p-Index From 2021 - 2026
16.872
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Education and Learning (EduLearn) IJoLE: International Journal of Language Education Educatio Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Social Science Jurnal Syntax Transformation Jurnal Filsafat Indonesia Journal of English Language and Education SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Media Bina Ilmiah Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal of Social Science Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia International Journal of Multidisciplinary Sciences JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Jurnal Manajamen Pendidikan Islam Journal of Islamic Elementary Education Journal of Media, Sciences and Education Journal of Innovation and Learning Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE (SSCS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS VI KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Putu Dian Prawindaswari; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5661

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh hasil belajar IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 8 sekolah dengan jumlah populasi 214 siswa. Sebanyak 35 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa, yang dikumpulkan menggunakan metode tes dengan instrumen pengumpulan datanya menggunakan tes pilihan ganda (objektif) dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan analisis data menggunakan uji-t didapatkan nilai t-hitung = 29,305 dan t-tabel = 2,0357 (db = 33 dengan taraf signifikansi 5%). Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel (t-hitung > dari t-tabel) sehingga hasil penelitian adalah signifikan. Hal ini berarti, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SSCS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS), hasil belajar IPA ABSTRACT This study aims to investigate the differences upon students’ achievement in science between the students who are taught by using Search, Solve, Create, and Share (SSCS) Learning Model with the students who are taught by using conventional learning model. This study is a semi experimental research with nonequivalent posttest only control group design. The population of the study is all of the students of grade IV in Gugus VI Sukasada Sub District in the academic year 2014/2015 which contains of 8 schools with the number of population are 214 students. There are 35 students chosen as samples who are decided by using random sampling technique. The data which are analyzed in this study is the students’ achievement in science which are collected through test method with the instrument of data collection by using multiple choice type test with one correct answer. The data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic. Based on the data analysis by using t-test, the result shows that the score of t-count = 29.305 and t-table = 2.0357 (db = 33 with 5% of significant degree level). The result of the calculation shows that t-count is bigger than t-table (t-count> t-table) so the result is significant. This means that there is a significant different in students’ science achievement between the group of students who are taught by using SSCS with the group of students who are taught by using conventional learning model in grade IV students in Gugus VI Sukasada Sub District, Buleleng Regency.keyword : Search, Solve, Create, and Share (SSCS) Learning Model, Science’s Learning Achievement
DISKREPANSI PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD N 6 PEJARAKAN ., Luh Armini; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kesenjangan pelaksanaan pembelajaran dengan Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang standar proses di SD N Pejarakan pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian hasil dan proses pembelajaran, dan pengawasan pembelajaran. Jenis penelitian evaluatif ini menggunakan model kesenjangan (Discrepancy Model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan kondisi riil dengan kondisi ideal tentang pelaksanaan standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. Variabel penelitian terdiri dari perencanaan pembelajaran diukur dengan lembar dokumentasi, pelaksanaan proses pembelajaran diukur dengan lembar observasi, penilaian hasil dan proses pembelajaran diukur dengan lembar dokumentasi, dan pengawasan proses pembelajaran diukur dengan lembar kuisioner. Sampel penelitian ini sebanyak 4 orang, yaitu guru kelas I, II, IV, dan V. Analisis data skor perolehan semua variabel mengunakan prosedur uji tanda berjenjang Wilcoxom, kemudian dicari beda dan besar bedanya dengan standar yang telah ditentukan. Secara umum hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan pembelajaran Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Kesenjangan terjadi pada: (1) variabel perencanaan pembelajaran, perolehan skor 56,9; besar beda 43,2 dengan kategori cukup besar; (2) variabel pelaksanaan pembelajaran, skor 84,8; besar beda 15,3 dengan kategori sangat kecil; (3) variabel penilaian hasil dan proses pembelajaran, skor 80,9; besar beda 19,2 dengan kategori sangat kecil; dan (4) variabel