p-Index From 2021 - 2026
8.438
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bioma : Berkala Ilmiah Biologi JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Dinamika Ilmu JURNAL CITRA KEPERAWATAN Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Skala Kesehatan TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Aulad : Journal on Early Childhood Jurnal Literasiologi INDONESIAN JOURNAL OF MEDICAL LABORATORY SCIENCE AND TECHNOLOGY Jurnal Komunikasi Pendidikan Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat REMIK : Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Devotion: Journal of Research and Community Service Journal Peqguruang: Conference Series Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat The International Journal of Politics and Sociology Research Jurnal Pijar MIPA JUrnal Riset Ilmu Pendidikan Ebima : Edukasi Bidan di Masyarakat DINAMIKA ILMU: Jurnal Pendidikan Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Amare Journal Liaison Academia and Society Jurnal Keperawatan Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan untuk Masyarakat Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Fahmina Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Medika: Medika Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu PITIMAS: Journal of Community Engagement in Health Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ilmiah Bongaya (JIB) Journal of Asian-african Focus in Health Jurnal Wicara Desa Jurnal Info Kesehatan Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi New Normal Masa Covid- 19 di Paroki Terentang Keuskupan Sanggau Magdalena, Magdalena; Atok, Kristianus; Andreas Acin, Mayong; Lisarani, Varetha; Zulkairnain, Rezkie
Amare Vol. 1 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.342 KB) | DOI: 10.52075/ja.v1i1.78

Abstract

This activity is motivated by the Church's need to prepare its people so that they can adjust to new normal conditions as a result of the pandemic. After more than four months the churches were closed, sacramental services were restricted, even impossible to do – certainly not out of fear, but for the sake of common salvation. On that basis, community service activities, especially the parishioners of Terentang, are carried out so that they have the ability to make hand sanitizer. This activity was carried out for one day with the method of conducting exposure and followed by training activities. This activity was attended by 36 participants. The output of this activity is that all participants have the knowledge and skills to make hand sanitizers to support activities at the Terentang Parish Church.
Optimalisasi Keterampilan Literasi Siswa SMP NW Mataram Melalui Program Klinik Literasi Hidayati, Parni; Magdalena, Magdalena; Nur Aisyah, St.; Fatiha Putri Aura Diva; Rosyihan Anwar, Iklima; Sri Kusuma Wardani, Ketut
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v4i1.411

Abstract

The Literacy Clinic is a program to improve students' literacy skills, with a focus on guiding and teaching students who are deficient in reading, writing, and others. This service aims to optimize the literacy skills of class VIII students at SMP NW Mataram through the implementation of a literacy clinic program. The method for implementing the literacy clinic program uses three stages: observation, implementation and evaluation. Data was collected through observation, interviews, Pre-Test and Post-Test. The results of the service are that there are still students who are not fluent in reading which was discovered through interviews and observations. This is also proven by the Pre-Test results which show the percentage of students answering correctly 18%. Therefore, the author designed and implemented a Literacy Clinic program that could improve students' literacy skills. After carrying out the Literacy Clinic, the students then answered the Post-Test questions with the percentage of students answering correctly 49%. Based on this description, it can be concluded that the existence of a literacy clinic program can optimize the Literacy Skills of SMP NW Mataram Students
PROGRAM PONDOK PESANTREN DALAM INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK PENINGKATAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA PADA SISWA PONDOK PESANTREN MODERN UNGGULAN TERPADU DARUL MURSYID TAPANULI SELATAN Suharman, Suharman; Erawadi, Erawadi; Magdalena, Magdalena
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.604

Abstract

Pendidikan multikultural merupakan proses pengembangan seluruh potensi manusia yang menghargai pluralitas dan heterogenitasnya sebagai konsekuensi keragaman budaya, etnis, suku, dan agama. Pendidikan multikultural sejatinya menghendaki adanya penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap harkat dan martabat manusia dari manapun dia datangnya dan berbudaya apapun, dengan harapan supaya tercipta kedamaian sejati, keamanan, yang tidak dihantui kecemasan dan kebahagiaan tanpa rekayasa. Nilai-nilai yang terkandung dalam pendidikan multikultural seperti nilai kesetaraan atau kesamaan, kemerdekaan, keadilan, menghormati perbedaan, dan toleransi. Sehingga dapat dikatakan bahwa untuk masyarakat Indonesia yang plural dan majemuk ini pendidikan multikultural tentu sangat cocok untuk diterapkan. Hasil penelitian Sebagai guru dan peserta didik tidak boleh membeda-bedakan baik agama, kultur, sosial, suku serta bahasa. Pemahaman guru sudah sangat baik tentang internalisasi nilai-nilai kerukunan umat beragama sehingga dapat menerapkan pendidikan multikultural dengan membangun semangat empati, equality dan toleransi kepada siswa. Dengan menekankan bahwa setiap orang dengan latar belakang apapun memiliki persamaan dalam haknya sebagai warga negara.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK MATERI MAKANANKU SEHAT DAN BERGIZI UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYAH PADANGSIDIMPUAN SELATAN Shintia, Deah; Magdalena, Magdalena; Suhendra, Ade; Endayana, Bestari
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.607

