Articles
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK
., I Gusti Ayu Ketut Divtahari;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Didith Pramunditya Ambara, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.5912
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan menyimak anak kelompok A semester II Tahun Pelajaran 2014/2015 di TK Kartika VII-3 Singaraja. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah 16 anak kelompok A Semester II. Tahun Pelajaran 2014/2015 di TK Kartika VII-3 Singaraja. Data penelitian tentang kemampuan menyimak dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan presentase rata-rata pengembangan kemampuan menyimak anak pada siklus I sebesar 65,08% dengan kriteria sedang, menjadi 80,20% dengan kriteria tinggi pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 15,12%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berbantuan boneka dapat meningkatkan kemampuan menyimak pada anak kelompok A Semester II. Tahun Pelajaran 2014/2015 di TK Kartika VII-3 Singaraja.Kata Kunci : kemampuan menyimak anak usia dini, media boneka, metode bercerita This study aimed to develop listening skill of children group A on second semester in academic year 2014/2015 at TK Kartika VII-3 Singaraja. This research is a classroom action research (PTK). Subjects of this research were 16 children group A in second semester. Academic year 2014/2015 at TK Kartika VII-3 Singaraja. The data about listening skill were collected through observation with the instrument such as observation sheet. The data were analyzed using descriptive statistical method and quantitatively. The result in this research showed an increase in the average percentage of the development of listening skills of children in the first cycle of 65.08% with moderate criteria, be 80.20% with the high criteria in the second cycle, an increase of 15.12%. Based on the research that has been done can be concluded that the method of storytelling aided puppet can improve listening skills in children in group A Semester II. 2014/2015 academic year in TK Kartika VII-3 Singaraja.keyword : listening capabilities early childhood, media puppet, storytelling method
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK KELOMPOK B TK GUGUS II BULELENG
., Ni Wayan Rian Astami;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.;
., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v7i2.18996
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menyimak antara kelompok anak yang diberikan media pembelajaran audio visual dan anak yang diberikan media gambar pada anak kelompok B TK Gugus II Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan Non-equivalen Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa TK kelompok B Gugus II Kecamatan Buleleng dengan melibatkan 426 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Sampel penelitian yaitu siswa TK Pradnya Paramita Singaraja yang berjumlah 20 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa TK Widya Kumara Sthana Singaraja yang berjumlah 18 orang sebagai kelas kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi berupa lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t menggunakan SPPS 16.0 for windows diperoleh nilai sig (2-tailed) = 0,000 sedangkan pada taraf signifikansi 5% = 0,05, maka sig (2-tailed) = 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyimak pada anak yang dibelajarakan dengan media pembelajaran audio visual dan yang dibelajarkan berupa media gambar pada anak kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata Kunci : media audio visual, kemampuan menyimak, anak usia dini. This study was aimed to know the difference of listening skills between groups of children who were given audio-visual learning media and children who were given picture media for children in group B TK Gugus II Buleleng sub-district in academic year 2018/2019. The type of this research is Non-equivalen Post Test Only Control Group Design. The population in this study were kindergarten students group B, Gugus II, Buleleng sub-district which involving of 426 respondents. The sampling technique used is random sampling. The research sample was 20 stuudents as the experimental class from Pradnya Paramita Singaraja kindergarten and 18 students as the control class from Kumara Sthana Singaraja kindergarten. The data of this study were collected by observation method using an observation sheet. Data?s collection was analyzed using t-test descriptive analysis. Based on the results of the t-test analysis using SPPS 16.0 for windows, the value of sig (2-tailed) = 0,000 while at the significance level of 5% = 0.05, then sig (2-tailed) = 0,000
PENGARUH METODE SOSIODRAMA BERMUATAN CERITA RAKYAT TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK
., Gusti Ayu Kade Hepi Widiawati;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v5i1.11432
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berbicara yang signifikan antara kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan metode sosiodrama bermuatan cerita rakyat dan kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian semu (quasi eksperimen),dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok B1 di TK Gugus II Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini adalah kelompok B1 TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja dan Kelompok B TK Widya Kumarasthana . Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling. Data kemampuan berbicara dikumpulkan menggunakan instrumen kemampuan berbicara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berbicara antara kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan metode sosiodrama bermuatan cerita rakyat dan kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional pada anak Kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (9,413) > ttabel (2,000). Selanjutnya, rata-rata (mean) kelompok eksperimen (31,56) lebih besar daripada rata-rata (mean) kelompok kontrol(20). Dengan demikian, metode sosiodrama bermuatan cerita rakyat berpengaruh positif terhadap kemampuan berbicara pada anak Kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Metode Sosiodrama, Cerita Rakyat, Kemampuan Berbicara This study aims to identify the difference in the significance of speech capability between group of children who were taught by using socio-drama method with folklore as the basis and group of children who were taught by using conventional learning method. This research is a quasi-experiment with the design of non-equivalent post-test only control group. The population of this study were all groups of B1 in kindergarten of cluster II in Buleleng Sub-district. The sample of this study was group B1 of ?TK KemalaBhayangkari 2 Singaraja? and Group B of TK Widya Kumarasthana. The sample was determined by using random sampling technique. Speech capability data was collected by using speaking skill instrument. The data obtained were analyzed by using statistical analysis technique and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that there were differences in the speech capability between group of children who were taught by using socio-drama method with folklore as the basis and group of children who were taught by using conventional learning method on the children of Group B in kindergarten of cluster II in Buleleng Sub-district. This is shown by tarithmetic (9,413) > ttable (2,000). Furthermore, the mean of experimental group (31.56) is greater than the mean of control group (20). Thus, the socio-drama method with folklore as the basis has a positive effect on the speech capability to the children of Group B in kindergarten of cluster II in Buleleng Sub-district in the academic year of 2016/2017.keyword : socio-drama method, folklore, speech capability
PENERAPAN METODE BERMAIN OUTDOOR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK
., I Gusti Ayu Dwi Gunayanti;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.5898
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak kelompok A semester II tahun pelajaran 2014/2015 di TK Aisyiyah Singaraja setelah di terapkannya metode bermain outdoor. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A semester II tahun ajaran 2014/2015 di TK Aisyiyah Singaraja dengan jumlah subjek 20 orang. Penelitian di lakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi yaitu metode analisis data statistik deskriptif dan metode statistik deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata persentase kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bentuk, ukuran dan warna pada anak setelah penerapan metode bermain outdoor. Pada siklus I rata-rata persentase kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bentuk, ukuran dan warna pada anak adalah 68,00% yang berada pada kriteria sedang dan pada siklus II rata-rata persentase kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bentuk, ukuran dan warna pada anak menjadi 84,6 % yang berada pada kriteria tinggi. Jadi peningkatan kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bentuk, ukuran dan warna pada anak dari siklus I ke siklus II sebesar 16,00%.Kata Kunci : metode bermain outdoor, kemampuan kognitif This study aims to determine the cognitive abilities improvement of children "A" group in second semester of the academic year 2014/2015 which located in Aisyiya Kindergarten Singaraja.The method of outdoor play was applied in the kindergarten. Thiresearch was a classroom action research (PTK). The subjects in this study were childrenin group A the second semester of the academic year 2014/2015 in kindergarten Aisyiyah Singaraja with a number of subjects 20 people. The research was conducted in two cycles namely cycle I and cycle II. The data collection in this research was used observation method and data analysis methods were used descriptive statistics analysis and quantitative descpriptive statistic methods. From the data analysis was shows that the average percentage of cognitive abilities was increased in recognizing the concept of shapes, sizes and colors in children after method of outdoor play was applied to the subjects. In the first cycle the average percentage of cognitive abilities in recognizing the concept of shapes, sizes and colors in children is 68.00% which catagorized by middle criteria and the second cycle the average percentage of cognitive abilities in recognizing the concept of shape, size and color of the child to be 84.6% which categorized by high criteria. So an increase in cognitive abilities in recognizing the concept of shapes, sizes and colors in children from the first cycle to the second cycle of 16.00%. keyword : outdoor play method, cognitive ability
PENERAPAN METODE BERMAIN BERBANTUAN MEDIA KOTAK BERWARNA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK
., Ni Kadek Lia Ariani;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.5889