pengawasan proses pembelajaran, skor 82,0; besar beda 18,0 dengan kategori sangat kecil.Kata Kunci : diskrepansi, Kurikulum 2013 This research is aimed to determine how much is the discrepancy of learning implementation with the curriculum in 2013 based on the regulation Minister of Education and Culture Number 65 year of 2013 about the standardization process at SD N 6 Pejarakan in the even semester in the academic year of 2014/2015, in terms of lesson planning, implementation learning, assessment of learning outcomes and supervision of learning. This research was an evaluative research with discrepancy model. The measuring of effectiveness process was done by comparing the real condition with the ideal condition about standard implementation process for the basic and intermediate education. The variables of this research were consists of lesson planning was measured by documentation sheet, implementation learning process was measured by observation sheet, assessment of learning outcomes was measured by documentation sheet, and supervision of learning was measured by questionnaire sheet. The samples of this research were 4 persons, they were the first grade teacher, the second grade teacher, the fourth grade teacher, and the fifth grade teacher. The analysis of data score result for all variables used Wilcoxon's Rank Sign Test procedure, then it would be found the differences and also how much was the difference based on the predetermined standard. Generally, the results showed that there was a discrepancy of learning implementation to the curriculum in 2013 based on the regulation Minister of Education and Culture Number 65 year of 2013. The discrepancies were happened at; (1) lesson planning variable, the score was 56,9; the difference was about 43,2, it was classified as high criteria; (2) implementation learning variable, the score was 84,8; the difference was about 15,3, it was classified as low criteria; (3) assessment of learning outcomes variable, the score was 80,9; the difference was about 19,2, it was classified as low criteria; (4) supervision of learning variable, the score was 82,0; the difference was about 18,0, it was classified as low criteria.keyword : discrepancy, curriculum in 2013
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKSELERASI (ACCELERATED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD N 8 BANYUNING ., Gst.Pt.Oka Sugiarta; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8600

Abstract

Di era globalisasi ini sangat diperlukan suatu pembelajaran yang dapat menarik minat siswa untuk belajar. Accelerated Learning merupakan model pembelajaran yang lebih maju dari model yang digunakan saat ini. Maka dari itu diterapkanlah model Akselerasi (Accelerated Learning) tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 8 Banyuning Kecamatan Buleleng sesudah diterapkan model pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 8 Banyuning Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang total jumlahnya 27 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan mengunakan metode tes untuk mengetahui hasil belajar. Bentuk tes yang digunakan adalah obyektif sebanyak 20 soal. Data dianalisis untuk menentukan mean dan presentase mean. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri 8 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning). Setelah perlakuan, persentase rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 72,41% berada pada kategori “Sedang”, kemudian meningkat menjadi 81,48% kategori “Tinggi” pada siklus II. Dengan demikian, persentase hasil belajar siswa dari siklus I hingga siklus II menjunjukkan peningkatan sebesar 9,07%.Kata Kunci : Akselerasi, Hasil belajar. In the era of globalization it is necessary a lesson that can attract students to learn. Accelerated Learning is a learning model that is more advanced than the models used today. Therefore the model Acceleration (Accelerated Learning) is applied. The purpose of this study was to determine learning outcomes fifth grade science students of SD Negeri 8 Banyuning District of Buleleng after learning model applied Acceleration (Accelerated Learning). This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects were fifth grade students at SD Negeri 8 Banyuning District of Buleleng in the academic year 2015/2016 the total number of 27 people. The data in this study were collected by using the test method to determine learning outcomes. The test form used is an objective of 20 questions. Data were analyzed to determine the mean and the mean percentage. Based on the analysis, it can be concluded that an increase learning outcomes fifth grade science students at SD Negeri 8 Banyuning the academic year 2015/2016 through the implementation of accelerated learning model (Accelerated Learning). After treatment, the average percentage of student learning outcomes in the first cycle that 72.41% is in the category "Medium", and then increased to 81.48% of the category "High" in the second cycle. Thus, the percentage of student learning outcomes from the first cycle to the second cycle resulted in an increase of 9.07%.keyword : Acceleration, learning outcomes.
