p-Index From 2021 - 2026
16.872
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Education and Learning (EduLearn) IJoLE: International Journal of Language Education Educatio Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Social Science Jurnal Syntax Transformation Jurnal Filsafat Indonesia Journal of English Language and Education SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Media Bina Ilmiah Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal of Social Science Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia International Journal of Multidisciplinary Sciences JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Jurnal Manajamen Pendidikan Islam Journal of Islamic Elementary Education Journal of Media, Sciences and Education Journal of Innovation and Learning Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD LABORATORIUM UNDIKSHA ., Ni Luh Sadewi Widyani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, serta pengawasan proses pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Variabel perencanaan pembelajaran serta penilaian proses dan hasil pembelajaran diukur dengan lembar studi dokumentasi, variabel pelaksanaan pembelajaran diukur dengan lembar observasi, sedangkan variabel pengawasan proses pembelajaran diukur dengan lembar kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 4 orang pendidik di SD Laboratorium Undiksha. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya kesenjangan implementasi Kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran adalah sebesar 17,90%, pelaksanaan pembelajaran sebesar 12,11%, penilaian proses dan hasil pembelajaran sebesar 6,67%, serta pengawasan proses pembelajaran sebesar 10,95%. Kesenjangan tersebut secara umum disebabkan karena sulitnya merubah mindset warga satuan pendidikan, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik.Kata Kunci : diskrepansi, Kurikulum 2013, Permendikbud No. 65 Tahun 2013 This research aimed to determine how large the discrepancy between the ideal condition and the implementation of 2013 curriculum in teaching and learning process at SD Laboratorium Undiksha reviewed from the lesson plan, teaching learning process, assessment and learning outcomes, and the monitoring of learning process. This study was evaluative research which apply discrepancy model. Measurement of the program effectiveness was done by comparing the ideal conditions, based on Permendikbud No. 65 of 2013, with the real conditions on the implementation of 2013 Curriculum at SD Laboratorium Undiksha. Lesson plan, assessment process, and learning outcomes variable, were measured by the study documentation sheets. Meanwhile, the teaching and learning process variable was measured by observation sheets, and the monitoring of learning process variable was measured by questionnaire. Sample of the study consisted of 4 teachers of SD Laboratorium Undiksha. The scores form for all variables were analyzed using the Wilcoxon’s signed rank test. The sign difference and score difference were calculated with a predetermined standard. The result of the analysis showed that the large of discrepancy between ideal conditions (based on Permendikbud No. 65 of 2013) and the implementation of 2013 Curriculum at SD Laboratorium Undiksha in terms of lesson plan is 17,90%, teaching and learning process is 12,11%, assessment and learning outcomes is 6,67%, and the monitoring of learning process is 10,95%. The discrepancy is generally due to the difficulty in changing the mindset of most education staff, tardiness of the books’ distribution, and uneven training programs for educators.keyword : discrepancy, Curriculum 2013, Permendikbud No. 65 of 2013
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Ketut Restana Asta; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5637

Abstract

Permasalahan rendahnya hasil belajar IPA yang ditemukan pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Buleleng menjadi masalah utama dilakukan penelitian ini. Indikasi rendahnya hasil belajar IPA tersebut dibuktikan oleh skor rata-rata 62,7 sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah 65,00. Rendahnya kondisi tersebut diduga karena guru-guru dalam pengelolaan pembelajaran masih cenderung menggunakan metode yang kurang inovatif. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran konvensional yang dikendalikan oleh kemampuan berpikir kritis. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian ini berjumlah 132 orang dengan sampel masing-masing 30 orang siswa kelas V SD No. 1 Nagasepaha dan SD No. 1 Sari Mekar. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda untuk hasil belajar dan tes uraian untuk kemampuan berpikir kritis. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Anava, Anakova, dan Korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran konvensional (Fhitung=58 > Ftabel= 4,00). (2) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran konvensional setelah kovariabel kemampuan berpikir kritis dikendalikan (F=28,954; Sig.α). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : saintifik, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA The Problems of lack result science are found in five grade in Gugus V Buleleng district become a major problem of this research. Indications of lack result of science was evidenced by the average score of 62.7, while the set of school KKM 65.00. The lack condition, presumably because the teachers in the learning management still tends to use methods that are less innovative. Therefore the purpose of this research is to know the differences of the result of science between group of students that followed scientific approach and a group of students that followed conventional learning approaches after covariable critical thinking ability controlled. This research was quasi experiment research. The populations of this research are 132 students with samples of each 30 students in five grade of SD No. 1 Nagasepaha and SD No. 1 Sari Mekar. Data collected with a multiple choice test to study result and and description test to critical thinking ability. The data was collected analyzed by using Anava, Anakova, and product moment correlation. The result show: (1) there was a difference result of science between group of students that followed learning scientific approach and a group of students that followed conventional learning approaches (Fvalue=58 > Ftable= 4.00). (2) there was a difference of the result of science between group of students that followed scientific approach and a group of students that followed conventional learning approaches after covariable critical thinking ability controlled (F=28.954; Sig.α). It can be concluded that the scientific approach significantly influence result of science.keyword : scientific, critical thinking ability and the result of science.
