p-Index From 2021 - 2026
16.872
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Education and Learning (EduLearn) IJoLE: International Journal of Language Education Educatio Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Social Science Jurnal Syntax Transformation Jurnal Filsafat Indonesia Journal of English Language and Education SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Media Bina Ilmiah Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal of Social Science Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia International Journal of Multidisciplinary Sciences JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Jurnal Manajamen Pendidikan Islam Journal of Islamic Elementary Education Journal of Media, Sciences and Education Journal of Innovation and Learning Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SSCS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA ., Eka Peri Artawan; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran SSCS dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No.4 Kalibukbuk yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Kalibukbuk yang berjumlah 24 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV semester I di Gugus XV Kalibukbuk yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran SSCS dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 10,53 dan ttabel = 2,00). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa model pembelajaran SSCS berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model Pembelajaran SSCS, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika This research attempted to find out the difference of the mathematics problem solving ability between the students taught by SSCS teaching method and the students taught byconventional teaching method. This research is a semu experimental research. The sample of this research was 35 fourth grade studentsof SD 4 Kalibukbuk and 24 fourth grade students of SD 2 Kalibukbuk. The data of students mathematics problem solving was collected by using descriptive statistics and inferentian statistics namely t-test. The result showed that there was mathematics problem solving ability of fourth grade students in first semester in gugus XV Kalibukbuk between the students taught by using SSCS teaching method and the students taught by using conventional method (tcount > ttable, tcount =10,53 and ttable = 2,00). Based on the findings, it can be concluded that SSCS learning method brings positive impactto mathematics problem solving ability compare with the conventional teaching method.keyword : SSCS teaching method, mathematics problem solving
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ASSURANCE RELEVANCE INTEREST ASSESSMENT SATISFACTION (ARIAS)TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS VI KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Dewa Gede Wira Pramana; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5822

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaranAssurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 214 orang. Sampel penelitiannya yaitu di SD No 1 Panji Anom sebagai kelompok kontrol sebanyak 28 siswa dan di SD N 1 Tegallinggah sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan yaitu berupa tes objektif hasil belajar. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS adalah 33,60 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional adalah 27,86. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa t-hitung 2,75> t-tabel 2,021 (dengan taraf signifikan 5%), maka H1 diterima, jadi terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajan ARIAS dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran ARIAS, hasil belajar IPA ABSTRACT This research aimed at finding out the differences of science learning result between the students who learnt through Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) learning model and ones who learnt through conventional learning model, which was implemented for the fourth grade students of elementary school in Gugus IV, Sukasada, Buleleng, in academic year 2014/2015. This research was semi-experimental. The population was 214 students of the fourth grade in Gugus VI, Sukasada, Buleleng in academic year 2014/2015. The sample was 28 students of SD No. 1 Panji Anom as the control group, and 30 students of SD N 1 Tegallinggah as the experiment group. The data collection was done through test method. The test used was objective test to