p-Index From 2021 - 2026
14.081
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi dan Pangan Medula Juke Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Sari Pediatri Journal of Medicine and Health Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Medika Malahayati JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA Community Development Journal Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Nusantara Hasana Journal Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Journal Of World Science Jurnal Sylva Lestari JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) International Journal of Health, Engineering and Technology Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Majority Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Journal of Medicine and Health Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Nemui Nyimah Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kualitas Hidup Pasien Stroke Iskemik di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Yadika, Adilla Dwi Nur; Saftarina, Fitria; Zuraida, Reni; Sumekar, Dyah Wulan; Susianti, Susianti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i2.24575

Abstract

ABSTRACT Stroke is a cerebral blood circulation disorder lasting for 24 hours or more. Stroke is a leading cause of disability and death in Indonesia and causes functional disability and mental disorders that can reduce quality of life. Quality of life is an individual's perception of their position. In Lampung, 66.7% of stroke patients have poor quality of life. This study aims to determine the factors that influence ischemic stroke patients’ quality of life at RSUD dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. This study used an observational analysis and cross-sectional design. The dependent variable was ischemic stroke patients’ quality of life and the independent variables were age, gender, education level, employment status, marital status, comorbidities, duration after stroke, stroke recurrence, and family support. Primary data were obtained through interviews using questionnaire and secondary data from medical records. Bivariate analysis used Chi Square and multivariate used logistic regression. There were relationship between age (p=0.014), employment status (p0.001), marital status (p=0.016), and stroke recurrence (p=0.012), there were no relationship between gender (p=0.209), education level (p=0.071), comorbidities (p=0.158), duration after stroke (p=0.184), and family support (p=0.700) with the ischemic stroke patients’ quality of life at RSUD dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. The most dominant factor was employment status (p0.001; PR=29.9). Active roles from health institutions, government, and families are essential to improve ischemic stroke patients’ quality of life. Keywords: Ischemic Stroke, Quality of Life, Factors, Comorbidities, Family Support.  ABSTRAK Stroke adalah gangguan sirkulasi darah otak selama 24 jam atau lebih. Stroke menjadi penyebab utama kecatatan dan kematian di Indonesia dan menyebabkan disabilitas fungsional dan gangguan mental sehingga dapat menurunkan kualitas hidup. Kualitas hidup adalah persepsi individu mengenai posisinya dalam kehidupan. Sebanyak 66,7% pasien stroke memiliki kualitas hidup yang tidak baik di Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pasien stroke iskemik di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode analisis observasional dengan rancangan cross sectional. Variabel dependen berupa kualitas hidup pasien stroke iskemik dan variabel independen berupa usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pekerjaan, status pernikahan, komorbiditas, lama waktu pasca stroke, status serangan, dan dukungan keluarga. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner dan data sekunder dari data rekam medis. Analisis statistik bivariat menggunakan uji Chi Square dan multivariat berupa regresi logistik. Terdapat hubungan antara usia (p= 0,014), status pekerjaan (p 0,001), status pernikahan (p=0,016), dan status serangan (p=0,012), serta tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p=0,209), tingkat pendidikan (p=0,071), komorbiditas (p=0,158), lama waktu pasca stroke (p=0,184), dan dukungan keluarga (p=0,700) dengan kualitas hidup pasien stroke iskemik di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Faktor yang paling dominan adalah status pekerjaan (p 0,001; PR=29,9). Diperlukan peran aktif instansi kesehatan, pemerintah, dan keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup pasien stroke iskemik. Kata Kunci: Stroke Iskemik, Kualitas Hidup, Faktor-Faktor, Komorbiditas, Dukungan Keluarga.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Terapi Hormonal: Studi Cross-Sectional Di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung Aditya Kusumaningtyas Hudisaputeri; Susianti Susianti; Suharmanto Suharmanto; Reni Zuraida; Khairun Nisa
Jurnal Medika Malahayati Vol 10, No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v10i1.24456