DISKREPANSI PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD N 6 PEJARAKAN ., Luh Armini; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kesenjangan pelaksanaan pembelajaran dengan Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang standar proses di SD N Pejarakan pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian hasil dan proses pembelajaran, dan pengawasan pembelajaran. Jenis penelitian evaluatif ini menggunakan model kesenjangan (Discrepancy Model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan kondisi riil dengan kondisi ideal tentang pelaksanaan standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. Variabel penelitian terdiri dari perencanaan pembelajaran diukur dengan lembar dokumentasi, pelaksanaan proses pembelajaran diukur dengan lembar observasi, penilaian hasil dan proses pembelajaran diukur dengan lembar dokumentasi, dan pengawasan proses pembelajaran diukur dengan lembar kuisioner. Sampel penelitian ini sebanyak 4 orang, yaitu guru kelas I, II, IV, dan V. Analisis data skor perolehan semua variabel mengunakan prosedur uji tanda berjenjang Wilcoxom, kemudian dicari beda dan besar bedanya dengan standar yang telah ditentukan. Secara umum hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan pembelajaran Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Kesenjangan terjadi pada: (1) variabel perencanaan pembelajaran, perolehan skor 56,9; besar beda 43,2 dengan kategori cukup besar; (2) variabel pelaksanaan pembelajaran, skor 84,8; besar beda 15,3 dengan kategori sangat kecil; (3) variabel penilaian hasil dan proses pembelajaran, skor 80,9; besar beda 19,2 dengan kategori sangat kecil; dan (4) variabel pengawasan proses pembelajaran, skor 82,0; besar beda 18,0 dengan kategori sangat kecil.Kata Kunci : diskrepansi, Kurikulum 2013 This research is aimed to determine how much is the discrepancy of learning implementation with the curriculum in 2013 based on the regulation Minister of Education and Culture Number 65 year of 2013 about the standardization process at SD N 6 Pejarakan in the even semester in the academic year of 2014/2015, in terms of lesson planning, implementation learning, assessment of learning outcomes and supervision of learning. This research was an evaluative research with discrepancy model. The measuring of effectiveness process was done by comparing the real condition with the ideal condition about standard implementation process for the basic and intermediate education. The variables of this research were consists of lesson planning was measured by documentation sheet, implementation learning process was measured by observation sheet, assessment of learning outcomes was measured by documentation sheet, and supervision of learning was measured by questionnaire sheet. The samples of this research were 4 persons, they were the first grade teacher, the second grade teacher, the fourth grade teacher, and the fifth grade teacher. The analysis of data score result for all variables used Wilcoxon's Rank Sign Test procedure, then it would be found the differences and also how much was the difference based on the predetermined standard. Generally, the results showed that there was a discrepancy of learning implementation to the curriculum in 2013 based on the regulation Minister of Education and Culture Number 65 year of 2013. The discrepancies were happened at; (1) lesson planning variable, the score was 56,9; the difference was about 43,2, it was classified as high criteria; (2) implementation learning variable, the score was 84,8; the difference was about 15,3, it was classified as low criteria; (3) assessment of learning outcomes variable, the score was 80,9; the difference was about 19,2, it was classified as low criteria; (4) supervision of learning variable, the score was 82,0; the difference was about 18,0, it was classified as low criteria.keyword : discrepancy, curriculum in 2013
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE (SSCS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS VI KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Putu Dian Prawindaswari; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5661