ANALISIS REKONSTRUKSI PENGETAHUAN BERDASARKAN TEORI TAKSONOMI BLOOM REVISI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR ., Kadek Agustya Wira Budhi; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6993

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi dimensi pengetahuan yang dimiliki siswa kelas IV dan V semester genap di Gugus XIII Kecamatan Buleleng berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi pada pembelajaran IPA, (2) deskripsi efektivitas rekonstruksi pengetahuan siswa melalui penerapan pendekatan saintifik. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V semester genap di SD gugus XIII Kecamatan Buleleng dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V semester genap di SD N 1 Banjar Tegal, SD N 1 Bakti Seraga, dan SD N 3 Banjar Tegal. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) deskripsi pengetahuan berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi yang dimiliki siswa kelas IV pada pembelajaran IPA berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 17,71 (skor maksimal 24), hasil rata-rata setiap indikator berada pada kategori tinggi yaitu diatas 3,5 (skor maksimal 6), (2) deskripsi pengetahuan berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi yang dimiliki siswa kelas V pada pembelajaran IPA berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 14,92 (skor maksimal 24) dan hasil rata-rata setiap indikator, diperoleh hasil bahwa indikator pengetahuan konseptual dan metakognitif berada pada kategori sedang yaitu dibawah 3,5 (skor maksimal 6). Dengan demikian rekonstruksi pengetahuan melalui pendekatan saintifik hanya diterapkan pada siswa kelas V. Hasil rekonstruksi menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan siswa kelas V pada pembelajaran IPA mengalami peningkatan yaitu 18,36 berada pada kategori sangat tinggi, dan rata-rata skor setiap indikator berada pada kategori tinggi yaitu diatas 3,5 (dari skor maksimal 6).Kata Kunci : rekonstruksi, pengetahuan, taksonomi bloom revisi This research is about descriptive study with the purpose to determine: (1) describe about dimensions of the knowledge which had by the students grade 4th and 5th in the group XIII of Buleleng District based on the Taksonomi Bloom Revisi theory of the learning science, (2) describe the effectiveness reconstruction of the student's knowledge through the application of scientific approach. The population of this research are grade 4th and 5th Elementary School group XIII of Buleleng District and the samples are grade 4th and 5th students from three Elementary School, the are Elementary School 1 Banjar Tegal, Elementary School 1 Bakti Seraga and Elementary School 3 Banjar Tegal. The method used is a test and interview. The results of this research indicate that: (1) descriptiont of the knowledge based on the theory Taksonomi Bloom Revisi haded by the students grade 4th on science learning at high category with an average 17.71 (maximum score 24), the result of each indicators in high category is above 3,5 (maximum score 6). (2) the descriptiont of the knowldge based on the theory Taksonomi Bloom Revisi haded by the students grade 5th on science learning at high category with an average 14,92 (maximum score 24) and the average of each indicators, show that indicators of conceptual and metacognitif knowladge in normal category under 3,5 (maximum score 6). So the reconstruction knowledge with the scientiffic approach is used to the students grade 5th only. The results of reconstruction show the average score of the students grade 5th in the science learning rise to 18,36 in the high category and the average score of each indicators in high category above 3,5 (maximum score 6). keyword : reconstruction, knowledge, taksonomi bloom revisi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTUAN MEDIA BENDA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA ., Gusti Ayu Putu Sugiantari; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matemaika antara siswa yang mengikuti pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media benda konkret dan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus IV Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 3 Yehembang yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas IV SDN 7 Yehembang yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data test yaitu test hasil belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media benda konkret dan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional (thitung = 2,574 > ttabel = 2,023). Perbandingan hasil perhitungan skor rata-rata hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media benda konkret adalah 14,25, sedangkan pembelajaran model konvensional diperoleh skor rata-rata adalah 12,381 Hal ini berarti penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media benda konkret berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV semester genap di Gugus IV Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Think Talk Write (TTW), Benda Konkret, Hasil Belajar The purpose of this research is knowing the difference of result learning mathematics between students who following the study with Think Talk Write (TTW) assisted by object of concret and conventional media environment in grade IV, tim IV, in Mendoyo district, Jembrana Regency. The type of this research is quasi experimental research. Sample of this research are students in grade IV SDN 3 Yehembang which amount 20 people and students in grade IV SDN 7 Yehembang which amount 21 people. Data in this research using the data test that is the test result of learning. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The research found that there are significant differences of result learning mathematics between group of students who following study with Think Talk Write (TTW) assisted by object of concret and group students who following study with conventional study model (thitung = 2,574 > ttabel = 2,023). The difference of the average skor of the result learning mathematics who following study with Think Talk Write (TTW) assisted by object of is 14,25 while with conventional study is 12,381. This means learning applications with Think Talk Write (TTW) models assisted by object of concret having an effect learning mathematics of students grade IV, tim IV, in the second semester, in Mendoyo District, Jembrana Regency, academic year 2015/2016.keyword : Self Think Talk Write (TTW), Object of Concret, Result Learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE TAPPS (THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER 2 DI SD GUGUS VI KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Wayan Alit Jeliana; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6238

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS (Thinking Aloud Pair Problem Solving) dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 2 di SD Gugus VI Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Non EquivalentPosttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas Vdi SD Gugus VI Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan jumlah populasi 208 orang siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Sembiran yang berjumlah 37 orang dan siswa kelas V SD Negeri 4 Sembiran yang berjumlah 31 orang. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA yang dikumpulkan melalui tes objektif pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Tes objektif tipe pilihan ganda yang digunakan terdiri dari 30 butir soal. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari perolehan nilai rerata kelompok eksperimen yang berada pada kategori tinggi dan perolehan nilai rerata kelompok kontrol yang berada pada kategori sedang. Jadi ( X) Ì…eksperimen = 20,86 >X Ì…kontrol = 16, dan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh thitung lebih besar dari ttabel(thitung = 5,46> ttabel = 1,996). Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V di SD Gugus VI Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : TAPPS, KartuKerja, Hasil Belajar This study aims to determine differences in learning outcomes of science among the students that learned by cooperative learning model Tapps (Thinking Aloud Pair Problem Solving) with students that learned with conventional learning models in class V 2nd semester in elementary Cluster VI District of Tejakula Buleleng school year 2014/2015. This research is a quasi-experimental research design with Non EquivalentPosttest Only Control Group Design. The study population was all students grade elementary VDI Cluster VI District of Tejakula Buleleng academic year 2014/2015 with a total population of 208 students. Samples of this research that fifth grade students of SD Negeri 1 Sembiran numbering 37 people and fifth grade students of SD Negeri 4 Sembiran totaling 31 people. The data analyzed in this study is the result of learning science collected through a multiple choice objective test with one correct answer. Type multiple choice objective test used consisted of 30 items. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics using t-test to test the hypothesis of the study. These results indicate there are significant differences between the groups IPA learning results of students that learned using cooperative learning model Tapps and groups of students that learned by using conventional learning models. It can be seen from the acquisition of the average value of the experimental group who are at a high category and the acquisition of the average value of the control group who were in the moderate category. So (X) experimental = 20.86> X control = 16, and the results of hypothesis testing using t-test obtained t is greater than t table (t = 5.46> t table = 1.996). Thus cooperative learning model Tapps influence on science learning outcomes in elementary school fifth grade students in Cluster VI District of Tejakula Buleleng academic year 2014/2015.keyword : TAPPS, Job Cards, Learning Outcomes