Abstract

Kanker payudara merupakan masalah kesehatan utama dengan tingkat kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia. Kepatuhan pengobatan merupakan perilaku pasien dalam menjalani pengobatan sesuai anjuran medis yang menentukan keberhasilan terapi, terutama pada terapi hormonal yang berlangsung jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan pasien kanker payudara yang menjalani terapi hormonal. Metode penelitian menggunakan observasional kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-November 2025 di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung. Populasi dan teknik sampling yaitu pasien kanker payudara yang menjalani terapi hormonal dengan jumlah 120 responden dan menggunakan teknik purposive sampling. Uji Chi-Square dan regresi logistik digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan (P-value 0,027), dukungan sosial (P-value 0,050), efikasi diri (P-value 0,002), efek samping pengobatan (P-value 0,001), hubungan dengan tenaga kesehatan (P-value 0,033), dan aksesibilitas pelayanan kesehatan (P-value 0,019) dengan kepatuhan pengobatan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa efek samping pengobatan merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan pengobatan pasien kanker payudara yang menjalani terapi hormonal di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung dengan OR 4,022 (CI 95%: 1,705-9,488) yang artinya pasien dengan efek samping ringan berpeluang 4,022 kali lebih tinggi untuk patuh dibandingkan dengan pasien yang mengalami efek samping sedang-berat. Temuan ini menyoroti pentingnya mengelola efek samping untuk meningkatkan kepatuhan.
Education and Family Support are The Most Influential Factors on Diet Compliance of Hypertension Patients Angraini, Dian Isti; Lipoeto, Nur Indrawaty; Zuraida, Reni; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Komala, Ramadhana; Febriani, Wiwi; Yunianto, Andi Eka; Rahmadhani, Eka Putri
Media Gizi Indonesia Vol. 21 No. 2 (2026): MEDIA GIZI INDONESIA
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v21i2.219-231

Abstract

The prevalence of hypertension has continued to increase in recent years, highlighting the importance of dietary compliance among patients. This study aimed to analyze the factors influencing the dietary compliance of patients with hypertension. The study procedures were carried out using an observational analytical method with a cross-sectional design from April to October 2023 in the working area of the Kedaton Public Health Center in Bandar Lampung City. The sample population comprised 100 patients diagnosed with hypertension for at least the last 3 months who agreed to participate. The study variables were age, sex, knowledge, education, family income, attitude, motivation, self-efficacy, family support, food availability, psychological factors, health worker support, and diet compliance. Data were collected through interviews and validated questionnaires. Diet compliance was measured based on 2×24-hour food recall and compared with the standards (Recommended Daily Allowance). The data obtained were analyzed using chi-square and logistic regression analyses. The results showed that only 19% of patients with hypertension were compliant with the diet. In addition, knowledge, level of education, family income, attitude, motivation, self-efficacy, family support, food availability, psychological factors, and health worker support influenced diet compliance in patients with hypertension (p<0.05). The most influential factors were education and family support. The results of this study show the importance of educational interventions and increasing the role of the family in supporting the successful diet management of hypertensive patients to maintain normal blood pressure and prevent complications.  
DETERMINANTS OF ANEMIA AMONG ADOLESCENT GIRLS AT SMA NEGERI 3 BENGKULU: A CROSS-SECTIONAL STUDY Risda Yana; Reni Zuraida; Susianti Susianti; Dian Isti Angraini; Wuryaningsih Wuryaningsih
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10761

