p-Index From 2021 - 2026
10.203
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Diglosia Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Dikdaya Journal on Education Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Jurnal Komposisi Deiksis SALINGKA Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Titian: Jurnal Ilmu Humaniora EDUTEC : Journal of Education And Technology Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia METABASA Journal On Teacher Education (Jote) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ETUDE: Journal of Educational Research Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Abdimas Langkanae Jurnal Ilmiah MADIYA: Masyarakat Mandiri Berkarya Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra ALLURE JOURNAL Kajian Linguistik dan Sastra International Journal of Education and Teaching Zone Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Proceeding International Conference on Malay Identity Jurnal Karya Abdi Masyarakat JURNAL MUARA PENDIDIKAN Prosiding Seminar Nasional Humaniora Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) JURNAL SALAKA Physics and Science Education Journal (PSEJ) PPSDP International Journal of Education Community Empowerment Journal JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Lintang Aksara Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Register Bahasa Pengrajin Batu-Bata di Desa Kampung Selamat, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman Timur, Sumatera Barat (Kajian Sosiolinguistik) Rahman Mulyadi; Ade Kusmana; Julisah Izar
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.289 KB) | DOI: 10.22437/kalistra.v1i1.18753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikankan register bahasa Pengrajin Batu-bata di desa Kampung Selamat, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman timur, Sumatera Barat. Register ini ditelaah dari aspek bentuk dan fungsinya yang tampak dalam ujaran para pengrajin batu-bata. Metode analisis data yang digunakan pada analisis data ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu memaparkan secara rinci bentuk dan fungsi register yang ada dalam ujaran pengrajin batu-bata. Penghimpunan data dibuat dengan metode terencana yakni orang yang ingin diwawancara terlebih dahulu izin atau diberi tahu bahwa akan direkam dan diteliti agar orang yang ingin kita harapkan datanya dapat menyampaikan data sesuai fakta. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tidak terencana, teknik simak, sadap dan teknik lanjutan sedangkan teknik analisis datanya adalah analisis deskriptif dengan memakai model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkakn terdapat 32 register dari bentuk register casual dengan fungsi yaitu fungsi emotif dan konatif.
Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di Masyarakat Melayu Kota Jambi Lerisa Ramadhea; Ade Kusmana; Julisah Izar
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.507 KB) | DOI: 10.22437/kalistra.v1i2.20295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan dan mendeskripsikan jenis-jenis ungkapan pujian dan responnya, sekaligus fungsi dari pujian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah ungkapan pujian pujian dan responnya dalam bahasa melayu Jambi. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat melayu kota Jambi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah jenis ungkapan pujian yang tergolong dalam Kemampuan (Ability) ditemukan ada sebanyak 18 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 9 jenis, Kepemilikan (Possession) ditemukan ada sebanyak 19 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 8 jenis, Penampilan Fisik (Physical Appearance) ditemukan ada sebanyak 20 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 5 jenis, Kepribadian (Personality) ditemukan ada sebanyak 20 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 5 jenis, dan Kualitas (Quality) ditemukan ada sebanyak 10 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 6 jenis. Adapun fungsi dari memberikan pujian pada orang lain yakni untuk mengekspresikan rasa kagum maupun rasa takjub yang disampaikan secara tulus atas pencapaian orang lain, penghargaan orang lain, untuk menjaga agar komunikasi verbal antara penutur dan mitra tutur dapat berjalan harmonis, untuk mengekspresikan rasa cemburu ataupun rasa iri terhadap pencapaian seseorang, penampilan seseorang, dan terhadap barang yang miliki orang lain. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ungkapan pujian masih sering digunakan oleh masyarakat melayu Jambi, dari kelima jenis pujian tersebut yang paling sering digunakan adalah jenis pujian Penampilan Fisik (Physical Appearance), hal ini menujukkan masyarakat melayu Jambi sering memperhatikan penampilan fisik satu sama lainnya
Kesantunan Berbahasa Melayu Pada Kalangan Remaja Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi Dinda Deldiana Mughni; Ade Kusmana; Julisah Izar
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.773 KB) | DOI: 10.22437/kalistra.v1i2.20301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud pematuhan prinsip kesantunan berbahasa dan wujud pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa melayu di kecamatan Tungkal Ilir kabupaten Tanjung Jabung Barat provinsi Jambi.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan pematuhan prinsip kesantunan berbahasa dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa melayu pada kalangan remaja kecamatan Tungkal Ilir kabupaten Tanjung Jabung Barat provinsi Jambi. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan metode rekam dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih adapun teknis analisis data yaitu menyusun dan mengelompokkan wujud pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan serta parameter pragmatik, kemudian menganalisis wujud pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan serta parameter pragmatik.Hasil penelitian yaitu terdapat 60 data yang termasuk ke dalam pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan. Pada pematuhan prinsip kesantunan terdapat 21 data berdasarkan maksim kebijaksanaan 1 data, maksim kedermawanan 1 data, maksim pujian 1 data, maksim kerendahan hati 1 data, maksim kesepakatan 16 data, sedangkan pelanggaran prinsip kesantunan terdapat 39 data berdasarkan maksim kebijaksaan 3 data, maksim pujian 15, maksim kesepakatan 18 data, dan maksim simpati 3 data. Hasil temuan yang kedua adalah penggunaan parameter pragmatik pada remaja di kecamatan Tungkal Ilir berdasarkan tingkat jarak sosial terdapat 30 data.