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman siswa terhadap konsep sehat dan makanan bergizi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya penggunaan media yang tepat dalam proses pembelajaran sehingga siswa merasa bosan, tidak menyukai mata pelajaran yang sulit sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar. Untuk mengatasi hal ini permasalahan tersebut, dikembangkan media pembelajaran yang menarik yang dapat merangsang imajinasi siswa, yaitu dari media Pop Up Book 3 Dimensi yang bertemakan sehat dan bergizi diet.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Dan observasi serta menggunakan validitas, praktikalitas, dan teknik analisis efektifitas pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan telah terbukti efektif divalidasi oleh 3 validator ahli yaitu ahli materi sebesar 77% (Valid), ahli media sebesar 100% (Sangat Valid), dan ahli bahasa sebesar 84% (Sangat Valid), persentase validator ahli secara keseluruhan adalah 87% pada kategori sangat valid, maka hasil respon siswa terhadap media pembelajaran berdasarkan 3 media Pop Up Book dimensi yang dikembangkan ternyata bersifat praktis melalui siswa lembar angket respon secara keseluruhan sebesar 82%. Selanjutnya hasil pemberian pretest adan soal poster diuji signifikansinya menggunakan program SPSS versi 23 dengan sig (2 tailed) = 0,00<0,05, artinya terdapat peningkatan bared pada media Pop Up Book 3 Dimensi dengan hasil belajar setelah menggunakan media pembelajaran berbasis media 3 Dimensi yang dikembangkan adalah efektif.
Pandangan Kyai tentang Multikultural dan Aktualisasinya dalam Penyelenggaraan Pendidikan Pondok Pesantren di Kabupaten Padang Lawas Harahap, Khoirunnisa; Erawadi, Erawadi; Magdalena, Magdalena
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i1.661

Abstract

Dalam lingkungan Pondok Pesantren tidak terlepas dari ragam budaya, etnis, suku, bahasa, dan daerah asal yang berbeda-beda tapi kita bisa menemukan sikap saling menghargai, menghormati, dan kerja sama antar masyarakat dalam Pondok Pesantren yang begitu tinggi sehingga jarang terdengar dalam sebuah Pondok Pesantren terjadi konflik, lain halnya di sekolah umum atau organisasi masyarakat yang sering kali terjadi konflik di antara mereka, seperti tawuran pelajar dimana-mana. Dari realita yang ada, hal tersebut menimbulkan pertanyaan-pertanyaan dan rasa penasaran yang begitu dalam terhadap kondisi tersebut karena notabene, di pondok pesantrenlah yang lebih rawan muncu konflik atau gesekan-gesekan antar santri yang disebabkan keragaman etnis, suku, bahasa dan budaya yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pendekatan Fenomenologi diperlukan karena adanya kebutuhan untuk mempelajari suatu kelompok atau populasi tertentu dalam hal ini di Pondok Pesantren Kabupaten Padang Lawas, untuk mengidentifikasi kategori yang belum dapat di ukur, atau menemukan fakta-fakta yang tersembunyi yaitu multikultural dalam penyelenggaraan pendidikan di Pondok Pesantren. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa 1. Pandangan dari Kyai Pimpinan kedua Pondok Pesantren yang di teliti tentang multikultural adalah mereka memandang baik dan menerima positif multikultural sebagai sunnatullah dengan menerima keberagaman yang Allah swt ciptakan untuk saling mengenal, dan sebagai bentuk perwujudan semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yaitu “Bhinneka Tunggal Ika” yang memiliki arti biarpun berbeda-beda tetapi tetap satu, serta melaksanakan firman Allah swt dalam Q.S Al-Hujurat ayat 13. 2. Aktualisasi multikultural yang terlihat di Pondok Pesantren Babul Hasanah dan Pondok Pesantren Al-Hakimiyah adalah dari aspek kesadaran tentang perbedaan (plurality), kesetaraan (equality), kemanusiaan (humanity), keadilan (justice) dan nilai demokrasi (democracy). Kelima aspek multikultural tersebut teraktualisasikan dalam penyelenggaraan pendidikan Pondok Pesantren dalam penerimaan santri baru, pola pengasuhan di asrama, pendisiplinan santri, penyusunan kurikulum, pelaksanaan pembelajaran, dan rekrutmen tenaga pendidik dan kependidikan.
Social capital to develop religious moderation for Indonesia-Malaysia border communities Kristianus, Kristianus; Prasetyo , Laurentius; Magdalena, Magdalena
The International Journal of Politics and Sociology Research Vol. 12 No. 1 (2024): June: Law, Politic and Sosiology
Publisher : Trigin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by a religious moderation program that is being developed by the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia. Apart from that, the border as this country's front porch with neighboring countries needs to be empowered by its people. Communities on the border, who are generally Dayak, need to explore their culture. Dayak people's understanding of religious moderation is also still limited. The aim of this research is to find a formula for social capital in developing religious moderation in border areas. The research method is descriptive qualitative with an ethnographic approach. The research team is the research subject, where the objects are traditional stakeholders and community leaders at the research location. Data collection techniques by interviewing research objects. Data analysis was carried out by codifying and grouping data based on answers to interviews conducted. The results of the grouping were then interpreted and then discussed again with the figures in the form of a Focus Group Discussion. In this way, the concept obtained is a joint conclusion of the parties involved in the research. The results of the research are that the social capital of border communities to develop religious moderation is very high. Social capital takes the form of good social interaction, customs and religious life. In border areas, although the conditions for providing education are still limited, they are inclusive. Academically, the results of this research can be used as a reference for developing a model of religious moderation.
Hubungan Asupan Cairan, Kualitas Tidur Dan Dukungan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Pasien Congestive Heart Failure (CHF) mauliana, mauliana; magdalena, magdalena
Jurnal Skala Kesehatan Vol 13 No 1 (2022): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jsk.v13i1.338