Abstract

Anemia among adolescent girls remains a public health challenge that has not been fully resolved, particularly because this condition has wide-ranging impacts on various aspects of adolescents’ lives from impaired growth and development, decreased concentration during learning, reduced daily productivity, to an increased risk of reproductive system disorders. The aim of this study was to identify the determinants of anemia among female students at SMA Negeri 3 Bengkulu City. The study was designed using an analytical observational method with a cross-sectional approach. A total of 131 tenth-grade students aged 15 to 17 years were selected as participants through simple random sampling. Hemoglobin levels were directly measured using a rapid-test–based Hb meter. The variables examined included nutritional status, chronic energy deficiency, duration of menstruation, adequacy of nutrient intake, level of compliance in consuming iron supplement tablets, and the extent of peer support received. Data were analyzed using the chi-square test for bivariate analysis and the backward Wald method of multiple logistic regression for multivariate analysis. The study found that one in four respondents (25.2%) was confirmed to have anemia. Through multivariate modeling, it was revealed that four factors significantly influenced the occurrence of anemia nutritional status, duration of menstruation, adequacy of protein intake, and the presence of social support from peers with nutritional status emerging as the strongest predictor. Therefore, anemia prevention interventions should prioritize comprehensive improvement of nutritional status, increased consumption of adequate protein, monitoring of menstrual patterns and duration, as well as empowerment of peer networks as health support agents within the school environment. ABSTRAK Anemia pada remaja putri masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang belum sepenuhnya teratasi, terutama karena kondisi ini berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan remaja, mulai dari terhambatnya tumbuh kembang, menurunnya daya konsentrasi saat belajar, berkurangnya produktivitas harian, hingga timbulnya risiko gangguan pada sistem reproduksi. Tujuan dari studi ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan kejadian anemia di kalangan siswi SMA Negeri 3 Kota Bengkulu. Studi dirancang menggunakan metode observasional analitik berpendekatan potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 131 siswi kelas X dengan rentang usia 15 hingga 17 tahun dipilih sebagai partisipan melalui teknik pengambilan sampel acak sederhana. Kadar hemoglobin diukur secara langsung menggunakan alat Hb meter berbasis rapid test. Variabel yang diteliti meliputi status gizi, kondisi kekurangan energi kronik, lama hari menstruasi, kecukupan asupan zat gizi, tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi suplemen tablet tambah darah, serta sejauh mana dukungan yang diperoleh dari teman sebaya. Pengolahan data menggunakan uji chi-square untuk analisis bivariat dan regresi logistik berganda metode backward Wald untuk analisis multivariat. Studi ini menemukan bahwa satu dari empat responden (25,2%) terkonfirmasi mengalami anemia. Melalui pemodelan multivariat, terungkap bahwa empat faktor secara bermakna memengaruhi kejadian anemia, yakni status gizi, lama menstruasi, kecukupan asupan protein, dan keberadaan dukungan sosial dari teman sebaya, dengan status gizi menempati posisi sebagai prediktor paling kuat. Dengan demikian, intervensi pencegahan anemia hendaknya diprioritaskan pada perbaikan status gizi secara menyeluruh, peningkatan konsumsi protein yang memadai, pemantauan pola dan durasi siklus menstruasi, serta pemberdayaan jaringan teman sebaya sebagai agen dukungan kesehatan di lingkungan sekolah.
Penatalaksanaan holistik pasien dengan diabetes mellitus dan hipertensi melalui pendekatan dokter keluarga: Laporan kasus Khoirul Fatkhul Rizqi; Reni Zuraida
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 5 (2026): May Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i5.2756

Abstract

Background: Non-communicable diseases (NCDs) are long-term chronic conditions that arise from the interaction of genetic, environmental, physiological, and behavioral factors, with hypertension and diabetes mellitus being two highly prevalent diseases that contribute significantly to global morbidity. Purpose: To provide comprehensive and holistic family medicine services through the identification of risk factors and clinical problems, accompanied by evidence-based management using a patient-centered, family-involved, and community-oriented approach. Method: The analysis in this study is structured as a case report. Primary data were collected through anamnesis, physical examination, supporting examinations, and home visits. Evaluation was conducted based on a holistic diagnosis at the initial stage, throughout the study, and at the end of the study, using quantitative and qualitative approaches. Results: The analysis revealed that a 40-year-old female patient diagnosed with hypertension and type 2 diabetes mellitus had limited knowledge regarding complications and the implementation of a healthy lifestyle, as well as a lack of family understanding in supporting patient care. Educational interventions regarding both diseases were conducted and resulted in increased knowledge among the patient and her family. Conclusion: Holistic management tailored to a comprehensive initial diagnosis contributes to improvements in the overall final evaluation.   Keywords: Diabetes Mellitus; Education; Family Medicine; Hypertension.   Pendahuluan: Penyakit tidak menular (PTM) merupakan kondisi kronis jangka panjang yang timbul akibat interaksi faktor genetik, lingkungan, fisiologis, dan perilaku dengan hipertensi dan diabetes melitus sebagai dua penyakit dengan prevalensi tinggi yang berkontribusi besar terhadap morbiditas global. Tujuan: Untuk memberikan pelayanan dokter keluarga secara menyeluruh dan holistik melalui identifikasi faktor risiko serta permasalahan klinis, disertai penatalaksanaan berbasis evidence-based medicine dengan pendekatan yang berfokus pada pasien (patient-centered), melibatkan keluarga (family approach), dan berorientasi pada komunitas (community-oriented). Metode: Analisis dalam penelitian ini disusun dalam bentuk laporan kasus. Data primer dikumpulkan melalui autoanamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, serta kunjungan rumah. Evaluasi dilakukan berdasarkan diagnosis holistik pada tahap awal, selama proses, dan pada akhir studi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa pasien perempuan berusia 40 tahun dengan diagnosis hipertensi dan diabetes melitus tipe 2 dengan keterbatasan pengetahuan terkait komplikasi dan penerapan gaya hidup sehat, serta kurangnya pemahaman keluarga dalam mendukung perawatan pasien. Intervensi edukatif mengenai kedua penyakit tersebut dilakukan dan menghasilkan peningkatan pengetahuan pada pasien dan keluarganya. Simpulan: Penatalaksanaan holistik yang disesuaikan dengan diagnosis awal komprehensif berkontribusi terhadap perbaikan pada evaluasi akhir secara menyeluruh.   Kata Kunci: Diabetes Mellitus; Edukasi; Hipertensi; Kedokteran Keluarga.
Peran Diet Mediterania terhadap Kadar HbA1c pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 (Tinjauan Pustaka) Arron Nathaniel Ginting; Reni Zuraida; Eka Putri Rahmadhani; Dian Isti Angraini
Medula Vol 16 No 2 (2026): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v16i2.1802

