p-Index From 2021 - 2026
10.138
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Agrikultura Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Jurnal Kesehatan Masyarakat International Journal of Education Jurnal Produksi Tanaman Plantropica: Journal of Agricultural Science AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Badamai Law Journal Jurnal Manajemen Pendidikan Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal AUDI Jurnal Agrotek Tropika Journal of Tropical Crop Science JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Moral and Civic Education Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Kasuari: Physics Education Journal (KPEJ) Academy of Education Journal JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat) JURNAL MANAJEMEN SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Agro Bali: Agricultural Journal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EQUILIBRIUM EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Journal Evaluation in Education (JEE) NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Ius Positum: Journal of Journal Of Law Theory And Law Enforcement JURNAL BISNIS ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research Indonesian Research Journal on Education Kartika: Jurnal Studi Keislaman ZIJEd :Zabags International Journal of Education Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi ZIJEc: Zabags International Journal of Economy ZIJEn: Zabags International Journal of Engagement Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Arsy Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia INJURLENS Open Access DRIVERset
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Sebaran dan Pemusatan Data Karakter Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Generasi CT2 dan CT1(CT1) Praptoko, Regina Sotya Rahagi; Waluyo, Budi; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 11 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Induksi poliploidi dalam metode pemuliaan tanaman merupakan salah satu metode yang banyak dilakukan dalam bidang pertanian. Metode ini digunakan untuk memperoleh genotip baru suatu tanaman melalui penggandaan kromosom yang mampu menghasilkan hasil lebih unggul baik secara fisiologis maupun morfologis. Penggunaan metode ini tidak lagi hanya digunakan pada tanaman pangan namun juga tanaman berpotensi bahan baku industri, salah satunya adalah Jarak kepyar. Jarak kepyar (Ricinus communis L.) adalah tanaman penghasil minyak yang memiliki nilai tinggi dalam bidang industri, farmasi, dan sektor pertanian. Tanaman ini telah cukup lama digunakan secara komersial sebagai sumber energi terbarukan dan telah banyak dibudidayakan. Hal inilah yang melatarbelakangi penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini diantaranya untuk mempelajari sebaran dan pemusatan data karakter, mengetahui keragaman tiap karakter, dan membandingkan nilai keragaman karakter antar dan dalam populasi jarak kepyar generasi CT2 dan CT1(CT1). Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2018 – Mei 2019 bertempat di lahan percobaan Jatimulyo, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang. Metode penelitian ini berupa rancangan non experimental menggunakan penanaman baris tunggal dan analisa dengan uji-t. Bahan percobaan yang diujikan adalah 16 galur jarak kepyar yang terdiri dari dua populasi generasi yaitu CT2 yang diperoleh dari generasi CT1 dengan perlakuan kolkisin 500 ppm dan CT1(CT1) yang diperoleh dari generasi CT0(CT1) dengan perlakuan kolkisin kembali sebanyak 2000 ppm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa generasi CT2 dan CT1(CT1) memiliki nilai keragaman yang berbeda pada setiap variabel. Berdasarkan uji-t diketahui pula bahwa galur C864 merupakan galur yang menunjukkan peningkatan genetik ditunjukkan dengan nilai uji-t signifikan pada hampir seluruh variabel.