Alih Kode dan Campur Kode Tuturan Mahasiswa dalam Diskusi Grup WhatsApp Adit Trinaldi; Salsabela Wawa Anasya; Nur Halimahtuyadiah; Ade Kusmana; Rustam
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2022): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.74 KB) | DOI: 10.22437/pena.v12i1.20676

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bentuk alih kode dan campur kode, selanjutnya menjelaskan faktor terjadinya alih kode dan campur kode, terakhir ialah menjelaskan strategi yang digunakan dalam tuturan mahasiswa saat berdiskusi melalui Whatsapp. Metode yang digunakan peneliti ialah kualitatif dengan jenis penelitian analisis isi. Data dalam penelitian ini adalah chat melalui pesan whastaap. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa MPBSI saat berdiskusi. Data penelitian didapatkan melalui SLBC dan teknik catat. Validitas menggunakan diri sendiri dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan terjadi alih kode dan campur kode saat berdiskusi. Strategi dan faktor mahasiswa dalam berdiskusi melakukan alih kode terkesan ingin lebih akrab, sedangkan campur kode ingi terlihat formal. Pengaruh alih kode intern lebih banyak dari pada ekstern sedangkan campur kode ekstern lebih banyak daripada intern dapat menjadi kajian selanjutnya. Kata kunci: sosiolinguistik, alih kode, campur kode, linguistic educational.Literasi, fonologi   Abstract The purpose of this reserch is to explain the form of code switching and code mixing, then to explain the factors that occur in code switching and code mixing, and finally to explain the strategies used in student speech when discussing via Whatsapp. The method used by the researcher is qualitative with the type of content analysis research. The data in this study is chat via WhatsApp messages. The data sources of this research were MPBSI students during the discussion. Research data obtained through SLBC and note-taking techniques. Validity using self and data triangulation. The results showed that code switching and code mixing occurred during discussions. Students' strategies and factors in discussing code switching seem to want to be more familiar, while code mixing wants to look formal. The influence of internal code switching is more than external, while external code mixing is more than internal can be a further study.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR KOMPLEKS DI SMK Kamaria Kamaria; Herman Budiyono; Ade Kusmana
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 1 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i1.6525

Abstract

Project-based learning guides students through systematic and standardized work procedures to make or complete a product through the actual production process. This study aims to improve the quality of learning outcomes to write complex procedure texts by applying a project-based learning model. This type of research is classroom action research and consists of two cycles. The research process includes planning, implementation, action, observation and reflection. The subjects of this study were students of SMK Negeri 1 Tanjung Jabung Timur, totaling 17 students. The results showed that students achieved 68% learning outcomes in cycle I and 88% learning outcomes in cycle II. This study concludes that the use of project-based models improves the quality of learning outcomes in writing complex procedural texts at SMK Negeri 1 Tanjungjabung Timur
EKSISTENSI KOSAKATA BUDAYA JAMBI SEBAGAI PEMERTAHANAN IDENTITAS SOSIAL Rengki Afria; Ade Kusmana; Supian
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.272 KB)

Abstract