Abstract

Type 2 diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disease and global health problem that requires optimal glycemic control to prevent complications. Medical nutrition therapy is a key pillar of management, with the Mediterranean diet recommended due to its nutrient profile rich in unsaturated fats. This review aims to synthesize the latest clinical evidence on the effect of the Mediterranean diet on reducing HbA1c levels in patients with type 2 DM, analyze the underlying biological mechanisms, and evaluate its sustainability compared to other diets. A literature review was conducted using the PubMed database for studies published between 2021 and 2025. Of the 60 articles, 6 clinical studies (RCTs, pilot studies, and prospective interventions) that met the inclusion criteria were analyzed. Data synthesis showed that Mediterranean diet interventions lasting 12 weeks to 12 months consistently reduced HbA1c levels with an absolute reduction range of 0.2% to 2.0% (p < 0.05). Critical interpretation shows that while restrictive diets such as the Ketogenic diet provide more drastic reductions (-9% to -13.5% relative) due to glucose elimination, the Mediterranean diet offers long-term metabolic stability through the restoration of insulin sensitivity. The mechanism of glycemic improvement occurs through anti-inflammatory pathways and modulation of the incretin system, particularly stimulation of the GLP-1 hormone. The Mediterranean diet has been shown to be effective in significantly lowering HbA1c and offers a more sustainable nutritional strategy for patients. Clinical implications suggest the integration of olive oil and plant-based diets as the standard for long-term nutritional therapy.
Co-Authors - Sulyaprilawati Achfisti, Sayidina Umar Aditya Kusumaningtyas Hudisaputeri Ajeng Defriyanti Pusparini Alfhad, Haekal Ali Khomsan Alkautsar, Ahmad Ananda Christie Angelin Angraini, Dian I Anthia Vradinatika Anwari, Riski Handiani Aprilliana, Ety Ari Wahyuni Arron Nathaniel Ginting Astiti, Feni ASY SYADZALI ATIKA RAHMAWATI Audiani, Syafira Alifia Ayu Aprilia Ayu Paramita, Nadhea Balqis, Fatimah El Bayu Anggileo Pramesona Berawi, Khairunisa Betta Kurniawan, Betta Budiarti, Khusnul Rohmah Catur Ariwibowo Catur Ariwibowo Dadang Sukandar Dani Kartika Sari Daulay, Suryani Agustina Desmayanti Eka Saputri Desmayanti Eka Saputri Desta Stallaza Alifka Dewi Nur Fiana Dian I Angraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dieni Septiawati Djausal, Anisa Nuraisa Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Ebti Rizki Utami Efrida Warganegara Efriyan Imantika Eka Putri Rahmadhani Emantis Rosa Endah Setyaningrum, Endah Enriko Aprilio Ernawaty, Tutik Ety Apriliana Eveline Margo, Eveline Fadilah, Arifah Afkar Faridah Alatas Fauziah Lubis Fayola, Diva Firmansyah, Jaya Fitria Saftarina Fitria, Aghniya