Uji Kebenaran dan Tingkat Kemurnian Enam Varietas Kacang Panjang (Vigna sesquipedalis L. Fruwirth) Polong Ungu Sari, Desinta Kumala; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 4 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang panjang polong ungu mengandung antosianin yang bermanfaat bagi tubuh. Selain memiliki kandungan gizi, kacang panjang polong ungu harus dijamin kebenaran varietasnya. Pengujian kebenaran dan kemurnian diperlukan untuk memperbarui mutu benih dalam rangka pelepasan varietas. Tujuan pelaksanaan penelitian ini ialah untuk menguji kebenaran dan mengetahui tingkat kemurnian masing-masing enam varietas kacang panjang polong ungu. Penelitian ini berlokasi di Lahan Percobaan Jatimulyo Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya di Desa Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Malang, Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-Juni 2019. Bahan yang digunakan meliputi enam varietas kacang panjang polong ungu, yaitu BU 1, BU 2, BU 3, BU 4, BU 5 dan BU 6. Penelitian dilakukan dengan pembuktian secara visual, yaitu membandingkan keragaan tanaman dengan deskripsinya. Hasil penelitian membuktikan bahwa, pada karakter kualitatif keenam varietas kacang panjang ungu telah sesuai dengan deskripsi PPVT. Pada karakter kuantitatif didapatkan nilai KK pada keenam varietas dengan kisaran rendah hingga sedang.   Kata Kunci: Kacang Panjang, PPVT, Tingkat Kemurnian, Uji Kebenaran.   ABSTRACT   Purple yardlong bean contain anthocyanins which are beneficial to the body. In addition to high nutrtion, purple yardlong bean must be guaranteed validation of a varieties. Validity test and purity still need to be done to renew seed quality in order to release plant varieties. The purpose of this research is to test the validity and to determine the purity level of six varieties purple yardlong bean. This research was located at Experimental Field of the Faculty of Agriculture, Universitas Brawijaya in Jatimulyo Village, Lowokwaru District, Malang, East Java. The research was conducted from March to June 2019. The materials used included six varieties purple yardlong beans, BU 1, BU 2, BU 3, BU 4, BU 5 dan BU 6. The research was conducted by visual verification, which compares the diversity of plants with their description. The result showed, in qualitative character of the six varieties purple yardlong bean in accordance with the PPVT description. In quantitative character, KK values of six varieties has a value KK low to medium.
Tingkat Kemurnian Karakter Polong dan Benih Varietas Tanaman Kacang Panjang (Vigna sesquipedalis (L.) Fruwirth) Napitupulu, Eva Natalina; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 7 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemurnian varietas sangat penting untuk membersihkan populasi varietas dari campuran varietas lain dan tipe simpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil kemurnian genetik tanaman kacang panjang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli – November 2018 di Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah blok tunggal yang terdiri dari 4 varietas kacang panjang yaitu Brawijaya 1, Brawijaya 3, Brawijaya 4, dan  Bagong 3. 4 benih  varietas kacang panjang sudah ada dalam penyimpanan selama 1 tahun dengan jumlah benih yang terbatas.  Parameter pengamatan meliputi karakter kualitatif yaitu warna polong, posisi paruh, arah paruh, bentuk pangkal polong, tekstur permukaan polong, warna utama benih, warna sekunder benih, warna pada lingkaran hilum, guratan benih, dan tekstur permukaan benih. Karakter kuantitatif yaitu umur panen segar (hst), panjang polong (cm), jumlah polong per tanaman, panjang benih (cm), jumlah benih per polong, bobot 100 benih (gram), dan bobot total benih. Dari hasil evaluasi pada karakter kualitatif didapatkan bahwa tingkat kemurnian karakter polong dan benih varietas Brawijaya 1 dan Brawijaya 4 (100%), sedangkan pada varietas Bagong 3 (90%). Pada karakter kuantitatif didapatkan nilai KK rendah hingga sedang yang membuktikan tingkat keragaman sempit. Pada karakter kuantitatif yang dianalisis chi square didapatkan tingkat kemurnian polong dan benih varietas Brawjaya 1 (66.6%), varietas Brawijaya 4 (100%), dan Bagong 3 (75%).
Korelasi Warna Polong Dengan Karakter Morfologi Pada Tanaman Kacang Panjang Ungu (Vigna sesquipedalis L. Fruwirth) Arifin, Nadya Risma; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang panjang ungu dapat dijadikan salah satu sumber pangan fungsional yang bermanfaat untuk kesehatan yaitu kandungan antosianin yang berguna sebagai antioksidan dalam tubuh. Namun kacang panjang ungu yang belum banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia, maka perlu dikembangkan lebih banyak varietas serta penstabilan mutu varietas kacang panjang ungu melalui proses seleksi dan pemurnian benih. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi tentang korelasi atau kesesuaian hubungan positif warna polong dengan karakter morfologi pada enam varietas tanaman kacang panjang ungu yang diharapkan dapat mempermudah proses seleksi tanaman. Penelitian ini berlokasi di Agro-Techno Park Universitas Brawijaya Jatikerto yang terletak di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Malang, Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-April 2020. Bahan yang digunakan meliputi enam varietas kacang panjang polong ungu, yaitu BU 1, BU 2, BU 3, BU 4, BU 5 dan BU 6. Penelitian dilakukan dengan analisis korelasi peringkat Spearman (Spearman Rank) antara karakter kualitatif dengan karakter kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa, terdapat korelasi atau kesesuaian hubungan positif antara karakter warna polong dengan karakter morfologi serta warna yang diamati pada masing-masing karakter kualitatif menunjukkan variasi atau segregasi warna dari warna utama pada deskripsi varietas.