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 Tahun di TK Widya Dharma Sawan Tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 dengan jumlah 20 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan instrument lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Siklus I dilakukan dengan 12 kali pertemuan. Hasilnya rata-rata persentase kemampuan motorik kasar anak sebesar 67,18% yang berada pada kategori sedang. Sedangkan siklus II dilaksanakan dalam 8 kali pertemuan dengan hasil rata-rata persentase kemampuan motorik kasar anak mengalami peningkatan menjadi sebesar 84,37% masuk kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain berbantuan media kotak berwarna dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B1 TK Widya Dharma Kecamatan Sawan dari kategori sedang meningkat menjadi kategori tinggi. Kata Kunci : metode bermain, media kotak berwarna, kemampuan motorik kasar anak This research aimed to find out the improvement gross motor skills of children aged 5 to 6 years of TK Widya Dharma Sawan in the academic 2014/2015. This research was classroom action research (PTK) implemented during two cycles. Subject in this research was 20 children at group B1. Data collection method used in this research was observation method with instrument such as observation sheet. Data were analyzed by using descriptive analysis and quantitative descriptive analysis technique. Cycle I with used 12 confluenced. The result percentage average was gross motor of children wich was 67,18% as a medium category. In the second cycle does in 8 confluenced which the result percentage average of the gross motor skills of children increased to 84,37% as a high category. So, the implementation of active play method could be increased the gross motor skills children at group B1 in Widya Dharma Kindergarten, Sawan district from medium category become the high category.keyword : method to play an active application box colour media, at to improve gross motor skills
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI PENERAPAN TEKNIK MODELING KELOMPOK B DI TK SAIWA DHARMA BANYUNING
., Ni Kadek Eva Megawardani;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8814
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial dengan penerapan teknik modeling pada anak kelompok B Semester I di TK Saiwa Dharma Banyuning Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 14 anak kelompok B TK Saiwa Dharma Banyuning Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017. Data tentang keterampilan sosial anak dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik modeling dapat meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B di TK Saiwa Dharma Banyuning Singaraja Tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dilihat dari gains skor keterampilan sosial anak sebesar 0,82 yang berada pada kriteria tinggi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penerapan teknik modeling dapat meningkatkan keterampilan sosial anak. Kata Kunci : TEKNIK MODELING, KETERAMPILAN SOSIAL, ANAK USIA DINI This study aims to determine the increase in social skills with the application of modeling techniques in group B Semester children in kindergarten Saiwa Dharma Banyuning Singaraja in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a phase of action planning, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were 14 children in group B TK Saiwa Dharma Banyuning Singaraja in the academic year 2016/2017. Data on the social skills of children collected using observational methods. The results showed that the application of modeling techniques can enhance social skills in kindergarten children in group B Dharma Saiwa Banyuning Singaraja school year 2016/2017. It can be seen from a child's social skills gains score of 0.82 which are in the high criteria. The results of this study stated that the application of modeling techniques can improve the social skills of children. keyword : modeling, social skills, early childhood
PENGARUH METODE BERMAIN AKTIF TERHADAP KEMAMPUAN GERAK LOKOMOTOR ANAK KELOMPOK A PAUD PELITA KASIH SINGARAJA
., Komang Cahyaning Yusma Wiari;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Mutiara Magta, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.11780
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan gerak lokomotor dengan penerapan metode bermain aktif pada kelompok A semester II di PAUD Pelita Kasih Singaraja Tahun Pelajaran 2016/1017. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Eksperimen semu yang dilaksanakan dalam dua kelas Subjek penelitian ini adalah 35 anak kelompok A PAUD Pelita Kasih Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Data mengenai kemampuan gerak lokomotor dikumpulkan dengan pengumpulan data metode observasi dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan gerak lokomotor setelah penerapan metode bermain aktif sebesar 44% yang berada pada kategori sedang, ternyata mengalami peningkatan pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain aktif dapat meningkatkan kemampuan gerak lokomotor anakKata Kunci : bermain aktif, gerak lokomotor, metode bermain This study aims to determine the improvement of locomotor motion capability by applying active play method in group A semester II at Pelita Kasih School Lesson Year 2016/1017. The research is experimental research conducted in two classes. The subjects of this study were 35 children of group A in Paud Pelita Kasih Singaraja Year of study 2016/2017. Locomotor capability data were collected by observation data collection using observation sheet instrument. Data were analyzed by using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The result of data analysis shows that there is improvement of locomotor motion ability after application of active game method by 44% which is in medium category, and increase in high category. Based on the results of this study can be concluded that the application of active play methods can improve the ability of locomotor motion of children in Paud Pelita Kasih Singarajakeyword : aktive play, locomotor motion, play method
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN PERMAINAN KARTU HURUF UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK KELOMPOK B TK MAS KUMARA DENPASAR
., Ni Putu Wita Kumala Dewi;
., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3140