Rizqy Fitria, Saftarina Gantarialdha, Nadya Gemayangsura, Gemayangsura Giok Pemula Hadi Riyadi Hamidah, Hasna Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza Aflika Hardianto, Devina Hasanah, Sabila Huwaidy, Alwan Hibban Al Ilmyasri, Siti Amalya Indah Anita Dewi, Indri Windarti Intanri Kurniati Irawati, Nur Ayu Virginia Iswandi Darwis Ivantirta, Ian Izzah, Asiah Nurul Jausal, Anisa Nuraisa Jessica Putri Anumpitan Jhons Fatriyadi Suwandi Kartika, Juspeni Keumala Hayati Khairun Nisa Khairun Nisa Khoirul Fatkhul Rizqi Kurnia Eka Putri Kurniawaty, Evi Lantani Nafisah Heviana Larasati, Ratri Mauluti Linda Septiani Listiani, Farida Lucky Indar Wigati Luthfi Aulia Oktofani M. Agung Prasetya Adnyana Yoga M.Rizki Fathurrohim Maharani, Jihan Azita Marga, Muhammad Panji Marzon, Mafalda Meiyanti Meiyanti Meiyanti, Meiyanti Mellisa, Stefani Monica Dwi Hartanti, Monica Dwi Mubina, Jundi Fathan Muhammad Abdul Ghoni Muhammad Aditya Muhammad Ricky Ramadhian Muhammad Yusha Akbar Mukhlis Imanto Mukti, Bagas Nadia, Elisabet Alva Nailul Azizah Nasyafa, Syabila Febrilia Nisa Arifah Novi Nurhayati, Novi Novianty, Detty Nur Indrawaty Lipoeto Nurlis Mahmud Nurtandhee, Mutiara Oktadoni Saputra Oktadoni Saputra, Oktadoni Oktafany, Oktafany Oktarlina, Razmi Zakiah Oktavia, Rizwiki Pambelo, Adli Sutan Pemula, Giok Prambudi Rukmono Pramudyawati, Yustika Puspita, Anjar Junia Putri Damayanti Putri, Cindy Aisyah Putri, Nedhea Mutiara Putri, Sisy Rizkia Putri, Tiara Triwansa Putu Arya Indira Prameswari Qonita, Adzrok Qurotulnguyun, Lutfia Radinal Mauludi Rahmadani, Letifa Rahmawati, Ona Rahmayani, Fidha Ramadhana Komala Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Ratna, Maya Ganda Reni Agustin Revika Gina Luthfiya Rika Lisiswanti Risda Yana Rizki Arisandi Rojwa Azka Syakira Rudiyanto, Waluyo Salsabila, Dea Muthia Samsul Bakri Samsul Bakri Samsul Bakri Saputra, Dicky Ardian Setiorini, Anggi Shinta Nareswari, Shinta Shoafa Marwah Sihombing, Dewi Patresia Siregar, Wanda Feranti Siti mutmainnah Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Suharmanto Suharmanto Suharmanto Surriandari, Latifah Dwi Susianti Susianti Susmalini Susmalini, Susmalini Sutanto Sutanto Sutarto Sutarto Sutyarso Sutyarso Syafni, Alma Nazelia Syahrul Hamidi Nasution TA Larasati Tampubolon, Lydia Theresia Tasya Putri Atma Utami Raka Terza Afika Happy Tondi Rosalinda Mandalahi Tri Umiana Soleha Tutik Ernawati Ukhron Novansyah Ulinnuha, Najwa Vermitia Veronica Debora W, Dyah Wulan Sumekar R. W., Dyah Wulan Sumekar R. Wido Gamani Wiwi Febriani Wuryaningsih Dwi Sayekti Wuryaningsih Wuryaningsih Yadika, Adilla Dwi Nur Yahmal, Putri Yaktiworo Indriani Yaktoworo Indriani Yana, Risda Yoga, M. Agung Prasetya Adnyana Yoga, Made Agung Prasetya Adnyana Yohana Yulia Puspita Sari Yunianto, Andi Eka Zahira Farini Hasbani Zakiah Zakiah Zamahsjari Sahli Zefanya Angie