Uji Daya Hasil Dan Penyusunan Deskripsi Tujuh Galur Harapan Kacang Bambara (Vigna subterranea L. Verdcourt) di Lahan Kering Sari, Firli Ritma; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 12 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang bambara (Vigna subterranea) merupakan salah satu jenis kacang – kacangan yang kurang terkenal namun memiliki sejumlah nutrisi yang baik bagi kesehatan. Saat ini, produksi kacang bambara masih tergolong rendah. Upaya peningkatan produksi kacang bambara dapat dilakukan melalui program pemuliaan tanaman yaitu uji daya hasil. selain itu, diperlukan penyusunan deskripsi sebagai informasi karakter pada setiap galur. Penelitian dilksanakan pada Februari hingga Agustus 2020 di Agrotechnopark Universitas Brawijaya Desa Jatikerto, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan tujuh galur kacang bambara yang diulang tiga kali. Analisis data karakter kuantitatif menggunakan ANOVA dengan uji lanjut DMRT dan karakter kualitatif berpedoman pada Descriptor for Bambara groundnut (Vigna subterranea) dari IPGRI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap galur menunjukkan potensi hasil yang tinggi dengan rata – rata hasil panen tiga tertinggi dimiliki oleh galur yang termasuk tahan terhadap kekeringan yaitu PWBG 6 sebanyak 2.65 ton ha-1, BBL 1.1 sebanyak 2.52 ton ha-1 dan TVSU 8.6 sebanyak 2.38 ton ha-1 , sedangkan galur yang tidak tahan terhadap kekeringan CCC 1.6 memiliki daya hasil terendah dibandingkan yang lainnya. Hasil deskripsi berdasarkan morfologi tanaman didapatkan bahwa karakter kuantitatif pada umur berbunga, umur masak, jumlah polong per tanaman, ukuran polong, jumlah biji per tanaman, ukuran biji, berat biji per tanaman dan berat 100 butir biji menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada setiap galur. Karakter kualitatif berupa tipe pertumbuhan, bentuk daun, bentuk polong, warna polong, dan tekstur polong memiliki hasil yang bervariasi.
Evaluasi Ketahanan Galur-Galur Terung (Solanum melongena L.) terhadap Virus Kuning (Tomato yellow leaf curl Kanchanaburi virus (TYLCV)) Lavenia, Debby; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 5 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terung (Solanum melongena L.) ialah salah satu tanaman inang bagi Begomovirus dan ditularkan oleh kutu kebul (Bemisia tabaci G.). Tanaman yang terinfeksi pertumbuhan bibit akan mempengaruhi pertumbuhan baik fase vegetatif maupun generatif. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi ketahanan galur-galur terung terhadap penyakit virus kuning (Tomato yellow leaf crul Kanchanaburi virus (TYLCV)). Penelitian dilaksanakan di Greenhouse PT BISI International Tbk Farm Karangploso yang berlokasi di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada bulan pada bulan Januari sampai Mei 2020. Bahan yang digunakan 7 galur terung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan tiga ulangan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat tiga galur termasuk kriteria tahan yaitu EP 01, EP 02 dan EP 07. Galur termasuk kelompok kriteria agak tahan  yaitu EP 03 dan EP 04. Galur EP 05 termasuk kriteria agak rentan dan galur EP 06 termasuk kriteria rentan. Tanaman terung yang terinfeksi virus kuning menunjukkan terdapat pengaruh nyata pada semua parameter seperti intensitas penyakit, parameter pertumbuhan dan potensi hasil.
