalent Post-test Only Control Group Design ". The data collected by test learning and achievement test . The data obtained were analyzed using analysis of variance followed by two lines and Scheffe test. Based on the analysis of thedata, showed the following results. First, there were differences between students learning outcomes who learned science using TANDUR model learning and conventional learning models (Fhit>Ftab, Fhit=47.38 and Ftab= 4.00). Second, there was the effect of the interaction between the model of learning and learning interested toward science learning out comes ( FABhit>Ftab, FABhit=293.46 and Ftab=4.00 ). Third, there were differences in science learning outcomes for students who have high learning interest that learned using TANDUR and conventional learning models (Fhit>Ftab, Fhit = 288.34 and Ftab = 3.74). Fourth, there were differences in science learning outcomes for students who have low learning interest, that learned using the conventional learning model and TANDUR learning model (Fhit>Ftab, Fhit=52.50 and Ftab=3.74).keyword : TANDUR learning model, science learning outcomes, learning interest
Co-Authors ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gst.Pt.Oka Sugiarta ., Gusti Ayu Ketut Utami Ulan Dewi ., Gusti Ayu Putu Sugiantari ., I Dewa Gede Raka Wisnawa ., I Gde Dita Wijaya ., I Gede Marta Widana ., I Gede Parwata Setiawan ., I Gede Setya Mahendrawan ., I Nengah Arta Sedana ., I Putu Mas Mahardika ., I Wayan Harimawan Rahmadi ., Kadek Agustya Wira Budhi ., Kadek Ayu Partiwi ., Kadek Ayuning Raresik ., Kadek Dian Kharisma ., Komang Trisna Yuliantari ., Made Vidha Ratnami ., Ni Ketut Januarti ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi ., Ni Luh Sri Yogi Utami ., Ni Made Sri Ayu Lestari ., Ni Nyoman Astiti Rahayu ., Ni Wayan Depiani ., Ni Wayan Juliani ., Nur Muhammad ., Nym Agus Tri Adnyana ., Nyoman Agus Tri Adnyana ., Putu Andi Saputra ., Putu Ayu Pryantini ., Sang Gede Angga Wiguna A.A Istri Dewi Adhi Utami Adeoye, Moses Adeleke Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora ana, Kadek Yudi Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Andriani, Ni Made Angelia Widyastuti, putu Anggrayeni, Ni Komang Antara, I Gede Wahyu Suwela Antari, Putu Lusi Aprilia, Komang Ayu Ardithayasa, I Wayan Ari Anggreni Putri Arifin Arini, Ni Made Arisanti, Dewa Ayu Kade Artanayasa, Wayan Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Astra, Nyoman Rara Widayani Baharun, Hasan Baiq Aryani Novianti Basilius Redan Werang Budi Artawan, Nyoman Budi Artawan, Nyoman Budiastini, Ni Putu Putri Cahyaningsih, Haprilia Cahyo Febri Wijaksono Dang, Tin T. Darma, Ketut Ari Sukra Desak Kadek Sri Astiti Desak Ketut Trisna Lestari Desak Made Citrawathi Desak Putu Parmiti Desak Putu Sintha Wedayanti ., Desak Putu Sintha Wedayanti Dewa Ayu Candra Dwi Evayani Dewa Ayu Fionitha Arimas Wulantika . Dewa Ayu Pamella . Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Wira Pramana ., Dewa Gede Wira Pramana Dewa Nyoman Sudana Dewi Utami, Ni Luh Made Sintya Dewi, Dewa Ayu Padma Dewi, Ni Kadek Dita Cahyani Dewi, Ni Made Rosita Dharwisesa, Made Wruh Diyatmika, Utama Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Wiranata Dwiyanti, Maelani Edwin Edwin Edwin Edwin Eka Junaidi Eka Peri Artawan . Entika Fani Prastikawati Erawati, Gusti Ayu Putu Sintha Arma Fadli, Moh. Febrianti, Sang Ayu Diah Gde Artawan Gede Wira Bayu Gst Agung Teguh Mahardika . Gunada, I Wayan Agus Gusti Ayu Made Septina Witari Dewi . Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi Gusti Putu Suharta Habibi, Baiq Azmi Sukroyanti, Lovy Herayanti, Wirawan Putrayadi, dan Bq. Rina Amalia Safitri Hairil Wadi Halili, Siti Hajar Binti Hamidi, Vannya Sabrina Putri Handayani, Ni Komang Tri Hendra Wiranata, I Gede Huldiya Syamsiar I Dewa Ayu Eka Purba Dharma Tari I Dewa Ayu Nyoman Artanti, I Dewa Ayu Nyoman Artanti I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Sudiantara I Gede Ananta Wiradnyana . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Nurjaya I Gede Parmita Raditia I Gede Ratnaya I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ayu Priyanitha Prawini I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Sastriawan . I Gusti Putu Suharta I Gusti Putu Suharta I Kadek Angga Yatha Wiweka I Kadek Edi Yudiana I Kadek Suranata I Ketut Ari Darma Putra ., I Ketut Ari Darma Putra I Ketut Gading I Ketut Mudana, I Ketut I Ketut Puspayoga Ariana I Ketut Restana Asta ., I Ketut Restana Asta I Ketut Sandi . I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Ardika Yasa I Made Citra Wibawa I Made Rupia Arsana . I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Angga Suryadi I Putu Mas Dewantara I Wayan Diana Putra . I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Lasnawan I Wayan Riski Ananda Putra I Wayan Suwendra I. K. Sudiana Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Putrayasa Iftitah, Nurlaili Ignatius I Wayan Suwatra Imam Shofwan Indah Cahayani Damanik Indrasuari, Ni Kadek Savitri Irdianti, Putu Ria Isnaeni, Arifati Japa, Ngurah Jatien Nandang Jayadiningrat, Made Gautama Jayanti, Luh Sri Surya Wisma Juliantari, Made Yeni Juniati, Ni Wayan Juniati, Ni Wayan Kadek Ariyani Kadek Mita Lasmini Kadek Rihendra Dantes Kadek Yudiana Kadek Yudiana Kartini, Ni Putu Yuni Ketut Ariningsih ., Ketut Ariningsih Ketut Pudjawan Ketut Sedana Arta Ketut Suma Komang Sujendra Diputra Kresnadi, Ketut Agus Krisna, Rizky Kurniasih, Ni Wayan Kurniawan, Made Ferry Kusmariatni, Nyoman Kusrianto, Wiwin Laili Hidayati Lasmanawan, I Wayan laxmi zahara Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Luh Armini ., Luh Armini Luh Nyoman Gita Acyuta Dewi Luh Putu Putrini Mahadewi M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Hery Santosa Made Parwati Made Sumantri Made Vina Arie Paramita Made Wruh Dharwisesa Made Yeni Juliantari Made Yulia Pratiwi Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maharani, Ni Luh Gede Putri Mahayanti, Ni Kadek Anisa Mahendra, I Gede Ricky Manik, Yunda Maria Goreti Rini Kristiantari Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Muh. Arafik Muzakir Ndara Tanggu Rendra Ni Kadek Dita Julianti Ni Kadek Novita Dewi ., Ni Kadek Novita Dewi Ni Kadek Ratih Vidiawati Ni Kadek Savitri Indrasuari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sundari Ni Komang Eti Mastini Ni Komang Hernawati Ni Komang Jayanti . Ni Komang Karyawati . Ni Komang Puspaniati . Ni Luh Putu Anggi Pratiwi . Ni Luh Putu Eka Widhi Artini . Ni Luh Putu Nila Cahyani Ni Luh Sadewi Widyani ., Ni Luh Sadewi Widyani Ni Luh Wayan Yasmiati Ni Made Putri Sulistiantini . Ni Made Rosita Dewi Ni Made Viona Adelia Cahyani Ni Made Widya Padmini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Rediani, Ni Putu Ayu Prima Saraswati . Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Putu Mei Anggreni Ni Putu Noviarini Ni Wayan Arini Ni Wayan Juniati Ni Wayan Rati Ni Wayan Wulantari Ni Wayan Yuliani NI WAYAN YULIANI Noviana, Putu Wiwin Nugraha, A.A. Putu Pradana Yogi Nuraeni Nuraeni Nurhasanah, Enung Nurwijayanti Nyoman Andy Widya Putra ., Nyoman Andy Widya Putra Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Rara Widayani Astra Octaviyantari, Ni Luh Ardhia Pangga, Dwi Parera, Ni P. Gita Permatasari, Anak Agung Prasasti, Komang Ayu Dewi Pratiwi, Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi, Ni Komang Intan Putri Premana, Dewa Nyoman Dede Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Puger, I Gusti Ngurah Putra, I Gede Diyana Putra, Mujiono Sang Putri, Anak Agung Vira Widya Putri, Ari Anggreni Putri, Putu Lanny Kristina Putu Aditya Antara Putu Arik Indah Pertiwi ., Putu Arik Indah Pertiwi Putu Artawan Putu Desi Ratna Sari ., Putu Desi Ratna Sari Putu Dian Prawindaswari ., Putu Dian Prawindaswari Putu Indah Tresnayanti Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Noviana Eka Aristana . Putu Rahayu Ujianti Putu Ria Irdianti Putu Vina Aryadnyani Putu Wika Asnia Murni ., Putu Wika Asnia Murni Putu, Karisma Pebriyanti Rahayu, Ni Komang Ari Ratih Laily Nurjanah Rendra, Ndara Tanggu Reshmayanti, Putu Ika Rizky Krisna Rusdiana Yusuf S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . Safira, Isna Saputra, Gusti Made Rila Surya Adi Sari, Ni Made Daini Vitri Sinta Sedana, Dewa Nyoman Septiari, Ni Kadek Sigumonrong, Silver Yevwiner Silver Yevwiner Sigumonrong Sinta Javani Sintia, Made Diana Sri Astiti, Desak Kadek Sriariani, Ni Luh Made Suandita, I Made Yoga Suastra , Wayan Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin Suharta, Gusti Putu Sukariasti, Ni Nyoman Sri Sumantara, I Nengah Sundari, Ni Komang Ayu Sutriastini, Ni Ketut Suwatra, Ign. I Wyn. Suwatra, Ign. I Wyn. Suwela Antara, I Gede Wahyu Swarmahardika, Ida Komang Putra Teristonia, Ni Luh Pegy Tresnayanti, Putu Indah Tria Ariani, Nyoman Wiraadi Vidiawati, Ni Kadek Ratih Wadi, Hairil Wati, Luh Sri Diana Wayan Alit Jeliana ., Wayan Alit Jeliana Widiani, Ni Komang Widiastiningsih, Ni Luh Putu Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widikasih, Putu Astri Widyani, Ni luh Sadewi Widyani, Ni Luh Sadewi Wimbawati, Pande Kadek Ary Winardi, Diva Winding Seciola Syakhinna Yani, Ni Made Indhi Yosoa, Valentina Dewi Yutami, Ni Wayan Nindya