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh hasil belajar IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 8 sekolah dengan jumlah populasi 214 siswa. Sebanyak 35 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa, yang dikumpulkan menggunakan metode tes dengan instrumen pengumpulan datanya menggunakan tes pilihan ganda (objektif) dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan analisis data menggunakan uji-t didapatkan nilai t-hitung = 29,305 dan t-tabel = 2,0357 (db = 33 dengan taraf signifikansi 5%). Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel (t-hitung > dari t-tabel) sehingga hasil penelitian adalah signifikan. Hal ini berarti, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SSCS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS), hasil belajar IPA ABSTRACT This study aims to investigate the differences upon students’ achievement in science between the students who are taught by using Search, Solve, Create, and Share (SSCS) Learning Model with the students who are taught by using conventional learning model. This study is a semi experimental research with nonequivalent posttest only control group design. The population of the study is all of the students of grade IV in Gugus VI Sukasada Sub District in the academic year 2014/2015 which contains of 8 schools with the number of population are 214 students. There are 35 students chosen as samples who are decided by using random sampling technique. The data which are analyzed in this study is the students’ achievement in science which are collected through test method with the instrument of data collection by using multiple choice type test with one correct answer. The data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic. Based on the data analysis by using t-test, the result shows that the score of t-count = 29.305 and t-table = 2.0357 (db = 33 with 5% of significant degree level). The result of the calculation shows that t-count is bigger than t-table (t-count> t-table) so the result is significant. This means that there is a significant different in students’ science achievement between the group of students who are taught by using SSCS with the group of students who are taught by using conventional learning model in grade IV students in Gugus VI Sukasada Sub District, Buleleng Regency.keyword : Search, Solve, Create, and Share (SSCS) Learning Model, Science’s Learning Achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS VI KECAMATAN SUKASDADA KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Desak Putu Sintha Wedayanti; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5722

Abstract

ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa, dan dalam proses belajar mengajar siswa, jarang menggunakan media pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran connected dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 214 orang. Sebanyak 61 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa, yang dikumpulkan menggunakan metode tes dengan instrumen pengumpulan datanya menggunakan tes pilihan ganda (objektif) dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t-hitung 10,68 > t-tabel 2,000 (dengan taraf signifikan 5%), maka H1 diterima, jadi terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran connected dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : model pembelajaran connected, hasil belajar IPA The problems in this study are the low of students’ achievement in science and in learning process, the students are rare to use learning media. So that this study aims to investigate the differences of students’ achievement in science between the students who are taught by using connected learning model with the students who are taught by using conventional learning model of grade IV elementary school students in Gugus VI Sukasada Sub District, Buleleng Regency in the academic year 2014/2015. This is a semi experimental study. The population of the study are grade IV students in Gugus VI Sukasada Sub District, Buleleng Regency in the academic year 2014/2015 which the number of students is 214 students. There are 61 students are chosen as samples who are decided by using random sampling technique. The data which is analyzed is the students’ science achievement which is collected through test method with the instrument of collecting data is multiple choice type test with one correct answer. The data is analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic. The result of the study shows that t-count 10.68 > t-table 2.000 (with 5% of significant degree level), so that H1 is accepted, so there is a significant different between the students’ science achievement that are taught by using connected learning model with the students who are taught by using conventional learning model of grade IV elementary school students in Gugus VI Sukasada Sub District, Buleleng Regency in the academic year 2014/2015.keyword : Connected learning model, science’s learning achievment