Evaluasi Dan Analisis Kekerabatan Tujuh Galur Harapan Kacang Bambara (Vigna subterranea (L.) Verdc.) Sayekti, Panca Ayu; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 6 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang bambara (Vigna subterranea (L.) Verdc.) adalah tanaman yang berperan penting untuk beradaptasi dengan perubahan iklim global. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah produktivitasnya yang rendah, sehingga perlu dilakukan proses pemuliaan tanaman untuk mendapatkan benih varietas baru. Tujuh galur harapan kacang Bambara perlu dievaluasi keragaman, potensi dan tingkat kekerabatannya untuk mendapatkan galur yang berpotensi menjadi varietas baru. Penilaian keragaman genetik tanaman perlu dilakukan untuk mengetahui proses pemuliaan yang harus dilakukan. Keragaman genetik yang tinggi dapat mempermudah proses seleksi guna mendapatkan tanaman yang lebih unggul. Keragaman genetik yang besar terjadi apabila galur berkerabat jauh. Hal tersebut menjadi dasar perlu dilakukannya analisis kekerabatan untuk mengetahui pengelompokan galur dengan ragam genetik yang besar. Kekerabatan tanaman dapat dinilai berdasarkan morfologi tanaman, khususnya berdasarkan karakter kualitatif tanaman. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat keragaman yang luas dan heritabilitas yang tinggi pada tujuh galur harapan kacang Bambara yang diamati. Kekerabatan antar galur menunjukan galur SS 342 memiliki kekerabatan terjauh dengan semua galur dengan koefisien kemiripan genetik sebesar 0,34. Kekerabatan galur terdekat adalah antara galur PWBG 6 dan PWBG 521 dengan koefisien kemiripan genetik 1.
Evaluasi Keragaman Pada Populasi F2 Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) Firmansyah, Rahmanda Ilman; Yulianah, Izmi; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 12 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) memiliki nutrisi yang sama baiknya dengan kedelai. Permasalahan tersebut menjadi peluang pengembangan kecipir pada kegiatan perakitan tanaman melalui proses pemuliaan tanaman yang diawali dengan karakterisasi dan evaluasi keragaman. Hasil keragaman tertinggi terdapat pada populasi F2, hal tersebut disebabkan karena pada populasi ini terjadi segregasi. Penelitian ini dilaksanakan di lahan budidaya Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur yang berlangsung pada bulan April-November 2019. Penelitian ini menggunakan metode single plant, dengan karakter yang diamati sebanyak 28 karakter pada total 300 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan dari keempat populasi F2 memiliki perbedaan karakter yang muncul pada masing-masing karakter dari masing-masing populasi. Berdasarkan hasil analisis data kualitatif menunjukkan hasil keragaman yang dominan beragam dan hanya beberapa karakter menunjukkan hasil keragaman yang seragam. Sedangkan pada analisis karakter kuantitatif, koefisien keragaman yang diperoleh cenderung rendah hingga sedang, dan hanya ditemukan satu hasil koefisien keragaman kategori tinggi (≥ 50,1%) yaitu pada hasil biji per tanaman di populasi F2.1.
Uji Daya Hasil Enam Galur Kacang Bogor (Vigna subterranea L. Verdcourt) Pada Musim Penghujan Prasetyoningrum, Farin; Saptadi, Darmawan; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.01.06

Abstract

Tanaman kacang bogor (Vigna subterranea L. Verdcourt) merupakan komoditas potensial yang masih belum dibudidayakan secara luas di Indonesia dan tergolong tanaman yang belum banyak mendapat perhatian. Padahal kacang bogor dapat menjadi alternatif pangan fungsional sebagai sumber protein dan karbohidrat. Upaya untuk meningkatkan produktivitas kacang bogor salah satunya ialah melalui pemuliaan tanaman, diperlukan beberapa kegiatan penelitian untuk mendapatkan varietas unggul. Salah satu tahapan yang dilakukan dalam pemuliaan tanaman ialah uji daya hasil. Uji daya hasil merupakan tahapan awal untuk menguji galur agar dapat diketahui galur yang memiliki daya hasil tinggi, sehingga dapat menentukan galur yang dapat dilepas sebagai varietas baru. Uji daya hasil kacang bogor dilakukan pada musim penghujan terhadap 6 galur harapan kacang bogor potensial yakni PWBG 5.2.1, SS 2.4.2, BBL 1.1, PWBG 6, SS 3.4.2, CCC 1.6, dan TVSU 8.6. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hasil 6 galur kacang bogor dan mendapatkan galur berdaya hasil tinggi pada musim penghujan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020-Mei 2021 di Kebun Percobaan Balitkabi di Jambegede. Penelitian dilakukan berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh galur yang diuji memiliki daya hasil yang beragam. Didapatkan daya hasil galur yang diuji berkisar antara 1,8 – 2,8 ton/ha. Pada penelitian ini galur BBL 1.1 dan PWBG 6 merupakan galur harapan terpilih yang berdaya hasil tinggi dan mampu beradaptasi dengan baik dengan lingkungan tumbuhnya.