Sebagai salah satu unsur budaya, bahasa merupakan alat komunikasi verbal yang digunakan untuk mengungkapkan ide, gagasan, pemikiran, kebiasaan, adat maupun tata cara kehidupan. Dengan demikian, bahasa perlu dipelajari dan dikembangkan; mengingat bahwa mempelajari bahasa adalah langkah awal dalam memahami kebudayaan. Indonesia sebagai Negara majemuk dan kemajemukan tersebut disatukan di dalam sebuah bahasa, yakni bahasa Indonesia. Selain itu, juga terdapat berbagai ragam bahasa dan dialek-dialek yang tersebar diberbagai daerah. Bahasa daerah itu masih digunakan oleh masyarakat sebagai ciri identitas sosial yang melekat kepadanya. Hal tersebut dinyatakan oleh laporan Penelitian untuk pemetaan bahasa di Indonesia yang dilaksanakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dilakukan sejak 1991 hingga 2017 bahwa Bahasa daerah (tidak termasuk dialek dan subdialek) di Indonesia yang telah diidentifikasi dan divalidasi 154 sebanyak 668 bahasa dari 2.468 daerah pengamatan. Jika berdasarkan akumulasi persebaran bahasa daerah per-provinsi, bahasa di Indonesia berjumlah 750. (Badan Bahasa: 2020) Sebagai identitas kebudayaan, bahasa daerah yang ada di setiap daerah harus dijaga, dipelihara, dan dilestarikan. Hal tersebut mempunyai dasar hukum yang termakhtub dalam UU No. 24 Tahun 2009 Pasal 36 Undang-Undang Dasar 1945 berbunyi “Di daerah-daerah yang mempunyai bahasa sendiri, yang dipelihara oleh rakyatnya dengan baik, bahasa-bahasa itu akan dihormati oleh Negara”. Oleh karena itu, bahasa-bahasa daerah di provinsi Jambi perlu dilestarikan dengan mendokumentasikannya agar tidak mengalami kepunahan. Kepunahan tersebut melalui berkurangnya jumlah penutur, akulturasi budaya, maupun dipengaruhi olehperkembangan teknologi dan media.
SEJARAH PENAMAAN DESA-DESA DI KECAMATAN KUMPEH, KABUPATEN MUARO JAMBI, PROVINSI JAMBI Julisah izar; Ade Kusmana; Anggi Triandana
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.812 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah nama desa-desa di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Teknik pengumpulakan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara tidak terstruktur dan teknik rekam adapun teknik analisis datanya mengadaptasi teknik analisis data Mile dan Huberman yaitu mengumpulkan data, reduksi data, klasifikasi data dan menarik kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya sejarah penamaan desa-desa di Kecamatan Kumpeh dilatarbelakangi oleh aspek perwujudan (Flora, latar rupa bumi/ geomorfologis), Aspek Masyarakat (interaksi sosial masyarakat dan aspek kebudayaan (folklore).
Perubahan Fonem Dalam Morfofonemik Bahasa Melayu Jambi di Kecamatan Danau Teluk Ade Kusmana; Anggi Triandana
Proceeding International Conference on Malay Identity Vol. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research is entitled Morphophonemics of Jambi Malay in Danau Teluk District. In general, this study describes the morphophonemic processes that occur in Jambi Malay. The method used is descriptive method with a qualitative approach in explaining the morphophonemic process. The techniques used to obtain data are through observation, interviews, notes and records. The results of this study are that there are 4 phonemic changes in the morphophonemic process of Jambi Malay in Danau Teluk District. At the prefix {N-} if you meet a basic morpheme with the initial phoneme /p/ which changes to /m/. In the prefix {N-} if it meets a base morpheme with initial phonemes /t/ and /d/ it will change to phoneme /n/. If the prefix {N-} meets a base morpheme with initial phonemes /s/ and /c/ it will change to /?/. If the prefix {N-} meets a base morpheme with initial phonemes /k/,/a/ and /r/ it will change to /?/. Abstrak: Penelitian ini berjudul Morfofonemik Bahasa Melayu Jambi di Kecamatan Danau Teluk. Secara umum penelitian ini mendeskripsikan tentang proses morfofonemik yang terjadi dalam Bahasa Melayu Jambi. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dalam menjelaskan proses morfofonemik. Adapun teknik yang digunakan untuk memperoleh data yakni melalui observasi, wawancara, catat dan rekam. Hasil penelitian ini adalah terdapat 4 perubahan fonem pada proses morfofonemik bahasa Melayu Jambi di Kecamatan Danau Teluk. Pada prefiks {N-} jika bertemu dengan morfem dasar dengan fonem awal /p/ yang berubah menjadi /m/. Pada prefiks {N-} jika bertemu dengan morfem dasar dengan fonem awal /t/ dan /d/ maka akan berubah menjadi fonem /n/. Prefiks {N-} jika bertemu dengan morfem dasar dengan fonem awal /s/ dan /c/ maka akan berubah menjadi /?/. Prefiks {N-} jika bertemu dengan morfem dasar dengan fonem awal /k/,/a/ dan /r/ maka akan berubah menjadi /?/.