measure the learning result. The comparison between the mean of the learning result of the group who used ARIAS was 33.60 higher than ones with the conventional method, of which the mean was 27.86. The data collection was done through the instrument of objective test. The collected data was then analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of this research shows that t-distributions 2.75> t-table (with significant level 5%), which means H1 is accepted with a significant difference between the result by ARIAS and conventional method that was implemented for fourth grade students of Gugus VI, Sukasada, Buleleng in academic year 2014/2015.keyword : ARIAS Learning Model, Science Learning Result
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Ketut Restana Asta; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5637

Abstract

Permasalahan rendahnya hasil belajar IPA yang ditemukan pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Buleleng menjadi masalah utama dilakukan penelitian ini. Indikasi rendahnya hasil belajar IPA tersebut dibuktikan oleh skor rata-rata 62,7 sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah 65,00. Rendahnya kondisi tersebut diduga karena guru-guru dalam pengelolaan pembelajaran masih cenderung menggunakan metode yang kurang inovatif. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran konvensional yang dikendalikan oleh kemampuan berpikir kritis. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian ini berjumlah 132 orang dengan sampel masing-masing 30 orang siswa kelas V SD No. 1 Nagasepaha dan SD No. 1 Sari Mekar. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda untuk hasil belajar dan tes uraian untuk kemampuan berpikir kritis. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Anava, Anakova, dan Korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran konvensional (Fhitung=58 > Ftabel= 4,00). (2) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran konvensional setelah kovariabel kemampuan berpikir kritis dikendalikan (F=28,954; Sig.α). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : saintifik, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA The Problems of lack result science are found in five grade in Gugus V Buleleng district become a major problem of this research. Indications of lack result of science was evidenced by the average score of 62.7, while the set of school KKM 65.00. The lack condition, presumably because the teachers in the learning management still tends to use methods that are less innovative. Therefore the purpose of this research is to know the differences of the result of science between group of students that followed scientific approach and a group of students that followed conventional learning approaches after covariable critical thinking ability controlled. This research was quasi experiment research. The populations of this research are 132 students with samples of each 30 students in five grade of SD No. 1 Nagasepaha and SD No. 1 Sari Mekar. Data collected with a multiple choice test to study result and and description test to critical thinking ability. The data was collected analyzed by using Anava, Anakova, and product moment correlation. The result show: (1) there was a difference result of science between group of students that followed learning scientific approach and a group of students that followed conventional learning approaches (Fvalue=58 > Ftable= 4.00). (2) there was a difference of the result of science between group of students that followed scientific approach and a group of students that followed conventional learning approaches after covariable critical thinking ability controlled (F=28.954; Sig.α). It can be concluded that the scientific approach significantly influence result of science.keyword : scientific, critical thinking ability and the result of science.