ANALISIS TES FORMATIF BAHASA INDONESIA KELAS IV DITINJAU DARI TAKSONOMI BLOOM REVISI DI GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui deskripsi tes formatif Bahasa Indonesia kelas IV ditinjau dari Taksonomi Bloom Revisi, 2) mengetahui analisis butir tes formatif, dan 3) mengetahui kendala- kendala yang dihadapi guru dalam penyusunan tes formatif ditinjau dari Taksonomi Bloom Revisi di SD Gugus XIII Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitan ini adalah empat guru bahasa Indonesia kelas IV di Gugus XIII Kecamatan Buleleng sedangkan obyek penelitan ini adalah tes formatif Bahasa Indonesia kelas IV di Gugus XIII Kecamatan Buleleng pada semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Metode pengumpulan data adalah metode dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes formatif bahasa Indonesia kelas IV sudah menunjukkan penyebaran soal pada aspek kognitif dan pengetahuan walaupun masih didominasi tingkat kognitif mengingat. Setelah melakukan analisis butir soal diketahui kualitas soal termasuk masih kurang baik. Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala, baik dari siswa maupun guru.Kata Kunci : tes formatif, taksonomi This study aims to know: 1) the description of Indonesian formative tests of IV class in terms of Bloom's Taxonomy Revised, 2) the analysis of formative test items, and 3) the difficulties when the teachers prepared the formative tests items in terms of Bloom's Taxonomy Revised in SD Gugus XIII Buleleng District in academic year 2015 / 2016. This research is descriptive qualitative study. The subjects of this research are four Indonesian teachers in the fourth grade in Gugus XIII Buleleng District whereas the object of this research is the Indonesian formative test grade IV in Gugus XIII Buleleng District of the first semester in academic year 2015/2016. The method used is the documentation and interviews method. The results showed that the Indonesian formative tests have shown the deployment of fourth grade about the cognitive aspects and knowledge although it is still dominated by the improvement level of cognitive. After analyzing the items, it is known that the quality of items is still not good enough. This is due happened in both of student's or teachers itself.keyword : formative tests, taxonomy
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Gede Ananta Wiradnyana; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining dengan siswa yang yang dibelajarkan dengan menggunakan model konvensional pada siswa kelas V SD semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus IV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 164 orang. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 45 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan tes pemecahan masalah matematika dengan soal uraian berjumlah 10 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining dengan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional pada siswa kelas V SD semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining adalah 26,28 lebih tinggi dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika kelompok kontrol yaitu 19,32. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah matematika, student facilitator and explaining This research aimed to determine differences in mathetical problem solving skills among student who learned by using Student Facilitator and Explaining learning model and student who learned by using conventional learning model in fifth grade elementary school in Cluster IV Buleleng Distrct odd semester in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research design. Population in this research was all fifth grade students of elementary schools in Cluster IV Buleleng District Academic Year 2013/2014, the amount is 164 al together. The samples used in this research were 45 people. Sampling technique used is random sampling tecnique. Data were collected with instrument of problem-solving ability in terms of description test, the amount is 10 items. The data collected were analyzed using descriptif statistics and independent test. The result of this research shows that there is the difference result between the student using learning Student Facilitator and Explaining with the students using conventional learning. Average score problem solving skills of the student learnt with Student Facilitator and Explaining is 26,28 it is cosidered to be high category. Whereas, 19,32 occurs on the students learning with conventional model, it is considered to be intermediate category. The significant difference show that Student Facilitator and Explaining has better influence upon students achievement in mathematical problem solving skills with conventional teaching model.keyword : mathematical problem solving skills, student facilitator and explaining