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MANDIRI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS IV KECAMATAN SUKASADA TAHUN AJARAN 2014/2015 ., I Ketut Ari Darma Putra; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5723

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan dalam perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran mandiri dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sukasada tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus IV Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 188 orang. Sebanyak 59 siswa yang dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa, yang dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan instrumen pengumpulan datanya menggunakan tes pilihan ganda (objektif) dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa t-hitung sebesar 11,14, sedangkan t tabel dengan db = 59 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Hal ini berarti, t-hitung lebih besar dari t-tabel (t-hitung > t-tabel) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran mandiri dan siswa yang belajar dengan penbelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran mandiri, hasil belajar IPA ABSTRACT This reserach aimed at finding out the problems on differences between the science learning result of students who learnt through independent learning model and the conventional one, of which on the fourth grade on elementary school in Gugus IV, Sukasada in academic year 2014/2015. This reserach was semi experimental. The population was 188 students of fourth grade students in Gugus IV, Sukasada. 59 students were chosen as the sample through random sampling technique. The data analysed was the science learning result, which was collected through testing method by multiple choices (objective) test instrument. The data was analysed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of this research shows that the t-distributions was 11,14 while the t-table with db- 59 on significance level 5% was 2,000. This means t-distributions was higher than t-table (t-distributions > t-table), thus H0is rejected and H1is accepted. It canbe concluded that there is a significant difference between the learning result of the studets who learn through independent learnng model and conventional learning model, espciall those in the fourth grade of Gugus IV, Sukasada, Buleleng in academic year 2014/2015. keyword : independent learning model, science learning result
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Putu Desi Ratna Sari; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5731

Abstract

Permasalahan rendahnya hasil belajar IPA dan kepercayaan diri ditemukan pada siswa kelas V menjadi masalah utama dilakukannya peneltian ini. Indikasi rendahnya hasil belajar IPA dibuktikan oleh nilai rata-rata hasil belajar IPA 69,8, sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah 75,00. Ini berarti nilai masih di bawah KKM. Rendahnya kondisi tersebut diduga karena guru dalam pengelolaan pembelajaran cenderung menggunakan pendekatan kurang inovatif. maka penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA dan kepercayaan diri antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pendekatan konvensional pada siswa kelas V Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Populasi dilibatkan berjumlah 147 orang dan sampel 58 orang. Data dikumpulkan dengan metode tes (hasil belajar IPA) dan kuesioner (kepercayaan diri). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (anava satu jalur, anakova, dan korelasi product moment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Fhitung =7,040> Ftabel=4,01 dan angka signifikansi 0,010 lebih kecil dari 0,05 artinya terdapat perbedaaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pendekatan saintifik dengan siswa yang mengikuti pendekatan konvensional “diterima”. (2) Fhitung sebesar 7,106> Ftabel=4,01 nilai signifikansi lebih kecil daripada 0,05 yaitu sebesar 0,010, artinya setelah kovariabel kepercayaan diri dikendalikan, terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pendekatan konvensional “diterima”. (3) signifikansi hasil belajar IPA dengan kepercayaan diri di kelas eksperimen 0,008 < 0,05, artinya terdapat kontribusi antara hasil belajar IPA dengan kepercayaan diri di kelas eksperimen, dan signifikansi hasil belajar