ANALISIS INTERAKSI GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS 1 SDN 1 NAWA KERTI ., Gusti Ayu Ketut Utami Ulan Dewi; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara guru dan siswa yang terjadi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 1 Nawa Kerti, dengan menggunakan analisis FIAC (Flander’s Interaction Analysis Condition). Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas I SDN 1 Nawa Kerti dan Lembar penilaian hasil belajar siswa. Objek penelitian adalah Interaksi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia, meliputi rasa menerima, pemberian pujian, cara guru mengajarkan materi, cara guru mengarahkan siswa, cara guru memberikan kritikan, respon siswa, inisiatif siswa bicara dan tingkat kesunyian atau keramaian. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif berupa hasil observasi interaksi guru dan siswa, transkip wawancara dan dokumentasi kegiatan belajar mengajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan FIAC. Hasil penelitian menunjukan, (1) interaksi yang terjadi antara guru dan siswa dalam pembelajaran membaca dan menulis permulaan bersifat multi arah. Hasil penelitian dikuatkan oleh nilai Rasio Respon Guru (RRG) yaitu sebesar 44,48% dan nilai Rasio Inisiatif Siswa (RIS) yaitu sebesar 43,47%. (2) pembelajaran yang dilakukan oleh guru tergolong berhasil. Keberhasilan dari pembelajaran multi arah dibuktikan dengan nilai rata-rata yang diperoleh siswa dalam membaca sebesar 78,30 dan nilai dalam menulis sebesar 77,31. Kedua nilai tersebut dikategorikan ke dalam kategori baik. sedangkan hasil tes sikap siswa selama pembelajaran berlangsung sebesar 71,86, yang dikategorikan ke dalam kategori baik.Kata Kunci : Bahasa Indonesia, interaksi, FIAC This study aims to understand the interaction between teachers and students that occur in learning Indonesian at SDN 1 Nawa Kerti, using analysis of FIAC (Flander’ s Interaction Analysis Condition. This research was descriptive qualitative research. The subjects were teachers and students of the first grade at SDN 1 Nawa Kerti and student learning outcomes assessment sheet. The object of research was the interaction of teachers and students in learning Indonesian, includes flavor receive, giving compliments, how teachers teach the material, how teachers engage students, teachers critiqued way, Â student response, student initiative to speak and the level of solitude or crowds. Data collection methods used in this study was observation, interview, and documentation. The data obtained in the form of qualitative data in the form of the observation of the interaction of teachers and students, transcript of interviews and documentation of teaching and learning. Data was analyzed with the FIAC. The results showed, (1) the interaction that occurs between teachers and students in learning to read and write starters are multi directional. The results of the study are corroborated by value Teacher Response Ratio (RRG) that is equal to 44.48% and the ratio of Student Initiative (RIS) is 43.47%. (2) The learning undertaken by teachers belonging succes. Â success of multi directional learning demonstrated with the average value obtained by the students in the reading of 78.30 and 77.31 of value in writing. Both values are categorized into good category. whereas the results of tests the students' attitudes during the learning takes place at 71.86, which is categorized into either category. keyword : Indonesian, interaction, FIAC
ANALISIS REKONSTRUKSI SIKAP SOSIAL SISWA KELAS IV DAN V SD GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG ., Nym Agus Tri Adnyana; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6941

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran sikap sosial siswa kelas IV dan V SD Sebelum Direkonstruksi, (2) gambaran sikap sosial siswa kelas IV dan V Sesudah Direkonstruksi, (3) kendala-kendala yang ditemukan guru dalam merekonstruksi sikap sosial siswa kelas IV dan V. Sampel dalam penelitian rekonstruksi ini, yakni kelas IV dan V dengan jumlah 158 siswa. Metode yang digunakan adalah metode angket, dan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sikap sosial siswa kelas IV dan V sebelum direkonstruksi pada kategori sangat tinggi sebesar 7%, pada kategori tinggi sebesar 65%, pada kategori sedang sebesar 27%, pada kategori rendah sebesar 1%, dan pada kategori sangat rendah sebesar 0%, (2) Sikap sosial siswa kelas IV dan V sesudah direkonstruksi pada kategori sangat tinggi sebesar 72%, pada kategori tinggi sebesar 22% ,pada kategori sedang sebesar 6%, pada kategori rendah dan sangat rendah sebesar 0%, (3) Kendala yang ditemukan dalam merekonstruksi sikap sosial di tiga SD yaitu karakter siswa yang berbeda-beda, jumlah di kelas sebesar 39 siswa, waktu untuk melakukan penilaian cukup terbatas, dan lingkungan belajar siswa kurang kondusif sangat berperan dalam merekonstruksi sikap sosial siswa. Kata Kunci : analisis, rekonstruksi, dan sikap sosial This study aimed to find out (1) picture of the social attitudes of students in grade IV and V SD Before