Study of Palm Seeds (Arenga pinnata Wurmb Merr.) and Its Breaking Dormancy Farida, Farida; Barunawati, Nunun; Saptadi, Darmawan; Kuswanto, Kuswanto
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 48, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v48i1.4576

Abstract

Sugar palm (Arenga pinnata) is a versatile Indonesia-native species widely distributed across the archipelago. It can function as a water-conserving plant and provides low-glycemic-index sugar (GI 35.56) from palm sap, allowing safer consumption by people with diabetes. An early-maturing variety, endemic to East Kutai Regency, East Kalimantan Province, has been designated a National Early-Maturing Superior Variety and is promoted as a leading commodity. However, cultivation is constrained by slow seed germination, which may take about two years because of strong seed dormancy. Sugar palm seeds can remain dormant due to morphophysiological, physical, and physiological constraints that inhibit water uptake, embryo growth, and metabolic activation. Previous studies have attempted to accelerate germination using mechanical scarification, chemical treatments, immersion in water at controlled temperatures (stratification), and applications of growth regulators at various concentrations. Reported germination success for scarification ranges from 52.00% to 73.00%, indicating room for improvement. This article reviews and identifies practical approaches to accelerate palm seed germination, emphasizing that effective dormancy-breaking innovations are essential to supply planting material for expanding sugar palm plantations and improving crop production. Such improvements could shorten nursery cycles, enhance seedling uniformity, and strengthen farmer adoption.
Co-Authors -, Maison Abdul Hakam Aca, Ambo Adi Wiyono Basori Amin Adiredjo, Afifuddin Latif Adli, Magnus Adriansyah, Agung Afif Auliya Agnes Fitria Widiyanto AHMADI Ainurrasyid Ainurrasyid Aji , Sugeng Purnama Alfiyah, Layinnati Ali Djamhuri Amelia Fauzia Amelia, Permata Ana Rahma Yuniarti Andayani, R. D. Anderson, Irzal Andy Soegianto Anif, Yuniza Miratu Anivta, Pricandalu Odillia Ansarudin, Muhamad Apipah, Apipah Arief, Hidayatul Arif, Ainin Ariffin Noor Sugiharto Arifin Noor Sugiharto Arifin, Nadya Risma Ariyanti, Esti Endah Aryanti, Sepha AS, Muhammad Busyro Karim Astalini Astalini Astuti, Anjar Astuti, Putri Puji Astutik, Nur Fithria Wiji Aulia Putri Cendekia Auliya, Daniyatul Ayu Wulandari, Panca Ida Azizah, Fithrotul Azkiyah, Rizqi Bakti, NH. Dias Prayudha Baros, Vionita Belaffif, Mohammad Bahrelfi Betty Yulia Wulansari, Betty Yulia Bharanti, Elita Bhima Arya Daniswara Boris Kaido Budariarsa, Endah Lisna Budi Waluyo Cendekia, Aulia Putri Cicik Septeningsih Damanhuri Damanhuri Damanhuri Daniswara, Bhima Arya Darmaji, Darmaji Darmawan Saptadi, Darmawan Daud, Daud Deddi Haryono, Deddi Descha Giatri Cahyaningrum Devi Aprianti Rimadhani Agustini Dwi Agus Kurniawan Dwi Sarwani Sri Rejeki Edson Begliomini Eko Hary Pudjiwati Elfinda, Yati Rahmita Erny Rohmatus Saadah Ety Youhanita Fajanela, Jennifer V. Velasquez Farida Aprilianingrum, Farida Farida Farida Fathoni, Muhammad Isnaini Fatmayanti, Aulia Fauziyyah, Nida Salma Febridianti, Annisa Fernando, Trio Junira Firmansyah, Rahmanda Ilman Fitri Nurdianingsih