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS IV SD ., I Ketut Sandi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model snowball throwing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dan (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD di Gugus X Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2013/2014 antara siswa yang mengikuti model snowball throwing dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional setelah kovariabel kemampuan berpikir kreatif siswa dikendalikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post test only with control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang siswa kelas IV SD 3 Kaliuntu sebagai kelompok eksperimen dan 19 orang siswa SD 2 Kaliuntu sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD V di SD Gugus X Kelurahan Kaliuntu antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran snowball throwing dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Gugus X Kelurahan Kaliuntu antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model snowball throwing dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional setelah kovariabel berpikir kreatif siswa dikendalikan.Kata Kunci : snowball throwing, hasil belajar, kemampuan berpikir kreatif. This study aimed to determine : (1) a significant difference between the groups of science learning outcomes of students who learned with snowball throwing models and groups of students who learned with conventional learning, (2) there are significant differences in learning outcomes IPA fourth grade students in gugus X Kaliuntu Kaliuntu, Kecamatan Buleleng Year 2013/2014 among students who follow the model of snowball throwing and a group of students who take conventional learning as covariates to control students' ability to think creatively. This research is a quasi experimental study using a non- equivalent design with a post -test only control group design. Sample size was 20 students of SD 3 Kaliuntu as the experimental group and 19 students of SD 2 Kaliuntu as a control group selected by random sampling methode. Data collected by the test method description form. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The results of this study found that : (1) there are differences in the results of learning science in elementary school fourth grade students between students who take learning to the learning model with a snowball throwing students who take conventional learning, and ( 2 ) there are differences in the results fourth grade students learn science in gugus X Kelurahan Kaliuntu between students who take lessons with snowball throwing models and students who take the conventional approach after learning the creative thinking of students covariates controlled.keyword : snowball throwing, learning result, ability to think creatively
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBI DAN PENILAIAN PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V ., Nur Muhammad; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran PBI dengan penilaian proyek dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dengan penialain konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Abang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus II Kecamatan Abang yang berjumlah 82 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V di SDN 2 Abang yang berjumlah 22 orang, SDN 1 Abang yang berjumlah 24 orang, SDN 1 Tiyingtali yang berjumlah 22 orang dan SDN 4 Ababi yang berjumlah 16 orang. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk esay dengan jumlah soal sebanyak 10 soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan anava dua jalur dilanjutkan dengan uji scheffe. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran menggunakan PBI dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (FA = 134,30 > Ftabel = 3,96); (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran (PBI dan konvensional) dan penilaian kerja terhadap kemampuan berpikir kritis IPA (FAB = 5,31 > Ftabel = 3,96); (3) pada kelompok siswa yang menggunakan penilaian proyek terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis IPA anatara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PBI dan kelompok siswa yang dibeljarkan dengan model pembelajaran konvensional (Qhitung = 8,22 > Qtabel = 3,711); (4) pada kelompok siswa yang menggunakan penilaian konvensional, terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PBI dan kelompok siswa yang dibeljarkan dengan model pembelajaran konvensional (Qhitung = 3,94 > Qtabel = 3,711). Hasil tersebut menunjukkkan bahwa penerapan model pembelajaran PBI dan penilaian proyek, berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Abang. Kata Kunci : Model PBI, Kemampuan Berpikir