Reconstructed, (2) description of the social attitudes of students of class IV and V After Reconstructed, (3) the constraints found teachers in reconstructing the social attitude graders IV and V. Samples of this reconstruction, the class IV and V with the number of 158 students. The method used is the questionnaire method and interview method. The results showed that (1) Social attitudes students of class IV and V prior reconstructed in very high category by 7%, at the high category by 65%, the medium category by 27%, in the low category of 1%, and the category of very low at 0%, (2) social attitudes students of class IV and V after reconstructed in very high category by 72%, in the high category by 22%, in the category of 6%, in the category of low and very low at 0%, (3 ) Constraints are found in reconstructing the social attitudes in three primary school students are characters different, the number in the class of 39 students, the time to make an assessment is limited and students are less conducive learning environment was instrumental in reconstructing the social attitudes of students.keyword : analysis, reconstruction, and social attitudes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN REASONING BERBASIS BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MATA PELAJARAN IPA BAGI SISWA KELAS V DI GUGUS I KECAMATAN TEJAKULA, KABUPATEN BULELENG. ., Ni Luh Putu Anggi Pratiwi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Solving dan Reasoning berbasis Brainstorming dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus I Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Tejakula tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 94 orang. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik cluster sampling. Sampel penelititan ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Tembok yang berjumlah 20 orang ditentukan sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN 4 Tembok yang berjumlah 20 orang ditentukan sebagai kelompok kontrol. Data hasil kemampuan berpikir kreatif IPA dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk essai yang berjumlah 10 soal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh thitung = 12,7 dan ttabel (pada taraf signifikasi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Solving dan Reasoning berbasis Brainstorming dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Problem Solving dan Reasoning , Brainstorming, berpikir kreatif. This research aimed to determine the differences science creative thinking ability between the students who followed the learning by using problem solving and reasoning learning models based on brainstorming and the students who followed by using conventional learning models in fifth grade students in cluster I Tejakula district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental study. The population in this study were all fifth grade students in cluster I, Tejakula district in the academic year 2013/2014 totaled 94 students. The research sample was collected by cluster sampling technique. The sample was the fifth grade students of SD N 1 Tembok that totalled 20 students were collected as experimental group and fifth grade students of SD N 4 Tembok that totaled 20 students were collected as control group. Science creative thinking ability data was collected using instrument test an esay type test totaled 10 questions. The data obtained were analyzed by using descriptive statistic analysis technique and inferential statistic (uji-t). Based on the result of the research, it was obtained tcount = 12,7 and ttable (on significant level 5%) = 2,021. It means that tcount > ttable, those it can be concluded that there were significant differences of science creative thinking ability between the students who followed the learning by using problem solving and reasoning learning models based brainstorming and the students who followed by using conventional learning model. keyword : problem solving and reasoning, brainstorming, creative thinking.