Fitriyah, Arifatul Freddy Pattiselanno Goban, Yosefina M. Hadi, Mohamad Iqbal Sohibul Hajri, Priazki Hapsari, Cinthia Mutiara Hardiana, Deasy Hari Wisodo, Hari Hayatunnudus, Sitaningrum Hazmi, Arif Al Herman Wahyu Dwi Maelana hidayat, iqbal Hidayat, Wildan Nur hidayatullah, Hidayatullah hidayatullah Hutauruk, Jonathan Nicholas Igayanti, Isna Bayin Ilma Siti Salamah Imam Syafi’i Indayati, Tatik Intan Permatasari Ismawati, Sri Ida Ivo Rega Austi Iwan Aprianto Izmi Yulianah Kama Abdulhakam Kararbo, Evi S.H. Karubaba, Eli F. Karuniawan Puji Wicaksono Karuniawan Puji Wicaksono Khoirunnabila, Azza Ilma Khoirunnabila Kumar, Ajay Goel Kurniawan, Dwi Agus Laras Sukma, Dyah Ayu Latif, Dhofir Lavenia, Debby Litfia Winda Sari Lukitaningtyas, Dika Luqmantoro, Cahyo M. Arif Musthofa Mansur Mansur Maola, Putri Sofiatul Mardiyah, Kofsatun Marlina Marlina Martha Kayadoe Mashar, Mohamad Fakhri Mega Arianti Putri Mega Fatimah Rosana Mienanti, Devi Mochamad Yusuf Rudyanto Mohamad Syafei Mudzakkir Ali Muhammad Andri Muhammad Ikhlas Muhammad Isnaini Fathoni Muttaqin, Muhammad Azam Muyassyaroh, Yanik Napitupulu, Eva Natalina Narendri, Gusminanda Oktavia Nashrul Wahyu Suryawan Natumnea, Natanael Naufal Nurdiansyah Niken Kendarini Nilfatri, Nilfatri Ningsi, Aziza Putri Ninies Eryadini Nisak, Sayida Khiratun Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Nofita Ayu Ning Fias, Nofita Ayu Nofiyadi, Ahmad Novita Nugrahaeni Nuansa Aulia Dwika Nugraha, Aldita Adin Nunun Barunawati, Nunun Nur Basuki Nurdiansyah, Naufal Nurdini Khadijah Nurihsan, Achmad Juntika Nurul Fadillah Oksanda, Rizka Amalia Okyanto, Dwi Perdana, Rahmat Permana, David Galuh Permatasari, Lalita Permatasari, Santi Pestano, Rayvin D Pitayanti, Asrina Pitri, Alisyah Pitriani, Pitriani Prabawati, Dian Prani, Anisak Intan Eka Praptoko, Regina Sotya Rahagi Prasetyoningrum, Farin pratama, muhammad ikshan dani Pratiwi, Wahyunita PRIHANTINI Purwanta Purwanta Puspita Sari, Rembang Enggar Putra Pratama Putri Ardi, Nur Atikah Rachmat Kriyantono Rakhmat, Cece Ramadhani, Qori Ramadhanintyas, Karina Nur RATNA NURDIANA Ratna Zulfarosda Reza Safitri Ridhawati, Aprilia Ristiana Ristiana Rizia Yasminda Rachmawati Rizkina, Van Biaila Rochbani, Ita Tryas Nur Salamah, Ilma Siti Santosa, Wahyu Puji Saptadi, D. Saraswati, Ika Dyah Sari, Desinta Kumala Sari, Firli Ritma Sari, Marlynda Happy Nurmalita Sari, Nita Dia Permata Sarmila, Sarmila Saudin Yuniarno Saudin Yuniarno Sayekti, Panca Ayu Sekarsari, Retno Ayu Setiawan, Hans Kurnia Setiyowati Rahardjo Shodiq, Musta'in Sholihatin, Rosyita Silawati, Endah Siti Nur Aisyah Siti Nurhayati Sofia Tri Septiawati Sri Lestari Purnamaningsih Sri Nurlaela Sri Winarsih Sudakir Sudakir Sugiana Sugiana, Sugiana Sumeru Ashari Suparno Suparno Supriatun, Nanik Supriyono Koes Handayanto Suratman Suratman Suratman Suratman Susanto, Eko Bagus Sutedy, Wirmanto Sya'baniah, Anisa Hafsah SYAHRIAL SYAHRIAL Syahriyati Tatik Wardiyati Tomy Marmadion Triandini, Septi Ulwi, Intan Ummatus Sholekha, Ummatus Uus Kusnadi Vikaliana, Resista Viola Nindita Purnamasari, Viola Wahyuni, Silvia Santi Wandi, Wandi Widyaningrum, Dian Anisia WIDYASARI, Wiwit Budi Wirmanto Suteddy Yanuar Danaatmadja, Yanuar Yuliamita Ariestin Yulianah, I. Yulius Mataputun Yunirno, Saudin Zaenal Abidin Zakiyyah, Nurul