IPA dengan kepercayaan diri kelas kontrol 0,034 < 0,05, artinya terdapat kontribusi antara hasil belajar IPA dengan kepercayaan diri di kelas kontrol.Kata Kunci : Kata kunci : Pendekatan saintifik, kepercayaan diri, hasil belajar IPA. The problems of lack science learning outcomes and confidence found in the fifth grade students in the city of Singaraja become a main problem doing this research. Indications of lack science learning outcomes is evidenced by the average value of science learning outcomes 68.23, while a set of school KKM is 75.00. It means that the value is still below the KKM. The low condition of both variables presumably because the teacher in the learning management still tend to use models that are less innovative.The purpose of this study is 1) find a significant difference between the science learning results of students who take the scientific approach learning and students who take the conventional approach, 2) Knowing the significant differences between the science learning results of students who take a scientific approach to learning and student learning follow conventional approaches premises after confidence-controlled variable, 3) determine a significant contribution confidence by science learning outcomes. The population numbered 147 people and involved 58 samples. Data collected by the method of testing for science learning outcomes and questionnaires for self-confidence. Processing data using ANOVA analysis of the lane, Anacova, and product moment correlation. Results of the analysis are shown (1) F count = 7.040> Ftabel = 4.01 and 0.010 significance figure is smaller than 0.05 and is therefore rejected H0 and H1 accepted meaning that there is a difference between the science learning results of students who take the scientific approach to the students who take the conventional approach "acceptable". (2) Fhitung 7.106> Ftable = 4.01 significance value less than 0.05 is equal to 0,010, and this means that H0 is rejected and H1 accepted meaning as covariates controlled confidence, there are differences between the science learning results of students who take the approach Conventional "acceptable". (3) the significance of science learning outcomes with confidence in the experimental class of 0.008
DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD NO. 4 KAMPUNG BARU ., Metta Anugrah Dewi; ., Drs. Made Sumantri; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5734

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diskrepansi pembelajaran kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud No. 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian hasil dan proses pembelajaran, serta pengawasan proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluatif dengan model diskrepansi. Populasinya adalah seluruh tenaga pendidik yang telah mengimplementasikan kurikulum 2013 di SD No. 4 Kampung Baru tahun ajaran 2014-2015. Teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling dan simple random sampling. Berdasarkan teknik pengambilan sampel tersebut, diperoleh sampel penelitian adalah guru IA, IIA, IVA dan V. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, observasi, kuisioner, dan wawancara. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis uji jenjang Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan (1) sebesar 13,7% dan tergolong kategori sangat kecil pada perencanaan pembelajaran, (2) sebesar 12,5% dan tergolong kategori sangat kecil pada pelaksanaan pembelajaran, (3) sebesar 10,0% dan tergolong kategori sangat kecil pada penilaian hasil dan proses pembelajaran, (4) sebesar 18,1% dan tergolong kategori sangat kecil pada pengawasan pembelajaran, (5) kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud No. 65 Tahun 2013 adalah kurangnya pelatihan mengenai kurikulum 2013, adanya perubahan mindset, pengelolaan waktu, guru belum mahir menggunakan TIK.Kata Kunci : Kata kunci: diskrepansi, kurikulum 2013, Permendikbud No. 65 Abstract This research is aimed to determine the discrepancy learning to the curriculum in 2013 based on the regulation Minister of Education and Culture Number 65 year of 2013 in terms of lesson planning, implementation learning, assessment of learning outcomes, and supervision of learning. This research was an evaluative research with the discrepancy model. The population were all of educators who had implemented the curriculum in 2013 at SD No. 4 Kampung Baru in the academic year of 2014/2015. The sampling technique used was purposive