Leksikon Budaya Tradisi Besale Suku Anak Dalam Batin Sembilan di Desa Tanjung Lebar Kecamatan Bahar Selatan Kabupaten Muaro Jambi, Tinjauan: Kajian Etnolinguistik Siti Maisaroh; Ade Kusmana; Julisah Izar
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 1 No. 3 (2023): Januari 2023
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v1i3.23275

Abstract

Abstract This study aims to describe the cultural meaning in the Besale tradition of Suku Anak Dalam Batin Sembilan which is in the Tanjung Lebar Village Bahar Selatan District Muaro Jambi Regency. The research method is descriptive with a qualitative approach. After that the data obtained in the form of words on equipment, people, and the way/process of implementing the besale tradition. Data obtained from three informants. The techniques used to obtain data are observation, interview, listen, record and note. Then the data obtained were analyzed using the qualitative data analysis technique of the Miles and Huberman model. The results of this study are the cultural lexicon and cultural meaning of the besale Suku Anak Dalam Batin Sembilan tradition in form of names of equipment, people and ways consisting of words that use Suku Anak Dalam Malay and words that use Indonesian but with different pronunciations. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan leksikon budaya dan makna kultural pada tradisi Besale Suku Anak Dalam Batin Sembilan yang berada di kawasan Desa Tanjung Lebar Kecamatan Bahar Selatan Kabupaten Muaro Jambi. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Setelah itu data yang diperoleh berupa kata pada perlengkapan, orang dan cara/proses pelaksanaan tradisi besale. Data diperoleh dari tiga informan. Adapun teknik yang digunakan untuk memperoleh data yaitu observasi, wawancara, simak, rekam, dan catat. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini adalah leksikon budaya dan makna kultural dari tradisi besale Suku Anak Dalam Batin Sembilan yang berupa  nama-nama perlengkapan, orang dan cara yang terdiri dari kata yang menggunakan bahasa Melayu Suku Anak Dalam Batin Sembilan dan kata yang menggunakan bahasa Indonesia akan tetapi dengan penyebutan yang berbeda.
Toponimi Desa-Desa di Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari Monica Salestina Putri; Ade Kusmana; Julisah Izar
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 1 No. 3 (2023): Januari 2023
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v1i3.23285

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengungkapkan mengenai makna-makna yang terkandung yang ada di desa-desa di Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari dan menjelaskan jenis toponimi yang ada di desa-desa di Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang. Penamaan suatu tempat kerap sekali memiliki nilai dan makna yang terkandung didalamnya dan perlu kita lestarikan agar terus terjaga keberadaanya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Toponimi nama desa-desa yang ada di Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari dan apa saja jenis Toponimi yang ada di Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang terdapat di dalam penelitian ini adalah toponimi desa-desa di Kecamatan Mauara Bulian Kabupaten Batang Hari. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat asli desa-desa Kecamatan Muara Bulian. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, teknik simak, teknik rekam dan teknik catat. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dari 16 desa yang ada di muara bulian memiliki makna-makna sendiri yang terkandung didalamnya. Pada penelitian ini terdapat kategorisasikan nama-nama desa yang ada di Kecamatan Muara Bulian berdasarkan beberapa pengaspekan, yang pertama yaitu aspek perwujudan, aspek kemasyarakatan dan yang terakhir yaitu aspek kebudayaan. Penelitian ini juga menjelaskan terdapat beberapa jenis toponimi yang ada pada desa di Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari, yaitu Toponimi Pemberian, Toponimi Wilayah, Toponimi Vegetasi dan terakhir Toponimi Sejarah. Abstract This study aims to explain and reveal the meanings contained in villages in Muara Bulian District, Batang Hari Regency and explain the types of toponyms that exist in villages in Muara Bulian District, Batang Regency. Naming a place often has value and meaning contained in it and we need to preserve it so that its existence is maintained. The formulation of the problem in this study is how the toponymy of the names of villages in Muara Bulian District, Batang Hari Regency and what types of Toponyms exist in Muara Bulian District, Batang Hari Regency. This research is qualitative descriptive research. The data contained in this study is the toponymy of villages in Mauara Bulian District, Batang Hari Regency. The sources of data in this study were the indigenous people of the Muara Bulian sub-district. Data collection in this study used interview techniques, listening techniques, recording techniques and note-taking techniques. The results of this study explain that of the 16 villages in Muara Bulian, they have their own meanings contained therein. In this study, there are categorization of the names of villages in Muara Bulian District based on several aspects, the first is the embodiment aspect, the social aspect and the last is the cultural aspect. This study also explains that there are several types of toponymies that exist in villages in Muara Bulian District, Batang Hari Regency, namely Giving Toponymy, Regional Toponymy, Vegetation Toponymy and lastly Historical Toponymy.