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS V SD GUGUS XI KEC. BULELENG, KAB. BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Made Putri Sulistiantini; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca pemahaman antara siswa yang belajar dengan menggunakan model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaraan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD segugus XI Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik cluster sampling dan diperolah SD No. 3 Kampung Anyar sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 20 orang siswa dan SD No. 1 Kampung Bugis sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 23 orang siswa. Data hasil keterampilan membaca pemahaman siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil keterampilan membaca pemahaman antara siswa yang belajar dengan menggunakan model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaraan konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 6,45 dan t tabel = 2,02 untuk db = n1 + n2 = 20 + 23 = 43 dengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) berpengaruh terhadap hasil keterampilan membaca pemahaman. Kata Kunci : model pembelajaran CIRC, keterampilan membaca pemahaman This study aims to determine the differenced of reading skills comprehension.between wich student by used CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method and student wich studied by used convensional learning. This research as an actual (quasi experimental) with the design of post-test only control group design. The population of research is elementary school of five grade the Buleleng District in the academic year 2013/2014. The sample used by cluster sampling technique and geted by elementary school of number three of Kampung Anyar as experiment groups has amounts to twenty students from elementary number one of Kampung Bugis as a control group has twenty three of students. The proceeds of reading control the student together by use the easy test. The data to be analyzed used by technique statistics of descriptive and inferential statistics (t-test). The pruits of research to be find the significant different about CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method and student use learning by convensional. That analyzed have pattern of tarithematic = 6,45 and ttable = 2,02 for db = n1 + n2 = 20 +23 = 43 by significant 5%. By according examine cratiria, because tarithematic > ttable so H0 refused and Ha accived. In this case CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method has an influence toward the result of reading skills comprehension. keyword : CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method, reading skills comprehension
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 SD NEGERI 3 BANJAR JAWA ., Putu Arik Indah Pertiwi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 75,1 dengan besar beda -24,9. (2) rerata perolehan skor variabel pelaksanaan pembelajaran 85,4, besar beda -14,6. (3) rerata perolehan skor variabel penilaian hasil pembelajaran 67,5, besar beda -32,5. (4) rerata perolehan skor variabel pengawasan pembelajaran sebesar 91,4, besar bedanya -8,6. Rerata perolehan skor keempat variabel -variabel standar proses sebesar 79,8. Besar beda -20,2. Kesenjangan ini terjadi karena, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik.Kata Kunci : Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 This research was purposed to know the differences between the implementation of 2013 curiculum at SD Negeri 3 Banjar Jawa with Permendikbud Nomor 65 tahun 2013 based on the planning, learning process, evaluation process, and to know the problems find on implementation of 2013 curriculum. The type of this study was evaluative with discrepancy model. Knowing the program effectiveness was done by compare ideal condition of 2013 curriculum’s implementation at SD Negeri 3 Banjar Jawa based on the permendikbud Nomor 65 tahun 2013. Data collected of all varibles was analyzed by using wilcoxon test, then calculated the difference and a big sign different from a predetermine standard. The result showed that (1). the mean score of the learning acquisition plan is a big difference of 75.1 with -24.9 (2). the mean score of the learning acquisition process is a big difference of 85,4 with -14.6. (3) the mean score of the learning acquisition result is a big difference 67.5 with -32.5. (4) the mean score of the learning acquisition control is a big difference 91.4 with – 8.6. The mean score of the four variables acquisitions of standards process of 79.8. -20.2 are big differences. This disparity occurs because of the delay distribution of the book, and unequal training program for teachers.keyword : Discrepancy, Learning, Permdendikbud Nomor 65 Tahun 2013