Kritis, Penilaian proyek This study aims to determine the critical thinking skills IPA difference between groups of students learn by using model PBI with the project assessment and the group of students who are taught using conventional learning models with conventional Penialain in class V SD Cluster II Abang District. This research is a quasi-experimental research design with non equivalent post test only control group design. The study population was a class V in Cluster II Abang District, totaling 82 people. Samples of this research is class V SDN 2 Abang, amounting to 22 people, SDN 1 Abang numbering 24 people, SDN 1 Tiyingtali amounting to 22 people and SDN 4 Ababi totaling 16 people. Data collected by the test instrument shaped essays by the amount of matter as much as 10 questions. Data collected were analyzed using descriptive statistics and ANOVA analysis of two paths followed by Scheffe test. Based on the analysis of data, obtained: (1) there is a difference between the IPA critical thinking skills of students that learned learning model using PBI and that learned with conventional learning (FA = 134.30> Ftabel = 3.96); (2) there is a significant interaction effect between learning model (PBI and conventional) and work evaluation of the ability of critical thinking IPA (FAB = 5.31> F table = 3.96); (3) on a group of students who use the assessment of the project there are significant differences in the ability to think critically IPA anatara group of students that learned with PBI learning model and student groups who dibeljarkan with conventional learning models (Qhitung = 8.22> Qtabel = 3.711); (4) on a group of students who use the conventional assessment, there are significant differences in the ability to think critically IPA between groups of students that learned with PBI learning model and student groups who dibeljarkan with conventional learning models (Qhitung = 3.94> Qtabel = 3.711). The results indicating that the application of learning models PBI and project appraisal, positive influence on the ability to think critically fifth grade science students SD Cluster II Abang District. keyword : Model PBI, Critical Thinking Skills, Assessment project
Co-Authors ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gst.Pt.Oka Sugiarta ., Gusti Ayu Ketut Utami Ulan Dewi ., Gusti Ayu Putu Sugiantari ., I Dewa Gede Raka Wisnawa ., I Gde Dita Wijaya ., I Gede Marta Widana ., I Gede Parwata Setiawan ., I Gede Setya Mahendrawan ., I Nengah Arta Sedana ., I Putu Mas Mahardika ., I Wayan Harimawan Rahmadi ., Kadek Agustya Wira Budhi ., Kadek Ayu Partiwi ., Kadek Ayuning Raresik ., Kadek Dian Kharisma ., Komang Trisna Yuliantari ., Made Vidha Ratnami ., Ni Ketut Januarti ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi ., Ni Luh Sri Yogi Utami ., Ni Made Sri Ayu Lestari ., Ni Nyoman Astiti Rahayu ., Ni Wayan Depiani ., Ni Wayan Juliani ., Nur Muhammad ., Nym Agus Tri Adnyana ., Nyoman Agus Tri Adnyana ., Putu Andi Saputra ., Putu Ayu Pryantini ., Sang Gede Angga Wiguna A.A Istri Dewi Adhi Utami Adeoye, Moses Adeleke Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora ana, Kadek Yudi Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Andriani, Ni Made Angelia Widyastuti, putu Anggrayeni, Ni Komang Antara, I Gede Wahyu Suwela Antari, Putu Lusi Aprilia, Komang Ayu Ardithayasa, I Wayan Ari Anggreni Putri Arini, Ni Made Arisanti, Dewa Ayu Kade Artanayasa, Wayan Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Astra, Nyoman Rara Widayani Baharun, Hasan Baiq Aryani Novianti Basilius Redan Werang Budi Artawan, Nyoman Budi Artawan, Nyoman Budiastini, Ni Putu Putri Cahyaningsih, Haprilia Darma, Ketut Ari Sukra Desak Kadek Sri Astiti Desak Ketut Trisna Lestari Desak Made Citrawathi Desak Putu Parmiti Desak Putu Sintha Wedayanti ., Desak Putu Sintha Wedayanti Dewa Ayu Candra Dwi Evayani Dewa Ayu Fionitha Arimas Wulantika . Dewa Ayu Pamella . Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Gede Wira Pramana ., Dewa Gede Wira Pramana Dewa Nyoman Sudana Dewi Utami, Ni Luh Made Sintya Dewi, Dewa Ayu Padma Dewi, Ni Kadek Dita Cahyani Dewi, Ni Made Rosita Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dharwisesa, Made Wruh Diyatmika, Utama Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Wiranata Dwiyanti, Maelani Edwin Edwin Eka Junaidi Eka Peri Artawan . Entika Fani Prastikawati Erawati, Gusti Ayu Putu Sintha Arma Fadli, Moh. Febrianti, Sang Ayu Diah Gde Artawan Gede Wira Bayu Gst Agung Teguh Mahardika . Gunada, I Wayan Agus Gusti Ayu Made Septina Witari Dewi . Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi Halili, Siti Hajar Binti Hamidi, Vannya Sabrina Putri Handayani, Ni Komang Tri Hendra Wiranata, I Gede Huldiya Syamsiar I Dewa Ayu Nyoman Artanti, I Dewa Ayu Nyoman Artanti I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Sudiantara I Gede Ananta Wiradnyana . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Nurjaya I Gede Ratnaya I Gusti Ayu Priyanitha Prawini I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Sastriawan . I Gusti Putu Suharta I Gusti Putu Suharta I Kadek Edi Yudiana I Kadek Suranata I Ketut Ari Darma Putra ., I Ketut Ari Darma Putra I Ketut Gading I Ketut Mudana, I Ketut I Ketut Puspayoga Ariana I Ketut Restana Asta ., I Ketut Restana Asta I Ketut Sandi . I Made Ardika Yasa I Made Citra Wibawa I Made Rupia Arsana . I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Angga Suryadi I Putu Mas Dewantara I Wayan Diana Putra . I Wayan Lasmawan I Wayan Riski Ananda Putra I Wayan Suwendra I. K. Sudiana Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Putrayasa Iftitah, Nurlaili Ignatius I Wayan Suwatra Imam Shofwan Indah Cahayani Damanik Indrasuari, Ni Kadek Savitri Irdianti, Putu Ria Isnaeni, Arifati Japa, Ngurah Jatien Nandang Jayadiningrat, Made Gautama Jayanti, Luh Sri Surya Wisma Juliantari, Made Yeni Juniati, Ni Wayan Juniati, Ni Wayan Kadek Ariyani Kadek Mita Lasmini Kadek Rihendra Dantes Kadek Yudiana Kartini, Ni Putu Yuni Ketut Arini Ketut Ariningsih ., Ketut Ariningsih Ketut Pudjawan Ketut Sedana Arta Ketut Suma Komang Sujendra Diputra Kresnadi, Ketut Agus Krisna, Rizky Kurniasih, Ni Wayan Kurniawan, Made Ferry Kusmariatni, Nyoman Kusrianto, Wiwin Laili Hidayati Lasmanawan, I Wayan laxmi zahara Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Luh Armini ., Luh Armini Luh Nyoman Gita Acyuta Dewi Luh Putu Putrini Mahadewi M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Parwati Made Sumantri Made Vina Arie Paramita Made Wruh Dharwisesa Made Yeni Juliantari Made Yulia Pratiwi Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maharani, Ni Luh Gede Putri Mahayanti, Ni Kadek Anisa Mahendra, I Gede Ricky Manik, Yunda Maria Goreti Rini Kristiantari Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Muh. Arafik Muzakir Ndara Tanggu Rendra Ni Kadek Dita Julianti Ni Kadek Novita Dewi ., Ni Kadek Novita Dewi Ni Kadek Ratih Vidiawati Ni Kadek Savitri Indrasuari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sundari Ni Komang Eti Mastini Ni Komang Hernawati Ni Komang Jayanti . Ni Komang Karyawati . Ni Komang Puspaniati . Ni Luh Putu Anggi Pratiwi . Ni Luh Putu Eka Widhi Artini . Ni Luh Putu Nila Cahyani Ni Luh Sadewi Widyani ., Ni Luh Sadewi Widyani Ni Made Putri Sulistiantini . Ni Made Rosita Dewi Ni Made Viona Adelia Cahyani Ni Made Widya Padmini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Ayu Prima Saraswati . Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Putu Noviarini Ni Wayan Arini Ni Wayan Juniati Ni Wayan Rati Ni Wayan Wulantari Ni Wayan Yuliani NI WAYAN YULIANI Noviana, Putu Wiwin Nugraha, A.A. Putu Pradana Yogi Nuraeni Nuraeni Nurhasanah, Enung Nurwijayanti Nyoman Andy Widya Putra ., Nyoman Andy Widya Putra Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Rara Widayani Astra Octaviyantari, Ni Luh Ardhia Parera, Ni P. Gita Permatasari, Anak Agung Prasasti, Komang Ayu Dewi Pratiwi, Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi, Ni Komang Intan Putri Premana, Dewa Nyoman Dede Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Puger, I Gusti Ngurah Putra, I Gede Diyana Putra, Mujiono Sang Putri, Anak Agung Vira Widya Putri, Ari Anggreni Putri, Putu Lanny Kristina Putu Aditya Antara Putu Arik Indah Pertiwi ., Putu Arik Indah Pertiwi Putu Desi Ratna Sari ., Putu Desi Ratna Sari Putu Dian Prawindaswari ., Putu Dian Prawindaswari Putu Indah Tresnayanti Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Noviana Eka Aristana . Putu Rahayu Ujianti Putu Ria Irdianti Putu Vina Aryadnyani Putu Wika Asnia Murni ., Putu Wika Asnia Murni Putu, Karisma Pebriyanti Raditia, I Gede Parmita Rahayu, Ni Komang Ari Ratih Laily Nurjanah Rendra, Ndara Tanggu Reshmayanti, Putu Ika Rizky Krisna Rusdiana Yusuf S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . Safira, Isna Saputra, Gusti Made Rila Surya Adi Sari, Ni Made Daini Vitri Sinta Sedana, Dewa Nyoman Septiari, Ni Kadek Sigumonrong, Silver Yevwiner Silver Yevwiner Sigumonrong Sinta Javani Sintia, Made Diana Sri Astiti, Desak Kadek Suandita, I Made Yoga Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin Suharta, Gusti Putu Sukariasti, Ni Nyoman Sri Sumantara, I Nengah Sundari, Ni Komang Ayu Sutriastini, Ni Ketut Suwatra, Ign. I Wyn. Suwatra, Ign. I Wyn. Swarmahardika, Ida Komang Putra Teristonia, Ni Luh Pegy Tresnayanti, Putu Indah Tria Ariani, Nyoman Wiraadi Vidiawati, Ni Kadek Ratih Wadi, Hairil Wati, Luh Sri Diana Wayan Alit Jeliana ., Wayan Alit Jeliana Widiani, Ni Komang Widiastiningsih, Ni Luh Putu Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widikasih, Putu Astri Widyani, Ni luh Sadewi Widyani, Ni Luh Sadewi Winardi, Diva Winding Seciola Syakhinna Wiweka, I Kadek Angga Yatha Yani, Ni Made Indhi Yosoa, Valentina Dewi Yutami, Ni Wayan Nindya