Abstract

Latar Belakang : Congestive Heart Failure (CHF) merupakan ketidakmampuan jantung memompa darah yang cukup ke seluruh tubuh. Gejala kekambuhan sering ditandai dengan sesak nafas yang muncul tiba-tiba saat sedang tidur. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan cairan, kualitas tidur dan dukungan keluarga terdahap kualitas hidup pasien Congestive Heart Failure (CHF). Metode Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif. Dengan rancangan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh penderita congestive heart failure (CHF) di instalasi rawat jalan poli jantung Rumah Sakit Umum Daerah Idaman Kota Banjarbaru adalah 41 orang dengan menggunakan uji korelasi rank Spearman dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian ini adalah 34,1% pasien berusia 46-55 tahun, 53,7% pasien perempuan, 36,6% pasien dengan pendidikan SD/sederajat dan 65,9% pasien yang tidak bekerja. Asupan cairan diatas kebutuhan (31,7%), kualitas tidur buruk pasien (58,5%), dukungan keluarga yang tidak mendukung (61,0%), dan kualitas hidup baik pasien (53,7%). Terdapat hubungan asupan cairan, kualitas tidur dan dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien Congestive Heart Failure (CHF). Disarankan dukungan keluarga dan pengaturan asupan cairan bermanfaat untuk mengurangi gejala sesak napas pada pasien sehingga dapat menigkatkan kualitas tidur pasien menjadi baik. Kata kunci : Congestive Heart Failure (CHF), Asupan Cairan, Kualitas Tidur, Dukungan Keluarga, Kualitas Hidup
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN HYGIENE PENJAMAH MAKANAN DENGAN ANGKA KUMAN PERALATAN MAKAN Permatasari, Mutia; Magdalena, Magdalena
Jurnal Skala Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jsk.v13i2.372