ANALISIS REKONSTRUKSI KETERAMPILAN PROSES SAINS DALAM PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV DAN V DI GUGUS XIII ., I Nengah Arta Sedana; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi dimensi keterampilan porses sains yang dimiliki pada siswa kelas IV dan V dalam pembelajaran IPA, (2) deskripsi efektivitas rekonstruksi keterampilan porses sains dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV dan V melalui penerapan pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V semester genap Di SD Gugus XIII Kecamatan Buleleng yang berjumlah 158 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) deskripsi dimensi keterampilan proses sains dalam pembelajaran IPA data secara umum dengan rata-rata 14,25 berada pada kategori sedang, dengan persentase 0% pada kategori sangat tinggi, dengan persentase 41% pada kategori tinggi, 36% pada kategori sedang, 23% pada kategori rendah, dan 0% pada kategori sangat rendah, (2) deskripsi efektivitas rekonstruksi keterampilan porses sains dalam pembelajaran IPA melalui penerapan pendekatan saintifik data secara umum dengan rata-rata 13,27 berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 71% pada kategori sangat tinggi, dengan persentase 23% pada kategori tinggi, dengan persentase 6% pada kategori sedang, dengan persentase 0% pada kategori rendah dan sangat rendah. Kata Kunci : analisis, rekonstruksi, keterampilan proses sains This study was aimed to determine (1) the description of the science process skills dimension of IV and V grade students in science learning, (2) the description of the effectiveness of the science process skills reconstruction in science learning to the IV and V grade students through the implementation of scientific approach. This research was descriptive. The subjects were the IV and V grade students in the second semester at XIII Group of Buleleng district, amount 158 students. The data was collected using observation and interviews methods. The data were analyzed using descriptive techniques of qualitative and quantitative. The research showed that (1) generally, the average data of the description of the science process skills dimension in science learning is 14,25 in middle category, with a percentage of 0% in the very high category, with a percentage of 41% in the high category, 36% in the medium category, 23% in the low category, and 0% in the category of very low, (2) generally, the average data of the description of the effectiveness of the science process skills reconstruction in science learning through the implementation of scientific approach is 13,27 in very high category with the percentage of 71% in the very high category, with a percentage of 23% in the high category, with a percentage of 6% in the medium category, with a percentage of 0% in the category of low and very low.keyword : analysis, reconstruction, science process skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA ., Gusti Ayu Made Septina Witari Dewi; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran TANDUR terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari minat belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sekolah dasar Gugus XV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 236. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol, dipilih dengan teknik Random Sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu ?Non equivalent Post-test Only Control Grup Design?. Data dikumpulkan dengan tes minat belajar dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis varians dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Scheffe. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TANDUR dengan model pembelajaran konvensional (Fhit >Ftab, Fhit = 47,38 dan Ftab = 4,00). Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA ( FABhit >Ftab, FABhit = 293,46 dan Ftab = 4,00). Ketiga, terdapat perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang memiliki minat belajar tinggi, yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TANDUR dengan model pembelajaran konvensional (Fhit>Ftab, Fhit = 288,34 dan Ftab = 3,74). Keempat, terdapat perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang memiliki minat belajar rendah, yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kovensional dengan model pembelajaran TANDUR (Fhit>Ftab, Fhit= 52,50 dan Ftab= 3,74).Kata Kunci : model pembelajaran TANDUR, hasil belajar IPA, minat belajar This study intended to describe the effect of the TANDUR learning model in learning science outcome in terms of students?interest. This study was a quasi-experiment . The population in this