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa setelah menerapkan model snowball throwing dengan permainan kartu huruf pada anak kelompok B TK Mas Kumara Denpasar, semester II tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 anak TK pada kelompok B semester II tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang peningkatan perkembangan bahasa menggunakan model snowball throwing dengan instrument berupa lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriftif dan metode analisis deskriftif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan bahasa anak kelompok B dengan media kartu huruf pada siklus I sebesar 60,62% pada kategori rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 84,06% berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan berbahasa dengan media kartu huruf sebesar 23,44%. Kata Kunci : model snowball throwing, kemampuan berbahasa, permainan kartu huruf This study aims to determine the improvement of language skills after applying the model of snowball throwing the card game letters on kindergarten children in group B Mas Kumara Denpasar, the second semester of academic year 2013/2014. This research is an action research conducted in two cycles. Subjects were 20 kindergarten children in group B the second semester of academic year 2013/2014. Research data on the increase in language development using a model instrument in the form of snowball throwing with the observation sheet. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of the data analysis showed that an increase in the development of children's language media group B with letter cards on the first cycle of 60.62% in the low category and the second cycle increased to 84.06% in the high category. So an increase in the ability to speak with the media card letters of 23.44% keyword : model of snowball throwing, language skills, letter card games
PENGARUH ACTIVE LISTENING MELALUI STORY TELLING TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK KELOMPOK A
., Ni Putu Dewi Trisnawati;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.;
., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v6i2.15281
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan yang menggunakan active listening melalui story telling dengan anak yang menggunakan model pembelajaran langsung direct instruction terhadap kemampuan menyimak anak kelompok A di Taman Kanak-kanak Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu, populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok A di gugus II Kecamatan Buleleng Tahun 2017/2018 yang berjumlah 248 anak. Sampel penelitian ini yaitu TK Shaiwa Dharma yang berjumlah 20 anak dan TK Kemala Bhayangkari yang berjumlah 20 anak. Data kemampuan menyimak dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes yaitu dengan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampua menyimak antara siswa yang menggunakan model pembelajaran actice listening dengan siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran active listening dengan thit = 32,409 > ttab 2,042 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran active listening melalui story telling berpengaruh terhadap kemampuan menyimak. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran active listening yaitu 27,85 dan skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran direct instruction yaitu 16,15. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran active listening untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran di kelas. Kata Kunci : bercerita, active listening, kemampuan menyimak This study aims to determine the significant influence using story telling method with children using direct instruction model to the ability of listening to group A children in Kugas II Buleleng District School of the School Year 2017/2018. This type of research is a quasi-experimental study, the population of this study is the entire group A in cluster II Buleleng District Year 2017/2018 which amounted to 248 children. The sample of this research is TK Shaiwa Dharma which amounted to 20 children and Kemala Bhayangkari Kindergarten which amounted to 20 children. The listening ability data was collected by using non test method with observation. The data obtained were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis technique, t-test. The result of research shows that there is difference of listening ability between students using actice listening learning model with students who do not use active listening learning model with thit = 32,409 > ttab 2,042 this means there is significant difference. Based on the results of analysis data model of active listening learning through story telling influence on the ability to listen. This can be seen from the average score of students using active listening learning model that is 27.85 and the average score of students using direct instruction model that is 16.15. Improvement is done in the learning process by using active listening learning model to improve the ability to listen to children in overcoming obstacles in the process of learning in class.keyword : story telling, listening ability, active listening
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN
Megawati, Ni Made Pande;
Suarni, Ni Ketut;
Sulastri, Made
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.1040
Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-Kanak Widhya Brata Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, dengan meneliti anak pada Kelompok A pada semester II Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 20 orang anak. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa lisan anak dengan menerapkan model pembelajaran talking stick berbantuan media gambar berseri. Data kemampuan berbahasa lisan anak dianalisis menggunakan metode observasi. Data kemudian  dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbahasa lisan dengan penerapan metode talking stick berbantuan media gambar berseri. Pada siklus I kemampuan berbahasa lisan anak sebesar 55 % yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,5 % tergolong pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan Kemampuan berbahasa lisan anak sebesar 27,5 %.