Co-Authors Adawiyah, Dita Adha Amelia Fitriani Adit Trinaldi Aditya Reza Haswendra Albertus Sinaga Andiopenta Andiopenta Andiopenta Purba Andiopenta, Andiopenta Anggi Triandana Anggita Cahyani Angraini, Desti Antonio, Marites Aprilda, Novia Miftakhul Mimma Aprilia Kartika Putri Aprillitzavivayarti, Aprillitzavivayarti arianti, rita Aspinanda, Gemisya Ayu Wulandari, Bunga Bangun, Wendy Fernando Bunga Ayu Wulandari CHOIRUNNISA Dermawan, Fito Desiana, Kiki Arista Devi Indriani Dilsa Sismadika Dinda Deldiana Mughni Ekawarna Ekawarna, Ekawarna Eko Kuntarto Enggel Anggraini Ernanda Ernanda Esa Pratama, Muhammad Fachruddiansyah Muslim Fauzan Fianjeli, Fifi Fifi Fianjeli Finza Larasati Firman Firman Firman Firman Fransisca, Maria Fransisca, Maria Hadiyanto Hadiyanto Haliza, Nur Hary Soedarto Harjono Hedrianti, Kasmi Hendra Budiono Hendra, Robi Herman Budiyono Hilman Yusra Ike Selviana Prawolo Indra Gunawan Irma Suryani Istiqomah Husnun Afifah Izar, Julisah Izar, Julisah Jayanti, Padmi Dwi Jennifer Jennifer Julia Br Ginting Kamaria Kamaria Khomsatun Yuliatun Khomsatun Yuliatun KHUSNUL CHOTIMAH, KHUSNUL Kristiyono, Santo Lerisa Ramadhea Ma'ruf, Reza Maharani GM, Putri Maizar Karim Mananghaya, Michael Maulita Hasibuan, Riska Megawati Monica Salestina Putri Moonthana Indhra, Feerlie Muhammad Ridho Murfi saputra Murti, Sri Nainggolan, Mira Wati Nazurty Nazurty Ningsih, Arum Gati Nira Kusumawati Nira Kusumawati Nola, Feni Citra Novia Miftakhul Mimma Aprilda Novia Miftakhul Mimma Aprilda Novita Sari Nur Halimahtuyadiah Nur Haliza Nurbaiti, Anisa Nurfadilah Nurfadilah Nurfadilah Nurfadilah Nursadila, Nursadila Panji Logowo Patindra, Gani Permadi, Gideon Putera Prawolo, Ike Selviana Putra, Yogi Irdes Putri, Maharani , Putri, Yuliani Eka Rahman Mulyadi Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramadani, Acha Ramadhana, Riska Ramadhani, Riski Rara Saraswaty, Dwi Rengki Afria Ricky Sujana Riska Maulita Hasibuan Rosmiati Rosmiati Rudi Hartono Rustam Rustam Rustam Rustam Rustam Sadria, Ade Saharudin Saharudin Salsabela Wawa Anasya Salsabila, Andina Nisa Saputra, Ade Bayu Sari, Indri Kurnia Sari, Novita Sawita, Nada Sean Popo Hardi Selva Maeilani Ambarita Selviani Selviani, Selviani Siti Enik Mukhaiyaroh Bambang Siti Maisaroh Supian Tantri, Niki Raga Teresia , Meisinta Ayu Tersta, Fricilla Wulan Ulil Amri Utama, Galuh Tulus Vandini, Ferna Wachyunni, Sri Wahyuni, Suci Sri Warni Wasniah, Wasniah Wika Tri Andesti Wini, Lusia Oktri Wulandari, Bunga Ayu Wulandari, Bunga Ayu Wulandari Yasir Riady Yolandini, Renilda Pratiwi Yundi Fitrah Yundi Fitrah Yundi Fitrah, Yundi Fitrah