study were all fifth grade elementary school students cluster XV Buleleng amount of 236. The sample consisted of two experimental classes and two control classes, selected by random sampling technique. The study design used was "Non Equivalent Post-test Only Control Group Design ". The data collected by test learning and achievement test . The data obtained were analyzed using analysis of variance followed by two lines and Scheffe test. Based on the analysis of thedata, showed the following results. First, there were differences between students learning outcomes who learned science using TANDUR model learning and conventional learning models (Fhit>Ftab, Fhit=47.38 and Ftab= 4.00). Second, there was the effect of the interaction between the model of learning and learning interested toward science learning out comes ( FABhit>Ftab, FABhit=293.46 and Ftab=4.00 ). Third, there were differences in science learning outcomes for students who have high learning interest that learned using TANDUR and conventional learning models (Fhit>Ftab, Fhit = 288.34 and Ftab = 3.74). Fourth, there were differences in science learning outcomes for students who have low learning interest, that learned using the conventional learning model and TANDUR learning model (Fhit>Ftab, Fhit=52.50 and Ftab=3.74).keyword : TANDUR learning model, science learning outcomes, learning interest
Co-Authors ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gst.Pt.Oka Sugiarta ., Gusti Ayu Ketut Utami Ulan Dewi ., Gusti Ayu Putu Sugiantari ., I Dewa Gede Raka Wisnawa ., I Gde Dita Wijaya ., I Gede Marta Widana ., I Gede Parwata Setiawan ., I Gede Setya Mahendrawan ., I Nengah Arta Sedana ., I Putu Mas Mahardika ., I Wayan Harimawan Rahmadi ., Kadek Agustya Wira Budhi ., Kadek Ayu Partiwi ., Kadek Ayuning Raresik ., Kadek Dian Kharisma ., Komang Trisna Yuliantari ., Made Vidha Ratnami ., Ni Ketut Januarti ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi ., Ni Luh Sri Yogi Utami ., Ni Made Sri Ayu Lestari ., Ni Nyoman Astiti Rahayu ., Ni Wayan Depiani ., Ni Wayan Juliani ., Nur Muhammad ., Nym Agus Tri Adnyana ., Nyoman Agus Tri Adnyana ., Putu Andi Saputra ., Putu Ayu Pryantini ., Sang Gede Angga Wiguna A.A Istri Dewi Adhi Utami Adeoye, Moses Adeleke Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora ana, Kadek Yudi Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Andriani, Ni Made Angelia Widyastuti, putu Anggrayeni, Ni Komang Antara, I Gede Wahyu Suwela Antari, Putu Lusi Aprilia, Komang Ayu Ardithayasa, I Wayan Ari Anggreni Putri Arini, Ni Made Arisanti, Dewa Ayu Kade Artanayasa, Wayan Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Astra, Nyoman Rara Widayani Baharun, Hasan Baiq Aryani Novianti Basilius Redan Werang Budi Artawan, Nyoman Budi Artawan, Nyoman Budiastini, Ni Putu Putri Cahyaningsih, Haprilia Darma, Ketut Ari Sukra Desak Kadek Sri Astiti Desak Ketut Trisna Lestari Desak Made Citrawathi Desak Putu Parmiti Desak Putu Sintha Wedayanti ., Desak Putu Sintha Wedayanti Dewa Ayu Candra Dwi Evayani Dewa Ayu Fionitha Arimas Wulantika . Dewa Ayu Pamella . Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Gede Wira Pramana ., Dewa Gede Wira Pramana Dewa Nyoman Sudana Dewi Utami, Ni Luh Made Sintya Dewi, Dewa Ayu Padma Dewi, Ni Kadek Dita Cahyani Dewi, Ni Made Rosita Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dharwisesa, Made Wruh Diyatmika, Utama Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Wiranata Dwiyanti, Maelani Edwin Edwin Eka Junaidi Eka Peri Artawan . Entika Fani Prastikawati Erawati, Gusti Ayu Putu Sintha Arma Fadli, Moh. Febrianti, Sang Ayu Diah Gde Artawan Gede Wira Bayu Gst Agung Teguh Mahardika . Gunada, I Wayan Agus Gusti Ayu Made Septina Witari Dewi . Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi Halili, Siti Hajar Binti Hamidi, Vannya Sabrina Putri Handayani, Ni Komang Tri Hendra Wiranata, I Gede Huldiya Syamsiar I Dewa Ayu Nyoman Artanti, I Dewa Ayu Nyoman Artanti I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Sudiantara I Gede Ananta Wiradnyana . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Nurjaya I Gede Ratnaya I Gusti Ayu Priyanitha Prawini I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Sastriawan . I Gusti Putu Suharta I Gusti Putu Suharta I Kadek Edi Yudiana I Kadek Suranata I Ketut Ari Darma Putra ., I Ketut Ari Darma Putra I Ketut Gading I Ketut Mudana, I Ketut I Ketut Puspayoga Ariana I Ketut Restana Asta ., I Ketut Restana Asta I Ketut Sandi . I Made Ardika Yasa I Made Citra Wibawa I Made Rupia Arsana . I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Angga Suryadi I Putu Mas Dewantara I Wayan Diana Putra . I Wayan Lasmawan I Wayan Riski Ananda Putra I Wayan Suwendra I. K. Sudiana Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Putrayasa Iftitah, Nurlaili Ignatius I Wayan Suwatra Imam Shofwan Indah Cahayani Damanik Indrasuari, Ni Kadek Savitri Irdianti, Putu Ria Isnaeni, Arifati Japa, Ngurah Jatien Nandang Jayadiningrat, Made Gautama Jayanti, Luh Sri Surya Wisma Juliantari, Made Yeni Juniati, Ni Wayan Juniati, Ni Wayan Kadek Ariyani Kadek Mita Lasmini Kadek Rihendra Dantes Kadek Yudiana Kartini, Ni Putu Yuni Ketut Arini Ketut Ariningsih ., Ketut Ariningsih Ketut Pudjawan Ketut Sedana Arta Ketut Suma Komang Sujendra Diputra Kresnadi, Ketut Agus Krisna, Rizky Kurniasih, Ni Wayan Kurniawan, Made Ferry Kusmariatni, Nyoman Kusrianto, Wiwin Laili Hidayati Lasmanawan, I Wayan laxmi zahara Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Luh Armini ., Luh Armini Luh Nyoman Gita Acyuta Dewi Luh Putu Putrini Mahadewi M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Parwati Made Sumantri Made Vina Arie Paramita Made Wruh Dharwisesa Made Yeni Juliantari Made Yulia Pratiwi Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maharani, Ni Luh Gede Putri Mahayanti, Ni Kadek Anisa Mahendra, I Gede Ricky Manik, Yunda Maria Goreti Rini Kristiantari Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Muh. Arafik Muzakir Ndara Tanggu Rendra Ni Kadek Dita Julianti Ni Kadek Novita Dewi ., Ni Kadek Novita Dewi Ni Kadek Ratih Vidiawati Ni Kadek Savitri Indrasuari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sundari Ni Komang Eti Mastini Ni Komang Hernawati Ni Komang Jayanti . Ni Komang Karyawati . Ni Komang Puspaniati . Ni Luh Putu Anggi Pratiwi . Ni Luh Putu Eka Widhi Artini . Ni Luh Putu Nila Cahyani Ni Luh Sadewi Widyani ., Ni Luh Sadewi Widyani Ni Made Putri Sulistiantini . Ni Made Rosita Dewi Ni Made Viona Adelia Cahyani Ni Made Widya Padmini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Ayu Prima Saraswati . Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Putu Noviarini Ni Wayan Arini Ni Wayan Juniati Ni Wayan Rati Ni Wayan Wulantari NI WAYAN YULIANI Ni Wayan Yuliani Noviana, Putu Wiwin Nugraha, A.A. Putu Pradana Yogi Nuraeni Nuraeni Nurhasanah, Enung Nurwijayanti Nyoman Andy Widya Putra ., Nyoman Andy Widya Putra Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Rara Widayani Astra Octaviyantari, Ni Luh Ardhia Parera, Ni P. Gita Permatasari, Anak Agung Prasasti, Komang Ayu Dewi Pratiwi, Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi, Ni Komang Intan Putri Premana, Dewa Nyoman Dede Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Puger, I Gusti Ngurah Putra, I Gede Diyana Putra, Mujiono Sang Putri, Anak Agung Vira Widya Putri, Ari Anggreni Putri, Putu Lanny Kristina Putu Aditya Antara Putu Arik Indah Pertiwi ., Putu Arik Indah Pertiwi Putu Desi Ratna Sari ., Putu Desi Ratna Sari Putu Dian Prawindaswari ., Putu Dian Prawindaswari Putu Indah Tresnayanti Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Noviana Eka Aristana . Putu Rahayu Ujianti Putu Ria Irdianti Putu Vina Aryadnyani Putu Wika Asnia Murni ., Putu Wika Asnia Murni Putu, Karisma Pebriyanti Raditia, I Gede Parmita Rahayu, Ni Komang Ari Ratih Laily Nurjanah Rendra, Ndara Tanggu Reshmayanti, Putu Ika Rizky Krisna Rusdiana Yusuf S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . Safira, Isna Saputra, Gusti Made Rila Surya Adi Sari, Ni Made Daini Vitri Sinta Sedana, Dewa Nyoman Septiari, Ni Kadek Sigumonrong, Silver Yevwiner Silver Yevwiner Sigumonrong Sinta Javani Sintia, Made Diana Sri Astiti, Desak Kadek Suandita, I Made Yoga Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin Suharta, Gusti Putu Sukariasti, Ni Nyoman Sri Sumantara, I Nengah Sundari, Ni Komang Ayu Sutriastini, Ni Ketut Suwatra, Ign. I Wyn. Suwatra, Ign. I Wyn. Swarmahardika, Ida Komang Putra Teristonia, Ni Luh Pegy Tresnayanti, Putu Indah Tria Ariani, Nyoman Wiraadi Vidiawati, Ni Kadek Ratih Wadi, Hairil Wati, Luh Sri Diana Wayan Alit Jeliana ., Wayan Alit Jeliana Widiani, Ni Komang Widiastiningsih, Ni Luh Putu Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widikasih, Putu Astri Widyani, Ni luh Sadewi Widyani, Ni Luh Sadewi Winardi, Diva Winding Seciola Syakhinna Wiweka, I Kadek Angga Yatha Yani, Ni Made Indhi Yosoa, Valentina Dewi Yutami, Ni Wayan Nindya