sampling and simple random sampling. Based on this sampling technique, obtained samples were teacher IA , IIA , IVA and V. The data were collected using the document study, observation, questionnaire, and interview. The results of this research were analyzed using Wilcoxon's Rank Sign test. The results showed that there was a discrepancy; (1) very low discrepancy with the score of 13,7% in terms of lesson planning, (2) very low discrepancy with the score of 12,5% in implementation, (3) very low discrepancy with the score of 10,0 % in assessment of learning outcomes, (4) very low discrepancy with the score of 18,1% in supervision of learning, (5) obstacles encountered in the implementation of the curriculum in 2013 based on the regulation Minister of Education and Culture Number 65 were the lack of training on the curriculum in 2013 , the change in mindset , time management , teachers have not been good at using ICT.keyword : Keyword: discrepancy, curriculum 2013, the regulation Minister of Education and Culture No. 65
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD NEGERI 1 BUSUNGBIU ., Ketut Ariningsih; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Negeri 1 Busungbiu dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013 khususnya Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 di SD Negeri 1 Busungbiu .Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Sampel penelitian berjumlah 4 orang pendidik di SD Negeri 1 Busungbiu. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, dengan teknik ini akan didapatkan tanda beda besar menunjukan bahwa (1) Rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 55,1 dengan besar beda – 44,9. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 44,9% dengan kategori cukup besar (CB). (2) Rerata perolehan skor pelaksanaan adalah 79,5 dengan besar beda -20,5. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 20,5% dengan kategori kecil (K). (3) Rerata perolehan skor variabel penilaian hasil belajar adalah 76,7 dengan besar beda 23,4. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 23,4%. (4) Rerata perolehan skor pengawasan pembelajaran adalah 78,6 dengan besar beda -21,4. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 21,4% dengan kategori kecil (K). Kesenjangan tersebut secara umum disebabkan pendidik belum sepenuhnya bisa memadukan mata pelajaran satu dengan mata pelajaran lainnya.Kata Kunci : Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 The goal of this research is to know how large the discrepancy the implementation of the curriculum in 2013 in SD Negeri 1 Busungbiu with Permendikbud No. 65 of 2013 in terms of lesson planning, implementation of learning, and learning outcomes ssessmentprocess, monitoringthe learning process, and to knowthe constraints thatare foundin theimplementation ofcurriculum2013especiallyPermendikbudNo. 65 of2013inSDNegeri 1Busungbiu. This research includesevaluativeresearchusing the modeldiscrepancy(discrepancy model). These samples included4educatorsinSDNegeri 1Busungbiu. that has been decided. The Analyzes result show that (1) The average of lesson plan score is 55,1 with deffrent amount – 44,9 . it means that there discrepancy 44,9 % with category sizable., (2) The average lesson implementation variable score is 79,5 different large – 20,5. There is discrepancy 20,5% with low category , (3) The average of lesson result assesment variable score is 76,7 difrrent amount – 23,4. There is discrepancy 23,4% with very low category. (4) The averge of lesson control variable score is 78,6. The diffrerence amount with standar is -21,4, there discrepancy 21,4% with low category. keyword : Discrepancy, Learning, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD NO 4 KALIUNTU ., Ni Kadek Novita Dewi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5796