Abstract

Abstract : Background : Food safety requirements to be consumed should be the most important first requirement that must be met before other requirements are considered. Microbial contamination in food can come from the environment, raw materials, water, tools used and food handlers. Objective: This study aims to determine the relationship between knowledge and hygiene of food handlers with the number of germs on tableware . Methods: This type of research is a literature study, using a review method on 5 articles. Results: The results of the research on the characteristics of the most touchers are 16-50 years old, and the sex is mostly female. Knowledge of food handlers in the research of Kartika et al (2017) was 68.2%, the research of Poli et al (2014) was less as much as 56.1%. r, Fadhila, et all (2015) and Poli, et all (2014) do not meet the requirements with percentages of 58%, 56.5%, and 100%, respectively. And in the research of Gobel, et al (2015) and Agustiningrum (2018), the number of germs on tableware meets the requirements as much as 67.7% and 85.7%, respectively. Conclusion : There is no relationship between knowledge of food handlers and the number of germs on tableware. There is a relationship between the hygiene of food handlers and the number of germs on eating utensils Keywords: Knowledge Hygiene, Germ number
Tingkat Konsumsi Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat Dan Kesukaan Makanan Jajanan Pada Remaja Obesitas (Studi di SMAN 3 Banjarbaru ) magdalena, magdalena
Jurnal Skala Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Obesity in adolescents is caused by many factors including an imbalance in diet, often consuming fast food. Someone who has an unhealthy diet usually consumes more foods with high levels of fat or sugar. These ingredients can make teenagers experience weight gain. Objective: The aim of the study was to determine the level of consumption of energy, protein, fat, carbohydrates and preferences for snack foods in obese adolescents. Method. This type of research is descriptive observational, instrumentfood recall on energy, protein, fat, carbohydrate consumption level variables (Category consumption levels based on the Adequacy of Nutritional Adequacy Rate (RDA): more: > 100%, Good: > 90 - 100%, moderate: > 80 - 90%, less: 70 - 80 %, deficit: <70% and a list of favorite snacks.The population in this study were 32 students of SMAN 3 Banjarbaru.The sampling technique waspurposive sampling, independent variables: Results: The results of this study are:the age of the largest respondent is 16 years, namely (59.4%), the largest gender is female (93.7%). The highest level of calorie consumption is in the more and better category (25%), the highest level of protein consumption is in the moderate and less category (25%), the highest level of fat consumption is in the less category (31.25%) and the highest level of carbohydrate consumption is in the moderate category ( 28.125%). The most choices of snacks that are the favorite choices of teenagers are: fried potatoes, fried noodles, grilled chicken, soy sauce fried chicken, Kentucky chicken and brown bread, each 93%.
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN GOTONG ROYONG DI DESA BUNTUBUDA KECAMATAN MAMASA KABUPATEN MAMASA Magdalena, Magdalena; Syaeba, Muhammad; Asis, Abd.
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.880