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD No 4 Kaliuntu dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD No 4 Kaliuntu berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 85,0 dengan besar beda -15,0. (2) rerata perolehan skor variabel pelaksanaan pembelajaran 86,9, besar beda -13,1. (3) rerata perolehan skor variabel penilaian hasil pembelajaran 87,5, besar beda -12,5.(4) rerata perolehan skor variabel pengawasan pembelajaran sebesar 79,4, besar bedanya-20,6. Rerata perolehan skor keempat variabel -variabel standar proses sebesar 84,7. Besar beda -15,3. Kesenjangan ini terjadi karena, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik. Kata Kunci : Kata kunci: Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 Abstract This study aimed to know the differences between the implementation of 2013 curiculum at SD No 4 Kaliuntu with Permendikbud Nomor 65 tahun 2013 based on the planning, learning process, evaluation process, and to know the problems find on implementation of 2013 curriculum.The type of this study was evaluative with discrepancy model. Knowing the program effectiveness was done by compare ideal condition of 2013 curriculum’s implementation at SD No 4 Kaliuntu based on the permendikbud Nomor 65 tahun 2013. Data collected of all varibles was analyzed by using wilcoxon test, then calculated the difference and a big sign different from a predetermine standard. The result showed that (1). the mean score of the learning acquisition plan is a big difference of 85.0 with -15.0 (2). the mean score of the learning acquisition process is a big difference of 86.9 with -13.1. (3) the mean score of the learning acquisition result is a big difference 87.5 with -12.5. (4) the mean score of the learning acquisition control is a big difference 79.4 with - 20.6. The mean score of the four variables acquisitions of standards process of 84.7. -15.3 are big differences. This disparity occurs because of the delay distribution of the book, and unequal training program for teachers. keyword : Key words : Discrepancy, Learning, Permdendikbud Nomor 65 Tahun 2013
Co-Authors ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gst.Pt.Oka Sugiarta ., Gusti Ayu Ketut Utami Ulan Dewi ., Gusti Ayu Putu Sugiantari ., I Dewa Gede Raka Wisnawa ., I Gde Dita Wijaya ., I Gede Marta Widana ., I Gede Parwata Setiawan ., I Gede Setya Mahendrawan ., I Nengah Arta Sedana ., I Putu Mas Mahardika ., I Wayan Harimawan Rahmadi ., Kadek Agustya Wira Budhi ., Kadek Ayu Partiwi ., Kadek Ayuning Raresik ., Kadek Dian Kharisma ., Komang Trisna Yuliantari ., Made Vidha Ratnami ., Ni Ketut Januarti ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi ., Ni Luh Sri Yogi Utami ., Ni Made Sri Ayu Lestari ., Ni Nyoman Astiti Rahayu ., Ni Wayan Depiani ., Ni Wayan Juliani ., Nur Muhammad ., Nym Agus Tri Adnyana ., Nyoman Agus Tri Adnyana ., Putu Andi Saputra ., Putu Ayu Pryantini ., Sang Gede Angga Wiguna A.A Istri Dewi Adhi Utami Adeoye, Moses Adeleke Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora ana, Kadek Yudi Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Andriani, Ni Made Angelia Widyastuti, putu Anggrayeni, Ni Komang Antara, I Gede Wahyu Suwela Antari, Putu Lusi Aprilia, Komang Ayu Ardithayasa, I Wayan Ari Anggreni Putri Arini, Ni Made Arisanti, Dewa Ayu Kade Artanayasa, Wayan Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Astra, Nyoman Rara Widayani Baharun, Hasan Baiq Aryani Novianti Basilius Redan Werang Budi Artawan, Nyoman Budi Artawan, Nyoman Budiastini, Ni Putu Putri Cahyaningsih, Haprilia Darma, Ketut Ari Sukra Desak Kadek Sri Astiti Desak Ketut Trisna Lestari Desak Made Citrawathi Desak Putu Parmiti Desak Putu Sintha Wedayanti ., Desak Putu Sintha Wedayanti Dewa Ayu Candra Dwi Evayani Dewa Ayu Fionitha Arimas Wulantika . Dewa Ayu Pamella . Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Gede Wira Pramana ., Dewa Gede Wira Pramana Dewa Nyoman Sudana Dewi Utami, Ni Luh Made Sintya Dewi, Dewa Ayu Padma Dewi, Ni Kadek Dita Cahyani Dewi, Ni Made Rosita Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dharwisesa, Made Wruh Diyatmika, Utama Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Wiranata Dwiyanti, Maelani Edwin Edwin Eka Junaidi Eka Peri Artawan . Entika Fani Prastikawati Erawati, Gusti Ayu Putu Sintha Arma Fadli, Moh. Febrianti, Sang Ayu Diah Gde Artawan Gede Wira Bayu Gst Agung Teguh Mahardika . Gunada, I Wayan Agus Gusti Ayu Made Septina Witari Dewi . Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi Halili, Siti Hajar Binti Hamidi, Vannya Sabrina Putri Handayani, Ni Komang Tri Hendra Wiranata, I Gede Huldiya Syamsiar I Dewa Ayu Nyoman Artanti, I Dewa Ayu Nyoman Artanti I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Sudiantara I Gede Ananta Wiradnyana . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Nurjaya I Gede Ratnaya I Gusti Ayu Priyanitha Prawini I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Sastriawan . I Gusti Putu Suharta I Gusti Putu Suharta I Kadek Edi Yudiana I Kadek Suranata I Ketut Ari Darma Putra ., I Ketut Ari Darma Putra I Ketut Gading I Ketut Mudana, I Ketut I Ketut Puspayoga Ariana I Ketut Restana Asta ., I Ketut Restana Asta I Ketut Sandi . I Made Ardika Yasa I Made Citra Wibawa I Made Rupia Arsana . I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Angga Suryadi I Putu Mas Dewantara I Wayan Diana Putra . I Wayan Lasmawan I Wayan Riski Ananda Putra I Wayan Suwendra I. K. Sudiana Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Putrayasa Iftitah, Nurlaili Ignatius I Wayan Suwatra Imam Shofwan Indah Cahayani Damanik Indrasuari, Ni Kadek Savitri Irdianti, Putu Ria Isnaeni, Arifati Japa, Ngurah Jatien Nandang Jayadiningrat, Made Gautama Jayanti, Luh Sri Surya Wisma Juliantari, Made Yeni Juniati, Ni Wayan Juniati, Ni Wayan Kadek Ariyani Kadek Mita Lasmini Kadek Rihendra Dantes Kadek Yudiana Kartini, Ni Putu Yuni Ketut Arini Ketut Ariningsih ., Ketut Ariningsih Ketut Pudjawan Ketut Sedana Arta Ketut Suma Komang Sujendra Diputra Kresnadi, Ketut Agus Krisna, Rizky Kurniasih, Ni Wayan Kurniawan, Made Ferry Kusmariatni, Nyoman Kusrianto, Wiwin Laili Hidayati Lasmanawan, I Wayan laxmi zahara Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Luh Armini ., Luh Armini Luh Nyoman Gita Acyuta Dewi Luh Putu Putrini Mahadewi M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Parwati Made Sumantri Made Vina Arie Paramita Made Wruh Dharwisesa Made Yeni Juliantari Made Yulia Pratiwi Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maharani, Ni Luh Gede Putri Mahayanti, Ni Kadek Anisa Mahendra, I Gede Ricky Manik, Yunda Maria Goreti Rini Kristiantari Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Muh. Arafik Muzakir Ndara Tanggu Rendra Ni Kadek Dita Julianti Ni Kadek Novita Dewi ., Ni Kadek Novita Dewi Ni Kadek Ratih Vidiawati Ni Kadek Savitri Indrasuari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sundari Ni Komang Eti Mastini Ni Komang Hernawati Ni Komang Jayanti . Ni Komang Karyawati . Ni Komang Puspaniati . Ni Luh Putu Anggi Pratiwi . Ni Luh Putu Eka Widhi Artini . Ni Luh Putu Nila Cahyani Ni Luh Sadewi Widyani ., Ni Luh Sadewi Widyani Ni Made Putri Sulistiantini . Ni Made Rosita Dewi Ni Made Viona Adelia Cahyani Ni Made Widya Padmini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Ayu Prima Saraswati . Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Putu Noviarini Ni Wayan Arini Ni Wayan Juniati Ni Wayan Rati Ni Wayan Wulantari Ni Wayan Yuliani NI WAYAN YULIANI Noviana, Putu Wiwin Nugraha, A.A. Putu Pradana Yogi Nuraeni Nuraeni Nurhasanah, Enung Nurwijayanti Nyoman Andy Widya Putra ., Nyoman Andy Widya Putra Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Rara Widayani Astra Octaviyantari, Ni Luh Ardhia Parera, Ni P. Gita Permatasari, Anak Agung Prasasti, Komang Ayu Dewi Pratiwi, Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi, Ni Komang Intan Putri Premana, Dewa Nyoman Dede Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Puger, I Gusti Ngurah Putra, I Gede Diyana Putra, Mujiono Sang Putri, Anak Agung Vira Widya Putri, Ari Anggreni Putri, Putu Lanny Kristina Putu Aditya Antara Putu Arik Indah Pertiwi ., Putu Arik Indah Pertiwi Putu Desi Ratna Sari ., Putu Desi Ratna Sari Putu Dian Prawindaswari ., Putu Dian Prawindaswari Putu Indah Tresnayanti Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Noviana Eka Aristana . Putu Rahayu Ujianti Putu Ria Irdianti Putu Vina Aryadnyani Putu Wika Asnia Murni ., Putu Wika Asnia Murni Putu, Karisma Pebriyanti Raditia, I Gede Parmita Rahayu, Ni Komang Ari Ratih Laily Nurjanah Rendra, Ndara Tanggu Reshmayanti, Putu Ika Rizky Krisna Rusdiana Yusuf S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . Safira, Isna Saputra, Gusti Made Rila Surya Adi Sari, Ni Made Daini Vitri Sinta Sedana, Dewa Nyoman Septiari, Ni Kadek Sigumonrong, Silver Yevwiner Silver Yevwiner Sigumonrong Sinta Javani Sintia, Made Diana Sri Astiti, Desak Kadek Suandita, I Made Yoga Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin Suharta, Gusti Putu Sukariasti, Ni Nyoman Sri Sumantara, I Nengah Sundari, Ni Komang Ayu Sutriastini, Ni Ketut Suwatra, Ign. I Wyn. Suwatra, Ign. I Wyn. Swarmahardika, Ida Komang Putra Teristonia, Ni Luh Pegy Tresnayanti, Putu Indah Tria Ariani, Nyoman Wiraadi Vidiawati, Ni Kadek Ratih Wadi, Hairil Wati, Luh Sri Diana Wayan Alit Jeliana ., Wayan Alit Jeliana Widiani, Ni Komang Widiastiningsih, Ni Luh Putu Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widikasih, Putu Astri Widyani, Ni luh Sadewi Widyani, Ni Luh Sadewi Winardi, Diva Winding Seciola Syakhinna Wiweka, I Kadek Angga Yatha Yani, Ni Made Indhi Yosoa, Valentina Dewi Yutami, Ni Wayan Nindya