Abstract

Masyarakat Indonesia menyadari bahwa dalam kehidupannya tidak bisa terlepas dari saling ketergantungan antar sesamanya, sehingga masyarakat selalu berusaha untuk memelihara hubungan yang baik dengan sesamanya. Salah satu cara untuk memelihara hubungan yang baik dengan sesamanya yakni melakukan kegiatan gotong royong diperlukan peran kepala desa. Dimana dalam melaksanakan program pemerintah desa yang terencana dan terarah dengan baik maka diperlukan perencanaan, penggerakan serta pengawasan dalam pelaksanaan program tersebut karna tanpa adanya ini semuanya tidak akan berlangsung dan terlaksana dengan baik. Karena itu, perlu adanya seorang pemimpin yakni kepala desa yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan hal tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: 1). Bagaimanakah peran kepala desa dalam meningkatkan kegiatan gotong royong di desa buntubuda kecamatan mamasa kabupaten mamasa 2). Adakah Factor penghambat yang   mempengaruhi kegiatan gotong royong di desa buntubuda kecamatan mamasa kabupaten mamasa Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.Lokasi penelitian di Desa buntu buda Kecamatan mamasa Kabupaten mamasa.responden  dalam penelitan ini adalah kepala desa buntu buda, Perangkat Desa buntu buda, kepala dusun  di desa buntu buda serta warga Desa buntu buda.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi  Berdasarkan hasil penelitan ini  masih banyak yang belum sepenuhnya terealisasi oleh Pemerintah Desa Buntubuda sehingga terjadinya pasang surut dalam pelaksanaan kegiatan gotong royong dalam pembangunan ini. Kegiatan ini dilakukan oleh masyarakat ataas dasar suka rela tetapi dari pihak pemerintah gampong berinisiatif memberikan insentif berupa uang untuk masyarakat yang bergotong royong. Bentuk dan sifat kegiatan gotong royong yang masih dikategorikan pembangunan pada fisik Desa ditentukan oleh faktor-faktor yang melatar belakangi gotong royong itu, ekonomi, sosial, budaya dan politik, serta agama yang ada di Desa Buntubuda.
Co-Authors Abd. Asis Abdat, Nilna Aulia Abdi Dharma Adinata, Ahmad Farid Adriansyah Adriansyah Aep Saefullah Ahmad Busyairi, Ahmad Ahmad Harjono Aji, Lalu Febrian Siswandi Al-Husna, Khofifah Indah Amalia, Mekar Meilisa Andina Dwijayanti Andini, Sri Anwar Efendi Ari Susanti Aria Gusti Arief, Ilham Arifin Hidayat, Arifin Asmaripa Ainy Asnah Asnah Asnaty, Elvina Astrid Novita, Astrid Astuti, Yulia Az Zahra, Intan Azis, Abd Basyuni, Maftuh Batu Bara, Khoiriah Bhae, Benediktus Yoseph Budi Hariono Budi Harto Cahaya Harahap, Norlan Christie, Fleury Citra Arta, Deddy Novie Daulay, Adelina Khairani Daulay, Khoirunnisa DAULAY, MUHAMMAD ROIHAN Deliati, Deliati desi kristanti, desi Dewi, Nurul Aulia Dwi Zulfita Elisabeth, Febriyani Endayana, Bestari Erawadi Erawadi, Erawadi Fajri, Muhammad Iqbal Fathurrahman Fathurrahman Fathurrahman Fathurrahman Fatiha Putri Aura Diva Firstianty Wahyuhening Fibriany Fristiohady, Adryan Fuadi, Wirdatul Gamar Al Haddar, Gamar Al Gobel, Sri Yunanci Van Hamdah, Isnaini Noor Hammad, Hammad Harahap, Khoirunnisa Haryandi, Yopi Hasan, Fonnie Esther Hasibuan, Hasbi Anshori Hendrawan, Henky Hendy Tannady Henny Tannady Tan Hidayati, Parni Hikayat, Sohibul Hilda, Leyla Hindratni, Findy Humairoh, Mamai Husen Windayana, Husen Hutabarat, Arnold Sultantio I Putu Ayub Darmawan Jak, Yanuar Joko Ariawan Juliawati, Poniah Julistyono Widodo Julita, Yustina Junita, Nita Kahpi, Mhd Latip Kartono, Kartono Khamaludin, Khamaludin Kristianus Kristianus Kurniawati Kurniawati Kusnadi, Iwan Henri Laurentius Prasetyo Lelya Hilda Lestari, Triana Yuni Lily Restusari Lisa Amelia Lisarani, Varetha M Rafiq Manalu, Ega Putri Duana Marderina, Marderina Masitah, Tina Herianty Mas’odah, Siti Mauliana Mauliana, Mauliana Maulidi Maulidi Mayong Andreas Acin Melly, Melly Mohd. Rafiq Muhammad Darwis Dasopang Muhammad Iqbal Munir Munir, Munir Na'afi, Septiana Nalle, Patri Alinda Nasution, Asmainun Nasution, Muhammad Ilyas Nazulfah, Indah Nur Aisyah, St. Nurdiani, Tanti Widia Nurfitriyani, Nurfitriyani Nurul Kholifah, Nurul Nuryana, Arief Oktaviani, Haifah Dwi Ola, Andi Tenri Pane, Gina Soya Parameswara, Marsanda Claudia Pattiware, Andi Permatasari, Mutia Pranata, Rio Pratama, Tania Lingga Primadi Candra Susanto Rafik, Muhammad raharjo, itot bian Rahayu, Diah Afrianti Ramdhani, Hadiyati Adilla Reni Yunus, Reni Ricka Handayani Rifdah, Assyifa Rini Susana Riski, Nesia Rosyihan Anwar, Iklima Rutmauli Hutagaol Safitri, Anggia Cahyani Salehan, Salehan Samah, Eri Saraswati, Diah Ayu Sari, Ade Risna Sari, Baiq Davina Lolita Setyawan, Antonius Ary Shintia, Deah Sibarani, Lelawati Sipahutar, Marnita Siregar, Nurfitriani M Siti Annisa Wahdiniawati, Siti Annisa Siti Komariah Situmeang, Mahyudin Sofyan, Harnavela Somantri, Diki Sri Kusuma Wardani, Ketut Sri Mulyani SRI RAHAYU Sriyanto, Darmawan Subroto, Desty Endrawati Sugiarti Sugiarti Suharman Suharman, Suharman Suhartini, Eka Suhendra, Ade Sukmawan , Raden Sumper Mulia Harahap, Sumper Mulia Sutjiatmo, Bayu Prabowo Syaeba, Muhammad Syaebah, muhammad Syahrial Ayub, Syahrial Syainah, Ermina Syarifuddin, Surya Tulim, Anto Wheny Khristianto Widiya, Yayu Widjayanti, Carolina Ety WOLLY CANDRAMILA Yanti, Hafizah Rahma Yanto, Endra Yayat Suharyat Yohanes Totok Suyoto Yusuf, Alfian Zubaidah R, Zubaidah Zulkairnain, Rezkie